cover
Contact Name
Sandri Erfani, S.Si, M.Eng.
Contact Email
sandri.erfani@eng.unila.ac.id
Phone
+6282350155362
Journal Mail Official
jge.tgu@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Geophysical Engineering Department Engineering Faculty Universitas Lampung, Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro Street No 1, Rajabasa District, Bandar Lampung, Indonesia 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23561599     EISSN : 26856182     DOI : https://doi.org/10.23960/jge
Core Subject : Science,
Jurnal Geofisika Eksplorasi adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Lampung. Jurnal ini diperuntukkan sebagai sarana untuk publikasi hasil penelitian, artikel review dari peneliti-peneliti di bidang Geofisika secara luas mulai dari topik-topik teoritik dan fundamental sampai dengan topik-topik terapandi berbagai bidang. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli dan November), Volume pertama terbit pada tahun 2013 dengan nama Jurnal Geofisika Eksplorasi (JGE).
Articles 216 Documents
Foreword July 2023 Editor JGE
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i2.307

Abstract

Foreword July 2023
MIKROFASIES DAN DIAGENESIS ANGGOTA BATUGAMPING FORMASI KUANTAN DI NGALAU BASUREK, SUMATERA BARAT, INDONESIA Angga Jati widiatama; Rezki Naufan Hendrawan; Sonya Rejeki Siahaan
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i2.267

Abstract

Fomasi Kuantan merupakan batuan tertua pada terrane Sumatra Barat yang tersingkap di Ngalau Basurek, Sijunjung, Sumatra Barat. Penelitian tentang  batugamping Formasi Kuantan masih relatif sedikit sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mikrofasies dan diagenesis batugamping Formasi Kuantan. Penelitian dilakukan dengan membuat lintasan geologi disepanjang Goa Ngalau Basurek. Deskripsi petrografi digunakan untuk menentukan mikrofasies, zona fasies, dan diagenesis batugamping. Formasi Kuantan di Ngalau Basurek menunjukkan memiliki empat mikrofasies yaitu  mudstone, coated bioclastic grainstone, peloid grainstone, dan batugamping kristalin yang dikelompokkan ke dalam standar mikro fasies 11. Lingkungan pengendapan Formasi Kuantan berada pada carbonate platform margin sand shoal (FZ 6). Terdapat dua lingkungan diagenesis dari batugamping Formasi Kuantan yaitu lingkungan burial-marine yang ditandai dengan mikrit yang mengalami neomorfisme menjadi sparit dan lingkungan meteoric vadose-phreatic  yang ditandai dengan semen tipe blocky dan drusy yang mengisi rekahan pada batugamping. Lingkungan burial terjadi saat umur Karbon hingga Permian sedangkan lingkungan meteoric terjadi pada umur Trias hingga Kuarter.
IDENTIFIKASI STRUKTUR LAPISAN TANAH PADA LAHAN GAMBUT DENGAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER Ega Sapina; Linda Handayani; Jesi Pebralia
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i2.270

Abstract

Tanah gambut memiliki karakterisitik kandungan air dan kompresebilitasnya tinggi menyebabkan gambut rentan terjadi penurunan permukaan tanah ketika ada pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketebalan lapisan tanah gambut di Desa Pandan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Jabung. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan sebanyak 4 lintasan pengukuran masing-masing 110 meter dengan jarak antar elektroda 10 meter. Dari hasil pengukuran resistivitas diperoleh bahwa lapisan gambut di Desa Pandan Jaya Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjung Timur memiliki nilai resistivitas  mulai dari 5,03 Ωm hingga 130 Ωm. Dapat disimpulkan lapisan gambut pada lokasi penelitian memiliki ketebalan antara 5 m hingga 7 m.  Informasi ini sangat penting untuk pertimbangan kedalaman pondasi saat akan mendirikan bangunan di daerah tersebut.
IDENTIFIKASI LAPISAN AKUIFER WILAYAH ACEH BESAR BERDASARKAN KORELASI DATA ELECTRICAL LOGGING DAN CUTTING Putri Nabilah; Zakia Masrurah; Ikhlas Ikhlas; Roufiq Rachmadsyah Putra
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i2.279

Abstract

Kebutuhan air di Aceh Besar terus mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Hal tersebut menjadikan eksplorasi air tanah penting dilakukan dalam rangka konservasi air tanah di wilayah tersebut. Pada penelitian ini dilakukan korelasi litologi dari empat sumur berdasarkan data electrical logging dan cutting untuk mengetahui persebaran lapisan akuifer serta kedalamannya di wilayah Aceh Besar. Data electrical logging memberikan informasi mengenai nilai resistivitas dan data cutting memberikan informasi mengenai sampel litologi dari masing-masing sumur. Data yang diperoleh dari keempat sumur diplotkan dengan software Logplot2003 sebagai validasi nilai resistivitas yang diperoleh dari electrical logging terhadap data cutting. Selanjutnya pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software Rockwork16 untuk mengkorelasi litologi pada setiap sumur. Dari hasil pengolahan data diperoleh informasi berupa nilai resistivitas 2 – 172 Ωm dan litologi berupa lempung, lanau, lempung, pasir kasar, pasir lempungan, pasir, serpih, pasir lempung, pasir kasar, pasir sedang, pasir kasar, dan lempung di wilayah Aceh Besar. Melalui informasi tersebut dapat diketahui bahwa lapisan akuifer di wilayah aceh besar terletak pada kedalaman 82 m - 101 m dengan nilai resistivitas 37 – 147 Ωm dan 2 – 57 Ωm dengan masing-masing litologi berupa pasir kasar dan kerikil. Lapisan akuifer ini merupakan lapisan akuifer tertekan dan saling tersebar diantara ke empat sumur.
PEMETAAN KERENTANAN SEISMIK MELALUI ANALISIS MIKROTREMOR HVSR DI WILAYAH KECAMATAN KEMILING DAN SEKITARNYA Ariyanto, Agus; Farduwin, Alhada; Styawan, Yudha; Putri, Intan Andriani; Junian, Wahyu Eko; Prasetyo, Nugroho; Rizki, Reza; Wulandari, Rizki
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.393

Abstract

Wilayah Kemiling yang terletak di Kota Bandar Lampung sering kali mengalami gempa lokal dengan magnitudo kecil. Gempa ini terjadi secara berulang dan dirasakan di daerah Kemiling dan sekitarnya. Hal tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran bagi warga dan dapat merusak bangunan. Fokus utama pada studi ini adalah untuk memahami bagaimana karakteristik tanah dan indeks kerentanan seismik di daerah tersebut. Untuk meminimalisir dampak kerusakan akibat gempa, perlu dilakukan mikrozonasi pada wilayah rawan gempa. Parameter mikrozonasi yang digunakan untuk mengetahui karakteristik tanah antara lain amplifikasi (A0), frekuensi natural (f0), indeks kerentanan seismik (Kg), periode dominan (T0), dan kecepatan gelombang geser hingga kedalaman 30 meter (VS30). Sebanyak 65 titik pengukuran mikrotremor telah diukur di Kecamatan Kemiling dan sekitarnya meliputi kota Bandar Lampung, Kecamatan Gedong Tataan, dan Kecamatan Natar. Pada penelitian ini digunakan analisis metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) dan didapatkan bahwa frekuensi natural berkisar antara 0,5-31,47 Hz, periode dominan 0,03-2,0 sekon, amplifikasi 0,76-7,67 kali penguatan, indeks kerentanan seismik 0,05-76,31, dan VS30 49,61-777,80 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah barat daya hingga utara Kemiling memiliki risiko kerentanan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya dengan tipe tanah berupa tanah lunak. Oleh karena itu, diperlukan tindakan mitigasi yang tepat, termasuk pengembangan rencana mitigasi risiko, pemantauan lanjutan, dan keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan darurat.
IDENTIFIKASI PATAHAN SEISMO-TEKTONIK JAYAPURA BERDASARKAN PEMODELAN INVERSI 3D DATA GRAVITASI Sudrajad, Bangkit; Sutarman, Tatang; Sinaga, Ego Srivajawaty; Ngaderman, Hubertus
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i1.372

Abstract

Pada awal tahun 2023 wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya mengalami gempabumi dengan seismisitas yang tinggi dan terjadi terus menerus. Gempabumi tersebut termasuk ‘Black Swan Earthquakes’ karena di luar prediksi para ahli; langka terjadi; dan sumber gempabumi belum terpetakan dengan baik. Berkaitan dengan hal tersebut maka dilakukan pemodelan 3D struktur bawah permukaan menggunakan metode gravitasi untuk mengidentifikasi struktur patahan pada sebaran episenter gempabumi Jayapura. Data yang digunakan adalah sebanyak 9021 titik data medan gravitasi GGMplus yang melingkupi wilayah darat dan laut; data model elevasi digital; data hiposenter gempabumi; data peta geologi; dan data densitas sampel batuan di lapangan. Dari hasil pengolahan peta anomali gravitasi dan pemodelan inversi 3D struktur bawah permukaan, ditemukan pola kontur anomali gravitasi dan distribusi densitas bawah permukaan yang mengindikasi keberadaan patahan di dasar laut sebelah utara Kota Jayapura pada koordinat 2,44092° LS (UTM Y=9730,20 km). Berdasarkan hasil interpretasi model akhir 3D dapat disimpulkan bahwa patahan gempabumi yang teridentifikasi tersebut merupakan patahan naik dengan orientasi membujur berarah Barat-Timur. 
Foreword July 2024 JGE, Editor
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.440

Abstract

Foreword July 2024
ANALISIS GEMPA CIANJUR 2022 DENGAN PENDEKATAN SPASIAL TEMPORAL a-VALUE DAN b-VALUE Zakhra, Vera Meysya; Styawan, Yudha; Fattah, Erlangga Ibrahim; Farduwin, Alhada
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.318

