cover
Contact Name
Sigit Mujiharjo
Contact Email
smujiharjo@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
smujiharjo@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Agroindustri
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 20885369     EISSN : 26139952     DOI : -
Jurnal Agroindustri is a journal (scientific publication) made available by the Department of Agricultural Technology, Faculty of Agricultural, University of Bengkulu. It is jointly published with the Publication Board of Agriculture Faculty (BPFP) and Indonesian Association of Agro-industrial Technologist (APTA). It is dedicated for students, lecturers, and researches to scientifically publish their ideas, results of research, review of literatures of agricultural industry (agroindustry). It is published twice a year; due on May and November; in the form of hardcopy (printed) and softcopy (file on the OJS web).
Arjuna Subject : -
Articles 231 Documents
FORMULASI GRANUL INSTAN EKSTRAK BUAH BUNI(Antidesma bunius L.) SEBAGAI MINUMAN ANTIOKSIDAN Nur Khairi; Amriani Sapra; Suryani Tawali; Maulita Indrisari
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.1-10

Abstract

Buni merupakan tumbuhan yang banyak tersebar luas kawasan Asia khususnya Indonesia. Buah buni telah dilaporkan memiliki aktivitas sebagai agen antioksidan yang kuat karena memiliki berbagai kandungan metabolit sekunder seperti flavonoid, antiosianin, saponin, dan alkaloid, namun karena buah buni ini musiman sehingga bahan baku tergantung dari musim, oleh karena itu untuk meningkatkan ketersediaan maka perlu diekstraksi dan diformulasi dalam bentuk produk sediaan. Penelitian ini bertujuanuntuk memformulasi sediaan granul instanekstrak buah bunidengan menganalisiskarakteristikfisik meliputi sifat alir,kandungan kelembaban dan waktu larut, serta menganalisis kandungan antioksidan dari produk granul instan ekstrak buah buni Ekstrak dibuat menggunakan metode ekstraksi dengan penambahan pelarut etanol 70% dan asam sitrat 3% selama 3x24 jam. Proses produksi granul instan dilakukan dengan metode granulasi basah menggunakan berbagai variasi konsentrasi pengikat polivinilpirolidon (PVP) yaitu formula 1 dengan konsentasi PVP 1%, formula 2 dengan konsentrasi PVP 3% dan formula 3 dengan konsentrasi PVP 5% Selanjutnya formula yang diperoleh dianalisiskarakteristik fisikproduk, kemudian ditentukan aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Dari hasil penelitian diperolehformula sediaan instran granul buah buni pada formula 1 dan formula 2memiliki sifat alir baik dan formula 3dengan sifat alir sangat baik, nilai kandungan lembab granul instan ekstrak sekitar 2-4% serta waktu larutgranul ekstrak 2-3 menit.Pada analisis antioksidan sediaan granul instan ekstrak buah buni memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai Inhibitor Consentration (IC50) sebesar 65,94 diperoleh μg/mL. Granul instan ekstrak buah buni berpotensi dikembangkan menjadi sediaan minuman antioksidan.
PRODUKSI BIOETANOL DARI BIJI SORGUM (Sorghum bicolor) MELALUI PROSES HIDROLISIS ENZIMATIS Arni Supriyanti; Yanuar Sigit Pramana; Palupi Tri Widiyanti; Karyawan Pudjianto
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.121-131

Abstract

Produksi bioetanol berbasis karbohidrat yang menggunakan bahan baku berasal dari pati memerlukan proses pra-pengolahan. Proses pra-pengolahan dan hidrolisis biji sorgum dari berbagai varietas sorgum belum banyak diteliti dalam konteks fermentasi sorgum menjadi bioetanol. Kurangnya penelitian ini telah menghambat kemajuan dalam mengoptimalkan produksi bioetanol karena pengaruh struktur genetik, komposisi kimia, dan sifat fisik biji, yang dapat menghambat biotransformasi pati. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi fermentasi yang optimal untuk memaksimalkan hasil bioetanol selain juga untuk menghasilkan produk samping berharga lainnya. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental, dan efisiensi proses dievaluasi berdasarkan parameter seperti Rasio Konsumsi Gula (SCR) dan Rasio Fermentasi (FR). Konsentrasi enzim glucoamylase diatur pada 0,2% relatif terhadap total padatan (TS). Ragam Saccharomyces cerevisiae strain Hakken I digunakan dengan konsentrasi 10% dari volume fermentasi. Nutrisi tambahan meliputi NPK (0,012%) dan Urea (0,072%). Proses liquifikasi dilakukan pada suhu antara 80-90°C selama satu jam, diikuti oleh proses sakarifikasi pada suhu antara 55-60°C selama dua jam. Fermentasi dilakukan pada suhu antara 28-32°C selama 60 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gula total (TS) bahan baku berkisar antara 69% hingga 73% untuk beberapa varietas sorgum yang diuji. Varietas Sorghum Numbu memiliki nilai TS tertinggi sebesar 72,81%. Selain itu, efisiensi proses tertinggi dicapai dengan varietas sorgum Numbu, menghasilkan FR sebesar 86,69% dan SCR sebesar 87,39%.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN BAKTERI ASAM LAKTAT KIMCHI PAKCOY AKIBAT KONSENTRASI GARAM DAN LAMA FERMENTASI Fizzaria Khasbullah; Windu Mangiring; Krisnarini; Nurleni Kurniawati
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.77-86

