cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEMANDIRIAN AKTIVITAS DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SEHARI-HARI PADA LANJUT USIA (LANSIA) Boyke Pangemanan; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.103 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1545

Abstract

Perubahan mental pada lansia ditandai dengan sikap yang mudah tersinggung dan bahkan mudah depresi hingga stres. Stres juga dapan mempengaruhi kemandirian pada lansia meliputi kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti: mandi, berpakaian rapi, pergi ke toilet, berpindah tempat, dapat mengontrol BAK atau BAB, serta dapat makan sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk megetahui hubungan tingkat stres dengan kemandirian aktivitas dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada lansia di Dusun Pakan Desa Purworejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu lansia yang ada di Dusun Pakan Desa Purworejo dengan jumlah 125 orang dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 31 orang. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres hampir seluruh responden dikategorikan stres sedang yaitu sebanyak 25 orang (80,6%), kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari sebagian besar responden dikategorikan ketergantungan ringan yaitu sebanyak 17 orang (54,8%), dan hasil analisis terdapat hubungan tingkat stres dengan kemandirian aktivitas dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari pada lansia di Dusun Pakan Desa Purworejo Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang yang dibuktikan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 (p ≤ 0,05) dan nilai korelasi sebesar -0,642, artinya semakin rendah tingkat stress maka semakin tinggi tingkat kemandiriannya. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti di lokasi lain dengan sampel yang lebih banyak lagi sehingga sebaran data cenderung bervariasi. ABSTRACT Mental Changes on elderly attitude was characterized by irritability and even easy to stress depression. Stress also affects dapan self-reliance on the elderly include the ability of the elderly in doing daily activities such as bathing, dressing, toileting, move, it can control the TUB or chapters, as well as be able to eat themselves. The purpose of this research is to megetahui the relationship with stress level of self-reliance activities in fulfillment of daily necessities on the elderly in the village Village Feed Purworejo Subdistrict Ngantang Malang. Design research using the method of korelasi with cross sectionalapproach. The population in this study i.e. the elderly that is in the hamlet of the village with a population of Purworejo Feed 125 people and research samples using a purposive sampling that is as many as 31 people. Instrument in this study using questionnaire sheet. The analysis used spearman rank. The research results showed that the stress level of almost all respondents stress that is being categorized as many as 25 people (80.6%), independence in the fulfillment of daily needs most respondents categorized mild dependency that is as much as 17 people (54.8%), and the results of the analysis there is relationship stress levels with independence activities in fulfillment of daily needs in elderly in the hamlet of the village Feed Purworejo Subdistrict Ngantang Malang as evidenced by the significant value of 0.000 (p ≤ 0.05) and the value of the correlation of -0.642, meaning that the lower the level of stress the higher the level of his independence. For further researchers it is recommended to research in other locations with more samples so that the distribution of data tends to variation. Keywords: Independence; the elderly; the level of stress.
HUBUNGAN PENGGUNAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB Pebri Handayani; Pertiwi Perwiraningtyas; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.71 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1500

Abstract

Peningkatan program keluarga berencana Nasional bertujuan untuk mengurangi peningkatan kelahiran, salah satu cara untuk menunda kehamilan dengan cara menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Akibat menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan terjadi peningkatan hormon progesteron yang mempermudah peningkatan berat badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan peningkatan berat badan pada akseptor KB suntik di Puskesmas Dinoyo Malang. Desain penelitian mengunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dengan penelitian ini adalah ibu yang menggunakan KB suntik 3 bulan yang berjumlah 156 akseptor pada bulan januari 2014 di Puskesmas Dinoyo Malang, sampel penelitian ditentukan dengan teknik puposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 akseptor KB suntik 3 bulan pada 1 tahun pertama. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah Kartu KB dan Timbang Badan. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar (76,5%) responden menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan secara teratur dan lebih dari separuh (70,6%) responden mengalami kenaikan berat badan. Hasil uji spearman rank didapatkan p value = (0,003)
PERBEDAAN MOTIVASI KERJA DAN TINGKAT KEDISIPLINAN PERAWAT PNS DI PUSKESMAS DINOYO DAN PUSKESMAS BATU Ozelia F. M. Morais; Swito Prastiwi; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.38 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1476

