cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik (Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy)
ISSN : 16937899     EISSN : 27163814     DOI : 10.31942
Core Subject : Health,
Selamat datang di situs e-Publikasi Ilmiah Fakultas Farmasi Unwahas (Universitas Wahid Hasyim) Semarang. Situs ini berisi kumpulan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Unwahas. Publikasi berasal dari jurnal-jurnal serta hasil prosiding seminar yang dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Unwahas.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2023)" : 12 Documents clear
Pengaruh E-Booklet terhadap PengetahuanTenaga Kefarmasian dalam Pemberian Informasi Obat Tetes Mata Aryani, Fina; Tri Agustini, Tiara; Ramadhani, Zulfithri Mutiara; Muharni, Septi
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8197

Abstract

Pelayanan swamedikasi merupakan praktek pelayanan yang tinggi dilakukan oleh tenaga kefarmasian, salah satunya pelayanan swamedikasi tetes mata. Hal ini menuntut peran apoteker dan TTK yang cukup tinggi, salah satunya dalam pemberian informasi obat. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian media edukasi e-booklet terhadap tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian pada pemberian informasi obat swamedikasi tetes mata. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental: non-equivalent control group design menggunakan metode probability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara cluster random sampling. Sampel pada penelitian ini merupakan 96 tenaga kefarmasian yang bekerja di apotek se-kota Pekanbaru. Data dianalisis dengan uji Mann Whitney dengan hasil yang signifikan pada kelompok perlakuan saat pre test dan post test dengan nilai p=0,001 (p
Preparasi Tablet Likuisolid Ramipril dengan Beberapa Pelarut dan Adsorben Neusilin-Aerosil Husna, Nailatul; Dewi, Riska Rosita; Trisnaningrum, Nunung; Windriyati, Yulias Ninik
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8370

Abstract

Ramipril merupakan antihipertensi golongan Angiotensin Converting Enzym (ACE) inhibitor yang termasuk ke dalam BCS kelas II dengan karakteristik kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi dalam gastrointestinal. Kelarutan obat yang rendah akan berakibat disolusi berjalan lambat, sehingga absorpsinya eratik dan bioavailabilitasya rendah. Diperlukan upaya untuk meningkatkan disolusi sehingga peningkatan bioavailabilitas ramipril dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan disolusi tablet likuisolid ramipril. Tablet likuisolid ramipril 10 mg dibuat menggunakan pelarut PEG 400, propilenglikol dan Tween 80 dan adsorben Neusilin-Aerosil 200. Semnilan formula telah dikembangkan dan dievaluasi parameter prakompresi seperti daya alir dan juga parameter paska kompresi. Semua formula sistem likuisolid yang dikembangkan menunjukkan aliran yang baik sesuai data standar. Semua tablet likuisolid memenuhi karakteristik tablet yang baik meliputi keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur serta kandungan zat aktif. Uji disolusi dalam medium dapar fosfat pH 6,8 menunjukkan semua formula mampu melepaskan zat aktif lebih dari 80% pada menit ke-30 dan nilai DE30 lebih besar dibandingkan dengan tablet konvensional yang dibuat tanpa sistem likuisolid.
Hubungan Pengetahuan terhadap Kepatuhan Pengobatan Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Ratnasari, Pande Made Desy; Yuliawati, Agustina Nila; Dhrik, Mahadri; Cahyadi, Kadek Duwi
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8379

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) membutuhkan terapi hemodialisis (HD) serta pengobatan lainnya untuk bertahan hidup. Faktor pendukung yaitu pengetahuan untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dapat meningkatkan keberhasilan terapi. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan pasien GGK. Rancangan penelitian berupa cross sectional pada salah satu rumah sakit swasta Denpasar, Bali. Penelitian melibatkan 105 pasien GGK yang rutin menjalani HD pada bulan Mei 2021. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi usia ≥18 tahun, data rekam medis lengkap serta bersedia mengisi kuesioner. Pasien dengan kondisi lemah, hamil/menyusui tidak dilibatkan dalam penelitian. Data dikumpulkan berdasarkan rekam medis dan pengisian kuesioner yaitu Chronic Kidney Disease Knowledge Questionnaire terkait pengetahuan dan End-Stage Renal Disease Adherence Questionnaire untuk kepatuhan. Data dianalisis menggunakan uji Kendall's Tau-b (CI:95%). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada kategori sedang. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan pengobatan (p=0,108;r=-0,158). Pasien dengan pengetahuan tinggi menunjukkan kepatuhan tinggi pada dimensi pengobatan HD, pembatasan cairan dan rekomendasi diet. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan akan penyakit dan pengobatan pada penderita GGK sangat penting diberikan pada awal pengobatan secara berkelanjutan guna meningkatkan kepatuhan serta menunjang keberhasilan terapi sehingga kualitas hidup pasien dapat dipertahankan atau ditingkatkan
Implementation of The "My TB Alarm" Mobile Application as an Educational Instrument in Measuring Adult Tuberculosis Patient Adherence Hendra, Godeliva Adriani; Susanto, FX Haryanto; Choirunniza, Aqidatun Naffiah
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8380