Abstract

Gempa dengan kekuatan 5,6 Mw terjadi di Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022 memiliki dampak signifikan dengan korban sebanyak 334 jiwa, 54 ribu bangunan rumah rusak sehingga 114.683 jiwa harus mengungsi. Hiposenter gempa berada pada kedalaman 10 km dengan sumber gempa berasal dari sesar aktif yang baru teridentifikasi yaitu Sesar Cugenang. Dari dampak yang terjadi, perlu ada penilaian seismisitas dan potensi bahaya seismik di wilayah itu dengan menentukan parameter a-value dan b-value. Parameter seismotektonik tersebut menggunakan relasi Gutenberg-Richter dengan variasi spasial dan temporal, sehingga tinjauan ini memiliki kemampuan untuk memberikan informasi yang signifikan mengenai mitigasi gempa bumi. Pada penelitian ini data yang digunakan berasal dari International Seismological Center (ISC) pada periode 1964-2020 dan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggunakan periode tahun 2021-2023.  Dari analisis diperoleh variasi spasial a-value berkisar antara 2,6 hingga 3,2, dan variasi spasial b-value berkisar antara 0,32 hingga 0,4. Analisis variasi temporal selama 4 tahun sebelum gempa utama menunjukkan tren b-value yang terus menurun. Namun sesaat sebelum gempa utama b-value mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan batuan mulai rapuh dan rentan terhadap gempa bumi. Oleh karena itu, ketika terjadi  utama menyebabkan kerusakan dan dampak yang cukup signifikan dikarenakan kondisi batuan yang rapuh. Namun, perlu diingat bahwa hubungan antara b-value dengan kerapuhan dan ketahanan batuan tidak bersifat absolut. Terdapat faktor-faktor lain seperti sifat fisik dan geologi batuan, kondisi tektonik, dan lingkungan sekitar yang juga berpengaruh terhadap kerapuhan dan ketahanan batuan terhadap gempa bumi. Oleh karena itu, analisis lebih lanjut dan pemodelan yang komprehensif diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam hubungan antara b-value dengan kerapuhan dan ketahanan batuan.
KARAKTERISTIK PETROLOGI KOMPLEKS INTRUSI KECAMATAN CIKALONGKULON KABUPATEN CIANJUR JAWA BARAT Firmansyah, Fahmi; Nugroho, Rio Priandri
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.394

Abstract

Penelitian tentang karakteristik batuan beku dapat berkontribusi pada penelitian lanjut tentang potensi sumber daya lainnya yang terkait dengan fenomena magmatisme, khususnya di lokasi yang memiliki sejarah magmatisme cukup panjang seperti di bagian barat Pulau Jawa. Studi karakteristik petrologi batuan beku pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel yang diperoleh dari Cikalongkulon, Cianjur, Jawa Barat; sebuah lokasi dengan kompleks tubuh intrusi yang membentang hampir Barat-Timur. Dilakukan pengamatan lapangan dan petrografi guna menghasilkan sintesis terkait interaksi antaran tubuh batuan beku dan batuan samping di daerah penelitian. Dari observasi didapati bahwa terdapat metasomatisme yang terjadi akibat proses intrusi andesit terhadap batuan samping. Proses ini terjadi pada rentang suhu 270-320°C yang ditandai oleh kemunculan mineral sekunder berupa klorit, serisit, kalsit, kuarsa, dan epidot. Keberadaan metasomatisme ini juga mengindikasikan bahwa umur tubuh intrusi andesit harus lebih muda dari Miosen Tengah, berbeda dari interpretasi awal pada Peta Geologi Lembar Cianjur yang menempatkan tubuh batuan beku lebih tua dari batuan sedimen di sekitarnya.
IDENTIFIKASI POTENSI BIDANG GELINCIR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI DAERAH AMBON MALUKU Multi, Warni; Limehuwey, Resti; Patty, Philipus J; Kotarumalos, Sitti Hafsa; Ramadhan, Aditya; Sukri, M. Riswan Anas
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i1.351

Abstract

Identifikasi bidang gelincir telah dilakukan di Batu Koneng, Kota Ambon dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi dipole-dipole. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk menginterpretasi lapisan batuan bawah permukaan di area penelitian melalui nilai resistivitas guna mengetahui adanya potensi bidang gelincir yang menyebabkan longsor. Data pengukuran dilakukan sebanyak 4 lintasan dengan panjang 110 m yang pengolahan datanya menggunakan software Res2Dinv. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa di lokasi penelitian terdeteksi litologi lempung dengan variasi nilai resistivitas 8,77-24,9 Ωm. Sedangkan lapisan lain diduga sebagai batu gamping dengan variasi nilai resistivitas 23,0-70,1 Ωm. Bidang gelincir diduga berupa lapisan lempung yang terdeteksi pada semua penampang lintasan, untuk penampang 1 ditemukan pada kedalaman 1,25 m hingga 6,76 m, untuk penampang 2 ditemukan pada kedalaman 1,25 m hingga 8 m. Sedangkan pada penampang 3 pada kedalaman 1,25 m hingga 11 m dan penampang 4 menjadi lapisan yang paling dalam yaitu 1,25 m hingga 24 m.