Abstract

Kesuksesan dalam organisasi merupakan salah satu faktor motivasi yang digunakan dalam menjelaskan kemampuan dan kesempatan bekerja. Kedisiplinan juga memiliki peranan yang penting untuk menunjukan sikap kepatuhan karyawan terhadap peraturan yang berlaku di dalam perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan motivasi kerja dan kedisiplinan perawat PNS di Puskesmas Dinoyo dan Puskesmas Batu. Desain penelitian yang digunakan adalah komparatif yang bersifat membandingkan, dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, dan analisis yang digunakan Mann Whitne U-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh (91,7%) perawat PNS di Puskesmas Dinoyo memiliki motivasi kerja tinggi, sedangkan di Puskesmas Kota Batu hampir seluruhnya (88,2%) motivasi kerja tinggi. Seluruhnya (100%) perawat PNS di Puskesmas Dinoyo dikategorikan memiliki tingkat disiplin tinggi, sedangkan di Puskesmas Kota Batu sebagian besar (64,7%) tingkat kedisiplinan. Hasil analisis didapatkan nilai signifikan 0,002 (p value < 0,05), sehingga H1 diterima, artinya ada perbedaan motivasi kerja dan kedisiplinan perawat PNS di Puskesmas Dinoyo dan Puskesmas Batu. Pihak Puskesmas perlu meningkatkan motivasi kepada perawat dengan memberikan pujian apabila perawat berhasil mengerjakan tugasnya, memperhatikan kebutuhan perawat (misalnya jam istirahat/pergantian shif harus tepat sesuai jadwal yang ditentukan oleh pihak Puskesmas. ABSTRACT Success in the organization is one of the motivating factors used in explaining the ability and the opportunity to work. Discipline also has an important role to show the attitude of employee compliance with regulations that apply within the company. The purpose of this study was to identify differences in work motivation and discipline of civil servant nurses at Dinoyo Puskesmas and Batu Puskesmas. The research design used is comparative compare, using cross sectional approach. The population in this study are all nurses of civil servants at Dinoyo Community Health Center as many as 12 people and Batu Puskesmas 17 people with a total of 29 people and sampling technique using saturated sampling. The research instrument used a questionnaire, and the analysis used Mann Whitne U-Test. The results showed that almost all (91.7%) of PNS nurses at Puskesmas Dinoyo had high work motivation, while in Puskesmas Kota Batu almost (88.2%) work motivation was high. All (100%) of PNS caregivers in Puskesmas Dinoyo are categorized as having high discipline level, while in Puskesmas Kota Batu most (64.7%) discipline level. The result of analysis got significant value 0.002 (p value
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PELAKSANAAN TERAPI DIET PADA ANAK AUTIS Subaidi Subaidi; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.204 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1603

