cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PENERAPAN KONSEP BUSINESS PERFORMANCE MANAGEMENT DALAM MOBILE APPLICATION UNTUK MENGELOLA TABUNGAN SAKU BANK SAHABAT SAMPOERNA Ummy Kalsum; Richardus Eko Indrajit
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, persaingan dalam lingkungan bisnis semakin berkembang, dimana karyawan perusahaan tidak hanya mempertahankan bisnisnya, namun juga harus bisa mengembangkan bisnis tersebut. Tabungan Saku  adalah produk tabungan Bank Sahabat Sampoerna yang bekerjasama dengan Alfamart. Dengan kemudahan dan kepraktisan dalam menabung serta tidak memberatkan nasabah dengan tidak adanya biaya administrasi.. Kondisi saat ini semua nasabah Tabungan Saku hanya bisa melakukan transaksi dengan cara datang langsung ke cabang Alfamart, strategi pemasaran yang dilakukan Bank Sahabat Sampoerna adalah melakukan undian 1 bulan sekali atau 3 bulan sekali, hal ini kurang efisien karena kebanyakan nasabah hanya menabung disaat tanggal undian. berdasarkan kondisi tersebut untuk meningkatkan strategi pemasaran Tabungan Saku dan memudahkan nasabah dalam transaksi. Artikel ini menawarkan penerapan konsep Business Intelligence Performance dalam Mobile Application dimana nasabah Tabungan Saku bisa melakukan transaksi tanpa harus datang ke cabang Alfamart dan memberikan poin kepada setiap nasabah yang menabung dimana poin tersebut bisa ditukar pada saat belanja di Alfamart sehingga nasabah mendapat potongan harga. Kata kunci: Business Performance Management, Mobile Application, Tabungan Saku.
SISTEM KENDALI PERANGKAT ELEKTRONIKA MONOLITIK BERBASIS ARDUINO UNO R3 Prio Handoko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kendali monolitik perangkat elektronika adalah sebuah sistem yang dibangun untuk mempermudah pengguna mengendalikan perangkat elektronika di dalam house (menghidupkan/mematikan) dari satu lokasi (mono = satu, litik = lokasi), seperti control room. Pengembangan sistem ini ditujukan untuk dapat membantu masyarakat perkotaan (kaum urban) melakukan suatu kegiatan yang rutin, yaitu mematikan dan menghidupkan perangkat elektronik di sekitar rumah. Kegiatan menghidupkan dan mematikan perangkat elektronika di dalam rumah, seperti lampu teras, lampu taman, lampu garasi, lampu gudang, kipas angin dan lain  sebagainya memang terlihat sangat mudah untuk dilakukan jika ukuran rumah yang ditinggal tidak terlalu luas. Lalu bagaimanakah jika si pengguna memiliki rumah yang sangat luas dan memilik lebih dari 1 lantai? tentunya kegiatan yang terlihat mudah ini memerlukan usaha yang sangat besar karena si pengguna harus berkeliling untuk menghidupkan atau mematikan perangkat elektronika yang ada di dalam rumah. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan sistem ini dikembangkan sehingga dapat memberikan solusi kepada penguna agar pengguna tidak perlu berkeliling rumah untuk mematikan atau menghidupkan perangkat elektronika yang diinginkan hanya dari satu lokasi saja sehingga hal ini pun dapat menghemat energi. Pengembangan sistem kendali ini mengacu kepada metode penelitian Research & Development (R&D) yang lebih cocok digunakan untuk penelitian yang menghasilkan sebuah produk sebagai luarannya. Metode ini memiliki 10 tahapan mulai dari penggalian informasi kebutuhan pengembangan sistem kendali hingga proses deseminasi untuk menyebarluaskan hasil penelitian ini kepada khalayak ramai. Sistem yang akan dikembangkan ini menggunakan modul Arduino UNO R3 sebagai komponen utamanya karena mudah didapatkan dan harganya pun relatif murah. Berdasarkan beberapa percobaan yang telah dilakukan baik menggunkan metode white box dan black box, maka sistem kendali memungkinkan penggunaan sistem kendali perangkat elektronika monolitik dilakukan.Kata kunci: sistem kendali, monolitik, teknologi informasi, metode R&D, arduino UNO R3
PENGARUH INOKULASI JAMUR MIKORIZA ARBUSKULAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.) Sylvia Madusari; Danie Indra Yama; Jumardin Jumardin; Bella Triamanda Liadi; Rizki Afthoni Baedowi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alih fungsi lahan di daerah perkotaan menyebabkan lahan pertanian semakin sempit, sehingga mempengaruhi luas areal produksi cabai yang semakin menurun. Salah satu cara yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produksi cabai yaitu dengan penambahan mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai, dosis yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman cabai (Capsicum annum L). Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Bekasi, Jawa Barat dengan jenis tanah latosol. Inokulasi mikoriza dilakukan dengan menambahkan mikoriza kedalam tanah pada sebelum penanaman sesuai perlakuan dan ditutup dengan tanah. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan dosis mikoriza per tanaman, yaitu P0 : 0 gr, P1 : 1 gr, P2 : 3 gr, P3 : 5 gr yang diulang sebanyak 2 kali dan setiap ulangan terdapat 2 sampel. Data dianalisis menggunakan sidik ragam dengan taraf 5%. Apabila terdapat pengaruh nyata maka diuji lanjut dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis mikoriza berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang pada minggu ke 10, sedangkan jumlah daun berpengaruh pada minggu ke 8 dan ke 10. Dosis mikoriza yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi terdapat pada perlakuan P3 dengan produksi buah rata-rata sebesar 94,12 gram/tanaman/minggu, namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1.
