cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 389 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN PMRI BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV SD Khaq, Sinkha Arza; Hilyana, F. Shoufika; Ermawati, Diana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15230

Abstract

Penggunaan pendekatan pembelajaran Matematika yang tidak sesuai dan tidak menarik bagi siswa menyebabkan siswa kurang mampu menganalisis, merumuskan masalah, dan menyimpulkan informasi untuk menyelesaikan masalah. Akibatnya, kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SD 1 Kaliwungu Kudus berbeda sebelum dan sesudah diadakannya pembelajaran Matematika dengan penerapan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) pada materi piktogram dan diagram batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dan desain One Group Pretest-Posttest. Penelitian diadakan di kelas IV SD 1 Kaliwungu tepatnya di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Dalam penelitian ini, 24 siswa kelas IV digunakan sebagai sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan datanya menggunakan teknik tes, untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Siswa diberi instrumen tes yang terdiri dari lima soal yang ditulis dalam bentuk uraian. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain berbantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang cukup efektif dengan presentase nilai N-Gain sebesar 58% dalam kategori sedang.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI TINGKAT KECEMASAN MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII SMP Kurniawati, Nia; Liana, Metta; Fera, Mirta
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15290

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkatan kecemasan matematisnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 di SMP Negeri 10 Tanjungpinang. Subjek penelitian terdiri dari 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah, 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang, dan 1 siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan wawancara. Instrumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini yaitu peneliti sebagai instrumen utama dan didukung dengan instrumen angket kecemasan matematis, soal tes komunikasi matematis, dan pedoman wawancara. Data dianalisis menggunakan metode analisis Miles & Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan tingkat kecemasan matematis rendah mampu memenuhi 3 indikator komunikasi matematis. Hal ini dikarenakan respon positifnya dalam mengelola kecemasan yang ada dalam dirinya, di mana siswa pada level kecemasan rendah mampu bersikap tenang, rileks, dan nyaman saat mengerjakan soal matematika, memiliki kesadaran dan ketelitian yang tinggi, serta kepercayaan diri dan kemampuan untuk belajar yang baik. Sedangkan siswa dengan tingkat kecemasan matematis sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator komunikasi matematis. Siswa pada kecemasan ini lebih mudah terganggu dan menurun kemampuan konsentrasinya ketika dihadapkan dengan persoalan matematika, sehingga siswa tidak bisa berpikir jernih dan kemampuan belajarnya menjadi tidak optimal. Selanjutnya siswa dengan tingkat kecemasan matematis tinggi hanya mampu memenuhi 1 indikator komunikasi matematis. Siswa ini tidak melakukan penyelesaian pada soal yang diberikan karena mengalami gejala gugup yang berlebihan, merasa gelisah dan tidak nyaman, serta kebingungan saat menjelaskan jawaban. Siswa ini juga mudah frustasi, putus asa dan menyerah, menganggap diri tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk menyelesaikan soal matematika, sehingga tidak mau berusaha untuk menyelesaikan soal secara optimal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA BERDASARKAN TEORI NOLTING DALAM MENYELESAIKAN SOAL LITERASI MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOLB Luna, Stefani; Liana, Metta; Azmi, Roma Doni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan penyebab kesalahan siswa berdasarkan Teori Nolting dalam menyelesaikan soal literasi matematika, serta untuk meninjau perbedaan kesalahan antara siswa Gaya Belajar Kolb Tipe Konvergen dan Akomodasi. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif deskriptif dengan subjek yang terdiri dari siswa 28 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi penggunaan angket Gaya Belajar Kolb, tes literasi matematika, dan wawancara. Secara umum, teknik analisis data yang digunakan mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbanyak yang dilakukan oleh siswa dengan gaya belajar konvergen dan akomodasi adalah kesalahan konsep (Co) dan kesalahan menerapkan (Ap). Diketahui faktor penyebab kesalahan siswa di antaranya tidak memperhatikan informasi soal dengan baik, kurang teliti dalam menentukan jawaban, lupa menuliskan rumus/konsep, tidak mampu menerapkan rumus/konsep, tidak memahami langkah penyelesaian soal, terburu-buru, tidak menyelesaikan penyelesaian secara keseluruhan, dan tidak mengetahui kesimpulan jawaban. Temuan utama penelitian adalah siswa gaya belajar konvergen cenderung melakukan sedikit kesalahan, sedangkan siswa akomodasi cenderung paling banyak melakukan kesalahan Nolting.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN LITERASI NUMERASI PADA MATERI STATISTIKA UNTUK TINGKAT SMA Dahlia, Dini; Nindiasari, Hepsi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen literasi numerasi pada materi statistika bagi siswa SMA dengan menggunakan konteks budaya dan personal yang relevan. Metode penelitian ini melibatkan beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, pengembangan instrumen, validasi oleh ahli, serta uji coba pada siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, form validasi ahli, angket keterbacaan, dan tes literasi numerasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen yang dikembangkan memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Penggunaan konteks yang familiar bagi siswa, seperti budaya Banten dan pengalaman kehidupan sehari-hari, terbukti efektif dalam membantu siswa memahami dan mengaplikasikan konsep statistika dalam situasi nyata. Hasil implementasi di kelas menunjukkan bahwa instrumen ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi statistika, tetapi juga menarik minat mereka dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, penelitian ini menyarankan agar pengembangan instrumen literasi numerasi terus dilakukan dengan mempertimbangkan konteks yang relevan untuk siswa serta pelatihan bagi guru dalam mengimplementasikan instrumen ini.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DITINJAU DARI PENYELESAIAN SOAL LITERASI NUMERASI Pratiwi, Ulpha Mega; Novaliyosi, Novaliyosi; Pujiastuti, Heni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15353

Abstract

Penelitian ini mencari tahu bagaimana keterkaitan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi. Melihat seperti apa kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi numerasi apakah ada faktor-faktor yang berpengaruh terhadap hubungan berpikir kritis dengan soal literasi numerasi. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), teknik pengumpulan data diawali dengan mengumpulkan artikel terkait di Google Scholar, Sinta dengan kata kunci berpikir kritis, matematika dan literasi numerasi. Hasil dari penelitian ini yaitu kemampuan berpikir kritis siswa sangat berpengaruh ketika mengerjakan soal-soal literasi numerasi beberapa artikel menunjukan peningkatan kemampuan berpikir kritis saat siswa menyelesaikan soal-soal literasi numerasi, ada banyak faktor yang menentukan siswa mampu berpikir kritis seperti kurangnya minat membaca siswa dan motivasi siswa untuk memahami soal dengan baik seperti soal yang berbentuk text panjang. Faktor lain yang dapat mempengaruhi berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal literasi nuemrasi yaitu model pembelajaran yang guru berikan dikelas.
PENGARUH KECEMASAN MATEMATIS, MOTIVASI BERPRESTASI, DAN MINAT BELAJAR YANG DIMODERASI OLEH EFIKASI DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Wahyuni, Lenny; Azmi, Roma Doni; Susanti, Susanti
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15364

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara efikasi diri, kecemasan matematis, motivasi berprestasi, dan minat belajar, terhadap pemahaman konsep matematika. Penelitian 65 siswa kelas VII di SMP Negeri 12 Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif asosiatif Pengambilan data menggunakan teknik pemberian soal tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kecemasan matematis terhadap pemahaman konsep matematika; terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep matematika; terdapat pengaruh minat belajar terhadap pemahaman konsep matematika; tidak terdapat pengaruh kecemasan matematis terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating; terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating; dan terdapat pengaruh minat belajar terhadap pemahaman konsep matematika melalui efikasi diri sebagai moderating.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT PADA SISWA KELAS VII SMP Riswana, Ira Rayani; Prastowo, Aang Yudho; Azmi, Roma Doni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa dengan adversity quotient. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Menggunakan teknik pengumpulan data yaitu angket adversity quotient, tes literasi matematis, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan literasi matematis siswa climber rata-rata memenuhi semua indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah, menerapkan konsep, dan menafsirkan hasil penyelesaian. Siswa climber memiliki daya juang yang tinggi dan memiliki keyakinan yang lebih baik, sehingga siswa climber cenderung tidak ingin menyerah sebelum bisa menyelesaikan masalah yang ditemuinya. 2) Kemampuan literasi matematis siswa camper rata-rata mampu memenuhi dua dari tiga indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah dan menerapkan konsep. Siswa camper memiliki daya juang yang sedang dan memiliki keyakinan yang cukup untuk menyelesaikan masalah yang ditemui, siswa camper cenderung cepat puas dengan pencapaian yang telah dicapai. 3) Kemampuan literasi matematis siswa quitter rata-rata hanya mampu memenuhi satu dari tiga indikator literasi matematis yaitu merumuskan masalah. Siswa quitter memiliki daya juang yang rendah dan kurang memiliki keyakinan dari jawaban penyelesaian yang telah ia kerjakan. Dari hasil peneltian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematis siswa climber, camper, dan quitter terdapat perbedaan yang mana mereka mempunyai kemampuan literasi matematis tiap-tiap orang berbeda. Semakin tinggi adversity quotient siswa maka semakin baik kemampuan literasi matematis siswa. Oleh karena itu, kemampuan literasi matematis siswa meningkat seiringi dengan tingkat adversity quotient mereka.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN REPRESENTASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Zahra, Dinda Sabrina; Yuanita, Putri; Suanto, Elfis
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kecakapan Representasi Matematis (KRM) siswa SMPN 3 Pekanbaru melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas dengan subjek sebanyak 35 siswa kelas VII-4 SMPN 3 Pekanbaru. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana Siklus I terdiri dari dua pertemuan dan Siklus II terdiri dari tiga pertemuan. Proses penelitian berlangsung dari tanggal 14 Mei hingga 4 Juni 2024. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi perangkat pembelajaran, seperti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar, serta instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model PBL dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan KRM siswa SMPN 3 Pekanbaru. Peningkatan KRM siswa dapat dilihat dari hasil analisis KRM secara klasikal. Rata-rata nilai KRM awal siswa sebelum tindakan (tes awal) adalah 32,38. Pada Siklus I, rata-rata KRM meningkat menjadi 68,93, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 87,46. Rata-rata KRM pada Siklus I menunjukkan peningkatan sebesar 36,55 dibandingkan dengan tes awal, sedangkan rata-rata pada Siklus II meningkat sebesar 18,53 dari Siklus I. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL efektif dalam memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan KRM siswa SMPN 3 Pekanbaru pada materi statistika di tahun pelajaran 2023/2024.
PENGEMBANGAN APLIKASI LIVEWORKSHEETS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IX MATERI PERPANGKATAN DAN BENTUK AKAR Rozid, Abd; Rufi'i, Rufi'i; Rohman, Ujang
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media cetak lembar kerja peserta didik menjadi media yang interaktif berupa elektronik lembar kerja peserta didik (E-LKPD) berbantuan aplikasi web Liveworksheets pada materi bilangan berpangkat dan bentuk akar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengam model ADDIE yang teridiri dari beberapa tahap: (1) Analisis (analyze), (2) Perencanaan (design), (3) Pengembangan (development), (4) Penerapan (implementation), (5) Penilaian (evaluation). Hasil analisis dari ahli media memperoleh persentase Hasil analisis data dari validasi ahli media memperoleh persentase sebesar 91,07% dengan kriteria sangat valid dan hasil analisis data dari ahli materi memperoleh persentase sebesar 92,08% dengan kriteria sangat valid. Hasil analisis data angket respon siswa memperoleh skor rata-rata dari tiga aspek meliputi; (1) aspek isi materi sajian memperoleh 91%, (2) aspek kemudana 92%, (3) aspek kejelasan pesan yang disampaikan 91%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media E-LKPD berbasis aplikasi liveworksheets yang dikembangkan memperoleh kategori “sangat menarik”. Dengan demikian media E-LKPD yang dikembangkan melalui aplikasi liveworksheets sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sektiwulan, Adelia; Novaliyosi, Novaliyosi; Nindiasari, Hepsi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i2.15620

Abstract

Keterampilan literasi numerasi dibutuhkan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di rumah, pekerjaan, atau masyarakat. Pentingnya literasi numerasi tidak sejalan dengan kenyataan yaitu masih rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa yang bisa dilihat dari hasil PISA tahun 2022. Berbagai faktor mempengaruhi kemampuan literasi numerasi siswa, salah satunya yaitu penerapan model pembelajaran di sekolah. Systematic literature review (SLR) dilakukan berdasarkan 18 artikel dari jurnal nasional terakreditas dalam bidang pendidikan matematika. Penelitian ini berfokus pada dua aspek, yaitu 1) model pembelajaran yang memengaruhi kemampuan literasi numerasi, dan 2) penerapan model pembelajaran pada setiap jenjang yang memengaruhi kemampuan literasi numerasi. Berdasarkan artikel yang di review ditemukan 11 model pembelajaran pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Penerapan model pembelajaran pada SD yaitu PBL, STEAM, student facilitator & explaining, mind mapping, dan RME. Pada SMP yaitu model pembelajaran PBL, inkuiri, RME, TGT, PLTL, CIRC, PjBL, TTW, dan CTL, sedangkan SMA penerapan model pembelajaran peer led team learning dan pembelajaran berbasis masalah. Hasil dari penelitian ini dapat memberikan ringkasan literatur dalam mengidentifikasi model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.