cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 840 Documents
Evaluasi Kinerja Struktur Gedung Bertingkat Dengan Analisis Time History (Studi Kasus : Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro) muhamad rifai; Fikri Alami; Mohd Isneini; Madar Helmi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIndonesia is an area prone to earthquakes viewed based on its geographical location and the meeting path of the 3 main world plates, one of the impacts of earthquakes is structural damage. Based on the number of earthquake events in Indonesia in the last period and the losses caused, it is necessary to design a building structure that has earthquake resistance. The purpose of this study is to evaluate the performance of high-rise building structures based on time history analysis according to SNI 1726-2019. In this study, the building being reviewed is the Muhammadiyah Metro General Hospital, where time history analysis will be carried out with 5 earthquake records (accelerograms) used, including: El Centro (US, 1940), Chichi (Taiwan, 1999), Mentawai Earthquake ( Sumatera, 2007), Friuli (Italy, 1976), and Superstition Hills (USA, 1987). Structural analysis was calculated using ETABS software in a 3-dimensional model. The results of the analysis are drift, displacement, and base shear. The results of this analysis are used to evaluate the performance of high-rise building structures. The results showed that according to SNI 1726-2019 it is known that the greater the maximum acceleration of the earthquake, the higher the drift value or deviation will also be in the building structure. Deviations that occur in the building structure meet the requirements for deviations between permit levels in accordance with SNI 1726-2019 for the Chi-Chi, Friuli, El Centro, Sumatra and Superstition Hills earthquakes.Keywords: Earthquake, time history analysis, structural performanceAbastrakIndonesia merupakan daerah rawan terhadap gempa bumi ditinjau berdasarkan letak geografis dan jalur pertemuan 3 lempeng utama dunia, dampak gempa bumi salah satunya yaitu kerusakan bangunan struktur. Berdasarkan banyaknya kejadian gempa di Indonesia dalam kurun waktu terakhir serta kerugian yang ditimbulkan, maka diperlukan perencanaan struktur bangunan yang memiliki ketahanan gempa. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat berdasarkan analisis time history menurut SNI 1726-2019. Pada penelitian ini gedung yang ditinjau adalah Rumah sakit umum muhammadiyah metro, yang akan dilakukan analisis riwayat waktu dengan 5 rekaman gempa (akselerogram) yang digunakan, antara lain : El Centro (US, 1940), Chichi (Taiwan, 1999), Gempa Mentawai (Sumatera, 2007), Friuli (Italia, 1976), dan Superstition Hills (USA, 1987). Analisis struktur dihitung menggunakan softwere ETABS dalam model 3 dimensi. Hasil dari analisis berupa drift, displacement, dan base shear. Hasil analisis ini digunakan untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan bertingkat. Hasil penelitian didapat bahwa menurut SNI 1726-2019 diketahui bahwa semakin besar percepatan maksimum gempa, maka nilai drift atau simpangan akan semakin besar juga pada struktur gedung. Simpangan yang terjadi pada struktur gedung memenuhi syarat simpangan antar tingkat izin sesuai dengan SNI 1726-2019 terhadap gempa Chi-Chi, Friuli, El Centro, Sumatera dan Superstition Hills .Kata kunci : Gempa bumi, analisis time history, kinerja struktur
Studi Refleksi Gelombang Menggunakan Model Breakwater Tipe Dinding Berpori dengan Pemodelan Fisik 2-D didit kuswadi kuswadi; Subuh Tugiono; Endro Praseyto Wahono; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecah gelombang mempunyai fungsi untuk mereduksi gelombang dan melindungi garis pantaidari hamparan ombak. Gelombang yang merambak mengenai suatu bangunan pemecahgelombang, sebagian energinya akan diteruskan (transmisi), sebagian energinya dipantulkan(refleksi), dan sebagian energinya akan dihancurkan (disipasi). Hal tersebut melatar belakangipenelitian “Studi Refleksi Menggunakan Model Breakwater Tipe Dinding Berpori denganPemodelan Fisik 2-D”. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah, Tinggi gelombangdatang (Hi), Tinggi gelombang pantul (Hr), Ketinggian muka air tenang (d), Panjang gelombang(L), Koefisien Refleksi (Kr). Hubungan koefisien korelasi dan determinasi model breakwater yangdihasilkan berada pada range 59%-79% dan termasuk hubungan yang baik. Data yang dihasilkanyaitu berupa hubungan antara luasan lubang dengan koefisien refleksi yang dimana kofisienrefleksi terbesar dan terkecil dihasilkan pada model empat dan satu dengan angka kr, 0,3436 dan0,2373.
