cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Matematika dan Sains
ISSN : 23379049     EISSN : 25024671     DOI : -
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun, pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 381 Documents
Implementasi Supervisi Pendidikan Untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran di MAN 1 Kota Palembang Meli Astriani; Cecilia Indriani; Dilla Eka Septiani; Herman Seri
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala guru dalam proses pembelajaran daring. Pembelajaran di masa pandemi saat ini menuntut guru untuk melaksanakan pembelajaran yang berkualitas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan sampel guru biologi kelas X, XI, dan XII. Teknik pengumpulan data terdiri atas wawancara dan observasi yang dilakukan melalui kunjungan kelas virtual dan keterlaksanaan RPP daring. Hasil penelitian didapatkan bahwa RPP yang dibuat oleh guru telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan ada beberapa guru yang tidak mencantumkan atau tidak melampirkan soal serta pembahasannya. Sehingga mengurangi penilaian dalam pengukuran indikator. Hasil Analisis data menunjukkan kemampuan mengajar guru telah memenuhi predikat baik.
Analisis Kesalahan Peserta Didik Kelas X SMK Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Berdasarkan Tahapan Kastolan Suci Aisyah Putri; Edwin Musdi
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.9871

Abstract

Mathematics is one of the important subjects to improve the mathematical problem solving ability of Vocational High School (SMK) students. However, there are still many who make mistakes when solving problem solving problems. The purpose of this article is to describe student errors in solving problem solving problems based on the Kastolan stages. This type of research is descriptive qualitative research. Data collection techniques in this study were written tests and field notes. The research subjects were students of class X SMK. The results of this study indicate that there are 3 types of errors made by students in solving problem solving problems according to the Kastolan stages, namely (1) conceptual errors, there are 42% of students who make this error; (2) procedural errors, 28% of students made this mistake; and (3) technical errors, there are 33% of students who make mistakes. 
Teknologi Vertiminaponik: Solusi Agribisnis Modern Tri Herbaning Tiyas Wahyu Ningrum; Alvy Ervita Cahyany; Tiara Meyna Anggraini; Wachidatul Linda Yuhanna
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10267

Abstract

Peternakan lele dan pertanian hortikultura merupakan salah satu aspek vital dalam penyediaan pangan di masyarakat. Vertiminaponik adalah budidaya sayuran secara vertikal dengan sistem akuaponik, dari satu tempat yang sama dapat menghasilkan dua komoditas sekaligus yaitu sayur dan ikan lele. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem vertiminaponik untuk peternal lele. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan 4D (Define, Design, Develop dan Disseminate. Hasil dari penelitian ini adalah vertiminaponik yang dikembangkan merupakan modifikasi Teknik Film Nutrisi (NFT) menggunakan serangkaian pipa yang disusun berdekatan dengan tangki ikan. Berdasarkan penilaian validator dari unsur akademisi dan praktisi, produk vertiminaponik dalam kategori sangat baik sehingga layak dan tanpa revisi untuk diimplementasikan kepada kelompok sasaran. Teknologi vertiminaponik ini siap digunakan untuk kelompok peternak lele.
Analisis Tingkat Kognitif Soal Pada Modul Pengayaan Matematika Kelas VII Semester II Terbitan Putra Nugraha Berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi Fentiriani Fauzi; Hari Sumardi; Hanifah Hanifah
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kognitif soal pada Bab Garis dan Sudut dan Bab Segi Empat dan Segitiga pada Modul Pengayaan Matematika Kelas VII Semester II terbitan Putra Nugraha berdasarkan  Taksonomi Bloom Revisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian pada penelitian ini adalah soal pada Bab Garis dan Sudut dan Bab Segi Empat dan Segitiga pada Modul Pengayaan Matematika Kelas VII Semester II terbitan Putra Nugraha. Metode yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Soal-soal yang dianalisis berjumlah 96 soal. Pada Bab Garis dan Sudut dengan 47 soal terklasifikasi C1 sebanyak 4 soal (8,5%), C2 sebanyak 22 soal (46,8%), C3 sebanyak 21 soal (44,7%) , sedangkan untuk C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Mencipta) tidak ada. Pada Bab Segi Empat dan Segitiga terklasifikasi C1 sebanyak 6 soal (12,2%), C2 sebanyak 4 soal (8,2%), C3 sebanyak 39 soal (79,6%), dan C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Mencipta) tidak ada.
Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika di Sekolah Inklusi Dwiky Sakti Darmawan; Quitita Oktavelia Anizhandi Nuresa; Dinadya Nurfahmi Khoirunisa; Ega Rahayu Widodo; Yuni Wulandari; Edy Suprapto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektifitas penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika bagi siswa di sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi litelatur tentang penerapan pembelajaran PBL pada sekolah inklusi pada mata pelajaran matematika. Sumber penelitian adalah data-data yang dikumpulkan dari e-book, teks, artikel, dan sumber lain yang relevan dengan penelitian yang akan dibuat. Pengumpulan literatur dilakukan melalui proses identification, screening dan eligibility, menggunakan google scholar. Berdasarkan hasil penelusuran, disimpulkan bahwa PBL dapat menjadi alternatif model yang diterapkan bagi siswa di sekolah inklusi. Model ini dapat membantu siswa untuk dapat meningkatkan kemampuan penyelesaian permasalahan dan juga menunjukkan hasil belajar matematika yang baik bagi anak normal maupun berkebutuhan khusus. 
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think, Talk, Write (TTW) Terhadap Hasil Belajar Matematika Materi Pokok Program Linear Siswa Kelas XI SMAN 1 Sape Sahril Ramadhan; Edi Mulyadin; Sriaryaningsyih Sriaryaningsyih
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i1.9395

Abstract

Pendidikan saat ini rentan terhadap penyakit. Dari penyakit tersebut menyebabkan proses pelaksanaan pembelajaran tidak maksimal. Hal tersebut juga berdampak pada pembelajaran matematika, terlebih lagi dengan banyaknya stigma yang dibangun terhadap pembelajaran matematika yang kaku dan susah. Dari stigma tersebut menyebabkan siswa takut belajar matematika. Hal itu dapat dilihat dari tingkat kemampuan siswa yang masih gagap dalam berekspresi dan memecahkan masalah matematika sehingga berpengaruh buruk pada hasil belajar siswa. Sehingga peneliti menawarkan model think, talk, and write (TTW) guna menjawab kekakuan siswa dalam berekspresi dan memecahkan masalah. Dari masalah tersebut, adapun rumusan masalahnya adalah apakah ada pengaruh model pembelajaran think, talk, and write (TTW) terhadap hasil belajar matematika materi pokok program linear siswa kelas XI SMAN 1 Sape. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh model think talk write (TTW) terhadap hasil belajar matematika materi pokok program linear siswa kelas XI SMAN 1 Sape. Jenis penelitian menggunakan jenis true eksperiemen dengan desain posttest only control group desing. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Sape yang terdiri dari 7 kelas. Menggunakan teknik simpel random sampling diperoleh siswa kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dengan teknik pengumpulan data memberikan post-test dimasing-masing kelas. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian saat diberikan post-test dimasing-masing kelas diperoleh nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen sebesar 81,994 dan dikelas kontrol 82,5. Kemudian hasil perhitungan uji t-tes, diperoleh nilai thitung = 0,299 dan nilai ttabel = 1,994 pada taraf siginifikan 5% dengan dk = 70. Karena harga thitung lebih kecil dari ttabel (0,299 < 1,994) maka hipotesis awal (Ho) diterima dan 2 hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Dapat disimpulkan hasil penelitian bahwa tidak ada pengaruh model think, talk, and write (TTW) terhadap hasil belajar matematika materi pokok program linear siswa kelas XI SMAN 1 Sape.
Analisis Tingkat Kognitif Soal pada Buku Kemendikbud Revisi 2018 Materi Persamaan dan Fungsi Kuadrat Topan Agung Pinilih Rahmat Illahi; Nurul Astuty Yensy B; Ringki Agustinsa
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran tingkat kognitif soal latihan dan soal uji kompetensi materi Persamaan dan Fungsi Kuadrat pada Buku Sekolah Elektronik (BSE) Matematika SMP/MTs Kelas IX Kurikulum 2013 terbitan Kemendikbud edisi revii 2018 berdasarkan Taksonomi Bloom Revisi. Taksonomi Bloom revisi yang digunakan adalah pada proses kognitif yang terdiri dari: C1-mengingat, C2-memahami, C3-mengaplikasikan, C4-menganalisis, C5- mengevaluasi, dan C6-mencipta. Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang diambil pada penelitian ini adalah pada soal Latihan dan soal Uji Kompetensi. Soal Latihan yang di analisis berjumlah 49 soal dengan 72 pertanyaan dan soal Uji Kompetensi yang di analisis berjumlah 30 soal dengan 35 pertanyaan. Pada soal Latihan diperoleh tingkat kognitif C2-memahami sebanyak 6 pertanyaan (8,33%), C3-mengaplikasikan sebanyak 61 pertanyaan (84,72%), C4-menganalisis sebanyak 4 pertanyaan (5,55%), dan C5-mengevaluasi sebanyak 1 pertanyaan (1,4%), serta belum terdapat soal dengan tingkat kognitif C1-memahami dan C6-mencipta. Sedangkan pada soal Uji Kompetensi diperoleh tingkat kognitif C2-memahami sebanyak 1 pertanyaan (2,85%), C3-mengaplikasikan sebanyak 31 pertanyaan (88,57%), C4-menganalisis sebanyak 2 pertanyaan (5,71%), dan C5-mengevaluasi sebanyak 1 pertanyaan (2,85%), serta belum terdapat soal dengan tingkat kognitif C1-memahami dan C6-mencipta. Dengan demikian, hasil yang diperoleh menyatakan bahwa soal-soal yang diberikan belum cukup proporsional.
Tingkat Pengetahuan Reproduksi dan Kondisi Fertilitas Generasi Milenial di Desa Kerik, Kabupaten Magetan Intan Cristia Ega Pratiwi; Indah Rahmadianti; Faliq Dzyi Nuha; Wachidatul Linda Yuhanna
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10331

