cover
Contact Name
Saiful Anwar
Contact Email
saifulanwar@unida.gontor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
attadib@unida.gontor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
AT TA´DIB
ISSN : 02169142     EISSN : 25033514     DOI : -
At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
Peran Madrasah Sebagai Pendidikan Islam Masa Kini (Studi Tradisi dan Perubahan) Abdan Rahim
At-Ta'dib Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i2.312

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tujuan yang sangat mulia. Secara garis besar tujuan tersebut dapat digambarkan melalui istilah insan kamil atau manusia yang sempurna. Kesempurnaan manusia dapat dilihat dari akhlak yang dimilikinya. Dan akhlak tersebut merupakan pancaran dari ilmu yang ada pada dirinya. Untuk itu, ilmu yang dipelajari di bangku sekolah pada hakekatnya tidak hanya untuk menambah wawasan semata. Lebih dari itu, ilmu diajarkan kepada seseorang agar menjadi lebih baik. Madrasah adalah salah satu model lembaga pendidikan yang ada di Indonesia dengan ciri khas nilai Islam. Dalam tradisi pengajaran agama Islam, madrasah selalu memperhatikan pada penanaman akhlak. Sebab, dalam sistem madrasah terdapat nilai-nilai keislaman yang dituntut untuk selalu dikembangkan. Sehingga nilai tersebut membentuk tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dalam perkembangannya, madrasah juga menghadapi tantangan yang begitu besar. Khususnya tantangan dari Barat. Barat dengan model pendidikannya yang tidak bersingggungan dengan Islam tentu menuntut sistem madrasah untuk berubah dan berkembang. Oleh sebab itu, model pendidikan madrasah di Indonesia harus selalu berpegang pada nilai Islam untuk dapat bertahan di dunia global ini
Manajemen Mutu Pendidikan Islam di Pesantren (Studi di Pondok Modern Darussalam Gontor) Kharis Fadhillah
At-Ta'dib Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v10i1.333

Abstract

Lembaga pesantren mempunyai andil besar dalam pergerakan arus perubahan sosial Indonesia. Keberhasilannya sebagai sebuah institusi pendidikan Islam menegaskan diri sebagai entitas yang ikut mencerdaskan bangsa. Keberhasilan pesantren yang telah banyak melahirkan tokoh-tokoh agama, pejuang serta pemimpin masyarakat, merupakan bukti bahwa pesantren berperan banyak dalam membangun Indonesia. Perkembangan pesantren –dari pesantren salaf (bandongan dan sorogan) sampai pesantren modern– yang sangat pesat hingga saat ini tidaklah lepas dari adanya sistem pendidikan yang jelas dan kurikulum yang terencana dengan baik. Karena kurikulum merupakan alat yang sangat penting dalam keberhasilan suatu pendidikan, maka perlu adanya perencanaan dalam penerapannya, tanpa adanya kurikulum yang baik dan tepat, akan sulit untuk mencapai semua tujuan dan sasaran pendidikan yang telah dicita-citakan. Untuk itu, manajemen mutu pendidikan perlu dirumuskan secara matang agar mampu menghasilkan output pendidikan yang berkualitas.
Filsafat Ilmu dan Problem Metodologi Pendidikan Islam Kholili Hasib
At-Ta'dib Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i2.318

Abstract

Salah satu tantangan dunia pendidikan saat ini adalah model pengajaran Filsafat Ilmu yang masih belum tampak berwarna Islam. Hal ini bisa dipahami dari fenomena minimnya buku-buku teks Filsafat Ilmu dengan menggunakan perspektif pandangan hidup Islam. Di samping itu, pendekatan pendidikan yang digunakan oleh mayoritas lembaga pendidikan di Indonesia masih menggunakan pendekatan orientalis, yaitu historis antropologis. Dalam pendekatan tersebut ditekankan pada pemahaman keagamaan berdasarkan sudut pandang sosial keagamaan yang bersifat multidisipliner. Dalam perspektif Islam, studi keilmuan akan lebih baik apabila dipahami dengan merujuk pada sumber utamanya yaitu al-Qur’an dan al- Hadits. Sebab, kedua sumber tersebut merupakan sumber utama suatu konsep ilmu pengetahuan. Hal itu dapat dianalisa dari berbagai bentuk derivasi kata ‘ilm yang diulang sebanyak 750 kali dalam berbagai konteks. Pada dasarnya, ilmu pengetahuan sangat terkait dengan akidah. Sebab, hakekat ilmu bukanlah sekedar ilmu itu sendiri. Lebih dari itu, penguasaan ilmu seharusnya berdampak secara langsung perilaku atau akhlak seseorang tersebut. Atas dasar inilah Imam al-Ghazali membagi ilmu ke dalam dua klasifikasi utama yaitu ilmu fardhu ‘ain dan ilmu fardhu kifayah. Sebagai umat Islam yang memperhatikan hakekat ilmu pengetahuan melalui dunia pendidikan tentu pemahaman tentang klasifikasi tersebut tidak dapat diabaikan. Untuk itu, dalam konteks pendidikan sekarang, diperlukan segera desain kurikulum pendidikan Islam yang berasaskan dinamisasi konsep fardhu ‘ain dan fardhu kifayah. Dinamisasi demikianlah yang akan membentuk karakter secara kuat terhadap pribadi anak didik.
التربية الخلقية في وصايا لقمان (دراسة تفسير سورة لقمان ١٤ - ١٥) Heru Saiful Anwar
At-Ta'dib Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i1.307

