cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Quantum Dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Dan Motivasi Belajar Matematika Dwi Rismaratri; Nuryadi Nuryadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.612 KB) | DOI: 10.25273/jems.v5i2.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh kemampuan berfikir kreatif dan motivasi belajar matematika Model Pembelajaran Quantum dengan Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dengan model konvensional pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Godean, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen (eksperimen semu). Sampel yang digunakan sebanyak dua kelas yaitu kelas VII A dan kelas VII C. Untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara kelompok model pembelajaran quantum dengan pendekatan RME dan model konvensional peneliti menggunakan uji manova dan untuk uji lanjut dilakukan uji independent sample t-test untuk melihat variabel yang lebih berpengaruh terhadap perbedaan tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran quantum dengan pendekatan RME lebih berpengaru baik terhadap kemampuan berfikir kreatif maupun motivasi belajar matematika siswa.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS DAN MOTIVASI MAHASISWA CALON GURU MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING Muhamad Firdaus; Yudi Darma; Rahman Haryadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (801.791 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i1.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas masing-masing kategori pembelajaran, motivasi, dan interaksinya terhadap kemampuan penalaran matematis. Bentuk penelitian adalah eksperimental semu dengan rancangan faktorial 2 x 3. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa calon guru pada program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pontianak. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket motivasi, dan tes kemampuan penalaran matematis dengan terlebih dahulu dilakukan prosedur analisis butir yang sesuai. Berdasarkan pengujian hipotesis menggunakan anava dua jalan sel tak sama dan uji lanjut, diperoleh simpulan bahwa: Kemampuan penalaran matematis mahasiswa dalam pembelajaran model reciprocal teaching lebih baik dibanding-kan pembelajaran konvensional, baik secara umum maupun berdasarkan kategori tingkat motivasi; Dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi tinggi lebih baik dibandingkan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi rendah, dan kemampuan penalaran matematis mahasiswa dengan motivasi tinggi sama baiknya dengan motivasi sedang, serta hal yang sama pula pada motivasi sedang dan rendah, baik secara umum maupun berdasarkan kategori pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH MATERI GEOMETRI NON EUCLIDES UNTUK MELATIHKAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Fatriya Adamura; Titin Masfingatin
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.584 KB) | DOI: 10.25273/jems.v3i1.242

Abstract

Penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian pengembangan. Penelitian pengembangan dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang telah dimodifikasi yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Madiun semester genap tahun akademik 2013/2014 yang sedang memelajari mata kuliah Sistem Geometri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar validasi keterbacaan, lembar pengamatan pengelolaan pembelajaran oleh dosen, lembar pengamatan aktivitas mahasiswa, tes hasil belajar, dan angket respon mahasiswa. Analisis data dilakukan pada setiap data yang diperoleh dengan instrumen penelitian.Kesimpulan yang didapatkan adalah perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materi geometri non Euclides yang baik dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan 4D yang dimodifikasi. Hal ini karena perangkat pembelajaran yang telah didapatkan dinyatakan valid oleh para validator dan memenuhi kriteria: (1) aktivitas mahasiswa efektif, (2) kemampuan dosen mengelola pembelajaran baik, (3) tes hasil belajar sensitif, valid, dan reliabel, dan (4) respon mahasiswa positif. Perangkat pembelajaran berdasarkan masalah materi geometri non Euclides yang dihasilkan meliputi: (1) Satuan Acara Perkuliahan (SAP), (2) Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM), dan (3) Tes Hasil Belajar (THB).
Penalaran Matematis Mahasiswa dengan Kemampuan Berpikir Intuitif Sedang dalam Memecahkan Masalah Analisis Real Fatriya Adamura; Vera Dewi Susanti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.145 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i2.5366

