cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
Automasi dan Internet of Things (IoT) pada Pertanian Cerdas: review artikel pada Jurnal Terakreditasi Kemenristek Setyawan, Dodi Yudo; Warsito, Warsito; Marjunus, Roniyus; Sumaryo, Sumaryo
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian cerdas adalah model pertanian yang melibatkan atau memanfaatkan teknologi otomasi dan Internet of Things (IoT) dalam praktik pertaniannya. Inovasi teknologi ini memiliki peran sentral dalam meningkatkan daya saing dan dinamika pertanian di Indonesia, serta diperlukan lebih banyak penelitian yang mendalam di bidang ini. Review yang mendalam perlu dilakukan pada penelitian-penelitian yang telah terbit pada jurnal yang terakreditasi oleh Kemenristek. Review ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana teknologi otomasi dan IoT yang telah diterapkan oleh para peneliti. Review ini dimulai dari penelusuran metadata artikel pada Google Scholar dengan kata kunci IoT, otomasi, dan pertanian cerdas menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP). Diperoleh 162 metadata artikel, review dilakukan dari review parsial hingga review mendalam, dan diperoleh 29 artikel terakreditasi Kemenristek. Review mendalam dengan Research Question (RQ) diperoleh informasi bahwa artikel terbanyak terbit pada jurnal ranking 4 akreditasi Kemenristek, trend penelitian naik dari tahun ke tahun, sensor dan tools IoT yang paling banyak digunakan adalah sensor kelembaban tanah dan website.Kata kunci—Pertanian cerdas, IoT, automasi, review
Perbandingan Tawas Dan Poly Aluminium Chloride (PAC) Pada Pengolahan Limbah Cair Industri Tempe Widiawati, Selvi; Ardistya, Fibrianzia Bety; Aktawan, Agus; Chusna, Firda Mahira Alfiata
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah yang dihasilkan dari industri tempe diantaranya limbah cair, limbah padat, dan limbah gas. Limbah cair dari industri tempe apabila tidak diolah secara baik, maka akan memiliki dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan akan menjadi permasalahan lingkungan yang membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya dalam menanganinya. Limbah cair dari proses pembuatan tempe memiliki beberapa kandungan seperti 0,11% karbohdrat, 0,42% protein, 0,13% lemak, 4,55% besi, 1,74 fosfor dan 98,8% air. Dalam penelitian pengolahan limbah cair industri tempe kali ini akan dilakukan dengan koagulasi menggunakan koagulan anorganik berupa tawas dan Poly Aluminium Chloride (PAC). Penelitian ini menggunakan variasi koagulan dengan berat masing-masing sebanyak 18%, 19%, 21%, 22% dan 23%. Setelah itu menganalisis hasil pengolahan limbah cair tempe dengan mengukur nilai TSS (Total Solid Suspended), DO (Disolve Oxygen), COD (Chemixal Oxygen Demand), dan pH. Keefektifan koagulan tawas dalam menaikkan konsentrasi DO dan menurunkan TSS yaitu pada berat 18 gram, serta keefektifan koagulan tawas dalam menurunkan COD yaitu pada berat 20 gram. Sedangkan keefektifan koagulan PAC dalam menaikkan DO yaitu pada berat 16 gram, serta keefektifan koagulan dalam menurunkan COD dan TSS yaitu pada berat 20 gram. Jenis koagulan yang optimum dalam menurunkan COD dan TSS serta menaikkan kadar DO yaitu koagulan tawas.Kata kunci: Limbah cair, Tawas, Poly Aluminium Chloride
Implementasi Ergonomi Kognitif Pada Home Industry Puteri, Renty Anugerah Mahaji; Prasetyawati, Meri; Sriwarna, Iphov Kumala; Setiawan, Andry; Sobariah, Sebriana
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Printrend merupakan industri konveksi rumahan yang berlokasi di Jakarta Timur.Adapun berbagai jenis pakaian yang dapat dipesan adalah baju, celana, tas, topi, jaket,setelan baju olah raga, dan masih banyak lagi jenis pakaian yang dapat dipesan sesuaidengan metode pemesanan Make to Order (MTO) dan biasanya berasal dari instansipendidikan sekolah ataupun perusahaan sipil ataupun swasta sebagai konsumennya.Gulungan kain yang harus diangkat adalah sekitar 25 kg, dengan hasil pakaian yang dapatdihasilkan per hari bervariasi bergantung dengan jenis pakaian dan detail jahitannya.Kondisi stasiun kerja yang terpisah-pisah membuat pekerja mengalami kelelahan dan jugafactor suhu lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasiperbaikan sistem kerja pada CV. Kajian didasarkan pada unsur-unsur permasalahan yangmeliputi faktor lingkungan fisik, faktor peralatan/mesin, faktor kondisi kerja, dan aspekmanajemen organisasi. Printrend, menggunakan teknik Macro Ergonomic Analysis andDesign (MEAD) sebagai bagian dari proses penelitian mereka untuk meningkatkan kinerjapekerja. Mengurangi kelelahan pekerja merupakan salah satu cara untuk memperbaikisistem kerja. Karena persentase Cardiovaskular Load atau CVL sebesar 40,51%, makasistem tergolong memiliki beban kerja sedang dan memerlukan perbaikan. Hasilnyakaryawan mendapat waktu istirahat 81 menit setiap hari kerja. Peningkatan produktivitaskerja pada bagian produksi jahit dapat dilihat dari semakin efektifnya kerja berdasarkanpenambahan waktu istirahat.Kata kunci: Konveksi, Macroergonomic Analysis and Design, Make to Order.
