cover
Contact Name
Rusdin Rauf
Contact Email
rr167@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkesehatan@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Surakarta 57162
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 19797621     EISSN : 26207761     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is a scientific journal of the Faculty of Health Sciences of Universitas Muhammadiyah Surakarta, which emphasizes on the delivery of scientific research results and literature review in the field of health in general.
Articles 281 Documents
Hubungan Frekuensi Senam Aerobik dan Asupan Kolesterol terhadap Kadar Kolesterol Darah Wanita Usia Subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji Ayu, Annissa Mustika; Mutalazimah, Mutalazimah; Herawati, Isnaini
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v10i2.5536

Abstract

Aktivitas fisik dan asupan makan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi senam aerobik dan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah wanita usia subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 37 orang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Data frekuensi senam aerobik didapatkan melalui wawancara, data asupan kolesterol didapatkan melalui food recall 24 jam sebanyak 4 kali, dan data kadar kolesterol didapatkan dengan pemeriksaan darah di laboratorium. Analisis menggunakan uji statistik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar frekuensi senam aerobik responden kurang (43,2%).? Sebagian besar responden memiliki asupan kolesterol yang kurang (54,1%). Responden yang memiliki kadar kolesterol yang normal sebesar (62,2%). Responden dengan frekuensi senam yang baik memiliki kadar kolesterol yang normal lebih tinggi (100%) dibandingkan dengan frekuensi senam yang kurang hanya (12,5%).? Responden dengan asupan kolesterol yang cukup memiliki kadar kolesterol normal lebih tinggi yaitu (69,2%) dibandingkan dengan asupan kolesterol yang lebih yaitu (58,3%). Ada hubungan frekuensi senam aerobik dengan kadar kolesterol (p=0,00), tidak ada hubungan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah (p=0,86).
Kajian Patofisiologis Gejala Klinis dan Psikososial Sebagai Dampak Gangguan Fungsi Tiroid pada Wanita Usia Produktif Mutalazimah, Mutalazimah; Mulyono, Budi; Murti, Bhisma; Azwar, Saifuddin
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v6i1.5506

Abstract

Indonesia has not been free from iodine deficiency, demonstrated by the increased prevalence oftotal goitre rate (TGR) from 9.8% in 1998, to 11.1% in 2003. New problem that occurs in endemic areas ofiodine deficiency is the presence of iodine excessive, one of them as the impact of universal salt iodizationprogram (USI) and iodiol supplementation in a long period of time. Both deficiency and excessive of iodinecan result in thyroid dysfunction. Impaired thyroid function is manifest broadly on biopsychosocial aspects,which is detrimental especially for childbearing women, as a determinant of survival and quality of life forfuture generations. Based on the measurement of TSH and FT4, were childbearing women who suffersubclinical hypothyroidism were 2%, subclinical hyperthyroidism were 26% and euthyroid were 76%.Biopsychosocial characteristics that can be described from hypothyroid subjects are visible goiter, puffyface, dry skin, fatigue, decreased concentration, menorrhagia, easily upset, depressed, apathetic and withdrawn.Meanwhile, the varying percentage of subjects with subclinical hyperthyroidism showed signs andsymptomsinclude a palpablegoiter,heat intolerance, exophthalmos, tiredness, pritibial edema, muscleweakness,delicated skin, poor memory,decreased concentration, menstrual disorders, decreased sexuallibido,anxiety,sleep disturbances, irritability,decreased motivation and decreased social activity.Thereforethatthe impact of thyroid dysfunction on a biopsychosocial characteristics, does not continue to secondarydiseases,efforts are needed to increase community awareness to recognize the signs and symptoms ofbiopsychosocialchanges. Therefore, the condition of iodine deficiency and excessive can be detected earlyandovercame with adequate therapy.
Pengaruh Pendidikan Media Flashcard terhadap Pengetahuan Anak tentang Pedoman Umum Gizi Seimbang di SD Muhammadiyah 21 Baluwarti Surakarta Maslakah, Nisaul; Setiyaningrum, Zulia
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v10i1.5487

Abstract

Berdasarkan hasil survei pendahuluan yang telah dilakukan di SD Muhammadiyah 21 Baluwarti Surakarta menunjukkan bahwa 70,1% siswa memiliki pengetahuan gizi seimbang yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan media flashcard terhadap pengetahuan anak tentang pedoman umum gizi seimbang di SD Muhammadiyah 21 Baluwarti Surakarta. Penelitian yang digunakan adalah quasi? experiment design dengan rancangan Non Randomized Control Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian masing-masing 31 siswa sebagai kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Pedoman Umum Gizi Seimbang dengan 25 item pertanyaan. Media yang digunakan adalah flashcard. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan pendidikan dengan media? flashcard terhadap pengetahuan anak tentang pedoman umum gizi seimbang. Hasil uji perbedaan (uji Man Whitney U ) menunjukan nilai p=0.000 yang artinya ada perbedaan pengetahuan Pedoman Umum Gizi Seimbang pada kelompok perlakuan yang diberikan media flashcard dengan kelompok kontrol.
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI DAN KEBUGARAN JASMANI PADA REMAJA YANG OVERWEIGHT DAN NON OVERWEIGHT DI SMK BATIK 2 SURAKARTA Hidayanti, Rahmadhani Nur; Soviana, Elida; Widyaningsih, Endang Nur
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v9i2.4582

Abstract

Overweight merupakan ketidakseimbangan asupan zat gizi. Pola makan remaja saat ini mengarah ke pemilihan bahan makanan cepat saji yang tinggi kalori yang terdiri dari karbohidrat dan lemak. Makanan ini jika dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu terjadinya overweight. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi dan kebugaran jasmani pada remaja yang overweight dan non overweight di SMK Batik 2 Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah remaja di SMK Batik 2 Surakarta kelas X dan XI yang berstatus gizi overweight dan non overweight dengan masing-masing kelompok berjumlah 30 siswa. Pengambilan data dengan cara simple random sampling. Pengetahuan gizi diperoleh dengan cara pengisian kuesioner sedangkan kebugaran jasmani menggunakan Harvard Step test. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar baik kelompok overweight dan non overweight memiliki pengetahuan gizi kategori cukup yaitu 53%. Kebugaran jasmani pada remaja yang overweight? sebagian besar memiliki kebugaran jasmani yang kurang yaitu 73%, sedangkan kebugaran jasmani pada remaja yang non overweight sebagian besar memiliki kebugaran jasmani yang cukup yaitu 40%. Tidak terdapat perbedaan pengetahuan gizi pada remaja yang overweight dan non overweight dan terdapat perbedaan kebugaran jasmani pada remaja yang overweight dan non overweight.
Persepsi Remaja Mengenai Kesehatan Reproduksi, Kehamilan dan Pernikahan di Usia Remaja: Studi Kualitatif Pada Siswi SMA Pedesaan dan Perkotaan Hidayati, Listyani; Dainy, Nunung Cipta; Rohmatullayaly, Eneng Nunuz; Briawan, Dodik
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v6i1.5564

Abstract

Teenage pregnancy may result poor birth outcomes , such as the risk of stunting , infantmortality, premature and Low Birth Weight ( LBW ) . This study aimed to determine the perceptions ofhigh school girls in two different environments , namely rural and urban areas regarding teen pregnancy.The data included perceptions about nutrition and reproductive health , marriage and teen age pregnancy, premaritalpregnancy , as well as nutrition and health during pregnancy.This study was conductedin SMA Negeri 1 Lewiliang, Bogor Regency and SMA Negeri 1 Bogor City with total subjectsweresix people. The result of this study showed a similar perception of the reproductive health of youngwomenin both rural and urban area . Subjects from the countryside can still tolerate teenage marriageandpregnancy if there is readiness of teenagers. In contrast, the subjects in urban areas do not thinkofan excuse to get married in young age . Youngwomen in the village can express more detailaboutfoodthat should be consumed or avoided , including food relating to taboo. In addition, young womeninthe village can provide more in-depth opinion about health care during pregnancy.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BULU KABUPATEN SUKOHARJO BULAN JANUARI-MARET 2015 Umaroh, Ayu Khoiratul; Hanggara, Heru Yuda; Choiri, Choiri
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v9i1.3375