Abstract

Terapi diet pada anak autis akan optimal bila pelaksanaannya sesuaidengan aturan yang tepat, yaitu orang tua harus konsisten dalam menggunakan cara yang baik, hal ini di pengaruhi oleh pola asuh orang tua yang mempunyai waktu sedikit pada anak, orang tua yang mudah menyerah, dan kurang ketegasan pasangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adakah hubungan pola asuh orang tua dengan pelaksanaan terapi diet pada anak autis. Desain penelitian menggunakan jenis korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 orang dan sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu 15 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuesioner untuk pola asuh orang tua dan terapi diet anak autis. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah Spearman Rank (Rho). Analisa data dengan menggunakan Teknik ini dengan tingkat signifikasi (α) 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (86,7%) orang tua menggunakan pola asuh dengan kategori demokratis pada anak autis dan sebanyak 53,3% pelaksanaan terapi diet pada anak autis dalam kategori cukup. Hasil uji Spearman Rank (Rho), didapatkan nilai correlation coefficient -0,198 dan hasil nilai signifikan sebesar 0,478 di mana nilai ini lebih besar daripada α 0,05 sehingga H1 ditolak. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan pelaksanaan terapi diet pada anak autis. Saran pada penelitian ini adalah perlu dikembangkannya penelitian mengenai faktor-faktor orang tua dengan penerapan terapi diet anak autis sebagai salahsatu intervensi yang diberikanoleh tenaga kesehatan. ABSTRACT Diet therapy in autistic children will be optimal if the implementation is in accordance with the right rules, namely parents must be consistent in using good methods, this is influenced by parenting parents who have little time in children, parents who give up easily, and less partner's firmness. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between parenting parents and the implementation of diet therapy in autistic children. The study design used a correlational type with a cross sectional approach. The population in this study was 15 people and the sample was taken with a total sampling technique of 15 people. Collecting data using questionnaire sheets for parenting and diet therapy for autistic children. The statistical test used in this study is the Spearman Rank (Rho). Data analysis using this technique with a significance level (α) of 0.05. The results showed that most (86.7%) parents used parenting with a democratic category in autistic children and as many as 53.3% carried out diet therapy in autistic children in sufficient categories. The results of the Spearman Rank (Rho) test, obtained the correlation coefficient-0.198 and the results of a significant value of 0.478 where this value is greater than α 0.05 so H1 is rejected. So it can be concluded that there is no significant relationship between parenting parents and the implementation of diet therapy in autistic children. Suggestions in this study are the need to develop research on the factors of parents with the application of diet therapy for autistic children as one of the interventions provided by health workers. Keywords : Parents’ parenting; diet therapy autistic children.
HUBUNGAN AKTIVITAS MENONTON TELEVISI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA SEKOLAH 6-8 TAHUN Theresia Fieny Enny Mardona; Joko Wiyono; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.274 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1551

Abstract

Aktivitas menonton televise sangat berpengaruh pada status gizi, karena kurangnya pengeluaran energi. Aktivitas menonton televisi merupakan salahsatu factor penting yang menentukan status gizi seseorang karena pengeluaran energi yang kurang dan ditambah lagi asupan nutrisi yang masuk sehingga akan terjadi kegemukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas menonton televise dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun di SDN Merjosari 02 Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah 6-8 tahun sebanyak 20 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 orang. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistik menujukkan sebagian besar aktivitas menonton televisi responden masuk kategori lama, minggu 15 orang (75%), senin 11 orang (55%), selasa 13 orang (65%), dan sebagian besar status gizi dari responden masuk dalam kategori gemuk sebanyak 6 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value> 0,05. Artinya tidak ada hubungan antara aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan kepada pihak-pihak antara lain, bagi orang tua diharapkan dapat membantu memberikan informasi kepada anak agar anak tidak selalu sering menonton televisi. Bagi peneliti selanjutnya, dengan tidak adanya hubungan yang positif antara hubungan aktivitas menonton televisi dengan status gizi pada anak usia sekolah 6-8 tahun, diharapkan dapat lebih mengembangkan hasil penelitian ini menjadi ada hubungan. ABSTRACT Activity watched televvision very influence nutrien status. Activity influences many factor, one of them is ouhess energy. Ouhess energy influencess nutrient status someone. Activity watched one of them necessery factors to choose nutrien status. Someone because outless energy less and add again enter nutrient in until will becom fatest. The target from this riset is know betwen relation watched television with nutrient status for children school age 6-8 year at sdn morjo sari 02 malang.This riset use design riset non eksperimen with type correlation, methode closser cross sectional. The population is children school age 6-8 year as much 20 people. The sample this riset as much 20 people take sample with purposive sampling. The file have to analysis use static axam spearman rank at degres necessaries (0.05)The riset static result as big activity wached movie response enter week old catagory is people (75%), mondey 11 people (55%). Tuesday 13 people (65%) and as big as nutrient status fromresponses enter in category fat as much as men 6 person and women 7 person (30% and 37%) the result analysis bivariat show Pvalue >0.05. The meaning nothing relation activity wached television with nutrien status for children school age 6-8 year. A little aduice can recomanded to sides ono of them, for parents is hopeses can help give information to child in order that children not always wached television. Specialy for the riset next with. Nothing the relation positive between relation activity wached television accompanying nutrient status for school age children 6-8 year, hopeses can more make this riset result become there is relation. Keywords: Activity wached television; nutrient status.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) ANAK PRA SEKOLAH DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN TLOGOMAS MALANG Agustino Lukas; Ngesti W. Utami; Ronasari Mahaji Putri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.067 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1541

