cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Suhuf
ISSN : 25272934     EISSN : 25272934     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 32, No 1 (2020): MEI" : 14 Documents clear
MENIMBANG TEORI PERKEMBANGAN MORAL UNTUK MEMBANGUN PENDIDIKAN AGAMA YANG HUMANIS-REALISTIS Ali, Mohamad
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meski mayoritas penduduk beragama Islam (87%), Indonesia bukan negara Islam. Negara malah memfasilitas setiap agama untuk membina keimanan umat (konfensional). Wujud kebijakan konfensional berupa pengalokasian waktu mata pelajaran pendidikan agama di sekolah. Harapan besar pada pendidikan agama belum mampu dijawab secara tuntas. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya lulusan lembaga pendidikan menengah maupun tinggi yang bertindak immoral. Kajian ini mencoba mendiskusikan kecenderungan praktik pendidikan agama saat ini, elaborasi atas konsep-konsep perkembangan moral, dan kemungkinan sumbangan teori perkembangan moral untuk mengembangkan pendidikan agama. Temuan kajian ini menunjukkan bahwa (1) arus utama pendidikan agama di sekolah bercorak normatif, (2) teori perkembangan moral Kohlberg menandaskan bahwa pertumbuhan moral melalui proses bertahap mulai prakonvensional, konvensional, dan pascakonvensional, (3) implikasi teori dan sifat khas perkembangan moral dapat disuntikkan untuk perumusan tujuan, metode mengajar, dan pengembangan guru sedemikian rupa agar terarah pada terbangunnya pendidikan agama yang humanis-realistis.
AL-QURAN DAN HADIS SEBAGAI SUMBER PSIKOLOGI Ariyanto, M. Darojat
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran  ialah Kalam Allah yang (memiliki) mukjizat, diturunkan kepada penutup para nabi dan rasul,dengan melalui perantara Malaikat Jibril, ditulis  dalam berbagai mushhaf, dinukilkan kepada kita  dengan cara tawatur (mutawatir), yang dianggap ibadah dengan membacanya. Secara garis besar  Al-Quran berisi tentang:  Aqidah, Ibadah, Wa’du dan Wa’id, Akhlak, Hukum, Kisah dan Ilmu Pengetahuan dan  Teknologi. Adapun Hadits adalah perkataan, perbuatan, dan penetapan yang disandarkan kepada RasulullahShalahu Alaihi wa Sallam setelah kenabian. Fungsi Hadis sebagai sumber kedua setelah Al-Quran dan penjelas bagi Al-Quran.        Berdasarkan fungsi dan isi Al-Quran  dan Hadis di atas maka keduanya dapat  menjadi  sumber  Psikologi, khususnya berkaitan dengan isi Al-Quran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lebih jelas  lagi  yang dijelaskan di dalam Q.S. Fushshilat ayat 53 yang artinya: Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaskah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu  adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi  atas segla Sesutu?. Selain itu di dalam Al-Quran dan Hadits ada banyak istilah yang berkaitan dengan jiwa manusia, misalnya al-fitrah, al-ruh, al-nafs, al-qalb, al-‘aql, al-dhamir.
METODE PEMBELAJARAN DITINJAU DARI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Sari, Ayu Winda; Natalia, Dina; hasanah, Nurul
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu disiplin ilmu keislaman yang membahas objek-objek di seputar kependidikan Islam. Pemahaman hakikat Pendidikan Islam sebenarnya tercantum di dalam sejarah dan falsafah Islam sendiri, sebab setiap proses pendidikan tidak terlepas dari objek-objek keislaman. Filsafat pendidikan Islam adalah konsep berfikir tentang kependidikan yang bersumber atau berlandaskan pada ajaran Islam tentang kemampuan manusia untuk dapat dibina dan dikembangkan serta dibimbing menjadi manusia muslim yang seluruh pribadinya dijiwai oleh ajaran Islam. Kajian filosofis yang digunakan filsafat pendidikan Islam mengandung arti bahwa filsafat pendidikan Islam itu merupakan pemikiran yang mendalam, sistematik, radikal, dan universal dalam rangka mencari kebenaran, inti hakikat pendidikan Islam. Filsafat pendidikan Islam berdasarkan wahyu, tidak semata berpijak humanistik, tidak mengenal kebenaran terbatas, tapi universal. Berusaha mengembangkan pandangan yang integral dan mengintergralkan pandangan antara dunia dan akhirat sekaligus. Filsafat pendidikan Islam mengembangkan semua aspek kepribadian, mulai akal, intuisi, akal budi dan inderawi. Ide-ide filsafat pendidikan Islam selain bersifat teoritik juga realistik yang dapat diwujudkan dalam tingkah laku, dan mudah transformasikan dalam kehidupan. Pada hal ini aka nada penjelasan yang menjelaskan seputar definisi, maca-m macam metode, prinsip dan tujuan pembelajaran yang ditinjau dari filsafat pendidikan agama islam selain itu juga banyak para ahli yang berpendapat terutama tentang definisi atau pengertian metode pembelajaran dan juga mengemukakan berbagai macam metode-metode pembelajaran yang akan dibahas disini.
