cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
TYPES OF SPEECH ACTS AND PRINCIPLES OF MOTHER’S POLITENESS IN MOTHER AND CHILD CONVERSATION Rahayu, Silpia
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol6.No1.%p

Abstract

PENGGUNAAN SIMBOL BAHASA BERLATAR AGAMA ANTARA MAHASISWA MUSLIM DAN NONMUSLIM DAN MANFAATNYA BAGI DAKWAH MUHAMMADIYAH Hafid, Abdul; Hatsama, Abdulrahman
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol6.No1.%p

Abstract

PEMERTAHANAN BAHASA TETUN DALAM GUYUB TUTUR MASYARAKAT BEKAS PENGUNGSI TIMOR-TIMUR Rafael, Agnes Maria Diana; Ate a, Christmas P
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol6.No1.%p

Abstract

NILAI ANTIKORUPSI DALAM BUKU CERITA BERGAMBAR PETERNAKAN KAKEK TULUS DAN BYUR! TERBITAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KAJIAN SEMIOTIKA) Putri, Arini Dwi; Rahmat, Aceng; Ansoriyah, Siti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol6.No1.%p

Abstract

Pendidikan nilai antikorupsi sebagai bagian dari pendidikan nilai pendidikan karakter. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan mendapat pemahaman yang mendalam tentang nilai antikorupsi berdasarkan kajian semiotika yang terkandung dalam buku cerita bergambar ?Peternakan Kakek Tulus dan Byur!? terbitan KPK. Buku cerita bergambar ?Peternakan Kakek Tulus dan Byur!? merupakan buku cerita bergambar yang ditulis dan dipublikasi untuk dijadikan sebagai bahan ajar maupun media dalam menanamkan pendidikan nilai antikorupsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa resensi-resensi yang berkaitan tentang nilai antikorupsi dalam buku cerita bergambar ?Peternakan Kakek Tulus dan Byur!? terbitan KPK.  Hasil penelitian ditemukan 18 leksia, 8 nilai antikorupsi; kerja keras, adil, peduli, jujur, berani, displin, sederhana, dan tanggung jawab serta lima kode pembacaan yaitu, kode teka-teki, kode konotatif, kode simbolis, kode aksian, dan kode kultural atau budaya. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa dua buku cerita bergambar terbitan KPK mengandung nilai antikorupsi berdasarkan leksia-leksia yang ditinjau melalui kode pembacaan Barthes dan tidak ditemukan satu nilai antikorupsi yaitu nilai mandiri.
REPRESENTASI KONSEP RUANG DAN WAKTU DALAM NOVEL GLONGGONG KARYA JUNAEDI SETIYONO PERSPEKTIF EKOLOGI BUDAYA Sugiarti, Sugiarti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 5, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol5.No2.%p

Abstract

Lingkungan dalam dimensi sosial tidak dapat dilepaskan dengan ruang dan waktu. Ruang dan waktu menarik untuk dikaji karena di dalamnya menyimpan makna yang dalam bagi kehidupan manusia secara total. Karya sastra menjadi dokumen sosio-budaya yang merekam berbagai kondisi yang terjadi pada suatu tempat dan masa tertentu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi dimensi ruang dan waktu perspektif ekologi budaya. Subjek penelitian novel Glonggong karya Junaedi Setiyono. Data dikumpulkan melalui kajian pustaka dan analisis wacana pada novel Glonggong. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representyasi ruang dapat dimaknai dalam konteks ruang publik dan ruang privat. Kedua ruang ini menyatu sehingga bersinergi untuk membangun karakter cerita secara keseluruhan yang menyaran pada pengetahuan yang dimilikinya. Representasi waktu berdimensi tidak tetap sehingga selalu terjadi perubahan dan tidak stagnan. Pada sisi inilah menempatkan ruang dan waktu tidak sesederhana yang dipahami karena keduanya memiliki cara dalam menyingkap kerahasian hidup yang bersifat mistis. Ruang dan waktu tidak pernah dianggap sebagai bentuk-bentuk murni atau bentuk kosong. Keduanya selalu berinteraksi dengan komunitas yang bergulir dengan tempat dan waktu.
TUTURAN PERSUASIF DALAM VIDEO BLOG KECANTIKAN: KAJIAN PRAGMASTILISTIKA Novitasari, Dwi; Yohanes, Budinuryanta; Suhartono, Suhartono
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya (e-Journal) Vol 5, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/KEMBARA.Vol5.No2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk persuasif dalam kumpulan video blog kecantikan. Data dalam penelitian ini adalah tuturan dari tiga naravlog kecantikan dalam satu konteks pembahasan yang sama. Data dianalisis menggunakan metode analisis pragmatik fungsional. Hasil pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan adanya konsistensi, otoritas, dan pembuktian dari penutur untuk memersuasi penonton. (1) Bentuk tuturan konsistensi terlihat pada saat penutur menunjukkan keadaan sebenarnya tentang sesuatu. Konsistensi adalah sarana utama memperoleh tujuan bertutur. (2) Bentuk kedua adalah otoritas yakni wewenang penutur membuat aturan. Aturan tersebut dibuat untuk mendapatkan kepatuhan terhadap sasaran persuasi. (3) Bentuk ketiga adalah pembuktian, yakni cara menimbulkan kesan yang dilakukan penutur kepada lawan tutur. Cara tersebut menimbulkan kesan bahwa produk yang ditawarkan banyak peminatnya.
KARAKTERISTIK PEMAKAIAN REGISTER ANTARPRAMUSAJI RUMAH MAKAN AYAM PENYET SURABAYA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Inderasari, Elen; Sikana, Arina Mana; Hapsari, Diah Arum
KEMBARA Journal of Scientific Language Literature and Teaching Vol 6, No 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v6i1.11730

