cover
Contact Name
Wilda Syam Tonra
Contact Email
wildaunkhair@gmail.com
Phone
+6285146375650
Journal Mail Official
wildaunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bandara Sultan Baabullah, Kelurahan Akehuda Kampus 1 Universitas Khairun, Kota Ternate Utara, Maluku Utara-Indonesia
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Delta-Pi : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : 2089855X     EISSN : 25412906     DOI : 10.33387/dpi
Core Subject : Science, Education,
Delta pi jurnal adalah jurnal yang memuat hasil penelitian pendidikan matematika dan matematika yang dipublikasi sebanyak 2 kali dalam setahun di bulan April dan Oktober di Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Khairun.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020)" : 20 Documents clear
Eksplorasi Etnomatematika pada Ukiran Toraja Jainuddin, Jainuddin; Steven Silalong, Elia; Syamsuddin, Agustan
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2273

Abstract

Penelitianinimengkajikonsep-konsepgeometriukiranToraja yang terdapat padabangunanadatTorajayaitu lumbung. Penelitianinimerupakanpenelitiankualitatifdenganpendekatanetnografi, dimanateknikdalampengumpulan data akandilakukandengancaraobservasi, wawancara, catatanlapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan, ukiran yang terdapat pada lumbung mempunyainilaiseni yang tinggi yang memuatkonsepgeometri. Konsepgeometriyang terdapat pada ukiranlumbung (alang)diantaranyaadalah garis sejajar, garis lengkung,segitiga, persegi, persegipanjang,belah ketupatlingkaran, sudut, dan simetrilipat. Motif ukiranTorajaterinspirasidariceritarakyat, binatang yang disakralkan, benda di langit, peralatanrumahtangga,bendaberharga, dan tumbuh-tumbuhanyang tertuangdalamkonsepgeometriinimemiliki arti dan maknafilosofimasing-masing berupapesan dan nasehatberdasarkanfalsafahpandanganhidup orang Toraja. Uniknya, arti dan maknasetiap motif ukiransesuaidenganajarankepercayaananimismetua (aluktodolo) yang dianut oleh nenekmoyangmasyarakatTorajayang bersumberdariduaajaranutama,yaitu: (1) ajarantertua yang menyebarsecaraluas di Toraja (aluksandapitunna)yang bersumberdariajaran agama (sukaranaluk) yang meliputialuk(upacara),pemali (larangan), sangka’ (kebenaranumum), dan salunna (kejadiansesuaialurnya). (2) aluksandasaratu’ yang hanyaberkembang di daerahtallulembangna. Kata Kunci :Kebudayaan, Etnomatematika, Ukiran, KonsepGeometri
Pengembangan eksplorasi MAR (Matematika Augmented Reality) dengan penguatan karakter pada materi bangun ruang sekolah dasar Rachmawati, Rachmawati; Wijayanti, Rina; Putri Anugraini, Asri
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2315

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Produk pengembangan yang dihasilkan berupa  lembar kerja siswa untuk mata pelajaran matematika dengan penguatan karakter yang berbantuan media Augmented Reality yaitu aplikasi Assemblr. Prosedur pengembangan mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develope dan Disseminate). Pada tahap Define, peneliti melakukan observasi pembelajaran kepada guru dan siswa. Tahap design, peneliti merancangan lembar kerja siswa yang disebut Eksplorasi MAR (Matematika Augmented Reality). Selanjutnya, tahap development ini peneliti melakukan tahap validasi dan ujicoba produk kepada siswa dan guru dan pemberian angket respon siswa.. Tahap disseminate, peneliti membentuk classroom melalui aplikasi Assemblr  untuk menyebarluaskan produk Eksplorasi MAR                                                                 Kata kunci : Pengembangan Media; Augmented Reality, Bangun Ruang
Pointing Gesture dan Tuturan Guru pada Pola Inisiasi Respon Feedback dalam Pembelajaran Matematika Ruhama, Mustafa A. H.; Tamrin Bakar, Marwia
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2286

