cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
PENGARUH FRAKSI ETIL ASETAT KULIT BATANG JUWET (Syzygium cumini L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS DIABETES MELLITUS TIPE II RESISTENSI INSULIN Endra Pujiastuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4220.158 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.103

Abstract

Kulit batang juwet (Syzygium cumini L..) merupakan salah satu  bahan dimanfaatkan untuk  mengobati diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktifitas fraksi etil asetat dari ekstrak etanol kulit batang juwet dalam penurunan kadar gula darah pada tikus Wistar yang dibuat resistensi insulin.Hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok uji. Kelompok 1: kontrol normal; kelompok 2: negative; kelompok 3 : Kontrol positif (metformin 45 mg/kg BB); kelompok 4-6: fraksi etil asetat 25, 50 dan 100 mg/kg BB. Hewan uji diberikan fruktosa dan high fat diet (HFD) sehingga resistensi. Kadar glukosa darah diamati pada hari ke-0, 30, 50, 58 (T2) dan 65 (T3). Resistensi insulin dilakuan uji kadar glukosa darah puasa. Penelitian  ini menggunakan analisa ANOVA one way dengan taraf kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok fraksi etil asetat 100 mg/kg BB dapat menurunkan kadar glukosa darah paling optimal. Hasil uji statistik terdapat perbedaan yang signifikan (p<0.05) pada efek hipoglikemik pada pengukuran kadar glukosa darah setelah diberikan larutan uji selama 8 hari dan 15 hari.Dari data penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat kulit batang juwet dapat digunakan menurunkan kadar glukosa darah.Kata kunci : Syzygium cumini L., Resistensi insulin, Diabetes mellitus
HUBUNGAN PROGRAM DOKTER KECIL DENGAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PRAKTIK HIGIENE PERSEORANGAN DI SDN MARGOREJO 02 PATI Putri Rahmawati; Ervi Rachma Dewi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.544 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i5.160

Abstract

Dokter kecil adalah peserta didik yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungan. Pelaksanaan program dokter kecil bertujuan untuk menggerakkan dan membimbing teman dalam melaksanakan pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi, dan penyuluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan program dokter kecil dengan pengetahuan sikap dan praktik higiene perseorangan di SDN Margorejo 02 Pati. Jenis penelitian ini observasional analitik, dengan pendekatan  cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa berjumlah 80 siswa. Teknik sampling dengan sistem random sampling didapatkan sampel 45 siswa. Uji analisis data menggunakan uji nonparametric correlations rank spearmen. Hasil uji statistik nonparametric correlations rank spearmen mendapat nilai (p = 0.000)  untuk variabel pengetahuan dan sikap higiene perseorangan, dan untuk variabel praktik higiene perseorangan mendapat nilai (p= 0.110). Hasil tersebut menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara pelaksanaan Program Dokter Kecil dengan pengetahuan dan sikap Higiene Perseorangan di SDN Margorejo 02, dan tidak ada hubungan antara pelaksanaan program Dokter Kecil dengan higiene perseorangan siswa di SDN Margorejo 02 Pati.Kata Kunci  : Program Dokter Kecil, Pengetahuan Sikap dan Praktik Higiene Perseorangan
STUDI FENOMENOLOGI KEMATIAN BAYI BARU LAHIR (NEONATAL) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TLOGOWUNGU KECAMATAN TLOGOWUNGU KABUPATEN PATI Arif Prasetyo Utomo; Sri Hartini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1429.127 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.98