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Data Depkes RI tahun 2014 mengemukakan di Indonesia kategori rumah tangga yang memenuhi kriteria PHBS sebesar 44%. PHBS pada anak pra sekolah didukung oleh peran ibu dalam mendidik dan membiasakan anak berperilaku hidup sehat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan PHBS anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian masing-masing ibu dan anak 35 orang, sampel penelitian masing-masing ibu dan anak 35 orang dengan penentuan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner pengetahuan ibu dan PHBS anak. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji korelasi spearmen rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 22 (62,9%) ibu memiliki pengetahuan baik tentang PHBS anak dan lebih dari separuh 21 (60,0%) anak pra sekolah melakukan PHBS sangat baik. Hasil uji korelasi spearmen rank didapatkan p-value= (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu dengan PHBS anak pra sekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan PHBS anak perlu peran ibu dalam mendidik anak melakukan prilaku bersih dan sehat. ABSTRACT Health development aims to increase awareness, ability and willing to healthy live for every people to fulfill highest degree of health. Health Department data in 2014 revealed that in Indonesia, category of household that fulfill PHBS criteria is 44%. PHBS of kindergarten children is supported by the role of mother in educating and accustoming the children to behave healthy. This research aimed to find out the relation of mother and PHBS of kindergarten children in TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. This research design used correlation analytic with cross sectional approach. The samples of this research were children and mothers, 35 people of them determining using total sampling. The technique of collecting the data used instrument of questioner about mothers’ knowledge and PHBS of the children. Data analysis method used correlation of spearmen rank test by using SPSS. The result of the research showed 22 mothers (62,9%) that have knowledge about PHBS of children and 21 (60.0%) children that do PHBS well. The result of correlation spearmen rank was obtained p-value = (0.000) < (0.050) so it can be concluded that there is relationship between mother and PHBS of kindergarten children in TK Dharma Wanita Persatuan Tlogomas Malang. Based on the result of the research, to increase PHBS, children need the role of mother in educating to behave clean and healthy. Keywords : Preschool children; knowledge of mother; PHBS.
KORELASI BIMBINGAN IBU DALAM MENYIKAT GIGI DENGAN RIWAYAT SAKIT GIGI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) Marta Ina Kaka; Tanto Hariyanto; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.205 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1487

Abstract

Kesehatan yang perlu dijaga selain kesehatan tubuh, juga kesehatan gigi. Kesehatan gigi dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan gigi anak secara permanen. Oleh karena itu, ibu sangat berperan dalam memberikan arahan, pendidikan dan menyediakan fasilitas kepada anak agar nanti bisa menjaga kebersihan gigi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi bimbingan ibu dalam menyikat gigi dengan riwayat sakit gigi pada anak usia prasekolah (3-6 tahun). Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan menggunakan desain deskriptif korelatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu berjumlah 50 orang dan anak usia prasekolah (3-6 tahun). Sampel pada penelitian ini adalah ibu dari anak usia prasekolah sebanyak 34 orang yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah bimbingan ibu dalam menyikat gigi dan variabel dependen pada penelitian ini adalah riwayat sakit gigi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Data dianalisis menggunakan uji kolerasi Spearman rank dengan taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil analisis statistik membuktikan (p-value) 0,000< 0,05 dengan nilai korelasi Spearman rank sebesar 0,717, artinya ada korelasi yang kuat antara bimbingan ibu dalam menyikat gigi dengan riwayat sakit gigi anak usia prasekolah. Disarankan kepada ibu untuk meningkatkan pengetahuan terhadap cara merawat gigi anak yang benar dengan cara melihat di video atau di media social lainnya, sehingga anak dapat membersihkan gigi dengan benar karena hal ini sangat berhubungan dengan kesehatan gigi anak. ABSTRACT Health that needs to be taken care of besides body health, as well as dental health. Dental and oral health greatly affect the development and growth of the teeth of children permanently. Therefore, the role of mother is needed in guiding, giving attention, giving understanding, reminding and providing facilities to the child so that children can maintain dental hygiene and mouth.The purpose of this research is to know correlation of mother guidance in toothbrushing with history of toothache in preschool child (3-6 years). This research design using descriptive correlative research design with cross sectional approach. The population in this study were 50 mothers and preschoolers (3-6 years). The sample in this study were 34 mothers of preschool children who met the inclusion criteria, using a purposive sampling technique. The independent variable in this study was the guidance of mothers in brushing teeth and the dependent variable in this study was a history of toothache. The instrument used in this study was a questionnaire. Data were analyzed using Spearman rank correlation test with a significance level (α) = 0.05. The results of the statistical analysis prove (p-value) 0.000
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN RESILIENSI REMAJA DI PANTI ASUHAN BAKTI LUHUR MALANG Gregorius Reda Lete; Farida Halis Dyah Kusuma; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.618 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1436

