cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Biomedika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 399 Documents
RELATIONSHIP BETWEEN CDCYNERGY'S SOCIAL MARKETING MODEL WITH INTENTION OF HIV COUNSELING AND TESTING FOR PREGNANT WOMEN IN SURAKARTA INDONESIA Endang Sutisna Sulaeman; Widana Primaningtyas; Heni Hastuti; Anak Agung Alit Kirti Estuti Narendra Putri; Reni Wijayanti; Yeremia Rante Ada; Abdul Rahman
Biomedika Vol 13, No 2 (2021): Biomedika Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v13i2.12734

Abstract

ABSTRACTHIV-AIDS epidemic is still becoming a global public health problem. More than 90% of HIV cases in children caused by transmission from their mother. Recent global efforts have focused on eliminating  HIV infection in children through HIV counseling and testing for pregnant women (pregnant women VCT). The CDCynergy's social marketing model is widely used as a guide to conceiving robust social marketing plans. This study aimed to analyze the relationship between 6 dimensions of CDCynergy's social marketing model with the VCT intention of pregnant women. An observational analytic method with a survey approach is chosen for this research and the sample size was 90 pregnant women. Closed questionnaire was used as a research instrument. The results of logistic regression analysis showed that the strength of the relationship between VCT intention of pregnant women with the variable "conduct market research" was 12,527 units (p= 0.002), respectively. Conduct market research was having the most dominant relationship with the dependent variable compared to the other variables. Market research plays a great role as the base for social marketing program. Hence, it needs stakeholders support to optimize market research, especially in order to increase the engagement of pregnant women to attend VCT.   Keywords: HIV, CDCynergy’s Social Marketing Model, Pregnant Women VCT. ABSTRAKEpidemi HIV-AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Lebih dari 90% kasus HIV pada anak-anak karena penularan dari ibu ke anak. Akhir - akhir ini seluruh dunia telah berfokus untuk mengurangi infeksi HIV pada anak-anak melalui konseling dan skrinning HIV untuk wanita hamil (VCT ibu hamil). Model pemasaran sosial CDCynergy secara luas digunakan sebagai panduan untuk skrinning ibu hamil dengan perencanaan pemasaran sosial yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara 6 dimensi model pemasaran sosial CDCynergy pada VCT ibu hamil. Metode penelitian dengan analitik observasional melalui pendekatan survei dengan jumlah sampel 90 orang ibu hamil. Kuesioner tertutup digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa kekuatan hubungan antara VCT niat ibu hamil dengan variabel "melakukan riset pasar" masing-masing sebesar 12.527 unit (p= 0,002). Melakukan riset pasar memiliki hubungan yang paling dominan dengan variabel dependen dibandingkan dengan variabel lainnya. Riset pasar memainkan peran besar sebagai basis program pemasaran sosial. Oleh karena itu, perlu dukungan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan riset pasar, terutama dalam rangka meningkatkan keterlibatan ibu hamil untuk menghadiri VCT.   Kata kunci: HIV, Model Pemasaran Sosial CDCynergy, VCT Ibu Hamil 
PENGARUH SECRETOME SEL PUNCA MESENKIMAL TERHADAP EKSPRESI INTERLEUKIN-1β DAN CASPASE-1 Toumi Shiddiqi; Zainal Arifin Adnan; Arief Nurudhin
Biomedika Vol 9, No 2 (2017): Biomedika Agustus 2017
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v9i2.5840

