cover
Contact Name
Nurhadi Hamka
Contact Email
nurhadihamka@unkhair.ac.id
Phone
+628114492677
Journal Mail Official
tekstual@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Jusuf Abdul Rahman, Kelurahan Gambesi, Kampus II Universitas Khairun Tenrnate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Tekstual
Published by Universitas Khairun
ISSN : 16931041     EISSN : 26860392     DOI : https://doi.org/10.33387
Tekstual - an open access and peer-reviewed journal published biannually (mid year and year end) by Faculty of Cultural Sciences, Universitas Khairun - is a journal on Interdisciplinary Studies in Humanities: Linguistics, Literature, Language Teaching, Language Assessment, Language Policy and Politics, Language and Health, Translation, Culture, and Tourism.
Articles 113 Documents
Pariwisata Inklusif Ramah Disabilitas: Studi Kasus Kota Ternate Halida Nuria; Noor Fahmi Pramuji; Anastazia Niatri Wattimena
Tekstual Vol 24 No 1 (2026): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.12493

Abstract

Pariwisata inklusif merupakan mandat global untuk menjamin kesetaraan akses, namun implementasinya di destinasi berkembang seringkali menghadapi tantangan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pariwisata ramah disabilitas di Kota Ternate, Indonesia, sebuah kota dengan warisan sejarah yang kaya namun berada di luar jalur pariwisata utama. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci (pemerintah, pengelola wisata, dan organisasi penyandang disabilitas) serta kuesioner terstruktur kepada penyandang disabilitas. Hasil penelitian mengungkapkan kondisi tingkat penerimaan dan keramahan sosial yang sangat tinggi terhadap penyandang disabilitas kontras secara tajam dengan eksklusi struktural yang rendah. Ini diakibatkan minimnya aksesibilitas fisik, ketiadaan transportasi inklusif, dan kesenjangan informasi. Meskipun penyandang disabilitas merasa aman dan diterima, partisipasinya secara mandiri dan bermartabat terhambat oleh lingkungan binaan yang tidak akomodatif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengusulkan "paradoks inklusivitas" sebagai kerangka analitis baru untuk memahami dinamika pariwisata aksesibel pada konteks serupa. Secara aplikatif, temuan ini menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi pemerintah kota untuk menjembatani kesenjangan antara modal sosial dan kesiapan infrastruktur.
Makna Budaya dalam Tradisi Posuo (Turun Jujaru) pada Masyarakat Buton di Desa Gandasuli: Kajian Antropolinguistik Ikmal Muhammad; Nursastri Nurdin
Tekstual Vol 24 No 1 (2026): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.12494

Abstract

Tradisi Posuo atau Turun Jujaru merupakan salah satu upacara adat masyarakat Buton yang menandai peralihan status perempuan dari masa remaja menuju kedewasaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna budaya yang terkandung dalam proses dan atribut upacara Posuo pada masyarakat Buton di Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Posuo menggunakan sebelas atribut dan bahan utama, yaitu lulur kunyit dan beras, pencukuran alis, parang, kapak, telur, kelapa, jagung, pinang, enam bentuk ketupat, serta daun laka atau hena. Atribut dan bahan tersebut mengandung makna budaya yang berkaitan dengan kecantikan, kesucian, perlindungan, keharmonisan rumah tangga, keseimbangan religius-kosmologis, jodoh, dan masa depan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa Posuo tidak hanya berfungsi sebagai upacara adat, tetapi juga sebagai sistem simbol budaya yang merepresentasikan nilai sosial, spiritual, dan identitas masyarakat Buton di Desa Gandasuli.
Penerapan Metode Talaqqi dan Al-Qasimi dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Subulussalam Yaminas Noling Nurul Ilmah; Magfirah Magfirah; Muzakkir Muzakkir; Fatmawati Fatmawati; Nur Asriana Ningsih
Tekstual Vol 24 No 1 (2026): Tekstual: Humaniora
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tekstual.12467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode talaqqi dan Al-Qasimi dalam pembelajaran bahasa Arab serta hambatan yang dihadapi guru di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Subulussalam Yaminas Noling Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas satu guru bahasa Arab, satu musyrifah, dan lima santri. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode talaqqi diterapkan melalui kegiatan mendengar, menirukan, dan koreksi langsung, sedangkan metode Al-Qasimi diterapkan melalui pengulangan dan hafalan. Kedua metode sesuai dengan karakteristik santri tahfiz, tetapi masih menghadapi hambatan berupa kelas heterogen, keterbatasan waktu, kesulitan pelafalan, dan hafalan mufradāt.

Page 12 of 12 | Total Record : 113