Abstract

Kemunculan variasi register di Indonesia saat ini berkembang pesat di seluruh sektor dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakeristik pemakaian register antarpramusaji rumah makan ayam penyet surabaya, serta makna dan fungsi register tersebut digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan kata dan kalimat antarpramusaji rumah makan dan dokumentasi daftar menu pelanggan. Sumber data berupa tuturan lisan melalui hasil rekaman antarpramusaji dan sumber tulis dari beberapa dokumen daftar menu. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi (1) sadap, (2) bebas simak bebas libat, serta (3) rekam dan catat. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif (interactive model of analysis) Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan kebaruan bahwa adanya kekhasan karakteristik register antarpramusaji di rumah makan ayam penyet surabaya. Kekhasan kemunculan register dapat diklasifikasikan menjadi lima macam, yaitu (1) register singkatan/akronim yang digunakan untuk mempersingkat nama menu, (2) register perubahan makna yang digunakan untuk merahasiakan kode yang ada di rumah makan ayam penyet surabaya, (3) register sindiran digunakan untuk memberikan kode halus antarpramusaji, (4) register tunggal digunakan sebagai wujud kata yang keadaannya dapat berdiri sendiri tanpa perlu adanya afiksasi, (5) serta register kompleks yang keadaannya tidak dapat berdiri sendiri.
PERAN MKWU BAHASA INDONESIA SEBAGAI PENGUAT IDENTITAS DAN NASIONALISME MAHASISWA PTKI (STUDI PELAKSANAAN MKWU BAHASA INDONESIA DI UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA) Nuryani Nuryani; Ahmad Bahtiar
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i2.8370

Abstract

Permasalah utama dalam penelitian ini adalah bagaimana peran MKWU Bahasa Indonesia dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Bahasa Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Mata kuliah Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah yang diajarkan di semua jurusan dan fakultas harus mampu mendukung dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa. Dengan begitu mata kuliah ini tidak hanya diajarkan dalam rangka pemenuhan nilai semata. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengambilan data dilakukan melalui studi dokumen dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah peran MKWU Bahasa Indonesia dalam memperkuat identitas dan rasa nasionalisme mahasiswa diwujudkan melalui tagihan-tagihan yang diberikan. Tagihan tersebut diharapkan dapat menstimulasi atau mendorong mahasiswa memiliki sikap dan pemikiran kritis terhadap permasalahan yang dihadapi oleh bangsanya. Selain itu, beberapa tagihan yang diberikan juga mengungkapkan identitas yang mengedepankan visi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yakni keislaman, keindonesiaan, dan  kekeilmuwan, salah satunya memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara serta penghargaan yang tinggi terhadap bahasa Indonesia.
Budaya Sunda pada Novel Perempuan Bernama Arjuna Karya Remy Sylado: Suatu Kajian Antropologi Sastra Chintya Bayu Lestari; Zuriyati Zuriyati; Nuruddin Nuruddin
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i2.8385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan budaya Sunda pada novel Perempuan Bernama Arjuna karya Remy Sylado. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber data penelitian ini yakni novel Perempuan Bernama Arjuna karya Remy Sylado. Adapun data penelitian ini berupa kutipan kata, kalimat, wacana, atau paragraf yang menunjukan unsur budaya Sunda. Model analisis data menggunakan analisis data Philip Mayring. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk budaya Sunda pada novel Perempuan Bernama Arjuna karya Remy Sylado dikemas melalui unsur-unsur kebudayaan. Unsur budaya tersebut mencakup (1) sistem pengetahuan sejarah dan kesenian Sunda.  (2) Seni tembang. (3) Seni musik. (4) Organisasi sosial berkenaan dengan perkawinan adat Sunda. (5) Bahasa yang diungkapkan mengenai bahasa tulisan.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEBAHASAAN DALAM MENULIS TEKS CERPEN SEJARAH DI MAN 7 JOMBANG Rani Jayanti; Yesy Diah Rosita
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 5 No. 2 (2019): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v5i2.9023

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kompetensi kebahasaan dalam menulis teks cerpen sejarah siswa. Alasan utama peneliti mengadakan riset untuk mencari tahu tentang hal yang mempengaruhi meningkatnya kebahasaan setiap siswa terutama dalam menyusun teks cerpen sejarah yang berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Hasil penelitian yaitu hasil uji coba pre-test dan post-test peserta didik MAN 7 Jombang mengalami perbedaan, dari nilai pre-test pada tabel 1 lebih rendah dengan rata-rata 79. Sedangkan, hasil dari nilai post-test lebih tinggi dengan rata-rata 84,13. Jadi, ada ketidaksamaan yang penting dalam penggunan pengembangan bahan ajar berupa modul. Bahan ajar modul dapat dinyatakan mampu meningkatkan hasil belajar dan pemahaman siswa secara efektif.