Abstract

Kemampuan penalaran matematis diperlukan dalam memahami matematika dan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari, mahasiswa memerlukan. Kemampuan Indonesia di dunia pendidikan dalam bidang matematika masih sangat rendah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penalaran matematis mahasiswa dengan kemampuan berpikir intuitif sedang dalam memecahkan masalah analisis real. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah mahasiswa. Teknik pengumpulan data melalui tes tulis dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa mahasiswa dengan kemampuan berpikir intuitif sedang pada pemecahan masalah analisis real memiliki kecenderungan melaksanakan penalaran matematis dengan kurang sempurna. Mahasiswa dengan kemampuan berpikir intuitif sedang tidak mampu melaksanakan penalaran matematis pada tahap pemecahan masalah menyelesaikan masalah sesuai rencana dan melakukan pengecekan kembali. Mathematical reasoning capability is needed in the understanding of mathematics and in the problem solving of daily activity, student need. Indonesian education capability in mathematics is low. Based on that fact, the aim of this research is for knowing student mathematical reasoning with medium intuitive thinking capability in the problem solving of real analysis. This research uses qualitative method with the kind of method is qualitative descriptive. Data resource that is used in this research is student. Data collecting technique is done by using writing test and interview. Data analysis in this research is done by data reduction, data display, and data verification. Based on research result is gotten conclusion that student with medium intuitive thinking capability in the problem solving of real analysis can do mathematical reasoning less completely. Student with medium intuitive thinking capability cannot do mathematical reasoning in every step solving problem based on plan and doing answer checking .
HUBUNGAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD MENGGUNAKAN KOMIK Yustinus Setio Laksono; Gregoria Ariyanti; Fransiskus Gatot Iman Santoso
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.246 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i2.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar siswa menggunakan komik sebagai media pembelajaran dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kuantitatif yang dikategorikan sebagai hubungan (asosiatif). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMPK Santo Yusuf Madiun dan yang menjadi sampel adalah siswa-siswi kelas VII dengan rincian kelas VII A dengan jumlah 27 siswa dan kelas VII B dengan jumlah 38 siswa. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara minat belajar siswa dalam hal perasaansenang, perhatian dan kemauan secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa dengan  hubungan positif antara minat belajar siswa dalam hal perasaan senang, perhatian dan kemauan secara bersama-sama dengan prestasi belajar pada mata pelajaran matematika dan regresi berganda tiga prediktor didapatkan bentuk persamaan y = 6.4112 + 0.4003x 1 + 0.5417x 2 + 0.2961 x 3 dengan x 1 untuk minat belajar siswa dalam hal perasaan senang siswa, x 2 untuk minat belajar siswadalam hal perhatian siswa, dan x 3 untuk minat belajar siswa dalam hal kemauan siswa bernilai positif yang artinya diprediksikan akan meningkatkan prestasi belajar siswa.
BIOMONITORING KUALITAS AIR SUNGAI MADIUN DENGAN BIOINDIKATOR MAKROINVERTEBRATA Joko Widiyanto; Ani Sulistayarsi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.57 KB) | DOI: 10.25273/jems.v2i2.219

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman spesies makroinvertebrata dan kualitas Sungai Madiun dengan menggunakan makroinvertebrata sebagai bioindikator, sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar acuan penggunaan air Sungai Madiun dalam peruntukan kebutuhan masyarakat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah biomonitoring dengan bioindikator makroinvertebrata, teknik yang digunakan dalam mengambil sampel adalah dengan teknik purposive random sampling, sampling dilakukan di empat stasiun yaitu bagian hulu bagian tengah dan bagian hilir, pengambilan sampel dilakukan setiap 2 minggu sekali selama dua bulan.Analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan Famili Biotik Indeks (FBI) yang didukung oleh paramater fisik dan kimia.Dari penelitian yang telah dilakkan pada stasiun 1 ditemukan 150 spesies dengan FBI=6,58, yang artinya termasuk kategori kualitas air buruk, dengan tingkat pencemaran terpolusi sangat banyak, pada stasiun 2 ditemukan 279 spesies dengan FBI=6,49, yang artinya termasuk kategori kualitas air sangat buruk, dengan tingkat pencemaran terpolusi sangat banyak, pada stasiun 3 ditemukan 342 spesies dengan FBI=6,64, yang artinya termasuk kategori kualitas air buruk, dengan tingkat pencemaran terpolusi sangat banyak dan pada stasiun 4 ditemukan 51 spesies dengan FBI=6,58, yang artinya termasuk kategori kualitas air buruk, dengan tingkat pencemaran terpolusi sangat banyak. Dari data sampel hewan makroinvertebrata yang ditemukan tersebut di atas terdiri dari 13 famili yang sebagian besar adalah makroinvertebrata yang tahan terhadap pencemaran.
MENGEMBANGKAN MUTU ALAT EVALUASI BELAJAR JENIS MULTIPLE CHOICE MELALUI PEMANFAATAN ICT Mufliq Mufliq; Jeffry Handhika; Erawan Kurniadi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.754 KB) | DOI: 10.25273/jems.v1i1.779

Abstract

Pemanfaatan ICT saat ini belumlah optimal. ICT hanya dimanfaatkan sebatas word prosesatau yang lebih jauh dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Agar pemanfaatan ICT dapat lebihluas maka dikembangkanlah sebuah alat evaluasi Multiple Choice melalui pemanfaatan ICT.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan denganmodel ADDIE. Berdasarkan kelayakan dan kesempurnaan alat evaluasi yang dikembangkan,produk ICT yang dimanfaatkan adalah software Makromedia Flash dan WondershareQuizCreator. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kualitas produk yang di isi olehmahasiswa, Pakar ICT, dan Observer. Data angket hasil penelitian dari mahasiswa menunjukkannilai keberhasilan sebesar 77, dari pakar ICT menunjukkan nilai keberhasilan sebesar 76 dan dariObserver menunjukkan nilai keberhasilan sebesar 84. Berdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa soal multiple choiceyang dikembangkan dengan memanfaatkan ICT memenuhi standart mutu alat evaluasi. Hal initerbukti melalui tingginya skor isian angket yang diisi pada uji pakar dan uji coba produk olehmahasiswa.
Analisis Pembelajaran Matematika pada Materi Perpangkatan dengan Model Pembelajaran Multiple Intelligences Sriaryaningsyih Sriaryaningsyih
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.306 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i1.5314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui aktivitas siswa selama mengikuti proses pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. (2) Mengetahui persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. (3) Mengetahui hasil belajar siswa baik secara individu maupun secara klasikal dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran Multiple Intelligences. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah angket dan pengamatan. Dari hasil ketuntasan belajar secara individual didapatkan prosentase ketuntasan secara klasikal yaitu 77,2 %, sehingga model pembelajaran Multiple Intelligences merupakan teori belajar yang dipandang sebagai penggunaan berbagai teori, prinsip, metode, strategi dan taktik belajar dalam menciptakan situasi belajar yang menyenangkan guna memperoleh hasil belajar yang sesuai dengan yang diinginkan. This study aims to: (1) Determine student activities during the mathematics learning process by using Multiple Intelligences learning models. (2) Knowing students' perceptions of mathematics learning by using Multiple Intelligences learning models. (3) Determine student learning outcomes both individually and classically in mathematics learning by using Multiple Intelligences learning models. This research uses descriptive research with a qualitative approach. Data collection techniques used in this study were questionnaires and observations. From the results of individual learning completeness obtained the classical mastery percentage is 77.2%, so the Multiple Intelligences learning model is a learning theory that is seen as the use of various theories, principles, methods, strategies and learning tactics in creating enjoyable learning situations in order to obtain learning outcomes in accordance with what is desired.
PENERAPAN PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII-B SMPN 4 MADIUN Dwi Muchindasari
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.663 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i1.203

Abstract

Kondisi pembelajaran yang efektif dan berkualitas dapat tercipta bila siswa terlibat secara aktif, siswa memiliki motivasi belajar tinggi, siswa mempunyai minat dan perhatian dalam belajar. Dalam proses pembelajaran diharapkan siswa mendapat pengalaman untuk membangun konsep sehingga belajar tidak berorientasi pada guru tetapi lebih terpusat pada siswa. Oleh karena itu peningkatan kualitas pendidikan harus ditopang oleh tumbuhnya daya inovasi guru. Hasil studi pendahuluan dengan melakukan observasi selama mengajar siswa kelas VIII-B  di SMP Negeri 4 Madiun ditemukan beberapa permasalahan. Tanggung jawab guru berusaha untuk mengaktifkan siswa dalam pembelajaran sehingga siswa memperoleh konsep bukan dari menghafal atau hanya transfer ilmu melainkan melalui proses. Permasalahan di atas dapat diatasi dengan memberikan model pembelajaran yang variatif yang menjadikan siswa sebagai pusat kegiatan belajar yang salah satunya melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing.
Perbandingan Pelaksanaan Strategi Pembelajaran PQ4R Dan Peta Konsep Dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Dan Aktivitas Siswa Kelas XI SMA Di Banjarmasin Siti Ramdiah
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.73 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i2.694

Abstract

Strategi pembelajaran sebagai bagian penting yang perlu diperhatikan untuk merancang proses pembelajaran belum secara maksimal dikembangkan oleh guru dalam meningkatkan kinerjanya dan  keaktifan siswa dalam  pembelajaran biologi. Strategi pembelajaran PQ4R dan peta konsep merupakan strategi pembelajaran yang memiliki karakteristik yang berbeda, namun diyakini mampu meningkatkan kinerja guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan perbandingan strategi pembelajaran PQ4R dan peta konsep sebagai upaya peningkatan kinerja guru dan siswa SMA di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan  metode deskriptif  berdasarkan hasil pengamatan selama proses pembelajaran dengan menggunakan strategi PQ4R dan peta konsep pada kelas yang berbeda. Pengukuran keterlaksanaan penerapan strategi pembelajaran yang dilakukan dengan lembar pengamatan terhadap kinerja guru dan siswa yang disesuaikan dengan tahapan strategi pembelajaran PQ4R dan peta konsep. Selanjutnya, siswa yang terlibat dalam penelitian yaitu siswa kelas XI IPA 1 dan 2 SMAN 10 Banjarmasin yang mengalami proses pembelajaran dengan strategi peta konsep. Sedangkan, siswa kelas XI IPA 2  SMA PGRI 4 dan SMA PGRI 7 Banjarmasin mengalami proses pembelajaran dengan strategi pembelajaran PQ4R.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua strategi pembelajaran ini memiliki potensi yang sama untuk meningkatkan kinerja guru dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran Biologi siswa kelas XI IPA SMA di Banjarmasin.