cover
Contact Name
Damis Hardiantono
Contact Email
damiz@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
damiz@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
MUSTEK ANIM HA
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20896697     EISSN : 23547707     DOI : -
Core Subject : Engineering,
MUSTEK ANIM HA (p-ISSN :2089-6697, e-ISSN : 2354-7707) adalah pusat publikasi yang memuat tentang karya ilmiah bidang keteknikan dan rekayasa teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM E-BUSINESS UNTUK UMKM PENGGILINGAN PADI Sumaryanti, Lilik; Widijastuti, Rosmala
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3351

Abstract

Usaha penggilingan padi merupakan jenis usaha kategori UMKM industri pengolahan yang menghasilkan produksi beras yang siap dikonsumsi. Usaha ini menjadi pusat pertemuan antara produksi, dan distribusi atau penjualan hasil produksi, sehingga berperan penting dalam sistem agribisnis dalam perberasan di Indonesia. Manajemen transaksi operasional harian pada usaha penggilingan padi masih dilakukan secara tradisional, sehingga mengakibatkan pelayanan yang diberikan kurang optimal, karena membutuhkan waktu yang lama, seperti melakukan pencarian berkas atau nota yang menjadi bukti terjadinya transaksi. Masalah lain yang terjadi yaitu, untuk mengetahui keuntungan jasa penggilingan padi, masih dilakukan dengan melakukan rekapitulasi nota atau bukti transaksi secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem E-business untuk manajemen transaksi pada usaha penggilingan padi, sehingga dapat meningkat pelayanan kepada pelanggan, dan menyediakan informasi secara real time terkait keuntungan jasa penggilingan, penjualan, pembelian, dan dan manajemen data transaksi lainnya secara elektronik. Tahapan kegiatan penelitian diantaranya yaitu : analisis kebutuhan pengguna, pengumpulan data, analisis kebutuhan fungsional dan non fungsional sistem, desain, pengembangan, dan pengujian sistem. Hasil implementasi sistem menunjukkan bahwa sistem dapat digunakan untuk manajemen kegiatan transaksi pada usaha penggilingan padi, yang menyajikan informasi transaksi jasa penggilingan, transaksi pemlian beras, penjualan , hasil keuntungan jasa penggilingan bulanan, dan tahunan, sehingga sistem dapat digunakan sebagai media informasi yang akurat mengenai transaksi bisnis yang terjadi bagi pemilik usaha penggilingan padi guna meminimalisasi resiko keamanan dalam melakukan transaksi
CASE BASED REASONING UNTUK IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT PADI Lamalewa, Lusia; Istanto, Teddy
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3352

Abstract

Padi adalah salah satu tanaman pokok masyarakat Indonesia. Data statistik menunjukan luas panen tanaman padi Kabupaten Merauke pada tahun 2019 seluas 58.874,25 ha. Luas lahan panen bergantung dari jumlah padi yang ditanam dan pertumbuhan padi yang baik. Namun untuk meningkatkan hasil produksi padi terdapat kendala diantaranya adalah hama dan penyakit. Padi yang terserang hama dan penyakit yang belum parah dan meluas biasanya masih memperlihatkan gejala-gejala awal yang memungkinkan dapat ditanggulangi. Penanggulangan hama dan penyakit pada tanaman padi sulit dilakukan dengan maksimal. Keterbatasan jumlah orang yang ahli terhadap hama dan penyakit tanaman padi dan juga jumlah ahli tidak sebanding dengan luas wilayah masih menjadi kendala. Sistem pakar menjadi sebuah aplikasi yang dapat membantu petugas pertanian untuk mengidentifikasi jenis hama atau penyakit yang mengganggu tanaman padi. Penelitian ini menggunakan metode cased base reasoning (CBR) untuk mengidentifikasi hama dan penyakit padi. CBR merupakan teknik pemecahan masalah dalam sistem pakar menggunakan pengalaman permasalahan waktu lalu untuk memecahkan permasalahan saat ini. Pengukuran kedekatan kasus menggunakan similaritas weighted minkowski. Hasil pengujian dengan menggunakan threshold 70% pada 40 data uji menunjukan sistem mampu memberikan nilai akurasi sebesar 87%.
PENGELOLAAN DAN PENGAIRAN AIR SAWAH OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO STUDY KASUS KABUPATEN MERAUKE Marsujitullah, Marsujitullah; Lamalewa, Lusia
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3353

Abstract

Kabupaten Merauke adalah wilayah paling ujung timur Indonesia, dan merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Papua New Guine. Sebagai daerah yang memiliki luasan tanam yang cukup besar, Kabupaten Merauke terus melakukan percepatan tanam di beberapa wilayah di kabupaten tersebut, sehingga untuk musim tanam tahun 2019-2020 atau biasa dikenal sebagai tanam rendeng, target yang dibuat yakni seluas 36.155 Ha dan terealisasi tanam seluas 33.948 Ha, dengan kualitas yang berbagai jenis, mulai dari padi premium hingga padi medium. Kabupaten Merauke sebagai kabupaten sudah cukup lama bergelut dalam bidang pertanian dan perkebunan, tentunya sudah sering berhadapan dengan berbagai faktor penghambat yang bisa menurunkan tingkat produktivitas pertanian. Berbagai langkah ditempuh untuk memetakan produktivitas pertanian, mulai dari cara yang sederhana hingga pada penggunaan teknologi – teknologi canggih yang ada saat ini, akan tetapi faktor utama yang sering dialami petani yakni, kurangnya pasokan air untuk pertumbuhan tanaman padi. Dengan kurangnya pasokan air pada lahan pertanian, akan menyebabrkan kurangnya kualitas produktivitas, hal itu akan tidak sejalan dengan kondisi kebutuhan pembangunan pertanian yang merupakan produk unggulan Kabupaten Merauke. Pada umumnya kebutuhan air pada sawah atau lahan garapan dilakukan dengan sistem irigasi yang mengambil air pada sumbernya, hal itu dilakukan dengan cara manualisasi, sehingga perlu waktu yang cukup bagi petani untuk memantau kebutuhan air pada sawah, hal ini terkadang tidak terkontol dengan baik. Dengan kemajuan era teknologi hingga saat ini, pada Kabupaten Merauke belum tedapat pengontrol untuk kebutuhan air di lahan garapan pertanian, oleh sebab itu sudah selayaknya pengontrolan pengairan pada sawah secara otomatis dengan memanfaatkan sistem kontrol Arduino Uno diterapkan dan dapat digunakan pada lahan garapan pertanian
KEKUATAN BETON SERAT ORGANIS DAN NON ORGANIS DENGAN MENGGUNAKAN PASIR MERAUKE Octavia, Sari; Raubaba, Henry Soleman
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3354

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang paling umum digunakan dalam konstruksi bangunan di Indonesia. Komposisi beton yang terdiri dari semen, pasir dan kerikil relative mudah ditemukan. Selain itu beton merupakan material yang memiliki workability yang tinggi sehingga dapat dibentuk dan relative mudah pelaksanaannya dilapangan. Beton merupakan material yang memiliki kuat tekan yang tinggi tetapi kuat tariknya rendah, sehingga dalam penerapannya pada konstruksi, beton perlu digabungkan dengan material yang lain seperti baja atau serat dan biasa disebut dengan beton komposit.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan melakukan eksperimen. Eksperimen dilakukan dengan membuat sampel beton yang terdiri dari beton normal, beton dengan tambahan serat organis yaitu ijuk dan beton dengan tambahan serat non organis yaitu kawat baja dengan komposisi serat sebesar 1% dari volume campuran serta menggunakan pasir lokal merauke. Metode perawatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah wet curing dengan variasi umur beton 7, 14, 21 dan 28 hari. Pengujian dilakukan dengan menggunakan UTM dan dilakukan di Laboratorium Struktur Fakultas Teknik UNMUS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 7 hari beton ijuk memiliki kuat tekan tertinggi yaitu 14,909 Mpa dan beton serat ijuk yang memiliki kuat tarik tertinggi yaitu 1,840 Mpa. Umur 14 hari beton Ijuk memiliki kuat tekan tertinggi yaitu 15,664 Mpa dan beton serat ijuk memiliki kuat tarik belah tertinggi yaitu 2,288 Mpa. Pada umur 21 hari beton normal memiliki kuat tekan tertinggi yaitu 15,287 Mpa dan beton serat baja memiliki Kuat tarik tertinggi yaitu 2,265 Mpa. Pada umur 28 hari beton normal memiliki kuat tekan tertinggi yaitu 15,475 Mpa sedangkan beton serat baja memiliki kuat tarik tertinggi yaitu 2,595 Mpa.
APLIKASI TEKNOLOGI PENGERING PADI (ROTARY DRIYER) KAPASITAS 2 TON DENGAN BAHAN BAKAR SEKAM PADI Hariyanto, Hariyanto; Rusdi, Muhamad; Wahyudhi, Candra Agus; Andriyono, Andriyono
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3364

Abstract

Lahan persawahan di Kabupaten Merauke Sebagian besarnya merupakan lahan persawahan yang tadah hujan yang mengandalkan sistem pengairan dari air hujan. Selama ini para petani memiliki kendala dalam penanganan padi pasca panen yaitu dalam metode mengeringkan padi yang merupakan salah satu proses yang harus dilalui sebelum padi diolah menjadi beras. Model secara tradisional mempunyai dampak pada hasil padi dan mudah terkontaminasi dengan debu dan kotoran pada saat dijemur dibawah sinar matahari. Pada Program Penerapan Teknologi Tepat Guna kepada masyarakat dirancang pengaplikasian teknologi mesin pengering padi rotary driyer untuk menyelesaikan persoalan pasca panen yang di alami anggota mitra yakni kelompok tani Makarti dan kelompok tani Baru Muncul. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengaplikasikan teknologi tepat guna berupa mesin pengering padi dan meningkatkan ekonomi petani serta ketahanan pangan daerah. Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai metode yaitu, perancangan mesin pengering padi hingga workshop penggunaan serta pendampingan perawatan teknologi. Adapun luaran yang dihasilkan pada kegiatan ini yaitu mesin pengering padi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pasca panen, memberikan pemahaman terhadap mitra dalam penggunaan teknologi serta pemahaman mitra dalam perawatan mesin pengering padi. Hasil pengoperasian mesin menunjukan dengan proses lama pengeringan gabah padi dengan kapasitas 2 ton membutuhkan waktu rata-rata 6 - 7 jam dengan temperatur 60 - 65℃.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGISI PADA KOMPOSIT HYBRID DENGAN METODE HAND LAY-UP Waluyo, Mahardi Budi; Maidhah, Andi Ard
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3569

Abstract

Komposit masih menjadi pilihan utama sebagai material pengganti logam. Komposit juga memainkan peran dominan untuk waktu yang lama dalam berbagai aplikasi maupun dalam kehidupan sehari-hari seringkali menggunakan komposit sebagai pengganti metal. Komposit banyak diaplikasikan disektor otomotif, penerbangan, perkapalan dan lainya. Dengan banyak penggunaan komposit pada perahu seperti sekarang ini juga mendorong peneliti untuk meningkatkan efesiensi penggunaan material penyusun komposit. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi efisiensi dalam penggunaan material pengisi pada penelitian ini. Pertama adalah modifikasi pada matriks. Kedua adalah penambahan serbuk pada komposit berpenguat serat. Jumlah sampah atau limbah pada saat ini meningkat dari hari ke hari seiring dengan meningkatnya populasi dunia. Jika kita melihat lebih dekat, sebagian besar limbah berasal dari barang-barang yang sering kita konsumsi. Limbah cangkang kerang banyak ditemukan Oleh karena itu, peneliti mengusulkan untuk merancang penggunaan kembali limbah yang diaplikasi ke dalam kompsoit berpenguat serat. Komposit juga diusulkan dapat diaplikasikan ke bodi perahu nelayan. Proses manufaktur komposit ini menggunakan hand lay-up. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kekerasan tertinggi berada pada penambahan 5 % berat serbuk sebesar 88,5 Shore D
MEKANIKA FISIKA UNTUK GERAK OBJEK 3D BERBASIS OPENGL SEBAGAI APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN Pradana, Awang; Fadllullah, Arif
MUSTEK ANIM HA Vol 9 No 03 (2020): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v9i03.3570

Abstract

Berbagai kejadian dan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari seringkali menggunakan konsep fisika sebagai persamaan untuk melakukan interaksi baik secara alamiah maupun buatan terhadap suatu sistem. Cabang ilmu ini pun telah menjadi mata pelajaran yang telah diajarkan sejak dini baik dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Namun, kadangkala dalam mempelajari fisika ditemui berbagai kendala dan kesulitan manakala memahami fenomena mikroskopis maupun fenomena gerak objek dengan konsep-konsep yang kompleks dan abstrak. Mekanika merupakan bagian dari fisika yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan gerak dan gaya. Dengan memanfaatkan ilmu dari bidang grafika komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Oleh karena itu, peneliti mengusulkan untuk merancang aplikasi simulasi yang menitikberatkan pada bentuk objek dan lingkungan interaksi secara tiga dimensi agar detail simulasi dapat terlihat lebih jelas dari berbagai posisi dan arah kamera. Selain itu, juga diusulkan interaksi dua arah pada pengembangan fitur-fitur simulasi, sehingga dapat menghasikan simulasi yang lebih dinamis. Bahasa pemrograman dan standar API dalam proses pembuatan simulasi ini menggunakan C++ dan OpenGL (Open Graphics Library). Harapannya, semoga simulasi ini dapat menjadi media belajar interaktif yang memudahkan kita dalam memahami, mengerti, dan mampu mengaplikasikan fenomena mekanika fisika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan konsep topik yang diangkat oleh peneliti.
PEGARUH HOT DAN COLD REGION PADA ALUMINA AL¬2O¬3 HASIL PROSES CROSS SECTION ACCUMULATIVE ROLL BONDING MENGGUNAKAN ALUMINIUM AA5052 Rahman, Aditya; Wiyono, Slamet; Pramono, Agus
MUSTEK ANIM HA Vol 10 No 01 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i01.3573

Abstract

Cross Section Accumulative Roll Bonding (C-ARB) adalah proses perpaduan dua material dengan cara penggilingan arah sejajar dan arah melintang. Material dipanaskan dengan suhu 350oC selama 90 menit. Proses C – ARB menghasilkan area pada material yaitu Hot Region (area panas) area material yang pertama masuk mesin roll dan Cold Region (area dingin) area material yang terakhir masuk mesin roll, menggunakan aluminium 5052. Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan kekuatan antar Interface dari Hot Region dan Cold Region, dengan siklus pengerollan 3x dan 10x, dan bahan penguat Alumina Al2O3 serat sebagai Reinforce, dan tanpa alumina sebagai perbandingan. Nilai kekerasan dan kekuatan tarik meningkat seiring banyaknya jumlah penggilingan karena semakin banyaknya penggilingan, kedua materialnya semakin rapat sehingga material menempel dengan baik, Hot Region memiliki nilai yang lebih kuat daripada Cold Region, karena Cold Region kurang terdifusi dengan baik
KARAKTERISASI LEMPUNG ASAL DISTRIK TANAH MIRING KABUPATEN MERAUKE BERDASARKAN ANALISIS SEM DAN XRD Parlindungan, John Yoro; Rettob, Abraham Laurens
MUSTEK ANIM HA Vol 10 No 01 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i01.3574

Abstract

Kabupaten Merauke memiliki kekayaan dan potensi alam yang sangat banyak, salah satunya adalah lempung. Karakterisasi lempung asal Merauke terutama distrik tanah miring telah dilakukan menggunakan SEM dan XRD. Berdasarkan kedua analisis tersebut didapatkan hasil mineral lempung didominasi oleh Quartz dan Illite.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN PADA DAERAH PENYANGGA LUMBUNG PANGAN NASIONAL DI KABUPATEN MERAUKE Akbar, Muh; Pamuttu, Dina Limbong
MUSTEK ANIM HA Vol 10 No 3 (2021): MUSTEK ANIM HA
Publisher : Faculty of Engineering, Musamus University, Merauke, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mustek.v10i3.3575

Abstract

Kabupaten Merauke sebagai lumbung pangan nasional diprediksi dapat menghasilkan produksi 5,2 juta ton padi per tahun atau setara dengan 5,41 persen produksi padi nasional dan 88,92 persen dari total Provinsi Papua. Distrik Kurik berada pada posisi kedua di Kabupaten Merauke sebagai daerah surplus padi terbesar yaitu dengan produktifitas 47.376,15 ton atau seatara dengan 27,41 persen. Kondisi prasarana jalan yang tidak memadai mengakibatkan ketidak lancaran dalam mobilitas pertanian antar wilayah. Keterbatasan anggaran pembangunan menuntut adanya penetapan prioritas pengembangan sarana dan prasarana transportasi secara efektif. Metode yang digunakan dalam penentuan prioritas pengembangan jalan yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP). Perbandingan kriteria dan sub kriteria sesuai dengan sasaran sistranas sebagai variabel dalam penyelenggaraan transportasi yang efektif dan efisien. Hasil dari proses hirarki didapatkan prioritas pengembangan jalan Kampung Jaya Makmur adalah Jalan Poros Kampung dengan nilai Eigen vector 2,73. Hal ini disebabkan Jalan Poros Kampung merupakan jalan utama Kampung Jaya Makmur dengan kondisi 53,19 persen merupakan jalan dengan permukaan tanah