KAJIAN PENELITIAN TENTANG HUKUM JUAL BELI KREDIT Fatriansyah, Alif Ilham Akbar
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jual beli merupakan kegiatan yang sering terjadi pada seseorang sehingga menimbulkan adanya interaksi satu sama lain. Hal yang terjadi dalam jual beli tidak hanya dilakukan secara tunai namun ada juga secara kredit. Perkembangan sekarang banyak yang menawarkan transaksi jual beli secara kredit. Dalam penelitian ini jual beli secara kredit dilihat dari sudut pandang Islam disertai kajian beberapa penelitian terdahulu. Hasil dalam penelitian ini mengatakan bahwa jual beli secara kredit diperbolehkan dalam Islam, namun ada beberapa hal yang harus terpenuhi seperti kedua belah pihak sepakat dengan aqad, tidak diharuskan membayar bunga, tidak bersifat gharar/tipuan, tidak bersifat ribawi, selain itu etika bisnis dalam Islam yang dicontoh Rasullulah harus senantiasa kita gunakan seperti Fathonah, Amanah, Siddiq, dan Tabliq. Tujuannya untuk mendapatkan kebarokahan disertai dengan tujuan tolong menolong.
PAKAIAN MUSLIMAH DALAM AL-QURAN: ANTARA TAFSIR HASBI ASH-SHIDDIEQY DAN QURAISH SHIHAB Nurrohim, Ahmad; Jannah, Hany Raudhatul
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema pakaian muslimah selalu menarik dikaji. Perbedaan cara pandang dan pola fikir sering menghangatkan perdebatan tersebut di berbagai kalangan. Islam sendiri, dengan al-Qur’an, memiliki peran sentral dalam mengatur pola berpakaian Muslim ataupun Muslimah. Tulisan ini hendak mengkaji persamaan dan perbedaan penafsiran Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dan Muhammad Quraish Shihab dalam karya tafsir mereka, Tafsir al-Quranul Majid an-Nûrdan Tafsir al-Misbah, terkait pakaian muslimah. Tulisan ini berbasis penelitian kualitatif dengan pendekatan tafsir. Data penelitian yang terdokumentasi dianalisa dengan metode analisa tafsir komparatif (tafsir muqaran). Penelitian yang dilakukan dibatasi pada dua ayat: Q.S. an-Nuur [24]: 31 dan Q.S. al-Ahzab [33]:59. Hasil penelitian ini adalah Hasbi ash-Shiddieqy dan Quraish Shihab memiliki kesamaan definisi khimār dan jilbāb; dankeduanya berbeda pendapat dalam persoalan status hukum jilbāb dan khimār bagi Muslimah.
KONSEP KONSIENTISASI PAULO FREIRE DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Prastowo, Agung Ilham
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan membahas tentang konsep pendidikan Paulo Freire yang sering disebut dengan konsientisasi. Penelitian ini mencakup konsep kosientisasi Paulo Freire, ide-ide Paulo Freire dalam pendidikan dan relevansinya terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan Paulo Freire sangat berkaitan erat dengan pendidikan Islam, pertama kesesuaian tujuan dalam pendidikan yaitu membangun kesadaran dalam mengembangkan potensi diri manusia. Kedua, kesesuaian dalam konsep pendidik yaitu sebagai pembimbing, pengajar, fasilitator yang menciptakan proses belajar yang interaktif. Ketiga, kesuaian dalam konsep siswa yaitu siswa mempunyai kebebasan dalam mengembangkan dirinya.
PERAYAAN IMLEK MUSLIM TIONGHOA DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN MUSLIM TIONGHOA DI SURAKARTA Wijayanti, Tri Yuliana; Hafizzullah, Hafizzullah; Suharjianto, Suharjianto
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks budaya, Islam bukanlah agama yang hanya mencakup sistem credo (kepercayaan) dan ritus (ibadah) saja, melainkan juga menyangkut masalah kebuadayaan. Ketika Islam bertemu dengan budaya dimana Islam didakwahkan, maka kebudayaan Islam baru akan terbentuk dari hasil akulturasi antara budaya lokal dengan nilai-nilai Islam. Hal ini terjadi pula pada diantara etnis Tionghoa yang memeluk agama Islam. Muslim Tionghoa tetap melaksanakan perayaan imlek meski mereka telah memeluk agama Islam. Dengan demikian mereka tidak harus kehilangan identitas etnisnya, meski mereka telah memeluk agama Islam. Studi ini menarik ketika melihat adanya adaptasi budaya imlek dengan nilai-nilai Islam, terutama adanya simbol-simbol yang ada pada perayaan imlek dan dipandang dari sisi ajaran al-Quran dan Muslim Tionghoa.