PENGARUH EFEK PARAMETER PIROLISIS TERHADAP YIELD ASAP CAIR DAN ARANG PADA PROSES PIROLISIS CANGKANG KEMIRI DENGAN REAKTOR PIPA API Fauzan Fauzan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cangkang kemiri di beberapa daerah pertanian di Indonesia secara umum belum termanfaatkan dan terbuang begitu saja sebagai limbah. Penelitian ini menjelaskan tentang proses pirolisis biomassa cangkang kemiri menjadi produk cair dan arang. Proses pirolisis lambat di dalam reaktor menggunakan  pipa api agar panas yang diterima biomassa dapat lebih seragam. Temperatur dan laju pemanasan divariasikan masing-masing 250,300, 400, 500 dan 600 0C dan laju pemanasan  15, 30, 50 0C/menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur dan laju temperatur  dalam reaktor terhadap produk asap cair dari cangkang buah kemiri. Yield asap cair tertinggi diperoleh 45.02% pada temperatur  500 0C dengan laju temperatur  50 0C/menit dan yield arang 39,86% pada temperatur 2500C dengan laju pemanasan 150C/menit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara temperatur pirolisis terhadap yield produk pirolisis.
KAJIAN ASPEK EKONOMIS PENGGUNAAN HEAT PUMP SEBAGAI PEMANAS ALTERNATIF PADA KANDANG PETERNAKAN AYAM BROILER SISTEM TERTUTUP Evi Sofia; Abdurrachim Abdurrachim
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK            Anak ayam yang berumur satu hari sampai empat belas hari (masa brooding) dalam pemeliharaannya  memerlukan temperatur  berkisar antara 29°C – 32°C. Untuk menjaga temperatur  tersebut digunakan pemanas ruangan berbahan bakar LPG. Untuk memanaskan kandang dengan kapasitas 15.500 ekor  selama 14 hari diperlukan  LPG seberat 12 kg sebanyak 60 tabung. Ketersediaan  LPG dan mahalnya harga LPG tersebut yang  melatar belakangi  kajian ini. Pemilihan heat pump sebagai pengganti pemanas kandang ayam pada masa brooding didasarkan  pada beberapa pertimbangan yaitu ; lebih aman, tahan lama, tidak menimbulkan polusi udara, panas yang dihasilkan lebih stabil dan terfokus dan temperaturnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Di beberapa negara penggunaan heat pump dengan fluida kerja air dari tanah (Ground Source Heat pumps/GSHP) banyak digunakan sebagai pemanas kandang ayam. Akan tetapi penggunaan heat pump dengan sistem kompresi uap masih belum ditemui. Kajian ini juga mencoba membandingkan biaya bila Heat pump dengan sistem kompresi uap tersebut digunakan sebagai pemanas kandang ayam. Kajian diawali dengan pemilihan heat pump , perhitungan ducting dan analisis biaya. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa penggunaan heat pump memberikan  penghematan biaya operasional  sebesar 61 % dibandingkan dengan penggunaan pemanas dengan berbahan bakar LPG.