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus adalah penyakit inflamasi autoimun kronis dengan manifestasi klinis  beragam dan luas. Pemberian injeksi pristan intraperitoneal dapat menginduksi lupus pada mencit. IL-1β merupakan sitokin inflamasi yang berperan pada patogenesis SLE melalui jalur Caspase-1. Secretome sel punca mesenkimal mengandung Stanniocalcin-1 yang berperan sebagai antiinflamasi. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh secretome sel punca mesenkimal terhadap ekspresi IL-1β dan Caspase-1  pada mencit model lupus dengan induksi pristan. Penelitian eksperimental dengan metode post test only control group design, sampel 21 ekor mencit betina Mus Musculus galur Balb/C, dibagi 3 kelompok yaitu kelompok kontrol (injeksi intraperitoneal NaCl 0,9% 0,5 ml), kelompok pristan (injeksi pristan intraperitoneal 0,5 ml) dan kelompok pristan+secretome (injeksi intraperitoneal pristan 0,5 ml dan secretome 0,45 ml). Penelitian dilakukan selama 3 minggu, secretome diberikan pada akhir penelitian. Dinilai ekspresi IL-1β dan Caspase-1 secara imunohistokimia. Analisis  statistik menggunakan IBM SPSS 20 dengan uji ANOVA dilanjutkan uji post hoc LSD. P bermakna jika p0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ekspresi IL-1β pada ketiga kelompok yaitu kontrol (22,75±8,30); pristan (79,67±18,24); pristan+secretome (19,94±6,41), dengan kemaknaan p=0,000. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi IL-1β antara kelompok kontrol vs pristan (-56,92±6,69; p=0,000), kelompok pristan vs pristan+secretome (61,31±6,69; p=0,000). Rata-rata ekspresi Caspase-1 pada ketiga kelompok yaitu kontrol(17,04±6,30); pristan (81,25±17,32); pristan+secretome (21,97±12,59), dengan kemaknaan p=0.000. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi Caspase-1 antara kelompok kontrol vs pristan (-64,21±6,69; p=0,000) dan kelompok pristan vs pristan+secretome (59,28±6,69; p=0,000).Simpulan yang dapat diambil adalah  secretome sel punca mesenkimal menurunkan ekspresi IL-1β dan Caspase-1 pada mencit model lupus dengan induksi pristan.Kata Kunci: Caspase-1, Interleukin-1β, Pristan, Secretome, Systemic Lupus Erythematosus.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA NELAYAN DI DESA BATU KARAS KECAMATAN CIJULANG PANGANDARAN Atthariq Wahab
Biomedika Vol 11, No 1 (2019): Biomedika Februari 2019
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v11i1.7599

Abstract

Data from the Ministry of Health's 2006 research on diseases and accidents that occur in fishermen and traditional divers, said that a number of fishermen on Bungin Island, West Nusa Tenggara suffered from joint pain (57.5 percent) and mild to deafness hearing loss (11.3 percent ) The results of the initial research health research on fishermen in Batukaras Village showed that the 10 most diseases were dominated by diseases related to low back pain. The aim of this study is to explore causes factor asscociation with low back pain in Batu Karas Village Community Fishermen Group. This study uses a quantitative approach with a cross sectional study design. The population in this study was the Batu Karas Village Community Fishermen Group. This sampling was carried out based on the fishermen presented at the time of the study (accidental sampling) and willing to become research respondents by filling out and signing informed consent as many as 140 respondents. Data retrieval is done by structured interviews with questionnaires. Variables that have a statistically significant relationship with the incidence of complaints of lower back pain are years of work, smoking habits, with a p-value 0.005. The conclusion of this study are the work period of more than 20 years and smoking habits associated with lower back pain.Key words: Fishermen, Low Back Pain, The Work Period, Smoking Habits
PEMISAHAN SENYAWA-SENYAWA YANG BERSIFAT SITOTOKSIK TERHADAP SEL MURIN LEUKEMIA P388 DARI EKSTRAK METANOL KULIT BATANG DIPTEROCARPUS CONFERTUS SLOOT (DIPTEROCARPACEAE) . Muhtadi; Peni Indrayudha
Biomedika Vol 5, No 1 (2013): Biomedika Februari 2013
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v5i1.269

Abstract

Six compounds, KP-1 up to KP-6 were isolated from the methanol extract of the tree bark of Dipterocarpus confertus Sloot (Dipterocarpaceae). The cytotoxic activities of these compounds were evaluated against murine leukemia P388 cells. Result of these examination indicated that KP-2 compound and KP-1 were very active with each IC 50 value of these compounds were 2.25 and 5.1 μg/mL, respectively. While the others were not active against murine leukemia P388 cells.Keywords: Dipterocarpaceae, Dipterocarpus confertus Sloot, isolated compounds, cytotoxic, and leukemia P-388 cell
COKLAT HITAM MENURUNKAN NYERI DISMENORE Sri Wahtini; Fristyaningrum Hidayah; Evi Wahyuntari
Biomedika Vol 13, No 1 (2021): Biomedika Februari 2021
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v13i1.10827