AL-QURAN DAN HADIS SEBAGAI SUMBER PSIKOLOGI M. Darojat Ariyanto
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Quran  ialah Kalam Allah yang (memiliki) mukjizat, diturunkan kepada penutup para nabi dan rasul,dengan melalui perantara Malaikat Jibril, ditulis  dalam berbagai mushhaf, dinukilkan kepada kita  dengan cara tawatur (mutawatir), yang dianggap ibadah dengan membacanya. Secara garis besar  Al-Quran berisi tentang:  Aqidah, Ibadah, Wa’du dan Wa’id, Akhlak, Hukum, Kisah dan Ilmu Pengetahuan dan  Teknologi. Adapun Hadits adalah perkataan, perbuatan, dan penetapan yang disandarkan kepada RasulullahShalahu Alaihi wa Sallam setelah kenabian. Fungsi Hadis sebagai sumber kedua setelah Al-Quran dan penjelas bagi Al-Quran.        Berdasarkan fungsi dan isi Al-Quran  dan Hadis di atas maka keduanya dapat  menjadi  sumber  Psikologi, khususnya berkaitan dengan isi Al-Quran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lebih jelas  lagi  yang dijelaskan di dalam Q.S. Fushshilat ayat 53 yang artinya: Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kebesaran) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaskah bagi mereka bahwa Al-Qur’an itu  adalah benar. Tidak cukupkah (bagi kamu) bahwa Tuhanmu menjadi saksi  atas segla Sesutu?. Selain itu di dalam Al-Quran dan Hadits ada banyak istilah yang berkaitan dengan jiwa manusia, misalnya al-fitrah, al-ruh, al-nafs, al-qalb, al-‘aql, al-dhamir.
METODE PEMBELAJARAN DITINJAU DARI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Ayu Winda Sari; Dina Natalia; Nurul hasanah
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu disiplin ilmu keislaman yang membahas objek-objek di seputar kependidikan Islam. Pemahaman hakikat Pendidikan Islam sebenarnya tercantum di dalam sejarah dan falsafah Islam sendiri, sebab setiap proses pendidikan tidak terlepas dari objek-objek keislaman. Filsafat pendidikan Islam adalah konsep berfikir tentang kependidikan yang bersumber atau berlandaskan pada ajaran Islam tentang kemampuan manusia untuk dapat dibina dan dikembangkan serta dibimbing menjadi manusia muslim yang seluruh pribadinya dijiwai oleh ajaran Islam. Kajian filosofis yang digunakan filsafat pendidikan Islam mengandung arti bahwa filsafat pendidikan Islam itu merupakan pemikiran yang mendalam, sistematik, radikal, dan universal dalam rangka mencari kebenaran, inti hakikat pendidikan Islam. Filsafat pendidikan Islam berdasarkan wahyu, tidak semata berpijak humanistik, tidak mengenal kebenaran terbatas, tapi universal. Berusaha mengembangkan pandangan yang integral dan mengintergralkan pandangan antara dunia dan akhirat sekaligus. Filsafat pendidikan Islam mengembangkan semua aspek kepribadian, mulai akal, intuisi, akal budi dan inderawi. Ide-ide filsafat pendidikan Islam selain bersifat teoritik juga realistik yang dapat diwujudkan dalam tingkah laku, dan mudah transformasikan dalam kehidupan. Pada hal ini aka nada penjelasan yang menjelaskan seputar definisi, maca-m macam metode, prinsip dan tujuan pembelajaran yang ditinjau dari filsafat pendidikan agama islam selain itu juga banyak para ahli yang berpendapat terutama tentang definisi atau pengertian metode pembelajaran dan juga mengemukakan berbagai macam metode-metode pembelajaran yang akan dibahas disini.
KAJIAN PENELITIAN TENTANG HUKUM JUAL BELI KREDIT Alif Ilham Akbar Fatriansyah
Suhuf Vol 32, No 1 (2020): MEI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jual beli merupakan kegiatan yang sering terjadi pada seseorang sehingga menimbulkan adanya interaksi satu sama lain. Hal yang terjadi dalam jual beli tidak hanya dilakukan secara tunai namun ada juga secara kredit. Perkembangan sekarang banyak yang menawarkan transaksi jual beli secara kredit. Dalam penelitian ini jual beli secara kredit dilihat dari sudut pandang Islam disertai kajian beberapa penelitian terdahulu. Hasil dalam penelitian ini mengatakan bahwa jual beli secara kredit diperbolehkan dalam Islam, namun ada beberapa hal yang harus terpenuhi seperti kedua belah pihak sepakat dengan aqad, tidak diharuskan membayar bunga, tidak bersifat gharar/tipuan, tidak bersifat ribawi, selain itu etika bisnis dalam Islam yang dicontoh Rasullulah harus senantiasa kita gunakan seperti Fathonah, Amanah, Siddiq, dan Tabliq. Tujuannya untuk mendapatkan kebarokahan disertai dengan tujuan tolong menolong.

Page 1 of 2 | Total Record : 14