MANAJEMEN PENGELOLAAN KUALITAS AIR SUNGAI CISADANE DARI ASPEK KELEMBAGAAN (Studi Kasus Kota Tangerang) Moh. Didi Haidir1; Idi Namara; Nurul Chayati; Fadhila Muhammad
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Cisadane merupakan salah satu sungai yang sangat vital di Provinsi Banten Indonesia.Air sungai ini dimanfaatkan sebagai sumber baku air PDAM, pertanian perikanan, dan perindustriandalam skala kecil maupun besar. Yang menjadi persoalan pada air sungai ini adalah tingkatpencemaran yang masih tinggi, terutama limbah industri. Meskipun banyak instansi yang telahberperan dalam pengelolaan kualitas air Sungai Cisadane baik di Tingkat Pusat, Tingkat ProvinsiBanten, maupun Tingkat Kota Tangerang.Efektivitas kelembagaan pengelolaan sumber daya air dapat tercapai apabila ada kerjasamayang baik antar lintas sektor lembaga yang menangani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisperan dan pola koordinasi lembaga terkait pengelolaan kualitas air sungai Cisadane Kota Tangerang.Menurut Peraturan Pemerintah No. 42 tahun 2008 pasal 1 ayat 36 tentang pengelolaan sumber daya airdijelaskan bahwa wadah koordinasi pengelolaan sumber daya air adalah institusi tempat segenappemilik kepentingan dalam bidang sumber daya air melakukan koordinasi dalam rangkamengintegrasikan kepentingan berbagai sektor, wilayah, dan para pemilik kepentingan dalam bidangsumber daya air.Metode penelitian yang dipakai adalah; Focus Group Discussion, analisis SWOT dan AnalisisKualitatif. Kajian yang dilakukan meliputi peran dan koordinasi kelembagaan lintas sektoral sertaanalisis efektivitas dalam keberhasilan kelembagaan pengelolaan sumber daya air. Data yang dipakaiyaitu tupoksi dari masing-masing inventarisasi kelembagaan Pemerintah terkait pengelolaan kualitasair sungai Cisadane. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kelembagaan yangmenangani kualitas air sungai Cisadane tidak berjalan dengan baik, kelembagaan juga sering kalilemah berkoordinasi dalam menyelesaikan permasalah yang dihadapi dalam pengelolaan kualitas airsungai Cisadane.Kata kunci: Pengelolaan kualitas air sungai, efektivitas kelembagaan, pola koordinasi, FGD, SWOT
SISTEM PAKAR PEMILIHAN MODEL PERBAIKAN PERKERASAN LENTURBERDASARKAN INDEKS KONDISI PERKERASAN (PCI) Arthur Daniel Limantara; Sigit Winarto Winarto; Sri Wiwoho Mudjanarko
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbaikan perkerasan lentur yang diterapkan di Indonesia memasuki tahapan kritis terutama pada jalan raya, dimana perbaikan hanya dilakukan dengan model “kearifan lokal” tanpa mempertimbangkan model perbaikan berdasarkan tipe kerusakan yang terjadi. Pada perkerasan lentur tipe kerusakan yang terjadi dapat dibagi menjadi tiga kategori kerusakannya yaitu keretakan yang dibagi lagi menjadi enam jenis keretakan, garis dan lubang serta cacat permukaan dengan lima jenis cacat permukaan dan mempunyai model perbaikan berdasarkan skala PCI (pavement condition index) yang dapat dibagi menjadi tiga yaitu Pemeliharaan Preventif, Pemeliharaan Besar dan Rekonstruksi. Ke-pakar-an seseorang yang benar ahli dibidangnya sangat diperlukan guna mendapatkan model perbaikan yang tepat dan benar sehingga tidak menimbulkan anggapan asal-asalan. Suatu cabang kecerdasan buatan yang dapat dipakai pengganti kepakaran seseorang yang lebih dikenal sebagai Sistem Pakar. Makalah ini bertujuan membuat suatu sistem pakar yang akan menghasilkan keputusan pemilihan model perbaikan berdasarkan tipe kerusakan yang terjadi, sehingga diharapkan dengan adanya sistem pakar ini pengambilan keputusan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat serta akurat dan tepat sasaran.