Analisis Pengaruh Jumlah Tiang Fondasi Terhadap Distribusi Gaya Akibat Pembebanan Lateral Eksentris Menggunakan OpenSees Wilmer, Reynaldo Nathaniel; Prakoso, Widjojo Adi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan fondasi sebuah infrastruktur akan mempertimbangkan beban rencana yang akan terjadi. Dalam infrastruktur jembatan, beban dapat terjadi baik secara sentris maupun eksentris. Kedua jenis pembebanan tersebut akan mempengaruhi proses distribusi gaya pada sistem fondasi. Pada jembatan yang membentang diantarai sungai, beban yang ditimbulkan dari ombak, angin, maupun beban tidak disengaja seperti tertabrak kapal dapat terjadi secara eksentrik. Sering kali beban eksentris akan menimbulkan reaksi yang sulit diantisipasi dikarenakan banyak faktor yang tidak dapat diprediksi. Untuk memberikan pemahaman akan reaksi fondasi terhadap beban eksentris, dilakukan pemodelan secara numerik menggunakan Opensees dengan memodelkan pembebanan lateral pada badan tiang sebuah elevated pile cap. Acuan dari penelitian ini merupakan fondasi Jembatan Pedamaran II di Riau, yang membentang di antara Sungai Rokan, yang menggunakan tipe fondasi tiang spun pile dengan bracing diagonal. Dilakukan pemodelan sederhana untuk konfigurasi tiang 2x2 dan 2x3. Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis pembebanan eksentris pada fondasi tiang dengan bracing dan mengetahui dampak dari penambahan jumlah tiang terhadap proses distribusi gaya. Dilakukan analisis pushover pada badan salah satu tiang. Letak beban yang eksentrik ini akan menimbulkan gaya baik pada sumbu x dan y. Digunakan analisis finite element menggunakan software OpenSees. Hasil menunjukkan bahwa semakin besar eksentrisitas beban maka besar displacement juga semakin besar. Proses distribusi momen menunjukkan keberadaan bracing yang akan menimbulkan momen besar pada sambungan serta membantu mendistribusikan gaya. Pada distribusi gaya geser disimpulkan bahwa tiang pada baris pembebanan akan menerima gaya sangat besar serta penambahan jumlah tiang akan mengurangi besar gaya yang diterima oleh tiang pada baris pembebanan.Kata kunci: beban eksentrik, bracing, elevated pile cap, opensees
Inovasi Ekonomis Pengolahan Bio-Briket Berbahan Limbah Ampas Kopi untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Pedesaan Garut Ihsan, Daffa Aufa; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Sugandi, Wahyu Kristian
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan bio-briket dari limbah ampas kopi sebagai solusi ekonomi di daerah pedesaan Garut, khususnya di Sub DAS Cikamiri, Desa Tanjungkarya. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, yang berlangsung dari Juli 2023 hingga Februari 2024, dengan pengumpulan data melalui survei pengamatan langsung di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan briket melalui 17 tahapan operasi memungkinkan pemanfaatan limbah ampas kopi dan serbuk gergaji kayu menjadi produk bernilai tinggi. Selain itu, analisis biaya produksi menunjukkan harga pokok produksi pertahun sebesar Rp19.489.996, dengan kapasitas produksi mencapai 2880 kg per tahun. Berdasarkan perhitungan harga pokok produksi dan pendapatan bersih, usaha bio-briket berbahan limbah ampas kopi ini menunjukkan keuntungan yang layak dengan nilai Benefit Cost Ratio (BCR) sebesar 1,77. Kesimpulannya, pengembangan bio-briket dari limbah ampas kopi memiliki potensi yang besar dalam mengurangi limbah, meningkatkan pendapatan petani, dan mendukung ketahanan energi di daerah pedesaan Garut.Kata kunci: Bio-briket, Limbah ampas kopi, Potensi ekonomi, Daerah pedesaan, Garut.
Analisis Ekonomi Pengolahan Limbah Ceri Kopi Menjadi Teh Cascara Dengan Metode Pengeringan Yang Berbeda: Studi Kasus di Sub DAS Cikamiri, Desa Cisarua, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Nugroho, Chrismaria Putri; Widyasanti, Asri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi teh cascara dari limbah kulit ceri kopi dalam menurunkan jumlah limbah dan nilai ekonomisnya di Sub DAS Cikamiri, Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif denganpengumpulan data survei dan observasi langsung di lapangan dari bulan November 2023 hingga Januari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara mampu menurunkan jumlah limbah hingga 90%,dengan lima kali produksi yang menghasilkan 1,5 ton limbah kulit ceri kopi, dimana 10% dapat diolah menjadi produk teh cascara. Selain itu, analisis nilai ekonomi menunjukkan bahwa baik pengeringan menggunakan sinar matahari maupun Fooddehydrator menghasilkan nilai B/C ratio yang positif, menunjukkan bahwa pengolahan teh cascara merupakan investasi yang menguntungkan secara ekonomis. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pengolahan limbah kulit ceri kopi menjadi teh cascara adalah solusi yang efektif dalam mengurangi limbah dan menciptakan produk bernilai ekonomis. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah meningkatkan kesadaran konsumen tentang manfaat teh cascara dan investasi dalam infrastruktur pengolahan yang lebih efisien. Dengan demikian, praktik pengelolaan limbah di daerah produsen kopi dapat ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutanlingkungan dan ekonomi lokal.Kata kunci: Teh Cascara, Limbah Kulit Ceri Kopi, Pengurangan Limbah, NilaiEkonomis, Pengolahan Berkelanjutan
Proses Pembentukan Struvite Kristal Menggunakan Sampah Organik Melalui Proses Anaerobik Ariyanto, Eko; Septiaranisi, Eci Dwi; Martini, Sri; Yusmartini, Eka Sri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan Effective Microorganisms-4 (EM-4) pada proses anaerobik limbah organik terhadap peningkatan konsentrasi ammonium (NH4) serta mengevaluasi penambahan ion Magnesium (Mg) dan Pospat (PO4) terhadap penurunan konsentrasi ion NH4 dalam proses pembentukan struvite. Meskipun telah ada penelitian sebelumnya mengenai pengaruh penambahan ion Mg dan PO4 dalam pembentukan struvite, namun penelitian yang secara khusus memperhatikan pengaruh penambahan EM-4 masih terbatas. Penelitian ini menggunakan limbah organik, kotoran sapi, dan EM-4 dalam proses anaerobik untuk menghasilkan peningkatan konsentrasi NH4, yang kemudian digunakan untuk pembentukan struvite dengan penambahan ion Mg dan PO4, serta dianalisis menggunakan SEM dan EDX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EM-4 sebesar 60 ml dalam proses anaerobik limbah organik menghasilkan peningkatan konsentrasi NH4 yang signifikan dari 97 mg/L hingga 350 mg/L. Pada Proses pembentukan struvite kristal menunjukkan bahwa penambahan ion Mg dan ion PO4 memiliki efek yang signifikan dalam penurunan konsentrasi NH4 hingga mencapai 53,6 mg/L dan meningkatkan kemurnian struvite yang dihasilkan yaitu 65%. Analisis Scanning Electron Microscope (SEM) dan Energy Dispersive X-Ray Analysis EDX memberikan gambaran tentang hasil pembentukan struvite dan keberadaan pengotor dalam struvite. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pengaruh penambahan EM-4, ion Mg, dan ion PO4 dalam pembentukan struvite melalui proses anaerobik limbah organik, serta menekankan pentingnya penelitian lebih lanjut untuk pemahaman yang lebih baik dalam pengolahan limbah organik secara efektif dan berkelanjutan.Kata kunci: Anaerobik, limbah organik, Effective Microorganisms-4 (EM4), struvite
Penerapan Konsep Arsitektur Organik pada Hunian Majemuk Studi Kasus : Apartemen Regatta Faturrahman, Ray; Afgani, Jundi Jundullah
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan penduduk menjadi tantangan terhadap kualitas perumahan yang menjadi dasar bagi kebutuhan manusia, munculnya konsep perumahan majemuk dengan fasilitas pendukung bisa menjadi solusi tepat bagi masyarakat, hunian majemuk diantaranya yaitu apartemen. Konsep arsitektur organik bisa menjadi pilihan dalam mewujudkan integrasi keharmonisan antara lingkungan hunian dengan lingkungan alam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode observasi dan dokumentasi. Penelitian ini melihat penerapan delapan prinsip arsitektur organik pada studi kasus hunian majemuk apartemen regatta. Dari delapan prinsip arsitektur organik, hunian apartemen regatta menerapakan delapan prinsip arsitektur organik tersebut.Kata kunci: Hunian, Arsitektur, Arsitektur Organik
A Review : Optimalisasi Sisa Tanaman Hiperakumulator: Pemanfaatan dan Pengelolaan Biomassa Logam Berat Pasca-Fitoremediasi Jamilatun, Siti; Nurmustaqimah, Nurmustaqimah; Astuti, Erna; Rahayu, Aster
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi dan industrialisasi yang pesat meningkatkan risiko polusi logam berat, mengakibatkan dampak ekologis yang merugikan dan klasifikasi sebagai polutan utama. Logam berat seperti kadmium, kromium, merkuri, arsenik, timbal, dan seng tidak dapat terurai secara alami, menyebabkan tanah tidak cocok untuk pertanian. Fitoremediasi, dengan menggunakan tanaman hiperakumulator, muncul sebagai solusi untuk mengatasi kontaminasi logam berat, tetapi menghadapi tantangan polusi sekunder dari pelepasan ulang kontaminan oleh biomassa tanaman. Review ini mengevaluasi metode perlakuan pasca-fitoremediasi, termasuk perlakuan panas (insinerasi, pirolisis, dan gasifikasi), ekstraksi (dengan agen seperti amonium asetat dan amonium oksalat), pengomposan, dan pemadatan. Meskipun perlakuan panas efektif dalam menghilangkan logam berat, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efisiensi dan pemulihan logam berat. Pengomposan, meskipun mengurangi volume biomassa, memiliki risiko remobilisasi logam berat. Pemadatan, sebagai alternatif, melibatkan tekanan untuk memadatkan biomassa tanaman. Pemilihan metode perlakuan harus mempertimbangkan efisiensi, biaya, dan dampak lingkungan. Kesadaran akan potensi polusi sekunder dan pengelolaan limbah hasil dari perlakuan sangat penting untuk keberlanjutan upaya remediasi logam berat. Diperlukan penelitian lanjutan dalam pengembangan teknologi pasca-fitoremediasi dan pemantauan lingkungan untuk mendukung keberlanjutan upaya remediasi logam berat.Kata kunci: Limbah, Biomassa, Logam berat, Lingkungan, Fitoremediasi
PENERAPAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS UNTUK PENILAIAN RISIKO BAHAYA DI LABORATORIUM KIMIA PADA PT XYZ Casban, Casban; Pangestu, Selkwifian Oktasya
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan di laboratorium kimia berpotensi menimbulkan bahaya terkena tumpahan bahan kimia, luka bakar, iritasi mata dan sesak napas sehingga pencegahan dan penanggulangan bahaya menjadi salah perhatian untuk menjamin kesehatan dan keselamatan pekerja. Tujuan penelitian adalah penerapan metode job safety analysis(JSA) untuk penilaian risiko bahaya dan usaha pengendalian insiden bahaya di laboratorium kimia. Tempat penelitian di laboratorium kimia PT XYZ yang berlokasi di Jakarta. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2023. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui survey pendahulan, observasi lapangan dan wawancara. Pengolahan data dengan melakukan penilaian risiko bahaya danpengendalian keselamatan kerja dengan metode JSA. Berdasarkan hasil penerapan metode JSA mendapatkan penilaian risiko bahaya terkena tumpahan bahan kimia sebesar 41%, terkena pecahan gelas pengaduk sebesar 10%, tangan dan wajah terkena cipratan bahan kimia, kebisingan diatas NAB, peralatan gelas pecah sebesar 7%. Upaya pencegahan risiko bahaya dengan penggunaan alat pelindung diri berupa sarung tangan untuk menghindari adanya cipratan bahan kimi, google untuk perlindungan area mata, masker, sepatu lab dan jas lab. Upaya pengendalian risiko bahaya adalah mengevaluasi tata letak peralatan pada ruangan yang mempunyai sirkulasi udara yang konsisten.Kata kunci: JSA, Risiko, Bahaya dan Laboratorium

Page 97 of 104 | Total Record : 1032