Abstract

ترتبط التربية الأخلاقية بتطور الإنسان وبالتغيرات التي تحدث في حياته. ومن هدف التربية الإسلامية هو التربية الخلقية، وهذه ناحية من تكوين شخصية الانسان. والتربية الأخلاقية من الأسس والمبادئ التي تقوم عليها التربية الإسلامية وقد أكد القرآن الكريم والسنة النبوية على أهمية التربية الأخلاقية، بل بتطور الزمان ظهرت التحديات التي تسبب عدم الطاعة بالشريعة. وأسباب عدم التزام الناس ببعض المفاهيم الأخلاقيات منها أولى خطوات بناء التربية الخلقية هي فهم الكبار للناس فهما صحيحا وترسيخ مبادئ التربية الأخلاقية في النفس،
Aplikasi Total Quality Management (TQM) di Pondok Pesantren, Sekolah dan Madrasah (Study Komparasi) Syarifah Syarifah
At-Ta'dib Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v10i1.338

Abstract

Peningkatkan mutu pendidikan tidak bisa terlepas dari upaya perbaikan manajemennya. Salah satu komponen penting dalam pendidikan yaitu manajemen pondok pesantren, sekolah dan madrasah menjadi hal yang sangat mendesak untuk diperbaiki. Masih belum profesionalnya manajemen sekolah/madrasah dipengaruhi oleh banyak faktor, baik kondisi sosial budaya, internal sekolah, kemampuan sumber daya manusia (SDM) anak didik atau peran masyarakat. Masing-masing lembaga pendidikan memiliki tujuan pendidikan yang berbeda, sesuai dengan falsafah dan karakter masyarakatnya. Kemungkinan untuk mengaplikasikan teori manajemen dalam proses penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren, sekolah dan madrasah sangat besar, agar lembaga pendidikan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan sesuai dengan tuntutan zaman saat ini. Jadi para lulusan diharapkan sudah siap menghadapi era globalisasi dan bisa survive di dalamnya. Beberapa pesantren modern dan madrasah sudah mengaplikasikan teori-teori manajemen dalam pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di lembaganya, namun tidak sedikit pula pondok pesantren tradisional yang hanya setengah-setengah dalam mengaplikasikan teori-teori manajemen dan tidak memenuhi 8 standar nasional pendidikan. Penerapan Total Quality Manajemen di pondok pesantren, sekolah dan madrasah diharapkan mampu menjadikan kualitas lulusan bermutu dan kompeten di era globalisasi saat ini sehingga mereka mampu berkembang di masyarakat.
Integrasi Ilmu dan Agama: Perkembangan Konseptual di Indonesia Abu Darda
At-Ta'dib Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v10i1.323

