cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 739 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI PERSONAL SOSIAL DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Emy Murniati; Atti Yudiernawati; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.411 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1356

Abstract

Tidak semua anak prasekolah dapat memenuhi perkembangan personal sosial, beberapa anak yang tidak mampu memenuhi perkembangan personal sosial akan memiliki tujuan atau melakukan aktifitas yang bertentangan dengan yang dimiliki orang tua atau orang lain. Rendahnya sosialisasi anak dapat menyebabkan timbulnya masalah baik bagi anak itu sendiri, keluarga, maupun sekitarnya. Akibatnya anak cenderung menutup diri dan biasanya kurang percaya diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi personal sosial dengan perkembangan sosial anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita. Kelurahan Tlogomas. Kecamatan Lowokwaru Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua ibu Dharma Wanita, Kelurahan Tlogomas, Malang berjumlah 50 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Pengambilan sampel dengan total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic speaman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil menunjukkan sebagian besar (70%) pengetahuan responden masuk kategori baik sebanyak 35 orang. Sebagian besar (84%) perkembangan sosial pada anak masuk dalam kategori sesuai sebanyak 42 orang. Hasil analisis bivariat menunjukkan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi personal sosial dengan perkembangan sosial pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Kelurahan Tlogomas Malang. Saran yang dapat direkomendasikan, bagi institusi pendidikan, hasil penelitian ini bias sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya. ABSTRACT Not all preschool children can meet (fulfill) social personal development, some of children who are not able to meet the social personal development will have a goal or perform activities that are contrary to those of the parents or others. The low socialization of children can cause the problem both for the children themselves, family, and the environment/neighborhood/ surroundings. As a result, the tends to close (cover) of themselves and are usually less of confident. The purpose of this study was to determine The Relationship of Mother Knowledge About Social Personal Stimulation with Social Development in Preschool Children in TK (Kindergarten) Dharma Wanita Village of Tlogomas Su-disrict of Lowokwaru Malang. This research uses a non-experimental research design with correlation type with cross sectional approaching method. The population is all the mothers who have preschool chilfren and all preschool children in TK Dharma Wanita, Village of Tlogomas, Malang as many as 50 people. The samples in this study were 60 people. Sampling with total sampling. Data were analyzed by using speaman rank statistical test with the significance level (0.05). The result of data collection, the majority (70%) of respondents knowledge in good category as many as 35 people. Most (84%) of social development of children in appropriate category as many as 42 people. The result of bivariate analysis showed mean pvalue = 0.00 < 0.05. It means there is a relationship of mother knowledge about social personal stimulation with social development in preschool children in TK Dharma Wanita Village of Tlogomas Malang. Suggestions that can be recommended, for educational institutions, the result of this syudy can be as refrence about mother knowledge of social personal teaching and learning process, child nursing family. Keywords : Toddler age child; toddler family development; motor skills; parental involvement
GAMBARAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA LANSIA DI DESA SUWARU KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Jacob Orlando Pereira; Nia Lukita Ariani; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.998 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1388

Abstract

Personal hygiene merupakan kebutuhan dasar yang meliputi perawatan kulit, mandi, perawatan mulut, perawatan mata, hidung, telinga, perawatan rambut, serta perawatan kaki dan kuku. Kebutuhan personal hygiene harus menjadi prioritas utama bagi lansia karena dengan personal hygiene yang baik membuat lansia memiliki resiko rendah untuk mengalami penyakit infeksi, pada mata dan telinga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku personal hygiene pada lansia di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Desain penelitian ini yaitu deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 38 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal hygiene dalam kategori cukup sebanyak 28 responden (73,7%), personal hygiene kategori baik sebanyak 10 responden (26,3) Pentingnya personal hygiene sebagai suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan dapat meningkatkan kesejahteraan fisik maupun psikis lansia. Personal hygiene yang cukup akan menghindarkan tubuh dari berbagai penyakit seperti penyakit kulit, penyakit infeksi pada mata dan telinga, penyakit mulut dan penyakit saluran cerna. Meningkatkan perilaku personal hygiene menjadi baik dengan mandi dan sikat gigi 3 kali sehari, selalu memotong kuku kaki dan tangan apabila panjang. Apabila lansia tidak bisa melakukan personal hygiene disarankan untuk meminta bantuan pada keluarga yang merawat. ABSTRACT Personal hygiene is a basic requirement that includes skin care, bathing, oral care, eye, nose, ear care, hair care, and foot and nail care. Personal hygiene needs must be a top priority for the elderly because with good personal hygiene makes the elderly have a low risk of developing infectious diseases of the eyes and ears. The purpose of this study was to describe the personal hygiene behavior in the elderly in Suwaru Village, Pagelaran District, Malang Regency. The design of this study is descriptive. The research samples were 38 people determined by purposive sampling technique. Data is presented in the form of frequency distribution. The results showed that personal hygiene in the adequate category was 28 respondents (73.7%), good personal hygiene category as many as 10 respondents (26.3). The importance of personal hygiene as an action to maintain cleanliness and health can improve the physical and psychological well-being of the elderly. Adequate personal hygiene will prevent the body from various diseases such as skin diseases, eye and ear infections, oral diseases and gastrointestinal diseases. Improve personal hygiene behavior to be good by bathing and brushing 3 times a day, always cutting the nails of the feet and hands when long. If the elderly cannot do personal hygiene, it is advisable to ask for help from the caring family. Keywords: Personal hygiene overview; elder.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA DENGAN HASIL BELAJAR ANAK DI SDN TUNGGULWULUNG 3 MALANG Noviasari Noviasari; Ronasari Mahaji Putri; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.116 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1379

Abstract

Keikutsertaan orang tua dalam mendidik anak merupakan awal keberhasilan orang tua dalam keluarganya. Ada sebagian besar orang tua yang tidak berperan didalam proses belajaranak-anaknya dirumah karena disebabkan kurangnya pengetahuan peran orang tua dan kurangnya kepedulian pada anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan hasil belajar pada anak. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi spearman. Populasi terdiri dari siswa siswi kelas 1-5 di SDN Tunggulwulung 3 Malang sebanyak 76 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian yang didapatkan sebanyak (42,11%) peran orang tua adalah cukup, sebanyak (46,05%) hasil belajar anak dalam kategori cukup. Hasil analisis p-value 0,008> 0,05 yang berarti ada hubungan antara peran orang tua dengan hasil belajar siswa di SDN Tunggul Wulung 3 Malang dan kekuatan hubungan adalah r = 0,392 yang berarti lemah. Direkomendasikan agar orang tua lebih meningkatkan perannya dan meluangkan waktunya dalam mendampingi dan memotivasi anak. ABSTRACT The participation of parents in educating children is the beginning of the success of parents in their families. There are most parents who do not play a role in the learning process of their children at home because of a lack of knowledge of the role of parents and lack of care for children. The purpose of the study was to determine the relationship between the role of parents and learning outcomes in children. This type of research is a descriptive study with a cross sectional approach. Analysis of the data used is the Spearman correlation test. The population consisted of 1-5 grade students in the Tunggulwulung 3 Elementary School Malang as many as 76 people. Sampling uses total sampling. The results obtained as much as (42.11%) the role of parents is sufficient, a total of (46.05%) children's learning outcomes are in sufficient categories. The results of the analysis p-value 0.008> 0.05, which means that there is a relationship between the role of parents and student learning outcomes in Malang Tunggulwulung 3 Elementary School and the strength of the relationship is r = 0.392 which means weak. So that parents further enhance their role and take the time to assist and motivate children. Keywords : Learning outcomes; role of parents.
HUBUNGAN KEBIASAAN MENGGOSOK GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA PERSATUAN LANDUNGSARI DAU MALANG Marianus Ketmoen; Pertiwi Perwiraningtyas; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1189

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit jaringan gigi yang ditandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi meluas ke arah pulpa. Karies gigi terbentuk karena ada sisa makanan yang menempel pada gigi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Landungsari Dau Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak-anak TK Dharma Wanita Persatuan Landungsari Dau Malang sebanyak 30 anak dan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan lembar observasi dengan cara melihat tanda-tanda karies gigi. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji Spearman Rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar anak prasekolah memiliki kebiasaan menggosok gigi dengan kategori kurang baik sebanyak 17 orang (51,5%) dan hampir seluruh anak usia prasekolah dikategorikan memiliki karies gigi yaitu sebanyak 26 orang (78,8%). Hasil analisis didapatkan nilai Signifikan (Sig.) = 0,000 (p value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan H1 diterima, artinya ada hubungan antara kebiasaan menggosok gigi dengan kejadian karies gigi pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan Landungsari Dau Malang. Orang tua dapat memantau anak dengan memberikan contoh menggosok gigi yang baik dengan berbagai teknik hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kebiasaan menggosok gigi dari buruk menjadi baik. Peneliti selanjutnya dapat menambah sampel sehingga penyebaran data lebih bervariasi. ABSTRACT Dental caries is a dental tissue disease which is characterized by tissue damage, starting from the tooth surface extending towards the pulp. Dental caries is formed because there is leftover food attached to the teeth. The purpose of this study was to determine the relationship between the habit of brushing teeth with dental caries on preschool children in Dharma Wanita Persatuan kindergarten, Landungsari, Dau Malang. The design of this research used a correlation design. The population in this research was 30 children of Dharma Wanita Persatuan kindergarten, Landungsari, Dau Malang. The data collection techniques, was an observation sheet by looking at signs of dental caries. The data then analysed using Spearman Rank test by using SPSS. The results showed that most preschool children had a habit of brushing their teeth with bad category as many as 17 people (51.5%) and 26 children (78.8%) were categorized as having dental caries. The result of analysis got a significant value (Sig.) = 0.000 (p value ≤ 0.05) which means that the data is significant and H1 accepted, it means there is correlation between tooth brushing habit with dental caries in Dharma Wanita Persatuan kindergarten, Landungsari, Dau Malang. Thus parents can monitor children by providing good brushing example with various techniques to improve the habit of brushing. The next researchers can then add the sample so that the spread of data is more varied. Keywords : Dental caries; brushing teeth habit.
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN PERAWAT DAN SEMANGAT KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RS BAPTIS BATU Nicodemos da C. de Deus; Susi Milwati; Rachmat Chusnul Choeron
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1307

Abstract

Sistem pelayanan perawatan yang kurang baik akan menurunkan kualitas kerja dan citra rumah sakit. Tenaga kesehatan khususnya perawat di tuntut setiap saat ada untuk pasiennya. Hal tersebut menjadi tuntutan utama bagi perawat dalam meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga yang menjadi salah satu indeks pencapaian mutu pelayanan rumah sakit dapat diukur dari aspek motivasi kerja, disiplin kerja dan semangat kerja dari perawat itu sendiri. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi kerja perawat dengan tingkat kedisiplinan dan semangat kerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Baptis Batu. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang rawat inap RS Baptis Batu dengan jumlah 35 orang perawat. Teknik sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Instrummen yang digunakan adalah kuesioner. Metode penelitian mengunakan analisa korelasi Spearman Rank (Rho) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja responden dikategorikan hampir setengah kurang yaitu sebanyak 14 orang (40%), tingkat kedisiplinan hampir setengahnya dikategorikan kurang yaitu sebanyak 15 orang (42,9%), semangat kerja hampir setengahnya dikategorikan kurang yaitu sebanyak 16 orang (46%), dan terdapat hubungan yang positif antara motivasi kerja dengan tingkat kedisiplinan di Ruang Rawat RS Inap Baptis Batu p = 0,000; r = 0,965. Disarankan untuk meningkatkan semangat kerja maka perlu kepemimpinan yang bisa mempengaruhi orang lain agar orang tersebut bersedia secara ikhlas untuk melaksanakan pekerjaan dalam mencapai tujuan. ABSTRACT Poor treatment service systems will reduce the quality of work and the image of the hospital. Health workers, especially nurses, are demanded at all times for their patients. This is the main demand for nurses in improving the quality of service, so that being one of the indexes for achieving hospital service quality can be measured from the aspects of work motivation, work discipline and work morale of the nurse itself. The purpose of this study was to determine the relationship of nurses' work motivation with the level of discipline and working spirit of nurses in the Inpatient Room of the Baptist Stone Hospital. The research design used is correlational. The population in this study were all nurses in the inpatient unit of the Baptist Stone Hospital with a total of 35 nurses. The sample technique in this study is total sampling. The instruction used is a questionnaire. Baptist Batu uses the Spearman Rank (Rho) correlation analysis method with the help of SPSS. The results of this study indicate that the respondent's work motivation is categorized in almost half less as many as 14 people (40%), the discipline level is almost half categorized as lacking as many as 15 people (42.9%), almost half of the working spirit is categorized as lacking as many as 16 people (46 %), and there is a positive relationship between work motivation and the level of discipline in the Nursing Room of Stone Baptist Hospital p = 0.000; r = 0.965. It is suggested to improve work morale, it needs leadership that can influence others so that the person is willing to be willing to carry out the work in achieving the goal. Keywords: Discipline; Motivation; Spirit.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN PEMASANGAN INFUS DIRUANG RAWAT INAP DAHLIA RSI GONDANGLEGI MALANG Septy Rahayu; Roni Yuliwar; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.082 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1370

Abstract

Pemberian obat melalui selang intavena merupakan salah satu cara pemberian obat dengan cara menyuntikan obat melalui selang intravena pada pasien yang sedang terpasang infus dengan tujuan agar obat bekerja lebih cepat. Pemasangan infus merupakan salah satu tindakan sesuai procedural yang dilakukan oleh perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pemasangan infus di ruang rawat inap dahlia RSI Gondanglegi Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ruang rawat inap RSI Gondanglegi sejumlah 77 orang. Pengambilan sampel sebanyak 30 orang dengan teknik sampling menggunakan metode probability sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian sebanyak 22 responden (73%) memiliki pengetahuan yang baik, 19 responden (63%) memiliki sikap yang mendukung tindakan pemasangan infus dan sebanyak 16 responden (53%) melakukan tindakan cukup dalam pemasangan infus. Berdasarkan uji Spearman rho didapatkan nilai p-value = 0,124 >α (0,05) yang artinya tidak ada hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan tindakan pemasangan infus di ruang rawat inap dahlia RSI Gondanglegi Malang. Beberapa saran yang dapat direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya, hendaknya dilakukan penjabaran variabel yang lebih luas sehingga akan diperoleh hasil yang lebih optimal. ABSTRACT Giving medicine through an intravenous tube is one way to administer the drug by injecting the drug through an intravenous tube in a patient who is being put on an infusion with the aim that the drug works faster. Installation of infusion is one of the procedural actions carried out by nurses.The purpose of this study was to analyze the relationship of nursing knowledge and attitude with the action of installing infuses in the dahlia room of RSI Gondanglegi Malang. The study design was descriptive correlation with cross sectional method. The study population was all nurses in of RSI Gondanglegi Malang amounted to 77 people. Sampling with probability sampling as many as 30 people. Data analysis using spearman rank test with a significance value of 0.05. The results of the study most respondents total of 22 respondents (73%) have good knowledge, 19 respondents (63%) have good attitude and as many as 19 respondents (53%) have good enough to installing infuses. The results of statistical analysis controlling data using spearman test p value 0.124 > 0.05, meaning there is no relationship of nursing knowledge and attitude with the action of installing infuses in the dahlia room of RSI Gondanglegi Malang.Recommended for further research to examine other factors to have a good points. Keywords : Attitude nurse; installation actions infusion; knowledge.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) DI TK DARMA WANITA KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Faridah Derang; Farida Halis Dyah Kusuma; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1203

Abstract

Proses tumbuh kembang anak berlangsung secara alamiah, proses ini sangat bergantung kepada orang tua dalam pemberian pola asuh sehingga mampu meningkatkan status gizi anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan status gizi pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) di TK Darma Wanita Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 35 orang dengan penentuan menggunakan sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearmen rank. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar (71,4%) orangtua memberikan pola asuh demokratis pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) dan sebagian besar (54,3%) anak usia prasekolah (4-6 tahun) memiliki status gizi normal. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value= (0,004)
HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PELAKSANAAN PENDAMPINGAN MENONTON TELEVISI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK DHARMA WANITA LEMUJUT Dewi Novivasari; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.063 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1361

Abstract

Pendampingan orangtua saat anak menonton televisi sangat diperlukan, karena banyak dampak yang muncul dari menonton televisi yang tidak diketahui oleh orangtua. Peran orangtua untuk menyaring tayangan yang di tonton oleh anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan orangtua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi di TK Dharmawanita Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo. Penelitian dilakukan dengan desain korelasi. Populasi adalah orangtua dari anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Lemujut dengan besar sampel 37 orang dari populasi yang diambil dengan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan observasi. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan orang tua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu sebanyak 18 orang (49%). Pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah sebagian besar termasuk dalam kategori cukup yaitu sebanyak 18 orang (49%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan orang tua terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah di TK Dharma Wanita Lemujut, hal ini berdasarkan nilai sig < α (0,000 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka pengetahuan orangtua yang baik sangat mendukung terhadap pelaksanaan pendampingan menonton televisi pada anak usia prasekolah. Disarankan kepada orangtua untuk terus meningkatkan pendampingan saat anak menonton televisi. ABSTRACT The assistance of parents when children watch television is very necessary, because there are many impacts that arise from watching television that are not known by parents. The role of parents to screen the shows watched by children. The purpose of this study was to determine the relationship between parental knowledge and the implementation of mentoring to watch television in Dharma Wanita Kindergarten, Krembung District, Sidoarjo Regency. The study was conducted with a correlation design. The population is the parents of preschoolers at the Dharma Wanita Lemujut Kindergarten with a sample of 37 people from the population taken by total sampling. Data collection is done by using questionnaires and observations. From the results of the study it was found that parents' knowledge of the implementation of television watching assistance in preschoolers was mostly included in the good category as many as 18 people (49%). The implementation of television watching assistance for preschoolers is largely Sincluded in the category of 18 people (49%). There is a significant relationship between parental knowledge of the implementation of mentoring watching television in preschoolers at the Dharma Wanita Kindergarten Lemujut, this is based on the sig
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT KELAS IV DAN V SEKOLAH DASAR Ary Kurniawan; Ronasari Mahaji Putri; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.199 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1483

Abstract

Anak sekolah adalah anak dengan usia 6 - 12 tahun, yang mana seorang anak memerlukan adanya suatu pendidikan atau bimbingan orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasar pada anak. Dimasa ini anak lebih cenderung dapat mengalami berbagai macam penyakit. Permasalahan kesehatan yang sering terjadi oleh anak disebabkan kurangnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Promsosi kesehatan merupakan upaya dalam pendidikan kesehatan di sekolah. Tujuan penelitian yaitu untuk dapat mengetahui pengaruh dari promosi kesehatan terhadap pengetahuan anak dan sikap anak tentang PHBS. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest dan posttest. Populasi penelitian ini berjumlah 47 responden dengan sampel 42 responden melalui purposive sampling. Pengujian statistik menggunakan uji statistik Marginal Homogeneity. Hasil uji statistik menyatakan bahwa pengetahuan PHBS responden sebelum perlakuan yaitu kategori cukup (40,5%). Setelah perlakuan pengetahuan responden kategori baik (50%). Sebelum perlakuan sikap PHBS responden yaitu kategori baik (61,9%). Setelah perlakuan sikap responden meningkat kategori baik (85,7%). Hasil statistik pengetahuan responden menunjukkan p-value 0,000 dan sikap responden menunjukkan p-value 0,008 yang artinya ada pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan anak dan sikap anak tentang PHBS. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan faktor lain, yang nantinya dapat mempengaruhi pengetahuan dan sikap. ABSTRACT Schoolchildren are children aged 6 - 12 years, in which a child requires the presence of an education or guidance of others to meet the basic needs of children. In this time children are more likely to experience various kinds of diseases. Health problems that often occur by children are due to lack of Clean and Healthy Life Behavior. Health promotion is an effort in health education in schools. The purpose of the study is to be able to determine the effect of health promotion on children's knowledge and children's attitudes about PHBS. The research method used one group pretest and posttest pre-experimental design. The population of this study amounted to 47 respondents with a sample of 42 respondents through purposive sampling. Statistical testing uses the statistical test of Marginal Homogeneity. The results of statistical tests stated that the knowledge of PHBS respondents before the treatment was enough (40.5%). After treating the respondent's knowledge in the good (50%). Before the treatment the attitude of PHBS respondents was good (61.9%). After treatment the attitude of respondents increased in the good category (85.7%). The results of the respondents' knowledge statistics show that the p-value is 0.000 and the attitude of the respondents shows p-value 0.008 which means that there is an influence of health promotion on children's knowledge and children's attitudes about PHBS. It is expected that the next researcher will use other factors, which can later influence knowledge and attitudes. Keywords : Clean and healthy life behavior; health promotion; knowledge; attitude.
POLA ASUH IBU YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) Maria Fransiska Adriana Nyanyi; Tavip Dwi Wahyuni; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.122 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1434

Abstract

Kebiasaan mengabaikan makanan atau malas makan pada anak merupakan persoalan yang banyak dialami oleh orang tua. Pada masa pertumbuhannya, anak sangat membutuhkan banyak nutrisi penting. Jika tidak, tumbuh kembangnya akan terhambat dan anak mengalami banyak masalah seiring dengan pertambahan usianya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh ibu yang mempengaruhi perilaku sulit makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) di RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan analitik non eksperimen dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 34 anak prasekolah (4-6 tahun) dengan penentuan menggunakan purposive sampling. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji chi square dengan menggunakan SPSS 17. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar (61,8%) ibu menerapkan pola asuh demokrasi pada anak prasekolah (4-6 tahun) dan sebagian besar (70,6%) anak prasekolah (4-6 tahun) mempunyai perilaku sulit makan rendah. Hal tersebut karena sebagian besar ibu memiliki tingkat pendidikan yang cukup baik sehingga pengetahuan tentang cara mengasuh anak yang baik bisa diterapkan. Hasil uji chi square didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga H1 diterima, artinya ada pengaruh pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak prasekolah (4-6 tahun) di RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Ibu perlu menerapkan pola asuh demokrasi untuk mengurangi perilaku sulit makan anak. ABSTRACT Parenting as an interaction between parents and children, with good parenting patterns such as gentle and not forced to reduce child's difficult eating behavior, it aims to improve the growth and development of children. The purpose of this research is to know the pattern of mother's care that influence difficult eating behavior in preschool children (4-6 years) in RA Pesantren Almadaniyah Landungsari Dau District Malang Regency. The research design used non experimental analytic with cross sectional approach. The sample of the study were 34 preschool children (4-6 years) with determination using purposive sampling. The data analysis method used is chi square test by using SPSS 18. The result of this research proves that most of mother (61.8%) apply democracy pattern to children in preschool children (4-6 years) and most (70.6% ) Preschooler (4-6 years old) has a low difficult eating behavior. Chi square test results obtained p value = (0.000)

Page 8 of 74 | Total Record : 739