cover
Contact Name
Sandri Erfani, S.Si, M.Eng.
Contact Email
sandri.erfani@eng.unila.ac.id
Phone
+6282350155362
Journal Mail Official
jge.tgu@eng.unila.ac.id
Editorial Address
Geophysical Engineering Department Engineering Faculty Universitas Lampung, Prof. Dr. Sumantri Brojonegoro Street No 1, Rajabasa District, Bandar Lampung, Indonesia 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi)
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23561599     EISSN : 26856182     DOI : https://doi.org/10.23960/jge
Core Subject : Science,
Jurnal Geofisika Eksplorasi adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Lampung. Jurnal ini diperuntukkan sebagai sarana untuk publikasi hasil penelitian, artikel review dari peneliti-peneliti di bidang Geofisika secara luas mulai dari topik-topik teoritik dan fundamental sampai dengan topik-topik terapandi berbagai bidang. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli dan November), Volume pertama terbit pada tahun 2013 dengan nama Jurnal Geofisika Eksplorasi (JGE).
Articles 216 Documents
PEMODELAN TSUNAMI BERDASARKAN AMPLITUDO MAKSIMUM HISTORIS GEMPABUMI DI PESISIR JAILOLO SELATAN Achmad, Rahim; Taib, Suryani; Ningrum, Rohima Wahyu; Suryanto, Wiwit; Aswan, Marwis; Salam, Ramdani; Amelia, Risky Nuri; Hesti, Hesti; Wahidin, Nurhalis
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.338

Abstract

Pangkalan data paleo-tsunami Indonesia mencatat tanggal 28 Juni 1859 terjadi gempabumi kuat di Laut Maluku dengan skala intesitas (MMI) IX dan menyebabkan tsunami di Teluk Sidangoli dengan ketinggian 10 meter. Laut Maluku memiliki pengaruh yang signifikan terhadap potensi terjadinya bencana tsunami di sekitar wilayah Halmahera termasuk Jailolo Selatan. Melihat adanya potensi bencana tsunami yang besar di wilayah Jailolo Selatan, maka perlu dilakukan strategi perencanaan mitigasi bencana tsunami yakni dengan pemodelan bahaya tsunami. Pemodelan bahaya tsunami dilakukan untuk mengetahui nilai amplitudo maksimum (Run-up) gelombang tsunami dengan menggunakan perhitungan numerik dari sofware Cornell Multi-Grid Coupled Tsunami Model (COMCOT) versi 1.7, nilai jarak maksimum yang dapat ditembus oleh air pasang ke daratan pada pantai yang datar (inundasi), dan nilai sudut kemiringan lereng (slope) dari pengukuran fotogrametri udara Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Hasil Pemetaaan bahaya tsunami menghasilkan nilai amplitudo maksimum (Run-up) setinggi 4 meter dan wilayah yang terdampak akibat gelombang tsunami berjarak (inundasi) sekitar 310 meter dari garis pantai. Nilai rata-rata sudut kemiringan lereng (slope) di pesisir Jailolo Selatan adalah 22,90 dan termasuk lereng curam. Dan slope tipe curam cenderung menyebabkan peningkatan tinggi gelombang saat tsunami mendekati pantai, sehingga gelombang dapat menjadi lebih tinggi.
CONTROLLED-SOURCE ELECTROMAGNETIC (CSEM) DATA PROCESSING WITH HIGH ELECTROMAGNETIC NOISE LEVELS Jaya, Muhammad Rendi; Paembonan, Andri Yadi; Irawati, Selvi Misnia; M. Strack, Kurt
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.345

Abstract

The Controlled-Source Electromagnetic (CSEM) method is one of the electromagnetic methods utilized in geophysical exploration. This method provides a subsurface image through the resistivity anomalies of materials encountered by electromagnetic waves. The research area is located near a major city, resulting in high electromagnetic noise. Electromagnetic noise can be categorized into two types of the noise namely periodic noise and sporadic noise. Eliminating noise is a crucial objective to enhance data quality, as it can introduce uncertainty into interpretations. Three noise removal techniques are employed: pre-stack to filter the harmonic noise, stacking to remove the sporadic noise, and post-stack for smoothing. The CSEM data used consists of signals in the time domain with a 10-second period and a 50% duty cycle. The results of applying these noise removal techniques indicate that all three methods are highly effective in noise reduction. The pre-stack technique can remove periodic noise, while sporadic noise is addressed by the stacking technique, and signal smoothing can be achieved using the poststack technique.
PENERAPAN METODE VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING (VES) DALAM PENENTUAN KEDALAMAN AKUIFER DI KELURAHAN SUKARAME Nainggolan, Boy Fernando Grace; Paembonan, Andri Yadi; Farduwin, Alhada
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i1.343

Abstract

Kelurahan Sukarame di sebelah selatan kampus ITERA memiliki lahan kosong yang potensial untuk pembangunan perumahan, rumah kontrakan, dan industri. Namun, eksplorasi air tanah di daerah ini kurang banyak dilakukan, sehingga memerlukan perhatian khusus untuk dilakukan eksplorasi air tanah untuk kebutuhan pembangunan dan penduduk sekitar. Langkah penting dalam menghadapi masalah ini adalah mengetahui keberadaan akuifer untuk memperoleh sumber air tanah yang memadai. Identifikasi akuifer dilakukan menggunakan metode Vertical Electrical Sounding (VES). Dengan studi ini akan dapat menentukan jenis litologi bawah permukaan, mengetahui kedalaman lapisan akuifer dan dapat juga mengidentifikasi jenis akuifernya. Pengukuran dilakukan dengan 11 titik sounding menggunakan konfigurasi Schlumberger dengan AB/2 maksimal 100 meter. Berdasarkan nilai resistivitas, kawasan tersebut tersusun dari batu lempung tufan dengan nilai resistivitas 20 Ωm, batu pasir tufan dengan rentang nilai resistivitas antara 20-80 Ωm, dan batu tuf dengan nilai resistivitas 80 Ωm. Lapisan batu pasir tufan diduga merupakan lapisan dari akuifer. Pada daerah penelitian terdapat dua jenis akuifer yaitu akuifer bebas yang ditemukan pada kedalaman 3 meter dan akuifer semi-tertekan pada kedalaman 5 meter.
Cover JGE JGE, Editor
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.375

Abstract

Cover JGE
PEMETAAN MAGNITUDE OF COMPLETENESS (Mc) UNTUK GEMPA DI WILAYAH BENGKULU Hanafi, Ridwan; Dewi, Ira Kusuma; Ngatijo, Ngatijo
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.250

Abstract

Dengan menggunakan data gempa bumi dari katalog USGS dan BMKG dari tahun 2009 hingga 2021, penelitian dilakukan untuk mengestimasi nilai Mc, nilai-b, dan nilai-a. Gempa bumi terjadi pada 6° LS - 2° LU dan 100° BT - 103° BT, dengan magnitudo 3 SR hingga 7 SR, dan kedalaman tertinggi adalah 300 km, yang mencakup wilayah provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode EMR dan software ZMAP 6.0 di Matlab digunakan. Menurut analisis di atas, USGS memperoleh Mc sekitar 4,7 SR hingga 5, nilai-b berkisar 0,9 hingga 1,5, dan variasi nilai-a sekitar 6 hingga 9,5. Sebaliknya, BMKG memperoleh Mc sekitar 3,8 hingga 5,2, nilai-b berkisar 0,55 hingga 0,85, dan variasi nilai-a sekitar 5,2 hingga 5,8.  Pemetaan nilai Mc menunjukkan bahwa semua kabupaten di Provinsi Bengkulu memiliki nilai Mc yang rendah, yang menunjukkan bahwa data gempa untuk daerah-daerah ini cukup lengkap dibandingkan dengan daerah lain. Menurut pemetaan nilai-b dan nilai-a, wilayah yang memiliki tingkat kegempaan yang relatif tinggi dan memiliki potensi gempa besar berada di sekitar wilayah timur laut dan tenggara Provinsi Bengkulu.
ANALISIS PETROFISIKA DALAM MENGIDENTIFIKASI ZONA POTENSI HIDROKARBON PADA FORMASI TUALANG DAN LAKAT Sephiana, Siska Erna; Karyanto, Karyanto; Sinambela, Rudy Zefrianto
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.273

