cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Intizar
ISSN : 14121697     EISSN : 24773816     DOI : -
Intizar Journal (ISSN: 1412-1697) and (E-ISSN: 2477-3816) is a peer-reviewed journal which is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang publishes biannually in June dan December. This journal publishes current concept and research papers on Islamic Studies and Muslim Communities from interdisciplinary perspective, especially in Education; Culture; Politic; Law; Tafsir; Sufism; and Fiqh.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 27 No 1 (2021): Intizar" : 6 Documents clear
Revitalisasi Syiar Moderasi Beragama di Media Sosial: Gaungkan Konten Moderasi untuk Membangun Harmonisasi Saibatul Hamdi; Munawarah Munawarah; Hamidah Hamidah
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang potret buram kekosongan syiar moderasi beragama, urgensi konten moderasi beragama di media sosial, dan menggelorakan syiar moderasi di media sosial. Metode yang digunakan adalah library research dengan mengumpulkan data-data berupa literatur yang relevan dari artikel jurnal, buku, laporan, dan berita kemudian dianalisis dan dihubungkan dengan temuan penelitian sebagai tawaran solusi permasalahan. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa 1) kekosongan syiar moderasi di media sosial membawa dampak yang begitu signifikan terhadap keutuhan keberagaman. Hal ini terbukti dari dominasi paham konservatif yang semakin marak bermunculan; 2) pentingnya konten moderasi di media sosial sejatinya berupaya untuk menampilkan Islam yang humanis, mengubah pandangan menjadi lebih luas, dan memahami Islam secara menyeluruh; dan 3) menggelorakan syiar moderasi di media dilakukan berbagai elemen mulai dari pemerintah melalui political action, peran penting lembaga keagamaan dengan memberi edukasi kepada masyarakat, serta melalui peran penting individu sebagai pengguna media sosial itu sendiri dalam menyuarakan pemahaman agama yang moderat dengan mengemasnya pada konten-konten menarik dan kreatif. Implikasi dari temuan ini sebagai acuan dalam menggaungkan program moderasi beragama bagi masyarakat melalui media sosial.
Pandangan Tokoh Masyarakat terhadap Pernikahan Dini pada Remaja Etnis Melayu di Kota Palembang Desliana Desliana; Duski Ibrahim; Muhammad Adil
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gejala pernikahan usia dini, pandangan tokoh pada etnis Melayu Palembang serta pemecahan masalahnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dalam ranah budaya dengan pendekatan fenomonelogi. Dalam menjaring data digunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data ini dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa pertama, angka pernikahan dini di Kota Palembang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang disebabkan berbagai faktor di antaranya ekonomi rendah dan terjadinya kehamilan di luar pernikahan. Kedua, tokoh masyarakat berpandangan bahwa pernikahan merupakan perintah Allah Swt. dan perintah Rasul. Dalam Islam, batas usia diperbolehkannya menikah tidak dijelaskan secara rinci tetapi Islam menyaratkan adanya kesiapan fisik dan mental. Dan ketiga, dengan pembinaan nilai-nilai moral dan optimalisasi fungsi kekerabatan melalui fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan bina lingkungan diharapkan dapat mencegah terjadinya pernikahan dini. Selanjutnya upaya pemerintah untuk mengurangi pernikahan usia muda sangat ditentukan oleh penguatan kerjasama dengan lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif, serta melibatkan partisipasi masyarakat, media dan dunia usaha secara terstruktur, holistik, dan integratif di Indonesia.
Pengembangan Model Pelatihan Berbasis Aplikasi Quiz Creator untuk Meningkatkan Kreativitas Guru Tiya Anggita; Abdullah Idi; Muhammad Fauzi
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis model pelatihan berbasis aplikasi wondershare quiz creator efektif dalam meningkatkan kreativitas guru di Madrasah Aliyah Patra Mandiri Palembang. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Modifikasi model yang digunakan adalah design ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), Martin Tessmer dan Model Kirkpatrick. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah guru mengikuti pelatihan berbasis aplikasi wondershare quiz creator. Dengan demikian, model pelatihan berbasis aplikasi wondershare quiz creator efektif untuk meningkatkan kreativitas guru Madrasah Aliyah Patra Mandiri Palembang untuk membuat soal interaktif.
Pemikiran Pendidikan Pesantren K.H. Hasyim Asy’ari dan Pengembangan Pendidikan Islam di Indonesia Faisal Faisal; Munir Munir; Afriantoni Afriantoni; Mardiah Astuti
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep pendidikan pesantren tradisional K.H. Hasyim Asy’ari selama 48 tahun memimpin Pesantren Tebuireng. Penelitian ini merupakan penelitian kepustrakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Adapun sumber data yang digunakan adalah buku-buku tentang biografi K.H. Hasyim Asy’ari dan website Pesantren Tebuireng. Kemudian data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa pemikiran yang ditawarkan oleh K.H. Hasyim Asy’ari yang identik dengan pengelolaan pesantren tradisional terdapat pada enam konsep, pertama, tujuan pendidikan adalah ibadah mengharap rida Allah Swt. untuk kebahagaian di dunia dan akhirat, mendidik calon ulama yang menguasiai pengetahuan umum (ulama intelektual) dan sarjana dalam bidang pengetahuan umum yang juga menguasai pengetahuan Islam (intelektual ulama). Kedua, pendidik terkait etika pendidik, etika ketika mengajar, dan etika pendidik kepada peserta didik. Ketiga, peserta didik terkait etika peserta didik selama belajar, etika kepada guru, dan etika terhadap mata pelajaran. Keempat, kurikulum terkait pengetahuan agama yang bersumber dari kitab kuning dan pengetahuan umum. Kelima, metode pembelajaran yaitu metode wetonan dan sorogan, metode hafalan, muhawarat, dan metode mudhaharat. dan keenam, evaluasi terkait tes lisan, tertulis, dan pengamatan.
Implementasi Hidden Curriculum Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan: Studi Kasus Achmad Syarifuddin; Dede Sutisna; Ani Cahyadi; Padjrin Padjrin; Cholidi Cholidi
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan keberagamaan siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan implementasi hidden curriculum di Madrasah Aliyah Patra Mandiri Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskritif analitis, maka dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan analisis datanya menggunakan analisis data model Milles dan Huberman, yaitu melalui proses reduksi, display dan verifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi hidden curriculum dalam ekstrakurikuler keagamaan melalui tiga cara yaitu 1) kegiatan rutin yaitu doa bersama, salat zuhur berjamaah, salat Duha, salaman pagi, dan silaturahmi siswa dengan guru; 2) kegiatan mingguan yaitu Tahsinul Qur’an, Marhaba, Barzanji. Muhadhoroh, dan salat Jumat; dan 3) keteladanan guru yaitu kedisplinan, silaturahmi dewan guru, berpakaian rapi dan sopan, dan hidup Bersih.
Pengelolaan Zakat dan Sedekah di Lembaga Bazas Kota Bandung dalam Perspektif Ekonomi M. Umer Chapra Asyari Hasan; Muhammad Raja Perkasa Alam Harahap; Muhammad Said
Intizar Vol 27 No 1 (2021): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v27i1.8767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengelolaan dana zakat dan sedekah yang dilakukan oleh lembaga Bale Zakat Sodakoh (Bazas) Kota Bandung dan kemudian dianalisis dengan menggunakan pemikiran ekonomi M. Umer Chapra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat keselarasan antara program-program yang diluncurkan oleh lembaga Bazas Kota Bandung dengan konsep pemikiran dan tujuan ekonomi Islam perspektif M. Umer Chapra. Program Bale Asah dan Bale Asuh lembaga Bazas selaras dengan konsep ekonomi Umer Chapra yang mengutamakan faktor kemanusiaan dan mengurangi konsentrasi kekayaan. Sedangkan program Bale Asuh selaras dengan konsep ekonomi Chapra sebagai langkah restrukturisasi ekonomi. Selain itu, tujuan dari lembaga Bazas untuk mengubah mustahik menjadi muzakki juga selaras dengan tujuan ekonomi menurut M. Umer Chapra, yaitu sebagai realisasi tugas dan fungsi manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6