cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (LITOPENAEUS VANNAMEI) DI LAHAN PEKARANGAN KELURAHAN PAKIS KECAMATAN SAWAHAN KOTA SURABAYA Achmad Kusyairi; Didik Trisbiantoro; Sri Madyowati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i2.2885

Abstract

The increasing cultivation of Vannamei shrimp throughout the archipelago in theaquaculture area lately has made some farmers try to cultivate vannamei shrimp in freshwaterponds, and even exploring farmer groups in urban areas also try to cultivate vannamei shrimp infresh water by utilizing less productive land. Vannamei shrimp that have a high tolerance tosalinity, ie from 2 to 40 ppt, and will even grow quickly at lower salinity. The condition ofshrimp adapted to salinity then made some farmers try to cultivate vannamei shrimp in freshwater through an acclimatization process and successfully carried out shrimp farming at lowsalinity at 2 ppt salinity. Cultivation of vannamei shrimp in fresh water has several advantagesincluding: resistance to the risk of contracting shrimp disease caused by viruses and bacteria thatinfect many shrimp in brackish water. The aim of the activity is to improve the ability andcapacity of the group through counseling and training on how to make good shrimp farming sothat it can increase production efficiency and productivity and minimize the risk of failure ofvannamei shrimp farming. The approach method used to overcome the problems faced by theGotong Royong farmer group is by way of an ongoing participatory approach between theproposing team and partners, as the controller of the Community Partnership program which hasan active role in providing assistance and periodic guidance to partners. From the results of thisactivity the following conclusions were obtained: (1) Cultivation of vannamei shrimp(Litopenaeus Vannamei) on the grounds in the Mutual Cooperation Group was received withgreat enthusiasm, and asked to be accompanied from pond preparation, fry selection, frystocking, monitoring to harvest. (2) The key to the success of shrimp farming in freshwater inurban yards is the selection of fries adapted to fresh water and monitoring water quality andfeeding during cultivation.Keywords: Cultivation, Vannamei, Yard, Intensive, Mutual Cooperation
USAHA PRODUKTIF RENGGINANG KALSIUM Nunuk Hariyani; Arlin Besari Djauhari; Sumaryam Sumaryam
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i2.2879

Abstract

Kabupaten Sidoarjo dikenal dengan kota pertambakan atau penghasilIkan Bandeng, berdasarkanlaporan bahwa produksi Bandeng di Kabupaten Sidoarjo adalah selalu mengalami peningkatanrata-rata 3 ton per-tahun. Pada tahun 2009 produksi bandeng 16 ton, tahun 2010 meningkatmenjadi 19,8 ton, tahun 2011 meningkat lagi menjadi 23,3 ton, tahu 2012 jumlah produksi 26,2ton;  tahun  2013  produksi  bandeng 30, 3 ton dan tahun 2014 meningkat menjadi 33,7 ton.Salah satu kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yaitu Sedati, memiliki tambak yang cukup luas,maka produksi bandeng terpusat di Kecamatan Sedati. Beberapa tahun terakhir banyak dijumpaipenjual jasa pencabut duri bandeng, yang menghasilkan produk Batari atau Bandeng TanpaDuri. Sedangkan sisa (limbah) duri akan terkumpul dalam jumlah yang cukup besar, duri inidibuang begitu saja atau dibuat pakan ternak, artinya belum dimanfaatkan secara optimal. Salahsatu upaya limbah duri telah dimanfaatkan sebagai campuran membuat abon duri bandeng.Namun demikian limbah duri masih tersedia belum mampu terserap seluruhnya. Oleh karena ituperlu dicarikan solusi untuk pemanfaatannya. Salah satu alternatif adalah duri ikan dibuat bahancampuran dalam membuat “Rengginang Kalsium”. Upaya ini sekaligus untuk meningkatkanpenghasilan tambahan bagi keluarga atau bagi  penjual jasa pencabut duri dan para pembuatrengginang. Hasil dari pelaksanaan PKM “Usaha Produktif Rengginang Kalsium” yangdilaksanakan di Desa Kalanganyar Kecamatan Sedati kabupaten Sidoarjo adalah: 1)Peningkatan manajemen, berupa peningkatan ketrampilan membuat rengginang Kalsium dankemampuan membnuat analisa usaha rengginang kalsium; 2) Peningkatan teknologi, berupateknik membuat rengginang yang cepat, teknologi penjemuran yang cepat, dan teknikpengemasan yang tahan lama; 3) Peningkatan Produksi, berupa peningkatan produksi secarakualitas dan kuantitas.Kata kunci: duri ikan bandeng, rengginang kalsium.
PEMBUATAN PRODUK INOVATIF PENGHARUM RUANGAN RAMAH LINGKUNGAN DARI LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA) PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU KABUPATEN TEGAL Wilda Amananti; Kusnadi Kusnadi; Heru Nurcahyo; Susiyarti Susiyarti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i2.2886