Abstract

Latar belakang: Perilaku hidup bersih dan sehat seseorang sangat berkaitan dengan peningkatkan kesehatan individu, keluarga, masyarakat dan lingkungannya. Data Kementrian Kesehatan tahun 2013, bahwa rumah tangga di Indonesia yang mempraktekkan PHBS baru mencapai 55,6%, di Jawa Tengah sebesar 75,1%. Data Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2013, dari 114.140 rumah tangga yang diperiksa PHBS, sebanyak 96.922 (82,2%) rumah tangga yang sudah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan kecamatan Bulu pada tahun 2013 sebesar 85,8%. Namun masih terdapat beberapa desa di kecamatan Bulu yang memiliki permasalahan kesehatan berkaitan dengan PHBS. Tujuan: mengetahui gambaran perilaku hidup bersih dan sehat di wilayah kerja Puskesmas Bulu (Desa Gentan, Desa Kedungsono, Desa Kamal). Metode: jenis penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan teknik Total Sampling dan analisis data univariat dengan 26 JURNAL KESEHATAN, ISSN 1979-7621, Vol. 1, No. 1, Juni 2016: 25-31 bantuan software statistik. Hasil: Pencapaian hasil yang didapatkan desa Gentan (67,06%), desa Kedungsono (73,3%) dan desa Kamal (73,53%). Dari ketiga desa tersebut, terdapat empat indikator PHBS yang nilainya terendah, yakni ketersediaan tempat sampah (37,58%), kepemilikan JPK (49,43%), tidak merokok (52,81%), dan PSN (56,65%). Indikator PHBS dengan nilai tertinggi adalah tidak miras/narkoba (96,28%) dan ketersediaan air bersih (94,88%). Kesimpulan: pencapaian hasil PHBS di desa Gentan, Kedungsono, dan Kamal masih di bawah target nasional di tahun 2014-2019. Saran: mengaktifkan kader kesehatan di tiga desa tersebut oleh tenaga kesehatan terkait dan memberikan pendidikan kesehatan yang berkelanjutan dan komprehensif kepada masyarakat serta melakukan pendampingan terhadap perkembangan PHBSnya.
Hubungan Usia, Lama Paparan Debu, Penggunaan APD, Kebiasaan Merokok dengan Gangguan Fungsi Paru Tenaga Kerja Mebel di Kec. Kalijambe Sragen Pinugroho, Bintang Setyo; Kusumawati, Yuli
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v10i2.5529

Abstract

Gangguan fungsi paru merupakan tanda adanya penyakit pada sistem pernafasan yang dapat mengganggu metabolisme tubuh dan menurunkan produktifitas kerja. Gangguan fungsi paru sering terjadi pada pekerja yang terpapar debu seperti pabrik mebel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, lama paparan, penggunaan APD dan kebiasaan merokok dengan gangguan fungsi paru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh pekerja yang bekerja di UD. Indri Jati dan UD. Wanna Jati kecamatan Kalijambe Sragen berjumlah 53 Orang. Sampel diambil secara keseluruhan (Exhaustive Sampling). Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan pengukuran kapasitas fungsi paru dengan spirometri. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia (p=0,021) dan kebiasaan merokok (p=0,019) dengan gangguan fungsi paru, sedangkan variabel lama paparan (p=0,740) dan penggunaan APD (p=0,250) tidak ada hubungan dengan gangguan fungsi paru.
Pertumbuhan dan Tingkat Morbiditas pada Bayi Usia 7-12 Bulan berdasarkan Status Pemberian ASI di Wilayah Puskesmas Gilingan Kecamatan Banjarsari Surakarta Nurhayati, Indah; Widyaningsih, Endang Nur; Subagyo, Agus
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v10i1.5492

