Equilibrium: Jurnal Pendidikan
Equilibrium: Jurnal Pendidikan dengan ISSN Cetak: 2339-2401 dan ISSN Online: 2477-0221 merupakan jurnal peer-review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan sosiologi, merupakan jurnal akses terbuka yang bertujuan untuk menyediakan forum untuk para peneliti, dosen, guru, praktisi, dan mahasiswa dari seluruh dunia . Sedangkan ruang publikasi keseimbangan jurnal adalah pada bidang pendidikan, sosial, budaya; isu-isu terkini yang bersifat kontekstual sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan tesis/tesis/disertasi/hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain. Jurnal Ekuilibrium Pendidikan telah bekerjasama dengan ASOSIASI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN Sosiologi dan Antropologi Indonesia (APPSANTI) . Jurnal ekuilibrium diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Muhammadiyah Makassar, terbit secara berkala tiga kali dalam setahun : januari, mei, september.
Articles
447 Documents
Transgender Dalam Persepsi Masyarakat
Jasruddin Jasruddin;
Jasmin Daud
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.067 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v3i1.509
Fenomena transgender dalam masyarakat mendapatkan berbagai macam reaksi. Kasus-kasus pun banyak bermunculan sehingga membutuhkan penanganan. Dalam penelitian ini memfokuskan pada persepsi masyarakat kota Makassar terhadap keberadaan transgender. Untuk menjawabnya peneliti menggunakan pendekatan secara agama dan sosiologi. Adapun jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey , yaitu dengan melakukan pendekatan langsung terhadap masyarakat kota Makassar sebagai sasaran melalui penyebaran angket/questioner kepada masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian, dipaparkan mengenai persepsi yang diberikan masyarakat Makassar tentang keberadaan transgender.Peneliti menemukan jawaban yang bervariasi dari responden mengenai persepsi tentang transgender secara subjektif.Dapat diketahui bahwa transgender adalah orang yang memiliki kelainan biologis misalnya terlahir dengan dua alat kelamin dan adapula yang disebabkan oleh beberapa faktor eksternal seperti adanya pengaruh lingkungan pergaulan. Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Transgender
Persepsi Masyarakat Terhadap Eksistensi Pak Ogah
Nursalam Nursalam;
Muhammad Akhir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.776 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.447
Penelitian ini merupakan penelitian sosial budaya.Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan cara penentuan sampel melalui teknik Purposive Samplingdengan memilih beberapa informan yang memiliki kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yakni yang mengetahui tentang aktifitas pak ogah di kota Makassar tersebut . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap keberadaan pak ogah di kota Makassar tersebut. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, tentang Persepsi Masyarakat terhadap Keberadaan Pak Ogah di Kota Makassar. Peneliti akan menganalisis data atau informasi yang dikumpulkan dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi yaitu dengan mengklasifikasikan data berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang telah ditentukan oleh peneliti kemudian membandingkan data atau informasi dari setiap sumber-sumber yang peneliti dapatkan dilapangan serta mencari hubungan antara data atau informasi yang diperoleh yang ada kaitannya dengan focus penelitian, dan terakhir penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap keberadaan pak ogah dalam setiap kalangan memiliki pandangan masing-masing, namun apabila kita mengutamakan keamanan dan kenyamanan di jalan maka sebaiknya polisi lalu lintaslah yang mengatur kendaraan tersebut karena ini merupakan tugas, tanggung jawab, serta wewenangnya, karena ia adalah lembaga resmi selain dari pada itu yang tidak memiliki wewenang di jalan bersifat ilegal seperti aktivitas pak ogah tersebut. Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Pak Ogah.
Sistem Sosial dan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Paham Towani Tolotang di Kabupaten Wajo
Kaharuddin, Kaharuddin
EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI Vol 5, No 1 (2017): KEARIFAN LOKAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (28.448 KB)
This study aims to explain the conception of public confidence in religious values towani towani tolotang in wajo district. The research method used is qualitative descriptive approach with data collection techniques, observation, interview and documentation. The result of my research shows that the religious conception of towani tolotang people as a believer or belief that believes in God is considered as a divine equivalent of God Almighty as the belief of Muslims who created the universe and its contents. this seuwae god is also deployed as a patotoe that determines the fate of man. Humans as social beings who always need interaction and socialization. Towani tolotang as a religious community has its own norm of social interaction, and the norms prevailing in their society are binding, with rules to adhere to.Keywords: Social System, Trust, Towani Tolotang
Pidana Mati Ditinjau Dari Prespektif Sosiologis dan Penegakan HAM
Auliah Andika Rukman
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (403.072 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i1.493
Pidana mati merupakan salah satu jenis pidana yang paling kontroversial di dunia, banyak pendapat yang mendukung dan juga menentang penerapan hukuman ini pihak yang mendukung pidana mati umumnya didasarkan pada alasan konvensional yaitu pidana mati sangat dibutuhkan guna menghilangkan orang-orang yang dianggap membahayakan kepentingan umum atau negara, dan dirasa tidak dapat diperbaiki lagi, sedangkan mereka yang menentang penerapan pidana mati ini lazimnya menjadikan alasan bahwa hukuman mati ini bertentangan dengan hak asasi manusia dan merupakan bentuk pidana yang tidak dapat lagi diperbaiki apabila setelah eksekusi dilakukan kemudian ditemukan kesalahan atas vonis yang dijatuhkan oleh hakim. Kata Kunci : Pidana, Mati, Penegakan HAM
Peran Orang Tua Terhadap Pengetahuan Seks Pada Anak Usia Dini
Sulfasyah Sulfasyah;
Muhammad Nawir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.288 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.504
Setiap orang tua harus berperan penting dalam mendidik anak tentang pendidikan seks kepada anak namun masih ada beberapa orang tua yang menganggap tabuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran orang tua terhadap pengetahuan seks pada anak usia dini, Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Informan ditentukan secara purposive sampling, berdasarkan karakteristik informan yang telah ditetapkan yaitu orang tua yang mempunyai anak Usia Dini. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis data melalui berbagai tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, waktu dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak tentang pendidikan seks anak usia dini agar anak dapat mengetahui fungsi-fungsi alat refroduksinya dan anak dapat menjaga diri jika berada diluar rumah dan anak dapat mewaspadai orang-orang yang berada disekitarnya baik itu orang yang tidak dikenalinya maupun orang yang dikenalinya. Adapun kendala orang tua dalam melakukan sosialisasi pendidikan seks kepada anak yaitu karena terlalu tingginya bahasa yang orang tua sampaikan kepada anak sehingga anak tidak dapat memahami apa yang dikatakan oleh orang tua, dan juga karena kurangnya perhatian anak kepada orang tua dalam menerima pengajaran pendidikan seks anak ini. Kata Kunci : Peran Orang Tua, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini.
Gerakan Sosial Masyarakat Peduli Lingkungan
Syaribulan Syaribulan;
Muhammad Akhir
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.274 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.289
Setiap individu atau kelompok memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup, tak terkecuali masyarakat Awangpone, masyarakat sudah sadar dengan kebersihan lingkungan yang sesuai motto Kabupaten Bone yaitu Green and Clean yang artinya hijau dan bersih.Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiGerakan Sosial Masyarakat Peduli Lingkungan Di Awangpone Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian sosial budaya (PSB) dengan tipe deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran tentang perubahan sosial ekonomi terhadap masyarakat. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini responden di pilih langsung oleh peneliti yang disebut sasaran penelitian yaitu 10 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gerakan sosial peduli lingkungan adalah salah satu cara masyarakat untuk menjaga kelestarian alam serta menyelamatkan ekosistem alam selain itu dengan terjaganya lingkungan masyarakat secara otomatis mempengaruhi kesehatan masyarakat untuk hidup sehat di Kecamatan Awangpone. Dan selain kelebihan tersebut masi juga terdapat kekurangan yang dimana masih ada masyarakat yang bermasa bodoh dan tidak peduli dengan lingkungannya, dan kurangnya kerjasama antara pemerintah desa dengan Kecamatan sehingga program tersebut tidak berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan. Kata Kunci : Gerakan Sosial, Masyarakat, Peduli Lingkungan.
Stratifikasi Sosial dalam Budaya A’matoang Masyarakat Turatea Kabupaten Jeneponto
Syarifuddin Syarifuddin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.584 KB)
This study aims to describe the culture of A'matoang and the form of social stratification in A'matoang Culture of Turatea people of Jeneponto Regency. Technique of taking informant which used in this research is Purposive sampling based on criterion which have been determined by researcher. Number of informants as many as 15 people aged 25-60 years. Data collection techniques used observation, interview, documentation and participatory methods. The result of the research shows that: (1) A'matoang culture is a series of marriage process, has meaning giving or giving in the form of goods such as clothes, sarong, songkok and veil to mother-in-law to the father-in-law of the men. (2) The form of social stratification in A'matoang cultures of society includes the large number and luxury of pa'matoang which means high social status, whether it is measured from the wealth possessed or from the nobility or karaeng lineage.
Fenomena Calo Liar
Syaribulan, Syaribulan;
Tola, St Fatimah
EQUILIBRIUM: JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI Vol 4, No 1 (2016): PENYIMPANGAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (28.448 KB)
Calo liar atau biasa dikenal dengan sebutan agen mobil merupakan sutau pekerjaan yang menawarankan jasa kepada penumpang untuk di carikan mobil angkutan yang bertujuan ke daerah yang diingan penumpang tersebut. Tujuan penelitian ini adalah (i) mengetahui faktor pendorong seseorang bekerja sebagai calo liar, khususnya para calo yang berada di terminal daya kota Makassar. (ii) Penelitian ini pula bertujuan untuk mengetahui dampak yang di hasilkan dengan adanya calo di Terminal Daya Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sasaran dalam penelitian seluruh calo yang berada di dalam dan di luar terminal, penumpang, petugas terminal dan sopir mobil. Adapun sampel yang dipilih sebanyak 4 orang calo, 4 orang petugas terminal, 3 orang penumpang dan 4 orang sopir mobil. Penarikan sampel dalam penelitian ini ditempuh dengan menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa factor kesulitan mendapatkan pekerjaan, factor urbanisasi, dan factor ekonomi menjadi dasar seseorang bekerja sebagai calo. dengan keberadaanya para calo di terminal daya kota makassar ini ternyata memberikan kerugian terhadap para penumpang, sopir mobil dan petugas terminal. Kata Kunci : Calo, Terminal, Penyimpangan Sosial.
Eksistensi Majelis Ta`lim Asyifah di Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar
Hidayah Quraisy;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.365 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v5i2.1165
Majelis Ta'lim is a non-formal Islamic educational institution that can give a considerable contribution in the formation of morals and personal Muslims in accordance with the guidance of Rasulullah SAW. This study aims to determine the factors causing no successor Assembly Ta'lim Asyifah In Pattalassang District Takalar regency, to know the process of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah In Pattallassang District Takalar District. The type of research used is descriptive qualitative research method by way of determining the sample through Purposive Sampling technique by selecting some informants who have criteria that have been determined by the researcher who knows about the Assembly Ta'lim Assyifah. This research is supported by data collection is done by observation, interview, documentation of the photo. The results showed that in general the factors causing the absence of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah were the lack of socialization about the activities of Majelis Ta'lim, the absence of other people's interest in joining Majelis Ta'lim Asyifah, the absence of spare time to follow the activities of Majelis Ta'lim Asyiah. The process of the creation of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah is to increase the socialization of the existence of Majelis Ta'lim's activities.Keywords: Majelis Ta'lim, Socialization, Society
Komersialisasi Pendidikan
Sulfasyah Sulfasyah;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.792 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.499
Pendidikan berpengaruh terhadap kehidupan suatu bangsa untuk masuk dan memperoleh dampak-dampak yang ditimbulkan arus globalisasi tersebut. Pendidikan di saat ini telah terjebak dalam arus kapitalisasi atau komersialisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) Mengetahui bentuk komersialisasi pendidikan (ii) Mengetahui dampak komersialisasi pendidikan terhadap anak putus sekolah di Kelurahan Pabiringa Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data malalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Bentuk Komersialisasi pendidikan yang terjadi yaitu (a) biaya pendidikan mahal, (b) banyaknya pungutan-pungutan lembaga pendidikan, (c) perdagangan di dunia pendidikan. 2) Dampak positif adanya komersialisasi pendidikan bagi masyarakat yaitu (a) beban pemerintah membiayai pendidikan semakin berkurang, (b) lembaga pendidikan semakin kompetitif sehingga meningkatkan fasilitas dan mutu pendidikan, (c) menambah keuntungan dan pemasukan kas lembaga pendidikan, sedangkan dampak negatifnya yaitu (a) pendidikan semakin mahal (b) pendidikan sebagai ladang bisnis, (c) gejala stigmatisasi dan diskriminasi antara kaya dan miskin, (d) rantai kemiskinan yang sulit diputuskan melalui pendidikan, (e) tercipta privatisasi pendidikan, (f) perubahan misi pendidikan dari budaya akademik menjadi budaya ekonomi.Kata Kunci : Penelitian Sosial Budaya,Komersialisasi Pendidikan,Pendidikan Mahal.