cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
IMPLEMENTASI ISO/IEC 27001:2013 UNTUK SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI (SMKI) PADA FAKULTAS TEKNIK UIKA-BOGOR Ritzkal Ritzkal; Arief Goeritno; A. Hendri Hendrawan Hendrawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah  dilakukan analisis terhadap sistem manajemen keamanan informasi pada lingkungan Fakultas Teknik Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berdasarkan ISO/IEC 27001: 2013 Klausal 11 Kontrol Akses. Standardisasi ISO/IEC 27001:2013, adalah suatu standar berkenaan  dengan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI,  ISMS:  Information Security Management System) yang dipublikasikan pada 25 September 2013. Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), adalah pendekatan sistematis untuk pengelolaan informasi sensitif institusi, agar tetap  dalam kondisi  aman. Di dalamnya termasuk orang, proses, dan sistem teknologi informasi melalui penerapan proses manajemen risiko. Analisis terhadap SMKI pada penelitian ini dimaksudkan untuk memperoleh tingkat keamanan pada jaringan hotspot Fakultas Teknik berdasarkan standar tersebut. Dilakukan pembuatan suatu kuesioner dengan pendekatan  Plan-Do-Check-Act  (PDCA). Pengisian kuesioner dikenakan terhadap 2 jenis responden, yaitu pengguna dan manajemen. Responden pengguna dibatasi pada 20 orang dengan sistem sampling dalam pengisian kuesioner, sedangkan manajemen menunjuk satu orang pengelola jaringan hotspot.  Diperoleh hasil, yaitu (1) pengguna hanya mempercayai tingkat keamanan sebesar 49% dan (2) pihak manajemen hanya mempercayai tingkat keamanan sebesar 45%. Berdasarkan hal itu ditunjukkan, bahwa SMKI pada jaringan hotspot di Fakultas Teknik kurang aman menurut Standarisasi ISO/IEC 27001:2013.  Kata-kata Kunci: ISO/IEC 27001:2013, sistem manajemen keamanan informasi, FT-UIKA.
ANALISA KOMPARATIF TERHADAP SERTIFIKASI TENAGA AHLI KONSTRUKSI MENURUT PP 28 TAHUN 2000 DENGAN PP 04 TAHUN 2010 Irika Widiasanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem sertifikasi tenaga ahli konstruksi sesuai UU 18/1999 mulai diimplementasikan pada tahun 2000 berdasarkan peraturan yang mengatur, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 tentang Bisnis dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi. Dalam perjalanan, sistem sertifikasi tenaga ahli konstruksi telah direstrukturisasi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 04 tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000. Mengingat pentingnya sertifikasi para ahli tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap sertifikasi tenaga ahli konstruksi yang telah berjalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian sertifikasi tenaga ahli konstruksi di Indonesia, dengan best practices of certification. Penelitian dilakukan dengan mengacu pada metodologi yang meliputi kegiatan utama, yaitu studi pustaka, pengumpulan data primer dan sekunder, analisis data, perumusan kesimpulan dan rekomendasi. Analisis didasarkan pada informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, baik akademisi maupun praktisi. Pengolahan data lebih lanjut dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-komparatif yang memberikan penyajian data secara sederhana dan mudah dipahami oleh pembaca dengan menggambarkan atau memberikan informasi tentang suatu data atau keadaan atau fenomena.Hasil penelitian menunjukkan, ada 28 faktor dari sertifikasi 2000 yang tidak sesuai dengan best practices sertifikasi yang terdiri dari 36 faktor. Evaluasi sertifikasi 2010 menunjukkan bahwa ada 18 faktor yang tidak sesuai dengan best practices sertifikasi. Hal ini menunjukkan bahwa sertifikasi 2010 memiliki tingkat yang lebih tinggi sesuai dengan praktik terbaik sertifikasi dibandingkan dengan sertifikasi 2000.
ANALISIS TINGKAT KENDALAN DAN PENENTUAN INTERVAL WAKTU PERAWATAN MESIN POMPA DISTRIBUSI PADA PDAM TIRTA MUARE ULAKAN SAMBAS Eddy Kurniawan; Muhammad Taufiqurrahman
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhir-akhir ini yang menjadi kebutuhan manusia dan pelaku industri yang paling penting adalah kebutuhan akan tersedianya air bersih. Pada daerah Kabupaten Sambas Kalimantan Barat badan usaha pemerintah yang menangani tentang penyedian air bersih adalah PDAM Tirta Muara Ulakan. Waktu penggunan yang terlampau sering pada pompa tersebut akan mengakibatkan terjadinya penurunan performa dari pompa dan hal ini yang akan menjadi sumber masalah yang di hadapi oleh PDAM. Dengan mengetahui keandalan pompa, teknisi dapat mengetahui pompa mana saja yang dapat bekerja secara optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui keandalan dari masing-masing pompa dan menentukan interval waktu perawatan yang tepat pada setiap mesin di PDAM Tirta Muara Ulakan Sambas. Perhitungan nilai keandalan dan interval waktu perawatan bertujuan untuk melihat seberapa handal mesin-mesin yang ada di PDAM Tirta Muara Ulakan Sambas dan kapan waktu perawatan yang baik dalam mematikan mesin. Time To Failure (TTF) dan Time To Repair (TTR) merupakan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, selanjutnya perhitungan distribusi antara lain distribusi Eksponensial, distribusi Normal, distribusi Weibull, dan distribusi Lognormal, kemudian menentukan distribusi yang memiliki index of fit tertinggi, langkah selanjutnya adalah perhitungan nilai keandalan mesin pompa Distribusi I, II, dan III, kemudian perhitungan Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Failure (MTTR), terakhir yaitu perhitungan interval waktu perawatan mesin pompa Distribusi I, II, dan III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai keandalan pada mesin pompa Distribusi I adalah 0,703 pada hari ke-16. Nilai keandalan pada mesin pompa Distribusi II adalah 0,701 pada hari ke-24. Nilai keandalan pada mesin pompa Distribusi III adalah 0,702 pada hari ke-19. Interval waktu perawatan pada mesin pompa Distribusi I yaitu maksimal 1.102,300 jam harus sudah dilakukan perawatan pencegahan. Pada mesin pompa Distribusi II yaitu maksimal 1.137,640 jam harus sudah dilakukan perawatan pencegahan. Perawatan pada mesin pompa Distribusi III yaitu maksimal 1.294,430 jam harus sudah dilakukan perawatan pencegahan.
PEMANFAATAN APLIKASI GRAF PADA PEMBUATAN JALUR ANGKOT 05 TASIKMALAYA Mira Kusmira; Taufiqurrochman Taufiqurrahman
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angkutan umum merupakan salah satu transfortasi yang membatu masyarakat dalam melakukan kegiatan sehari-hari, melakukan kegitan yang jarak dekat maupun yang jarak jauh yang dapat di tempuh dengan angkot, dalam hal ini ada beberapa kendala dalam menggunakan trnsportasi umum salah satu kendalanya adalah angkot yang semberaut atau kurang rapih sehingga memicu kemacetan. Pada penelitian disini membahas bagaimana graf digunakan untuk memebantu dalam pembutan jalur supaya lebih teratur dan dapat mengurangi kemacetan. Dengan adanya jalur yang rapih dan teratur dapat membatu memudahnkan masyarakat dalam menentukan angkot mana yang akan mereka gunakan untuk menuju tujuan yang mereka pilih. Jalur yang tidak teratur akan menimbulkan permasalahan seperti ngetem dan kemacetan. Pada penenlitian ini akan menggunakan metode persoalan tukang pos cina. Lintasan dan sirkuit yang banyak dipakai adalah lintasan dan sirkuit euler.