Abstract

ABSTRAKDismenore merupakan rasa nyeri perut bawah pada saat menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dismenore mempengaruhi aktivitas remaja putri khususnya pelajar sebanyak 52%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cokelat hitam terhadap penurunan angka nyeri dismenore pada mahasiswa.. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi –Eksperiment dengan metode pendekatan Non- Equivalent Control Group Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 34 responden yang dibagi menjadi kelompok kontrol sebanyak 17 responden dan kelompok intervensi sebanyak 17 responden. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Tingkat dismenore primer diukur menggunakan Verbal Rating Scale (VRS) dan uji statistik mengunakan Mann Whitney U Test. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian cokelat hitam terhadap penurunan angka nyeri dismenore pada mahasiswa kebidanan semester VIII. Nilai p value yang didapatkan sebesar 0,000 (p 0,05). Saran dalam penelitian ini yaitu cokelat hitam 100 gram 80% dapat direkomendasikan sebagai pengobatan alternatif dalam menurunkan angka nyeri dismenore primer pada remaja.Kata Kunci:Coklat Hitam, Dismenore, Nyeri ABSTRACTDysmenorrhea is a lower abdominal pain during menstruation that interfere daily activities. Dysmenorrhea affects the activities of young women, especially students as much as 52%. This study aims to determine the effect of dark chocolate administration on decreasing the number of dysmenorrhea pain in the eighth semester Midwifery students. This type of research uses Quasi-Experiment with the Non-Equivalent Control Group Design approach. The number of samples in this study were 34 respondents who were divided into control groups of 17 respondents and the intervention group of 17 respondents. The sampling technique uses purposive sampling. Primary dysmenorrhea levels were measured using Verbal Rating Scale (VRS) and statistical tests using the Mann Whitney U Test. Based on the results of this study it can be concluded that there is an effect of giving dark chocolate to decrease the pain rate of dysmenorrhea in the eighth semester midwifery students.The p value obtained was 0,000 (p0.05). The suggestion in this study is 100 grams of 80% dark chocolate can be recommended as an alternative treatment in reducing the rate of primary dysmenorrhea pain in adolescents.Keyword: Dark Chocolate, Dysmenorrhea, Pain
PERUBAHAN EKSPRESI HEAT SHOCK PROTEIN 70 AKIBAT PAPARAN MEDAN ELEKTROMAGNETIK EXTREMELY LOW FREQUENCY PADA MAKROFAG PERITONEUM MENCIT YANG DIINFEKSI Toxoplasma gondii Mochammad Arief Taufiqurochman
Biomedika Vol 7, No 2 (2015): Biomedika Agustus 2015
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v7i2.1900