Abstract

Pendidikan Islam diharapkan menjadi “tiang penyangga” perintisan peradaban Islam. Selain menyangkut kegiatan ritual keagamaan, Islam juga berbicara tentang ilmu pengetahuan, kualitas kehidupan manusia, keadilan, dan juga anjuran beramal saleh. Rasulullah SAW diutus ke dunia bukan hanya untuk menyempurnakan akhlak. Dengan kata lain, Islam tidak saja menyangkut agama tetapi juga peradaban. Namun sayangnya, ketika berbicara tentang Islam, imajinasi mayoritas orang hanya tertuju kepada persoalan ritual. Dalam dunia pendidikan terdapat fakta pembagian fakultas pada perguruan tinggi agama, yang hanya meliputi fakultas tarbiyah, ushuluddin, syari’ah, dan dakwah. Sedangkan fakultas ekonomi, sosial-politik, sains, dan sebagainya tidak disebut sebagai fakultas agama tapi fakultas umum. Di balik fenomena ini ada paradigma dikotomis. Di dalam paradigma ini, aspek kehidupan dipandang dengan dua sisi yang berlawanan, yang pada gilirannya berkembang dalam memandang aspek kehidupan dunia dan akhirat; sehingga pendidikan agama Islam hanya diletakkan pada aspek kehidupan akhirat atau kehidupan rohani saja. Melalui upaya analitis-kritis terhadap beberapa sumber, penulis menemukan bahwa ada perkembangan issue kaitan agama dan sains di perguruan tinggi di Indonesia. Paradigma dikotomis sudah ditinggalkan dari kalangan akademis saat ini. Paradigma mekanis tampaknya diikuti oleh UIN SYAHID Jakarta, UIN SUKA Yogyakarta dan UINSA Surabaya. Adapun paradigma organis tampaknya diikuti oleh UIN MALIKI Malang dan UNIDA Gontor.
The Role of Teacher In Curriculum Development Ahmad Saifulloh
At-Ta'dib Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i1.314

Abstract

One of the most important elements in education is teacher. Teachers have an important role in formulating, developing, and implementing the curriculum. When the teacher makes mistake in formulating a curriculum, student learning will not be effective. In addition, teachers also have a huge task in the process of learning both in the classroom and outside the classroom. Thus the knowledge of a teacher will determine the quality of the learning. It enable teacher to implement creative and innovative process of education. To do so, teacher needs to have capability in developing the design of curriculum, in order to enhance the quality of instruction and education process.
The Education of Mathematics Abu Darda
At-Ta'dib Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i1.301

Abstract

The objective of mathematics education is not only preparingmathematicians but making well-informed citizens. This is a broad generalterms for objective of the teaching of mathematics. And, this might beimplemented as “accurate thorough knowledge” or “original logicalthinking”. So, teaching mathematics is not the conversation andtransmission of mathematical knowledge, but on the aim of preparing wellinformedcitizens trained in independent, critical thinking.By the mathematics, sciences become simple, clearer, and easier to bedeveloped. The mathematics is often applied for solving any problem ofother field of sciences, either in the physics such as astronomy, chemistry,technique; or social sciences such as economy, demography, and assurance.Those all need an analysis reading ability.Mathematical skill, therefore, relates strongly with the analysisreading ability in the human intellectual structure. This study is about therelationship between them. And, result of the study shows us as below:Both Mathematical skill and analysis reading ability possess the “high type”of thinking operation. Both also involve the same content of the abstractintelligent, i.e. symbolic and semantic contents. Last but not least, both alsouse the same product of thinking, i.e. units, classes, relations, and systems.Both can be transformed and have an implication.
Upaya Kepala Sekolah dalam Pembentukan Profesionalisme Guru PAI di MAN Tempursari Ngawi Jawa Timur Tahun Ajaran 2014-2015 Nurul Tsalis Alamin; Henny Indariyati
At-Ta'dib Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v10i1.334

Abstract

Profesionalisme dalam dunia pendidikan merupakan suatu keahlian untuk menghadirkan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas, dimana sifat ini didapat melalui berbagai pendidikan dan latihan khusus sebagai langkah untuk mengembangkan dan meningkatkan profesi yang dijalaninya. Dalam hal ini guru sangatlah diharuskan untuk memilikinya dan menyandangnya. Oleh karena itu sudah menjadi kewajiban bagi kepala sekolah untuk turut membantu dan mendukung kepemilikan profesionalisme guru. Karena dari seluruh kebijakan dan kegiatan yang ditetapkan kepala sekolah memberikan pengaruh kepada profesionalitas guru. Dengan kata lain profesionalisme guru terbentuk melalui upaya-upaya tepat yang diselenggarakan kepala sekolah. Dan MAN Tempursari Ngawi merupakan suatu institusi pendidikan yang selalu mengadakan usaha-usaha untuk meningkatkan kualitas kegiatan kependidikan. Dimana Para guru-guru didalamnya memiliki kesemangatan untuk terus memperbaiki kualitas pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan upaya dan hambatan-hambatan yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI di MAN Tempursari Ngawi Jawa TimurTahun Ajaran: 2014-2015.
Analisis Pola Perilaku Individual Stage Mahasiswi STAIN Ponorogo Muhammad Mukhlas; Elfi Yuliani Rochmah
At-Ta'dib Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/at-tadib.v9i2.319

