cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 545 Documents
Pengaruh Abu Terbang Sebagai Bahan Pengganti Semen Pada Bata Beton Beragregat Bottom Ash Hasyim, Robby Chandra; Sebayang, Surya; Kusnadi, Andi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.769

Abstract

Setiap tahunnya pertambahan penduduk di Indonesia semakin meningkat.  Hal ini berbanding lurus dengan meningkatnya kebutuhan akan pemukiman. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat memanfaatkan bahan-bahan alternative sebagai bahan ikat dan material pengganti. Salah satu bahan alternatif yang mudah ditemukan di Indonesia adalah limbah batu bara yaitu abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash). Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena termasuk limbah b3, limbah ini juga memiliki sifat pozzolan atau sifat mengikat seperti semen. Sehingga sangat efektif untuk digunakan dari berbagai segi. Penelitian yang dapat dilakukan dalam pemanfaatan limbah ini salah satunya dengan pembuatan bata beton berlubang dengan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen dan bottom ash sebagai bahan pengganti sebagian pasir.Dari hasil penelitian didapat nilai kuat tekan paling tinggi adalah bata beton dengan komposisi fly ash sebesar 20% dari berat semen dengan nilai kuat tekan 33,3 kg/cm2 pada umur 28 hari dan 41,34 kg/cm2 pada umur 56 hari. Untuk nilai serapan air semua variasi fly ash masuk dalam klasifikasi mutu I (≤ 25%) dengan nilai serapan air optimum pada variasi fly ash 40% dengan nilai sebesar 11,3% pada umur 28 hari dan 9,65% pada umur 56 hari.Kata Kunci : Bata Beton, Fly Ash, Bottom Ash..
STUDI EKSPERIMEN DERAJAT KEPADATAN TANAH STANDARD PROCTOR LABORATORIUM TERHADAP ALAT TEKAN PEMADAT MODIFIKASI MENGGUNAKAN TANAH TIMBUNAN PILIHAN Novalia, Astri; Adha, Idharmahadi; Setyanto, Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.770

Abstract

Berhubungan dengan pembangunan infrastruktur di provinsi lampung yang berkaitan dalam bidang transportasi yaitu pembanguan Jalan Tol Lintas Sumatera yang terjadi karena peningkatan kendaraan. Oleh karena itu dalam membangun suatu konstruksi berkaitannya dengan kondisi fisik tanah, hal ini disebabkan karena tanah merupakan salah satu material yang sangat berperan penting dalam mendukung suatu konstruksi. Untuk mendapatkan tanah timbunan pilihan dengan kualitas yang baik, maka diperlukan pemadatan tanah. Maka dari itu diperlukan Penelitian untuk membandingkan besaran energy pada tanah timbunan pilihan dari derajat kepadatan tanah standard proctor terhadap alat uji tekan pemadat modifikasi Penelitian ini menggunakan sampel tanah yang berasal dari daerah Gedung Agung Kec. Jati Agung, Lampung Selatan yaitu tanah timbunan pilihan. Pelaksanaan pengujian alat tekan pemadat modifikasi dengan menggunakan tiga sampel tanah pada masing-masing tekanan, tekanan yang digunakan adalah 5 MPa, 10 MPa, 15 MPa dan 20 MPa. Hasil penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa berat volume maksimum (γdmaks) sebesar 1,62 gr/cm3 pada pengujian tanah timbunan pilihan metode standard proctor dengan hasil pada alat tekan pemadat modifikasi didapat nilai tekanan sebesar 9 MPa. Sedangkan pada pengujian tanah timbunan biasa didapatkan nilai tekanan sebesar 7 MPa dengan berat volume maksimum (γdmaks)  sebesar 1,4 gr/cm3.
Perencanaan Embung di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara Fath, Zaina Khoerunnisa Nurul; Susilo, Gatot Eko; Welly, Margaretta
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.771

