cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2024)" : 10 Documents clear
Perubahan Molekular Obesitas Dalam Kehamilan : Literatur Review Suherman, Juwita Ninda; Farizi, Taufiq Al
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3103

Abstract

Obesitas pada kehamilan memiliki prevalensi yang semakin meningkat, dengan data global dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists menunjukkan prevalensi 16-19%. Kondisi ini berdampak negatif pada ibu dan janin, meningkatkan risiko diabetes gestasional, preeklamsia, persalinan dengan bantuan, serta komplikasi neonatal. Ibu hamil dengan obesitas berisiko tinggi mengalami komplikasi yang membahayakan nyawa ibu dan janin. Berbagai intervensi dilakukan untuk mengatasi obesitas pada kehamilan, antara lain modifikasi asupan makanan dan pengontrolan berat badan berbasis gaya hidup. Tinjauan pustaka ini membahas epidemiologi, klasifikasi, faktor risiko, dampak, serta strategi pencegahan dan penanganan obesitas pada kehamilan. Pencarian literatur dilakukan menggunakan database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar. Klasifikasi obesitas pada kehamilan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) sebelum kehamilan, yaitu obesitas kelas I (IMT 30-34,9 kg/m²), kelas II (IMT 35-39,9 kg/m²), dan kelas III (IMT ≥ 40 kg/m²). Faktor risiko meliputi usia maternal lanjut, riwayat obesitas sebelum kehamilan, kenaikan berat badan berlebihan, dan gaya hidup sedentari. Selain itu, peran Nitric Oxide (NO) dalam proses inflamasi, termasuk interaksi dengan sitokin pro-inflamasi dan regulasi epigenetik melalui Small Nuclear Ribonucleoproteins (snRNP), yang mempengaruhi respons imun pada kehamilan obesitas.
Tingkat Pengetahuan Berhubungan Dengan Praktik Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Dewasa Awal Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji Padilero, Fertiyana Fin; Masluhiya, Swaidatul; Devi, Hilda Mazarina
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3113

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang berbahaya, maka penting untuk memahami cara menghindarinya. Pemahaman akan berdampak pada perilaku masyarakat, dan teknik pencegahan DBD akan dikaitkan dengan perilaku yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku pencegahan DBD pada orang dewasa awal dengan pengetahuan di Wilayah Kerja Puskesmas Pakisaji. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Sebanyak 98 dari 130 orang dewasa awal menjadi sampel penelitian. Partisipan dalam penelitian ini harus berusia dewasa awal (26–35 tahun), melek huruf, dan bersemangat untuk berpartisipasi. Sampel dipilih secara simple random sampling. Kesadaran terhadap DBD merupakan variabel bebas, sedangkan teknik pencegahan DBD merupakan variabel terikat. Alat untuk pencegahan DBD adalah lembar kuesioner pengetahuan dan perilaku. Peneliti menggunakan uji exact fisher untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 37,8% dewasa awal memiliki pemahaman yang sangat baik tentang DBD; lebih dari separuh (38,8%) remaja menggunakan strategi pencegahan DBD yang berhasil; ada korelasi antara tingkat pengetahuan dengan teknik pencegahan DBD (p = 0,000, OR = 28,6). Direkomendasikan lebih banyak peneliti menggunakan 5 M plus untuk menguji strategi pencegahan DBD dalam keluarga, terutama di kalangan remaja.
Diagnosa Keperawatan : Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Menjalani Terapi Hemodialisa Cita, Errick Endra; Ka’arayeno, Arie Jefry; Tumiani, Tumiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3191

Abstract

Gangguan integritas kulit dialami pasien gagal ginjal kronik berdampak pada kualitas hidup dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini mengidentifikasi tanda gejala dan faktor berhubungan  gangguan integritas kulit pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, deskriptif, dan eksploratif. Populasi dan sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik menjalani hemodialisis berjumlah 52 sampel yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi pemeriksaan fisik pada kulit dan skin detector untuk mengukur kelembaban kulit. Data dianalisis berdasarkan nomenklatur Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia(SDKI). Penelitian ini disetujui oleh Komite Etik Penelitian Kesehatan STIKES Guna Bangsa Yogyakarta. Hasil menunjukkan gangguan integritas kulit pada pasien gagal ginjal kronik didukung oleh adanya data kerusakan lapisan kulit seperti kulit kering, kulit kasar, ekskoriasi, kulit bersisik berpola, purpura, hiperpigmentasi, gatal, berhubungan dengan perubahan sirkulasi, kelebihan volume cairan dan perubahan status nutrisi. Penentuan diagnosis keperawatan gangguan integritas kulit ditentukan tanda mayor yang lebih spesifik untuk menggambarkan kerusakan lapisan kulit pada tanda mayor terdapat pada SDKI
Factors That Influence Patient Satisfaction In Using The HALODOC Application Pujianto, Melvin Dhanius; Wuisan, Dewi Sri Surya
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3112

