cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 840 Documents
Analisis Kelongsoran pada Tanah Lereng di Ruas Jalan Kecamatan Batu Ketulis sebagai Material Timbunan Jalan Ditinjau Terhadap Jenis Pemadatan dan Swelling Panca Kurniawan; iswan iswan; Ahmad Zakaria; Lusmeilia Afriami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu Ketulis is a sub-district in the province of West Lampung. This regency is well-known as an advanced area in agriculture and other natural resources. Slopes can be formed naturally or man-made. In landfilling activities that will form a new slope will result in a change in stress in the soil which affects the stability of the soil.The purpose of this study was to determine the magnitude of the swelling on the slope soil in the Batu Ketulis road section of West Lampung Regency, to know the magnitude of the shear force on the slope soil as embankment material in the sub-district of batu ketulis roads, to know the stability of the slope as embankment material in the road section. the Batu Ketulis area so that the level of soil security can be identified . Soil conditions with fully saturated conditions have the least stability compared to other conditions. From the results of the analysis carried out on fully saturated soil conditions at locations 1 and 2 with variations in height and angle, the value of the critical safety factor is 1.262-1.282 with a height of 8 meters, an angle of 400 degrees.
Analisis Stabilitas Breakwater Tenggelam Tipe Batu Pecah Farhan Rachmanda; Subuh Tugiono; Ahmad Zakaria; Ahmad Herison
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencegah kerusakan atau abrasi yang disebabkan oleh gelombang pada daerah pantai salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membuat suatu bangunan yang mampu meredam energi gelombang sebelum sampai ke daerah pantai yaitu dengan membangun breakwater. Dipilihnya breakwatertenggelam dikarenakan breakwater tenggelam lebih efisien dari segi estetika karena tidak menghilangkan kesan alamiah pada pantai dan cenderung meniru konsep terumbu karang. Pada penelitian ini dilakukan uji pemodelan fisik breakwater tipe batu pecah dengan dimensi model lebar puncak 9,20 cm, tinggi 8,12 cm, kemiringan 1:1,5 dan berat unit armor 14,18 gram serta kedalaman dasar terhadap muka air tenang (d) 14,12 cm dan kedalaman puncak breakwater terhadap muka air tenang (dbw) 6 cm. dengan batas maksimal Hi adalah 7,25 cm, Panjang gelombang (L) 53 cm, dan kecepatan gelombang (C) 94,64 cm/s.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas unit lapis lindung breakwater tenggelam tipe batu pecah serta mengetahui karakteristik gelombang yang terjadi pada breakwater tipe batu pecah. Dari hasil pengamatan gelombang pada model breakwater didapatkan tinggi gelombang datang (Hi) rata-rata sebesar 4,53 cmnilai panjang gelombang (L) rata-rata sebesar 65,08 cm, kecepatan (C) rata-rata gelombang sebesar 82,51 cm/s, dan dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa breakwater yang digunakan dikatakan layak karena memeiliki persentase kerusakan sebesar 0% dan memiliki nilai KDmaksimum sebesar 1,58 dimana nilai tersebut mendekati nilai angka aman.
Analisa Tingkat Kepuasan Pengguna Bus Trans Lampung Rute Rajabasa – Panjang Dengan Menggunakan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) Muhammad Irvan; Sasana Putra; Aleksander Purba; Dwi Herianto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan jasa transportasi umum Bus Trans Lampung dan mengetahui faktoryang dominan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna jasa Bus Trans Lampung rute Rajabasa - Panjang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yang dikumpulkan melalui penyebaran kuisioner dan wawancara langsung serta dianalisa dengan menggunakan metode AHP. Dari hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa keseluruhan penumpang telah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh jasa layanan trasportasi umum Bus Trans Lampung. Faktor yang paling berpengaruh menurut responden yaitu ketepatan jadwal kedatangan Bus Trans Lampung yang merupakan sub kriteria dari sistem operasi. Dilihat dari bobot nilai gabungan akhir, sub kriteria sistem operasi memiliki nilai gabungan akhir sebesar 0,413 dan paling berpengaruh menurut responden dalam hal prioritas pertimbangan kepuasan konsumen dibandingkan dengan sub kriteria dari kendaraan yang memiliki bobot nilai gabungan akhir sebesar 0,379 dan sub kriteria dari operator/kru sebesar 0,208.
Pengaruh Beban Gempa pada Gedung Rawat Inap Non Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Berdinding Geser Tidak Simetris dengan Menggunakan Metode Statik Ekuivalen Siti Zalfa Mardhatillah; Mohd Isneini; Surya Sebayang; Chatarina Niken DWSBU
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh beban gempa dengan dinding geser tidak simetris dipelajari untuk mengetahui kekuatan struktur gedung tersebut terhadap gaya gempa. Penelitian mengambil kasus Gedung rawat inap non bedah RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung 4 lantai dengan meninjau peningkatan momen dan geser dengan mempertimbangkan dimensi dan tulangan pada pelat, kolom dan balok. Gedung memakai dinding geser pada salah satu ujung pada lantai 1 dan 2. Perhitungan beban gempa menggunakan metode statik ekuivalen dan data diolah dengan metode outlying. Momen dan geser pada kondisi tanpa gempa dan dengan gempa dibandingkan. Penelitian ini dibandingkan dengan hasil penelitian (Prayuda et al., 2020)⁠ yang meneliti pengaruh gempa pada Gedung 12 lantai dengan dinding geser terletak di tengah bangunan dan terpasang dari lantai 1 s.d 12. Hasil penelitian ini adalah momen kolom mengalami kenaikan 222.5%, gaya geser 242.25% saat menahan gempa. Peningkatan momen dan geser berturut-turut 5 kali dan 3 kali lebih besar daripada penelitian (Prayuda et al., 2020)⁠. Kenaikan momen dan geser kolom di dekat ram berturut-turut mencapai 1153% dan 780%. Simpangan antar lantai arah x di bawah simpangan izin kecuali kolom 5’ yaitu kolom pada bangunan tambahan; sedangkan simpangan arah y untuk lantai 2, 3, 5 dan 5’ yaitu lantai yang tidak memiliki dinding geser melebihi simpangan izin. Simpangan yang sangat besar terjadi pada bangunan tambahan baik arah x maupun y. Perubahan simpangan yang besar antar lantai, dapat menyebabkan lantai tersebut terpotong bila terjadi gempa besar. Perubahan gaya geser menyebabkan balok dan kolom yang semula aman menjadi tidak aman, sehingga perlu dilakukan penambahan dimensi atau penggunaan perkuatan struktur.
Studi Eksperimental Pengaruh Variasi Ukuran Recycled Coarse Aggregate (RCA) Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton Mutu Normal. Nur Mila Putri; Laksmi Irianti; Surya Sebayang; Vera Agustriana Noorhidana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractScattered concrete waste can cause adverse effects for the surrounding environment. It  must be recycled to reduce the waste, one of which is as a substitute for coarse aggregates of broken stones. To find out the feasibility of RCA concrete must be done material testing as well as testing of compressive strength and tensile strength using a cylinder test object measuring 15 x 30 cm. In this study, the materials used were RCA with a maximum aggregate size of 1 cm, 2 cm, and 4 cm which were randomly taken around the Materials and Construction Laboratory. So it is expected that unused concrete can be reused to reduce existing concrete waste. The results of 28-day split compressive strength for aggregate size of 1 cm on 28,99 MPa, 2 cm on 28,52 MPa, and 4 cm on 26,29 MPa. 28-day RCA size of 1 cm on 28,21 MPa, 2 cm on 27,72 MPa, and 4 cm on 25,09 MPa. The results of 28-day split tesnsile strength for 1 cm on 3,18 MPa, 2 cm on 2,81 MPa, and 4 cm on 2,58 MPa. 28-day RCA for aggregate size of 1 cm on 2,99 MPa, 2 cm on 2,48 MPa, and 4 cm on 2,31 Mpa. From these results, it is also known that the decrease in concrete testing results using RCA against splits is 2,69–4,56% for compressive strength and 5,97–10,47% for tesnsile strength.Keyword: RCA, size, compressive strength, splitting tesnsile test. AbstrakLimbah beton yang berserakan dapat menyebabkan dampak buruk bagi lingkungan sekitar. Untuk mengurangi limbah tersebut harus dilakukan daur ulang, salah satunya yaitu sebagai pengganti agregat kasar pada beton. Untuk mengetahui kelayakan RCA tersebut harus dilakukan pengujian material serta pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada beton dengan menggunakan benda uji silinder berukuran 15 x 30 cm. Pada penelitian ini, material yang digunakan yaitu RCA dengan ukuran maksimum agregat 1 cm, 2 cm, dan 4 cm yang diambil secara acak di sekitar Laboratorium Bahan dan Konstruksi. Diharapkan beton yang sudah tidak terpakai dapat digunakan kembali agar mengurangi limbah beton yang ada.Hasil pengujian kuat tekan beton 28 hari yang menggunakan split ukuran 1 cm sebesar 28,99 MPa, 2 cm sebesar 28,52 MPa, dan 4 cm sebesar 26,29 MPa. Pada beton RCA umur 28 hari untukukuran 1 cm sebesar 28,21 MPa, 2 cm sebesar 27,72 MPa, dan 4 cm sebesar 25,09 MPa. Hasil pengujian kuat tarik belah 28 hari pada beton yang menggunakan split ukuran 1 cm sebesar 3,18 MPa, 2 cm sebesar 2,81 MPa, dan 4 cm sebesar 2,58 MPa. Pada beton RCA umur 28 hari ukuran 1 cm sebesar 2,99 MPa, 2 cm sebesar 2,48 MPa, dan 4 cm sebesar 2,31 MPa. Dari hasil tersebut juga diketahui penurunan hasil pengujian beton RCA terhadap beton split yaitu sebesar 2,69 – 4,56% untuk kuat tekan dan 5,97 – 10,47% untuk kuat tarik belah. Kata kunci: RCA, ukuran, kuat tekan, kuat tarik belah.