Abstract

Well logging dapat digunakan untuk mengidentifikasi zona produktif, membedakan antara minyak, gas, atau air di dalam reservoar, dan memperkirakan cadangan hidrokarbon. Salah satu metode dalam pendekatan parameter karakterisasi reservoir yang cukup efektif adalah dengan menggunakan analisis petrofisika. Pada penelitian ini melakukan analisis petrofisika berupa analisis kualitatif serta analisis kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui nilai volume shale, porosity, dan saturasi air, kemudian menghitung ketebalan reservoir berdasarkan nilai net pay. Berdasarkan analisis kualitatif didapatkan 2 zona reservoir yaitu pada interval kedalaman 1112-1116m dan 1211-1219m. Berdasarkan analisis kuantitatif dihasilkan nilai volume shale pada zona reservoir A dan B yaitu 17,7 – 26,9% dan 8,5 – 16,6%, kemudian nilai porositas total pada zona reservoir A dan B yaitu 16,5 – 22,7% dan 23,1 – 25,9% sedangkan nilai porositas efektif pada zona reservoir A dan B yaitu 15 – 20,6% dan 22,6 – 25.7%. Kemudian, untuk nilai saturasi air total pada zona reservoir A dan B yaitu 34,4 - 42% dan 28,6 – 36,4%, sedangkan untuk nilai saturasi air efektif pada zona reservoir A dan B yaitu 23,1 – 25,9% dan 22,6 – 25,7%. Kemudian didapatkan ketebalan reservoir yang berisi hidrokarbon (netpay) yaitu sebesar 3,058 m yang berada pada Formasi Tualang. Maka zona reservoir yang memiliki prospek hidrokarbon terdapat pada zona reservoir A pada Formasi Tualang.
Cover JGE JGE, Editor
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i1.422

Abstract

Cover JGE
Foreword November 2023 JGE, Editor
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.376

Abstract

Foreword November 2023
2D INVERSION MODELING OF OIL AND GAS BASINS USING GRAVITY DATA IN TAMBELANG DISTRICT Gunawan, Belista; Permana, Nanda Ridki
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v10i2.421

Abstract

Pertamina Hulu Energi discovered a new source of oil and gas reserves in Tambelang, Bekasi Regency, which was named East Pondok Aren (EPN-001). These oil and gas reserves have great potential based on the oil flow test in the second Drill Stem Test. The drill data needs to be correlated with other supporting data such as geophysical methods to ensure the accuracy. Therefore, this research was conducted to examine the subsurface structure of oil and gas reserves in EPN-001 through 2D inversion modeling using the gravity method. Gravity satellite data was taken via the GGMPlus website with a total of 23,898 data in the form of gravity disturbance, geoid, and topography, so only terrain and bouguer corrections were carried out to get the Complete Bouguer Anomaly value. The research results show low anomaly values from -0.4463 – (-0.0339) mGal which are thought to be associated with alluvium lithology and the Lower Cibulakan Formation. In the 2D model, it can be seen that the drilling point in the Lower Cibulakan Formation layer has a density contrast value of -0.002 – 0.001 g/cc at a depth of 2590 m, and is known to be a reservoir that stores hydrocarbon reserves in the research area.
GEOMORPHIC INDICES AND FAULT SEGMENTATION INDICATION OF MENANGA FAULT AT PESAWARAN, LAMPUNG Hendrawan, Rezki Naufan; Draniswari, Windi Anarta; Bakhtiar, Agim Yustian; Widiatama, Angga Jati
JGE (Jurnal Geofisika Eksplorasi) Vol 9, No 3 (2023)
Publisher : Engineering Faculty Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jge.v9i3.287

Abstract

Remote sensing and GIS are playing important roles in geomorphology and hazard risks analysis. Pesawaran area located near the Menanga Fault and recently on the risk of earthquake that happened along this fault.  Thus, it is essential to investigate the area actively affected by Menanga Fault as preliminary research about hazard risk related to Menanga Fault. The morphometry method based on DEMNAS and Landsat 8 was applied to evaluate the zone affected by Menanga Fault, and fracture data analysis was conducted to consider the possibility of fault segmentation resulting from its mechanism. The study area can be divided into 3 zones; zone A is greatly affected by Menanga Fault activity, zone B is affected by Menanga Fault and Mt. Pesawaran development, and zone C is tectonically less affected. Zone A landforms were not only formed as a result of Menanga Thrust fault but also the strike-slip fault segment.  Fault segmentation exists in this zone with different mechanisms (strike-slip and dip-slip), producing lineaments with different trends, and differentiation of river patterns.