cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat CENDEKIA UTAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat "Cendekia Utama" merupakan jurnal ilmiah dalam bidang Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh STIKES Cendekia Utama Kudus secara berkala dua kali dalam satu tahun. ISSN : 2252-8865
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
UJI EFEKTIFITAS LARVASIDA INFUS DAUN MAHKOTA DEWA (Phaleria macrocarpa) TERHADAP LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI INSTAR III Dian Arsanti Palupi; Risna Endah Budiati; Achmad Junaedi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.1 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.104

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Pemberantasan Aedes aegypti merupakan cara utama untuk mengendalikan DBD. Kegiatan penanggulangan DBD salah satunya adalah pengendalian vektor penyakit yang bertujuan menurunkan populasi vektor penyakit sampai ke tingkat yang tidak membahayakan manusia. Pemberantasan stadium larva cukup efektif karena sebagai bentuk tindakan preventif sebelum nyamuk tumbuh dewasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas infus daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) terhadap kematian larva Aedes aegypti instar III. Metode penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan penelitian time series control, teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan 4 kali pengulangan. Masing-masing wadah diisi infus daun mahkota dewa  konsentrasi  0,4% ;  0,8%;  1,6% dan 25 larva instar III tanpa diberi makan. Kontrol positif diberi abate dan sebagai kontrol negatif diisi aquadest. Pengamatan dilakukan pada jam pertama, ke tiga dan ke enam kemudian dihitung jumlah larva yang mati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infus daun mahkota dewa efektif membunuh larva instar III nyamuk aedes aegypti pada konsentrasi 1,6%. Kata kunci :   Demam Berdarah Dengue, Larva Nyamuk Aedes Aegypti Instar III , Infus daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa)
TOTAL COLIFORM AIR BERSIH PADA RUMAH MAKAN TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN TANJUNG EMAS SEMARANG Puput Kadarsih; David Laksamana Caesar
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.015 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i5.161

Abstract

Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. Rumah makan adalah setiap usaha komersial yang ruang lingkup kegiatannya menyediakan makanan dan minuman untuk umum di tempat usahanya. Total Coliform merupakan kelompok bakteri yang digunakan sebagai indikator adanya kontaminasi feses atau indikasi adanya pencemaran pada air dan dapat menimbulkan masalah kesehatan pada manusia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 5 sampel air bersih. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar checklist, serta lembar pengukuran Most Probable Number (MPN) air bersih. Berdasarkan hasil analisis laboratorium pada 5 sampel air bersih diketahui seluruh sampel air bersih melebihi NAB yang diperkenankan yaitu 10/100 ml dengan rincian 4 sampel memiliki nilai MPN > 2400/100 ml dan 1 sampel memiliki nilai MPN 460/100 ml. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diketahui bahwa kualitas bakterilogis air bersih di rumah makan terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang belum memenuhi syarat kesehatan.Kata Kunci : Total Coliform, Air bersih, Rumah makan
PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT PADA KELUARGA DENGAN TUBERCULOSIS(TBC) DI KABUPATEN KLATEN: STUDY FENOMENOLOGI Istianna Nurhidayati; Marchiastuti Fitrianingrum
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1411.435 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.99

Abstract

Peningkatan jumlah penderita TB disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya jarak antara rumah pasien ke Puskesmas. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah salah satunya kunjungan rumah. Program tersebut diharapkan dapat membantu menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TB Paru. Tujuan penelitia mendapatkan arti dan makna pengalaman perawat  Perkesmas dalam memberikan asuhan keperawatan pada keluarga dengan TB. Metode menggunakan disain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dari 6 partisipan dengan menggunakan proporsive sampling di kabupaten Klaten. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam pada partisipan. Hasil penelitian diperoleh enam tema, yaitu emosi perawat pada keaadaan keluarga dengan TB, dukungan informatif, dukungan emosional dan dukungan instrumen merupakan dukungan yang diberikan perawat pada keluarga dengan TB, harapan perawat pada dinas kesehatan dan harapan perawat pada keluarga dengan TB. Kesimpulan perawat perkesmas harus melakukan kunjungan keluarga dengan TB untuk memberikan asuhan keperawatan dan dukungan pada keluarga dengan TB.Keywords: pengalaman perawat, asuhan keperawatan, tuberculosis Paru
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DALAM PENGISIAN PARTOGRAF PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS JEKULO Umi Widayanti; Ervi Rachma Dewi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.619 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i5.152