Abstract

Dalam rangka peningkatan produktivitas kebun tebu di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, dilakukan revitalisasi puluhan embung untuk memenuhi kebutuhan air irigasi tanaman tebu.Perhitungan – perhitungan yang dilakukan dalam perencananaan embung ini meliputi analisa kapasitas tampungan menggunakan lengkung kapasitas, perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode Log Pearson Tipe III, debit rencana menggunakan metode Rasional, analisa spillway, analisa tubuh embung, serta analisa kestabilan tubuh embung terhadap longsor.Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh kapasitas tampungan sebesar 37224,24 m3, curah hujan rencana periode ulang 25 tahun sebesar 121,2384 mm, debit rencana periode ulang 25 tahun sebesar 1,89 m3/detik, mercu spillway menggunakan mercu Ogee Tipe I dengan elevasi mercu pada +42,5 dan elevasi muka air banjir pada +42,70. Tubuh bendungan menggunakan urugan tanah dengan kemiringan hulu 1 : 3 dan hilir tubuh embung adalah 1 : 2,25, elevasi puncak berada pada +44,0 dan elevasi dasar berada pada + 36,0. Tinggi jagaan tubuh embung dipakai sebesar 1,50 meter. Tubuh embung dan spillway dinyatakan aman terhadap gaya – gaya yang terjadi. Kata kunci : Embung, perencanaan, irigasi, PTPN 7.
ANALISIS RISIKO PEMBANGUNAN KONSTRUKSI JALAN TOL TAHAP KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE SOFT SYSTEM METHODOLOGY (SSM) STUDI KASUS : JALAN TOL TRANS SUMATERA SEKSI 2 SIDOMULYO-KOTABARU (Sta. 39+400 - Sta. 80+000) Fanhar, Maulyda Nur Annisa; Kustiani, Ika; Siregar, Amril Ma'ruf
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.772

Abstract

Proyek pembangunan jalan tol tidak pernah lepas dari berbagai masalah baik teknis maupunmasalah non teknis. Masalah ini disebabkan berbagai macam faktor yang dianggap sebagai risikoproyek konstruksi. Risiko-risiko tersebut akan sangat mempengaruhi kinerja proyek danmengakibatkan kerugian baik dalam hal biaya, mutu, dan waktu, yang menentukan keberhasilansebuah proyek. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi danmenganalisis risiko yang mungkin terjadi pada studi kasus proyek secara kualitatif yangdikuantitatifkan menggunakan metode Soft System Methodology (SSM) pada studi kasus ProyekPembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar seksi II Sidomulyo –Kotabaru (Sta. 39+400 – Sta. 80+000). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknikpurpose sampling untuk mengumpulkan data dari enam responden. Metode analisis data yangdigunakan pada penelitian ini adalah Uji Risiko Probabilitas, Uji Risiko Konsekuensi, dan SoftSystem Methodology (SSM). Dapat disimpulkan bahwa risiko kendala pada pembebasan lahanmerupakan risiko yang paling ekstrim yang menghambat kelancaran pada proyek Jalan Tol TransSumatera Bakauheni-Terbanggi Besar.
Analisis Dinamik Struktur Bangunan Gedung Yang Menggunakan Sistem Seismic Isolation Lead Rubber Bearing Dwiyanto, Efri; Bayzoni, Bayzoni; Purwanto, Eddy
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.780

Abstract

ndonesia is an archipelagic country that passes seismic path, so that earthquakes often occur. Earth vibrations caused by an earthquake, can vibrate the structure on it and cause deformation that can damage the structural building. One effort to reduce the damage is by using seismic isolation system. This system will separate the structure of the horizontal components of ground movement by inserting the base isolator. This study was conducted to examine the effect of using base isolator (lead rubber bearing) when compared with the building without using base isolator on the medium soil and soft soil. Interstory drift is calculated using the response spectrum method by manual and Software SAP2000. Results of the analysis showed that the use of base isolator increase the natural period of the structure so that it can decrease the interstory drift in the building. The maximum interstory drift at fix base and base isolation is 4,3335 mm and 0,5741 mm on medium soil, 6,8606 mm and 0,9139 mm in soft soil, respectively. The reduction of interstory drift in both soil type reached 91%. Keywords: Interstory drift, seismic isolation, lead rubber bearing, response spectrum, SAP2000.
Perencanaan Embung di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara Fath, Zaina Khoerunnisa Nurul; Susilo, Gatot Eko; Welly, Margaretta
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i4.781