Abstract

ASI selain dapat membantu dalam proses pertumbuhan, juga dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi seperti diare dan ISPA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh status pemberian ASI terhadap pertumbuhan dan tingkat morbiditas pada bayi usia 7-12 bulan di Wilayah Puskesmas Gilingan. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kohort retrospektif, yang dilakukan di posyandu wilayah Puskesmas Gilingan. Total sampel pada penelitian ini sebanyak 58 responden, pengambilan sampel menggunakan Consecutive Sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner ASI eksklusif, tingkat morbiditas dan KMS. Teknik analisis uji adalah Chi Square. Hasil penelitian ini adalah tidak ada pengaruh status pemberian ASI terhadap pertumbuhan bayi usia 7-12 bulan dengan p = 0,378 nilai RR 1,667 (IK 95% = 0,697-3,984). Tidak terdapat pengaruh status pemberian ASI terhadap kejadian ISPA pada bayi usia 7-12 bulan dengan p = 0,066 nilai RR 1,800 (IK 95% = 1,011?3,204). Tidak ada pengaruh status pemberian ASI terhadap kejadian diare pada bayi usia 7-12 bulan dengan p = 0,564 nilai RR 1,158 (IK 95% = 0,829?1,618).
PENGARUH PELATIHAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA DI SDN WIROGUNAN I KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Sugiyono, Sugiyono; Darnoto, Sri
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v9i2.4594

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat Indonesia. Penyakit ini menyerang semua kelompok umur, namun sebagian besar berusia di bawah 15 tahun. Siswa Sekolah Dasar (SD) merupakan kelompok rentan yang kepeduliannya sangat diperlukan guna menjaga kesehatan bagi masyarakat sekolah. Sehingga, membutuhkan pengetahuan dan sikap yang baik terhadap upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Peningkatan pengetahuan dan sikap siswa dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan pencegahan DBD terhadap tingkat pengetahuan dan sikap siswa di SDN Wirogunan I. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen yang dilengkapi dengan pendekatan metode kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan pra eksperimen dengan bentuk one group pretest and posttest design. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 57 siswa. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode sampling jenuh. Uji statistik menggunakan uji t-test dengan wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pelatihan pencegahan DBD terhadap tingkat pengetahuan (p = 0,000) dan sikap siswa (p = 0,000) di SDN Wirogunan I.
PENGARUH PEMBERIAN Zn TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN KADAR SUPEROKSIDA DISMUTASE PADA TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Kartika, Nadini; Rachmawati, Banundari; Johan, Andrew
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jurkes.v9i1.3410

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disease characterized by hyperglycemia. Giving Zn could reduce the reactivity of ROS due to hyperglycemia by increasing SOD status. Zinc ability as an antioxidant also can improve blood glucose level in diabetes mellitus patients. To prove the effect of Zn with the doses of 3 mg/kg BW and 5 mg/kg BW for 30 days onblood glucose and SOD levels in Wistar rats induced by STZ. Twenty-eight rats were divided into 4 groups includes K1 as a negative control group, K2 as a positive control group that is induced by STZ 40 mg/kg BW, K3 as? group that is induced by STZ 40 mg/kg BW and Zn were given at a dose of 3 mg/kg BW for 30 days orally and K4 as aa group that is induced by STZ 40 mg/kg BW and Zn were given at a dose of 5 mg/kg BW for 30 days orally. Examination of blood glucose levels used GODPAP methods and SOD levels checked with a colorimeter method. Data were analyzed using Paired T-Testsand Wilcoxon tests. There was a significant decrease in blood glucose levels after administration of 3 mg/kg BW Zn (p = 0,003) and 5 mg/kg BW (p = 0.018) for 30 days in Wistar rats induced by STZ. There was no significant increase in SOD levels after administration of 3 mg/kg BW Zn (p = 0,120) but a significant increase in SOD levels after administration of 5 mg/kg BW Zn (p = 0,038) for 30 days in Wistar rats induced by STZ. Administration of 5 mg/kg BW Zn for 30 days showed a better effect on blood glucose and SOD levels in Wistar rats induced by STZ when compared with administration of 3 mg/kg BW Zn.

Page 4 of 29 | Total Record : 281