cover
Contact Name
Yanuar Burhanuddin
Contact Email
yanuar.burhanuddin@eng.unila.ac.id
Phone
+6285658980260
Journal Mail Official
jurnal.mechanical@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Gd. H Lt.2 Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Lampung Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Mechanical
Published by Universitas Lampung
ISSN : 20871880     EISSN : 24601888     DOI : https://doi.org/10.2960/mech
Jurnal Mechanical (eISSN 2460 1888 and pISSN 2087 1880), is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by University of Lampung and managed by Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering for publishing two periods a year, in March and September .
Articles 234 Documents
Karakterisasi Kekuatan Tarik Dan Bending Komposit Hybrid Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Dengan Serat Gelas Shaleh, Y; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit adalah gabungan antara dua atau lebih material yang berbeda dan dikombinasikan dengan tujuan untuk mendapatkan kekuatan yang lebih baik dari material penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakterisasi komposit hybrid serat gelas dan serat TKKS pada variasi fraksi volume 30% dengan perbandingan serat 10g:20t, 15g:15t, dan 20g:10t. pengujian yang dilakukan adalah pengujian Tarik dengan densitas (ASTM D3039) dan pengujian Bending dengan densitas (ASTM D7264). Berdasarkan hasil dari penelitian dengan variable fraksi volume 30% didapatkan data nilai rata-rata kekuatan tarik maksimal pada variasi 20k:10t sebesar 36,72 MPa. Sedangkan nilai terendah rata-rata kekuatan tarik pada variasi 10k:20t sebesar 12,4 MPa. Selanjutnya hasil rata-rata maksimal tegangan bending pada variasi 15k:15t sebesar 169,6154 MPa. Sedangkan nilai rata-rata terendah pada variasi 10k:20t sebesar 129,4832 MPa. Untuk mengetahui struktur patahan maka dilakukan foto makro.Kata kunci: Komposit Hybrid, Serat TKKS, Serat Glass Fraksi Volume, Uji Tarik, Uji Bending
Initial analysis of temperature distribution in V-shaped Thermal Collector Prayitno, Hadi; Prabowo, Angga Darma; Khairudin, Rizal
JURNAL MECHANICAL Vol 15, No 1 (2024): JURNAL MECHANICAL
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2030 Indonesia menargetkan  pengurangan emisi hingga 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan bantuan internasional. Optimalisasi penggunaan energi termal dapat menekan laju emisi karbon. Kolektor termal juga dapat dioptimalkan sebagai teknologi pengeringan paska panen dalam menunjang pertanian berkelanjutan. Kolektor termal memiliki bergbagai macam jenis. Sebagai analisis awal karakteriristik perpindahan panas pada kolekor dimodelkan dengan mengunakan kolektor berbentuk V (V Groove). Distribusi Temperatur diamati dengan menggunakan komputasi dinamika fluida. Simulasi dilakukan diawali proses pemodelan, yaitu menentukan desain geometri dan material, melakukan meshing dan menentukan kondisi batas. Reynold number yang digunakan dalam penelitian ini 1500, 3000, dan 4500 yang masing-masing mewakili laminar, transisi, dan turbulen. Iradiasi matahari disimulasikan pada 1000, 800, dan 600 W/m2. Penelitian pendahuluan ini menunjukkan semakin tinggi bilangan Reynold semakin rendah temperatur udara keluar dan temperatur permukaan kolektor. Semakin besar iradiasi, semakin besar temperatur udara keluar kolektor dan temperatur permukaan kolektor yang dihasilkan.