Abstract

Pengharum ruangan yang beredar di pasaran memberikan dampak yang buruk, yaituterganggunya sistem pernafasan dan dapat mengakibatkan timbulnya penyakit kronis. Tujuandari kegiatan PKM yang diusulkan adalah menumbuhkan minat wirausaha siswa melaluikegiatan pembuatan pengharum ruangan dari tanaman Sansevieria yang ramah lingkungan danakan memberikan peluang berkembangnya potensi kreatif dan inovasi. Permasalahan prioritasyang akan ditangani dalam kegiatan PKM ini adalah: 1) Sosialisasi kepada siswa SMK tentangpemanfaatan Sansiviera menjadi produk pengharum ruangan yang ramah lingkungan, 2)meningkatan keterampilan siswa SMK untuk membuat produk pengharum ruangan dengankonsentrasi bahan tambahan, 3) meningkatan kemampuan siswa SMK untuk melakukankegiatan promosi untuk mengenalkan produk kepada konsumen. Khalayak sasaran padakegiatan PKM ini adalah peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Peserta  kegiatan iniadalah siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal. Metode pendekatanyang digunakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan metodepelatihan dan sosialisasi pembuatan produk pengharum ruangan.Kata kunci: Pengharum ruangan, Sansiviera, wirausaha
PENERAPAN APLIKASI SISTEM INFORMASI SPASIAL UNTUK PENGELOLAAN PROGRAM TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS GATAK DAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Noor Alis Setiyadi
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i2.1931

Abstract

The proportion of smear positive in 2013-2016 in Sukoharjo District was reported still high in case in 2015 where the cases was 63%. . The purpose this community engagement was to implement the surveillance information system of tuberculosis (TB) using online-spatial in order to support the health officers in community health care (Puskesmas) organizing the spatial TB data integrated better and precisely The decision maker in Puskesmas and health district would be assisted by this activity where it could provide the data base to support TB eradication programs. Method of activities involved the implementation to supervise and train how to apply the information system getting the reporting and recording of data as the national guideline written. The training program conducted were introducing of the software, training of the basic of system applied, and dissemination of data and their analysis from software used. and review of pr-test and post-test activities. Results of service are in the form of material delivery during implementation and training, namely; 1). The spatial database of TB is available in survey application 2). TB officers at the puskesmas, the head of the puskesmas and the head of the sub-sector of TB in the health department who attended greatly appreciated and accepted the activities and use of the survey application. 3).Presentation of data and analysis obtained from the use of the software used as well as the results of the improvement in the ability of success after training that is 66.67% and which is quite successful 33.33%
MEKANISASI DALAM PEMBUATAN PETIS KUPANG DI DESA BALONG GABUS KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO Maria Agustini; Muhajir Muhajir; Sri Handini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v4i2.2880

Abstract

Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo  Desa Balong Gabus merupakan daerah yang disekitarnya terdapat banyak industri rumah tangga, utamanya para pengrajin pengolahankupang dan petis kupang serta kerupuk kupang. Bahan pembuatan petis kupang sendiri adalahberasal dari limbah pengolahan kupang yang dapat dimanfaatkan secara maksimal,  di manaair hasil rebusan kupang dapat dipakai sebagai bahan utama dalam pembuatan petis kupang,disamping perlu dilakukan penambahan bahan lain seperti bumbu-bumbu, agar didapatkanpetis kupang yang enak dan disukai banyak konsumen. Usaha petis kupang yang dijalani mitraadalah usaha keluarga yang telah dirintis secara turun temurun, di mana seiring perkembanganjaman menghasilkan produksi yang meningkat. Tujuan pelaksanaan Program Pengabdian PadaMasyarakat adalah meningkatkan produksi petis kupang berbagai kualitas ditunjang denganpengembangan pemakaian peralatan atau mekanisasi sehingga akan dapat mengurangi biayaoperasional produksi petis kupang. Metode yang diberikan adalah dengan memberikan solusipeningkatan manajemen usaha melalui pembinaan dalam bentuk pendampingan dan pelatihansesuai dengan  jenis usaha produktif yang dikembangkan.Sehingga  mempunyai ketrampilandalam satu bidang usaha dan mempunyai jiwa kewirausahaan yang lebih kuat serta dapatmeningkatkan kuantitas produksi petis kupang yang berkualitas..Kata kunci : Sidoarjo, balong Gabus, petis kupang, mekanisasi
IMPLEMENTASI KAWASAN ZERO SUSU FORMULA DENGAN KEDASI ( KEDAI SUPPORT ASI ) DI KELURAHAN WONOKROMO SURABAYA Elly Dwi Masita; Siti Maimunah; Siska Nurul Abidah
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i01.3241

Abstract

Sampai saat ini, di Indonesia angka kematian bayi masih terbilang tinggi yaitu sebesar 22.23 per kelahiran hidup. Angka ini belum mencapai angka target SDG’s 2030 yaitu sebesar 12 per 1000 kelahiran hidup Ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif dan praktik menyusui sampai anak usia 2 tahun disebabkan beberapa faktor antara lain minimnya dukungan keluarga, masyarakat, stress ibu dan persepsi yang salah tentang ASI. Studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Maret 2018 di Kelurahan Wonokromo didapatkan capaian ASI eksklusif sebesar 49%. Angka ini belum mencapai target yang ditentukan dinas kesehatan yaitu sebesar 80%. Tujuan pengabdian ini adalah dibentuknya KEDASI ( Kedai Support ASI ) yang akan mempromosikan ASI eksklusif sekaligus sebagai bentuk usaha kecil masyarakat. Metode menggunakan sosialisai KEDASI, pelatihan, pendampingan, pre test dan post test bagi sasaran langsung yaitu ibu hamil trimester 3, ibu yang memiliki balita usia 0- 24 bulan, pengasuh anak, kader balita dan pendamping ASI berjumlah 80. Hasil capaian berupa peningkatan mean pre dan post test yaitu pengetahuan , keterampilan sebesar 18.7 point, persepsi 20.2 point, budaya 17.6 point, perilaku promotif 14 point, pendapatan 21.1 point. KEDASI merupakan pendekatan upaya promosi kesehatan berbasis wirausaha masyarakatKata kunci: ASI eksklusif, KEDASI
PENDAMPINGAN, PENGEMBANGAN BISNIS, DAN PERPAJAKAN BAGI PENGUSAHA DI KOTABARU DRIYOREJO GRESIK Kazia Laturette; Maria Assumpta Evi Marlina; Anastasia Filiana Ismawati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i01.3258

Abstract

Para pelaku usaha UMKM di perumnas Driyorejo setidaknya telah menjalankan usaha lebih dari dua tahun, namun tidak mengalami perkembangan dari segi omset, profit, pangsa pasar dan juga perkembangan usaha.             Hal ini dapat dilihat dengan masih samanya proses pengelolaan usaha dari usaha berdiri hingga saat ini. Beberapa pelaku usaha UMKM juga masih mencampurkan pengelolaan bisnis dengan pengelolaan rumah tangga baik dari segi keuangan dan operasional. Para pelaku usaha UMKM ada yang mendapatkan kesempatan untuk bermitra dengan perusahaan besar, namun masih terkendala dengan masalah perpajakan seperti NPWP. Beberapa pelaku usaha UMKM tidak memiliki NPWP karena tidak tahu cara membuat dan kegunaannya sebagai seorang pelaku usaha UMKM. Solusi dari permasalahan ini adalah memberikan kegiatan pendampingan, pengembangan bisnis dan perpajakan ini.  Pelaku usaha UMKM diberi motivasi melalui cerita orang sukses, pemaparan materi mengenai pengembangan bisnis dan perpajakan. Kemudian melakukan  mentoring dengan mentor yang ahli di bidangnya. Berdasarkan hasil mentoring dengan para mentor, peserta menunjukan antusiasme dan ingin melakukan eksekusi untuk mengembangkan bisnisnya. Hasil dari mentoring ini menunjukan adanya perkembangan yang progresif dari segi motivasi dan strategi pengembangan bisnis, hal yang terakhir harus ditunjukan oleh peserta UMKM adalah perkembangan bisnis secara konkret oleh pelaku UMKM.
PENGEMBANGAN INDUSTRI COKLAT CREPES KHAS BULULAWANG KABUPATEN MALANG Mitha Endah Aprilia; Yeni Tata Rini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i01.3248

Abstract

Program  kemitraan  masyarakat  merupakan  salah  satu  bentuk  pengabdian  kepada  masyarakat  yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengelola UMKM, dalam bidang pengembangan usaha melalui pelatihan dan pendampingan.  Target  kegiatan  ini  meliputi:  peningkatan  kemampuan pengelola UMKM Coklat Crepes dalam tatakelola produksi.  Luaran  yang  diharapkan  berupa  peningkatan penjualan produksi,  modul  managemen sumber daya manusia, managemen organisasi, E-commers dan Akuntansi dasar. Metode  pelaksanaan  menggunakan  kombinasi antara  pelatihan  klasikal,evaluasi ,pendampingan  dan  hibah  peralatan  untuk  menstimulir UMKM Coklat Crepes dalam  mengimplementasikan  materi  pelatihan.  Hasil  pelaksanaan  pendampingan menyimpulkan  bahwa  adanya  peningkatan  kemampuan  dalam  tatakelola  pemasaran  produk, tata kelola keuangan   menunjukkan kinerja  pengelola  UMKM  terjadi  peningkatan yang signifikan.Kata kunci : Pelatihan, pendampingan, evaluasi, UMKM
PEMBUATAN DIGITAL MARKETING DAN MARKETING CHANNEL UNTUK UKM PJ COLLECTION Candraningrat ,; Januar Wibowo; Rudi Santoso
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i01.3253