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pointing gesture dan tuturan guru pada pola inisiasi, respon, dan feedback dalam pembelajaran matematika.Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus.Pada penelitian ini, studi kasus diarahkan padapointing gesture dan tuturan guru di SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 7 Kota Ternate. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru matematika  SMP yang berkualifikasi S1 Pendidikan Matematika yang terdiri dari 1 guru SMP Negeri 2 dan 1 guru  SMP Negeri 7 Kota Ternate. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah merekam pembelajaran menggunakan handycam dan handphone android, observasi/pengamatan menggunakan lembar observasi dan alat rekam serta wawancara kepada guru berbasis rekaman video dan lembar observasi.Analisis data yang digunakan adalah transkripsi wawancara, rekaman video dan observasi tentang pointing gesturedan tuturan guru, membaca keseluruhan data dengan cara menuliskan catatan-catatan khusus atau gagasan-gagasan umum tentang pointing gesture dan tuturan guru,penyajian data dalam narasi, serta menginterpretasikan atau memaknai data tentang pointing gesture dan tuturan guru pada pola inisiasi, respon, dan feedback. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahap inisiasi, guru menggunakan pointing gesture di papan tulis dengan jari tangan  dan tuturan direktif, yaitu mengajukan pertanyaan untuk memperoleh jawaban atau respon siswa dan memfokuskan perhatian siswa. Pada tahap respon, siswa merespon secara verbal pertanyaan guru. Respon verbal ini terjadi karena siswa langsung merespon secara cepat pertanyaan guru dan siswa sudah memahami materi yang ditanyakan guru. Pada tahap feedback, guru menggunakan pointing gesture di papan tulis dengan jari tangan  dan tuturan asertif, yaitu membenarkan atau menegaskan jawaban atau respon verbal siswa untuk  memfokuskan perhatian siswa dan memudahkan siswa memahami materi.  Kata kunci:Pointing gesture, tuturan, inisiasi, respon, dan feedback 
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan ICT dalam Peningkatan Kemampuan Komunikasi Statistis Siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate pada Materi Statistika Karman La Nani; Idrus Alhaddad
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2297

Abstract

Dasar masalah penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan komunikasi statistis (KKS), sehingga tujuannya  untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis proyek berbantuan  (PBP berbantuan ICT) dalam peningkatan KKS siswa SMP. Jenis penelitian quasi eksperimen ini menggunakan desain kelompok kontrol pretes-postes dan menjadikan 39 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Ternate sebagai sampel  yang diambil secara purposive sampling dari 224 siswa. Variabel penelitian adalah pembelajaran berbasis proyek berbantuan ICT sebagai variabel bebas dan kemampuan komunikasi statistis siswa sebagai efek PBP Berbantuan ICT sebagai variabel tak bebas. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan komunikasi statistis dan pedoman observasi. Efektivitas PBP berbantuan ICT diukur berdasarkan: (1) ketuntasan KKS siswa, (2) pencapaian dan peningkatan KKS siswa kelas eskperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelas kontrol, (3) aktivitas siswa selama proses pembelajaran mencapai kategori baik, dan (4) aktivitas guru dalam mengelolah pembelajaran dalam  kategori baik.  PBP berbantuan ICT dikatakan efektif apabila paling sedikit tiga dari empat dasar  tersebut terpenuhi dengan syarat aspek ketuntasan terpenuhi (efektif). Data primer kemampuan komunikasi statistis siswa dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif, meliputi: pencapaian,  peningkatan  dan ketuntasan KKS, aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan aktivitas guru dalam mengelolah pembelajaran. Analisis inferensial menggunakan statistik uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBP berbantuan ICT efektif dalam meningkatkan KKS siswa karena memenuhi keempat aspek efektivitas, yaitu: (1) pencapaian dan peningkatan KKS mahasiswa yang memperoleh PBP berbantuan ICT secara signifikan lebih tinggi daripada yang memperoleh pembelajaran konvensional, (2) aktivitas mahasiswa tergolong sangat baik, dan (3) aktivitas guru dalam mengelolah PBP berbantuan ICT tergolong baik. Selanjutnya, komunikasi statistis siswa secara klasikal yang dihasilkan PBP berbantuan ICT sebesar 84,62% dari 29 mahasiswa yang mencapai kompetensi individu lebih dari sama dengan 65%.  Kata Kunci: Komunikasi statistis, Kemampuan Komunikasi Statistis, Pembelajaran Berbasis Proyek Berbantuan ICT, Materi Statistika. 
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Means Ends Analysis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kristiawati Kristiawati; Ikrima Ikrima
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan model pembelajaran Means Ends Analiysis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah Pre Experimental Desain dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Pesantren Guppi Samata. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII.b. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar keterlaksanaan pembelajaran dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diberikan perlakuan (posttest)  lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum diberikan perlakuan (pretest).  Hal ini dapat dilihat dari hasil posttest siswa sebesar 77,50 yang berada pada kategori tinggi. Dan  hasil pretest  siswa sebesar 39,68 yang berada pada kategori sangat rendah. Demikian pula hasil analisis secara inferensial menggunakan uji t satu sampel terhadap data pretest dan posttest, diperoleh hasil bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diberikan perlakuan (posttest) lebih tinggi dibanding siswa yang diajar sebelum diberikan perlakuan (pretest). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Means Ends Analiysis berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas VII SMP Pesantren Guppi Samata Kabupaten Gowa.   
Pengembangan Alat Peraga Papan Al-Sintacs Materi Trigonometri Siswa Kelas X MA DDI Galesong Baru Muhammad Rizal Usman
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2314