Abstract

Remaja yang memiliki harga diri rendah maka mengganggu kepercayaan dirinya dan perkembangannya yang mengakibatkan resiliensinya rendah sehingga tidak bisa melakukan aktivitas secara mandiri dan ketidakmampuan dalam memecahkan persoalan dengan bijaksana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan harga diri dengan resiliensi pada remaja di panti asuhan Bhakti Luhur Malang. Desain penelitian menggunakan desain korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 36 sampel, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan Pearson Product Moment dengan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh responden sebanyak 24 (77%) respoden memiliki harga diri kategori sedang dan lebih dari separuh responden sebanyak 20 (55%) memiliki resiliensi kategori tinggi. Uji Pearson Product Moment menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan resiliensi diri pada remaja di Panti Asuhan Bhakti Luhur Malang dengan signifikansi dengan p-value = 0,020 < 0,05. Semakin tinggi harga diri remaja maka semakin tinggi pula resiliensinya , sebaliknya semakin rendah harga diri maka semakin rendah pula resiliensinya. Peneliti selanjutnya diharapkan diharapkan meneliti faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga diri dan resiliensi pada remaja ABSTRACT Teens who have low self-esteem interfere with their self-confidence and its development has resulted in low resilience so that it cannot carry out activities independently and inability to solve problems wisely. The purpose of this study was to determine the relationship between self-esteem and resilience in adolescents at the Bhakti Luhur Malang orphanage. The research design uses correlative design with a Cross Sectional approach. The sample used was 36 samples, sampling using total sampling. Data analysis using Pearson Product Moment with p-value=
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMILIHAN PELAYANAN PADA PASIEN ONE DAY CARE DI RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Erlin Ditasari; Ani Sutriningsih; Zaky Soewandi Ahmad
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.629 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1573