RANCANG BANGUN MESIN PANEN PADI MINI DUA LAJUR DENGAN MOTOR PENGGERAK TENAGA SURYA Herdi Susanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi mesin panen padi telah mengalami perkembangan menggantikan sabit sebagai alat panen manual, mesin panen combine harvester telah diterapkan, tetapi masih ditemukan beberapa kendala di lapangan diantaranya belum mampu digunakan pada sawah dengan kondisi rawa, lahan sempit dan gambut. Kondisi sawah tersebut sebahagian besar berada di wilayah kabupaten Aceh Barat, ini menjadi latar belakang penelitian untuk merancang bangun mesin pemanen padi mini dua lajur dengan motor penggerak tenaga surya, Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan desain, tahapan manufaktur, tahapan pengujian fungsional (tiga kali pengujian) dan elementer (enam kali pengujian). Perencanaan desain menghasilkan gambar teknik 2 dan 3 dimensi dengan perencanaan motor penggerak 50 watt digerakkan oleh baterai 12 volt 45 AH yang diisi dayanya oleh panel surya 50 watt peak pada siang hari dan dilengkapi dengan pengisian daya charger listrik 12 volt 8 Ampere. Tahapan manufaktur menghasilkan 1 unit mesin pemanen padi mini dua lajur dengan spesifikasi daya 1,4 HP putaran maksimum 7000 rpm, diameter pisau potong 33 cm, tinggi potong batang padi 30 cm dan dimensi keseluruhan panjang 120 cm, lebar 40 cm dan tinggi 100 cm dengan bobot 65,26 Kg. Perkiraan kemampuan baterai untuk menggerakkan motor listrik adalah 8,66 jam, kemampuan panel surya dan charger listrik untuk mengisi daya ke baterai adalah 10,8 jam dan 8,625 jam. Hasil pengujian fungsional menunjukkan bahwa komponen mesin telah berfungsi dan mampu melaksanakan fungsi pemotongan dengan baik dengan rata-rata kemampuan panen padi 27,32 jam per hektar.
OPTIMASI BALANCING PUTARAN PADA MESIN POLES PIRINGAN GANDA UNTUK PENGUJIAN METALOGRAFI Windarta Windarta; Didik Setiawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metalografi bertujuan untuk melihat struktur mikro dari suatu bahan, ada beberapa tahapan yang harus di lakukan, tahapan itu adalah pemotongan, pembingkaian, penggerindaan, pemolesan, pengetsaan dan setelah itu baru observasi menggunakan mikroskop. Untuk dapat dilakukan observasi dengan mikroskop maka permukaan spesimen harus benar-benar halus dan rata, maka perlu dilakukan pengampelasan dan pemolesan pada mesin poles. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi kinerja mesin poles dengan membuat balancing putaran pada mesin poles, membuat sistem sirkulasi air dan percepatan putaran piringan untuk perbandingan dengan mesin poles yang sudah ada di lab mesin. Optimasi balancing putaran pada mesin poles piringan ganda di lakukan dengan mengunakan metode coba dan salah. Nilai penyimpangan putaran piringan turun dengan nilai penyimpangan putaran awal sebelum di optimasi yaitu piringan 1 = 0.10 mm/s rms, piringan 2 = 0.14 mm/s rms, setelah di Optimasi menjadi piringan 1 = 0.07 mm/s rms, piringan 2 = 0.08 mm/s rms (GOOD),ISO1904-1. Pengujian getaran dengan hasil memperkecil getaran yaitu menghasilkan nilai getaran frekuensi 20 hz = X (0.045) , Y (0.036), Z = (0.037), frekuensi 40 hz = X (0.049), Y (0.067), Z (0.12), frekuensi 60 hz = X (0.065),Y (0.071), Z(0.12), masih masuk dalam getaran mesin yang di ijinkan sesuai dengan ISO 10816-1.
