cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WARTA
ISSN : -     EISSN : 25495631     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta LPM merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini melalui Kegiatan Mewarnai dan Hafalan Al Quran Slamet, Sri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i1.9917

Abstract

Perkembangan anak usia dini adalah hal yang sangat penting, karena sebagai penentu bagi diri anak di masa yang akan datang. Untuk itu sangatlah penting untuk menstimulasi dan memaksimalkan perkembangan anak usia dini yang meliputi aspek nilai agama, moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Dewasa ini, penggunaan gadget telah merebak pada anak usia dini. Hal ini terlihat dari orang tua yang mengasuh anak dengan gadget maupun dari anak itu sendiri yang sudah diperbolehkan dan terbiasa memakai gadget. Padahal penggunaan gadget pada anak usia dini akan mengakibatkan perkembangan anak terhambat dan terganggu. Untuk itu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan aktivitas yang dapat menstimulasi perkembangan anak, diantaranya adalah kegiatan mewarnai dan menghafal Al-Quran. Pada pengabdian ini dilaksanakan kegiatan mewarnai dan menghafal Al-Quran yang digelar dalam bentuk perlombaan. Kegiatan lomba mewarnai dan menghafal Al-Quran yang dilaksanakan di TK Islam Mardisiwi ini bertujuan agar orang tua lebih memperhatikan perkembangan anak dan mengetahui kegiatan serta manfaatnya yang baik bagi perkembangan mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, dan praktek. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah meningkatnya kesadaran bahaya menggunakan gadget pada anak usia dini dan pentingnya aktvitas-aktivitas yang dapat mendorong perkembangan anak usia dini.
Daftar Isi & Kata Pengantar Triyono, Agus
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.342 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.14547

Abstract

Pendampingan Perencanaan Masterplan Gereja Santo Yoseph Paroki Medari, Sleman, Yogyakarta Wibowo, Andi Prasetiyo; Purbadi, Djarot
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.603 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12431

Abstract

Gereja Santo Yoseph Medari berada di daerah Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Gereja ini memiliki kegiatan ibadat rutin (ekaristi mingguan) dan juga beberapa kegiatan lainnya.  Kegiatan tersebut antara lain rapat dewan, rapat bidang, rapat tim, pertemuan kelompok-kelompok kategorial, latihan-latihan misdinar, dan perjumpaan informal dalam upaya mempererat paguyuban umat. Kegiatan-kegiatan tersebut ada yang terjadwal, namun banyak pula yang insidental. Aneka kegiatan ini seringkali bersamaan sehingga perlu adanya ruang-ruang pelayanan pastoral yang memadahi, seperti ruang rapat kelompok kecil, kelompok besar, dan ruang lainnya yang berguna bagi penunjang pelayanan pastoral. Ruang-ruang yang ada saat ini dirasa belum optimal sehingga perlu ditata ulang. Atas permintaan pihak paroki, Universitas Atma Jaya Yogyakarta menugaskan tim pengabdian masyarakat untuk merespon dan membantu kebutuhan tersebut. Tim pendampingan teknis ini telah mendampingi pihak gereja dalam upaya mendesain masterplan Gereja Santo Yoseph Medari. Masterplan yang telah dibuat menyesuaikan dengan kondisi eksisting tapak yang ada dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan ruang, baik sebagai pendukung kegiatan gerejawi di Gereja Santo Yoseph Medari maupun sebagai pendukung kegiatan umat paroki secara umum. Analisis terhadap potensi tapak dan kebutuhan fungsi telah dilakukan selama proses pengembangan desain agar desain masterplan yang dihasilkan sesuai untuk kebutuhan umat namun tetap sesuai dengan lingkungan fisik dan budaya masyarakat setempat. Proses pembuatan masterplan dibagi menjadi 2 tahap (secara garis besar), yaitu: pengumpulan data dan analisa awal, yang dilanjutkan dengan pembuatan konsep dan pembuatan gambar desain yang terdiri dari gambar penataan kawasan danusulan desain bangunan penunjang.
Cover & Susunan Redaksi Triyono, Agus
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.704 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.13428

Abstract

Pendidikan Sepuluh Keterampilan Sosial untuk Anak-Anak di Desa Seririt Buleleng Bali Suwardika, Gede; Rahmani Putri, Dian; Suniantara, I Ketut Putu; Masakazu, Kadek
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.263 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.10531

Abstract

Peran masyarakat sangat penting dalam pendidikan karakter anak-anak, setelah peran orang tua dan keluarga dekat. Dalam konteks Bali, masyarakat memiliki lembaga yang disebut banjar di mana warga dapat berkumpul untuk melaksanakan kegiatan sosial apa saja. Mulai dari pertemuan rutin untuk membahas tentang kondisi lingkungan aktual, upacara keagamaan, kesehatan masyarakat, sarana dan prasana umum sampai dengan kegiatan pendidikan untuk anakanak. Salah satu contoh lokasi, di wilayah Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, di mana banyak terdapat bale banjar yang digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga Taman Kanak-Kanak (TK), serta tempat bermain bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD). Pendidikan Sepuluh Keterampilan Sosial (PSKS) yang telah dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat, membantu anak-anak dalam menemukan dan memperbaiki kekurangan dari setiap kepribadian melalui berbagai teknik dan juga berbagai materi dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL), yang mencakup pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran dan teknik pembelajaran, serta pelaksanaan sharing dan pembagian modul untuk orang tua dan guru-guru. Tim pengabdian masyarakat mengajak bersama-sama melaksanakan PSKS. Pelaksanaan kegiatan tim pengabdian masyarakat dibantu oleh mahasiswa Bidikmisi Universitas Terbuka Denpasar. Kegiatan ini telah dilaksanakan di masing-masing banjar selama 8 bulan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah adanya perubahan sikap anak-anak setelah melaksanakan kegiatan yaitu menjadi lebih sopan-santun, lebih percaya diri untuk aktif bertanya dan menjawab, lebih fokus, serta bersemangat dalam melaksanakan proses belajar.
Penerapan Mesin Pemarut Singkong untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Makanan Tradisional “Gebleg” di Kota Magelang Puspita Dewi, Rany; Hastuti, Sri; Santosa Budiono, Herru
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.41 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12617

Abstract

Kampung Meteseh Jayengan terletak di Kecamatan Magelang Tengah Kota Magelang, yang berlokasi sekitar 3,5 Km dari pusat kota Magelang. Sebagian besar warga masyarakat kampung Meteseh Jayengan, Kelurahan Magelang memiliki usaha produksi makanan tradisional. Sebagian besar proses produksi jajanan tradisional masih dilakukan tanpa mesin, sehingga tidak efektif secara waktu. Tujuan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu untuk meningkatkan kapasitas produksi makanan tradisonal “gebleg”, salah satunya usaha milik Bu Murdinah. Kegiatan PKM di Meteseh Jayengan, Kelurahan Magelang dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap awal adalah observasi dengan melakukan survei lapangan untuk memperoleh data dokumentasi dan dilanjutkan diskusi dengan Bu Murdinah sebagai stakeholder. Tahap kedua adalah tahap pengembangan solusi melalui penerapan teknologi tepat guna yaitu mesin pemarut singkong. Hasil kegiatan PKM adalah berupa mesin pemarut singkong yang memiliki kapasitas 30 kg/hari dengan daya 20 watt. Melalui penerapan mesin pemarut singkong yang dibuat dapat meningkatkan kapasitas produksi yang semula hanya 15 kg/hari menjadi 30 kg/hari. Taraf hidup masyarakat Meteseh Jayengan, Kelurahan Magelang juga meningkat dengan meningkatnya pendapatan hingga 100%.
Pendampingan Promosi Digital SMA Muhammadiyah Piyungan untuk Meningkatkan Jumlah Pendaftar di Masa Pandemi Covid 19 Sudiwijaya, Erwan; Amalia, Ayu
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2530.86 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12206

Abstract

Kemunculan Peraturan Mendikbud Nomor 51 tahun 2018 tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru)  pada pasal 16 menyebutkan bahwa pendaftaran PPDB dilaksanakan melalui jalur zonasi sebesar 90% dari daya tampung. Kondisi ini ditambah dengan Pandemi Covid 19 yang berdampak langsung pada menurunnya jumlah pendaftar di SMU Muhammadiyah Piyungan, salah satu penyebabnya ditengarai karena aktivitas promosi fisik yang menurun karena pemberlakukan pembatasan fisik. Hal ini berimbas pada menurunnya jumlah pendaftar di SMA Muhammadiyah Piyungan, saat ini total peserta didik di tahun 2019/2020 berjumlah 60 orang. Oleh karena itu guru-guru pengelola SMA Muhammadiyah Piyungan berinisiatif untuk mengubah format sekolah mereka agar memiliki kekhasan, yaitu sebagai Muhammadiyah Boarding School dan menyasar target siswa yang lebih luas yaitu dari luar kota. Namun masih terkendala dalam mempromosikan secara digital pada calon siswa dan orang tua siswa. Dalam upaya menyelesaikan permasalahan mitra yang sudah dirumuskan di atas, maka kami merencanakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menyusun strategi promosi digital. Tahap-tahapan metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah 1) analisis kebutuhan dan situasi; 2) perencanaan dan pengembangan sistem informasi; 3) pengenalan dan pelatihan sistem informasi; dan 4) evaluasi hasil pelatihan. Kegiatan PKM ini menghasilkan sebuah sistem informasi berupa website yang terintegrasi dengan instagram, peningkatan keahlian yang dimiliki oleh guru dan tenaga pendidik dalam mengelola dan mengembangkan promosi digital dan seperangkat PC All in One sebagai alat pendukung pengelolaan promosi digital. Dengan demikian diharapkan SMA MBS Muhammadiyah Piyungan dapat dikenal lebih luas dan peminatnya pun meningkat.
Memahami Konsep Ilmiah Strategi Belajar Bahasa Ke-dua Sebagai Pengembangan Kompetensi Pedagogis Guru Fauziati, Endang; Karmila, Karmila; Shektas, Shakesha Febrisha
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.457 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.11461

Abstract

Guru sebagai tokoh utama dalam proses pendidikan dituntut untuk memiliki beberapa kompetensi termasuk kompetensi pedagogis. Salah satu kompetensi pedagogis adalah memahami peserta didik yang dapat dijadikan pertimbangan dalam penyusunan program dan proses belajar mengajar. Salah satu hal terkait dengan peserta didik adalah strategi pembelajaran bahasa ke-dua, yang merupakan fokus pengabdian masyarakat ini. Dari studi awal diperoleh gambaran bahwa rata-rata guru belum menguasai konsep ilmiah tentang strategi belajar bahasa ke-dua secara memadai. Umumnya jawaban para guru masih bersifat volk knowledge. Untuk itu, pengabdian masyarakat ini dilaksanakan. Dengan pemahaman konseptual ilmiah ini para guru diharapkan dapat mengaplikasikannya dalam pembelajaran maupun penelitian. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan model workshop melalui aplikasi Zoom dan Schoology. Secara keseluruhan loka karya berjalan lancar. Peserta terlibat secara aktif dalam setiap sesi yang telah direncanakan. Salah satu indikator keberhasilannya adalah peserta mampu menjelaskan strategi belajar bahasa ke-dua (language learning strategy) secara konseptual berdasarakan teori yang relevan. Peserta juga mampu membuat topic penelitian yang relevan. Dari hasil kegiatan ini, disarankan agar program ini dapat dilanjutkan di masa mendatang.
Knowledge Enhancement on Lung Cancer and the Disease Prevention for People of Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar Rejeki, Mirah; Kartikawati, Umi
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.495 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.11202

Abstract

Degenerative Disease contributes 63% of dead worldwide. It counts for 36 million people’s death every year. The prevalence number of the disease in Indonesia increases constantly. Lifestyle and food consumption habit are identified as two reasons why the disease takes place. One type of the diseases is cancer, where according to the data of World Health Organization, this is the second highest reason of death after cardiovascular disease. Type of cancer with the highest incidence and the top reason of death is lung cancer. In Karanganyar, according to the Health Department data, the occurrence of lung cancer increased from 1 case in 2016 to 5 cases in 2017. This increment alerts the urgent need for prevention and treatment of the disease. The lack of knowledge about lung cancer is the main reason leading to a possible high prevalence number. Based on the situation, the people knowledge about the lung cancer needs to be enhanced. This community development program was set up to achieve that objective through activity of presentation, discussion, and consultation. It involved 36 people in the age of 30-65 year old selected by the local government of Selokaton. The knowledge improvement of the attendees was assessed using pre-test and post-test. It was measured that the knowledge of participants increases from 4.58 at pre-test to 8.53 at post-test. This may indicate their interest on the program. It is expected that their knowledge will motivate then changing lifestyle in order to prevent the disease.
Cover & Susunan Redaksi Triyono, Agus
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.069 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.14548

Abstract