Abstract

Pengetahuan serta pemahaman kesehatan reproduksi serta fertilitas sangatlah dibutuhkan bagi generasi milenial untuk mempersiapkan pernikahan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengetahuan dan kondisi fertilitas generasi milenial di Desa Kerik Kabupaten Magetan. Penelitian ini telah di lakukan pada bulan Juni 2021 di Desa Kerik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi sejumlah 145, sampel sebanyak 45. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Hasil yang diperoleh adalah tingkat pengetahuan reproduksi dari generasi milenial di Desa Kerik menunjukkan bahwa 31 responden sebagian besar memiliki pengetahuan kriteria sangat baik sebanyak 68,90% dan 14 responden yang memiliki pengetahuan kriteria baik sebanyak 31,10%. Data diperoleh bahwa 45 responden sudah menikah dan tidak pernah bercerai. Kondisi mengandung, perempuan di Desa Kerik yang sudah pernah mengandung sebanyak 71% dan 29% belum pernah mengandung. Kondisi melahirkan istri di Desa Kerik diperoleh data perempuan melahirkan bayinya secara sesar sebanyak 49%. Usia melahirkan pertama di bawah usia kurang dari 20 tahun sebanyak 16%, melahirkan di usia 20-25 tahun sebanyak 47%. Kondisi anak yang dilahirkan dengan selamat dan sehat sebanyak 100%, sedangkan pada saat bayi dilahirkan tidak ada angka kematian bayi setelah dilahirkan. Istri mengandung lagi setelah melahirkan anak pertama sebanyak 9%. Di desa Kerik yang memiliki satu anak sebanyak 51%, yang memiliki lebih dari satu anak sebanyak 18%, sedangkan yang berencana memiliki anak lagi sebanyak 47%. Kondisi istri yang menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 24%, istri yang sering menggunakan alat kontrasepsi sebanyak 13%, sedangkan istri yang rutin memeriksakan pemakaian alat kontrasepsi sebanyak 16%.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis RME di Sekolah Dasar Kurnia Puspita Sari; Yerizon Yerizon; Yanti Fitria; Desyandri Desyandri
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.9297

Abstract

This study aims to describe a valid, practical and effective RME-based mathematics learning tool for increasing the ability to understand mathematical concepts of elementary school students. The research was conducted at SDN 41 Kinali, West Pasaman Regency. There were 27 grade students in grade IV as research subjects. This type of research is the development with the Plomp model. The validity level of the aspects of content, language, presentation by the validator is 90.09% with a very valid category. The practicality of the learning tools from the teacher's response was 97.3% and the response of students was 85.53% which means very practical. Then the average final test results of the students were 90.83. Thus it is known that the developed RME-based mathematics learning tool is suitable for use in grade IV SD.
Penerapan Pembelajaran Online Group Whatsapp dalam Masa Pandemi Covid-19 Sebagai Metode Untuk Mencapai Hasil Belajar Siswa Nur Rohman; Heru Ismaya; Rika Agustiani
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v9i2.10675

Abstract

This study aims to describe 1). How is the application of whatsapp group online learning in the COVID 19 pandemic?, 2). How is the learning method in the Covid-19 pandemic?, 3). How are the learning outcomes in the Covid-19 pandemic? This study used a qualitative method, the informants of this study were the head of the madrasa, class II-A teacher, and 2 students in class II-A. Collecting data through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data compilation and categorization. The results of the study: (1) Online learning is carried out online by preparing planning and implementation, the planning includes making materials, assignments and questions. For its implementation, by distributing materials and assignments through whatsapp groups, then for students who do not have mobile phones, the teacher delivers questions at home or parents take them to school. (2) The learning method in online learning is that the teacher makes the material, then the material is photographed and sent via a whatsapp group that is owned by everyone. students then students study it with photo evidence sent back to the whatsapp group as evidence of carrying out learning. Offline is done by students themselves, while online is done every day, assignments are collected according to the agreement with the teacher, namely by photo media and sent via WhatsApp group. The material is adjusted to the basic competencies taken from textbooks and worksheets then the teacher makes questions as a learning evaluation tool. (3) student learning outcomes show that the application of online learning is difficult to achieve student learning outcomes, this is due to several factors, such as rural student houses having difficulty internet signal , many students do not have a whatsapp or mobile phone application, students are less responsible for doing assignments, and the conditions of parents and the environment are not very supportive so that the student learning outcomes achieved are less than optimal.