cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WARTA
ISSN : -     EISSN : 25495631     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta LPM merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Penguatan Literasi Mitigasi Bencana Angin Puting Beliung untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Munggur, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah Wibowo, Yunus Aris; Dewi, Ratih Puspita; Ronggowulan, Lintang; Anjarsari, Rhizki Yulia; Miftakhunisa, Yunita
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.436 KB) | DOI: 10.23917/warta.v23i2.10571

Abstract

Kabupaten Boyolali merupakan salah satu wilayah yang sering terdampak bencana angin puting beliung. Bencana angin puting beliung hampir setiap tahun terjadi menjelang musim hujan tiba dan mengakibatkan kerugian material serta korban luka. Salah wilayah di Kabupaten Boyolali yang sering terdampak bencana angin puting beliung adalahi Desa Munggur. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan sebagai Penguatan Literasi Mitigasi Bencana Angin Puting Beliung untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Munggur, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Upaya tersebut dilakukan melalui edukasi yang dilakukan dalam focus group discussion (FGD). FGD tersebut dihadiri oleh 50 warga, kepala desa, perangkat desa serta tokoh masyarakat. FGD dimulai dengan pemaparan materi yang berisi pengetahuan ilmiah (scientific knowledge), dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Hasil edukasi adalah peningkatan literasi masyarakat Desa Munggur tentang bencana angin puting beliung serta upaya mitigasinya yang diintegrasikan dengan kearifan lokal (local knowledge), sehingga terjadi sinergi antara kearifan lokal (local knowledge) dan pengetahuan ilmiah (scientific knowledge). Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas (capacity) masyarakat, sehingga tingkat risiko (risk) bencana angin puting beliung dapat diturunkan.
Penggabungan Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Kendal Menuju Pengelolaan Pendidikan yang Efisien Muhdi, Muhdi; Kastawi, Nurkolis Siri; Yuliejantiningsih, Yovitha; Sunandar, Sunandar
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v23i2.9911

Abstract

Kabupaten Kendal mencakup 20 kecamatan dan memiliki 551 SDN (Sekolah Dasar Negeri). Total guru di Kabupaten Kendal sebanyak 5.452 orang terdiri dari guru kelas 3.471 orang, guru mata pelajaran 1.410 orang, dan kepala sekolah 571 orang. Banyak SDN di Kabupaten Kendal kekurangan peserta didik dan banyak guru yang belum memenuhi beban mengajar. Hal tersebut mengakibatkan penyelenggaraan pendidikan tidak efisien. Maka tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui: (a) kondisi satuan pendidikan di SDN, (b) kondidi guru di SDN, dan (c) efisiensi pengelolaan pendidikan di SDN. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu analisis data pokok pendidikan, diskusi terpumpun untuk verifikasi dan penentuan sekolah yang digabung, dan diskusi terpumpun untuk membuat kebijakan daerah tentang penggabungan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: (a) kondisi satuan pendidikan tidak merata karena mayoritas (71%) SDN termasuk katetori sekolah sangat kecil (44%) dan sekolah kecil (27%); (b) kondisi guru kelas mengalami kelebihan di 73% SDN dan guru PNS mendominasi yaitu 66%; dan (c) pengelolaan SDN belum efisien dilihat dari rasio guru siswa karena 76% belum memenuhi aturan, rasio guru kelas dengan rombongan belajar tidak efisien karena 73% SDN kelebihan guru kelas, dan sebanyak 21% guru belum bekerja sesuai dengan regulasi. Berdasarkan hasil pengabdian ini disarankan untuk segera disahkan regulasi guna mengatur agar penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kendal yang lebih efisien.
Pengembangan dan Pelatihan Sistem Informasi Pemantau dan Pelaporan Perilaku Siswa MI-MTS Swasta Al-Huda Malang Asfani, Khoirudin; Sias, Quota Alief; Wahyono, Irawan Dwi
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.918 KB) | DOI: 10.23917/warta.v23i2.10073

Abstract

Aspek kognitif dan psikomotorik seringkali menjadi fokus utama yang ditingkatkan di banyak sekolah, sementara aspek afektif siswa yang berpengaruh terhadap sikap dan perilaku siswa sedikit kurang diperhatikan. Di MI Al Huda Malang, siswa tidak hanya dididik untuk menjadi individu yang berkarakter qurani melalui kegiatan ibadah dan muamalah, tetapi juga harus berjiwa pancasilais, serta tanggap dengan perubahan ilmu dan teknologi. Namun, sampai saat ini bentuk penyampaian kondisi sikap dan perilaku siswa masih dilakukan dengan cara konvensional, yaitu melalui surat dan pesan pribadi oleh guru/bagian konseling. Hal ini bisa menjadikan keterlambatan penyampaian dan kemungkinan tidak tersampaikan (surat hilang/ siswa lupa memberikan kepada orang tuanya) sangat besar. Salah satu penyebabnya karena belum terbentuk pemahaman dan keterampilan SDM tentang penggunaan sistem informasi tata tertib siswa ketika hendak diimplementasikan di sekolah MI-MTs Al Huda Malang. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sebuah sistem informasi tata tertib siswa untuk memantau perilaku dan sikap siswa di sekolah, serta sosialisasi dan pelatihan cara pemanfaatan sistem informasi tersebut. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi, memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada guru beserta tenaga pendidik tentang sistem informasi tata tertib siswa untuk memantau sikap dan perilaku siswa saat belajar di sekolah akan dilakukan. Tahapan-tahapan metode PKM yang digunakan adalah: 1) analisis kebutuhan dan situasi; 2) perencanaan dan pengembangan sistem informasi; 3) pengembangan buku pedoman penggunaan sistem informasi; 4) pengenalan dan pelatihan sistem informasi; dan 5) evaluasi hasil pelatihan. Kegiatan PKM ini menghasilkan sebuah sistem informasi yang dapat diakses secara online sebagai bentuk sarana informasi digital, serta peningkatan keahlian yang dimiliki oleh guru dan tenaga pendidik dalam mengelola dan mengembangkan sistem informasi di MI-MTs Al Huda, Kota Malang. Dengan demikian, diharapkan sikap dan perilaku siswa dapat terpantau dengan efektif dan efisien sehingga berdampak pada perbaikan dan perubahan perilaku siswa yang menjadi semakin lebih baik dan berakhlak.
Upaya Mereduksi Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Penggunaan Sistem Informasi Geografis Fadli, Ari; Sugiyanto, Gito; Zulfa, Mulki Indana
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v23i2.9895

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan data dari Satlantas Porles Purbalingga disebutkan bahwa kecelakaan lalu lintas selama periode empat tahun yaitu tahun 2010-2013 terjadi 1374 kejadian kecelakaan dengan jumlah kejadian tertinggi terjadi pada tahun 2012 sebanyak 513 kasus (37,34%), diikuti tahun 2013 sebanyak 467 kasus. Tujuan dari pengabdian adalah untuk mengurangi jumlah angka kecelakaan lalu lintas dengan cara membuat peta lokasi rawan kecelakaan lalu lintas menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web. Metode yang digunakan adalah praktik, demonstrasi dan sosialisasi. Tahap awal kegiatan pengabdian ini dimulai dengan membuat peta dearah rawan kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan SIG berbasis Web. Dalam membuat peta dasar digunakan perhitungan berdasarkan Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) yaitu korban meninggal dunia bernilai 10, korban luka berat bernilai 5, korban luka ringan bernilai 1, dan nilai 1 untuk property damaged only. Kegiatan selanjutnya adalah mendemonstrasikan dan mensosialiasikan hasil pemetaan dalam bentuk SIG berbasis web kepada peserta yaitu pihak kepolisian pada unit laka lantas. Hasil akhir kegiatan adalah SIG berbasis web untuk menyajikan informasi lokasi daerah rawan kecelakaan sehingga dapat digunakan untuk memberikan peringatan dini kecelakaan kepada masyarakat.
Terapi Berhenti Merokok dengan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Purwandari, Eny; Pubianti, Elvandari; Sofiana, Mita; Nugroho, Muhammad Didik; Freddy, Freddy
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v23i2.9538

Abstract

Remaja sebagai generasi penerus bangsa perlu dipersiapkan menjadi manusia yang sehat dan berkualitas. Namun, generasi muda kita sedang terancam karena rokok. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh School of Strategic and Global Studies untuk studi jaminan nasional Universitas Indonesia pada tahun 2018 menunjukkan perokok aktif adalah pada usia 25-38 tahun dengan persentase 44,75. Anak muda memiliki jumlah persentase yang cukup banyak yaitu sebanyak 33,03 persen pada 1000 responden berusia 18-24 tahun masih menjadi perokok aktif. Kondisi ini ditemukan SMA Al-Kautsar sebagai mitra. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari guru BK SMA Al-Kautsar ditemukan sebagian besar siswa laki-laki merokok. Hal ini yang menjadi perhatian bagi tim pengabdian untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat di SMA Al-Kautsar dengan tema “SELF DEVELOPMENT TRAINING FOR TEENAGERS”. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk dapat memberikan edukasi kepada remaja SMA akan bahaya merokok yang ditinjau dari sisi kesehatan, emosi dan spiritual. Selain itu kegiatan ini juga untuk mengaplikasikan intervensi berhenti merokok pada siswa sebagai perokok aktif secara berkelompok dan membantu siswa mengatasi kecanduan merokok. Metode yang digunakan dengan psikodedukasi dan terapi SEFT. Terapi SEFT dilakukan pada 3 perokok aktif (sebagai volunteer). SEFT Therapy, atau perpanjangan dari Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) adalah salah satu teknik terapi alternatif untuk mengatasi masalah emosi dan fisik. Terapi dilakukan dengan cara totok ringan pada titik saraf tertentu atau meridian dalam tubuh. Serangkaian teknik yang sistematis digunakan dalam sistem tubuh untuk meningkatkan kondisi pikiran, emosi, dan perilaku untuk mengurangi kebiasaan merokok. Hasil dari terapi SEFT pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya penurunan skala kenikmatan yang dirasakan anak yang ditunjukkan dengan adanya mual, pusing, pahit, batuk bahkan sampai muntah – muntah. Pemberian terapi SEFT ini dapat mengubah mindset siswa untuk menurunkan aktivitasnya dalam merokok. Jadi, SEFT dapat menjadi alternatif terapi yang dapat digunakan untuk kecanduan merokok yang bisa diterapkan setting sekolah.
Diseminasi Teknologi Energi Terbarukan Berbasis Sampah Sayuran untuk Mendukung Desa Wisata Alam Desa Selo Boyolali Priyono, Kuswaji Dwi; Harismah, Kun; Qomarun, Qomarun
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v23i2.9727

Abstract

Program Produk Teknologi yang didiseminasikan kepada masyarakat di Desa Selo Boyolali bertujuan untuk mengimplementasikan riset unggulan tentang energi terbarukan dan rekayasa lingkungan yang mendukung pengembangan desa wisata alam. Desa Selo terletak di antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi yang merupakan kawasan wisata alam dengan pemandangan gunung di utara dan selatannya. Obyek wisata yang ditawarkan antara lain pendakian gunung, outbound, dan New Selo (Pos Pengamatan Gunung Merapi). Di Selo juga terdapat kesenian tradisional Topeng Ireng, Jathilan, Reog Ponorogo, Kethoprak, dan terkenal dengan hasil pertanian sayuran dan buah-buahan. Sampah sayuran dan buah-buahan berdampak negatif bagi lingkungan desa, menjadi berbau dan kotor yang akan mempengaruhi kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu diperlukan pengembangan teknologi untuk pengolahan sampah sayuran yang dapat menghasilkan biogas sebagai energi terbarukan dan dapat dikembangkan sebagai obyek wisata yang ramah lingkungan. Pada penerapannya di lapangan dilakukan model biogas 3in1, yaitu biogas berbahan dasar 3 jenis sekaligus, yaitu: sampah sayur, kotoran sapi dan kotoran manusia. Penggunaan metode pengelolaan limbah ini tidak hanya bersifat “penanganan” namun juga memiliki nilai guna/manfaat sebagai energi terbarukan dan limbah cair yang keluar dari digester dimanfaatkan sebagai pupuk organik tanaman sayuran dan pertanian lainnya. Teknologi ini dapat menurunkan padatan pencemar berkisar 75-90% dan berdampak positif pada lingkungan yang bersih dan tak berbau. Teknologi yang yang dihasilkan berupa gas metana (CH4 ) yang merupakan energi terbarukan dari hasil konsep recycle yang menguntungkan bagi masyarakat, karena selain limbahnya tertangani dengan baik, juga dapat dihasilkan sumber energi terbarukan.
Pendampingan Pelaksanaan Survey Kepuasan Pelanggan Pada Coffee Shop Cekopi di Mendungan, Kartasura Insani, Salman Faris; Wijayanti, Ariyani Wahyu; Cahyaningrum, Bambang Nur
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 23, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v23i2.9332

Abstract

Cekopi adalah usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang bisnis coffee shop. Berdasarkan data penjualan, diperoleh informasi bahwa kedai kopi tersebut mengalami fluktuasi penjualan pada tahun 2018. Hal ini dipicu oleh adanya persaingan antar coffee shop yang semakin sengit. Strategi yang dipilih cekopi untuk menyikapi kondisi tersebut adalah dengan berkomitmen untuk meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan. Strategi yang mereka pilih untuk mengelola hubungan pelanggan adalah dengan melakukan riset pasar melalui survey kepuasan pelanggan. Melalui survey kepuasan pelanggan, cekopi berharap dapat menggali kebutuhan, keinginan, dan perilaku pelanggan sebagai dasar untuk pengembangan bisnis mereka di masa mendatang. Hingga saat ini, cekopi belum memiliki pengetahuan yang cukup terkait dengan pelaksanaan survey kepuasan pelanggan. Hal ini dikarenakan cekopi belum pernah melaksanakan kegiatan tersebut sebelumnya. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan riset pasar melalui survey kepuasan pelanggan yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik saat ini merupakan hal krusial bagi cekopi. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Tim PKM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan pendampingan pelaksanaan survey kepuasan pelanggan yang dilaksanakan dalam enam tahap, yaitu: sosialisasi konsep survey kepuasan pelanggan, merancang kuesioner dan format, merancang prosedur sampling, menyiapkan data, menginterpretasikan hasil survey, serta penyusunan arsip atau dokumentasi kegiatan survey kepuasan pelanggan. Berdasarkan evaluasi kegiatan yang telah dilakukan, diketahui bahwa pada masing-masing tahapan kegiatan skor posttest mengalami peningkatan ≥ 25 % dari pada skor pretest. Hasil ini menunjukkan mitra UMKM mengalami peningkatan pengetahuan dalam hal pelaksanaan survey kepuasan pelanggan dan pengarsipan hasil kegiatan survey kepuasan pelanggan. Luaran dari kegiatan ini adalah laporan survey kepuasan pelanggan UMKM coffee shop Cekopi tahun 2019. Berdasarkan indikator yang telah diukur, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendampingan, penyuluhan, dan pelatihan survey kepuasan pelanggan untuk mitra UMKM coffee shop Cekopi dinyatakan berhasil.
Perencanaan Keuangan dan Pengelolaan Keuangan Generasi Z di Masa Pandemi Covid 19 melalui Penguatan Literasi Keuangan Saraswati, Ade Maya; Nugroho, Arif Widodo
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.291 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.13481

Abstract

Sejak awal tahun 2020 tepatnya pada bulan Maret, Indonesia dihebohkan oleh salah satu fenomena yaitu pandemi covid-19. Sampai dengan bulan Agustus 2020, total kasus di Indonesia 165.887 dengan 7.169 kematian di 34 provinsi. Penyebaran dan peningkatan jumlah kasus covid-19 terjadi dengan sangat cepat berdampak pada penurunan perekonomian Indonesia. Tercatat, sebanyak 65% masyarakat Indonesia mengakui pendapatannya berkurang akibat pandemi Covid-19. Anak muda saat ini dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola keuangan pribadinya secara efektif terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Penelitian dari berbagai belahan dunia membuktikan rendahnya tingkat literasi keuangan khususnya di kalangan kaum muda. Berdasarkan hal tersebut perlu memberikan edukasi untuk menumbuhkan kesadaran akan perencanaan keuangan dan pengelolaan keuangan. Metode kegiatan yang dilakukan adalah metode partisipatif. Edukasi mengenai pemahaman perencanaan dan pengelolaan keuangan diberikan kepada siswa siswi kelas X dan XI Madrasah Aliyah Negeri 7 Jakarta melalui FGD dengan aplikasi Zoom. Pelaksanaan edukasi berjalan dengan baik dan mendapat respon positif dari semua pihak. Kegiatan ini juga dapat memenuhi tujuan awal, yaitu menyadarkan akan pentingnya melakukan perencanaan keuangan baik jangka pendek maupun jangka panjang dengan memperhatikan kejadian dan kondisi ekonomi, serta melakukan pengelolaan keuangan yang terencana dalam rangka mencapai kesejahteraan keuangan di masa depan.
Pemberantasan Buta Aksara dan Bekal Hidup Mandiri Masyarakat Onggaya Distrik Naukenjerai Kabupaten Merauke Papua Sumarsono, Adi; Widarko, Yus; Septarini, Dina Fitri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.958 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12187

Abstract

Pengabdian KKN-PPM ini bertujuan untuk memberikan bekal ilmu langsung kepada masyarakat sebagai implementasi ilmu dari lingkungan akademik. Dua hal yang menjadi tujuan dari program ini adalah pemberantasan buta aksara dan bekal hidup mandiri kepada masyarakat yang ada di Kampung Onggaya, Distrik Neukenjerai yang berada di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pemberdayaan masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) melalui cara pelatihan, penerapan dan pendampingan. Pelaksanaan KKN ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2020, yang tentunya bersamaan dengan masa pandemi VIRUS COVID-19 yang sudah universal. Kegiatan KKN/PPM ini dilaksanakan dengan mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah diwajibkan oleh pemerintah. Hasil kegiatan dari KKN-PPM ini adalah diterapkannya ilmu sesuai dengan metode dan sasaran ke masyarakat. Secara kuantitatif fokus pendidikan dalam mengajarkan dasar calistung sudah sesuai dengan target, capaian dari subyek yang sudah berpartisipasi meningkat, pengetahuan serta pemahaman subyek juga mengalami peningkatan 19,69%. Hal ini dikarenakan lebih pada cara dan gaya pembelajaran yang konstektual sesuai dengan karakteristik keadaan masyarakat. Fokus dari bidang pertanian sudah mengalami peningkatan dalam mengenal ragam membuat pupuk secara alami, cara tanam yang lebih fleksibel dengan keadaan karakteristik lahan petani setempat. Hasil dari kegiatan bekal hidup mandiri dalam bercocok tanam bidang pertanian juga mencapai 20%, hal ini karena dukungan masyarakat yang semangat dalam menggunakan lahan miliknya, serta motivasi masyarakat untuk menghasilkan hasil tanaman dengan hasil yang lumayan saat pandemi COVID-19
Mendorong Ekonomi Kreatif Melalui Produk Ecoprint Melalui Pemanfaatan Potensi Alam di Dukuh Glugo Bantul Saptutyningsih, Endah; Kamiel, Berli Paripurna
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2036.429 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.11081

Abstract

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mendorong ekonomi kreatif, perlu adanya kreativitas dan peningkatan kapasitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk memanfaatkan potensi alami yang belum dimanfaatkan dengan baik dan masih rendahnya pengetahuan dan ketrampilan untuk mengelola potensi tersebut di Sorowajan, Dukuh Glugo, Desa Panggungharjo Sewon Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kontribusi PKM ini adalah dengan mengadakan pelatihan pembuatan ecoprint yang memanfaatkan potensi alam yang ada di lingkungan Sorowajan, Dukuh Glugo. Objek PKM ini adalah ibu-ibu Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga di Sorowajan, Dukuh Glugo sehingga mereka dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif. Metode PKM berupa pelatihan pembuatan ecoprint dengan bahan pewarna alam dan pelatihan pemasaran agar ecoprint yang dihasilkan dapat dipasarkan ke masyarakat luas. Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga tentang ecoprint dari 34,3% menjadi 97,2%. Seluruh peserta merasakan manfaat pelatihan ecoprint tersebut. Demikian juga terjadi peningkatan pengetahuan tentang pemasaran online, dan sebanyak 68% ingin memasarkan produk ecoprint-nya melalui media online. Luaran PKM ini adalah peningkatan kapasitas Kelompok Dasawisma Lili dan Dasawisma Kenanga di Dukuh Glugo dalam membuat ecoprint kelompok; video teknik pembuatan ecoprint yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Kegiatan PKM ini juga dipublikasikan di jurnal nasional ber-ISSN yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kelompok masyarakat lain dalam mendorong ekonomi kreatif melalui peningkatan kapasitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi desa sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.