cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol. 14 no. 2 (2026)" : 5 Documents clear
Penerapan Discovery Learning Terintegrasi Teaching at the Right Level (TaRL) Berbantuan E-LKPD pada Pembelajaran Statistika untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Arif Fikri Hermawan; Lady Agustina; Niswati Amin
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan kesiapan belajar dan rendahnya motivasi siswa menjadi tantangan dalam pembelajaran statistika serta berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan Discovery Learning terintegrasi Teaching at the Right Level (TaRL) berbantuan E-LKPD. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 14 siswa kelas X SMA Muhammadiyah 01 Rambipuji pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar meningkat dari 47% pada pra-siklus menjadi 70% pada siklus I dan 86% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar meningkat dari 54,76 menjadi 72,02 dan 84,52. Persentase ketuntasan belajar juga menunjukkan peningkatan pada setiap siklus. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa integrasi Discovery Learning, TaRL, dan E-LKPD mendukung pembelajaran yang lebih aktif serta memungkinkan pemberian pendampingan sesuai tingkat kemampuan siswa. Dengan demikian, penerapan pembelajaran tersebut menunjukkan peningkatan motivasi dan hasil belajar statistika dalam konteks kelas yang diteliti.
Integrasi STEM-Problem Based Learning Berbantuan Articulate Storyline dalam Pembelajaran Mendalam IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Halimatus Sadiah; Yuni Arfiani; Isrotun Ngesti Utami
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran IPA, tetapi pengembangannya memerlukan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan kemampuan berpikir kritis siswa setelah mengikuti pembelajaran mendalam IPA melalui integrasi STEM-Problem Based Learning (STEM-PBL) berbantuan Articulate Storyline. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 33 siswa kelas VII SMP yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis berupa 20 soal pilihan ganda yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Data dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon Signed-Rank, dan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 57,73 pada pretest menjadi 77,27 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan Z = −4,713 dan p < 0,001, dengan 29 siswa mengalami peningkatan dan empat siswa memperoleh skor tetap. Nilai N-Gain sebesar 41,6% termasuk kategori sedang. Capaian posttest pada indikator menganalisis (C4) sebesar 80,81% dan mengevaluasi (C5) sebesar 75,76%. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa meningkat setelah mengikuti pembelajaran mendalam IPA melalui integrasi STEM-PBL berbantuan Articulate Storyline. Penelitian dengan kelompok kontrol diperlukan untuk memperkuat bukti mengenai efektivitas intervensi.
Penggunaan Metode Peer Tutoring dengan Strategi Refleksi Metakognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Metakognitif dan Adversity Quotient (AQ) Siswa Ika Yulia Pratiwi; Christine Wulandari Suryaningrum; Tirtaprimasyah Hadiputra Subnafeu
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan metakognitif dan Adversity Quotient (AQ) berperan penting dalam membantu siswa mengelola proses berpikir dan mempertahankan usaha ketika menghadapi kesulitan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan metakognitif, AQ, dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode peer tutoring yang dipadukan dengan strategi refleksi metakognitif. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus pada 36 siswa kelas X-11 SMAN 2 Jember. Data dikumpulkan melalui angket kemampuan metakognitif, angket AQ, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta observasi aktivitas guru dan siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan metakognitif meningkat dari 64,36 pada pra-siklus menjadi 64,55 pada siklus I dan 65,44 pada siklus II. Rata-rata skor AQ meningkat dari 39,30 menjadi 40,69 dan 40,80. Rata-rata nilai LKPD meningkat dari 77,61 pada siklus I menjadi 82,05 pada siklus II, disertai peningkatan ketuntasan belajar dari 56% menjadi 81%. Hasil observasi juga menunjukkan perkembangan aktivitas pembelajaran serta kemampuan siswa dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses penyelesaian masalah. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan peer tutoring yang dipadukan dengan refleksi metakognitif di kelas yang diteliti disertai peningkatan kemampuan metakognitif, AQ, dan hasil belajar siswa, meskipun perubahan skor metakognitif dan AQ relatif kecil.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa melalui Problem Based Learning Berbasis Deep Learning Wira Efriana Y.M; Wahyuni Suryaningtyas; Febriana Kristanti; Achmad Hidayatullah
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v14i2.25784

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran matematika, tetapi pengembangannya masih memerlukan pembelajaran yang mendorong keterlibatan aktif dan pemahaman mendalam siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa setelah penerapan Problem Based Learning (PBL) berbasis Deep Learning. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest. Sampel terdiri atas 20 siswa kelas X SMA YAPITA Surabaya tahun ajaran 2025/2026 yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi aktivitas siswa, dan angket respons siswa. Data tes dianalisis menggunakan paired-samples t-test dan N-Gain. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, t(19) = −27,74, p < 0,001, dengan rata-rata selisih skor sebesar 29,40 poin. Rata-rata N-Gain sebesar 0,64 (63,59%) menunjukkan peningkatan pada kategori cukup efektif. Sebanyak 85% siswa mencapai ketuntasan pada posttest, sedangkan respons siswa terhadap pembelajaran mencapai 82,08% dengan kategori sangat baik. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis siswa meningkat setelah penerapan PBL berbasis Deep Learning. Namun, karena penelitian tidak menggunakan kelompok kontrol, temuan ini belum dapat digunakan untuk menyimpulkan hubungan kausal secara kuat.
Implementasi Media Yupi Sudut Terintegrasi Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yahya Ganda Yulistiana; Suyanti Suyanti; Dita Mayang Ayuningtyas
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v14i2.25840

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika pada materi mengukur dan membandingkan sudut menunjukkan perlunya pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam memahami konsep melalui pengalaman konkret dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi media Yupi Sudut terintegrasi Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas V SDN Banjarejo Kota Madiun. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 24 siswa kelas V tahun pelajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar pada pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Siswa dinyatakan tuntas apabila mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) ≥75, sedangkan tindakan dinyatakan berhasil apabila sekurang-kurangnya 75% siswa mencapai ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas meningkat dari 64,79 pada pra-siklus menjadi 76,46 pada siklus I dan 88,54 pada siklus II. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 45,83% pada pra-siklus menjadi 66,67% pada siklus I dan 91,67% pada siklus II. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan media Yupi Sudut terintegrasi PBL dalam konteks kelas yang diteliti dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi mengukur dan membandingkan sudut melalui pembelajaran yang melibatkan pemecahan masalah, penggunaan alat ukur konkret, dan visualisasi digital.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5