Abstract

Penelitian sederhana ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tiga hal pokok, (1) pola perilaku mahasiswi STAIN Ponorogo, (2) konsep ke-Tuhanan yang berkaitan dengan aurat dan mahram, dan (3) faktor yang mempengaruhi pola perilaku mahasiswi tersebut. Untuk menjawab permasalah di atas, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomonologis. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya mengacu pada konsep analisis data kualitatif yang diadopsi dari Miles & Hubberman yang meliputi tiga kegiatan reduksi data (data reduction), pemaparan data (data display, dan simpulan/verifikasi (conclusion/verification). Dari hasil analisis data ditemukan bahwa pertama, pola perilaku mahasiswi adalah pola perilaku yang berproses, dibentuk, dan dipelajari melalui interaksi sosial dan nonsosial di lingkungan rumah, sekolah/ pesantren/kampus, maupun masyarakat atas dasar alternatif pilihan yang memberi manfaat bagi diri dan lingkungannya yang dilengkapi perilaku atribusi dengan atau tanpa disertai perilaku insentif sesuai peran yang mereka jalankan sebagai mahasiswi PTAIN. Kedua, konsep keagamaan terkait mahram dan aurat pada tingkat individual stage ada yang bersifat konvensional cenderung modern, yakni perilaku yang didasarkan pada konsep kehidupan modern yang membuat individu lebih nyaman. Pada mereka, dimensi keagamaan ideologis ada yang cukup tinggi dan ada yang sedang, begitu juga dengan dimensi intelektual. Dimensi ritualistik mayoritas tinggi, dimensi konsekuensial rata-rata tergantung kebutuhan, begitu pula dengan dimensi eksperensial. Ketiga, pembentuk perilaku mahasiswi terkait mahram dan ’aurat adalah keteladanan keluarga, keteladanan guru, interaksi sosial, support sahabat dekat, peraturan/kebijakan/budaya sekolah/pesantren tempat mereka menimba ilmu sebelumnya, juga kebijakan kampus, dan ada juga yang disertai dengan pemahaman/pengertian dalam menjalaninya.

Page 4 of 35 | Total Record : 344


Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 1 (2025): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 19 No. 2 (2024): The Transformation of Pesantren Education in the Disruption Era Vol. 19 No. 1 (2024): Islamic Educational Institutions and Their Dynamics in Facing the Times. Vol. 18 No. 2 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol. 18 No. 1 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education Vol 17, No 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol. 17 No. 2 (2022): Islamic Education and Its Methods Vol 17, No 1 (2022): Approaches, Strategies, Methods and Islamic Education Vol 16, No 2 (2021): Learning Strategies During The Pandemic Vol 16, No 1 (2021): Mental, Character and Moral education Vol 15, No 2 (2020): Pembelajaran Model Islami dan Efektifitasnya Vol 15, No 1 (2020): Pembelajaran Islam dalam Konteks Pesantren Masa Kini Vol 14, No 2 (2019): Pendidikan Islam Perkembangan dan Tantangannya Vol 14, No 1 (2019): Mental Education in Pesantren Vol 13, No 2 (2018): Pesantren as a Center for Developing Arabic & English Teaching Vol 13, No 1 (2018): Education System and Education Method in Pesantren Vol 12, No 2 (2017): the values of education in pesantren Vol 12, No 1 (2017): Islamic Character Education Vol 11, No 2 (2016): Standarisasi Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2016): Manajemen Penddiikan Islam Vol 10, No 2 (2015): Integrasi Pendidikan Vol 10, No 1 (2015): Pendidikan Akhlak Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2013): Urgensi Pendidikan Pesantren Vol 8, No 1 (2013): Tantangan Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2012): Ilmu Pendidikan Vol 7, No 1 (2012): Teori Pendidikan Vol 6, No 2 (2011): Pendidikan Karakter Vol 6, No 1 (2011): Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2010): Prinsip Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2009): Pendidikan Anak Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2008): Filsafat Pendidikan Vol 3, No 1 (2008): Dikotomi ilmu pendidikan More Issue