Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2016)"
:
19 Documents
clear
PENGEMBANGAN COMPACT DISC (CD) INTERAKTIF MATERI SISTEM EKSRESI PADA MANUSIA UNTUK SISWA SMA
zikra, Zikra;
Alberida, Heffi;
sumarmin, ramadhan
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.914 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1490
Materi sistem ekskresi pada manusia merupakan salah satu materi biologi yang sulit dipelajari karena bersifat abstrak. Untuk mempelajari materi tersebut diperlukan media yang dapat menyajikan materi dalam bentuk gambar animasi yang disajikan secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan CD interaktif sistem ekskresi pada manusia yang valid serta mengetahui respons siswa yang menggunakannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan four D-models yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Penelitian ini dilakukan sampai pada tahap develop. Tahap develop dilakukan melalui tahap-tahap, yaitu validasi oleh pakar, dan uji coba terbatas pada siswa di MAN Koto Baru Padang Panjang kelas XI IPA1. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah hasil validasi CD interaktif, dan respons siswa terhadap CD interaktif yang dihasilkan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi yang diberikan validator memperoleh nilai rata-rata 3,5 yang dikategorikan sangat baik. Respons siswa yang diminta setelah kegiatan uji coba secara umum positif dan membangkitkan minat belajar siswa.
KUPU-KUPU PENGUNJUNG PADA BUNGA SEMANGKA (Citrullus lanatus) (THUNB.) MATSUM & NAKAI DI KATAPIANG UJUANG DAN KARAMBIA AMPEK, BATANG ANAI, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, SUMATERA BARAT
Sari, Ratna;
dahelmi, Dahelmi;
mairawita, mairawita
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.197 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1297
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kupu-kupu pengunjung bunga Citrullus lanatus pada dua lokasi, Katapiang Ujuang dan Karambia Ampek Batang Anai Padang Pariaman Sumatera Barat. Pengamatan dilakukan dari April sampai dengan Desember 2015. Metode penelitian yaitu metode observasi atau pengoleksian langsung menggunakan jaring serangga. Sampel diidentifikasi di Laboratorium Taksonomi Hewan, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Dalam studi ini, didapatkan hasil yaitu 16 spesies kupu-kupu yang terdiri dari 14 genus, dan 5 famili yaitu dari Hesperiidae (2 spesies), Pieridae (6 spesies), Satyridae (2 spesies), Lycanidae (1 spesies), Nymphalidae (5 spesies) .
PERKEMBANGAN ANDROECIUM Nepenthes gracilis Korth
Meriko, Lince;
Dahlan2, Sjahridal
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.694 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1471
Penelitian tentang perkembangan androesium Nepenthes gracilis Korth., telah dilakukan di laboratorium dari bulan Januari sampai Juni 2014, bertempat di Palupuh (Kabupaten Agam), Taratak (Kabupaten Pesisir Selatan) and HPPB Unand. Dilanjutkan di Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas Padang. Penelitian struktur dan perkembangan androesium dilakukan dengan metoda observasi deskriptif dengan pembuatan preparat permanen menggunakan metoda paraffin dengan pewarnaan hemalum. Hasil penelitian tentang perkembangan androesium relatif sama dengan tumbuhan dikotil lain, dengan antera bisporangiat. Tipe tapetum N. gracilis adalah tipe sekresi dan antera bisporangiat N. gracilis dengan jumlah 14-18 buah
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERORIENTASI QUANTUM TEACHING DILENGKAPI PETA PIKIRAN UNTUK SISWA KELAS XI SMA
Sari, Rahmi Septia
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (480.237 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1491
Biologi merupakan salah satu mata pelajaran yang berhubungan denganalam. Dalam mata pelajaran biologi ini, banyak konsep-konsep penting yang harus dikuasai oleh siswa. Namun demikian tidak semua materi dapat dipahami oleh siswa dalam pembelajaran. Untuk membantu siswa dalam memahami materipelajaran dibutuhkan media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran tersebut adalah modul yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kenyataan yang ditemui di SMA Negeri 1 Bukit Sundi Kabupaten Solok. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan modul biologi berorientasi Quantum Teaching dilengkapi peta pikiran. Modul pembelajaran ini dikembangkan dengan menggunakan model 4-D yaitu Define (Pendefinisian), design (Perancangan), Pada tahap development (Pengembangan). Hasil penelitian didapatkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan memperoleh skor rata- rata 88,40 % dengan kategori sangat valid. Uji praktikalitas modul pembelajaran oleh guru memperoleh skor rata- rata90,73% dengan kategori sangat praktis. Uji praktikalitas modul pembelajaran oleh siswa memperoleh skor rata- rata 83,20 % dengan kategori sangat praktis. Efektifitas modul pembelajaran dapat dilihat dari aktivitas dan hasil belajar siswa yang terdiri dari hasil belajar ranah kognitif dan afektif yang menunjukka n ketuntasan minimal KKM. Hasil penelitian inii dapat disimpulkan bahwa telah dihasilkan modul biologi berorientasi Quantum Teaching dilengkapi peta pikiran untuk siswa kelas XI IPA Sekolah Menengah Atas yang valid, praktis, dan efektif