Abstract

Asuhan kebidanan adalah penerapan fungsi dan kegiatan yang menjadi tanggung jawab dalam pelayanan kepada klien yang mempunyai kebutuhan atau masalah dalam bidang kesehatan, ibu masa hamil, bersalin, nifas, dan bayi setelah lahir serta keluarga berencana. Kinerja bidan dalam pengisian partograf dengan lengkap akan membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Penggunaan partograf dalam persalinan sebagai alat bantu untuk membuat keputusan klinik, sehingga penanganan dalam persalinan tetap aman dan nyaman.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja bidan dalam pengisian partograf di Puskesmas Jekulo.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh bidan yang melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pemberi pelayanan pada ibu bersalin yang berjumlah 26 bidan.Kinerja bidan sebagian besar (84,6%) termasuk kategori cukup, beban kerja berat (73,1%), penghargaan rendah (69,2%), sanksi tinggi (57,7%). Secara bivariat masing-masing variabel (beban kerja, supervisi, penghargaan) tidak ada hubungannya dengan kinerja bidan dengan P > 0,05 dan variabel sanksi memiliki hubungan dengan kinerja bidan (p value ≤ 0,05).Ada hubungan sanksi dengan kinerja bidan dalam pengisian partograf di Puskesmas Jekulo Kudus. Saran yang direkomendasikan adalah memberikan penghargaan bidan berprestasi seperti memberikan kesempatan untuk peningkatan jenjang pendidikan dan menerapkan sanksi yang sudah diterapkan secara adil terhadap semua bidan sebagai pemberi pelayanan khususnya ibu bersalin. Kata kunci : Kinerja Bidan, Partograf, Beban Kerja, Supervisi, Penghargaan, Sanksi.
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN PENYEBAB KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA KELOMPOK PEKERJA PENGENDARA SEPEDA MOTOR Muhammad Mu’in; Dody Setiawan; Dwi Susilawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2657.934 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v6i2.190

Abstract

Latar Belakang. Berbagai kondisi dan situasi menyebabkan banyak pekerja memilih sepeda motor sebagai moda transportasi harian. Jumlah pengendara sepeda motor di Indonesia semakin bertambah. Risiko kecelakaan pada pengendara sepeda motor lebih besar dibandingkan dengan moda transportasi lain. Angka kecelakaan yang melibatkan sepeda motor cenderung meningkat. Berbagai faktor dapat berperan dalam kejadian kecelakaan lalu lintas pada kelompok pekerja pengendara sepeda motor. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik waktu, lokasi dan individu serta penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas pada kelompok pekerja pengendara sepeda motor. Metoda. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melihat data sekunder. Responden dalam penelitian ini adalah pelaku atau korban kecelakaan yang melibatkan pekerja pengendara sepeda motor tahun 2015 yang tercatat di Laporan Safety Riding Laka Lantas Polrestabes Semarang yang berjumlah 520. Data dianalisis secara statistik untuk mengetahui gambaran karakteristik waktu, lokasi dan individu serta dugaan penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas pada kelompok pekerja pengendara sepeda motor. Hasil penelitian menunjukkan kejadian kecelakaan sepeda motor pada kelompok pekerja  40,2 % pada jam lalu lintas padat, 54,8 % di jalan arteri, 78,7 % pada laki-laki, 72,9 % usia dewasa, 90,6 % dengan pekerjaan swasta; dugaan penyebab kecelakaan dari faktor perilaku karena 82,1 % kurang waspada, 15,4 % tidak menunggu bebas arus saat berbelok atau menyeberang,  14,2 % kurang menjaga jarak, 11,7 % lelah, mengantuk, dan kurang konsentrasi; 10,2 % berjalan melewati marka jalan, 6,3 % tidak bisa mengendalikan kendaraan, 6,2 % kecepatan tinggi, 5,8 % melanggar rambu lalu lintas, 3,5 % kendaraan berhenti di badan jalan; faktor penyebab lain karena 2,3 % kondisi jalan tidak aman, serta 1,7 % kerusakan teknis kendaraan. Karakteristik dan dugaan penyebab kejadian kecelakaan lalu lintas  pada pekerja pengendara sepeda motor tergambar dari hasil penelitian. Diharapkan kepada semua pihak mempertimbangkan faktor tersebut agar kecelakaan pada kelompok pekerja pengendara sepeda motor dapat dicegah dan diminimalkanKata kunci: Karakteristik, penyebab, pekerja, kecelakaan sepeda motor
KARAKTERISTIK AKSEPTOR VASEKTOMI DI WILAYAH PUSKESMAS KARANGKOBAR KABUPATEN BANJARNEGARA Rusfita Retna; Ika Retno Wati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.875 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.213

