cover
Contact Name
Dr. Zamsir, M.Pd
Contact Email
zamsir@uho.ac.id
Phone
+6285228082375
Journal Mail Official
jppm@uho.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari,Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 23386843     EISSN : 25990101     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo dan terbit tiga kali setahun yaitu Januari, Mei, dan September ditambah edisi khusus jika diperlukan.
Articles 376 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH OPEN-ENDED MATEMATIK SISWA KELAS VII.1 SMPN 15 KENDARI MELALUI PENDEKATAN TUTOR SEBAYA DENGAN BERBASIS SAINTIFIK PADA MATERI HIMPUNAN Mira Harpiana; Muhammad Sudia; La Masi
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.224 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3020

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah melalui pendekatan tutor sebaya, kemampuan menyelesaikan masalah open-ended kelas VII SMPN 15 Kendari dapat ditingkatkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014 di kelas VII.1 SMPN 15 Kendari, dimana terdapat 27 orangsiswa di kelas VII.1 SMPN 15 Kendari. Penelitian tindakan kelas ini direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 2 (dua) siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 (dua) kali pertemuan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kemampuan menyelesaikan masalah open-ended siswa kelas VII.1 SMP Negeri 15 Kendari dapat ditingkatkan melalui pendekatan tutor sebaya. Hal ini diketahui denganadanya peningkatan kemampuan menyelesaikan masalah open-ended siswa pada setiap tes siklus.  Pada tes awal, tidak ada seorang pun siswa yang berhasil mencapai KKM yaitu nilai minimal 70. Pada siklus I terjadi peningkatan kemampuan memecahkan masalah open-ended siswa sebanyak 13orang atau sekitar 48,9% siswa memperoleh nilai minimal 70. Kemampuan memecahkan masalah open-ended siswa meningkat lagi pada hasil tes siklus II dimana 24 orang siswa atau sekitar 88,9% siswa memperoleh nilai di atas 70.Kata Kunci: open-ended; tutor sebaya; saintifik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE TERHADAP KEMAMPUANPENALARAN GEOMETRIS SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 KENDARI Ruslan .; Mohammad Salam
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.799 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v2i3.3111

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran geometris siswa sebelum pembelajaran, kemampuan penalaran geometris siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Van Hiele, dan ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Van Hiele terhadap kemampuan penalaran geometris siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random kelas sehingga diperoleh sampel berupa kelas IXB  sebagai kelas eksperimen. Hasilanalisis dapat disimpulkan bahwa: (1) gambaran kemampuan penalaran geometris siswa sebelum pembelajaran menggunakan model pembelajaran Van Hiele yaitu 35 orang siswa kemampuannyaberada pada level visualisasi, 7 orang siswa berada pada level analisis dan 1 orang siswa  berada pada level deduksi informal,  (2) gambaran kemampuan penalaran geometris siswa setelah pembelajaranmenggunakan model pembelajaran Van Hiele yaitu 36 orang siswa kemampuannya berada pada level visualisasi, 35 orang  berada pada level analisis dan 19 orang  berada pada level deduksi informal, (3) model pembelajaran Van Hiele memberikan pengaruh sebesar 75,2% terhadap kemampuan  penalaran geometris siswa pada materi kesebangunan. Kata Kunci: van hie le; penalaran geometris; kesebangunan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-B SMPN 5 KENDARI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Ria Agmikavita; Ikman .
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.95 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v3i3.3025

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas VIII-B SMPN 5 Kendari melalui model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklusdilaksanakan dua kali pertemuan. Setiap siklus mengikuti tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian ini disimpulkan: melalui model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII-B SMPN 5 Kendari dapat ditingkatkan, yaitu dari segi keterlaksanaan pembelajaran dari 75 % pada siklus I 100 % pada siklus II, dari segi kemampuan pemecahan masalah matematika meningkat dari hasil tes awal, yaitu dari 35 orang siswa hanya 8 orang atau 22,9 % siswa telah mencapai KKM meningkat pada hasil tes siklus I menjadi 19 orang siswa atau 54,3 % siswa telah mencapai KKMdan meningkat lagi pada siklus II menjadi 31 orang siswa atau 88,6 % siswa telah mencapai KKM.Kata Kunci: kemampuan; pembelajaran berbasis masalah; masalah matematika 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN PROPORSIONAL SISWA KELAS VII 5 SMP NEGERI 1 LASALEPA Arianti Arianti; Fahinu Fahinu; La Ndia La Ndia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.031 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7318