Abstract

Pembuatan dan penerapan digital marketing dan marketing channel merupakan hal yang harus dilakukan oleh setiap pengusaha, terutama Usaha Kecil Menengah (UKM). Hal ini dikarenakan UKM memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain itu, juga berperan dalam pendistribusian hasil-hasil pembangunan yang sesuai dengan kepentingan rakyat dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang maksimum. Oleh karena peran UKM yang sangat penting tersebut, membuat setiap UKM saling bersaing terutama dalam hal pemasaran produk. Hal tersebut karena pemasaran produk yang tepat tentu menghasilkan pendapatan yang tinggi, dengan demikian memberikan keuntungan yang besar. Salah satu strategi yang dapat dilakukan ialah dengan membuat dan menerapkan digital marketing dan marketing channel. Kedua hal tersebut juga harus disesuaikan dengan strategi pemasaran yang tepat. Digital marketing yang dimaksud ialah media pemasaran online dan atribut pemasaran, sedangkan marketing channel yang dimaksud ialah dengan memperluas saluran pemasaran dan penjualan produk. Mitra dalam kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah UKM PJ Collection. UKM PJ Collection merupakan salah satu dari 13 kelompok UKM yang berada di Daerah Kupang Gunung Timur yang bergerak di bidang produksi alas kaki sandal dan sepatu. Berdasarkan hasil pembuatan dan penerapan digital marketing dan marketing channel pada UKM PJ Collection memberikan dampak yang positif yaitu mengubah UKM PJ Collection untuk mampu menjalankan bisnis secara mandiri, memasarkan produk dengan baik melalui media pemasaran online (e-marketplace) dan atribut pemasaran dan memperluas saluran pemasaran dan penjualan produk. Ketiga hal tersebut berdampak pada tingkat pendapatan yang diperoleh UKM PJ Collection, sehingga dapat disimpulkan UKM PJ Collection berhasil melakukan pemasaran dan penjualan secara efektif dan efisien melalui digital marketing dan marketing channel yang diterapkan melalui kegiatan program kemitraan masyarakat ini. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, E-marketplace, Atribut Pemasaran, Saluran Pemasaran, UKM PJ Collection
PENINGKATAN POTENSI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI “PELAGA AGROTOURISM PARK” MELALUI PROGRAM PENDAMPINGAN DESA MITRA DI DESA PELAGA KABUPATEN BADUNG, BALI I Wayan Pantiyasa; Moh. Agus Sutiarso; I Nyoman Arto Suprapto
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 01 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i01.3244

Abstract

Potensi Desa Pelaga berupa perpaduan antara keindahan panorama alam dengan pola kehidupan masyarakat agraris beserta keunikan adat istiadatnya apabila dikemas dan dikelola dengan baik sebagai destinasi terintegrasi dalam bentuk “Pelaga Agrotourism Park” akan memiliki prospek dalam peningkatan pendapatan masyarakat. Permasalahannya adalah keberadaan kelompok masyarakat di desa Pelaga seperti Pokdarwis sebagai motor penggerak pariwisata perdesaan belum memiliki kemampuan mengelola agrowisata yang akan dikembangkan. Kelompok-kelompok pendukung agrowisata seperti kelompok pengolah pangan belum berkembang dengan baik. Kelompok Karang Taruna Desa Pelaga juga masih belum kreatif dan produktif. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini telah terlihat manfaat yang diperoleh masyarakat. Potensi yang dimiliki Desa Pelaga telah dikemas menjadi paket-paket wisata pilihan menarik.  Pemahaman dan keterampilan yang diperoleh anggota Pokdarwis dalam mengelola destinasi agrowisata meningkat. Usaha penunjang wisata khususnya oleh-oleh berupa produk usaha kecil masyarakat lokal telah mengusung destination branding “Pelaga Agrotourism Park” dalam setiap kemasan produknya dan sangat membantu pemasaran produk yang bersangkutan dan destinasi agrowisata di Desa Pelaga. Kata kunci: Pelaga Agrotourism Park, pengabdian masyarakat, pengelolaan pariwisata, pengembangan usaha kecil.

Page 11 of 16 | Total Record : 157