Analisis Pola Hidraulik Peredaman Energi pada Kolam Olak Tipe Vlughter di Hilir Pelimpah Bertangga dengan Model Fisik 2D Mutia Sasra Olga Pandani; Endro Prasetyo Wahono; Riki Chandra Wijaya; Mariyanto Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung adalah bangunan air yang dibangun melintang sungai atau pada sudetan untuk meninggikan taraf muka air sehingga dapat dialirkan secara gravitasi ke tempat yang membutuhkannya. Dalam analisis ini digunakan data, antara lain : debit, kecepatan aliran, bilangan froude, bilangan reynold dan peredaman energi. Untuk analisis menggunakan pelimpah bertangga yang dikombinasikan dengan kolam olak tipe Vlughter. Penentuan karakteristik aliran air dan penurunan energi divariasikan dengan 2 kondisi benda uji yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kolam olak Model A dan Model B memiliki karakteristik aliran yang sama pada setiap variasi debit, dimana pada Model A dan Model B memiliki tipe aliran turbulen dengan nilai Reynold (Re) > 1000, berdasarkan perhitungan nilai Froude (Fr) diperoleh tipe aliran super kritis pada kolam olak dengan nilai Fr > 1 dan aliran sub kritis pada bagian end sill dengan nilai Fr < 1. Sedangkan, untuk hasil persentase penurunan energi pada ketinggian muka air hulu (H0) 2 cm untuk Model A yaitu sebesar 28.29% dan untuk Model B sebesar 33.13%. Hal ini menunjukan bahwa Model B mampu meredam energi lebih baik dibandingkan dengan Model A. Dan pola aliran yang terjadi merupakan aliran nappe hingga menjadi aliran skimming.
Kajian Penelitian Limbah Arang Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Tambah Pada Aspal Untuk Campuran Split Mastic Asphalt Berbasis RAP Bima Depati Pratama; Sasana Putra; Aleksander purba; Dwi Herianto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractDamaged asphalt roads can be repaired with Reclaimed Asphalt Pavement (RAP). This method iscarried out using asphalt waste which is crushed into chunks and later be reused. However,because this pavement has a weakness in terms of quality, an innovation was carried out byadding coconut shell charcoal (ATK) waste as a an additive in asphalt mixture. This research isbased on Marshall testing to determine the performance of a mixture of Split Mastic Asphalt(SMA) with coconut shell charcoal. From the results of the Marshall Characteristics test on theRAP-based SMA mixture with the addition of ATK asphalt content, it shows that for each additionof ATK asphalt content of 3% successively there will be an increase in the stability value with anaverage increase of 9% at 25% RAP, 7% at 50% RAP and 6% at 75% RAP. So in the IKS test itcan be concluded that ATK added material can increase the IKS value as an indicator of thedurability of the asphalt mixture.Key words: Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), Innovation, Coconut Shell Charcoal (ATK), Split Mastic Asphalt (SMA).AbstrakJalan aspal yang mengalami kerusakan dapat dilakukan perbaikan dengan Reclaimed AsphaltPavement (RAP). Metode ini dilakukan dengan menggunakan limbah aspal yang dihancurkanmenjadi bongkahan dan nantinya dimanfaatkan kembali. Namun, dikarenakan perkerasan inimemiliki kelemahan dalam hal kualitas, maka dilakukan suatu inovasi dengan penambahan limbahArang Tempurung Kelapa (ATK) sebagai bahan tambah pada aspal. Penelitian ini didasarkan padapengujian Marshall untuk mengetahui kinerja campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dengan arangtempurung kelapa. Dari hasil pengujian Karateristik Marshall pada campuran SMA berbasis RAPdengan penambahan kadar aspal ATK, menunjukan bahwa pada setiap penambahan kadar aspalATK sebesar 3% secara berturut-turut akan mengalami peningkatan nilai satabilitas dengandiperoleh kenaikan nilai rata-rata sebesar 9% pada RAP 25%, 7% pada RAP 50% dan 6% padaRAP 75%. Sehingga pada pengujian IKS dapat disimpulkan bahwa bahan tambah ATK dapatmeningkatkan nilai IKS sebagai indikator durabilitas campuran aspal.Kata kunci: Reclaimed Asphalt Pavement (RAP), inovasi, Arang Tempurung Kelapa (ATK), Split Mastic Asphalt (SMA).