Abstract

Salah satu strategi menurunkan fertilitas  adalah melalui penggunaan alat kontrasepsi. Prevalensi pemakaian kontrasepsi cenderung pada penggunaan alat kontrasepsi jangka  pendek dan hormonal. Rendahnya peran serta pria dalam penggunaan alat kontrasepsi masih perlu mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mengetahui mengetahui karakteristik akseptor vasektomi di Puskesmas Karangkobar Kabupaten Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. instrument penelitian berupa checklist. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akseptor vasektomi dengan jumlah anak ≥ 2 sebanyak 34 orang (97,1 %) dan akseptor vasektomi dengan  usia  anak  terkecil  >2 tahun sebanyak 27 orang (77,1 %). Saran bagi pasangan usia subur hendaknya dapat merencanakan program keluarga berencana dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang bagi pria yaitu vasektomi.Kata Kunci : Akseptor, Vasektomi, Pria
Prosentase Pelaksanaan Obat Antibiotik Oral Sesuai dengan Formularium Rumah Sakit Pada Pasien BPJS Rawat Jalan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Vera Mulia Sari; Yulia Pratiwi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3356.826 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v1i5.147

Abstract

Intensitas penggunaan obat antibiotik yang relatif tinggi dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibiotik. Pada awalnya resistensi terjadi di tingkat rumah sakit, tetapi lambat laun juga berkembang dilingkungan masyarakat, dalam rangka memenuhi kebutuhan pelayanan di rumah sakit Formularium merupakan sarana yang kuat untuk meningkatkan kualitas dan mengawasi biaya obat yang dipergunakan untuk pengobatan di Rumah Sakit. Salah satu dampak dari pemanfaatan Formularium yang belum optimal akan menimbulkan kerugian pada rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini untukmengetahui pelaksanaan pelayanan obat antibiotik sesuai dengan Formularium Rumah Sakit pada pasien BPJS rawat jalan di RSUD dr. Leokmono Hadi Kudus periode maret 2016. Desain penelitian ini deskripsi kuantitatif, pengambilan data retrospektif dengan total sampling. Populasi dan sampel adalah data resep pasien BPJS rawat jalan bulan maret 2016.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peresepan antibiotik oral yang sesuai dengan Formularium Rumah Sakit sebanyak 1139 resep, dengan persentse 98,70%, peresepan antibiotik oral yang tidak sesuai sebesar 15 resep dengan persentase sebanyak 1,30% dari 1154 resep yang masuk selama bulan maret 2016, didukung data peresepan obat antibiotik oral 100% dengan nama generik dan penggunaan antibiotik terbanyak adalah golongan beta laktam dengan persentase sebesar  61,80%, antibiotik lain sebanyak 38,20% dari 1157 ratio penulisan antibiotik. Dari data tersebut dapat disimpulkan peresepan antibiotik oral yang sesuai dengan Formularium Rumah Sakit dengan persentase sebanyak 98,70%, dan hasil peresepan antibiotik oral yang tidak sesuai dengan persentase sebanyak 1,30% dari 1154 resep antibiotik oral yang masuk selama bulan maret 2016.Kata Kunci: Antibiotik, Oral, Formularium Rumah Sakit, Rawat jalan.
GAMBARAN PENGGUNAAN FORMALIN PADA IKAN ASIN DI PASAR KARANGAYU KOTA SEMARANG Eny Hastuti
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.512 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i5.167

Abstract

Ikan merupakan bahan pangan yang mudah membusuk. Hanya dalam waktu sekitar 8 jam sejak ikan ditangkap dan didaratkan sudah akan timbul proses perubahan yang mengarah pada kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ada tidaknya kandungan formalin dan mengetahui ciri-ciri ikan berformalin serta mengetahui karakter penjual ikan asin di Pasar Karangayu Semarang. Metode penelitian yang digunakan untuk identifikasi formalin pada ikan asin dengan uji kualitatif menggunakan reagen schiff pada sampel ikan asin dan dilakukan wawancara dengan pedagang ikan asin. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) pedagang ikan asin di Pasar Karangayu sebesar 80% berjenis kelamin perempuan dan sebesar 50% adalah pedagang dengan pendidikan terakhir tamat SMA; (2) uji kualitatif dari 10 sampel ikan asin yang didapat dari pasar Karangayu Semarang pada bulan Februari 2016, didapat 1 sampel yang positif mengandung formalin;(3) Ciri–cirri ikan yang mengandung formalin yaitu warnanya bersih dan cerah, tidak berbau khas ikan asin, tidak dihinggapi lalat, tahan selama berbulan-bulan; (4) Pengetahuan tentang formalin pedagang ikan asin di pasar Karangayu Semarang masih sudah baik; (5) Sikap pedagang ikan asin di Pasar Karangayu Semarang terhadap penggunaan formalin pada ikan asin sudah baik; (6) Asal ikan asin semuanya diperoleh dari produsen di Pasar Ikan Rejomulyo atau Pasar Kobong Kota Semarang.     Kata kunci: Formalin, Ikan asin, Pasar
HUBUNGAN POLA DIET DENGAN RIWAYAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA TENGGELES KUDUS Galia Wardha Alvita
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.963 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v0i0.208