PENGAMATAN POLA SULUR JARI DAN TELAPAK TANGAN PADA ANAK PENYANDANG ADHD (ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER) DI KOTA PADANG
wati, meliya;
Megahati, Ruth Rize Paas;
Hayuni, Fitri
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (415.175 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1298
Pola-pola sidik jari bermacam-macam, dan pola tersebut tidak sama antara satu individu dengan individu lain. Dalam perkembangannya, pola-pola sulur banyak dimanfaatkan untuk identitas, teknologi terbaru pola sulur atau yang dikenal dengan sidik jari diaplikasikan untuk e-card, sebagai alat forensik bagi kepolisian dan hingga saat ini berkembang penelitian yang mengkaji hubungan- hubungan pola-pola khas sidik jari dengan penyakit-penyakit yang sifatnya genetik. Dewasa ini banyak dijumpai penyakit keturunan yang berhubungan dengan gangguan hiperkinetik, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau sekitar 80% dari perbedaan antara anak-anak yang mempunyai gejala ADHD dalam kehidupan bermasyarakat akan ditentukan oleh faktor genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola-pola sidik jari dan telapak tangan pada anak- anak penyandang ADHD dan dibandingkan dengan anak yang normal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada anak-anak penyandang ADHD memiliki tipe plain whorl 34,5%, lebih banyak dibandingkan dengan anak normal (16%) dan berdasarkan statistik, terdapat perbedaan yang nyata. Rata-rata jumlah sulur ujung jari tangan penyandang ADHD lebih tinggi dibandingkan dengan anak normal (146,3>136,5). Pengamatan pola pada telapak tangan menunjukkan pada interdigital 4 memiliki frekuensi tertinggi (50%) dan terdapat perbedaan yang tidak nyata antara anak penyadang ADHD dengan anak normal.
PEMANFAATAN MONOSODIUM GLUTAMAT DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN PAKCOY (Brassica chinensis L)
Novi, Novi
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.836 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1486
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan monosodium glutamat dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman pakcoy (Brassica chinensis L). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 6 ulangan, dimana A: control, B- 5 g MSG, C= 10 g MSG, D=15 g MSG, dan E = 20 g MSG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik monosodium glutamat memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang daun pakcoy (Brassica chinensis L). Akan tetapi peningkatan konsentrasi MSG lebih dari 15 g/tan dapat menurunkan rata- rata tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang daun.
EFEK TOKSIT DAN TERATOGENIK EKSTRAK BROTOWALI (Tinospora crispa L.) TERHADAP SISTEM REPRODUKSI DAN EMBRIO MENCIT (Mus musculus L. Swiss Webster)
widiana, rina;
Sumarmin, Ramadhan
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.292 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1294
ditemukan di semua bagian tanaman ini. Batang Tinospora crispa mengandung kolumbin, zat pahit, alkaloid dan glicosida. Alkaloid merupakan zat antiproliferatif, dimana zat antiproliferatif ini dapat mengurangi jumlah oosit yang dihasilkan dan mengurangi jumlah oosit yang mengalami ovulasi sehingga mempengaruhi penampilan reproduksi mencit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik dan teratogenik ekstrak Tinospora crispa pada sistem reproduksi dan embrio tikus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan mencit betina (Mus musculus L.) sebanyak 24 ekor. Penelitian memakai rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah ekstrak brotowali dengan berbagaidosis, yaitu: A adalah kontrol, perlakuan B (5x10-2), C (6x10-2) dan D (7x10-2)g/mencit. Parameter yang diamati adalah jumlah korpus luteum, implantasi, embrio resorpsi, janin mati dan janin hidup. Data dianalisis dengan Analisis Varians dan uji lanjut DNMRT pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak brotowali berpengaruh nyata terhadap jumlah korpus luteum, janin hidup, janin mati dan embrio resorpsi mencit dengan 0 sampai 16 hari kehamilan. Sementara, terhadap jumlah implantasi berpengaruh tidak nyata, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak brotowali memiliki efek embriotoksik dan fetotoksik terhadap mencit betina hamil.