Pengujian Permeabilitas Tanah Yang Dipadatkan Dengan Metode Modified Proctor Cubic Permeameter Agil Julianto; Lusmeilia Afriani; Iswan .; Andius Dasa Putra
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tahun terakhir, Indonesia sebagai negara berkembang makin gencar melaksanakan pemerataan pembangunan infrastruktur, salah satunya adalah infrastruktur sumber daya air.Salah satu hal penting yang menjadi dasar pembangunan bangunan air adalah kekuatan pondasi yang dibangun, termasuk jenis tanah yang dipakai dan sifat lolos air (permeabel) tanah tersebut. Umumnya, uji permeabilitas dilakukan menggunakan mold dengan model silinder. Pada penelitian ini, dilakukan uji permeabilitas tanah yang dipadatkan dengan modified proctor serta alat tekan modifikasi pada mold berbentuk kubus (cubic permeameter), bertujuan untukmengetahui nilai permeabilitas tanah dengan menggunakan mold segi empat dan membandingkan nilai permeabilitas tanah dari alat pressure method dan modified proctor method, serta mengetahui korelasi antara kepadatan tanah dengan nilai koefisien permeabilitas tanah. Sampel tanah yang digunakan berasal dari desa Pamenang, Pringsewu. Tanah tersebut selanjutnya dipadatkan dengan metode modifieddan dengan alat uji metode tekanan pada tekanan 5 MPa, 10 MPa, dan 15 MPa. Hasil dari pengamatan di laboratorium menunjukkan semakin besar tekanan yang diberikan pada tanah maka semakin kecil koefisien permeabilitasnya. Hubungan koefisien permeabilitas dengan metode pemadatan modifieddan metode tekanan memperoleh nilai koefisien permeabilitas sehingga tekanan berada diantara nilai 5 dan 10 MPa, yaitu di angka 7,52 MPa 
Kajian Korelasi Hambatan Samping Terhadap Kecepatan di Jalan 2/2 UD Ayu Lena Lena Meilina; Sasana Putra; Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial; Rahayu Sulistyorini
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractSide Obstacles that occur on Jalan Untung Suropati to be precise in the market area of Labuhan Ratu Station such as the use of the shoulder of the road as a parking lot, the road used by pedestrians, vehicles entering and leaving the market, loading and unloading of goods carried out on the road, as well as vehicles used by pedestrians. stop to go up and down. The railroad crossing adjacent to the market will affect traffic flow, and the entry and exit of vehicles on the train will cause side barriers. This study aims to determine how much influence the side barriers that occur and how these obstacles affect vehicle speed on Jalan Untung Suropati Labuhan Ratu. Side drag, speed and volume of direct traffic data by conducting a survey for 1 day and analyzed using the 2014 Indonesian Road Capacity Guidelines, while the effect of side barriers on speed was analyzed using linear regression with the help of Microsoft Excel. From this study, it was found that the highest volume on Monday afternoon at 17.15-17.20 WIB was 793, the highest speed on Monday afternoon was 16,422 km/hour, the highest side drag on Monday morning was 138.4. Based on the results of linear regression analysis, it can be seen that the side resistance is negative, this indicates that if the resistance variable increases by 1, it will affect the speed of 0.0464.  