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui efek paparan medan elektromagnetik ELF sebesar 100 μT 8 jam/ hari selama 2 dan 4 minggu terhadap ekspresi HSP 70 makrofag peritoneum mencit yang diinfeksi dengan Toxoplasma gondii. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen Biomedik menggunakan rancangan randomized separate posttest control group designdengan hewan coba mencit strain Balb/c, melalui pengamatan ekspresi HSP 70 , terdiri dari 3 kelompok kontrol dan 4 kelompok perlakuan, tiap kelompok terdiri dari 4 hewan coba. Pengamatan jaringan menggunakan metode imunohistokimia indirek, hasilnya dianalisis menggunakan uji statistik Independent t-test antar kelompok setelah dilakukan uji homogenitas dan normalitas data penelitian ( α=0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akibat paparanME ELF dengan itensitas 100 μT selama 2 minggu belum mampu melemahkan atau memutus rantai DNA gen HSP 70 promotor region tetapi menimbulkan stres seluler yang berakibat teraktifasinya HSF 1 melalui konversi menjadi trimer yang akan meregulasi secara cepat sintesis HSP 70 . Paparan medan elektromegnetik ME ELF selama 4 minggu dapat melemahkan bahkan memutus rantai DNA hsp 70 promotor region, sehingga sintesis HSP akan terhambat secara signifikan (p0.05). Terdapat peningkatan secara signifikan ekspresi HSP 70 makrofag peritoneum mencit yang terpapar ME ELF dengan itensitas 100 μT selama 2 minggu pada kelompok yang terinfeksi toxoplasma gondii dan terjadi penurunan secara signifikan ekspresi HSP 70 pada kelompok terpapar ME ELF selama4 minggu pada kelompok yang terinfeksi Toxoplasma gondi dibandingkan dengan konrol.Kata Kunci: Medan Electromagnetik ELF, HSP 70, Makrofag, Toxoplasma gondii.
PENGARUH EKSTRAK ETHANOL PROPOLIS TERHADAP EKSPRESI PROTEIN Bcl2, CYCLIN D1 DAN INDUKSI APOPTOSIS PADA KULTUR SEL KANKER KOLON Haryono Yuniarto; Sumardi Maryono; Bambang Purwanto
Biomedika Vol 9, No 1 (2017): Biomedika Februari 2017
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v9i1.4343

Abstract

Kanker kolorektal menempati urutan kejadian kanker ketiga di seluruh dunia, dengan lebih dari 1 juta angka kejadian tiap tahunnya. Berbagai strategi terapi pengobatan kanker kolorektal tetapi relatif belum optimal. Oleh karena itu, terdapat kebutuhan mengembangkan terapi alternatif sebagai pendamping. Propolis menunjukkan aktivitas proapoptosis pada berbagai jenis sel kanker. Mengetahui pengaruh pemberian propolis yang berasal dari Kerjo, Karanganyar, Indonesia terhadap induksi proses apoptosis dan aktivitas antiproliferasi, terutama terkait dengan penekanan ekspresi protein Bcl 2 dan cyclin D1 pada kultur sel WiDr (cell line kanker kolon). Penelitian eksperimental laboratorik menggunakan post test with control group design. Penelitian dilakukan pada kultur sel WiDr (sel kanker kolon) dengan pemberian propolis. Pengamatan ekspresi protein Cyclin D1 dan Bcl2 dilakukan dengan metode imunositokimia, sedangkan pengamatan induksi apoptosis dilakukan dengan flowcytometry. Analisis statistik dengan uji Kruskal-Wallis, signifikan bila p 0,05. Rata-rata ekspresi Bcl2 pada kelima kelompok yaitu kontrol 83.40 ± 0.69 μg/ml, EEP 1/2 IC50 60.63 ± 0.40, EEP IC50 33.77 ± 1.08 μg/ml, EEP 2 IC50 24.28 ± 1.91 μg/ml, 5fluorouracil 12.74 ± 2.19 μg/ml. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi Bcl2 antara kelompok uji dibandingkan kelompok kontrol (p 0,001). Rata-rata ekspresi cyclin D1 pada kelima kelompok yaitu kontrol 83.77 ± 0.39 μg/ml, EEP 1/2 IC50 61.44 ± 0.41, EEP IC50 36.67 ± 1.18 μg/ml, EEP 2 IC50 24.50 ± 0.38 μg/ml, 5fluorouracil 13.42 ± 1.04μg/ml. Terdapat perbedaan bermakna ekspresi cyclin D1 antara kelompok uji dibandingkan kelompok kontrol (p 0,001). Pemberian ekstrak etanol propolis mempunyai pengaruh menekan ekspresi Bcl2, cyclin D1, dan menginduksi apoptosis pada kultur sel kanker kolon (WiDr Cell Line). Kata Kunci: Ekstrak Ethanol Propolis, Bcl2, cyclin D1, Sel WiDr
HUBUNGAN JENIS KELAMIN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI PONDOK PESANTREN QOTRUN NADA KOTA DEPOK Zaira Naftassa; Tiffany Rahma Putri
Biomedika Vol 10, No 2 (2018): Biomedika Agustus 2018
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v10i2.7022

Abstract

ABSTRAKSkabiesis merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes  Scabiei Varietas Hominis. Penyakit ini menginfeksi sebagian besar pelajar yang tinggal di asrama, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, diantaranya: kurangnya higienitas kamar tidur dan personal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap kejadian penyakit skabies di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung, Depok tahun 2017. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah santri MTs dan MA Pondok Pesantren Qotrun Nada dengan jumlah sampel sebanyak 50 santri. Analisis data berdasarkan kejadian penyakit skabies menggunakan uji Chi-Square (p 0,05) dan CI 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pengetahuan terhadap penyakit skabies.Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan, Skabiesis ABSTRACTScabiesis is one of many skin disease caused by an infestation and sensitization of Sarcoptes scabiei var. Hominis. It can infected almost students living in boarding school, caused by several abilites, such as roomfacilities and personal hygiene. This study held on Qotrun Nada Islamic Boarding School, Cipayung, Depok, on year 2017, and focused on prevalence of scabies correlated to sex, education level and knowledge of students. The study used cross – sectional analytical- descriptive methode. Subjects were all students of Qotrun Nada Islamic Boarding School, and 50 samples were taken. All data based on prevalence of scabies were analized by Chi - square test (p 0,05) and CI 95%. The result showed positive correlation among sex, education level, and knowledge towards scabies. Some suggenstions could be given by school management and government to take actions on demolishing the parasite and took some preventions against S. Scabiei infection to maintain students healthcare on boarding school. Keywords: Knowledge, Education, Scabiesis
UJI DAYA ANTIMIKROBA EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper Crocatum Ruiz & Pav.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus aureus ATCC 6538, Eschericia coli ATCC 11229 DAN Candida albicans ATCC 10231 SECARA IN VITRO Anika Candrasari; M. Amin Romas; Ovi Rizky Astuti
Biomedika Vol 4, No 1 (2012): Biomedika Februari 2012
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v4i1.258

Abstract

Red betel leaf contains flavonoids, alkaloids and essential oils that are suspected able to inhibit the growth of microbes. This study aims to analyze antimicrobial activity of ethanol extract of red betel leaf agains to Staphylococcus aureus, Eschericia coli and Candida albicans. Subjects were red betel leaf ethanol extract at concentration of 2.5%, 5%, 10%, 20%, 40%, 80% and 100%. As a positive control used amoxycilin, chloramphenicol and ketoconazole. The study showed that concentration 10 % - 100 % inhibit the growth of Staphylococcus aureus. In Escherichia coli all the data obtained, having an average which is not much different from the mean of the negative control. While on Candida albicans average diameter of inhibition zone of extract concentration 40% p = 0.197 concluded that statistically has significant antifungal power compared with ketokonazole.Keywords: Ethanol extract, Piper Ruiz Pav crocatum, Antimicrobial, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Candida albican
PERBEDAAN PARAMETER HEMATOLOGI PADA PASIEN TUBERKULOSIS (TB) DENGAN DAN TANPA INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) Aulia Hanif; Safari Wahyu Jatmiko; Listiana Masyita Dewi; Nining Lestari
Biomedika Vol 12, No 2 (2020): Biomedika Agustus 2020
Publisher : Universitas Muhamadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/biomedika.v12i2.10290