VALIDITAS PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERMUATAN KARAKTER
Afza, Aulia
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.038 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1492
Kompetensi dasar pada materi sistem sirkulasi untuk Sekolah MenengahAtas (SMA) menghendaki siswa agar dapat mengembangkan kemampuananalisis, yaitu pemecahan masalah, serta mengembangkan kompetensi sikap dan kompetensi keterampilan. Guru hendaknya dapat mengembangkan perangkat pembelajaran sehingga tuntutan kurikulum dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran biologi berorientasi model PBLbermuatan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri atas tiga tahap, yaitu investigasi awal (preliminary research), pembuatan prototipe (prototyping phase) dan tahap penilaian (assessment phase). Penelitian ini dilakukan sampai pada tahap pembuatan prototipe. Pada tahap investigasi awal dilakukan analisis situasi dan permasalahan dalam pembelajaran biologi, analisis kurikulum dan analisis siswa. Pada tahap pembuatan prototipe telah dihasilkan perangkat pembelajaran yang selanjutnya divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid. Hasil validasi RPP oleh validator adalah 88,91% (sangat valid). Hasil validasi handout adalah 83.02% (sangat valid). Hasil validasi LKS adalah 83,32% (sangat valid) dan hasil validasi instrumen evaluasi adalah 88.53% (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran biologi berorientasi model PBL bermuatan karakter pada materi sistem sirkulasi untuk siswa SMA telah valid.
APLIKASI DNA BARCODE PADA PENENTUAN SPESIES UDANG AIR TAWAR YANG BERASAL DARI PROVINSI JAMBI
purnamasari, Lora;
Farajallah, Achmad;
Wowor, Daisy
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.015 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1299
Provinsi Jambi memiliki hutan hujan tropis dataran rendah yang mengalami deforestasi tercepat di daerah Asia. Efek dari perubahan alih fungsi hutan ke habitat pertanian akan mengubah kondisi ekosistem. Hal tersebut diduga berpengaruh pada keanekaragaman makroinvertebrata di dalamnya. Kesalahan identifikasi morfologi dapat disebabkan oleh fenomena cryptic species maupun siblings species. Fenomena tersebut dapat menyebabkan masalah sinonim yaitu terdapat nama ganda pada satu spesies yang sama. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dapat digunakan teknik DNA Barkode. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memastikan spesies udang air tawar yang berasal dari provinsi Jambi dengan mengaplikasikan teknik DNA barcoding.Berdasarkan identifikasi morfologi didapatkan 3 sampel terdiri dari satu famili. Berdasarkan analisis COI gene, 2 spesies berhasil diidentifikasi yaitu Macrobrachium malayanum dan M. pilimanus. Satu spesies sampel target yaitu M. malayanum 1 terbukti sebagai spesies M. malayanum yang sesuai dengan data GenBank.
KEPADATAN VEGETASI DASAR PADA LOKASI BEKAS PENAMBANGAN EMAS DI NAGARI GUNUNG MEDAN KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
Nursyahra, Nursyahra;
Meriko, Lince
Jurnal Bioconcetta Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.117 KB)
|
DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1488
Vegetasi adalah suatu kelompok atau kumpulan komunitas tumbuhan yang terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersama-sama pada suatu tempat dan saling berinteraksi. Vegetasi dasar merupakan lapisan tumbuhan penutup tanah yang terdiri dari herba, semak, liana dan paku-pakuan. Pada habitat yang rusak juga dijumpai vegetasi dasar sebagai tumbuhan pionir. Hal ini juga dapat terjadi pada bekas tambang. Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu kota tambang di Indonesia, salah satunya tambang emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan kepadatan vegetasi dasar pada bekas tambang. Kabupaten Dharmasraya. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan metode petak ganda. Pengambilan sampel dilakukan pada lokasi bekas penambangan emas di Nagari Gunung Medan Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan petak-petak contoh yang tersebar secara acak. Struktur vegetasi dasar pada ke empat stasiun. Pada stasiun 1, kerapatan tertinggi adalah Brachiaria eurciform dengan nilai 7,58 individu/m2, pada stasiun 2 adalah Boreria alata 10,58 individu/m2, pada stasiun 3 adalah Sclena sumatrensis 2,5 individu/m2, stasiun 4 adalah Paspalum conjugatum 2,5 individu/m2.