Pengaruh Lama Perendaman Serat Pada Larutan Alkali Terhadap Kekuatan Mekanik Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit Adyatama, F; Mujianto, A; Waluyo, H T; Setiyawan, K
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kelapa sawit memiliki dampak negatif baik bagi kesehatan, lingkungan maupun ekonomi, hal ini sangat disayangkan karena limbah kelapa sawit terutama serat tandan kosong kelapa sawit ini dapat diubah menjadi bahan komposit. Permasalahan yang dihadapi komposit dengan penguat serat alam adalah ikatan antara serat alam dan matriksnya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yang paling populer adalah dengan melakukan perendaman serat pada larutan alkali NaOH. Perlakuan alkali pada serat sangat perlu dilakukan karena dapat mengurangi kecenderungan penyerapan kelembaban oleh serat sehingga dapat memberikan ikatan antara serat dan matrik yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman serat pada larutan alkali NaOH terhadap kekuatan tarik komposit. Lama perendaman yaitu 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Pengujian bending dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D7264 kemudian untuk memvalidasi hasilnya dilakukan dengan menggunakan foto makro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spesimen dengan lama perendaman 6 jam memiliki kekuatan bending tertinggi yaitu 37,86058 N/ dan untuk nilai terendah jatuh pada variasi perendaman 2 jam dengan angka 31,80288 N/.Kata kunci: Komposit, Limbah kelapa sawit, Serat TKKS, Larutan Alkali NaOH, lama Perendaman, uji bending
Rancang Bangun Sistem Kontrol Lampu Rumah Menggunakan Smartphone Berbasis Arduino Uno Wijiyanto, Gandhang; Haryono, Muhammad Budi; Mukhtar, Agus
JURNAL MECHANICAL Vol 15, No 1 (2024): JURNAL MECHANICAL
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini mendorong manusia untuk terus berpikir kreatif, tidak hanya menggali penemuan-penemuan baru, tapi juga memaksimalkan kinerja teknologi yang ada untuk meringankan kerja manusia dalam kehidupan sehari-hari seperti pengendalian lampu rumah pada tiap ruangan atau perangkat elektronik lainnya menggunakan mikrokontroler. Tujuan melakukan penelitian ini ialah merancang bangun sistem kontrol lampu rumah menggunakan smartphone, dan mengetahui respon sistem kontrol lampu rumah menggunakan smartphone. Penelitian ini juga diharapkan mampu digunakan sebagai sumber informasi pengetahuan, rujukan, dan referensi apabila ditemukan permasalahan-permasalahan baru dikemudian hari. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetaui delay respon kendali dan jarak respon kendali. Dimana respon kendali dibagi atas dua delay yaitu delay respon menggunakan bluetooth dan delay respon menggunakan Wi-Fi, hasil pengujian dan penelitian yang telah dilakukan untuk membandingkan antara delay respon menggunakan bluetooth dan delay menggunakan Wi-Fi, dapat diketahui dari masing-masing mempunyai kelemahan dan kelebihan, dari segi kualitas respon bluetooth lebih baik karena bluetooth dapat merespon kurang dari 1 detik yaitu memiliki nilai rata-rata respon sebesar 0.233 ms untuk menyalakan lampu, dan memiliki nilai rata-rata sebesar 0.215 ms untuk mematikan lampu menggunakan bluetooth . Sedangkan untuk respon menggunakan Wi-Fi dapat merespon 2-3 detik dalam jarak yang sama dimana Wi-Fi memiliki nilai rata-rata respon sebesar 3.280 ms untuk menyalakan lampu serta 2.945 ms untuk mematikan lampu. Untuk Wi-Fi jarak kendali lebih jauh dan lebih biaya tetapi memiliki kelebihan dimana Wi-Fi bisa mengendalikan dari jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan bluetooth yang hanya bisa mengendalikan dengan jarak terjauh 15 m, beda dengan Wi-Fi yang harus terus terkoneksi dengan jaringan internet supaya bisa terus mengendalikan dari jarak yang diinginkan. Dari hasil percobaan delay respon bluetooth memiliki keunggulan di bagian respon dengan memiliki sedikit delay respon yang lebih cepat, sedangkan Wi-Fi juga memiliki keunggulan sendiri dimana jarak tidak menjadi masalah untuk terus mengontrol dari jarak yang diinginkan.