EKSPLORASI ARSITEKTUR SEBAGAI SALAH SATU METODE DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR MAHASISWA AKTIF DI JURUSAN ARSITEKTUR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA Ari Widyati Purwantiasning
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada kata-kata bijak yang mengatakan bahwa seorang arsitek tidak akan berkembang imajinasinyajika hanya mengurung diri dalam kehampaan ruangnya sendiri. Maksudnya di sini adalah bahwaseorang  arsitek  harus  mampu  berpetualang  baik  secara  fisik  maupun  secara  non  fisik  yaituimajinasinya. Salah satu usaha dalam  memperluas wawasan dan wacana dalam  mengembangkandaya  imajinasi,  kreatifitas  maupun  kemampuan  berinovasi  seorang  calon  arsitek  dalam  hal  inimahasiswa arsitektur, adalah dengan menjelajahi berbagai tempat dan daerah baik di dalam negerimaupun luar negeri. Tempat-tempat inilah yang akan menjadi tambahan ilmu pengetahuan maup unwawasan  bagi  calon  arsitek  khususnya  mahasiswa  arsitektur  Jurusan  Arsitektur  Fakultas  TeknikUniversitas  Muhammadiyah  Jakarta  (FT-UMJ). Dalam  melaksanakan  kegiatan  Tri  DharmaPerguruan  Tinggi  di  mana  salah  satunya  adalah  Proses  Belajar  Mengajar  yang  tentunya  didalamnya harus terdapat dua komponen yang saling menunjang yaitu mahasiswa dan dosen. Keduakomponen ini tentunya tidak berdiri sendiri, namun saling mengisi satu sama lain. Saat ini dosenatau staf pengajar tidak lagi berfungsi hanya sebagai pengajar yang aktif memberikan bahan ajarsecara  satu  arah,  namun  dosen  juga  berfungsi  sebagai  fasilitator  dalam  mengarahkan  mahasiswadalam  menerima  bahan  ajar  yang  diberikan.  Terkadang  justru  dosen  juga  belajar  banyak  darimahasiswa  yang  memiliki  wawasan  lebih  luas  dari  dosennya.  Pada  ilmu  arsitektur,  berbagaimetode belajar dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang konkrit antara teori dengan duniapraktisi.  Untuk  mengembangkan  ilmu  dan  wawasan,  dosen  dan  mahasiswa  tidak  hanya  terdiampasif melakukan proses belajar mengajar di dalam kelas saja. Beberapa metode digunakan untukmencapai pemahaman konkrit tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti bermaksud mengkaji bahwametode  dalam  proses  belajar  mengajar  mahasiswa  aktif  tidak  harus  dilakukan  di  dalam  kelas.Bahwa sebuah kegiatan belajar di luar ruangan seperti eksplorasi arsitektur akan menjadi salah satualternatif metode yang tepat dalam memperluas wawasan, pemikiran dan ilmu pengetahuan yangkonkrit dapat dilihat secara langsung hasilnya.
PENGEMBANGAN APLIKASI PENGENALAN PLAT NOMOR KENDARAAN RODA DUA PADA AREA PARKIR Dyah Ayu Irawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem parkir sekarang ini masih banyak yang menggunakan cara manual yaitu petugas mencatat setiap nomor polisi kendaraan yang akan parkir. Selain itu, saat ini jumlah kendaraan meningkat khususnya roda dua yang ada di perkantoran dan lembaga pendidikan kurang didukung dengan adanya sistem yang memadai untuk mengelola parkir. Sistem yang banyak dikembangkan sekarang ini adalah penggunaan stiker yang dipasang pada sebuah kendaraan dan mengakibatkan pemalsuan stiker. Salah satu pemanfaatan teknologi yang dapat memecahkan permasalahan tersebut adalah dengan membuat sistem manajemen parkir menggunakan pengolahan citra digital dengan melakukan pengenalan pola yang memanfaatkan metode image processing pada image plat nomor kendaraan yang diambil ketika kendaraan masuk ke lahan parkir. Terdapat beberapa tahapan dalam sistem pengenalan pola ini yaitu pengambilan image menggunakan kamera, grayscale, deteksi tepi, dilasi, filling, erosi dan cropping. Proses akhir adalah pengenalan setiap karakter dengan metode template matching. Sedangkan analisa kemampuan sistem dilakukan terhadap plat nomor kendaraan yang sesuai dengan standar Kepolisian Republik Indonesia dan tidak mengalami modifikasi atau kerusakan, dengan variabel percobaan yaitu pencahayaan, lingkungan parkir, jenis plat nomor kendaraan, kamera, dan jenis huruf yang digunakan. Dari hasil uji coba diperoleh hasil terbaik pengambilan gambar dilakukan pada lingkungan parkir dengan pencahayaan yang redup seperti berada di area bawah tanah dan lingkungan parkir yang tertutup, di mana tingkat keberhasilan mencapai 95%. Gambar dapat diproses dengan baik oleh sistem jika ketajaman kamera minimal 5 megapixel atau ukuran gambar di atas 100kb.
PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PELAYANAN AKADEMIK FAKULTAS X UNIVERSITAS XYZ Umi Marfuah; Renty Anugerah Mahaji Puteri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran kepuasan pelanggan merupakan sebuah kegiatan yang seharusnya dilakukan secara berkala untuk mengetahui berapa tingkat pelayanan yang telah kita berikan.  Jika pelayanan buruk maka kita wajib untuk dapat meningkatkan pelayanan. Beberapa pelayanan yang diberikan disalah satu Perguruan Tinggi adalah pelayanan keuangan, pelayanan akademik, pelayanan perpustakaan dan pelayanan lainnya. Pada penelitian kali ini akan berfokus kepada pelayanan akademik  pada sebuah Universitas Swasta.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dimana data diambil melalui penyebaran kuesioner yang dibagikan kepada mahasiswa  aktif pada sebuah Universitas Swasta. Perhitungan kuisionernya dibantu  menggunakan software SPSS. Hasil yang didapat adalah tingkat kepuasan pelayanan akademik mempunyai nilai rata –  rata    3,16   yang artinya  bahwa pertanyaan no.1 rata rata 2,85 memberikan gambaran bahwa mahasiswa kurang puas atas pelayanan dibidang ketepatan waktu pelayanan, pertanyaan no.2 rata – rata 3,16 memberikan gambaran bahwa mahasiswa cukup puas akan pelayanan keramahan pelayanan, pertanyaan no.3 rata  –  rata 3,08 gambaran bahwa mahasiswa cukup puas akan pelayanan yang responsif terhadap keluhan mahasiswa, pertanyaan no.4 rata  –  rata 2,76 memberikan gambaran mahasiswa kurang puas akan pelayanan responsif terhadap masalah akademik, pertanyaan no. 5  rata – rata 3,21 memberikan gambaran bahwa mahasiswa cukup puas terhadap pengetahuan terhadap layanan akademik, pertanyaan no. 6  rata – rata 3,12 memberikan gambaran bahwa mahasiswa cukup puas terhadap bagaimana komunikasi terhadap mahasiswa. pertanyaan no. 7  rata  –  rata 3,15 memberikan gambaran bahwa mahasiswa cukup puas terhadap perhatian terhadap mahasiswa, pertanyaan no. 8 rata – rata 4.  Kata kunci: kuesioner, statistik deskriptif, SPSS
IDENTIFIKASI AROMA TEH DENGAN E-NOSE MENGGUNAKAN METODE BACKPROPAGATION Ozil Afindra Putra; Firdaus Firdaus; Mohammad Hafiz Hersyah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini digunakan E-Nose yang menggunakan sensor gas TGS 2602, TGS 2620, TGS 2610, TGS 2622, dan TGS 822. Teh yang akan digunakan pada tugas akhir ini adalah teh hitam, teh hijau, teh melati, dan teh oolong. Pola data diperoleh dari pembacaan data dari aroma teh yang diujikan. Pola data tersebut lalu diolah menggunakan metode Backpropagation dengan 5 node input, 6 node hidden layer, dan 2 node output. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa alat yang digunakan dapat mendeteksi aroma teh dengan tingkat keberhasilan deteksi teh hitam 80%, teh hijau 100%, teh melati 90%, dan teh oolong 80%. Kata kunci: E-Nose, teh, backpropagation 

Page 38 of 104 | Total Record : 1032