Abstract

Kimchi merupakan makanan fungsional yang berbahan baku sayuran yang dapat dibuat secara fermentasi spontan.Kimchi adalah makanan fermentasi tradisional dan makanan etnis yang representatif di Korea dan telah dilaporkan sebagai makanan sehat. Bahan baku kimchi umumnya adalah sawi putih, namun saat ini bahan baku kimchi dapat berasal dari berbagai sayuran, salah satunya pakcoy. Diantara sawi hijau, sawi putih dan sawi pakcoy yang mengandung karotenoid tertinggi adalah sawi pakcoy (Brassica rapaL.), sedangkan kandungan karotenoid terendah adalah sawi Putih (Brassica JunceaL.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas Bakteri Asam Laktat (BAL) dan antioksidan kimchi pakcoy akibat konsentrasi garam dan lama fermentasi. Desain eksperimental dengan dua faktor, faktor kesatu (S) yaitu konsentrasi garam (2%, 4% dan 6%) dan yang kedua (F) yaitu lama waktu fermentasi (2 hari, 4 hari dan 6hari) dengan tiga kali pengulangan.Data disajikan dalam bentuk diagram, kemudian hasilnya dibahas secara deskriptif. Kimchi dibuat dengan mencampurkan bahan penunjang dan garam yang dibalurkan pada pakcoy, disimpan di dalam toples kaca dan kemudian difermentasi.Pengamatan dilakukan dengan ujiaktivitas BAL menggunakan metode Total Plate Count(TPC) dan aktivitas antioksidan menggunakan metode Diphenyl picrylhydrazin (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi garam dan lama waktu fermentasi berpengaruh terhadap total BAL dan aktivitas antioksidan. Konsentrasi garam yang meningkat mengakibatkan total BAL menurun, sedangkan lama waktu fermentasi yang meningkat menyebabkan total BAL meningkat. Konsentrasi garam dan lama waktu fermentasi yang meningkat mengakibatkan aktivitas antioksidan menurun.Aktivitas antioksidan tertinggi adalah 86,35%, sedangkan kandungan BAL yang tertinggi adalah 4,4x1011CFU/mL.
OPTIMASI EKSTRAKSI MINYAK BSFL (HERMETIA ILLUCENS) DENGAN METODE MICROWAVE ASSISTED EXTRACTION (MAE) SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL Novianti Adi Rohmanna; Indah Fitriana Subekti; Panji Deoranto; Muhammad Arwani; Zuliyan Agus Nur Muchlis Majid; Arie Febrianto Mulyadi; Nur Hidayat
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.11-25

Abstract

Black soldier fly (BSF) merupakan salah satu jenis serangga pendegradasi limbah organik dan menghasilkan biomassa denganlemak kasar sebesar 20,09%-28,89%. Larva BSF memiliki kandungan lipid yang tinggi dibandingkan dengan lalat lainnya dalam menjadi bahan baku pembuatan biodiesel.Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kondisi optimal proses ekstraksi lemak BSF menggunakan metode MAE (Microwave Assisted Extraction).Metode yang digunakan adalah response surface method (RSM) central composite design (CCD) dengan dua faktor dan tiga variabel responFaktor penelitian yang digunakan yaitu suhu ekstraksi(60, 75 dan 90 oC) dan lama waktu ekstraksi (20, 30 dan 40 menit). Identifikasi variabel respon yang diukur yaitu rendemen minyak, asam lemak bebas (%FFA) dan bilangan asam dari minyak larva black soldier fly(BSF) dengan batas sesuai SNI 7182:2015. Solusi optimal dihasilkan dari level perlakuan suhu ekstraksi 60 oC dengan lama ekstraksi 37,69 menit. Semakin tinggi perlakuan suhu yang diberikan dapat secara signifikan meningkatkan rendemen minyak, tetapi dilain sisi juga meningkatkan kadar asam lemak bebas dan bilangan asam pada minyak larva. Semakin panjang lama waktu ekstraksi yang digunakan dapat secara signifikan meingkatkan rendemen minyak yang dihasikan, tetapi juga dapat secara signifikan dapat meningkatakan kadar asam lemak bebas dan bilangan asam. Hasil prediksi solusi optimal respon rendemen minyak diperoleh 30,22%, asam lemak bebas yaitu 3,26%, dan bilangan asam yaitu 6,48 mgKOH/g. Hasil aktual yang dihasilkan dari validasi data masing-masing respon rendemen minyak yaitu 29,28%, asam lemak bebas yaitu 3,29% dan bilangan asam yaitu 6,54 mgKOH/g.
ATRIBUT DAN URUTAN PRIORITAS KEBUTUHAN KONSUMEN DALAM PERANCANGAN COOKIES BEBAS GLUTEN DARI TEPUNG JAGUNG Nur Aini; Budi Sustriawan; Lintang Arista; Ervina Mela; Hadana Sabila Arsyistawa
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.132-146

Abstract

Cookies merupakan makanan ringan yang populer di kalangan masyarakat yang bahan baku utama pada umumnya adalah tepung terigu. Pada proses pembuatan cookies tidak memerlukan tepung dengan kandungan gluten yang tinggi sehingga pada proses pembuatannya tepung terigu dapat diganti, dan sebagai alternatifnya adalah tepung jagung. Tujuan penelitian yaitu menentukan atribut konsumen yang berpengaruh terhadap pengembangan produk cookies jagung, mengetahui parameter teknis yang berpengaruh terhadap pengembangan cookies jagung dan urutan kebutuhan konsumen serta parameter yang harus dipenuhi. Penelitian berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi atribut persyaratan konsumen dengan penyebaran kuesioner, identifikasi parameter teknis dengan studi pustaka, penentuan prioritas atribut persyaratan konsumen serta prioritas parameter teknis. Penentuan jumlah responden dilakukan dengan menggunakan metode proporsi pada populasi masyarakat berusia 18-45 tahun yang berdomisili di Kota Purwokerto yang menyukai cookies. Kuesioner disebarkan kepada 100 responden untuk mengidentifikasi persyaratan konsumen, spesifikasi desain produk, tingkat kepentingan, kepuasan dan daya tarik. Analisis data dilakukan melalui perhitungan komulatif pemenuhan keinginan konsumen berdasarkan persyaratan konsumen dan parameter teknis sehingga dihasilkan rumah mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan cookies jagung terdapat 14 parameter penting, yaitu bahan baku, formulasi produk, waktu pengadukan, tahapan pemasukan bahan selama pengadukan, bentuk cetakan, waktu pemanggangan, suhu pemanggangan, pengemasan, labelling, pengecekan kualitas (Quality Control), registrasi PIRT, registrasi Halal, penyimpanan, dan registrasi BPOM. Tiga prioritas tertinggi atribut persyaratan konsumen yaitu desain label pada produk mendeskripsikan isi produk (8,38%), memiliki aroma cookies yang khas (8,23%), dan label kemasan mencantumkan komposisi bahan (8,12%).
KARAKTERISTIK EDIBLE FILMSODIUM CASEINATELIANG-TEH KAYA ANTIOKSIDAN Utami Destia Fitri Fitri; Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi; Nur Endah Saputri
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.100-112

Abstract

Secara umum bahan kemasan pangan dibagi dalam dua kelompok besar yaitu bahan kemasan non-biodegradable dan biodegradable. Saat ini terus dilakukan pengembangan yaitu kemasan biodegradable, di antaranya dalam bentuk edible film. Edible film diterapkan sebagai kemasan dengan pembawa antioksidan dan pewarna. Salah satu alternatif antioksidan alami yang dapat diaplikasikan pada edible film adalah liang-teh yang merupakan bahan alam kaya antioksidan. Liang-teh mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, dan tanin, yang berkontribusi aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi infus liang-teh yang menghasilkan karakteristik edible film sodium caseinate terbaik yang kaya antioksidan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor perlakuan, yaitu konsentrasi infus liang-teh yang terdiri dari 0, 25, 50, 75, 100, 125, dan 150% (v/b, sodium caseinate), dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 150% (v/b) sodium caseinate dari infus liang-teh menghasilkan edible film kaya antioksidan terbaik. Edible film memiliki ketebalan sebesar 0,20 mm, solubilitas 13,66%, nilai warna L* 88,39, nilai warna a* -0,23, nilai warna b* 5,01, Water Holding Capacity 3,47 (g/g), kadar air 14,11%, dan aktivitas antioksidan 41,42%.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA CV.BRENS BAKERY MENGGUNAKAN METODE HIRARC (HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL) Dimas Prayoga; Meizul Zuki; Lukman Hidayat
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.202-217

Abstract

CV. Brens Bakery merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang produksi roti yang menyediakan aneka macam kue, bolu dengan berbagai variasi, roti, donat, dan pastry. Permasalahan yang terdapat industri pembuatan roti pada bagian produksi ditemukannya potensi hazard yang sewaktu-waktu dapat menyebabkan terjadinya suatu kecelakaan kerja ditemukan potensi hazard seperti; mentega yang berceceran di lantai membuat lantai menjadi licin, suara bising dari penggunaan mesin yang berpotensi membuat konsentrasi para pekerja menjadi terganggu, penggunaan peralatan yang tajam berpotensi membuat tangan terluka, dan suhu yang panas di dekat pemanggangan berpotensi membuat pekerja mudah mengalami kelelahan ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan risiko kecelakaan kerja, menentukan tingkatan risiko kecelakaan kerja, dan memberikan usulan pengendalian risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi pada industri pembuatan roti. Metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control)digunakan untuk analisis risiko kecelakaan kerja pada penelitian inidengan penentuan jenis aktivitas kerja terlebih dahuluh yang diidentifikasi penyebab hazard (bahaya yang terjadi), sehingga diperoleh risikonya, kemudian melakukan penilaian dan pengendalian risiko untuk mencegah dan mengurangi paparan hazardyang ada pada setiap jenis pekerjaan. Hasil penelitian diperoleh 30 risiko yang dikategorikan 43% low risk, 37% medium risk, dan 20% high riskserta terdapat 30 usulan pengendalian risiko yang terdiri dari 1 subsitusi, 7 perancangan, 12 administrasi, dan 10 menggunakan APD (Alat Pelindung Diri).
STUDI KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI TEMPE MOSACCHADI KOTA BANDAR LAMPUNG Samsul Rizal; Atri Melatiningsih; Sri Hidayati; Maria Erna Kustyawati; Teguh Endaryanto
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.147-162

Abstract

Tempe Mosacha merupakan salah satu jenis tempe yang dibuat dengan menggunakan inokulum yang mengandung starter Rhizopus oligosporus dengan penambahan Saccharomyces cerevisiae. Penambahan inokulum tempe Mosacha menghasilkan tempe yang lebih enak, lebih tahan lama, dan diharapkan mempunyai manfaat kesehatan yang lebih baik karena mengandung beta-glukan. Analisis kelayakan usaha agroindustri tempe Mosacha perlu dilakukan untuk mengetahui apakah pendirian usaha tersebut layak atau tidak untuk dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pendirian agroindustri tempe Mosacha di Kota Bandar Lampung berdasarkan aspek finansial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mendeskripsikan desain industri tempe Mosacha melalui tahapan proses observasi dan analisis data hasil observasi dan wawancara. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang selanjutnya dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan data sekunder sebagai acuan dalam aspek pemasaran. Analisis finansial yang digunakan meliputi analisis NPV, Net B/C, IRR, dan PP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha agroindustri tempe Mosacha mempunyai Net Present Value sebesar Rp 2.450.599.432,50 (> 0), nilai Internal Rate of Return sebesar 76% (> 12%), nilai Net B/C sebesar 1,49 (>1), sedangkan nilai Payback Period 1,67 tahun lebih cepat dibandingkan umur proyek. Berdasarkan hasil tersebut maka produksi tempe Mosacha dengan kapasitas 200 kg bahan baku kedelai/hari layak untuk dikembangkan di Kota Bandar Lampung.
Cover and Table of Content Ulfah Anis
Jurnal Agroindustri Vol. 13 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.13.2.i-v

Abstract

MUTU FISIK, KIMIA DAN ORGANOLEPTIK KUE PUKIS DENGAN PERBANDINGAN TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG PISANG KEPOK ENGGANO (Musa acuminata x balbisiana) Wuri Marsigit; Laili Susanti; Varizka Avin Nazkia
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.1.113-126

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik kue pukis dengan perbandingan tepung terigu dan tepung pisang kepok Enggano. Percobaan berupa faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilakukan dengan 3 ulangan. Faktor perlakuan yang ingin dilihat pengaruhnya adalah perbandingan tepung terigu dengan tepung pisang kepok Enggano (100%:0%, 90%:10%, 80%:20%, 70%:30%, 60%:40%). Hasil penelitian didapat bahwa kadar air, tekstur, daya kembang, dan kadar abu dipengaruhi oleh perbandingan tepung terigu dengan tepung pisang kepok Enggano. Bertambahnya penggunaan tepung pisang kepok Enggano menyebabkan kadar air, tekstur, dan daya kembang semakin menurun. Sebaliknya, kadar abu dan kadar serat semakin tinggi. Warna kue pukis semakin gelap dengan bertambahnya tepung pisang kepok Enggano yang digunakan. Penggunaan tepung pisang kepok sebanyak 30% merupakan perlakuan terbaik dengan tingkat kesukaan terhadap warna sebesar 3,04 (suka), aroma 3,80 (suka-sangat suka), rasa 3,48 (suka-sangat suka), tekstur 3,32 (suka-sangat suka), dan overall 3,64 (suka-sangat suka).