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan alat peraga PAPAN AL-SINTACS pada materi trigonometri kelas X. Bertujuan untuk mengembangkan alat peraga matematika materi trigonometri yang valid, praktis, dan efektif.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research & Development atau penelitian dan pengembangan dengan mengacu pada model ADDIE yaitu analysis, desain, development, implementation, dan evaluation yang disarankan oleh Steven J McGriff. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas X MA DDI Galesong Baru Kota Makassar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran, lembar aktivitas siswa, lembar angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar.Berdasarkan hasil ujicoba yang dilakukan, diperoleh bahwa (1) hasil validasi alat peraga oleh validator media sebesar 3,7 berada pada kategori sangat valid dengan interval , (2) Praktis diperoleh berdasarkan respons guru dalam kategori positif yakni 89,5% dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran diperoleh rata-rata 3,6berada pada kategori sangat baik dengan interval ,(3) Efektif berdasarkan respons siswa terhadap alat peraga dengan persentase sebesar 91%, aktivitas siswa  dalam kategori sangat baik yakni 83%dengan interval persentase , dan tes hasil belajar berada dalam kategori tinggi dengan persentase ketuntasan belajar keseluruhan siswa sebesar 83,3%. Dapat disimpulkan bahwa pada tahap uji coba yang dilaksanakan, alat peraga PAPAN AL-SINTACS materi trigonometri siswa kelas X MA DDI Galesong Baru Kota Makassar telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.
Analisis kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi aritmatika sosial berdasarkan prosedur Newman Wike Pratiwi Vitaloka; Mhmd Habibi; Rahmi Putri; Aan Putra
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2294

Abstract

Pemecahan masalah merupakan suatu rangkain proses tertentu yang dilakukan siswa dalam menghadapi situasi yang direpresentasikan ke dalam pertanyaan. Permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang terkait dengan matematika biasanya dituangkan dalam soal cerita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita materi Aritmetika Sosial berdasarkan prosedur Newman. Penelitian yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan soal tes dan wawancara terhadap siswa MTsS Nurul Haq Semurup. Berdasarkan hasil tes, 17 dari 23 siswa telah memahami soal dengan baik dan mengerti istilah, kata-kata, kalimat dan simbol dalam masalah melalui ketepatan mengartikan kedalam bahasa. Selain itu 73.91% siswa menguasai tahapan membaca masalah, memahami masalah dan transformasi masalah. Namun hanya 17.39% siswa yang menguasai keterampilan proses/prosedur dan penulisan jawaban.
Pengaruh Model Pembelajaran terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika (Studi Kasus Siswa SMP Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan) La Yusran La Kalamu; Soleman Talib
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2298

Abstract

Permasalahan yang ada di SMP Negeri 5 Kota Tidore Kepulauan:  1) siswa kurang terlibat secara aktif pada kegiatan pembelajaran matematika di kelas. 2) sebagian besar siswa kurang peduli pada kegiatan pembelajaran matematika sedang berlangsung, 3) siswa kesulitan menganalisis informasi yang ada, cenderung menerima apa adanya informasi yang disampaikan maupun yang tertulis di buku, dan pasif mengajukan pertanyaan-pertanyaan maupun menjawab pertanyaan dari permasalahan yang diajukan guru, 4) Sebagian besar siswa menyelesaikan soal uraian tidak membuat penyelesaian dengan baik, ada yang mengerjakan soal tanpa sistemetika yang jelas, kurang memahami soal. Kondisi demikian sangat berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dalam belajar matematika yang berakibat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa rendah. Dengan demikian perlu adanya pembelajaran yang mengkondisikan siswa aktif dalam belajar matematika. Salah satu model pembelajaran yang dimaksud adalah model pembelajaran penemuan terbimbing. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa kelas VIII SMP Negeri Kota Tidore Kepulauan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran penemuan terbimbing danmodel pembelajaran langsung.Pengambilan sampel dengan tehnik klusterrandom sampling dengan tujuan untuk menentukan kelas yang akan diterapkan model pembelajaran penemuan terbimbing dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan  desain tipe Posttest Only Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkan model pembelajaran penemuan terbimbing  dengan model pembelajaran langsung.
Pengembangan Soal HOTS pada Materi Aljabar Nok Izatul Yazidah; Dian Fitri Argarini; Yunis Sulistyorini
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2253

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengahasilkan soal HOTS yang valid dan efektif  pada materi aljabar. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan 4D. Model pengembangan 4D ini terdiri dari empat tahap, yaitu define, design, develop dan yang terakhir adalah disseminate, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap develop. Hasil dari validasi para ahli materi ini menyatakan bahwa soal HOTS ini valid dengan rata-rata nilai 3,39. Berdasarkan  hasil ujicoba pertama dengan menggunakan penyebaran angket yang menyatakan bahwa menurut para siswa memang perlu adanya soal HOTS dalam pembelajaran matematika. ujicoba kedua ini adalah ujicoba soal, yang mana pada ujicoba ini memang karena siswa belum terbiasa dengan soal HOTS ini siswa masih banyak yang tidak bisa menyelesaikankannya namu mereka sudah mampu memahami maksud dari soal tersebut. Dari hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan soal HOTS adala valid dan efektif untuk digunakan pada pembelajaran matematika.
Analisis Kemampuan Matematis dalam Menyelesaikan Soal PISA (Programme For International Student Assessment) pada Konten Kuantitas Erni Ekafitria Bahar; Ahmad Syamsuadi; Abdul Gaffar; Andi Alim Syahri
Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/dpi.v9i2.2327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan matematis dalam menyelesaikan soal PISA pada konten kuantitas pada siswa kelas X SMAN 11 Pinrang yang berkemampuan tinggi dan sedang. Data yang diperoleh tentang data kemampuan matematis siswa yaitu kemampuan penalaran matematis, kemampuan representasi matematis, dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes, dan wawancara. Soal yang digunakan dalam tes mengukur kemampuan matematis adalah soal-soal yang diadaptasi dari PISA yang berjumlah 3 soal. Wawancara bertujuan untuk mengetahui kemampuan matematis siswa dalam menyelesaikan soal PISA pada konten kuantitas. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kemampuan matematis subjek tinggi yaitu: (a) kemampuan penalaran matematis subjek tinggi sangat baik karenaa subjek mampu memperkirakan jawaban atau solusi dan melakukan perhitungan yang tepat, (b) kemampuan representasi matematis subjek tinggi cukup baik karena subjek mampu merepresentasikan masalah matematis yang diberikan, (c) kemampuan pemecahan masalah matemais subjek tinggi sangat baik karena subjek mampu memahami soal dengan mengidentifikasi unsur yang diketahui dan yang ditanyakan dalam soal, mampu merencanakan penyelesaian dan menyelesaikan masalah, serta mampu melakukan pemeriksaan kembali sehingga subjek sangat yakin jawaban yang diberikan sudah benar; dan 2) kemampuan matematis subjek sedang yaitu: (a) Kemampuan penalaran matematis subjek sedang sangat baik karena mampu memperkirakan jawaban atau solusi dari masalah matematis dan mampu menerapkan rumus tertentu serta melakukan perhitungan berdasarkan rumus tersebut dengan tepat, (b) Kemampuan representasi matematis subjek sedang kurang baik karena belum mampu merepresentasikan soal tersebut, (c) Kemampuan pemecahan masalah matematis Subjek Sedang sangat baik karena mampu memahami soal dengan menyebutkan unsur-unsur yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, mampu membuat rencana penyelesaian dan menyelesaikannya, serta mampu melakukan pemeriksaan kembali

Page 2 of 2 | Total Record : 20