Abstract

Ketidakpatuhan dalam terapi TBC menjadi tantangan utama dalam program pengendalian dan pencegahan TBC. Ketidakpatuhan dalam terapi TBC meningkatkan risiko morbiditas, mortalitas, dan resistensi obat baik pada tingkat individu maupun komunitas. Adapun solusi untuk mengupayakan peningkatan kepatuhan terapi TBC dengan penggunaan mobile application. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian mobile application “My TB Alarm” terhadap kepatuhan terapi pasien TBC dan hubungan antara data demografi pasien terhadap kepatuhan pasien TBC. Rancangan penelitian menggunakan one group pretest-posttest design dengan pengambilan data secara prospektif. Pre-test dan pemberian intervensi mobile application “My TB Alarm” diberikan hari ke-1, kemudian hari ke-30 diberikan intervensi kembali dan post-test. Pretest-posttest berupa kepatuhan minum OAT yang berdasarkan selisih waktu scan obat dengan waktu alarm yang dipasang, dimana dikatakan patuh bila selisihnya <2jam. Tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, pendidikan, status menikah, pendapatan, komorbid, IMT, jenis OAT terhadap kepatuhan pasien TBC (p>0,05), namun terdapat hubungan antara jenis TBC terhadap kepatuhan pasien (p<0,05). Terdapat perbedaan yang bermakna rata-rata selisih waktu minum obat antara sebelum dan sesudah diberikan “My TB Alarm” (p=0,021). Kesimpulan, mobile application “My TB Alarm” dapat meningkatkan kepatuhan pada pasien TBC.  
Peran Bedaquiline dan Penggunaannya pada Tuberkulosis Resisten Obat : Sebuah Kajian Naratif Fiddina, Nisriyati; Yulistiani, Yulistiani
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8505

Abstract

Tuberculosis, caused by infection with Mycobacterium tuberculosis, is still a global concern. The existence of resistance to the first line of anti-TB, namely isoniazid and rifampicin, is an urgent need for the development of new drugs that are effective and safe against tuberculosis. Bedaquiline has received approval from the FDA as a new anti-TB drug discovered to treat drug-resistant tuberculosis. This article aims to review the role of bedaquiline in the treatment of drug-resistant tuberculosis mechanisms, evidence, effectiveness, and adverse events. This narrative review uses a literature study approach by identifying various literature and research articles through databases as relevant references. Bedaquililine belongs to the diarylquinoline class inhibits ATP-synthase activity and suppresses the growth of active and dormant mycobacteria. Various clinical trials conducted previously have evaluated the use of bedaquiline-based regimens for the treatment of adults with drug-resistant tuberculosis. Bedaquiline-based regimens showed efficacy and were generally well tolerated in numerous studies. Currently, further evaluation is needed regarding its efficacy, safety, and tolerability in drug-resistant tuberculosis patients in Indonesia. 
Evaluasi Penggunaan Kemoterapi pada Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang Tahun 2022 Nadia Zulfana Firdaus; Sri Susilowati
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.9902

Abstract

Kemoterapi adalah salah satu pengobatan kanker payudara. Pengobatan kemoterapi perlu dilakukan dengan tepat untuk menghindari terjadinya pemborosan, meningkatnya efek samping obat, dan kegagalan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penggunaan kemoterapi dan mengevaluasi ketepatannya yang meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat regimen obat, tepat dosis, dan tepat cara pemberian pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang tahun 2022. Penelitian dilakukan secara observasional dengan desain cross-sectional. Data diperoleh secara retrospektif dari rekam medis pasien. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling sehingga didapatkan 56 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Evaluasi dilakukan menggunakan standar Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Kanker Payudara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2018 dan British Columbia Cancer Agency Clinical Pharmacy Guide kemudian data dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regimen obat kemoterapi yang paling banyak digunakan adalah doksetaksel dan doksorubisin (64,3%), obat penunjang yang diberikan seluruhnya adalah kombinasi difenhidramin, ranitidin, ondansetron, dan deksametason (100%). Evaluasi ketepatan penggunaan obat menunjukkan tepat indikasi (100%), tepat pasien (100%), tepat regimen obat (82,2%), tepat dosis (8,8%), dan tepat rute pemberian obat (100%). Kesimpulannya bahwa penggunaan kemoterapi pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Islam Sultan Agung masih terdapat ketidaktepatan terkait regimen dan dosis.
Kajian Rute Alternatif Pemberian Liraglutide dalam Penanganan Diabetes dan Obesitas Immanuel, Handika
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.9299

Abstract

Liraglutide adalah sebuah obat peptida yang digunakan untuk menangani diabetes tipe 2 dan obesitas. Liraglutide diberikan secara injeksi subkutan setiap harinya. Rute injeksi subkutan dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan bagi beberapa pasien. Oleh sebab itu, penting untuk meninjau keefektifan dan keamanan rute alternatif ini untuk memastikan bahwa pasien memiliki akses ke pilihan pengobatan yang paling tepat dan nyaman. Rute pemberian alternatif seperti oral dan subkutan yang diperlama pelepasan obatnya, serta topikal, mulai dikembangkan. Artikel review deskriptif ini dibuat dengan metode penelaahan pustaka menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan liraglutide yang diberikan melalui rute alternatif seperti oral dan topikal. Liraglutide yang diberikan melalui rute oral menggunakan teknologi enkapsulasi telah menunjukkan manfaat yang serupa dengan liraglutide yang diberikan melalui injeksi subkutan, ditandai dengan adanya penurunan kadar glukosa darah serta penurunan berat badan yang sebanding. Pemberian liraglutide yang telah dienkapsulasikan melalui injeksi subkutan juga telah diketahui dapat memberikan durasi efek farmakologis yang lebih panjang, sehingga meminimalkan frekuensi pemakaian liraglutide.
Perbandingan Aktivitas Antibakteri Kulit Buah Markisa Kuning (Passiflora edulis van Flavicarpa D.) terhadap Bakteri Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes Priamsari, Margareta Retno; Pitarisa, Agustina Putri; Setyani, Oky; Riana, Riana
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.8357

Abstract

Kulit buah markisa (Passiflora edulis van Flavicarpa D.) berpotensi sebagai agen antibakteri. Kulit markisa kuning merupakan salah satu varian kulit markisa yang memiliki kandungan senyawa alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah markisa kuning (EEKBMK) terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes.  Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan etanol 96%. EEKBMK dilakukan skrining fitokimia dan diuji konsentrasi hambat minimum terhadap bakteri Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes. Uji tersebut dilakukan dengan konsentrasi EEKBMK 0,62, 1,25, 2,5 dan 5% menggunakan metode difusi cakram pada media MHA dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil skrining fitokimia dijabarkan secara deskriptif dan hasil KHM dianalisis secara statistik menggunakan one way ANOVA. Skrining fitokimia teridentifikasi EEKBMK mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Hasil pengukuran konsentrasi hambat minimum Ekstrak etanol kulit buah markisa kuning pada konsentrasi 0,62% berbeda bermakna pada bakteri Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes masing-masing sebesar 7,70 ±0,60 mm dan 7,93 ± 0,40. Konsentrasi hambat minimum pada 1,25% EEKBMK menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna pada Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes (p > 0,05). Konsentrasi hambat minimum EEKBMK pada konsentrasi 2,5% dan 5% masing-masing berbeda bermakna pada Bacillus subtilis dan Propionibacterium acnes (p < 0,05). EEKBMK 0,62% memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori hambatan sedang.
Optimasi Konsentrasi Surfaktan Cremophor RH 40 dalam Nanoemulsi Kompleks Molekular Asam Glikolat-Kitosan Menggunakan Metode Multilevel Categoric-One Factor Prihantini, Malinda; Fayakun, Fabryla Lutfiani
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.9858

