cover
Contact Name
Andi Alim Syahri
Contact Email
andialims@unismuh.ac.id
Phone
+6285255384303
Journal Mail Official
sigma@unismuh.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Jln. Sultan Alauddin No. 259 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SIGMA: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 28053610     EISSN : 27467503     DOI : https://doi.org/10.26618/sigma
Core Subject : Education,
The aim of this journal is to publish research in mathematics education including teaching and learning, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, and educational development from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 389 Documents
ANALISIS PERSEPSI GURU MATEMATIKA TINGKAT SMP -SMA SEDERAJAT DI KECAMATAN SOCAH TERHADAP PENGGUNAAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA Priandini, Erlina Sulis; Faulina, Ria
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14544

Abstract

Teknologi Informasi dan Teknologi (TIK) berperan penting bagi guru dalam segala aspek. Berbagai media TIK dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan, merangsang proses belajar siswa, dan memberikan peluang kepada peserta didik untuk mempelajari konsep secara lebih mendalam terhadap materi yang susah dipahami khususnya matematika. Sehingga peneliti ingin mengetahui persepsi guru matematika dalam penggunaan TIK, guna memberikan gambaran pentingnya TIK dalam proses pebelajaran. Jenis penelitian ini berupa mixed method dengan subjek penelitian 10 guru Matematika tingkat SMP dan 5 guru Matematika tingkat SMA sederajat di kecamatan Socah mengenai persepsi guru matematika dalam penggunaan TIK. Teknik pengumpulan data dimulai dari observasi, lalu penyebaran keisioner, dan pelaksanaan wawancara. Instrumen dalam penelitian ini berupa lembar angket dengan teknik analisis data menggunakan statistika deskriptif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa persepsi guru terkait pemahaman TIK masuk dalam kategori cukup tinggi dengan rentang skor 75% -  < 100%. Hal ini dikuatkan pula dengan hasil wawancara dimana guru mampu menggunakan LCD serta membuat media pembelajaran digital sendiri. Namun kendala yang dialami yaitu sarana dan prasarana di sekolah belum memenuhi, seperti kurangnya LCD, komputer, serta didorong faktor siswa kurang paham dalam penggunaan TIK. Dapat disimpulkan bahwa persepsi guru matematika terhadap TIK dalam pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan minat belajar siswa.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA Hidayat, Saiful; Utami, Rizky Esti; Krisnaningsih, Gunarti
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika dalam menyelesaikan soal cerita pada materi sistem persamaan linear tiga variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 36 siswa kelas X.1 SMAN 2 Semarang dan diambil 2 siswa dari kemampuan pemecahan masalah matematika kategori rendah, 2 siswa dari kemampuan pemecahan masalah matematika kategori sedang, dan 2 siswa dari kemampuan pemecahan masalah matematika kategori tinggi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen bantu yang digunakan adalah tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis. Subjek dianalisis berdasarkan indikator tahapan Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali proses dan hasil dengan teknik analisis data yang dilaksanakan 3 tahap yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah kategori rendah memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika yang tergolong dalam kriteria kurang. Kemudian tingkat kemampuan pemecahan masalah kategori sedang memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tergolong dalam kriteria baik. Dan siswa dengan tingkat kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi juga memiliki kemampuan pemecahan masalah yang tergolong dalam kriteria baik.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK Fadilah, Choirunisa Fitri; Mutaqin, Anwar; Setiani, Yani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14557

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X SMKN 5 Kota Serang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu pada desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi yang ada didapatkan dengan teknik cluster random sampling,  dengan menggunakan instrumen penelitian berupa tes serta non tes. Instrumen tes berupa pretes-postes untuk mengukur hasil belajar aspek kognitif dan instrumen non tes berupa angket untuk mengukur aspek afektif. Teknik analisis data deksriptif hasil penelitian memperlihatkan, nilai rata-rata instumen tes hasil belajar ranah kognitif postes adalah 79,69 serta nilai rata-rata instumen non-tes hasil belajar ranah afektif angket 74,58. Stastistik Inferensial memakai uji one sample t-test didapatkan untuk instrumen tes hasil belajar ranah kognitif nilai sig- serta untuk instrumen non-tes hasil belajar ranah afektif nilai sig- yang mempunyai arti  ditolak serta  diterima. Jadi dapat disimpulkan terkait model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.
MANAGEMENT OF COGNITIVE LOAD ON STUDENT’S MATHEMATICAL PROFICIENCY AT SMP NEGERI 20 KOTA SERANG Waluyo, Binsar; Hendrayana, Aan
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14560

Abstract

This research is motivated by the fact that the level of conceptual understanding in Indonesia is still relatively low. The low level of conceptual understanding is related to how students manage and process the information received when they studying material, considering cognitive load. Learning with attention to cognitive load is believed to enhance students' mathematical conceptual understanding. The research aims to determine whether students' mathematical conceptual understanding with cognitive load-aware learning is better than students with conventional learning, both in terms of initial ability and not. The method used in this research is a mixed-method with a sequential explanatory design. Research instruments consist of test and non-test instruments. Data were obtained from initial ability tests and conceptual understanding as test instruments and questionnaires, interviews, and documentation as non-test instruments. The results show that students' mathematical conceptual understanding with cognitive load-aware learning is better than students with conventional learning, both in terms of initial ability and not. The conclusion of the research is that the treatments given to both classes overall have yielded quite positive results in students' mathematical conceptual understanding. However, the comparison between students who received cognitive load-aware learning and those who received conventional learning shows a significant difference.
KEEFEKTIFAN COMPUTATIONAL THINKING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Kaswar, Andi Baso; Nurjannah, Nurjannah
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14574

Abstract

Computational Thinking merupakan kemampuan dasar berpikir untuk siswa serta guru dimana kemampuan tersebut dapat memberikan pola pikir yang baru untuk memperoleh pemecahan masalah serta untuk mengembangkan peluang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas computational thinking terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pretest postest control grup desain. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah yang diperoleh berdasarkan soal-soal computational thinking yang dikembangkan oleh Bebras. Teknik analisis data dilakukan dengan uji paired sample t test. Berdasarkan hasil analisis data dengan paired sample t-test diperoleh nilai probabilitas 0,000. Karena nilai probabilitas lebih kecil dibanding  maka dapat dikatakan bahwa computational thinking efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Dengan demikian, kemampuan computational thinking tidak hanya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan dalam berbagai bidang studi dan situasi kehidupan nyata yang memerlukan pemikiran kritis, kreatif, dan terstruktur.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SMP Amal, Inayatul; Nindiasari, Hepsi
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran problem based learning dengan berbantuan video animasi terhadap kemampuan numerasi siswa SMP. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperiment dengan metode Nonequivalent control grup. Populasi pada penelitian ini yaitu adalah seluruh siswa kelas 7 SMPIT Al-Izzah dengan sampel 7A1 sebagai kelas eksperimen dan 7A2 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data yang digunakan berupa instrument test kemampuan numerasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata posttest yang diperoleh kelas ekspirimen lebih besar dibandingkan nilai rata- rata yang diperoleh kelas kontrol dengan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 66,11 dan rata-rata kelas eksperimen sebesar 80,42. Kemudian hasil uji independent sample t-test yang dilakukan untuk menguji hipotesis penelitian didapatkan bahwa nilai signifikansi (1-tailed) sebesar 0.001 yang berarti bahwa nilai sig.< 0.05, maka H0 ditolak dan H1 diterima dengan H0: kemampuan numerasi siswa yang menggunakan model problem based learning berbantuan video animasi tidak lebih baik dibandingkan siswa pada kelas yang menggunakan model ekspositori dan H1: Kemampuan numerasi siswa yang menggunakan model problem based learning berbantuan video animasi lebih baik dibandingkan siswa pada kelas yang menggunakan model ekspositori. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan numerasi siswa yang menggunakan model pembelajaran problem based learning lebih baik dibandingkan kemampuan numerasi siswa yang menggunakan model pembalajaran ekspositori
RESPON SISWA TERHADAP BAHAN AJAR ETNOMATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Harahap, Muhammad Syahril; Nasution, Febriani Hastini
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui respon siswa terhadap bahan ajar etnomatematika dengan pendekatan kontekstual unuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP Negeri  2 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus.Subjek dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 2 Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan dokumentasi. Instrument yang digunakan diantaranya 1) lembar angket angket repon siswa untuk melihat kepraktisan bahan ajar. Dilakukan uji coba produk dengan melihat respon penggunaan produk dan hasil tes siswa berdasarkan kemampuan komunikasi matematis. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kepraktisan bahan ajar dilihat dari hasil angket respon siswa denganmemperoleh rata-rata persentase 89,38% dengan kategori “Sangat Praktis” dan hasil persentase angket respon siswa menunjukkan bahwa mendapatkan respon positif sebanyak 86,2% yang artinya bahan ajar etnomatematika berhasil digunakan dengan baik karena telah memperoleh hasil lebih dari atau sama dengan 80%. 
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK BERDASARKAN TAHAPAN KASTOLAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PECAHAN MATERI ALJABAR KELAS VII DI SMPN 1 SUMBERPUCUNG Lidiawati, Artaning; Suastika, I Ketut; Farida, Nur
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal pecahan dalam materi aljabar menurut tahapan Kastolan. Hasil obervasi peserta didik pada kelas VII H dalam penilaian ujian tengah semester di mata pelajaran matematika menunjukkan peserta didik yang sudah mencapai KKM sebanyak 16% peserta didik dan yang belum mencapai KKM sebanyak 84%. Kesalahan yang dilakukan peserta didik terjadi saat mengerjakan soal harian maupun ulangan. Pengklasifikasian kesalahan peserta didik menggunakan tahapan kesalahan Kastolan ada 3 yaitu: kesalahan koseptual, kesalahan prosedural dan kesalahan teknikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dan analisis penelitian ini berupa tes menyelesaikan soal pecahan materi aljabar, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemilihan subjek dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu dengan metode pemilihan subjek secara sengaja untuk mendapatkan sampel 3 peserta didik kelas VIIH, dengan ketentuan kategori peserta didik berkemampuan tinggi, berkemampuan sedang dan berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan konseptual terdapat 13 kasus atau 26% dari keseluruhan, pada kesalahan prosedural ini terdapat 18 kasus atau 36% dari keseluruhan, pada kesalahan teknikal terdapat 19 kasus atau 38% dari keseluruhan. Kesalahan yang paling banyak dilakukan perseta didik adalah kesalahan teknikal yaitu 38%. Kesalahan konseptual karena tidak menuliskan metode, kesalahan prosedural karena tidak mengetahui langkah-langkah untuk menyelesaikan soal, kesalahan teknikal karena salah dalam operasi hitung dan kurang teliti maka masih banyak kesalahan berdasarkan tahapan Kastolan dalam menyelesaikan materi aljabar. Saran untuk lebih banyak mencari referensi atau sumber penelitian yang mendukung dalam penelitian.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA DITINJAU DARI SELF EFFICACY Sibarani, Sari Ayu; Fauzi, Kms Muhammad Amin; Sitompul, Pardomuan; Hasratuddin, Hasratuddin; Rajagukguk, Waminton
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek penelitian dialakukan dengan memberikan angket self efficacy kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Siborong-borong, selanjutnya pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan komunikasi matematik materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV) ini diberikan kepada 6 subjek serta tes wawancaraKomunikasi matematik sangat penting dalam menyelesaikan masalah dalam matematika. Namun, pencapaian komunikasi matematik pada siswa masih tergolong rendah. Hal ini berkaitan dengan self efficacy pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian kemampuan komunikasi matematik siswa ditinjau dari self efficacy yaitu subjek menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Berdasarkan hasil analisis hasil tes secara lisan dan tulisan dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis , ada subjek dengan self efficacy tinggi yaitu SET1 dapat memenuhi 4 indikator dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematis, sedangkan subjek SET2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, selanjutnya subjek sedang yaitu Subjek SES1 mampu memenuhi 3 indikator dan subjek SES2 hanya mampu memenuhi 2 indikator, serta subjek dengan self efficacy rendah yaitu SER1 dan SER2 tidak mampu memenuhi indikator apapun dari 4 indikator kemampuan komunikasi matematik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat self efficacy tidak selamanya berbanding lurus dengan kemampuan komunikasi matematika, tetapi self efficacy yang tinggi terhadap matematika akan mempengaruhi meningkatnya kemampuan komunikasi matematik siswa karena dapat membuat siswa memiliki sikap positif terhadap matematika dalam menyelesaikan permasalahan matematika.
PENGARUH PENERAPAN ICE BREAKING BERBASIS DIGITAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS X Nikmah, Nikmah; Dewi, Hefi Rusnita
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14616

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan ice breaking berbasis digital terhadap motivasi dan hasil belajar matematika kelas X. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan One group pre-post-test-design. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X di SMKS Ibnu Cholil Bangkalan yang berjumlah 21. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan lembar tes. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket motivasi belajar dengan 20 pernyataan dan tes yang berisi 20 soal pilihan ganda. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t. Hasil analisis data uji t motivasi belajar mendapatkan nilai signifikat 0,000<0,05  tolak dan  diterima yaitu ada pengaruh penerapan ice breaking berbasis digital terhadap motivasi  belajar matematika kelas X. Dan dibuktikan juga dari hasil perhitungan uji t nilai pretest dan posttest hasil belajar matematika kelas X yang mendapatkan nilai signifikat 0,000<0,05 yang berarti bahwa  ditolak dan  diterima artinya ada pengaruh penerapan ice breaking berbasis digital terhadap hasil belajar matematika kelas X. Dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan ice breaking berbasis digital terhadap motivasi dan hasil belajar matematika kelas X.