Abstract

Pengendalian Hipertensi pada lansia dapat dilakukan melalui menjaga diet sehari-hari dan menjalankan hidup secara sehat, kebiasaan masyarakat saat ini cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji yang merupakan salah satu faktor pencetus hipertensi. Seseorang yang mengalami hipertensi bila tidak dikontrol dapat berbahaya dan beresiko terkena stroke, penyakit jantung dan gagal ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan pola diet Dengan Riwayat Hipertensi Pada Lansia di Desa Tenggeles Kudus. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini 41 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisa penelitian menggunakan Chi Kuadrat dan regresi Logistik sederhana. sebagian besar lansia mempunyai pola diet yang baik yaitu 29 responden (70,7%), dan sebagian kecil lansia mempunyai pola diet yang kurang yaitu 12 responden (29.03%). Sebagian lansia mengalami hipertensi ringan sebanyak 21 responden (51,2%) dengan nilai p-value 0,028 (p<0.05). Ada Hubungan  Pola diet dengan Riwayat Hipertensi Pada Lansia di Desa Tenggeles Kudus. Berdasarkan hasil analisis statistik tersebut maka diharapkan lansia untuk melakukan pola diet yang baik dan sehat seperti membatasi garam dalam masakan,dan mengurangi makanan yang berkolesterol.Kata Kunci : Pola diet, Riwayat hipertensi, Lansia
PEMANFAATAN LAYANAN PKPR OLEH REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIROTO SEMARANG Sri Handayani; Eti Rimawati
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.236 KB) | DOI: 10.31596/jcu.v2i4.105

Abstract

Pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) merupakan upaya pelayanan kesehatan yang ditujukan pada remaja. PKPR mulai dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2003. Berdasarkan laporan kunjungan PKPR di puskesmas miroto selama tahun 2014, akses remaja sangatlah rendah hanya mencapai 3%.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi rendahnya pemanfaatan PKPR oleh remaja di wilayah puskesmas Miroto Semarang.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode cross sectional dimana pengambilan data dilakukan dalam satu waktu. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat bantu dalam pengambilan data. Sampel dilapangan dipilih secara random sederhana. Jumlah sampel adalah 100 remaja dari tiga SMA yang ada di wilayah kerja puskesmas Miroto Semarang.Hasil menunjukkan bahwa hanya 12% remaja yang pernah mengakses layanan PKPR di puskesmas Miroto. Tingkat pengetahuan tentang PKPR masih dalam kategori rendah, hanya 56% yang mempunyai pengetahuan baik. Terdapat 60% remaja yang mendukung adanya PKPR di puskesmas Mirotot. Dimana 58% remaja masih terpengaruh mengikuti teman sebayaanya dalam memanfaatkan PKPR. Peran petugas puskesmas sangat rendah yaitu 60% menyatakan petugas tidak aktif mensosialisaikan PKPR. Sedangkan sekolah sebesar 72% remaja menyatakan sekolah tidak aktif dalam sosialiasi PKPR. Faktor yang berhubungan sekaligus berpengaruh terhadap pemanfaatan PKPR oleh remaja adalah peran sekolah dalam mensosialisasikan PKPR di sekolah.Disarankan kepada petugas puskesmas untuk bekerjasama dengan pihak sekolah dalam meningkatkan sosialisasi PKPR kepada remaja. Serta sebagai upaya meningkatkan akses PKPR oleh remaja.Kata kunci       : PKPR, Remaja, Akses

Page 11 of 34 | Total Record : 334


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 1 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 3 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 3 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 3 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 9, No 1 (Maret 2020) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 2 (Oktober 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 8, No 1 (Maret 2019) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 2 (Oktober 2018) : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 6, No 2 (2017): Edisi Oktober 2017 Vol 6, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 2 (2016): Edisi Oktober 2016 Vol 5, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 4, No 2 (2015): Edisi Oktober 2015 Vol 4, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 2 (2014): Edisi Oktober 2014 Vol 3, No 1 (2014): Edisi Maret 2014 Vol 2, No 2 (2013): Edisi Oktober 2013 Vol 2, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 Vol 1, No 1 (2012): Edisi Oktober 2012 More Issue