Abstract

Angka kematian bayi merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesehatan masyarakat. Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Di Jawa Tengah, berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi, Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa Tengah sepanjang tahun 2012 sejumlah 5.112 kasus. Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pati tahun 2012 sebesar 214 kematian bayi dari jumlah kelahiran hidup. Sebagian besar kematian bayi terjadi pada usia kematian neonatal 0-6 hari. Sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Tlogowungu sepanjang tahun 2012 menunjukan jumlah kematian bayi baru lahir sebesar 11 (1,49%) dari  735 kelahiran  bayi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kematian bayi baru lahir (neonatal) di Wilayah Puskesmas Tlogowungu Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati tahun 2013.Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan menggunakan metode wawancara mendalam (indept interview) dan metode FGD (Focus Group Discussion) lebih dikenal dengan diskusi kelompok terarah. Populasi sampel adalah 10 informan yang terdiri 7 dari masyarakat desa Tlogowungu Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati, 2 bidan di Puskesmas Tlogowungu dan 1 Kepala Puskesmas Tlogowungu. Adapun pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampel. Pengambilan sampel didassarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang disesuaikan dengan tujuan dan jenis penelitian. Analisa data dengan menggunakan analisa kualitatif dan diolah dengan analisa deskripsi selanjutnya dilaporkan dalam gambaran deskripsi.Berdasarkan hasil yang didapatkan bahwa pada dasarnya sebagian besar pengetahuan masyarakat tentang pentingnya Antenatal Care dan gizi bagi ibu dan janin adalah cukup baik, tapi untuk perilaku dan sosial ekonomi dalam kesehariannya kurang baik, karena pemikiran masyarakat yang lebih mementingkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan pokok, daripada mementingkan kebutuhan gizi, pemeriksaan kesehatan ibu dan janin.Perlu diadakannya penyuluhan yang lebih giat lagi dan kesadaran dari ibu hamil serta dukungan dari suami agar ibu yang hamil termotivasi untuk bersedia datang dan meluangkan waktunya untuk memeriksakan kesehatan ibu dan janin ke pelayanan kesehatan.Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sosial ekonomi, Kematian bayi baru lahir
PERBEDAAN TINGKAT ANSIETAS DAN DEPRESI ANTARA PASIEN KANKER PAYUDARA DENGAN USIA PENYAKIT KURANG DAN LEBIH DARI SATU TAHUN Suci Ratna Estria; Sri Suparti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.937 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.217

Abstract

Kanker payudara merupakan kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, terutama di negara berkembang. Pasien kanker payudara harus menjalani serangkaian pengobatan dan intervensi medis yang relatif lama, hal tersebut menimbulkan efek yang tidak menyenangkan bagi pasien, contohnya kemoterapi. Efek kemoterapi secara tidak langsung akan mempengaruhi kondisi psikologis berupa kecemasan dan depresi. Kecemasan dan depresi pada pasien kanker payudara mengalami peningkatan atau bahkan penurunan dari tahun ke tahun setelah ditegakkan diagnosis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan skor kecemasan dan depresi pada pasien kanker payudara dengan usia penyakit <1 tahun dan >1 tahun.  Desain penelitian ini adalah penelitian deskriftif komparatif dengan pendekatan cross sectional dengan dua kelompok dan membandingkan antara dua kelompok tersebut. Sampel dalam penelitian berjumlah 39 responden. Data dianalisa menggunakan uji t tidak berpasangan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS). Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor kecemasan antara pasien kanker payudara dengan usia penyakit <1 tahun dan >1 tahun (p value 0,0001), begitu juga dengan skor depresi (p value 0,004). Skor kecemasan serta depresi pada pasien kanker cenderung menurun setelah satu tahun diagnosis, hal tersebut dikarenakan responden sudah mulai beradaptasi hidup dengan kanker, bertahan, serta mengambil sisi positif dari penderitaan yang dialami sehingga responden akan mencoba untuk melakukan yang terbaik untuk kehidupan mereka. Kata Kunci: depresi, kanker payudara, kecemasan
STUDI DESKRIPTIF KERASIONALAN PENGGUNAAN METRONIDAZOL TABLET PADA PASIEN DIARE DI INSTALANSI RAWAT INAP RSUD DR. LOEKMONO HADI KUDUS Endra Pujiastuti; Ade Richa Amelia Widya Ardini
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.989 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i5.151

Abstract

Diare merupakan penyakit yang menjadi masalah kesehatan di Indonesia, karena tingkat morbiditas dan mortalitasnya yang masih tinggi. Salah satu penyebab diare adalah bakteri. Terapi antibiotik yang rasional dapat mencegah timbulnya resisten. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kerasionalan penggunaan metronidazole tablet pada pasien diare di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus periode Januari – Mei tahun 2016. Penelitian ini dilakukan secara non-eksperimental, dengan rancangan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan menelusuri data rekam medis pasien secara retrospektif dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh sebanyak 33 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dengan mengevaluasi penggunaan metronidazole tablet dengan parameter tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis dan waspada efek samping obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerasionalan penggunaan metronidazole tablet meliputi 100% tepat indikasi, 100% tepat pasien, 100% tepat obat, 100% tepat dosis dan 100% waspada efek samping obat. Rasionalitas penggunaan metronidazole tablet dan atau kombinasinya pada pasien diare di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus periode Januari – Mei tahun 2016 telah memenuhi syarat kerasionalan yaitu tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis dan waspada efek samping obat.Kata Kunci: Kerasionalan, Metronidazole, Diare.
EVALUASI PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) PADA BALITA GIZI KURANG DI PUSKESMAS JAKENAN KABUPATEN PATI Sri Wahyuningsih; Mike Indriana Devi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2642.204 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v6i2.188