Keywords : Side barrier; speed, traffic flow.AbstrakHambatan Samping yang terjadi di ruas Jalan Untung Suropati Tepatnya di kawasan pasar Stasiun Labuhan Ratu seperti penggunaan bahu jalan sebagai tempat parkir, badan jalan yang digunakan oleh pejalan kaki, kendaraan yang masuk keluar pasar, bongkar muat barang yang dilakukan di badan jalan, serta kendaraan yang berhenti untuk menaik dan menurunkan. Palang kereta api yang berdekatan dengan pasar akan mempengaruhi arus lalu lintas, serta keluar masuknya kendaraan di kereta api kereta api akan menimbulkan hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh hambatan samping yang terjadi serta bagaimana pengaruh hambatan tersebut terhadap kecepatan kendaraan di Jalan Untung Suropati Labuhan Ratu. Data Hambatan Samping, kecepatan dan volume lalu lintas langsung dengan melakukan survei selama 1 hari dan dianalisis dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014, sedangkan untuk pengaruh hambatan samping dan arus lintas terhadap kecepatan dianalisis menggunakan regresi linier dengan bantuan Microsoft Excel. Dari penelitian ini didapat volume tertinggi pada senin sore pukul 17.15-17.20 WIB sebesar 793, kecepatan tertinggi pada senin sore sebesar 16.422 km/jam, hambatan samping tertinggi pada senin pagi sebesar 138,4. Berdasarkan hasil analisis regresi linier dapat diketahui bahwa hambatan samping bernilai negatif, hal ini menunjukkan bahwa jika variabel hambatan mengalami peningkatan 1 , maka akan mempengaruhi kecepatan sebesar 0,0464.Kata kunci : Arus lalu lintas; hambatan samping, kecepatan.
Evaluasi Sistem Transit Oriented Development Pada Stasiun MRT Lebak Bulus Dinda Oktarina Harahap; Alexsander Purba; Rahayu Sulistiyorini; Dwi Herianto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hingga tahun 2020, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penduduk di DKI Jakarta mencapai10,56 juta jiwa. Pertumbuhan masyarakat terus meningkat dan memengaruhi perkembangandaerah di sekitar DKI Jakarta, mengakibatkan bertambahnya jarak dan waktu tempuh dari tempattinggal ke pusat kegiatan. Fenomena ini mendorong penggunaan kendaraan pribadi yangmemperburuk kondisi lalu lintas di DKI Jakarta. Untuk mendukung mobilitas, Pemerintah ProvinsiDKI Jakarta dan PT MRT Jakarta bekerjasama merancang Urban Design Guide Lines (UDGL)untuk sistem angkutan umum yaitu Mass Rapid Transit (MRT) dengan konsep kawasan TransitOriented Development (TOD). Kini 13 stasiun MRT terbentang sepanjang 16 km di DKI Jakartadengan penerapan konsep TOD yang berbeda sesuai karakteristik dan kebutuhan tiap wilayah.Stasiun MRT Lebak Bulus menjadi operator utama kawasan TOD memiliki konsep “Gerbang SuarJakarta” dengan visi meningkatkan jumlah ruang publik, dan mengintegrasi area pengembangandengan fasilitas transit yang ditujukan untuk masyarakat DKI Jakarta dan Tangerang Selatan.Setelah 2 (dua) tahun beroperasi, evaluasi kelayakan fasilitas dan fungsi pada kawasanMRT Lebak Bulus perlu dilakukan berdasarkan kebijakan dan indikator yang telah ditetapkan olehPemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta.
Analisis Data Curah Hujan yang Hilang dengan Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Aljabar dan Linear Regression (Studi Kasus Data Curah Hujan Beberapa Stasiun Hujan Wilayah Lampung Tengah) Annisa Putri Dwi Septiansari; Ahmad Zakaria; Siti Nurul Khotimah; Yuda Romdania
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data hujan sangat penting dan dibutuhkan dalam perhitungan teknik sipil maka kelengkapan data hujan merupakan salah satu bagian terpenting dalam kaitannya perencanaan manajemen keairan, menajemen sumber daya air, maupun perencanaan pembangunan, terlebih lagi untuk perencanaan bangunan air. Namun sering kali terjadi data pada periode perekaman pada stasiun hujan yang ada di suatu wilayah tidak lengkap. Untuk melengkapi data curah hujan yang tidak lengkap atau hilang, maka pada penelitian ini dilakukan penelitian untuk memprediksi data curah hujan dengan menggunakan metode Normal Ratio, Linear Regression, Inversed Square Distance, Rata-rata Aljabar. Dari hasil penelitian ini metode modifikasi rata-rata aljabar didapatkan sebagai metode terbaik untuk pencarian data hujan yang hilang. Terbukti dari nilai korelasi rata-rata tahunan yang paling besar, yaitu: 0,301. Nilai ini menunjukkan bahwa hubungan antara data hujan terhadap korelasi tahunan masih lemah. Hal ini disebabkan nilai korelasi masih jauh dari angka 1 (nilai maksimum)
Analisis Perbandingan Beban Emisi Kendaraan Pada Kondisi Normal dan New Normal Akibat Pandemi Covid 19 Muhammad Fatwa Putra Sampurna; Rahayu Sulistyorini; Siti Anugrah Mulya Putri Ofrial; Dwi Herianto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan R.A. Kartini menghubungkan kawasan primer dengan kawasan sekunder guna mendukung berbagai aktivitas dan kebutuhan masyarakat kota Bandar Lampung. Dengan adanya pandemi Covid-19, terjadi penurunan aktifitas pergerakan transportasi yang disebabkan oleh berkurangnya aktifitas diluar rumah. Penelitian ini bertujuan menganalisis emisi kendaraan di jalan R.A. Kartini selama masa new normal dan membandingkannya dengan masa normal. Data yang digunakan pada analisis berasal dari data volume lalu lintas dan data penjualan mobil. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu volume kendaraan mempengaruhi tingkat emisi yang dikeluarkan dari masingmasing kendaraan. Hasil prediksi kosentrasi emisi kendaraan yang terjadi yaitu karbon monoksida (CO) sebesar 125,32 ton/tahun, karbon dioksida (CO2) sebesar 17430,58 ton/tahun, hidrokarbon (HC) sebesar 27,47 ton/tahun, nitrogen oksida (NOX) sebesar 5,91 ton/tahun, partikulat (PM10) sebesar 0,9495 ton/tahun dan sulfur dioksida (SO2) sebesar 0,6348 ton. Beban emisi pencemar kendaraan tertinggi disebabkan oleh CO2 dan CO.Kata kunci: jalan R.A. Kartini, pandemi Covid-19, masa new normal, volume lalu lintas, emisi kendaraan
Pengaruh Serat Baja Terhadap Kuat Tarik Lentur Balok Beton yang Disambung Tri Ratna Utami; Vera Agustriana Noorhidana; Surya Sebayang; Masdar Helmi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The casting of concrete at different times often occurs, this is due to insufficient casting time, expansion or connection of structural components, strengthening of structures with additional dimensions, and so on. Thus there will be the addition of a new layer of concrete (overlay). This study is to determine the flexural tensile strength of concrete beams for joining old concrete and new concrete with the addition of steel fiber volume fractions of 0%, 1%, 1.5%, and 2% in the substrate layers overlay and also the compressive strength of the concrete in each layer. The samples in this study were beams (15 x 15 x 60 cm) with a thickness of 7.5 cm for substrate and overlay for flexural tensile strength testing and cylinders (15 cm in diameter and 30 cm in height) for compressive strength testing. From the results of the study, it was found that the flexural tensile strength of the beam with the addition of steel fibers in the substrate layer was higher than the addition of steel fibers in the overlay layer. The addition of steel fibers in the substrate and overlay layers makes the beam more ductile. The maximum flexural tensile strength of the beam with the addition of steel fibers in the substrate layer occurs at  volume fraction 1.5%, has an increase of 114.03% from the joint beam without steel fibers while the addition of steel fibers in the overlay layer occurs at volume fraction 2%, has an increase of 8.66% of the joint beams without steel fibers.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue