cover
Contact Name
Hurriah Ali Hasan
Contact Email
pilar@unismuh.ac.id
Phone
+6281241852596
Journal Mail Official
pilar@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. St. Alauddin, No 259, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pilar
ISSN : 19785119     EISSN : 27763005     DOI : https://doi.org/10.26618/298dtd07
scientific publication journal that aims to support the development of Islamic studies in various fields of science, in the fields of education, economics, law, history by exploiting knowledge and practice for the benefit of humanity. Through this journal, it is hoped that the scientific community can contribute to the development of knowledge related to Islamic studies.
Articles 376 Documents
Efektivitas Dakwah Jama’ah Tabligh Pada Masyarakat Sekitar Masjid Al-Mustaqim Di Desa Kobisonta Yasin, Muhammad; Krama, Aulia Hanifah; Mukromin, Wiwik Laela
PILAR Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/88tam485

Abstract

Ab, Syamsuddin. 2016. Pengantar Sosiologi Dakwah, Jakarta: KENCANA.Ahmad, Bashiruddin, dkk. 2020. Efektivitas Pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor, Amnesty: Jurnal Riset Perpajakan.Al-Fauzi, 2020. Sunnah atau Budaya Studi Pemahaman Hadis Jamaah Tabligh, Tangerang Selatan: Yayasan Pengkajian Hadist el-Bukhori.Moh Ali Aziz, 2020. Ilmu Dakwah, Jakarta: KENCANA.Dinillah, ulya dan Aka Kurnia. 2019. Media Sosial Instagram Sebagai Media Dakwah Analisis Isi Pada Akun @tentangislam dan @harakahislamiyah, KAGANGA.Fitrah, Muh dan Luthfiyah. 2017. Metodologi Penelitian: Penelitian Kualitatif, Tindakan Kelas & Study Kasus, Jawa Barat: CV Jejak.Fitri, Ainal dan Muhammad Haekal, 2021. Panduan Praktis Penelitian Ilmu Komunikasi Dengan Pendekatan Kualitatif, Aceh: Syiah Kuala University Press.Jamaah Tabligh”. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jamaah_Tabligh, (diakses 28 oktober), Pukul 04:01.https://m.liputan6.com/hot/read/4870774/pengertian-efektivitas-adalah-unsur-mencapai-tujuan-ketahui-ukurannya, (diakses 28 oktober), Pukul 10:12.https://www.liputan6.com/hot/read/4870774/pengertian-efektivitas-adalah-unsur-mencapai-tujuan-ketahui-ukurannya, (diakses 16 mei), pukul 08:49.https://id.m.wikipedia.org/wiki/Visi_dan_misi, (diakses 16 mei), pukul 08:46.https://id.m.wikipedia.org/wiki/Dakwah, (diakses 16 mei), pukul 08:50.https://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Maluku_Tengah, (diakses 16 mei), pukul 9:41.Indrawan, Rully dan Poppy Yaniawati, 2014. Metodologi Penelitian Kantitatif, Kualitatif, dan Campuran untuk Mnajemen, Pembangunan, dan Pendidikan (Revisi), Bandung: PT Refika Aditama.Kementrian Agama RI, 2014. Al-Qur’an Terjemahan dan Tajwid, Bandung: sigma.Mardhatillah, Muntaha, 2021. “Efektivitas Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) untuk Pemberdayaan Masyarakat Miskin, JESS Journal of Education on Social Science.Munir Amin, Samsul, 2014. Sejarah Dakwah, Jakarta: AMZAH.Nur Kholis, Muhammad, 2015. Konsep Kepala Keluarga antara Laki-laki dan Perempuan dalam Surat An- Nisa (4) Ayat 34, Istinbath Jurnal Hukum.Oktaviana, Obelia, dkk. 2022. “Efektivitas Penggunaan Rachel Vennya sebagai Celebrity Endorser Yellow Fit Kitchen,” JURNAL E-KOMUNIKASI.Purnamasari, Mita dan Arief Mulyawan Thoriq, 2021. ”Peran Media dalam Pengembangan Dakwah Islam,” Muttaqien.Suhandang, kustadi, 2013. Ilmu Dakwah Perspektif Komunikasi, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Sulkarnain Maidin, “Metode Dakwah Jamaah Tablig di Kerung-kerung Kota Makassar”, Jurnal Tabligh.Triyono, Agus, 2021. Metode Penelitian Komunikasi Kualitatif, Yogyakarta: Bintang Pustaka Madani.Ulfa, dkk. 2016. Media Sosial Instagram Sebagai Media Dakwah, Tabligh: JurnalKomunikasi dan Penyiaran Islam.Yuliani, Wiwin, 2018, “Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling, KUANTA.
Perkembangan Bank Islam di Bangladesh Yasen, Syahruddin
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cf3jz281

Abstract

Tepat pada 14 Maret 1983, Bank Islam Bangladesh secara total mengantarkan sebuah paket pelayanan perbankan. Bank Islam Bangladesh Persero (IBBL) menjadi bank pertama kali di Asia yang mempersoalkan bunga bank. IBBL adalah perusahaan perseroan milik publik yang bertanggungjawab di bawah perusahaan Act, 1913, yang merupakan perusahaan bank joint venture multinasional dengan 64% saham dibagikan kepada penyerta modal asing. Rasio pembagian saham dilakukan dengan perbandingan 36-54%, pada Desember 1997. Artinya, 36% nisbah untuk bank dan 54% untuk penabung atau investor, sehingga menjadi bank Islam yang memiliki stabilitas keuangan yang baik. IBBL sebagaimana bank Islam lainnya, juga berhadapan masalah modal dan likuiditas. Namun IBBL tetap menjaga stabilitas keuangan (financial stability) serta pengawasan dan supervisi oleh bank sentral terhadap bank yang beroperasi menurut syariah (controlling and supervision by the central bank on the basis of Islamic Syariah), serta selalu menganut prinsip-prinsip dan prosedur laporan keuangan (accounting principles and procedures).Kata kunci: likuiditas, stabilitas keuangan, bank syariah
Konsep Pendidikan Al Ghazali Hamriah, Hamriah
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cyqw2h70

Abstract

Karya-karya Al Ghazali tak terhitung jumlahnya di tengah kesibukannya, Al Ghazali Masih sempat mengarang sejumlah kitab seperti Al Basith, Al Wasith, Al Wajiz, Khulasah ilmu fiqih, al munqil fi Ilmi al jadal, dan lain-lain banyak yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa dunia. Di antara sekian karya Al Ghazali, yang paling besar dan masyhur adalah ihya ulumiddin. Dalam bidang filsafat, karyanya yang sempat mengejutkan dunia ke filsafat adalah tahafutu al falasifah (kesesatan kaum filosof). Dalam buku ini, Al Ghazali mengkritik beberapa kesalahan dan kesesatan berpikir para filosof Islam masa itu. Di tengah-tengah kesibukannya Al Ghazali juga belajar berbagai ilmu pengetahuan dan filsafat klasik seperti filsafat Yunani sebagaimana Al Ghazali juga mempelajari berbagai aliran agama. Ia mempelajari berbagai bidang ini dengan harapan agar dapat menolongnya mendapatkan ilmu pengetahuan yang lain.Kata kunci: Al Gazali; tahafutu al falasifah; fatihatul ulum
Kontekstualisasi Teologi Keadilan Dalam Hukum Qisas Hali, Muh. Abduh
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/bdpsyq36

Abstract

Dalam rangka memelihara jiwa manusia, Allah SWT mensyariatkan pelaksanaan qishas, agar tidak terjadi kesewenang-wenangan manusia untuk membunuh sesamanya, serta Allah menyuruh manusia untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan dalam rangka membangun kehidupan yang aman damai dan sejahtera. Pemahaman secara konteks terhadap keinginan Allah untuk memelihara jiwa manusia dari kesewenang-wenangan dan kejahatan orang lain perlu dipahami lebih mendalam, agar tidak timbul pemahaman dan penafsiran yang keliru terhadap maksud diberlakukannya hukum qishas. Tujuan utama pelaksanaan hukum qishas dalam Islam adalah untuk menegakkan keadilan di tengah-tengah masyarakat serta menghindarkan terjadinya perbuatan keji kemungkaran dan permusuhan.Kata kunci: hukum qishas, keadilan, teologi
Sumber dan Metode Penggalian Hukum Islam Sadat, Anwar
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/qg1pcg88

Abstract

Ayat al-Quran yang mengambil modul secara garis besar ini, memerlukan penerangan dan penjelasan dan penafsiran pertama adalah hak Nabi Muhammad SAW, dengan sunnahnya sebagai mufassir al-Quran yang diutus oleh Allah SWT. Namun demikian, bayan (keterangan) Muhammad tentang ayat al-Quran yang zhanny al-dalalah dari segi kejelasannya juga dibedakan menjadi qath'iy dan zhanny. Untuk bayan rasul yang qath'iy, umat Islam harus melaksanakan tanpa tawaran lagi. Sedangkan bayan zhanny masih memerlukan pemikiran dan penjelasan. Dari sinilah diperlukan ijtihad dan dari sini pula letak dinamika hukum Islam yang berupa fleksibilitasnya untuk berhadapan dengan segala zaman dengan daya adaptifnya. Penjelasan al-Quran tentang hukum bercorak ibarat dan isyarat memberikan beberapa maksud yaitu maksud tersurat (konkrit) dan maksud tersirat (abstrak) yang memerlukan penafsiran. Maksud tersirat dari al-Quran hanya dapat dipahami oleh mereka yang jeli dalam membaca dan memahami al-QuranKata kunci: zhanny, qath'iy, masalih al-mursalat
Korelasi Kebenaran Ilmiah dan Kemukjizatan Al-Quran Siola, M. Nasir
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/3hfcdm84

Abstract

Metode ilmiah yang dimaksudkan adalah objektif, metodik, sistematik, dan universal. Ilmu pengetahuan selalu memperbaharui diri seiring dengan perkembangan zaman dan itu berlangsung menurut hukum kemajuan. Pada mulanya ilmu bersifat perkiraan, kemudian meningkat menjadi meyakinkan. Untuk mendapatkan kebenaran persesuaian antara pengetahuan dan objeknya, tidak terjadi secara kebetulan, melainkan menggunakan prosedur atau metode yang tepat, dengan sarana ilmiah yang dimiliki oleh seseorang pencari kebenaran, maka akan mendapat suatu tujuan dari pengetahuan itu yakni kebenaran ilmiah. Tujuan dari kebenaran ilmiah ini ialah sebagai sarana memahami Al-Quran. Menurut istilah pengetahuan dapat dikatakan ilmiah bila pengetahuan memenuhi empat syarat yaitu memenuhi standar ilmiah.Kata kunci: objektif, metode, sistematik universal
Motivasi Belajar Anak Dalam Rumah Tangga Menurut Pendidikan Islam Razaq, Abd Rahim
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wpmhcg03

Abstract

Motivasi belajar peserta didik, tidak perlu terpaku atau hanya cenderung pada satu teori motivasi saja. Karena pada dasarnya, teori-teori tersebut jika dihubungkan dengan manusia sebagai pribadi dalam kehidupan sehari-harinya, memiliki hubungan yang komplementer. Seringkali diketemukan di bidang pendidikan di mana guru mengalami kesulitan dalam merangsang gairah belajar peserta didiknya. Guru yang piawai dalam menerapkan metode pengarahan dan motivasi belajar di dalam kelas, akan cenderung lebih mudah untuk mengarahkan peserta didiknya untuk betah tinggal di dalam kelas dan mengikuti proses belajar mengajar, dibandingkan dengan guru yang kurang mampu menerapkan metode tersebut. Ditegaskan di sini bahwa pendidikan Islam itu suatu upaya membimbing mengarahkan dan membina peserta didik yang dilakukan secara sadar dan terencana agar terbina suatu kepribadian yang utama sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.Kata kunci: motivasi belajar; metode pengajaran; pendidikan Islam
Penerapan Penilaian Autentik Assessment Dalam Pembelajaran Ekonomi di Sma Negeri Se-Kota Makassar Baharuddin, Baharuddin
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/07avz631

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang dikembangkan dengan menerapkan metode penelitian kualitatif, yang diharapkan dapat memperoleh data yang akurat mengenai problematika penerapan penilaian autentik assessment dalam pembelajaran ekonomi di SMA Negeri se-kota Makassar. Metode penelitian yang diterapkan dalam memilih sampel menggunakan metode secara purposif sampling. Teknik pengumpulan yang data digunakan adalah observasi wawancara dan dokumentasi pencatatan. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) problematika yang dihadapi oleh guru ekonomi dalam pembelajaran ekonomi sehubungan dengan penerapan penilaian autentik assessment penilaian portofolio di SMA se kota Makassar antara lain adalah dana yang terbatas, kemampuan guru yang belum merata dalam penerapan penilaian portofolio, wawasan guru yang belum merata dalam mengembangkan penilaian portofolio, tuntutan guru untuk bekerja di luar jam pelajaran semakin banyak sehingga sulit untuk merancang penilaian portofolio, dan terbatasnya waktu yang tersedia dalam menyusun penilaian portofolio; (2) Problematika yang dihadapi oleh siswa SMA Negeri se-kota Makassar dalam pembelajaran ekonomi sehubungan dengan penerapan penilaian autentik assessment penilaian portofolio antara lain adalah, kendala dalam pemberian tugas kelompok kendala dalam pemberian tugas secara individu dan kendala bagi siswa yang tidak aktif.Kata kunci: autentik assessment; pembelajaran ekonomi; penilaian portofolio
Pendidikan Dalam Perspektif Hadis: Studi Tentang Konsep Fitrah Dengan Metode Maudhu'i Gafur, Abdul
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4fk4fr76

Abstract

Tema pendidikan perspektif hadits dapat ditelusuri dalam Mu'jam al-mufahras Alfas al-Hadits al-Nabawiyah melalui lafal tarbiyah, ta'lim, ta'dib, dan lafal-lafal lain yang terkait dengannya, misalnya ilmu al-aql, al-fikr, dan al- hikmah. Khususnya lafal ilmu saja, telah ditemukan informasi dari Mu'jan, kurang lebih 822 hadis. Lebih dari itu, tema pendidikan dapat pula dianalisis dari lafal fitrah. Kesemuanya lafal ini, di samping terdapat dalam mM'jam, juga terdapat dalam Miftah Kunus al-Sunnah, dan di era sekarang dapat pula ditelusuri melalui CDRoom hadits dalam program komputerisasi. Hakikat fitrah keimanan sebagai petunjuk bagi orang tua agar lebih eksis mengarahkan pendidikan anak menuju pada fitrah yang dimiliki oleh anak tersebut secara bijaksana yang dibawa sejak lahir. Di samping itu, hadis Nabi SAW tersebut mengandung implikasi bahwa fitrah merupakan suatu pembawaan setiap manusia sejak lahir dan mengandung nilai-nilai pendidikan religius dan keberlakuannya mutlak.Kata kunci: Tarbiyah, Ta'lim, Ta'dib, Kuratif
Interaksi Sebagai Proses Sosial Dalam Budaya Pendidikan Muslimin, Abd Azis
PILAR Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/zdmn7b30

Abstract

Visi pendidikan nasional adalah terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial ekonomi yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia, berkembang menjadi manusia yang berkualitas, sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial, karena tanpa interaksi sosial, tidak akan mungkin ada kehidupan bersama. Dalam batas-batas tertentu, perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badannya, dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi. Pribadi maupun kelompok menyadari adanya perbedaan-perbedaan misalnya dalam ciri-ciri badannya emosi unsur-unsur kebudayaan pola-pola perilaku dan seharusnya dengan pihak lain. Ciri tersebut dapat mempertajam perbedaan yang ada hingga menjadi suatu pertentangan atau pertikaianKata kunci: asimilasi, kooperasi sosial, kontak sosial, kontraversi

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL PILAR, DESEMBER 2025 Vol 16, No 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol. 16 No. 1 (2025): JURNAL PILAR, JUNI 2025 Vol 15, No 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): JURNAL PILAR, DESEMBER 2024 Vol. 15 No. 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol 15, No 1 (2024): JURNAL PILAR: JUNI 2024 Vol. 14 No. 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol 14, No 2 (2023): JURNAL PILAR: DESEMBER 2023 Vol. 14 No. 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 14, No 1 (2023): JURNAL PILAR, JUNI 2023 Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol. 13 No. 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022 Vol 13, No 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022 Vol. 12 No. 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol 12, No 2 (2021): JURNAL PILAR, DESEMBER 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 12, No 1 (2021): JURNAL PILAR, JUNI 2021 Vol 11, No 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol. 11 No. 2 (2020): JURNAL PILAR, DESEMBER 2020 Vol 11, No 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): JURNAL PILAR, JUNI 2020 Vol. 10 No. 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol 10, No 2 (2019): JURNAL PILAR, DESEMBER 2019 Vol 9, No 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol. 9 No. 2 (2018): JURNAL PILAR, Desember 2018 Vol 9, No 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): JURNAL PILAR, JUNI 2018 Vol 5, No 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 5 No. 2 (2014): JURNAL PILAR, DESEMBER 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol 4, No 2 (2013): JURNAL PILAR, DESEMBER 2013 Vol. 3 No. 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol 3, No 2 (2012): JURNAL PILAR, DESEMBER 2012 Vol 3, No 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): JURNAL PILAR PILAR, JUNI 2012 Vol 2, No 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): JURNAL PILAR, JUNI 2011 Vol. 1 No. 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 Vol 1, No 2 (2010): JURNAL PILAR, DESEMBER 2010 More Issue