Abstract

Dalam rangka peningkatan produktivitas kebun tebu di PT. Perkebunan Nusantara 7 Unit Usaha Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara, dilakukan revitalisasi puluhan embung untuk memenuhi kebutuhan air irigasi tanaman tebu.Perhitungan – perhitungan yang dilakukan dalam perencananaan embung ini meliputi analisa kapasitas tampungan menggunakan lengkung kapasitas, perhitungan curah hujan rencana menggunakan metode Log Pearson Tipe III, debit rencana menggunakan metode Rasional, analisa spillway, analisa tubuh embung, serta analisa kestabilan tubuh embung terhadap longsor.Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh kapasitas tampungan sebesar 37224,24 m3, curah hujan rencana periode ulang 25 tahun sebesar 121,2384 mm, debit rencana periode ulang 25 tahun sebesar 1,89 m3/detik, mercu spillway menggunakan mercu Ogee Tipe I dengan elevasi mercu pada +42,5 dan elevasi muka air banjir pada +42,70. Tubuh bendungan menggunakan urugan tanah dengan kemiringan hulu 1 : 3 dan hilir tubuh embung adalah 1 : 2,25, elevasi puncak berada pada +44,0 dan elevasi dasar berada pada + 36,0. Tinggi jagaan tubuh embung dipakai sebesar 1,50 meter. Tubuh embung dan spillway dinyatakan aman terhadap gaya – gaya yang terjadi.
Pengaruh Kejenuhan Air Tanah Lempung Organik dengan Kuat Geser Tanah Menggunakan Alat Vane Shear dan Direct Shear Makki, Chintia; Setyanto, Setyanto; Afriani, Lusmeilia
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i1.784

Abstract

Tanah yang banyak mengandung lempung mengalami perubahan volume ketika kadar air berubah. Kembang susut tanah yang besar, berakibat pada struktur bangunan di atasnya, karena tanah lempung organik umumnya memiliki kuat geser yang rendah. Sampel tanah diambil dari Daerah Jabung, untuk dilakukan pengujian permodelan laboratorium pada kotak kaca dengan alat vane shear dan direct shear dengan berat tanah ±117.000 gr. Pada pengujian geser langsung kondisi tanah  tak jenuh di kedalaman 30 cm didapatkan nilai kuat geser sebesar 0,1286 kg/cm2, pada pengujian geser baling didapatkan 0,61 kg/cm2 dengan daya dukung tanah sebesar 1,4103 kg/cm2, kedalaman 50 cm didapatkan nilai kuat geser sebesar 0,1196 kg/cm2, pada pengujian geser baling didapatkan 0,61 dengan daya dukung tanah sebesar 1.7018 kg/cm2. Pada kondisi tanah jenuh kedalaman 30 cm didapatkan nilai kuat geser pada pengujian geser langsung sebesar 0,1286 kg/cm2, pada pengujian geser baling sebesar 0,61 kg/cm2 dengan daya dukung tanah sebesar 1,0347 kg/cm2, kedalaman 50 cm didapatkan nilai kuat geser sebesar 0,0861 kg/cm2, pada pengujian geser baling didapatkan 0,46 kg/cm2 dengan daya dukung tanah sebesar 1,3997 kg/cm2. Dari hasil pengujian uji geser langsung dan uji geser baling diketahui bahwa nilai kuat geser pada uji geser langsung lebih kecil dibandingkan dengan uji geser baling.
Analisis Hidrologi Untuk Penentuan Debit Banjir Rancangan di Bendungan Way Besai Nivitha, Mutya; Winarno, Dwi Joko; Kusumastuti, Dyah Indriana
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i2.785