Analisis Kekuatan Kolom Akibat Penambahan Tingkat Pada Struktur Gedung (Studi Kasus Rumah Sakit Umum Hermina Lampung) Goentur Permata Hanafi; mohd isneini; Surya Sebayang; Ratna Widyawati
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi analisis untuk mengevaluasi struktur sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) dengan meninjau beberapa aspek seperti nilai displacement dan drift berdasarkan SNI 1726:2019 dan untuk mengetahui kemampuan struktur eksisting terhadap beban tambahan lantai dalam kondisi tanpa kombinasi beban gempa dan dalam kondisi dengan kombinasi beban gempa. Dalam analisis ini digunakan software Building Analysis systems untuk memodelkan serta mendapatkan output-output yang diperlukan pada perhitungan. Dari hasil penelitian didapatkan: (1) Nilai displacement dan drift gedung terhadap limit control berdasarkan SNI 1726:2019 (2) Analisis kekuatan struktur kolom eksisting.
Studi Transmisi Gelombang Dengan Model Cylinder Concrete (Buis Beton) Breakwater Tenggelam Dengan Permodelan Fisik 2D Lodewick Manurung; Subuh Tugiono; Ahmad Zakaria; Ofik Taufik Purwadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One way to prevent damage caused by sea waves is to build a breakwater to reduce wave energy before it reaches the coast. In making the breakwater model the author chose to make a breakwater model with a concrete cylinder because it can be obtained easily. The research data obtained wave height (H), wavelength (L), and wave period (T). From the research data obtained, it can be made a table of incident wave height (H0), transmission wave height (Ht), and wave transmission coefficient (Kt). In this study, 12 models were used, namely 4 breakwater devices with different breakwater widths (lb), and in each breakwater device using 3 heights of still water level clearance or ds (2 cm, 4 cm, and 6 cm). Based on the research, the smallest transmission coefficient value occurs in the longest lb with ds of 2 cm, which is 0.3567 and the largest transmission coefficient occurs in the shortest lb with ds of 6 cm, which is 0.7190. The biggest change in wavelength occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 21.57% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 9.23%. The biggest change in wave propagation speed occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 20.14% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 5.93%.
Penerapan Building Infromation Modeling (BIM) Menggunakan Software Autodesk Revit Studi Kasus Gedung 6 RSPTN Universitas Lampung Ilham Fajar Khairi; Bayzoni .; Hasti Riakara Husni; Amril Ma'ruf Siregar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Building Information Modeling (BIM) merupakan salah satu inovasi teknologi yang memfasilitasi proses pengumpulan informasi berupa data digital desain konstruksi dalam model tiga dimensi (3D). Salah satu software yang mendukung konsep BIM adalah software Autodesk Revit. Tujuan dari penelitian ini adalah memodelkan Gedung 6 Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) Universitas Lampung menggunakan konsep BIM serta mendapatkan data dan informasi volume bangunan. Langkah penelitain diawali dengan memodelkan bangunan yaitu menjalankan software Autodesk Revit, membuat grid dan level, membuat family struktur, memodelkan struktur, memodelkan tulangan struktur, membuat family arsitektur, serta memodelkan arsitektur. Setelah selesai melakukan proses pemodelan 3D selanjutnya adalah mengeluarkan volume bangunan. Dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa memodelkan Gedung 6 RSPTN Universitas Lampung dengan menggunakan konsep Building Information Modeling (BIM) menjadi lebih efektif dan efisien dikarenakan semua informasi dari elemen struktur dan elemen arsitektur tersimpan dalam satu file digital dalam model tiga dimensi (3D). Model akhir yang dibuat memiliki semua informasi mengenai elemen arsitektur, elemen struktur, serta informasi volume secara otomatis dikeluarkan menggunakan tools bawaan dari software Autodesk Revit.
Analisis Perbandingan Pengaruh Penambahan Serat Baja Karbon 3D Dramix dan Serat Kawat Bendrat Terhadap Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, dan Kuat Tarik Lentur Pada Beton Mutu Normal Netta Riana; Vera Agustriana Noorhidana; Laksmi Irianti; Fikri Alami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractIn general, the structural characteristics of concrete are that it has a high compressive strength but is weak in tensile strength. The aim of this study was to coMPare the effects of adding Dramix 3D carbon steel fiber and bendrat wire fiber on the compressive strength, split tensile strength, and flexural tensile strength in normal quality concrete. In this study, the addition of Dramix 3D carbon steel fiber and bendrat wire fiber with volume fractions of 0%, 1%, 1.5%, and 2% of the volume of the concrete mix was evaluated. The samples for this study were a cylinder with a diameter of 15 cm and a height of 30 cm for the compressive strength and split tensile strength tests, and a beam measuring 10 x 10 x 40 cm for the flexural tensile strength test. From the results of the study, it was found: (1) The compressive strength maximum occur of the addition of bendrat wire fiber at Vf 1% increased by 19.33% from the compressive strength of concrete at Vf 0%., (2) The split tensile strength maximum occur of the addition of 3D Dramix carbon steel fibers at Vf 2% increased by 88.38% from the split tensile strength of Vf 0% concrete., and (3) The flexural tensile strength maximum occur of the addition of Dramix 3D carbon steel fibers at Vf 2% increased by 465.63% from the flexural tensile strength of concrete at Vf 0%. Key words : Dramix 3D carbon stell fiber, bendrat wire fiber, compressive strength, split tensile strength, flexural tensile strength. AbstrakBeton mempunyai kuat tekan yang besar tetapi lemah terhadap kuat tarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh penambahan serat baja karbon 3D Dramix dan serat kawat bendrat terhadap kuat tekan, kuat tarik belah, dan kuat tarik lentur pada beton mutu normal. Pada penelitian ini, dilakukan penambahan serat baja karbon 3D Dramix dan serat kawat bendrat dengan volume fraksi sebesar 0%, 1%, 1,5% dan  2% dari volume adukan beton. Sampel pada penelitian ini berupa silinder dengan (diameter 15 cm dan tinggi 30 cm) untuk uji kuat tekan dan kuat tarik belah, dan balok berukuran (10 x 10 x 40 cm) untuk uji kuat tarik lentur. Dari hasil penelitian didapatkan: (1) Kuat tekan maksimum terjadi pada penambahan serat kawat bendrat pada Vf 1% mengalami peningkatan sebesar 19,33% dari kuat tekan beton Vf0%., (2) Kuat tarik belah maksimum terjadi pada penambahan serat baja karbon 3D Dramix pada Vf 2% mengalami peningkatan sebesar 88,38% dari kuat tarik belah beton Vf0%., dan (3) Kuat tarik lentur maksimumterjadi pada penambahan serat baja karbon 3D Dramix pada Vf 2% mengalami peningkatan sebesar 465,63% dari kuat tarik lentur beton Vf0%.Kata kunci : serat baja karbon 3D Dramix, serat kawat bendrat, kuat tekan, kuat tarik belah, kuat tarik lentur.
Analisis Kuat Lentur Nominal Balok Komposit Menggunakan Program Berbasis Android Rifki Ananda Saputro; Suyadi Suyadi; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Composite beam is a combination of concrete and steel profiles. Nominal flexural strengthanalysis of composite cross-section can be calculated manually, but it takes a long time or are notefficient when calculating the nominal flexural strength analysis of composite beams. In this study,it can be a formulation of the problem is how to apply the analysis to the nominal flexural strengthcomposite into android-based programs. The purpose of this study in this thesis is to simplify thecalculation of the nominal flexural strength analysis of composite beams using android basedapplication program. Object-based research to create a program that profiles IWF android withconcrete (composite beam).In the implementation of this study using two methods: the method of literature study (study oftheory) and methods of software development (analysis, design, coding, and testing).This program has been tested with manual calculations that show the results accordingly. Fromthe test results indicate that the ease of use of program-based program that android is moresimple and easy to use in the field.Keywords: composite beam, android, nominal flexural strength analysis

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue