cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PETANI MELALUI PENGOLAHAN LABU KUNING (CURCUBITA MOCHATA) MENJADI PRODUK CEMILAN DI DESA BARAKATI KABUPATEN GORONTALO Citron Supu Payu; Yulinda Lubis Ismail; Syam Salim Kumaji
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i3.7457

Abstract

Abstrak Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai ekonomi komoditas labu kuning di Desa Barakati, Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. Penjualan bahan mentah Labu Kuning dinilai masih terkendala dalam proses distribusi/penjualan yang hanya terbatas di pasaran tradisional. Upaya yang dilakukan adalah melalui pengolahan bahan mentah Labu Kuning menjadi produk cemilan yang enak dan bergizi, serta memiliki nilai jual yang berkompeten dipasaran. Adapun metode yang digunakan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan. Program ini bekerja sama dengan UP. FMA Desa barakati sebagai mitra dalam pusat pengolahan labu kuning menjadi cemilan dan Plaza Amanda Jaya Gorontalo sebagai mitra dalam proses pemasaran produk cemilan. Alur kegiatan meliputi tahap persiapan berupa observasi ke dinas / instansi terkait dan pembekalan mahasiswa KKN-PPM. Kemudian tahap pelaksanaan, yaitu penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat di 4 dusun yakni Dusun I Hungayo, Dusun II Botuhuwayo, Dusun III Hutamela, dan Dusun IV Bontula, yang berpusat di UP-FMA Desa Barakati. Dengan adanya partisipasi langsung oleh masyarakat, diharapkan muncul ide-ide baru dan kreatif oleh masyarakat dalam mengolah Labu Kuning sehingga program ini dapat berkelanjutan sebagai upaya konkrit untuk terus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.  Kata Kunci : Labu Kuning, Cemilan Abstract This program aims at increasing the economic value of pumpkin commodity in Barakati village of Batudaa sub-district, Gorontalo regency. The sales of raw pumpkin is still low due to its distribution which was only distributed among traditional markets. In order to increase its economic value, this pumpkin has to be processed into delicious and nutritious snacks that can be marketed in wider market. This study used training and socialization methods. This study was conducted in cooperation with UP. FMA of Barakati village as the partner in processing these pumpkin into snacks. It was also conducted in cooperation with Plaza Amanda Jaya Gorontalo as the partner in marketing the snacks produced from pumpkin. This program was preceded by preparation stage through observation to related stakeholders and preparing students who will participate in KKN-PPM program. The implementation program, namely the socialization and community trainings were conducted our hamlets namely, Dusun I Hungayo, Dusun II Botuhuwayo, Dusun III Hutamela, and Dusun IV Bontula. This training was focused in UP-FMA Barakati village. Through direct community participation it is expected that there will be new ideas arise from community in processing these pumpkin, hence this program would be sustainable and can be a concrete effort in increasing the economy and livelihood of the local community.  Keywords: Pumpkin, Snacks
MENGAJAR DENGAN KOMUNIKASI YANG MENYENANGKAN M. Irfan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 72 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i72.4722

Abstract

Rutinitastugaspokokseorang guru adalahmenyampaikan isi pelajaran. Isi pelajaranditransformasikanpada siswamelalui komunikasi. GuruDituntut untuk terampil membangunkomunikasi yangDapatmenumbuhkan perubahan positif pada aspek pendidikan siswanya (kognitif,Efektif danpsikomotor).Tulisan ini menyampaikan konsep tentang membangun komunikasi yang menyenangkan dalammengajar.Membangunkomunikasi menyenangkanpadaprinsipnyaadalahmewujudkanketercapaiantarget dari proses mengajar/mendidik yang diselenggarakan oleh guru dengan memperhatikanpersiapandalammengkomunikasikan, hal apa yang harus dan yang tidak bolehdilakukan ketikaberkomunikasi padasiswadanhal apasaja yang menjadi kajianbagi seorangguru agar komunikasi yangdilakukanpadakesempatan-kesempatanberikutnyamenjadilebihbaiklagi.
ANALISIS KANDUNGAN NUTRISI PADA PAKAN DENGAN FEED ADDITIVE RESIDU EKSTRAKSI KULIT MANGGIS (Garcinia Mangostana L.) Heru Sasongko; Yeni Farida; Nur Indriana Kusumastuti; Gea Ros Alifa; Sutanto Sutanto
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i1.6631

Abstract

AbstrakUsaha peternakan merupakan salah satu sektor penyokong perekonomian Indonesia. Dalam menjalankan usaha peternakan dibutuhkan pakan yang berkualitas sehingga dihasilkan ternak yang berkualitas pula. Sekitar 70-80%  dari biaya total untuk pengelolaan peternakan dibutuhkan untuk pakan, sehingga perlu adanya inovasi untuk memformulasikan pakan sehingga mampu menekan biaya yang dibutuhkan peternak dan meningkatkan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh pakan yang diformulasikan dengan ampas ekstraksi dengan sifat fisik yang memenuhi standar dan kandungan nutrisi yang sesuai.  Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa pakan masih memiliki kelembaban yang tinggi, akan tetapi memiliki kandungan energi total dan protein yang tinggi.Kata Kunci : residu, kulit manggis, feed additive, pakan, kandungan nutrisi Abstract Farm is one of the supporting sectors of the Indonesian economy. In carrying out farm, quality feed required to produce quality livestock.  Approximately 70-80% of the total cost required to feed livestock management, so the need for innovation to formulate feed so as to reduce the cost required farmers and increase revenue. The outcome of this study was to obtain formulated feed with the residual extraction of Garcinia mangostana L with physical properties that meet the standards and nutrient content accordingly. The results showed that feed still has a high humidity, but has a total high total energy and proteinKeywords: feed additive, nutrition content, mangosteen 
PENGARUHLATIHANINTERVAL ANAEROBDANPOWERLENGAN TERHADAP KECEPATAN RENANG 100 METER GAYA BEBAS PADA USIA 8-12 TAHUN PERENANGPUTERA AMFIBISWIMMINGCLUB Nurkadri Nurkadri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i73.4748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan pengaruh antara latihaninterval anaerob jarak tempuh 25 meter, 50 meter dan kombinasi jarak tempuh 25-50meter terhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas, (2)perbedaan kecepatanrenang 100 meter gaya bebas antara perenang yang memiliki power lengan tinggi danrendah, (3) pengaruh interaksi antara latihan interval anaerob dan power lenganterhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas.Hasil Penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Adaperbedaan pengaruh yang signifikanantara latihan interval anaerob jarak tempuh 25 meter, 50 meter dan kombinasi jaraktempuh 25-50 meter terhadapkecepatan renang 100 meter gaya bebas,(F=11.4248>F=3.32). Pengaruh latihan interval  anaerob kombinasi jarak tempuh 25-50 meter lebihbaik dari pada latihan interval anaerob jarak tempuh 25 meter dan 50 meter, (2) Adaperbedaan kecepatan renang 100 meter gaya bebas yang signifikan antara perenangyang memilikipower lengan tinggi dan rendah,(Ft0=5.1962> F=4.17).Hasil kecepatanrenang 100 meter gaya bebaspadaperenang yang memiliki power lengan tinggi lebihbaik dari padaperenang yang memiliki power lengan rendah, (3) Terdapat pengaruhinteraksi yang signifikan antara latihan interval anaerobdanpower lengan terhadapkecepatan renang 100 meter gayabebas,(F0=7.0338>Ftt=3.32).Disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan intervalanaerob jarak tempuh 25 meter,50 meter dan kombinasi jarak tempuh 25-50 meterterhadap kecepatan renang 100 meter gaya bebas. Pengaruh latihan interval anaerobkombinasi jarak tempuh renang 25-50 meter lebih baik dibandingkan dari pada latihaninterval anaerob jarak tempuh 25 meter dan 50 meter terhadap kecepatan renang 100meter gaya bebas. Disarankan kepada guru dan pelatih olahraga, dalam pencapaiankecepatan renang 100 meter gaya bebas bagi atlet atau pelajar hendaknya diawalidengan pencarian bibit atlet yang benar. Kemudian diberikan latihan-latihan denganprogrm yang lebih mendukung dalam peningkatanpower lengan sehingga lebih terfokusterhadap bagaimana melatih lengan dengan program yang lebih efisien.
PEMBINAAN USAHA PEMBUATAN PRODUK KREATIF DI DUSUN IV DESA PAYA PASIR TEBING SYAHBANDAR Khafi Puddin; Mesra Mesra; Kornelius Harefa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.8582

Abstract

AbstrakTujuan kegiatan IbM ini adalah memberikan solusi atas permasalahan yang dihadpi mitra dalam mengembangkan usahanya baik aspek produksi dan manajemen usaha melalui proses penyuluhan, pelatihan dan pendampingan guna meningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola limbah kayu dan triplek bekas bongkaran konstruksi bangunan menjadi produk kretif bernilai ekonomis tinggi yang jelas pangsa pasarnya. Target khusus dalam kegiatan IbM ini adalah meningkatkan pendapatan/kesejahteraan mitra melalui penerapan strategi diversifikasi produk yang berorientasi pada aspek pemasaran dan manajemen pengelolaan usaha mitra. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini berupa 1) Produk kreatif (Permainan edukatif, lampion hias dan rumah barbie), yang jelas pangsa pasarnya 2) Mesin listrik pemotong kayu yang dapat menunjang perbaikan kualitas produk mitra, 3) Pangsa pasar baru untuk produk yang dihasilkan mitra 4) Laporan Keuangan/Pembukuan untuk usaha kecil yang dapat digunakan untuk memantau perkembangan usaha mitra; dan 5) Karya ilmiah yang akan diterbitkan di jurnal LPM Unimed. Metode pendekatan yang digunakan untuk mencapai tujuan kegitan IbM adalah optimalisasi pemanfaatan limbah triplek dan kayu bekas konstruksi bangunan dan manajemen pengelolaan UMKM, serta metode pelaksanaannya meliputi: penyuluhan, pelatihan produksi, pelatihan manajemen usaha, dan pendampingan. Kegiatan ini dilaksanakan di desa paya pasir kecamatan tebing syahbandar kabupaten serdang bedagai berjarak kurang lebih 58 km dari Universitas Negeri Medan. Di desa tersebut terdapat kelompok masyarakat yang memiliki usaha memproduksi lemari pakaian, kandang ayam, dan meja sekolah yang bahan bakunya limbah kayu dan triplek bekas bongkaran konstruksi bangunan. dan berkeinginan untuk mengembangkan usahanya/ meningkatkan pendapatannya.Kata Kunci: Produk Kreatif, Limbah triplek, Rumah BarbieAbstract The purpose of this activity is to provide solutions to the problems faced by partners in developing their business in both production and business management aspects through the extension, training and mentoring process in order to increase the knowledge and skills of partners in managing wood waste and plywood building construction disbursement into high value economic creami product a clear market share. The specific target in this IbM activity is to increase the income / welfare of partners through the implementation of product diversification strategy that is oriented on marketing aspect and management of partner business management. The output generated from this activity is 1) Creative products (Educative games, decorative lanterns and barbie houses), clear market share 2) Wood cutting machine that can support the quality improvement of partner products, 3) New market share for partner-generated products 4) Financial Reports / Bookkeeping for small business that can be used to monitor the development of partner's business; and 5) Scientific works to be published in LPM Unimed journals. The approach method used to achieve IbM's goal is optimizing the utilization of waste of wood plywood and the former of building construction and management of UMKM management, and its implementation methods include: counseling, production training, business management training, and mentoring. This activity is carried out in the village of sand dune cliffs syahbandar district serdang bedagai is approximately 58 km from Medan State University. In the village there are community groups that have businesses producing wardrobe, chicken coops, and school desks that raw materials waste wood and plywood dismantling building construction. and wish to expand its business / increase its income. Keywords: Creative Product, Waste plywood, Barbie House
PENANGANGAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) DAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) LINGKUNGAN RUMAH TANGGA Andhi Fahrurroji; Arif Wicaksono; Suhaimi Fauzan; Agus Fitriangga; Faisal Kholid Fahdi; Siti Nani Nurbaeti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i1.16820

Abstract

Kecelakaan bisa terjadi kapan pun, di mana pun dan dapat pula menimpa siapa saja. Umumnya, kecelakaan pun menjadi penyebab utama trauma yang kemudian menyebabkan kematian. cedera kecelakaan lalu lintas dan kematian yang terjadi sudah menjadi masalah sangat serius. Prevalensi cedera hasil Riskesdas 2013 meningkat dibandingkan Riskesdas 2007, penyebab akibat kecelakaan sepeda motor 40,6 persen, terbanyak pada laki-laki dan berusia 15-24 tahun. Proporsi cedera karena kecelakaan transportasi darat (sepeda motor dan kendaraan lain) meningkat dari 25,9 persen menjadi 47,7 persen. Dalam menghadapi kasus kecelakaan dengan kondisi kegawatdaruratan diperlukan suatu keterampilan usaha untuk mengembalikan dan mempertahankan fungsi vital organ pada korban kecelakaan atau biasa disebut bantuan hidup dasar. Adapun dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan tahapan melakukan kegiatan sosialisasi dengan kepala dan pegawai puskesmas, petugas kesehatan, beserta kader tentang pelatihan penanganan bantuan hidup dasar (BHD) dan k3 lingkungan rumah tangga, Pengidentifikasian kader kesehatan sebagai calon peserta tersebut lingkungan rumah tangga kepada kader dan evaluasi dan monitoring hasil kegiatan. Berdasarkan hasil pelatihan, pengetahuan kader tentang penanganan BHD dan K3 lingkungan rumah tangga meningkat. dalam hal ini pengetahuan yang didapatkan peserta yaitu mengenai teknik dalam memberikan bantuan hidup dasar khususnya resusitasi jantung paru (RJP).Kata Kunci : Kecelakaan; Bantuan Hidup Dasar; K3 Rumah Tangga; Resusitasi Jantung Paru.AbstractAccidents can happen anytime, anywhere and anyone. Generally, accidents also become the main cause of trauma which then causes death. Traffic accident injuries and deaths that occur have become very serious problems. The prevalence of injury results from Indonesia Basic Health Research (Riskesdas) 2013 increased compared to Riskesdas 2007. The proportion of injuries due to land transportation accidents (motorbikes and other vehicles) increased from 25.9 percent to 47.7 percent. In dealing with accident cases with emergency conditions, a skill is needed to restore and maintain the vital functions of organs in the accident commonly called basic life support (BLS). These activities are carried out with the stages of conducting socialization activities with the head and staff of the health center, health workers, and cadres on training in handling BLS and household safety, Identification of health cadres as prospective participants in BLS, and evaluation and monitoring of activity results. Based on the results of the training, knowledge of cadres about handling BLS and Health Safety in the household environment increased. In this case, the knowledge gained by participants namely about techniques in providing basic life support, especially cardiac pulmonary resuscitation (CPR).Keywords: Accident; Basic Life Support; Household Health Safety; Cardiac Pulmonary Resuscitation.
Pembinaan UPPKS Berkah di Kabupaten Langkat Farida Hanim Saragih
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 82 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i82.3450

Abstract

Ekonomi merupakan hal terpenting yang harus diketahui dan dijalankan oleh setiap orang. Kegiatan ekonomi sudah diidentifikasikan sebagai kegiatan wajib setiap masyarakat agar tetap dapat bertahan hidup. Maka dari itu, pengembangan kegiatan ekonomi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dewasa ini. Seperti yang ditemui di desa Kwala Stabat, bahwa terdapat suatu kelompok UPPKS Berkah Binaan BKKBN, yang diketuai oleh ibu Jurina, S.Pd dan beranggotakan 4 orang. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara setiap anggota UPPKS yang mengembangkan usaha kacang kedelai. Hasil akhir kegiatan ini adalah mampunya kelompok UPPKS menerapkan dan mengembangkan Produksi usahanya berbasis Teknologi tepat guna, serta alat yang berbasis teknologi tepat guna yang diberikan mampu meningkatkan hasil  produksi Kelompok UPPKS.
Pemberdayaan Uppks Kelompok Melati Kelurahan Sei Raja Kota Tanjung Balai Izwar Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 80 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i80.4790

Abstract

Teknologi menjadi suatu keniscayaan untuk dapat bersaing diera global ini, karena menjadi sebuahkeharusan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersentuhan dalam hal penguasaan teknologi. Haltersebut juga sangat relevan dengan usaha kecil yang bergabung dengan kelompok UPPKS untuk membuatusahanya berbasis terhadap teknologi tepat guna dengan perencanaan usahanya secara tepat. Oleh karenaitu peran pemerintah sangat diperlukan dalam mendorong keberhasilan kelompok UPPKS dalammemperoleh akses untuk mengembangkan dan memperbesar produksi dalam rangka kemajuan kelompokUPPKS. Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok UPPKS dalam halpengembangan usaha dengan berbasis penguasaan teknologi tepat guna. Sehingga dengan pengembanganberbasis teknologi tepat guna tersebut kelompok UPPKS mampu menguasai segmentasi pasar denganmeningkatkan produksi yang bermuara pada kwalitas dan kwantitas produk.Kegiatan ini diikuti oleh 10Orang Anggota Kelompok UPPKS.Hasil akhir kegiatan ini adalah mampunya kelompok UPPKS menerapkandan mengembangkan Produksi usahanya berbasis Teknologi tepat guna, serta alat yang berbasis teknologitepat guna dapat meningkatkan produksi baik secara kwalitas dan kwantitas dalam upaya pengembanganUPPKS.
PEMBERDAYAN IBU–IBU KELOMPOK PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MELALUI PENINGKATAN PRODUKTIF DI KELURAHAN DELI TUA BARAT Novita Indah Hasibuan; Khairunnisa Harahap; Uli Basa Sidabutar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i4.9836

Abstract

AbstrakKelurahan Deli Tua Barat yang terletak di Kecamatan Deli Tua mempunyai kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) yang perlu diperhatikan untuk kesinambungan kehidapan mereka, serta untuk memperbaiki taraf hidup mereka. Tujuan dari kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi dan juga untuk membantu mitra mencari solusi dalam menghadapi segala permasalahan yang dihadapi mitra dalam mengembangkan usahanya khususnya dalam hal pengelolaan dan manajemen usaha, pembuatan kuliner yang terbuat dari hasil kuliner di Kecamatan Deli tua seperti : pengolahan tapai menjadi aneka cake, bolu dan donat Metode yang dipakai dalam kegiatan Program BOPTN ini adalah pendidikan, pelatihan produksi, manajemen usaha, penyuluhan, serta dilakukan program pendampingan.Hasil kegiatan yang sudah dicapai, yaitu: 1) Adanya produk baru berupa cake, bolu dan donat berbahan dasar tape. 2) Adanya alat bantu produksi berupa mixer, oven, dan ampia. 3) Kelompok PKH memiliki desain kemasan produk baru.Diharapkan dengan adanya Program Pengabdian kepada Masyarakat ini akan terbentuk usaha masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan tentunya akanmemberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat dan lingkungannya.Kata Kunci : Produktif, Pendampingan, Aneka CakeAbstractKelurahan Deli Tua Barat located in Kecamatan Deli Tua has a Program Keluarga Harapan (PKH) group that needs to be considered for their continuous existence, and to improve their standard of living. The purpose of this Community Service Program activity is to carry out tri dharma college and also to help partners find solutions in facing all problems faced by partners in developing their business especially in management and business management, culinary manufacture made from culinary in Kecamatan Deli old such as: processing tapai into various cakes, sponges and donuts Method used in the activities of this BOPTN Program is education, production training, business management, counseling, and accompaniment program. The results of activities that have been achieved, namely: 1) The existence of new products in the form of cake, spoon and donut based tape. 2) The existence of production aids in the form of mixer, oven, and ampia. 3) PKH Group has new product packaging design. It is hoped that this Community Service Program will form an independent community business economically and will certainly contribute positively to the society and its environment.Keywords: Productive, Assistance, Assorted Cakes
PELATIHAN KOPING ADAPTIF UNTUK MENURUNKAN DAMPAK PSIKOLOGI VIRUS COVID-19 DI SD PLUS JABAL RAHMAH MULIA, JL. BALAI DESA NO.16-27, SUNGGAL, KEC. MEDAN SUNGGAL, KOTA MEDAN Nani Barorah Nasution; Nasrun Nasrun; Masta Marselina S
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20383

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi pemberitaan mengenai pandemi virus corona belum kunjung mereda terutama Indonesia. Virus ini bukan lagi hanya menyerang kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Tidak hanya rasa takut yang berlebihan, efek psikologis yang ditimbulkan pun bisa berdampak serius. Pandemi COVID-19 akan berdampak dari berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi, sosial, termasuk juga pendidikan. Dampak yang paling dirasakan adalah guru dan peserta didik di instansi penyelenggara pelayanan pendidikan, seperti sekolah disemua tingkatan, lembaga pendidikan non formal hingga perguruan tinggi. Pemerintah pusat dan daerah meliburkan sekolah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Sebagia solusinya, pembelajaran di sekolah diganti dengan pembelajaran dalam jaringan (daring), atau akrab disebut online. Permasalahan yang dihadapi Guru mengalami perasaan tertekan, stress kerja, dan kecemasan karena tuntutan mengajar online, Tingkat Kekwatiran dan kewalahan menghadapi masa pandemi, dan siswa mengalami Declining Social Relationship (DCR) atau hubungan sosial yang meluruh di kalangan siswa. Solusi yang diawarkan Pelatihan kepada guru berupa sosialisasi strategi koping adaptif untuk menurunkan dampak psikologi Virus Covid-19. Objek pelaksanaan PKM Guru Kelas berjumlah 75 orang  di SD Plus Jabal Rahmah Mulia. Waktu pelaksanaan dimulai mulai dari Mei-Desember 2020. Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan melaksanakan kegiatan pelatihan. Hasil pelatihan kepada guru berupa sosialisasi strategi koping adaptif  adanya penurunan perasaan tertekan, stress kerja, dan kecemasan, tingkat Kekwatiran dan kewalahan menghadapi masa pandemi, dan siswa kembali membangun hubungan sosial dengan guru dan siswa serta merasakan kembali belajar di lingkungan sekolah. Luaran wajib program PKM: satu artikel ilmiah dipublikasikan melalui jurnal ber-ISSN atau proceding Seminar Nasional. Luaran Tambahan: Publikasi pada media cetak/online dan Jasa Pelatihan.  Kata kunci: Pelatihan, Koping Adaptif, Psikologi, Virus, Covid-19

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue