cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WARTA
ISSN : -     EISSN : 25495631     DOI : -
Core Subject : Education,
Warta LPM merupakan media komunikasi dan informasi ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang ilmu-ilmu sosial, sains dan teknologi.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Peningkatan Pengetahuan Diet Diabetes, Self Management diabetes dan Penurunan Tingkat Stres Menjalani Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret Prabowo, Nurhasan Agung; Ardyanto, Tonang Dwi; Hanafi, Muchtar; Kuncorowati, Niken Dwi Aryani; Dyanneza, Frieska; Apriningsih, Hendrastutik; Indriani, Astri Tantri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.585 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12515

Abstract

Diabetes Mellitus adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh faktor genetik, karena kesalahan pola makan, atau gaya hidup yang tidak sehat. Diet Diabetes dan Self management Diabetes menjadi poin penting pada tata laksana DM tipe 2. Persadia (Perhimpunan Diabetes Indonesia) adalah perkumpulan pasien dan keluarga penderita diabetes di Indonesia yang bertujuan untuk edukasi pada pasien DM tipe 2. Persadia bertujuan meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes dan mencegah komplikasi diabetes pada pasien diabetes. Analisis situasi sebelumnya menunjukkan pasien diabetes anggota persadia cabang Surakarta mempunyai keterbatasan dalam pengetahuan tentang diet diabetes, self managemengt diabetes, dan tingkat stres dalam menjalakan diet cukup tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan diet diabetes, self management diabetes, dan menurunkan tingkat stres pada pasien DM tipe 2 anggota persadia di RS UNS. Metode yang dilakukan adalah dengan pemberian ceramah, diskusi, dan video edukasi. Sebelum dan sesudah pengabdian dilakukan pemberian kuesioner pengetahuan diet diabetes, kuesioner self management diabetes, dan kuesioner tingkat stres dalam menjalankan diet. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan diet diabetes (rerata peningkatan skor pengetahuan diet diabetes adalah 24,5+6,2), self management diabetes (rerata peningkatan skor self management diabetes 8,2+ 4,34), dan penurunan tingkat stres (rerata penurunan skor 14,5+5,32) pada pasien DM tipe 2 anggota persadia di RS UNS. Secara tidak langsung kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pada pasien DM tipe 2 dalam lingkungan persadia RS UNS.
Rebranding Koperasi Intako Melalui Program Redecor Showroom dan Pemberdayaan Digital Marketing Roosinda, Fitria Widiyani; Salshabila, Farah Aulia
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.573 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.10727

Abstract

Koperasi INTAKO (Industri Tas dan Koper) merupakan industri kecil yang juga rumah bagi para perajin kulit di Tanggulangin. Sejak terjadinya lumpur Lapindo tahun 2006, industri ini sempat gulung tikar. Banyak perajin yang beralih menjadi buruh pabrik. Kondisi INTAKO mengalami krisis, dikarenakan berkurangnya jumlah perajin dan sedikitnya pembeli. Tak hanya itu, rintangan juga datang dari semakin ketatnya persaingan pasar, terutama pada industri tas. Rintangan dari gelombang barang impor yang murah menjadi pesaing utama bagi perajin di kawasan selatan Sidoarjo ini. Awal tahun 2017, INTAKO mulai berkembang kembali. Para pengurus membuat program yang menarik jumlah pembeli dan membenahi internal. Guna mendukung usaha ini, Universitas Bhayangkara melakukan KKN Tematik di INTAKO. Program yang dilakukan adalah melakukan rebranding berupa mendekor ulang showroom tas, penambahan komponen pendukung untuk display produk serta memberdayakan digital marketing melalui pembuatan akun Instagram beserta konten foto produk. Program ini bertujuan agar meningkatkat branding INTAKO dengan menghasilkan showroom disertai spot foto yang iconic dan meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada pengurus serta karyawan INTAKO tentang pentingnya penggunaan sosial media sebagai platform untuk promosi dan meningkatkan penjualan produk. Ada 3 tahap yang dilakukan, yaitu mendekorasi penempatan produk unggulan dari perajin, mengoptimalkan digital marketing melalui pengambilan foto produk, dan pembuatan akun Instagram. Hasil yang didapat, saat ini INTAKO sudah memiliki showroom khusus produk baru dan produk unggulan dan memiliki database digital mengenai foto-foto produk. Media promosi digital ini akan menambah peningkatan jumlah penjualan produk tas kulit dan membuat masyarakat lebih mengenal industri tas dan koper di Tanggulangin, Sidoarjo ini.
Edukasi Konsumsi Buah dan Sayur sebagai Strategi dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular pada Anak Sekolah Dasar Mahmudah, Umi; Yuliati, Endri
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i1.9134

Abstract

Anak-anak sekolah dasar merupakan salah satu kelompok yang rawan mengenai masalah gizi. Secara nasional masalah gemuk pada anak usia 5 – 12 tahun masih tinggi yaitu 18,8%. Prevalensi status gizi pada anak sekolah dasar di SD Al-Firdaus yaitu status gizi normal 68,14%, gemuk 21,97%, sangat gemuk 15% serta kurus dan sangat kurus 2,20%. Kurangnya konsumsi buah dan sayur merupakan penyebab resiko ke-10 tertinggi dari angka kematian di dunia. Konsumsi buah dan sayur dapat mengurangi resiko defisiensi zat gizi mikro dan serangan penyakit tidak menular. Upaya dalam meningkatkan kesadaran konsumsi buah dan sayuran dilakukan promosi gizi melalui komunikasi, informasi dan edukasi. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi mengenai konsumsi buah dan sayur yang diawali dengan pretest pengetahuan dan sikap mengenai konsumsi buah sayur dan diakhiri dengan post test pengetahuan dan sikap serta konsumsi salad buah bersama. Edukasi dilakukan pada anak sekolah dasar kelas V di SD Al Firdaus Surakarta dengan jumlah 21 siswa. Edukasi dilakukan dengan menggunakan media power point dan handout materi sebagai pegangan siswa. Setelah proses kegiatan berlangsung, terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan dan sikap mengenai konsumsi buah dan sayur pada anak sekolah dasar. Hal ini disebabkan karena adanya edukasi mengenai konsumsi buah dan sayur. Berdasarkan analisis statistik diketahui bahwa tidak terdapat pengaruh edukasi konsumsi buah dan sayur terhadap pengetahuan dan sikap pada anak sekolah dasar.
Optimalisasi Peran Bina Keluarga melalui Kelas Senam Lansia Kampung KB Pucangsawit, Surakarta Widayati, Rina Sri; Sari, Dewi Kartika; Mirawati, Dita; Wahyuni, Wahyuni
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i1.8780

Abstract

Proporsi penduduk di atas 60 tahun di dunia tahun 2000 sampai 2050 akan berlipat ganda dari sekitar 11% menjadi 22%, atau secara absolut meningkat dari 605 juta menjadi 2 milyar lansia. Lansia sangat berisiko mengalami jatuh, hal ini disebabkan oleh faktor aktivitas, penurunan kemampuan fisik, penyakit yang diderita dan faktor lingkungan. Hasil wawancara dengan lansia di Kelurahan Pucangsawit Jebres Surakarta didapatkan mayoritas belum mengetahui mendeteksi dini risiko jatuh pada lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang deteksi dini risiko jatuh pada lansia dan dapat mempraktekkan senam keseimbangan. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat adalah sosialisasi dan pendidikan kesehatan mengenai deteksi dini risiko jatuh pada lansia dan penatalaksanaannya dengan senam keseimbangan. Kegiatan sosialisasi mengenai deteksi resiko tinggi pada lansia dan simulasi senam keseimbangan bagi lansia dilaksanakan pada hari yang sama masyarakat yang telah dilakukan pada hari Kamis tanggal 11 Juli 2019 di Taman Cerdas Puntadewa Kelurahan Pucangsawit Jebres Surakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat diikuti oleh 30 orang. Observasi kegiatan pengabdian masyarakat yang meliputi penyuluhan kesehatan dan pelatihan senam keseimbangan bahwa mayoritas peserta aktif dalam mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim pengabdian masyarakat serta dapat mempraktekkan senam keseimbangan. Pemberian pendidikan kesehatan tentang deteksi dini risiko jatuh pada lansia telah membuktikan bahwa pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat setelah diberikan penyuluhan terlihat dari nilai pre dan post test para kader lansia.
PKM Pelaku Usaha Pengolahan Kopi Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Mulyana, Yayan; Rosid, Abdul; Dinihayati, Erti
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.595 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12340

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Desa Warnasari yang berdasarkan observasi tersebut mempunyai potensi di sektor perkebunan kopi. Mitra pelaku usaha pengolahan kopi menghasilkan biji kopi (cery) yang diolah secara basah. Permasalahan yang ditemukan terbatasnya jumlah peralatan dalam proses produksi (mesin pengolah kopi), jenis produk terbatas, pengolahan sampai dengan biji kopi (cery), terbatasnya skill pegawai dalam pemanfaatan dan penggunaan peralatan proses produksi, tidak memiliki dan tidak memahami penyusunan laporan keuangan, serta keterbatasan memasarkan produk kopi (konsumen langsung). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha (wirausaha) khususnya di Desa Warnasari dengan berbagai permasalahan di atas. Metode dalam PKM ini terbagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu tahap awal melalui observasi serta wawancara langsung. Tahap kedua yaitu Pelaksanaan, melalui pelatihan sesuai kebutuhan. Tahap terakhir, melalui coaching yang menunjukkan hasil dari pelatihan. Hasil dan pembahasan memperoleh bantuan peralatan, mitra sudah mulai mencoba usaha tambahan ke pengolahan kopi bubuk, serta pengembangan produk (teh kopi). Saran sebaiknya sering mengikuti kegiatan pelatihan agar diketahui kemampuan atau kemauan pegawai. Mitra sebaiknya mempunyai pegawai khusus yang menangani keuangan, memasarkan produk ke daerah luar kota dengan sistem online dan offline.
Perencanaan Keuangan untuk Menumbuhkan Awareness Literasi Keuangan pada Siswa SMA PMB Bandung Yuneline, Mirza Hedismarlina; Suryana, Usdi; Hilman, Iim
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.648 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12288

Abstract

Mengacu kepada cetak biru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2015, bahwa salah satu yang menjadi sasaran literasi keuangan adalah pelajar yang memiliki karakteristik psikologis yang erat kaitannya dengan perilaku konsumtif, maka kelompok sasaran yang memperoleh manfaat kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah para pelajar SMA Pendidikan Membangun Bangsa (PMB) Bandung.  Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun awareness terkait literasi keuangan di kalangan para pelajar agar mereka dapat mengelola keuangan dan menghindari perilaku konsumtif melalui perencanaan keuangan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 19-20 Juni 2020 yang diikuti oleh para pelajar SMA PMB. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan menggunakan kertas kerja sederhana. Para pelajar SMA diminta untuk menyusun anggaran kas bulanan sebagai bentuk perencanaan keuangan dengan mengidentifikasikan sumber pendapatan, jenis pengeluaran, besarnya tabungan sebagai bentuk investasi,  dan tujuan investasi. Dari hasil praktiek menyusun anggaran perencanaan keuangan, masih terdapat 52% siswa yang mengalami defisit per bulannya. Hal tersebut terjadi karena pengeluaran diidentifikasikan sebagai NEEDS/ kebutuhan sehingga agak sulit untuk mencari dana yang dapat dipakai untuk menabung. Selain itu, walaupun WANTS/ keinginannya dikurangi, masih belum dapat menutupi dana yang harus diinvestasikan untuk mewujudkan tujuan keuangan.
Optimalisasi Palang Merah Remaja dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular di Era COVID-19 Myrtha, Risalina; Ayusari, Amelya Augusthina; Kusumawati, Ratna; Murasmita, Alamanda; Sukmagautama, Coana; Priamas, Adigama; Fadly, Ainal
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.609 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12327

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab kematian terbesar di dunia yang memberikan beban sosial ekonomi yang berat. PTM merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan mengendalikan faktor risiko sejak dini. Generasi muda dapat berkontribusi dalam pencegahan PTM dengan cara membagikan pesan-pesan bermanfaat tersebut ke lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kegiatan ini merupakan kegiatan persembahan alumni untuk memberikan pelatihan pencegahan PTM yang dilakukan secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh anggota PMR SMA Negeri 1 Surakarta. Organisasi ini merupakan organisasi yang cukup aktif, tetapi selama ini belum pernah mengangkat tema PTM dalam kegiatannya. Pengetahuan anggotanya tentang PTM masih kurang. SMA Negeri 1 Surakarta merupakan salah satu sekolah favorit di Surakarta dan menjadi percontohan dan tolak ukur prestasi bagi sekolah lainnya. Kegiatan ini dibagi 2 sesi yaitu pencegahan dan penatalaksanaan awal PTM dan adaptasi kebiasaan baru pada era tatanan baru. Pelatihan ini diikuti oleh 34 orang anggota PMR SMA Negeri 1 Surakarta. Didapatkan kenaikan signifikan rerata nilai postest (nilai rerata 10) dibandingkan pretest (nilai rerata 6,24+2,26; (p 0,001). 68% peserta sangat setuju pelatihan ini menarik, 56% peserta sangat setuju bahwa materi pelatihan ini mudah dipahami, dan 84% peserta sangat setuju materi pelatihan ini relevan dengan kondisi saat ini. Pelatihan ini menambah pengetahuan tentang pencegahan PTM pada anggota PMR. Adanya pandemi COVID-19 menyebabkan adanya kebiasaan baru. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan timbulnya faktor risiko PTM atau memperburuk faktor risiko yang ada. Kami menyarankan dilakukannya skrining dini faktor risiko PTM pada semua siswa.
Upaya Pembentukan Desa Safety Farming melalui Pendekatan Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Rosanti, Eka; Rahma, Ratih Andhika Akbar; Hamawi, Mahmudah
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 1, Januari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.739 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i1.12157

Abstract

Masyarakat di desa Demangan, Siman, Ponorogo, yang kebanyakan berprofesi sebagai petani padi dan holtikultura sering menggunakan pestisida anorganik dalam bertani. Penatalaksanaan pestisida yang kurang aman dapat menyebabkan kontaminasi pestisida dalam darah. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pendekatan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk membentuk desa safety farming sebagai guna meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menggunakan metode pemeriksaan darah, FGD, sosialisasi dan evaluasi. Hasil yang diperoleh adalah hasil pemeriksaan pestisida dalam darah petani mampu meningkatkan antusiasme anggota Gapoktan terhadap bahaya pestisida, upaya pendekatan pembelajaran FGD dan sosialisasi bahaya pesitisda mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 17% sedangkan FGD dan sosialisasi tentang penatalaksanaan pestisida yang aman dan sehat mampu meningkatkan pengetahuan sebesar 5%, Gapoktan dan Pos UKK terlibat aktif dalam seluruh kegiatan. Pembentukan desa safety farming perlu mendapatkan dukungan berupa pendampingan dan pengawasan dari petugas kesehatan serta Dinas Pertanian. Kunci keberhasilan upaya pencegahan kontaminasi pestisida terhadap tubuh petani adalah penatalaksanaan pestisida yang aman dan sehat termasuk penggunaan APD dan upaya personal hygiene.
Edukasi Tanaman Obat Tradisional Khas Kalimantan Tengah Based on Research di SMKS Budi Mulya Palangka Raya Novaryatiin, Susi; Ardhany, Syahrida Dian; Citrariana, Shesanti
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.3 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12621

Abstract

Keanekaragaman hayati hutan Kalimantan sangat tinggi, sebagian diantaranya berkhasiat sebagai obat. Pengetahuan masyarakat pedalaman Kalimantan mengenai tumbuhan obat cukup besar, namun pengenalan tanaman obat tradisional khas Kalimantan Tengah pada remaja masih minim. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa siswi SMKS Budi Mulya Palangka Raya dan meningkatkan motivasi membudidayakan tanaman obat tradisional khas Kalimantan Tengah. Edukasi diberikan melalui sosialisasi tanaman obat dan pengenalan bentuk sediaan tanaman obat tradisional khas Kalimantan Tengah dan demo video pembuatan sediaan krim anti acne. Pengukuran capaian kegiatan pertama dilakukan menggunakan soal pre-test dan post-test, kegiatan kedua menggunakan aplikasi quizizz, dan kegiatan ketiga menggunakan kuesioner. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Simpulan kegiatan pertama yaitu 90% siswa siswi SMKS Budi Mulya Palangka Raya mengalami peningkatan pengetahuan tentang tanaman obat tradisional khas Kalimantan Tengah. Penggunaan aplikasi Quizizz pada kegiatan kedua efektif untuk mengetahui pengetahuan siswa, yaitu akurasi menjawab baik (73%) dan kecepatan menjawab yaitu 11,9 detik. Simpulan kegiatan ketiga yaitu 64% siswa-siswi SMKS Budi Mulya Palangka Raya memiliki motivasi sangat tinggi dalam pelestarian dan budidaya tanaman obat asal Kalimantan Tengah.
Pemanfaatan Instagram Live sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Masyarakat di masa Pandemi COVID-19 Herbawani, Chahya Kharin; Ruthin, Zefanya Geraldine; Ramadhania, Luthfiya; Situmeang, Ayu Magdalena Natalia; Karima, Ulya Qoulan
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.516 KB) | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12067

Abstract

Sejak temuan kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) pertama di Indonesia pada awal Maret 2020, penyebaran COVID-19 di Indonesia semakin meluas, sehingga dikeluarkan kebijakan tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Agar aspek kehidupan lainnya terutama dalam ekonomi dapat tetap berjalan, pemerintah kemudian mempertimbangkan kebijakan baru dengan melonggarkan PSBB, sehingga kita memasuki masa yang disebut New Normal. Tujuan dari program ini adalah untuk mengedukasi masyarakat terkait COVID-19 dan New Normal di masa pandemi COVID-19. Edukasi dilakukan dalam bentuk talkshow dengan menggunakan fitur live instagram selama 60 menit. Penilaian terhadap pemahaman dilakukan setelah sesi pemaparan materi yang terdiri dari 14 pertanyaan melaui kuesioner online. Sebanyak 68 dari 110 peserta, melengkapi kuesioner ini. Secara umum, pemahaman peserta setelah materi dapat dikatakan baik dengan skor nilai sebesar 78,8%. Berdasarkan persentase jawaban benar masing-masing peserta, setengah dari peserta termasuk dalam kategori pemahaman baik, dan 44% peserta termasuk dalam kategori pemahaman sangat baik.  Peserta dengan pemahaman yang baik diharapkan mampu menyebarluaskan pemahamannya mengenai New Normal ke kerabat atau lingkungan sekitarnya. Instagram live dapat menjadi salah satu solusi media edukasi yang mudah dan murah untuk diakses oleh masyarakat. Keterbatasan penelitian ini adalah tidak seluruh masyarakat familiar dengan media sosial Instagram Live.