Abstract

ABSTRAKTuberkulosis (TB) merupakan infeksi oportunistik yang paling sering pada infeksi HIV dan yang paling banyak menyebabkan kematian. Tuberkulosis meningkatkan progresivitas infeksi HIV. Pada pasien TB HIV dan TB non HIV dapat ditemukan berbagai variasi kelainan hematologi seperti leukopenia, trombositopenia dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan parameter hematologi pada pasien TB HIV dan TB non HIV. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Subjek penelitian adalah pasien TB HIV dan TB non HIV di Surakarta pada bulan Januari 2017- Oktober 2019. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan total 60 sampel, terdiri dari 20 pasien TB HIV dan 40 TB non HIV. Pada uji T tidak berpasangan didapatkan perbedaan antara rerata jumlah leukosit, trombosit dan hemoglobin pada pasien TB HIV dan TB non HIV dengan nilai p masing-masing 0,001; 0,005;dan 0,003. Kami menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna jumlah leukosit, trombosit dan hemogobin antara pasien TB HIV dan TB non HIV.Kata Kunci: Tuberkulosis, HIV, Leukosit, Trombosit, Hemoglobin ABSTRACTTuberculosis(TB) is the most frequent opportunistic infection in HIV infection and the highest cause of death. Tuberculosis raises progressivity of HIV infection. In TB HIV and TB non HIV patients can be found a wide variety of hematological disorders such as leukopenia, thrombocytopenia and anemia. This study aimed to determine differences in hematological parameters of TB HIV and TB non-HIV. This research is an analytical observational research with a case control approach. The subject of research is TB HIV patient and TB non-HIV at Surakarta in January 2017-October 2019. Sampling uses consecutive sampling techniques with a total of 60 samples, consisting of 20 TB HIV patients and 40 TB non-HIV.The result of independent T test, there is the difference between the number of leukocytes, platelets and hemoglobin in TB HIV and TB non-HIV TB patients with a value of p is 0.001; 0,005; and 0.003. We concluded there were differences in the number of leukocytes, platelets and hemogobin between TB HIV and TB non-HIV. Keywords: Tuberculosis, HIV, Leukocytes, Platelets, Hemoglobin

Filter by Year

2009 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2022): Biomedika Agustus 2022 Vol 14, No 1 (2022): Biomedika Februari 2022 Vol 13, No 2 (2021): Biomedika Agustus 2021 Vol 13, No 1 (2021): Biomedika Februari 2021 Vol 12, No 2 (2020): Biomedika Agustus 2020 Vol 12, No 1 (2020): Biomedika Februari 2020 Vol 11, No 2 (2019): Biomedika Agustus 2019 Vol 11, No 1 (2019): Biomedika Februari 2019 Vol 11, No 1 (2019): Biomedika Februari 2019 Vol 10, No 2 (2018): Biomedika Agustus 2018 Vol 10, No 2 (2018): Biomedika Agustus 2018 Vol 10, No 1 (2018): Biomedika Februari 2018 Vol 10, No 1 (2018): Biomedika Februari 2018 Vol 9, No 2 (2017): Biomedika Agustus 2017 Vol 9, No 2 (2017): Biomedika Agustus 2017 Vol 9, No 1 (2017): Biomedika Februari 2017 Vol 9, No 1 (2017): Biomedika Februari 2017 Vol 8, No 2 (2016): Biomedika Agustus 2016 Vol 8, No 2 (2016): Biomedika Agustus 2016 Vol 8, No 1 (2016): Biomedika Februari 2016 Vol 8, No 1 (2016): Biomedika Februari 2016 Vol 7, No 2 (2015): Biomedika Agustus 2015 Vol 7, No 2 (2015): Biomedika Agustus 2015 Vol 7, No 1 (2015): Biomedika Februari 2015 Vol 7, No 1 (2015): Biomedika Februari 2015 Vol 6, No 2 (2014): Biomedika Agustus 2014 Vol 6, No 2 (2014): Biomedika Agustus 2014 Vol 6, No 1 (2014): Biomedika Februari 2014 Vol 6, No 1 (2014): Biomedika Februari 2014 Vol 5, No 2 (2013): Biomedika Agustus 2013 Vol 5, No 2 (2013): Biomedika Agustus 2013 Vol 5, No 1 (2013): Biomedika Februari 2013 Vol 5, No 1 (2013): Biomedika Februari 2013 Vol 4, No 2 (2012): Biomedika Agustus 2012 Vol 4, No 2 (2012): Biomedika Agustus 2012 Vol 4, No 1 (2012): Biomedika Februari 2012 Vol 4, No 1 (2012): Biomedika Februari 2012 Vol 3, No 2 (2011): Biomedika Agustus 2011 Vol 3, No 2 (2011): Biomedika Agustus 2011 Vol 1, No 1 (2009): Biomedika Februari 2009 Vol 1, No 1 (2009): Biomedika Februari 2009 Online First More Issue