Abstract

AbstractResource which is often used for energy source is water as hydro power plant. One of hydro power plant in Lampung province is Way Besai Hydro Power Plant. Considering the importance of this hydro power plant for people, extreme things on the hydro power plant like flood, certainly not desirable. Hydrologic analysis required for get result that was flood design as action anticipation.This study was conducted in Way Besai watershed, Sumber Jaya, West of Lampung. The data required of this study are rainfall data from five stations, flow Way Besai data from 1986 to 2000, and daily rainfall data from two station.From frequency analysis, obtained design flood for the largest single data group return period of 2 years is return period 5 years 131,00 m3/s, return period 10 years 178,42 m3/s, return period 25 years 253,71 m3/s, return period 50 years 322,66 m3/s, return period 100 years 403,45 m3/s, and 499,81 m3/s for return period 200 years. From HEC-HMS, the flood design for return period 2 years sebesar 71,2 m3/s, return period 5 years 90,6 m3/s, return period 10 years 105,7 m3/s, return period 25 years 128,6 m3/s, return period 50 years 156,6 m3/s, return period 100 years 190,8 m3/s and 233,7 m3/s for return period 200 years. Based on calibration result used RMSE, obtained RMSE value is 3,12. Keywords: watershed, design flood, Way Besai, HEC-HMS
Pengaruh Kejenuhan Air Tanah Lempung Organik Menggunakan Permodelan Laboratorium Makki, Chintia; Setyanto, Setyanto; Afriani, Lusmeilia
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v5i2.788

Abstract

The limited area for civil construction is affecting people to make building construction upper the clay- organic. The speciment of investigation soil wasobtained in Jabung, East Lampung. The speciment of soil obtaindirect shear and vane shear modeling test usingglass box with contain ±130,730gram/ 130,7kgof soil. Direct shear test for 30 cm depth below surfaceundrained soil obtainsomeresult.The result are forshearing strain is 0,1286 kg/cm2, shearing strain of vane shear test is 0,61 kg/cm2, and the value of bearing capacity is 1,4103 kg/cm2. for 50 cm depth below surfaceundrained soilintoobtain result for shearing strain is 0.1196 kg/cm2, shearing strain of vane shear test is 0,61 kg/cm2, and the value of bearing capacity is 1,7018 kg/cm2. Direct shear test for 30 cm depth below surfacedrained soilobtain result for shearing strain is 0,1286 kg/cm2, shearing strain of vane shear test is 0,61 kg/cm2, and the value of bearing capacity is 1,0347 kg/cm2 , for 50 cm depth below surfacedrained soilobtain result for shearing strain is 0,0861 kg/cm2, shearing strain of vane shear test is 0,46 kg/cm2, and the value of bearing capacity is 1,3997 kg/cm2 From the direct shear and vane shear test, it was obtained that shearingstrain in direct shear test is lower than vane shear test. Keywords: Direct Shear Test, Vane Shear Test, Shearing Strain, The Clay-Organic, Bearing Capacity
Perencanaan Sistem Pemanenan Air Hujan Skala Rumah Tangga Di Korea Selatan Ha, Park Eun; Susilo, Gatot Eko; Wahono, Endro Prasetyo
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain (JRSDD) Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v6i1.790

Abstract

South Korea is classified as a water shortage country. The government has been promoting a "comprehensive water conservation step" since 2000, and one of the government's programs is to expand the areas that implement the installation of Rainwater Harvesting. This study intend to analyze rainwater harvesting planning system and calculate the cost that must be invested in making rainwater harvesting system according to South Korean standard. Where the water needs to be fulfilled from this research is for flushing water and washing. In this research, hydrological analysis with rainfall data is located in Jeju city from 2007 until 2016, population water requirement and budget cost plan analysis for rainwater harvesting system. From the analysis, the value of water flushing water and laundry for one family can be fulfilled with optimization ratio of 67.75%. The simulation of this research using two cubic meters water tank. The budget plan for construct a rainwater harvesting system for single house is 862,316 won. Base on the simulation this study also could estimate the cost of electric power for the pump of 1130 won per month, therefor for the payment of water which is 30,378 won - 31,613 won can be saved about 30,000 won with the value of NPV of 17,190 won on month 35. Keywords : Jeju City, Rainfall, Water Requirement, Cost, NPV

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 3 (2019): Edisi September 2019 Vol. 7 No. 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol. 6 No. 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol. 6 No. 3 (2018): Edisi September 2018 Vol. 6 No. 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol. 6 No. 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol. 5 No. 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol. 5 No. 3 (2017): Edisi September 2017 Vol. 5 No. 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol. 4 No. 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol. 4 No. 3 (2016): Edisi September 2016 Vol. 4 No. 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol. 3 No. 3 (2015): Edisi September 2015 Vol. 3 No. 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol. 1 No. 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue