cover
Contact Name
Wakhidah Kurniawati
Contact Email
ruang@live.undip.ac.id
Phone
+6224-7460054
Journal Mail Official
ruang@live.undip.ac.id
Editorial Address
Gedung A lantai 3, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Diponegoro, Jl. Prof Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Ruang
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 18583881     EISSN : 23560088     DOI : 10.14710/ruang
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Terhadap Penggunaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Wilayah Jabodetabek Raniah, Thifal
Ruang Vol 10, No 2 (2024): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.10.2.90-99

Abstract

Jabodetabek merupakan wilayah dengan penduduk terbanyak di Indonesia. Tingginya mobilitas penduduk dan  padatnya pemukiman merupakan sebuah kesempatan dan tantangan bagi masyarakat pada saat yang bersamaan. Kebijakan adanya Ruang Terbuka Hijau yang mencakup publik atau privat sebesar 30% dari wilayah setiap kota pada tahun 2030, nampaknya akan sulit diraih. Namun, akan lebih sulit jika pergerakan yang telah digerakkan oleh pemerintah dengan membangun, RTH Publik khususnya, sedikit demi sedikit tidak disambut oleh masyarakat Jabodetabek. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis mencari faktor yang mempengaruhi minat masyarakat Jabodetabek dalam menggunakan RTH Publik. Penelitian ini mengguanakan metode SEM PLS (Structural Equation Model - Partial Least Square) dengan menganalisis hasil dari outer dan inner modelnya. Hasilnya variabel aksesibilitas dan ketersediaan fasilitas berpengaruh terhadap minat masyarakat. Masyarakat akan menggunakan RTH Publik yang mudah diakses secara jarak dan finansial serta ketersediaan fasilitas yang mumpuni.
Pengaruh Smart Mobility dalam Aplikasi Trans Semarang Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kota Semarang Ramadhandy, Rizki; Harahap, Ariq Arsalan; Al Kautsar, Muhammad Aslamy; Allaam, Naufal Muhammad; Mulyana, Nisa Arifah; Gunawana, Arien Arianti
Ruang Vol 10, No 2 (2024): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.10.2.100-107

Abstract

Penelitian ini membahas dampak penerapan Smart Mobility melalui aplikasi Trans Semarang terhadap kepuasan masyarakat dalam konteks transportasi umum. Fokus utama adalah mengevaluasi bagaimana teknologi transportasi, terwujud dalam aplikasi tersebut, memberikan kontribusi pada kemudahan akses, efisiensi perjalanan, dan tingkat kepuasan pengguna. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kuantitatif, dengan menyebar kuesioner kepada masyarakat yang berada di Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trans Semarang berhasil meningkatkan kualitas layanan transportasi umum, menciptakan lingkungan yang lebih efisien, dan menghasilkan tingkat kepuasan masyarakat yang lebih tinggi dalam hal mobilitas perkotaan.
Analysis of Secondary School Infrastructure Distributions in Osogbo Metropolis, Nigeria OLAYIWOLA, OLAYODE; Sunday, Ogundahunsi Dele; Binde, Gasu Martins; Babatunde, Adedotun Samuel Babatunde; Christiana, Olayode
Ruang Vol 10, No 2 (2024): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.10.2.60-69

Abstract

This study analysed the geospatial distribution of secondary schools infrastructure in the Osogbo metropolis, Nigeria, with a focus on evaluating accessibility and spatial patterns of school locations. By examining the spatial distribution, travel distances, and clustering of schools, this research offers a novel contribution to the educational planning literature. The data were collected through both primary and secondary sources, utilizing total enumeration for spatial data and a sampling frame of 17,595 students and 452 teachers across 120 public and private secondary schools. Using a balloting approach, at 15%, 19 schools were sampled, followed by a random sampling technique to choose 5% of students and staff, resulting in a total of 906 respondents (880 students and 26 teachers). The analysis, employing Moran's I Index, revealed a value of 0.75 and a p-value of 0.14, indicating a random distribution of schools with a z-score of 1.45, falling within the expected range. The average distance traveled to schools was 1.582 km, reflecting spatial inequities in accessibility. This study provides critical insights for policymakers, emphasizing the need for both public and private stakeholders to ensure equitable distribution and accessibility of secondary schools across Osogbo metropolis.
Analisis Kenyamanan Jalur Pejalan Kaki di Jalan Pahlawan, Kota Madiun Aidiah, Anisa Zulfa; Sukmawati, Annisa Mu'awanah
Ruang Vol 10, No 2 (2024): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.10.2.70-79

Abstract

Jalur pejalan kaki memiliki berbagai fungsi, tidak hanya mendukung fungsi pergerakan pejalan kaki tetapi juga mendukung fungsi rekreasi, kebebasan, dan sosialisasi. Oleh karena itu, jalur pejalan kaki harus dapat menciptakan rasa nyaman dan aman bagi penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kenyamanan jalur pejalan kaki di koridor Jalan Pahlawan, Kota Madiun. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis skoring. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden menggunakan teknik simple random sampling, serta melalui observasi lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa jalur pejalan kaki di Jalan Pahlawan tergolong nyaman dengan skor rata-rata 3,78. Variabel tertinggi adalah ketersediaan lampu penerangan jalan dan fasilitas tempat duduk publik. Fungsi kawasan di sekitar jalur pedestrian juga mempengaruhi tingkat kenyamanan. Oleh karena itu, penyediaan jalur pejalan kaki harus memperhatikan faktor perancangan fisik dan keterpaduan fungsi kawasan dengan fasilitas utama dan pendukung jalur pejalan kaki. Alokasi ruang juga perlu dipertimbangkan karena jalur pejalan kaki tidak hanya berfungsi sebagai ruang pergerakan, tetapi juga mendukung fungsi sosial, estetika kota, dan aktivitas luar ruangan lainnya. 
Arahan Peningkatan Kinerja Saluran Drainase pada Koridor Jalan Barito Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda Setyawan, Trisna Adji; Yorika, Rahmi
Ruang Vol 10, No 2 (2024): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.10.2.80-89

Abstract

Kelurahan Simpang Tiga dalam Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda tercatat sebagai kawasan rawan banjir, di mana salah satu instrumen pengendalian banjir yang digunakan adalah pengelolaan sistem drainase terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan arahan peningkatan kinerja saluran drainase dengan tiga langkah sasaran: (1) Menghitung kinerja teknis saluran drainase berdasarkan nilai kemampuan drainase, (2) Menganalisis faktor sosial yang mempengaruhi kinerja drainase, dan (3) Merumuskan program peningkatan kinerja saluran drainase. Berdasarkan analisis teknis, jaringan drainase dinilai melalui waktu konsentrasi, intensitas curah hujan, dan koefisien aliran gabungan untuk menentukan debit limpasan. Semakin tinggi koefisien aliran, semakin besar debit limpasan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi kapasitas dan kinerja drainase. Ketika debit limpasan melebihi kapasitas drainase, kondisi drainase dinilai buruk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja teknis drainase di lokasi penelitian bernilai negatif, yang berarti drainase tidak berfungsi dengan baik. Pada kondisi eksisting, banyak endapan lumpur, pasir, dan sampah yang menyumbat aliran, serta dimensi penampang yang tidak seragam menyebabkan genangan. Selain itu, rendahnya kesadaran masyarakat dalam pemeliharaan drainase memperburuk situasi. Berdasarkan kebijakan Pemerintah Daerah dan temuan sebelumnya, disusun program peningkatan kinerja drainase yang meliputi pembangunan ulang dimensi saluran, revitalisasi drainase dengan partisipasi masyarakat, perencanaan saluran drainase dan sanitasi terpadu, serta penetapan regulasi yang mengatur peran serta masyarakat dalam pengelolaan drainase.
Penilaian Sustainable Coastal Tourism Di Kawasan Wisata Pesisir Pantai Randusanga Iindah Kabupaten Brebes Roji, Dimas Fakrur
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.30-39

Abstract

Pantai Randusanga Indah di Kabupaten Brebes menghadapi berbagai permasalahan dalam pengembangan pariwisata pesisir berkelanjutan, seperti banjir rob, abrasi, minimnya fasilitas kesehatan, dan belum adanya kelompok sadar wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberlanjutan kawasan wisata tersebut berdasarkan empat variabel utama: lingkungan, ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis skoring berbasis skala Likert. Skor diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: buruk (<56), baik (57–80), dan sangat baik (81–100). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai interval masing-masing variabel adalah: lingkungan (52), ekonomi (50), sosial (52), dan kelembagaan (54), yang seluruhnya masuk kategori buruk. Dengan demikian, kawasan wisata pesisir Pantai Randusanga Indah belum memenuhi kriteria Sustainable Coastal Tourism. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi strategis dalam perbaikan pengelolaan kawasan pesisir yang lebih berkelanjutan
Konsep Pengembangan Elemen Resilient City di Kota Banjarmasin Mufidah, Mufidah; Caesarina, Hanny Maria; Ridhani, Muhammad Yusuf
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.40-47

Abstract

Pembangunan kota saat ini menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan ketangguhan terhadap bencana, perubahan iklim, dan tekanan sosial ekonomi, sembari tetap menjamin keberlanjutan wilayah. Konsep Resilient City menjadi pendekatan strategis yang mengintegrasikan dimensi mitigasi, adaptasi, dan respons sebagai upaya menciptakan sistem perkotaan yang mampu pulih dari berbagai gangguan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen ketangguhan kota yang relevan dengan kondisi Kota Banjarmasin dan mengevaluasi sejauh mana penerapan konsep Resilient City telah dilakukan. Sasaran penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi kondisi eksisting kota terhadap potensi bencana, (2) menganalisis integrasi variabel tata ruang, sosial ekonomi, dan perubahan iklim dalam kebijakan perkotaan, serta (3) merumuskan rekomendasi penguatan elemen kota tangguh berdasarkan hasil analisis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method melalui triangulasi kebijakan, observasi lapangan, dan wawancara terhadap aktor kunci lokal.Hasil penelitian mengungkapkan tujuh elemen ketangguhan kota yang telah diterapkan, yaitu: perencanaan dan perizinan, infrastruktur, fasilitas pelayanan publik, kelembagaan, pendanaan, kesiapsiagaan stakeholder, serta ketahanan iklim dan risiko. Temuan ini menunjukkan bahwa perlu adanya perbaikan dalam integrasi kebijakan, penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan infrastruktur adaptif, dan pelibatan masyarakat secara aktif untuk membangun Kota Banjarmasin yang tangguh dan berkelanjutan
Pengaruh Perkembangan Komersial terhadap Perubahan Morfologi Kampung Sekayu, Kota Semarang Shadrina, Dhia; Nurini, Nurini
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.1-10

Abstract

Kota Semarang yang merupakan ibu kota Jawa Tengah mengalami perkembangan pesat akibat meningkatnya aktivitas komersialisasi yang berdampak pada perubahan keruangan atau morfologi. Kampung Sekayu, sebagai salah satu kampung kota bersejarah yang terletak di segitiga emas dan diarahkan sebagai pusat bisnis dalam RTRW, menjadi rentan terhadap dampak komersialisasi. Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perkembangan komersial terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif spasial dan kuantitatif, mencakup analisis morfologi fisik dan desain urban, serta aspek nonfisik seperti sosial, budaya, dan ekonomi, didukung dengan identifikasi aktivitas komersial dan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas komersial berpengaruh signifikan dan searah terhadap perubahan morfologi Kampung Sekayu, baik fisik maupun nonfisik. Perubahan ini turut mengancam eksistensi elemen tradisional Kampung Sekayu sehingga diperlukan pengawasan terhadap aktivitas komersial dan upaya pelestarian kawasan cagar budaya untuk menjaga keberlanjutan Kampung Sekayu.
Evaluasi Ketersediaan Prasarana Permukiman Di Kelurahan Wulung Maharani, Tifa Eri; Suwandono, Djoko
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jphi.v%vi%i.1-7

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas masyarakat. Peningkatan aktivitas masyarakat perlu diimbangi dengan penyediaan prasarana penunjang yang memadai mengacu pada SNI 03-1733-2004. Sebagai pusat kegiatan lokal di Kecamatan Randublatung, kelurahan wulung dilengkapi prasarana yang cukup lengkap. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengevaluasi ketersediaan prasarana permukiman di Kelurahan Wulung berdasarkan SNI dan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif kuantitatif dan komparatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk identifikasi hasil survei ketersediaan dan kondisi prasarana di lapangan serta hasil kuesioner. Analisis deskriptif komparatif digunakan untuk membandingkan hasil temuan dengan SNI dan persepsi masyarakat. Hasil yang didapat dalam penelitian ini yaitu ketersediaan prasarana permukiman di Kelurahan Wulung telah memenuhi standar dengan kondisi baik, permasalahan terjadi pada jaringan drainase yang mengalami penyumbatan akibat tanaman liar dan sampah, serta pada jaringan persampahan yang masih ditemukan sampah di pinggir jalan dan tepian sungai akibat kurangnya jangkauan pelayanan 
Analisis Variabilitas Temporal Pada Waktu Tempuh Bus Rapid Transit (BRT) TransJogja Fauziah, Rizka; Ratnasari, Anita; Dewi, Diah Intan Kusumo
Ruang Vol 11, No 1 (2025): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.11.1.21-29

Abstract

Bus Rapid Transit sebagai salah satu transportasi massal berperan penting dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas di kawasan perkotaan, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan kinerja sistem transportasi untuk mendorong penggunaan transportasi massal dapat diukur melalui indikator konsistensi lamanya waktu tempuh. TransJogja sebagai sistem BRT di Yogyakarta masih menghadapi permasalahan ketepatan waktu layanan dan lamanya waktu tempuh yang belum sesuai dengan standar PMPRI No. 10 Tahun 2012, yaitu maksimum 7 menit pada jam sibuk dan 15 menit pada jam tidak sibuk. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi variabilitas waktu tempuh TransJogja berdasarkan karakteristik temporal menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari waktu tempuh empat rute TransJogja selama bulan Februari 2022. Hasil penelitian penunjukkan bahwa waktu tempuh pada hari kerja lebih lama dibanding akhir pekan, serta lebih Panjang pada jam sibuk dibanding jam tidak sibuk. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh waktu terhadap ketepatan layanan BRT TransJogja. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dalam perencanaan transportasi untuk meningkatkan kinerja sistem transportasi massal yang lebih efisien di Yogyakarta