Articles
Komersialisasi Pendidikan
Sulfasyah Sulfasyah;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.792 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.499
Pendidikan berpengaruh terhadap kehidupan suatu bangsa untuk masuk dan memperoleh dampak-dampak yang ditimbulkan arus globalisasi tersebut. Pendidikan di saat ini telah terjebak dalam arus kapitalisasi atau komersialisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) Mengetahui bentuk komersialisasi pendidikan (ii) Mengetahui dampak komersialisasi pendidikan terhadap anak putus sekolah di Kelurahan Pabiringa Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data malalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan adalah secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Bentuk Komersialisasi pendidikan yang terjadi yaitu (a) biaya pendidikan mahal, (b) banyaknya pungutan-pungutan lembaga pendidikan, (c) perdagangan di dunia pendidikan. 2) Dampak positif adanya komersialisasi pendidikan bagi masyarakat yaitu (a) beban pemerintah membiayai pendidikan semakin berkurang, (b) lembaga pendidikan semakin kompetitif sehingga meningkatkan fasilitas dan mutu pendidikan, (c) menambah keuntungan dan pemasukan kas lembaga pendidikan, sedangkan dampak negatifnya yaitu (a) pendidikan semakin mahal (b) pendidikan sebagai ladang bisnis, (c) gejala stigmatisasi dan diskriminasi antara kaya dan miskin, (d) rantai kemiskinan yang sulit diputuskan melalui pendidikan, (e) tercipta privatisasi pendidikan, (f) perubahan misi pendidikan dari budaya akademik menjadi budaya ekonomi.Kata Kunci : Penelitian Sosial Budaya,Komersialisasi Pendidikan,Pendidikan Mahal.
Konstruksi Sosial Media Komunikasi Instagram Terhadap Pola Pikir Perilaku Mahasiswa Pendidikan Sosiologi
Nursalam Nursalam;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (323.149 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.505
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi seperti media massa khususnya media instagram yang menyebabkan terjadi perubahan secara cepat dimana-mana. Media massa khusunya media instagram sedikit demi sedikit membawa masuk mahasiswa pendidikan sosiologi. Tujuan penelitian untuk mengatahui bagaimana penggunaan media social instagram medorong perubahan pola pikir perilaku mahasiswa pendidikan sosiologi.untuk mencapai tujuan penelitian ini, maka penelitian menggunakan metode kualitatif dengan dasar penelitian studi kasus dan tipe penelitian deskriptif yaitu suatu model penelitian yang bertujuan untuk penelitian yang dilakukan secara intensif terperinci dan mendalam. Jenis penelitian ini adalah penelitian sosial budaya (PSB) dengan tipe deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran tentang pola pikir perilaku mahasiswa mengenai media Instagram tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan penentuan informan secara availability sampling atau biasa dikenal dengan aksidental yaitu teknik pengambilan informan secara kebetulan dan tidak menggunakan kriteria atau pertimbangan tertentu. Hasil penelitian ini adalah bahwa Instagram merupakan media yang memberi kemudahan cara berbagi secara online oleh fofto-foto, video dan juga layanan jejaring sosial yang dapat digunakan pengguna untuk menggambil dan membagi keteman mereka ataupun mejajahkan produk mereka melalui media Instagram tersebut.Kata Kunci : Pola Pikir, Perilaku Mahasiswa Pendidikan Sosiologi
Kohesi Sosial Sanro dan Guru dalam Memaksimalkan Fungsi Adat di Masyarakat Kabupaten Gowa
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.194 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v5i1.970
Sanitation social sanro and teachers in maximizing the function of adat to the community. Research Objective to analyze the relationship of sanro with teacher and various impacts. The type of research is descriptive qualitative with case study approach. Subjects in this study were sanro, teachers, community leaders and people among teenagers. The results of this study revealed that sanro social cohesion with teachers in maximizing the function of adat in the community of Gowa Regency, still preserving the culture or habit of hereditary every year is done as for the habit is kaddo minnya 'in the sense of preparing food at home daeng teacher (custom head), all the community participated in the procession of customary rituals performed after the prayer isya on Friday night when daeng teachers have implemented the ritual then all these foods are distributed to the community. Society assumes that this is a form of gratitude to the creator who has given reseki to his servant.Keywords: Social Cohesion, Customs, Culture
Pola Pemberdayaan Narapidana
Syaiful Saleh;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (313.534 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v3i2.449
Berdirinya lembaga pemasyarakatan berdasarkan pada tujuan yang jelas, yaitu untuk meningkatkan kualitas narapidana agar menyadari kesalahan yang telah diperbuatnya, sehingga kedepannya dapat memperbaiki diri serta tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan masyarakat. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif.Teknik penarikan informan menggunakan tiga metode pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi.Metode tersebut dilakukan untuk mendapatkan data berupa pola pemberdayaan dan dampak pemberdayaan terhadap narapidana, serta hasil produksi yang diperoleh.Wawancara dilakukan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam program pemberdayaan narapidana.Kesemua data yang diperoleh diuji validitasnya kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.Proses pemberdayaan yang dilakukan lebih mengedepankan pada pola dan metode langsung praktek tanpa menggunakan banyak teori. Artinya, pemberdayaan dilakukan sekaligus dengan membuat barang produksi untuk dipasarkan.Hal ini dianggap lebih mudah dipahami dan dipelajari oleh narapidana.Materi yang diberikan seputar pemberdayaan yang ada, medianya lebih banyak menggunakan alat serta bahan kerja.Partisipasi narapidana, baik keseriusan serta kedisiplinannya bisa dilihat dari keterlibatan mental, fisik, serta pikiran mereka dalam mengikuti pemberdayaan.Untuk hasilnya, berupa barang produksi yang dibuat, sesuai dengan jenis keterampilan yang dikuasai, berupa pesanan dari masyarakat maupun untuk memenuhi kebutuhan Lembaga Pemasyarakatan. Kata Kunci : Pemberdayaan, Keterampilan, Narapidana.
Implikasi Pendidikan Nonformal Pada Remaja
Sulfasyah Sulfasyah;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.805 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.506
Pendidikan adalah hal yang utama didalam kehidupan era skarang ini.pendidikan dapat diperoleh melalui jalur pendidikan formal, informal dan nonformal. Taman pendidikn al-quran merupakan lembaga pendidikan nonformal yang ikut serta dalam memajukan dan mencerdaskan anak bangsa terutama remaja,baik pendidikan moral maupun agama.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui i) Perilaku sosial remaja ditaman pendidikan al-quran ii) Pengaruh dan faktor penyebab perilaku sosial remaja dalam masyarakat.penelitian yang dilakukan merupakan penelitian sosial budaya metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan cara memilih beberapa informan yang telah ditentukan oleh peneliti. Penelitian ini menunjukkan bahwa taman pendidikan al-quran memiliki banyak pengaruh bagi remaja yaitu: i) remaja tidak hanya diajarkan membaca dan menulis al-quran tetapi dia juga diajarkan bagaimana berperilaku yang baik, sopan dalam berbicara serta menghargai orang yang lebih tua ii) adapun faktor penyebab perilaku sosial remaja yang ada di taman pendidikan al-quran adalah faktor internal (dari dalam diri remaja itu sendiri)seperti malas ikut mengaji serta kurangnya dorongan dan perhatian dari orang tua remaja,dan faktor eksternal (pengaruh dari luar atau lingkungan) yaitu adanya pengaruh dari teman sebayanya dan terkadang remaja bermasa bodoh dan malas pergi mengaji karena terpengaruh oleh teknologi yang semakin berkembang. maka dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja yang ikut di Taman Pendidikan Al-quran sangat dipengaruhi oleh dorongan orangtua dan didikan Kata Kunci: Taman Pendidikan Al-quran, Perilaku Sosial Remaja
Komunikasi Interpersonal Komunitas Waria
Rosleny Babo;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.943 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i1.486
Jenis penelitian kualitatif deskriptif, metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme yang di gunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah dengan tujuan untuk memahami suatu fenomena dalam konteks sosial dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara peneliti dengan fenomena yang diteliti. Hasil dari penelitian adalah komunitas waria di kabupaten banteng eksis dengan kegiatan atau pekerjaan yang mereka tekuni secara berkelompok. Komunitas waria daerah ini memiliki bentuk komunikasi interpersonal seperti kebiasaan-kebiasaan dalam berkelompok dan bahasa khusus atau simbol yang di gunakan dalam berkomunikasi yang tidak di pahami oleh banyak orang saat bertukar informasi. Pendidikan seks diperlukan, pada kalangan usia dini. Hal ini diperlukan karena untuk memberikan penjelasan dan pengarahan, agar dapat mengidentifikasi diri sesuai dengan jenis kelamin mereka untuk mencegah terjadinya transgender.Kata Kunci : Komunitas, Waria, Komunikasi, Interpersonal,
Eksistensi Majelis Ta`lim Asyifah di Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar
Hidayah Quraisy;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.365 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v5i2.1165
Majelis Ta'lim is a non-formal Islamic educational institution that can give a considerable contribution in the formation of morals and personal Muslims in accordance with the guidance of Rasulullah SAW. This study aims to determine the factors causing no successor Assembly Ta'lim Asyifah In Pattalassang District Takalar regency, to know the process of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah In Pattallassang District Takalar District. The type of research used is descriptive qualitative research method by way of determining the sample through Purposive Sampling technique by selecting some informants who have criteria that have been determined by the researcher who knows about the Assembly Ta'lim Assyifah. This research is supported by data collection is done by observation, interview, documentation of the photo. The results showed that in general the factors causing the absence of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah were the lack of socialization about the activities of Majelis Ta'lim, the absence of other people's interest in joining Majelis Ta'lim Asyifah, the absence of spare time to follow the activities of Majelis Ta'lim Asyiah. The process of the creation of the successor of Majelis Ta'lim Asyifah is to increase the socialization of the existence of Majelis Ta'lim's activities.Keywords: Majelis Ta'lim, Socialization, Society
Dampak Sosial Terhadap Rencana Pembangunan Perumahan Regional di Kawasan Pangi Desa Latali Kecamatan Pakue Tengah Kabupaten Kolaka Utara
Eri Pranata;
Muhlis Madani;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (302.108 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v7i2.2635
Kehidupan masyarakat yang terus mengalami perubahan, dimana mata pencahariannyapun mengalami perubahan. Setuasi ini tidak terlepas dari pembangunan perumahan yang mengakibatkan terjadi penggunaan lahan pertanian yang merupakan sumber penghidupan masyarakat sekitar. Lokasi pembangunan perumahan berdekatan dengan pemukiman perkampungan akan menimbulkan berbagai dampak sosial baik positif maupun negatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana dampak sosial pembangunan perumahan regional di kawasan pangi terhadap masyarakat sekitar, mengetahui bagaimana dampak sosial pembangunan perumahan dengan masyarakat sekitar perumahan. Jumlah informan penelitian sebanyak 7 orang ditentukan secara purposive sampling. Kriteria informan yaitu informan kunci dan biasa dengan masyarakat yang telah menjual lahannya, warga masyarakat perumahan yang telah tinggal minimal 5 tahun, aparat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dan dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan lahan pertanian yang terjadi karena adanya pembangunan perumahan menyebabkan terjadinya perubahan pola kehidupan masyarakat mengakibatkan berbagai dampak sosial di kalangan masyarakat, dimana masyarakat dengan skill dan pendidikan yang tidak memadai mengharuskan mereka hanya bekerja sebagai buruh bangunan, penjual sayur, penjual ikan dan bekerja sebagai penyiram taman di perumahan dengan pendapatan yang tidak menentu membuatnya semakin kesulitan dalam mengatur kebutuhan keluarganya dan adapun masyarakat yang menjual lahannya kembali membeli lahan ditempat lain. Hubungan sosial yang ditimbulkan dengan keberadaan kompleks perumahan yang mempunyai latar belakang pekerjaan dan pendidikan yang baik di lingkungan pemukiman perkampungan menimbulkan dampak positif, semakin luasnya pergaulan, wawasan, gaya hidup lebih bersih dan adanya keinginan melanjutkan pendidikan lebih tinggi untuk mendapatkan pekerjaan kesektor formal. Adapun dampak negatifnya pertentangan pendapat atau gesekan-gesekan karena kesala pahaman hal itu senantiasa menimbulkan gejala adanya batas budaya sehingga potensi timbulnya kecemburuan dan konflik sosial.
Kemiskinan dan Putus Sekolah
Hidayah Quraisy;
Jamaluddin Arifin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): EQUILIBRIUM JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.379 KB)
|
DOI: 10.26618/equilibrium.v4i2.498
Masalah utama dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan putus sekolah pada anak petani di Desa Kampung Beru Kabupaten Takalar dan bagaimana bentuk peran sosial anak putus sekolah dalam membantu ekonomi keluarga. Penelitian bertujuan mengetahui faktor- faktor penyebab putus sekolah pada anak petani dan bentuk peran sosial anak putus sekolah dalam membantu ekonomi keluarga. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriftif, melalui pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor yang menyebabkan anak petani di Desa Kampung Beru putus sekolah karena tidak mampu membiayai anaknya, ada juga anak yang memang tidak mau sekolah, kurangnya perhatian orang tua, hal demikian terjadi karena penghasilan yang tidak menentu. (2) Peranan anak dalam membantu ekonomi keluarga di Desa Kampung Beru Kabupaten Takalar dapat dilihat dari keberadaan anak dalam keluarga, peranan anak sangat berpengaruh, sebab tingkat pendapatan keluarga ada perubahan jika dibandingkan dari sebelumnya, karena sebelum anak bekerja pendapatan keluarga sangat minim. Maka dari itu pula anak putus sekolah karena faktor ekonomi rendah dan tidak ada biaya, sehingga anak memutuskan putus sekolah dan punya inisiatif untuk membantu orang tua dan mencari kerja. Dalam hal ini membantu dan menutupi kekurangan ekonomi keluarga menunjukkan kondisi keluarga petani rata-rata serba kekurangan dengan melihat penghasilan yang didapatnya sehingga membutuhkan peran anak.Kata Kunci : Kemiskian, Putus Sekolah, Anak petani.
Pendampingan Pemanfaatan Tanaman Toga terhadap Pencegahan Covid-19 pada Masyarakat Kel. Jagong Kab. Pangkajene
Sam'un Mukramin;
Andi Sukri Syamsuri;
Jamaluddin Arifin;
Sarifa Syahran;
Afifah Huwaidah;
Yuliana Yuliana;
Nur Azizah;
Ratna Eka Andriani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jkpm.v6i3.8818
ABSTRAK Covid-19 sangat memprihatinkan, diperlukan suatu gagasan berupa aksi dalam meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyadari pentingnya menjaga kesehatan dalam melawan Covid-19 dan memberikan informasi tentang manfaat semua tumbuhan bermanfaat itu jika tertelan, dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah terjadinya Covid-19. Berdasarkan isu-isu tersebut, penulis melakukan karya-karya untuk kepentingan umum. Tujuan kami melakukan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dengan mengikuti prosedur yang dianjurkan pemerintah dan mengedukasi masyarakat tentang tanaman obatyang dapat digunakan untuk meningkatkan imunitas tubuh dalam konteks pandemi Covid-19. Kegiatan mengikuti modalitas sosialisasi Covid-19, dimana kegiatan sosialisasi dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Akibat dari kegiatan sosialisasi tersebut, sebagian masyarakat yang hadir memahami materi yang disampaikan, dan sebagian lagi tidak memahami materi yang disampaikan. Kata Kunci: Tanaman, Obat Keluarga, Covid-19 ABSTRACT Covid-19 is very concerning, an idea is needed in the form of action in increasing socialization to the public to realize the importance of maintaining health in the fight against Covid-19 and providing information about the benefits of all these beneficial plants, if ingested, can increase the body's immunity to prevent Covid-19. Based on these issues, the author performs works for the public interest. Our goal in doing this is to increase public awareness of the importance of maintaining health by following procedures recommended by the government and educating the public about medicinal plants that can be used to increase body immunity in the context of the Covid-19 pandemic. The activity follows the Covid-19 socialization modality, where the outreach activities are carried out in accordance with the health protocol recommended by the government. As a result of these socialization activities, some of the people who attended understood the material presented, and some did not understand the material presented. Keywords: Plants, Family Medicine, Covid-19