Abstract

Mencari tahu bagaimana berbagai elemen bauran pemasaran memengaruhi kebahagiaan pasien dengan aplikasi Halodoc menjadi kekuatan pendorong penelitian ini. Teknik kuantitatif yang digunakan dalam pekerjaan ini meliputi analisis rute dan pendekatan serupa. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna program Halodoc, sedangkan sampelnya berjumlah 168 responden. Metode pengumpulan data pada penelitian ini meliputi dokumentasi, angket, dan observasi langsung. Analisis regresi parsial yang sering disebut dengan Partial Least Square (PLS) digunakan untuk mengevaluasi hipotesis dalam penelitian ini. Pertama, produk tidak mempengaruhi kepuasan pasien terhadap Aplikasi Halodoc dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun; kedua, harga tidak mempengaruhi kepuasan pasien terhadap Aplikasi Halodoc dengan cara, bentuk, atau bentuk apa pun; ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pasien terhadap Aplikasi Halodoc; dan keempat, promosi berpengaruh langsung terhadap kepuasan pasien terhadap Aplikasi Halodoc secara positif dan signifikan 
Pemberian Topikal ASI Terhadap Resiko Infeksi Tali Pusat Neonatus: Studi Kasus Perwiraningtyas, Pertiwi; Cahyaningrum, Ika; Leton, Elisabet Masan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3193

Abstract

Inflammation of the umbilical cord is one of the triggers of morbidity and mortality in newborns worldwide. Various preventive and curative efforts are made to reduce this incident. This case study aims to improve the provision of nursing care for newborns with infection risk problems. A case study design was used in this study. The research subjects were selected using the accidental sampling method. The study was conducted on three neonates aged 7 days with the condition that the umbilical cord had not yet come off in the postpartum room of Dr. R. Soedarsono Pasuruan Hospital on February 23-28, 2022. The focus of the problem was the risk of infection. The intervention carried out on the umbilical cord using breast milk. The results of the study showed that the umbilical cords of all babies were wet on the first day. The application was by applying the base of the umbilical cord with a cotton bud that had been given 1-2 drops of breast milk, done 2 times in the morning and evening after bathing. After two days of treatment, the nursing problem of infection risk was resolved. This was indicated by the umbilical cord which tended to be dry and there were no signs of inflammation such as: no redness, odor, pus, edema, and tenderness. The results of this case study serve as a guideline for providing nursing care for newborns, especially those at risk of experiencing inflammation of the umbilical cord. Peradangan yang terjadi pada tali pusat menjadi salah satu pencetus morbiditas dan mortalitas bayi baru lahir di seluruh dunia. Berbagai upaya preventif maupun kuratif dilakukan untuk menekan kejadian tersebut.  Studi kasus ini bertujuan sebagai upaya peningkatan pemberian asuhan keperawatan pada bayi baru lahir dengan masalah resiko infeksi.  Desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian dilakukan dengan metode accidental sampling. Penelitian dilakukan terhadap tiga neonatus usia 7 hari dengan kondisi tali pusat belum terlepas di di ruang nifas RSUD dr. R. Soedarsono Pasuruan tanggal 23-28 Februari 2022. Fokus permasalahan adalah resiko infeksi. Intervensi yang dilakukan pada tali pusat dengan menggunakan ASI. Hasil penelitian menunjukkan tali pusat seluruh bayi dalam keadaan basah pada hari pertama. Penerapannya dengan mengoleskan pangkal tali pusat dengan cotton bud yang sudah diberi tetesan ASI sebanyak 1-2 tetes, dilakukan 2 kali pagi dan sore setelah mandi. Setelah perawatan selama dua hari, masalah keperawatan resiko infeksi teratasi. Hal ini ditandai dengan tali pusat yang cenderung kering dan tidak ada tanda-tanda peradangan seperti: tidak ada kemerahan, berbau, pus edema dan nyeri tekan. Hasil studi kasus ini, menjadi salah satu pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan bayi baru lahir khususnya yang beresiko mengalami peradangan pada tali pusat
Strategi Coping Dengan Tingkat Stres Pada Santri Baru Asrama Putri Azzubaidah Di Pondok Pesantren An-Nur 1 Bululawang Malang Quraini, Yumi Octafias; Mumpuni, Risna Yekti; Kurniawan, Andi Surya
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3097