Analisis Beban Buckling Dan Perilaku Post-Buckling Tanki Separator Dua Fasa Pada Sistim Pembangkit Tenaga Geothermal Lubis, A; Akmal, J; Prabowo, B
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanki separator dua fasa merupakan komponen yang sangat penting pada sistim pembangkit daya geothermal. Fungsi utama separator pada sistim pembangkit daya geothermal adalah untuk menghilangkan liquid dari campuran fluida geothermal dengan cara memisahkan air yang membawa garam dan benda-benda padat yang dapat menyebabkan scalling dan korosi pada peralatan, terutama pada turbin. Separator berguna untuk memastikan bahwa uap yang masuk ke turbin untuk memutar turbin benar-benar kering dan bersih. Tanki separator umumnya berbentuk silinder (cylindrical shell). Ada dua type design separator yang biasa digunakan, yaitu separator cyclone vertikal dan separator silinder horizontal. Makalah ini menyajikan hasil analisis beban buckling dan perilaku post buckling separator cyclone vertikal dengan beban tekanan eksternal seragam. Dimensi separator ditentukan dengan metoda perancangan Lazalde-Crabtree. Diamater pipa inlet dua fasa Dt merupakan parameter utama dalam menentukan dimensi separator yang dapat ditentukan berdasarkan kapasitas separator serta kondisi desain tekanan dan temperatur. Beban buckling dan perilaku post buckling diperoleh dengan ANSYS post-processor hasil dari solusi nonlinear menggunakan metode arc-length. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban buckling adalah 2,649 kali tekanan atmosfir.Kata kunci: Limi point, metode arc-length, pembangkit daya geothermal, post buckling, separator dua fasa
Hardness enhancement of Al-Si alloys from sand casting with runner variations Tsamroh, Dewi Izzatus; Ardiansyah, Mochammad Fachrizal; Yaqin, Mohammad Ainul; Shiddiqy, Taqiyyudin Ahmad As; Lubis, Didin Zakariya
JURNAL MECHANICAL Vol 15, No 2 (2024): JURNAL MECHANICAL
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metal casting is one of the oldest and most efficient manufacturing techniques in producing metal components with complex shapes. One of the main challenges in the casting process is controlling the flow of molten metal so that it can fill the mold perfectly without producing defects. The channel in the casting mold is usually called a runner. The runner functions as a distribution channel for molten metal into the mold cavity. Optimal runner design settings are very important to prevent defects in the final product such as porosity, cold shut, and shrinkage. This study aims to identify the effect of runner shape variations on the quality of Al-Si casting. The method used in this study is a laboratory experimental method. The study began with preparing the tools and materials, the materials used in this study were used pistons. The piston melting temperature was carried out at 750°C. The results showed that the results of the cast product using a truncated cone-shaped runner (variation 1) were the best results. Macrostructural analysis showed that specimens in variation 1 had minimum casting defects and lower shrinkage compared to variation 2. Microstructural analysis showed that the cast product produced several phases. Meanwhile, the hardness number for specimen variation 1 reached 98 HRE.
Analisis kebutuhan konsumen pada desain sterilizer receiver box dengan metode Quality Function Deployment (QFD) Panuju, A YT; Akbar, G I; Hamni, A; Ibrahim, G A
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sterilizer receiver box (SRB) adalah perangkat untuk skala rumah tangga yang berfungsi layaknya kotak pos, yaitu kotak untuk menerima hantaran barang dari kurir. Pengembangan produk ini dilatarbelakangi oleh pergeseran pola pembelian masyarakat yang saat ini semakin banyak melakukan proses pembelian online, di mana proses penghantaran terkadang terkendala oleh pemesan yang sedang tidak berada di rumah. Selain itu, kondisi pandemi COVID-19 juga telah memberikan pelajaran terkait berbahayanya risiko penyebaran penyakit menular, di mana perpindahan barang dari kurir kepada konsumen merupakan celah perpindahan virus atau bakteri. Untuk itu dalam penelitian ini dilakukan analisis kebutuhan konsumen terhadap SRB, di mana analisis dilakukan dengan menggunakan metode quality function deployment (QFD). Hasil dari analisis menunjukkan beberapa aspek dan komponen baru yang diletakkan pada SRB dibandingkan kotak pos biasa seperti mekanisme penguncian kotak dan aplikasi online yang dapat memudahkan pemilik SRB, sudah memenuhi ekspektasi dari konsumen.Kata kunci: Desain receiver box, Sterilisasi produk, Quality function deployment
Keramik Mullite Berbahan Fly Ash, Al Dross, Basalt Terhadap Temperature Sintering Uji X-RF dan X-RD Ardiyansyah, F; Rajagukguk, T O