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan merupakan hasil interaksi yang kompleks antara pengguna jasa pelayanan kesehatan dan penyelenggara pelayanan kesehatan.Berbagai faktor mempengaruhi penggunaan pelayanan tersebut. Salah satu pelayanan tersebut adalah keputusan pemilihan pada pasien bedahone day careRumah Sakit Panti Waluya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien one day care di Rumah Sakit Panti Waluya Malang, yang sesuai studi pendahuluan kurang lebih berjumlah 180, sampel adalah pasien one day care Rumah Sakit Panti Waluya Malang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 60 responden. Instrumen penelitian dengan membagikan kuisioner kepada pasien one day care Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Variabel independen pada penilitian ini adalah keputusan pasien one day care di Rumah Sakit Panti Waluya, sedangkan variabel dependen adalah usia, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, jarak, penanggung biaya, pengaruh pihak lain, fasilitas RS, pelayanan dokter dan perawat, biaya, kemudahan informasi, dan resiko pembedahan. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan signifikan antara penghasilan (p=0,001), jarak (p=0,037) dan biaya Rumah Sakit (p=0,000) dengan keputusan pemilihan pasien one day care di Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Faktor yang paling berpengaruh dalam keputusan pasien one day care di Rumah Sakit Panti Waluya Malang adalah biaya dan penghasilan. Diperlukan kajian lain untuk menilai pemasaran yang telah dilakukan Rumah Sakit. Disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan kerjasama. ABSTRACT Utilization of health services is the result of complex interactions between users of health services and health care providers. Various factors influence the use of these services. One of these services is the selection decision on one day care surgical patients at Panti Waluya Hospital. This study uses a quantitative design with a cross sectional approach. The population was all one day care patients at Panti Waluya Malang Hospital. The sample was one day care patients at the Panti Waluya Hospital in Malang,which based on preface study in three month there are 180 one day care patient, according to the inclusion criteria of 60 respondents. Instrument was carried out by distributing questionnaires to one day care patients at Panti Waluya Hospital in Malang. Data analysis test used in this study was multivariate analysis with logistic regression test. The results showed that there was a significant relationship between income (p = 0.001), distance (p = 0.037) and hospital costs (p = 0.000) with the decision to choose one day care patients at Panti Waluya Hospital in Malang. The most influential factors in the decisions of one day care patients at Panti Waluya Malang Hospital are costs and income. Another study is needed to assess the marketing that has been done by the Hospital. It is recommended to improve service quality and expand the range of cooperation. Keywords: One day care; Patient selection decision
HUBUNGAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN MENGGUNAKAN AIR BERSIH DAN SABUN DENGAN KEJADIAN DEMAM THYPOID PADA ORANG DEWASA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO Maria Ernawati Dona Awa; Supriyadi Supriyadi; Arie Jefry Ka’arayeno
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.565 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1546

Abstract

Demam thypoid merupakan penyakit sistemik akut yang menyerang saluran pencernaan, penyebabnya adalah bakteri salmonella typhi. Penularan bakteri Salmonella typhi salah satunya melalui jari tangan atau kuku. Kebersihan tangan yang tidak memenuhi syarat juga berkontribusi menyebabkan penyakit terkait makanan. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun dengan kejadian demam thypoid pada orang dewasa di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo. Desain penelitian menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cohort retrospektif. Populasi penelitian ini sebanyak 123 responden, sampel 47 kelompok kasus dan 47 kelompok kontrol, pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan data rekam medik dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen.Penelitian ini menggunakan uji statistikfisher exact. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kebiasaan mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun dengan kejadian demam thypoid pada orang dewasa di wilayah kerja Puskesmas Dinoyo dengan p-value 0,000 (p-value ≤ 0,005). Disarankan kepada masyarakat untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat dengan cara membiasakan diri untuk mencuci tangan menggunakan air bersih dan sabun sebelum dan setelah melakukan kegiatan sehari-hari, khususnya sebelum makan, setelah BAB agar terhindar dari penyakit termasuk demam thypoid. ABSTRACT Thypoid fever is an acute systemic disease that attacks the digestive tract, the cause isbacteria salmonella typhi. Transmission of the bacteria Salmonella typhi is one of them through the fingers or nails. Hand hygiene that does not meet the requirements also contributes to food related diseases. The general objective of this study was to determine the relationship of hand washing habits using clean water and soap with the incidence of typhoid fever in adults in the work area of Dinoyo Health Center. The study design used a correlation design with aapproach retrospective cohort. The study population was 123 respondents, a sample of 47 case groups and 47 control groups, sampling using simple random sampling. This study uses medical record data and uses a questionnaire as an instrument. This study usesstatistics fisher exact. The results showed a correlation between hand washing habits using clean water and soap with the incidence of typhoid fever in adults in the work area of Dinoyo health center with a p value of 0.000 (p value ≤ 0.005). It is recommended to the public to always wash their hands using clean water and soap to avoid illness including typhoid fever. Keywords: Clean water and soap; thypoid fever; handwashing.

Page 10 of 75 | Total Record : 748