SINTESA ASAM LAKTAT BERBAHAN BAKU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN TRICHODERMA RESEEI DAN LACTOBACILLUS ACIDIPILLUS Rahmayetty Rahmayetty; Dhena Ria Barleany; Anton Irawan; Endang Suhendi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah pertanian dengan kadar selulosa yang tinggi, sehingga berpotensi untuk dikonversi menjadi berbagai macam produk. Salah satu senyawa kimia yang dapat dihasilkan dari selulosa TKKS adalah asam laktat. Asam laktat merupakan bahan baku utama dalam pembuatan polimer biodegradable berupa polilactic acid (PLA). Penelitian ini bertujuan untuk  mendapatkan konsentrasi mikroorganisme Lactobacillus acidophilus yang dapat menghasilkan asam laktat dengan konsentrasi yang tinggi. Tahapan penelitian meliputi pretreatment, hidrolisis dan fermentasi. Pretreatment TKKS menggunakan NaOH, Tahap  hidrolisis  selama 48 jam menggunakan Trichoderma reesei 5 % (w/w)  dan   tahap   fermentasi   selama  48 jam   menggunakan   Lactobacillus acidophilus dengan variasi 0.5; 1; 3; 5%. Analisa glukosa menggunakan spektrofotometri dan  asam laktat menggunakan High performance liquid chromatography (HPLC). Konsentrasi gula reduksi yang dihasilkan dari proses hidrolisis sebesar 16,6-17,9 g/L dan konsentrasi asam laktat tertinggi 0.568 g/L didapatkan dengan penambahan Lactobacillus acidophilus 3%
PEMANFAATAN URINE KAMBING PADA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP KUALITAS UNSUR HARA MAKRO (NPK) Eddy Kurniawan; Zainuddin Ginting; Putri Nurjannah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pupuk organik cair adalah pupuk yang bahan dasarnya berasal dari hewan atau tumbuhan yang sudah mengalami fermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Pupuk organik cair mengandung unsur hara makro seperti, fosfor, nitrogen, kalium dan unsur hara mikro lainnya yang dibutuhkan oleh tanaman serta dapat memperbaiki unsur hara dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghitung kandungan nitrogen, fosfor dan kalium dalam pupuk organik cair  yang terbuat dari bahan baku utama yaitu urine kambing serta bahan pendukung yang berupa air buah nanas busuk, air kelapa, cocopeat, air gedebong pisang dan rumen sapi. Salah satu pembuatan pupuk organik cair melalui teknik fermentasi. Dalam hal ini digunakan bioaktivator EM-4 effective microorganisme dan empat variasi penggunaan volume urine kambing untuk mengetahui pengaruh unsur hara makro yang terbaik untuk pupuk organik cair. Variasi penambahan urine kambing antara lain: 150, 200, 250, dan 300 ml, dan difermentasikan selama 9, 12, 15, dan 18 hari. Hasil penelitian dari penggunaan volume urine kambing yang terbaik pupuk organik cair terdapat pada Penggunaan volume urine kambing sebanyak 300 ml dengan kandungan unsur hara makro nitrogen 0,69% fosfor 2,09% dan kalium 0,64% pada hari ke 18. Nilai  kecepatan maksimum enzimatik tertinggi (Vmax) adalah 0,021 ml/jam dengan waktu fermentasi selama 15 hari. Semakin banyak substrat maka semakin tinggi kecepatan enzimatik. Dan nilai Km yang yang tertinggi yaitu 1,6245 pada waktu fermentasi       9 hari
DESAIN TEKNOLOGI PEMANTAUAN KAPAL LAUT BERBASIS SISTEM IDENTIFIKASI OTOMATIS UNTUK PENGAMANAN NELAYAN DI WAKATOBI Salasi Wasis Widyanto; M Agus; S Wisnugroho; S Asuhadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana layaknya penduduk yang menghuni wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, sebagian masyarakat Wakatobi memiliki mata pencaharian sebagai nelayan tradisional. Teknik penangkapan ikan yang dilakukan oleh mereka masih menggunakan perahu-perahu kecil dengan fasilitas yang minim seperti  pancing ulur, pancing layang-layang, dan pancing hanyut, sehingga berakibat pada tingginya angka kecelakaan nelayan di tengah laut. Sistem identifikasi otomatis yang didesain dan akan dibuat memiliki tujuan untuk memantau kapal nelayan tersebut supaya penanganan kondisi darurat bisa direspon dengan cepat. Sistem pemantauan kapal ini terdiri dari dua bagian utama, yaitu perangkat onshore yang dipasang di bibir pantai, dan perangkat mobile yang diletakan di setiap kapal nelayan yang akan dipantau. Kedua sistem identifikasi otomatis ini bekerja layaknya Base Transceiver Station-handphone pada sistem mobile phone. Hasil berupa desain portabel  yang userfriendly dan dilengkapi dengan perangkat distress disimpulkan dapat memberikan kontribusi kemanfaatan bagi nelayan dari sisi kemudahan pengoperasian dan pengamanan aktivitas melaut.

Page 36 of 104 | Total Record : 1032