Abstract

Santri cenderung rentan menghadapi berbagai masalah karena kurangnya kesiapan untuk mandiri dan kesulitan mengatasi tantangan, seperti penyesuaian dengan jadwal belajar yang padat, ketidakmampuan untuk tinggal di pondok karena ketergantungan pada orang tua, serta perilaku melanggar aturan asrama yang dapat menyebabkan tingkat stres tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara strategi coping dengan tingkat stres pada santri baru Asrama Putri Azzubaidah di Pondok Pesantren. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan analitik cross-sectional. Jumlah sampel penelitian 57 santri baru dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian strategi coping menggunakan kuesioner Kuesioner The Brief Cope serta kuesioner tingkat stres menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS). Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,000 dimana lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara strategi coping dengan tingkat stres pada santri baru Asrama Putri Azzubaidah di Pondok Pesantren Annur 1 Bululawang Malang, nilai koefisien korelasi (r=0,629) menunjukkan hubungan yang positif dan kuat maka semakin tinggi strategi coping maka semakin tinggi tingkat stres santri.
Tingkat Dukungan Keluarga Dan Motivasi Diri Berhubungan Dengan Kepatuhan Diet Pada Penderita Hipertensi Ina, Lestari Nona; Supriyadi, Supriyadi; Dewi, Novita
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3102

Abstract

The problem of hypertension increases every year, this is caused by many factors, one of which is still low dietary requirements. Actions to support diet compliance require family support and self-motivation. The aim of this research was to determine the relationship between family support and self-motivation with diet compliance in adult hypertensive sufferers at the Dinoyo Community Health Center, Malang City. The research design used cross sectional. The study population was 511 hypertensive sufferers with a total sample of 84 hypertensive sufferers. Samples were taken using the Accidental Sampling technique. The independent variables are family support and self-motivation, the dependent variable is compliance with hypertension. The instrument used is a questionnaire sheet. Data analysis used Fisher's exact test. The research results showed that the majority of respondents had good family support (67.9%). Almost all respondents have high self-motivation (91.7%). Most respondents had high diet compliance (50.7%). There is a relationship between family support (p=0.024; OR=3.3) and self-motivation (p=0.000; OR=0.3) with diet compliance in hypertension sufferers. Further research can conduct research directly examining family data regarding the family's.Masalah hipertensi setiap tahunnya mengalami peningkatan, hal ini disebabkan oleh banyak faktor salah satunya kepatuhan diet yang masih rendah. Tindakan untuk mendukung kepatuhan diet diperlukan dukungan keluarga dan motivasi diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi diri dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi usia dewasa di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 511 penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang penderita hipertensi. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling. Variabel independen adalah dukungan keluarga dan motivasi diri, variabel dependen adalah kepatuhan diet hipertensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji fisher's exact test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga yang baik (67,9%). Hampir seluruh responden memiliki motivasi diri yang tinggi (91,7%). Sebagian responden memiliki kepatuhan diet yang tinggi (50,7%). Ada hubungan dukungan keluarga (p=0,024; OR=3,3) dan motivasi diri (p=0,000; OR=0,3) dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian tentang mengkaji secara langsung data keluarga.  
Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dan Pendidikan Ibu Berhubungan Dengan Status Gizi Balita Deo, Florianus Alva; Metrikayanto, Wahyu Dini; Susmini, Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3077