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keramik Mullite merupakan material campuran oksida yang terdiri dari Al2O3 dan SiO2 dengan gabungan 3Al2O3+2SiO2 dengan melakukan proses pencampuran sintetis. Adapun tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui unsur dan fasa yang terdapat pada keramik mullite. Bahan dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah fly ash, alumunium dross, dan basalt yang didapat dari Kabupaten Lampung Timur, Propinsi Lampung. Komponen tersebut dilakukan dengan cara pencampuran dengan menggunakan parameter perbandingan rasio, kemudian dilakukan perlakuan panas sintering dengan variasi Temperatur 600 oC, 900 oC, dan 1200oC selama 4 jam. Pengujian yang dilakukanda untuk melihat unsur keramik mullite menggunakan pengujian X-Ray Flourences (X-RF). Sedangkan untuk melihat fasa mullite menggunakan pengujian X-Ray Diffaction (X-RD). Penambahan fly ash, Alumunium Dross, dan Basalt akan berpengaruh terhadap unsur Al2O3 keramik mullite. Dari hasil pengujian X-Ray Flourences (X-RF) nilai tertinggi unsur Al2O3 terdapat pada sampel 1 dengan persentasi 41,062% dengan komposisi 40% flay ash, 60% alumunium dross pada Temperatur 6000C. Sedangkan nilai terendah unsur Al2O3 dengan persentasi 28,381% terdapat pada sampel 9 dengan komposisi 60% flay ash, 30% alumunium dross, 10% basalt dengan suhu 1200oC. Penambahan basalt akan memepengaruhi unsur Al2O3 akan menurun, sedangkan unsur Fe3C yang semakin meningkat. Keramik Mullite yang berbahan dasar fly Ash, Alumunium Dross, dan Basalt terhadap variasi Temperature Sintering mendapatkan Fasa Mullite lebih dominan dengan persentasi 90,4% pada temperatur 1200oC dengan komposisi 50% flay ash, 45% alumunium dross, dan 5% basalt. Dari hasil pengujian X-Ray Diffaction (X-RD) semakin tinggi temperatur maka fasa mullite lebih dominan dari pada fasa yang lainya.Kata kunci: Keramik Mullite, Fly Ash, Basalt, Alumunium Dross, X-Ray Diffaction (X-RD), X-Ray Flourences (X-RF)
Integration of Robotic Education and Islamic Religious Education through the Line Follower Robot Working Model Hertanti, Erina
JURNAL MECHANICAL Vol 15, No 1 (2024): JURNAL MECHANICAL
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Designing robotic technology as an innovation to realize more varieties in the learning process is an interesting idea to be implemented in class. This study tries to implement robotic technology innovation into Islamic Religious Education through the line follower robot working model. In this study, the working model is used as an educational media that is implemented within the scope of good morals (al-akhlaq al-mahmudah) and bad morals (al-akhlaq al-mazmumah). This study uses the design-build method to realize the final result as a product. The product design includes designing a guide line for the line follower robot and assembling a line follower robot design system based on the results of device requirement analysis. The results of the implementation of the line follower guide line design are realized on a Flexi paper with a length of 3 meters and a width of 2 meters. While the results of the implementation of the line follower robot design system assembly are in the form of a physical/robot frame, a series of electronic hardware systems, and programs built using C language with the CodeVision AVR compiler. Based on the performance test of the line follower robot, it can be concluded that the overall design system has been successfully realized.
Uji Kinerja Dan Karakteristik Alat Pengering Tepung Aci Singkong Tipe Tray Dryer Putinela, P N; Rafi, S A; Ramadhan, R; Ibrahim, G A; Hamni, A; Tarkono, T.; Tanti, N
JURNAL MECHANICAL Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Mechanical
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Singkong adalah makanan pokok ketiga setelah padi dan jagung bagi masyarakat Indonesia. Singkong dapat dibuat kedalam bentuk tepung untuk kemudian diolah menjadi beraneka olahan makanan. Salah satu tujuan pengeringan tepung singkong adalah memperpanjang umur simpan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa terbaik dari alat pengering tepung aci singkong tipe trar dryer yang dimana untuk mendapatkan performa terbaik dilakukan pengujian dengan beberapa parameter agar mendapatkan kondisi optimal untuk waktu pengeringan dan laju pengeringan pada alat pengering tepung aci singkong menggunakan metode Taguchi dengan bantuan software Minitab 19. Penelitian ini dilakukan sebanyak 9 kali percobaan sesuai Orthogonal Array dengan parameter berat 20kg, 25kg , 30kg; temperatur 55⁰C, 60⁰C, 65⁰C; dan bahan bakar kayu bakar, tempurung kelapa, gas LPG . Waktu yang dibutuhkan dengan kondisi yang optimal adalah sebesar 300 menit, dan laju pengeringan yang dibutuhkan dengan kondisi yang optimal adalah sebesar 0,0233 KgH2O/min. Setelah didapatkan kondisi optimal pada waktu dan laju pengeringan berdasarkan hasil respon parameter terbaik diperoleh kondisi yang optimal dengan parameter berat yaitu 20kg, parameter temperatur yaitu 65⁰C, dan parameter jenis bahan bakar yaitu tempurung.Energi listrik yang diperlukan dengan kondisi yang optimal adalah sebesar 1215 kJ, energi yang dibutuhkan untuk memanaskan dan menguapkan air bahan dengan kondisi yang optimal adalah sebesar 1133,735 kJ. efisiensi pengeringan dengan kondisi yang optimal adalah sebesar 93,3 %, dan biaya konsumsi bahan bakar dengan kondisi yang optimal adalah sebesarRp.32.000,-.Kata kunci: Alat pengering tipe tray dryer, Metode Taguchi, Tepung aci singkong