Abstract

Asam glikolat (AG) digunakan untuk mengatasi photoaging, namun menyebabkan rasa menyengat pada kulit. Kompleks molekular asam glikolat-kitosan (AG-KS) dapat mengatasi masalah tersebut namun berpotensi memperbesar ukuran partikel sehingga dibentuk sediaan nanoemulsi dengan Cremophor RH 40 sebagai surfaktan.  Nanoemulsi diharapkan meningkatkan bioavailabilitas bahan aktif dengan meningkatkan luas permukaan dan Cremophor RH 40 mendukung peningkatkan permeabilitas membran dengan menurunkan tegangan antarmuka. Konsentrasi Cremophor RH 40 optimum diperlukan untuk mencapai kondisi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh formula optimum nanoemulsi kompleks molekular AG-KS dengan variasi konsentrasi Cremophor RH 40 menggunakan metode desain faktorial. Kompleks AG-KS (1:1) disonikasi selama 10 menit. Nanoemulsi dibuat dengan variasi Cremophor RH 40 10%, 20%, 30%. Sediaan diuji organoleptik, homogenitas, tipe emulsi, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, ukuran partikel, indeks polidispersitas (PI), dan potensial zeta. Data dianalisis menggunakan multilevel categoric-one factor. Sediaan berwarna putih, tekstur lembut, homogen, tidak beraroma, dengan tipe emulsi minyak dalam air. pH rata-rata sediaan 3,9 ±0,00 memenuhi persyaratan BPOM, viskositas dan daya lekat meningkat dengan meningkatnya variabel bebas, sedangkan daya sebar menurun. Hasil ukuran partikel dari ketiga formula di bawah 400 nm. Indeks polidispersitas menunjukkan monodisperse (<0,6) dengan potensial zeta <30 mV. Hasil formula optimum menggunakan desain faktorial didapatkan F2 dengan nilai desirability 0,608. Cremophor RH 40 konsentrasi 20% optimal digunakan pada nanoemulsi kompleks molekuler AG-KS.
Phytochemical Screening of Secondary Metabolites, Antioxidant and Antibacterial Activities of Kalangkala Plant (Litsea Angulata): A Review Article Daipadli, Daipadli; Shabrina, Ayu; Yuliani, Sapto; Nurkhasanah, Nurkhasanah
Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jiffk.v20i2.9529

Abstract

Litsea angulata, more commonly known as Kalangkala, is a type of plant that belongs to the Lauraceae family. Empirically, the plant has been used traditionally by local people for the treatment of boils, diarrhea, stomachache, dyspepsia, gastroenteritis, diabetes, insect bites, and anti-irritation. This review article aims to find out the results of phytochemical screening of metabolites from parts of Kalangkala plant with various solvents as well as the results of the tests of antioxidant and antibacterial activities that several researchers have carried out. The method used was a literature search on Google Scholar and Pubmed with the keywords kalangkala, Litsea angulata, phytochemical screening, antioxidant, and antibacterial. The results of this review showed that various solvents, such as water, ethanol, methanol, N-hexane, and ethyl acetate in seed, fruit flesh, bark, stem, and leave parts of Kalangakala plant produces different amounts of secondary metabolites. Secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins extracted well using etanol as a solvent due to their polarity. The results of the antioxidant activity showed that the part of kalangakala plant such as the bark of the tree, has a very good antioxidant activity of 2.41 ppm when tested using ethyl acetate solvent. Furthermore, the results of the antibacterial activity test show an inhibition of 50 mm on S. mutans bacteria when tested using ethanol solvent. In conclusion, kalangkala plant has secondary metabolites which act as antioxidants and antimicrobials that also potential to developed as traditional medicine.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinis Vol 21, No 1 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik No 1 (2024): JIFFK Special Edition Suppl. 2 Vol 20, No 2 (2023) Vol 20, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik 2023: [Special Edition] Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 19, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 18, No 01 (2021): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 18, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 17, No 2 (2020): Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol. 17 N0. 02 Desember 2020 Vol 17, No 01 (2020): Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 17 No. 01, Juni 2020 Vol 16, No 02 (2019): Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 16 No 02 Desember 2019 Jurnal Ilmu Farmasi & farmasi Klinik Vol 16 No 1 Juni 2019 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 15 No 2 Desember 2018 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 15 No 1 Juni 2018 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 14 No 2 Desember 2017 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 14 No 1 juni 2017 Prosiding Seminar Nasional "Peluang Herbal Sebagai Alternative Medicine" Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol 13 No 2 Desember 2016 JURNAL ILMU FARMASI & FARMASI KLINIK VOL. 13 NO. 1 JUNI 2016 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Volume 12 No.2 Desember 2015 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Volume 12 No. 1 Juni 2015 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL.11 NO.2 DESEMBER 2014 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL.11 NO.1 JUNI 2014 Prosiding Seminar Nasional "Perkembangan Terbaru Pemanfaatan Herbal Sebagai Agen Preventif Pada Tera Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.10 No.1 Juni 2013 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.10 No.1 Juni 2013 Jurnal Ilmu Farmasi & Farmasi Klinik Vol.9 No.2 Desember 2012 Prosiding Seminar Nasional "Peranan dan Kontribusi Herbal dalam Terapi Penyakit Degeneratif" JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 7 NO. 2 DESEMBER 2010 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 6 NO. 1 JUNI 2009 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 5 NO. 2 DESEMBER 2008 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 5 NO. 1 JUNI 2008 JURNAL ILMU FARMASI DAN FARMASI KLINIK VOL. 4 NO. 1 JUNI 2007 More Issue