Abstract

Balita kelompok rentan gizi, penderita gizi buruk dapat mengalami pertumbuhan jangka pendek dan mengalami keterbatasan pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuh, pikiran dan otak, sehingga mempengaruhi tingkat kesadaran otak.Tujuan penelitian mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan (PMT) dengan pendidikan ibu dan status gizi balita  di Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Provinsi Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 267 anak prasekolah, sampel penelitian 73 responden dengan menggunakan simple random sampling. Instrumenmenggunakan angket dan lembar observasi. Uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita tidak mendapatkan makanan tambahan (52,1%), hampir separuh ibu yang memiliki balita berpendidikan SMA (42,5%), dan hampir separuh balita mengalami gizi buruk (49,3%). Hasil uji chi-square p=0,000 (X1) dan p-value=0,001 (X2), dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pemberian makanan tambahan (PMT) dan pendidikan ibu dengan status gizi balita di Desa Pandansari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Direkomendasikan penelitian selanjutnya mengkaji faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi pelaksanaan program PMT
Physical Activities Sebagai Faktor Penurunan Anxiety Pada Lansia Di Kota Malang Rahayu Hastutiningtyas, Wahidyanti; Aisyiyah Puspitarini, Nurul
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3184

Abstract

Physical activities yang merupakan gerakan tubuh yang melibatkan otot dan membutuhkan energi, telah diidentifikasi sebagai faktor penting dalam menjaga kesehatan fisik dan mental pada populasi lansia. Kota Malang, yang mengalami pertumbuhan populasi lansia yang signifikan, memiliki potensi untuk menjadi lingkungan yang mendukung aktivitas fisik dengan berbagai fasilitas olahraga dan komunitas yang ada. Namun, faktor-faktor seperti urbanisasi dan tingkat stres yang tinggi di lingkungan perkotaan juga dapat berkontribusi pada tingkat kecemasan yang lebih tinggi pada lansia. Selain itu physical activities merupakan salah satu  faktor dalam menurunkan Anxiety pada Lansia.  Physical Activities tidak hanya berkontribusi pada ilmu pengetahuan tetapi juga memberikan dampak praktis untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui physical activities sebagai  faktor dalam menurunkan anxiety pada lansia. Penelitian menggunakan desain observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi, ditentukan dengan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 50 lansia. Pengumpulan data menggunakan kuesioner physical activity scale for elderly (PASE)  untuk physical activity dan untuk anxiety menggunakan kuesioner Skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Analisis dilakukan secara univariat untuk melihat deskriptif statistik data penelitian dan analisis bivariat dengan korelasi spearman rank dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16 uji spearman-rank didapatkan p-value 0,013. Hasil ini menunjukkan bahwa physical activities sebagai faktor menurunkan anxiety pada lansia di Kota Malang
Penerapan Terapi Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi Ambarwati, Ambarwati; Sari, Yulia Indah Permata
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v8i3.3105

Abstract

Diabetes melitus adalah gangguan metabolik yang terjadi pada tubuh, biasanya ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula dalam darah. Banyak komplikasi yang dapat terjadi sebagai penyakit penyerta dari diabetes apabila penyakit ini tidak dikendalikan, seperti pada ginjal, jantung, mata, sistem saraf dan sistem pembuluh darah. Tata laksana yang dapat dilakukan untuk mengelola diabetes agar kadar glukosa darah tetap stabil yaitu dengan menerapkan terapi non farmakologis dalam bentuk relaksasi autogenik. Relaksasi autogenik ialah suatu teknik untuk membuat tubuh serta pikiran menjadi lebih rileks. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu case report atau desain laporan kasus dalam bentuk pretest  dan posttest terapi relaksasi autogenik. Subjek pada penelitian adalah 1 pasien yang mengalami diabetes tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa. Standar Operasional Prosedur (SOP) relaksasi autogenik dan glukometer adalah instrumen yang dipakai di penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan analisis deskriptif dengan melakukan pemeriksaan kadar glukosa sebelum dan setelah dilakukannya relaksasi. Hasil penerapan didapatkan bahwa relaksasi autogenik yang dilakukan selama 3 hari berturut dapat menurunkan kadar glukosa sewaktu pada pasien yang mengalami diabetes tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan glukosa darah dengan rerata penurunan sebesar 6 mg/dL. Dapat disimpulkan bahwa penerapan relaksasi autogenik dapat menurunkan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien DM Tipe 2 sehingga bisa dijadikan sebagai intervensi mandiri dirumah karena sifatnya mudah dan praktis.

Page 1 of 1 | Total Record : 10