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Sampel penelitian ini sebanyak 20 orang siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1) Kemampuan penalaran proporsional siswa sebelum pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel tergolong cukup dimana 50,00% siswa memperoleh nilai antara 41 dan 55. Selain itu diperoleh nilai rata-rata yaitu 55,93, standar deviasi 11,0893, varians 121,197, nilai minimum 43,75 dan nilai maksimum 87,50. 2) Kemampuan penalaran proporsional siswa setelah pembelajaran menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) pada materi perbandingan tergolong tinggi dimana 60% siswa memperoleh nilai antara 71 dan 85, selain itu diperoleh nilai rata-rata yaitu 74,68, standar deviasi 8,7158, varians 75,966, nilai minimum 56,25 dan nilai maksimum 93,75, dan 3) Ada pengaruh model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) terhadap kemampuan penalaran proporsional siswa Kelas VII-5 SMP 1 Lasalepa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-A SMP-TQ MUADZ BIN JABAL KENDARI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT La Ode Muhammad Ramadhan; Anwar Bey; Ikman Ikman
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.915 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7310

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan dua pertemuan untuk setiap siklusnya bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas VIII-A SMP-TQ Muadz bin Jabal Kendari melalui model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Penelitian ini merupakan Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-A SMP-TQ Muadz bin Jabal Kendari. Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan dari segi keterlaksanaan pembelajaran maupun dari segi hasil belajar matematika. Keterlaksanaan pembelajaran untuk siklus I mencapai 97,37% oleh guru dan 70,40% oleh siswa, siklus II mencapai 94,74% oleh guru dan 71,71% oleh siswa. Hasil belajar siswa meningkat diihat dari persentase tes awal 28,13% telah mencapai KKM, 71,88% pada siklus I dan 78,13% pada siklus II. Disimpulkan bahwa pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) tersebut dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa Kelas VIII-A SMPTQ Muadz bin Jabal Kendari.
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 10 KENDARI PADA MATERI PANGKAT, AKAR DAN LOGARITMA Aufal Kausar; Kadir Tiya; Utu Rahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.471 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3049

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 10 Kendari pada materi pangkat, akar dan logaritma melalui pendekatan pembelajaran problem posingDari hasil penelitian dan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa hasil belajar matematika siswadapat ditingkatkan. Hal ini diketahui pada tes awal, sebanyak 3 orang siswa atau sekitar 10% siswa berhasil mencapai nilai diatas  KKM yaitu 65. Pada siklus I sebanyak 11 orang siswa atau sekitar37% siswa memperoleh nilai diatas  KKM yang menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajarmatematika siswa pada hasil tes siklus I sebesar 27% (8 siswa) dibandingkan hasil tes awalKemudian terjadi peningkatan sebesar 30% (9 siswa) pada hasil tes siklus II yaitu 20 siswa atau sekitar 67% siswa memperoleh nilai diatas KKM. Pada hasil tes siklus III menunjukkan 27 siswaatau sekitar 90% siswa memperoleh nilai diatas  KKM. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar matematika siswa sebesar 23% (7 siswa).Kata Kunci: pembelajaran problem posing, hasil belajar matematika, logaritma
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN PENGAJUAN MASALAH (PROBLEM POSING) PADA MATERI AJAR SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Septi Fajriati; Kadir Tiya; Utu Rahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.867 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v5i1.7316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 14 Kendari melalui pendekatan pengajuan masalah pada materi ajar sistem persamaan linear dua variabel. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 20 siswa dari 37 siswa (54,05%) yang memperoleh nilai ≥ 67 dengan rata-rata 62,91. Hal ini belum mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan. Pada siklus II jumlah siswa yangmencapai ketuntasan belajar secara individu meningkat dari 20 siswa menjadi 30 siswa (81,08%) yang memperoleh nilai ≥ 67 dengan rata-rata 76,64. Hal ini telah mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu minimal 75% siswa telah mencapai ketuntasan belajar. Berdasarkan hasilobservasi, evaluasi, dan refleksi pada setiap tindakan kelas, maka dapat disimpulkan bahwa melalui pendekatan pengajuan masalah (problem posing) maka hasil belajar siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 14 Kendari pada materi ajar sistem persamaan linear dua variabel dapat ditingkatkan. Hal ini terlihat pada pencapaian persentase pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa sudah terlaksana dengan baik sebesar 85%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TTW (THINK-TALK-WRITE) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-5 SMP N 2 RAHA La Ode Muhammad Sabrin Fajar; Muhammad Sudia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.807 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3054

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan maslah siswa kelas VIII-5 SMP N 2 Raha melaui penerapan model pembelajaran TTW (Think-Talk-Write). Hasil tes tindakan siklus I menunjukan bahwa sebanyak 2 siswa dari 31 siswa telah memperloleh nilai minimal ≥70  dengan presentase kentutasan secara klasikal sebesar 6%. Hal demikian belum mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan, dimana kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran TTW (Think-Talk-Write) baru mencapai 81,82%, sedangkan hasil tes siklus II menunjukan peningkatan dibandingkan dengan hasil tes siklus I yaitu sebanyak 2 dari 31 orang siswa atau 6% telah memperoleh nilai ≥ 70, sedangkan pada siklus II yaitu sebanyak 28 dari 32 siswa atau 88% telah memperoleh nilai ≥ 70  sehingga dari segi hasil indikator keberhasilan telah tercapai , sedangkan dari segi proses pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan yang telah di tetapkan, dimana kegiatan pembelajaran mencapai 93,33%.. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari siklus I, dan II maka disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 2 Raha dengan menggunakan model pembelajaran TTW (Think- Talk- Write)pada materi kubus dan balok dapat ditingkatkan.Kata Kunci : Meningkatkan, TTW (Think-Talk-Write), Pemecahan Masalah
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI POKOK OPERASI BENTUK ALJABAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI I LAWA KABUPATEN MUNA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK 1 Fartia sam Rami; La Ndia
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.75 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v1i1.2951

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada  pokok bahasan operasi bentuk aljabar melalui pembelajaran kooperatif tipe talking stick. (2) untuk memperbaiki proses belajar mengajar matematika siswa pada materi pokok operasi bentuk aljabar. Berdasarkan hasil analisis data, pada siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individu sebanyak 13 orang dari 30 siswa dengan persentase ketuntasan belajar secara klasikal hanya 43,33%  dan pada siklus II jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individu meningkat dari 13 siswa menjadi 25 siswadengan ketuntasan belajar secara klasikal yang dicapai meningkat menjadi 83,33%. Hal ini telah mencapai indikator kinerja yang telah ditetapkan yaitu minimal 85% siswa telah mencapai ketuntasan belajar secara individu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika pada materi pokok  Operasi Bentuk Aljabar  siswa kelas VII.1  SMP Negeri I Lawa Kab. Muna  dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick   Kata Kunci: pembelajaran kooperatif; talking stick
ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FUNGSI KUADRAT PADA SISWA KELAS X-3 SMA NEGERI 1 ASERA Isfan Isfan; Utu Rahim; La Ode Ahmad Jazuli
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.767 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v6i1.7393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) untuk mengetahui bagaimana gambaran hasil belajar matematika siswa kelas X3SMA Negeri 1 Asera dalam menyelesaikan soal-soal fungsi kuadrat dan (2) untuk mengetahui jenis-jenis kesalahan apakah yang dilakukan siswa kelas X3SMA Negeri 1 Asera dalam menyelesaikan soal-soal fungsi kuadrat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah kelas X3 sebanyak 23 orang, dan subjek yang diwawancarai dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang. Data hasil wawancara digunakan sebagai pembanding data hasil tes. Analisis data dilakukan melaluireduksi data, penyajiandata, penarikan kesimpulan, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh dalampenelitianiniadalah: (1) Hasil deskriptif nilai tes hasil belajar matematikasiswa dalam menyelesaian soal-soal fungsi kuadrat siswa berkisar 5 sampai dengan 59 dengan rata–rata 25,9; median 21 dan modus 14; (2) jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal materi fungsi kuadrat yang meliputi kesalahan konsep, kesalahan prinsip dan kesalahan perhitungan.

Page 11 of 38 | Total Record : 376