Abstract

Gizi kurang adalah status gizi yang didasarkan pada indeks berat badan, dan tinggi badan sesuai umur pada balita . Hal ini menjadi penting, karena salah satu faktor resiko terjadinya kesakitan dan kematian. PMT pada balita adalah pemberian makanan atau minuman yang mengandung zat gizi pada balita untuk memenuhi kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program PMT pada balita gizi kurang di Puskesmas Jakenan. Penelitian ini berjenis kualitatif dilakukan pada 6 Juli sampai 10 Juli 2017. Subjek dalam penelitian ini meliputi Ka. Puskesmas Jakenan, Ka Gizi Puskesmas, Bidan desa, dan Ibu pasien gizi kurang dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam menggunakan daftar pertanyaan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah program PMT pada balita di puskesmas Jakenan dalam proses perencanaannya berjalan baik, karena setiap tahunnya program PMT selalu terlaksanakan di puskesmas jakenan walaupun kasus gizi buruk tidak menjadi prioritas. Dalam pelaksanaan program PMT di puskesmas jakenan berjalan sangat baik, petugas puskesmas memberikan pelayanan maksimal dan inovatif dalam pemberian makanan tambahan. Sedangkan dalam proses pemantauan juga berjalan sangat baik, karena pihak puskesmas sangat memperhatikan perkembangan balita gizi kurang. Dalam proses evaluasi program PMT pada balita masih adanya kendala dari dana, peran ibu balita dan peran lintas sektor dalam proses peningkatan status gizi. Dari penelitian ini didapatkan simpulan bahwa evaluasi program pemberian makanan tambahan pada balita kurang gizi tahun 2016 berjalan baik mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan sampai dengan evaluasi program, walaupun ada beberapa kendala namun dapat ditangani demi peningkatan status gizi di wilayah puskesmas jakenan. Kata Kunci: Evaluasi Program, PMT, Balita Gizi Kurang
PENGARUH TEPID SPONGE TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK PRA SEKOLAH YANG MENGALAMI DEMAM DI RSUD UNGARAN Siti Haryani; Eka Adimayanti; Ana Puji Astuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (936.648 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.212

Abstract

Anak merupakan potensi penerus cita-cita bangsa, oleh karena itu perkembangan anak harus mendapatkan perhatian dari orang tua dan juga dari pemerintah.  Jika anak dipupuk dan dipelihara dengan baik sesuai dengan keinginan dan harapan maka anak akan tumbuh dan berkembang dengan baik pula, akan tetapi apabila anak tidak dipupuk dan dipelihara maka anak tidak akan tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepid sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada anak pra sekolah yang mengalami demam di rumah sakit Ungaran. Adapun luaran yang akan dihasilkan pada penelitian ini adalah meningkatkan ketrampilan perawat dalam prosedur tepid sponge, sehingga bisa diterapkan dalam pemberian asuhan keperawatan pada anak untuk menurunkan  suhu dengan melibatkan orangtua. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan Pretest-Posttest Non Equivalent Control Group Design. Uji analisis bivariat menggunakan Paired  t Test. Uji Pengaruh dengan Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan suhu sebelum sebelum dilakukan tepid sponge sebagian besar ( 73, 34 %) berada pada suhu 38-39° Celcius. Suhu tubuh setelah dilakukan tepid sponge sebagian besar (63 %) berada pada suhu 37 -38° Celsius. Perbedaan suhu tubuh anak pada uji t berpasangan untuk kelompok intervensi diperoleh nilai signifikansi  0.000 (p < 0.05). Pemberian kompres water tepid sponge berpengaruh terhadap   penurunan suhu tuhuh. Kesimpulan penelitian ini adalah Pemberian kompres water tepid sponge berpengaruh terhadap   penurunan suhu tuhuh Kata Kunci : Tepid Sponge, Suhu tubuh, anak pra sekolah
Kemandirian Dalam Melakukan Aktivitas Sehari-hari pada Pasien Rheumatoid Atritis Renny Wulan Apriliyasari; Emma Setiyo Wulan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.436 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i5.146

Abstract

Rheumatoid artritis adalah penyakit autoimun yang ditandai oleh sinovitis erosif yang simetris pada beberapa kasus disertai keterlibatan jaringan ekstraartikular. Keadaan rheumatoid artritis akan berakibat pada berbagai masalah pada pasien terutama adalah keadaan nyeri pada persendian. Jika seseorang menderita nyeri maka akan mempengaruhi fisiologis dan psikologis dari orang tersebut, salah satu diantaranya adalah gangguan pola aktivitas sehari-hari. Menurut Zivkovic,N. et all(2009) sebanyak 22% mengalami penurunan fungsi setiap harinya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik kemandirian pasien rheumatoid artritisdalam melakukan aktivitas sehari-hari Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 68 responden yang dipilih secara Accidental Sampling. Untuk menganalisa data menggunakan uji univariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 39 orang (57,4%) memiliki ketergantungan ringan yaitu sedangkan 29 orang (42,6%) memiliki kemandirian total dalam melakukan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan penurunan kemampuan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari merupakan masalah yang perlu diperhatikan dan dilakukan penatakasanaan dengan baik pada pasien artritis rheumatoid.Kata Kunci : Rheumatoid Atritis, kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari-hari
EFEKTIVITAS GETAH POHON YODIUM (Jatropha Multifida Linn) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO Nur Patria Tjahjani; Putri Ridho Ramadhan
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1476.759 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i5.166

Abstract

Pohon Yodium (Jatropha multifida Linn) biasa digunakan oleh masyarakat untuk mengobati luka pada kulit, misalnya luka gores ataupun luka sayat. Getah pohon yodium ini memiliki senyawa fitokimia flavonoid, fenolik dan terpenoid yang mempunyai aktivitas antibakteri terhadapStaphylococcus aureus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan konsentrasi hambat minimum dan waktu kontak efektif getah pohon yodium (Jatropha multifida Linn) untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan Post Test Only Control group design. Sampel getah yang diperoleh dibuat konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% kemudian ditambah dengan suspensi bakteri Staphylococcus aureus dengan waktu kontak selama 3 jam dan 6 jam. Masing-masing kelompok konsentrasi getah pohon yodium dan supensi bakteri yang sudah digoreskan pada media MSA dan diinkubasi selama 24 jam 37°C, dihitung jumlah koloninya pada hari berikutnya.Konsentrasi 20% dengan waktu kontak 3 jam dan 6 jam mampu menghambat pertumbuhan koloni bakteri S. aureus hingga 70% dan 40% dari kontrol positif. Hasil uji Regresi menunjukkan perbedaan bermakna pada setiap kelompok konsentrasi dengan p = 0,006 untuk waktu kontak 3 jam dan p = 0,027 untuk waktu kontak 6 jam. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan adanya perbedaan bermakna dengan p =0,043, pada kontak waktu 3 jam dan 6 jam.Getah pohon yodium 20 % merupakan konsentrasi hambat minimum dan  waktu kontak 3 jam efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus secara in vitro.Kata kunci : Konsentrasi Hambat  Minimum,Waktu kontak efektif, Getah pohon yodium, Staphylococcus aureus.
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA REMAJA DI SMK MUHAMMADIYAH CAWAS KLATEN Retno Yuli Hastuti; Eva Sri Tira Dewi; Sri Suyani
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2703.038 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v6i2.195

Abstract

Perubahan fisik remaja menimbulkan respon tersendiri terhadap penampilan tubuhnya. Berdasarkan penelitian Sahban di SMK Widyapraja Ungaran mengatakan bahwa citra tubuh remaja yang obesitas sebagian besar dalam kategori negatif yaitu 58,8%,  penelitian Gunarsih di SMA 4 Semarang mengatakan sebagian besar responden memiliki jerawat tingkat sedang 57,7 % dan citra diri buruk sebesar 70,4 %, hal ini dapat menyebabkan remaja menarik diri dan terjadi depresi. Didukung penelitian lain  dari Listianto  di MAN 1 Surakarta mengatakan bahwa siswi yang memiliki indeks massa tubuh overweight dengan depresi 11,03%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dari 10 Siswa dan Siswi di SMK Muhammadiyah Cawas Klaten  terdapat 6 orang mengatakan tidak percaya diri pada penampilanya dan merasa cemas saat bergaul dengan orang lain. Mengetahui hubungan citra tubuh dengan kejadian depresi pada remaja di SMK Muhammadiyah Cawas Klaten. Jenis penelitian ini korelasional, desain penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel citra tubuh diukur dengan kuesioner citra tubuh, sedangkan kejadian depresi menggunakan kuesioner BDI II. Sampel dalam penelitian ini 116 orang yang telah sesuai dengan kriteria inklusi. Teknik sampling  menggunakan simple random sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan nilai Zhitung = 6,49, didapatkan sebagian besar citra tubuh positif sebanyak 93,1% sedangkan sebagian besar kejadian depresi dalam kategori normal yaitu 61,2%. Berdasarkan hasil analisis kendall tau didapatkan Zhitung = 6,49 > Ztabel = 1,96, sehingga terdapat hubungan citra tubuh dengan kejadian depresi pada remaja di SMK Muhammadiyah Cawas Klaten. Kata Kunci : citra tubuh, kejadian depresi, remaja

Page 10 of 34 | Total Record : 334


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue