cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
Olahraga Bagi Penderita Diabetes Agus Salim Samosir
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4667

Abstract

Diabetes mellitus atau kencing manis adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak mampu menggunakangula seperti yang seharusnya. Kira-kira 10% dari penyakit ini digolongkan pada diabetes tipe I, sedangkan90% disebut diabetes tipe II. Jenis Latihan-latihan olahraga yang dilakukan secara teratur dan terukur,berarti cukup takarannya, sangat penting artinya bagi para penderita diabetes, dalam hal ini olahragayang tepat bagi penderita diabetes adalah olahraga aerobick. Latihan-latihan olahraga untuk diabetes tipeI sedikit berbeda dengan diabetes tipe II. Secara garis besar latihan-latihan untuk para penderita diabetestanpa komplikasi harus melihat Frekuensi (Tipe I: Berlatih setiap hari untuk memelihara diet dan dosisinsulin, Tipe II: Berlatihlah 5 hari per minggu untuk membuat maksimal penggunaan kalori), Intensitas (tipeI: 70-85 % denyut nadi maksimal, tipe II: 70-80 % denyut nadi maksimal), Lama Latihan (Tipe 1: 2-30 menitdalam zone latihan, Tipe II: 40-60 menit dalam zone latihan). Bagi penderita usia tua yang seringmengalami bengkak pada kaki, lakukan latihan-latihan ini pada waktu siang atau sore hari.
PENINGKATAN SARANA PRASARANA PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DESA DOPLANG KABUPATEN BOYOLALI Halim Dedy Perdana; Santoso Tri Hananto; Bandi Bandi; Sri Murni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i4.5735

Abstract

Persoalan sampah rumah tangga seringkali menjadi masalah penting yang terabaikan, khususnya bagi faktor kesehatan lingkungan permukiman warga masyarakat. Kebiasaan membuang sampah di sembarang tempat maupun di suatu tempat tertentu yang tidak jelas proses akhirnya, sehingga menjadi timbunan sampah yang justru akan membahayakan kesehatan warga masyarakat sendiri. Namun semua masalah tersebut dapat teratasi jika kesadaran masyarakat tentang kesehatan lingkungan mulai tumbuh dan berlanjut menjadi suatu kebiasaan positif dalam masyarakat. Karena pada dasarnya, suatu perubahan itu akan terjadi jika ada kemauan dalam masing-masing individu. Dengan telah berlangsungnya kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga di lokasi pilot, bisa dikatakan cukup berhasil. Keberhasilan yang terjadi bukan hanya sekedar keberhasilan pembangunan fisik semata, namun juga keberhasilan dalam membangun ikatan-ikatan kebersamaan dalam masyarakat untuk menemukan suatu persoalan bersama, yang harus disikapi secara bersama pula. Keterlibatan partisipasi masyarakat, dalam satu kesadaran telah mampu menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah capital (modal) sosial yang sangat potensial di masyarakat. Dengan satu kesadaran pula, maka masyarakat telah belajar untuk mengorganisir diri dalam bentuk pembagian (distribusi) pekerjaan serta tanggung jawab dalam pengelolaan sampah. Pengabdian ini dilakukan dengan meningkatkan kualitas hasil produk pupuk organik yang telah dihasilkan selama ini serta pengembangan kawasan dengan tema Desa Ramah Lingkungan dan Agrowisata. Kedepannya Desa Doplang Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali menjadi salah satu pioneer dalam pengelolaan sampah baik organik maupun anorganik di Indonesia.
PENGEMBANGAN GREEN TICKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT DAN PELESTARIAN EKOSISTEM WISATA PULAU TIBAN Ade Rustiana; Nina Farliana; Ubaedul Mustofa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i3.11748

Abstract

AbstrakPulau Tiban adalah objek wisata yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kartikajaya dan merupakan satu-satunya wisata pulau di Kabupaten Kendal yang menarik untuk dikunjungi. Permasalahan yang dihadapi Pokdarwis desa Kartikajaya adalah kurangnya kesadaran wisatawan dalam menjaga kelestarian alam lokasi wisata, kurangnya kemampuan manajerial tentang cara pengembangan wisata dengan mengedepankan kelestarian ekosistem yang ada, serta pengelolaan objek wisata yang masih sederhana. Tujuan kegiatan pengabdian ini yang pertama adalah untuk memberdayakan wisata Pulau Tiban Desa Kartikajaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal melalui pengembangan green ticketing sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian ekosistem. Tujuan kedua adalah memberikan kontribusi positif dari adanya pemberdayaan Pokdarwis melalui pengembangan green ticketing, sehingga mampu memberikan nilai lebih tidak hanya pada lingkungan dan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan masyarakat lokal. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberdayaan dan pengembangan green ticketing wisata yang dilakukan dengan metode pelatihan yang menghasilkan keterampilan, metode ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi serta pendampingan. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian adalah meningkatkan wasasan dan pengetahuan baru pokdarwis desa Kartika jaya tentang pengelolaan wisata, meningkatkan kesadaran pokdarwis dan masyarakat terhadap kelestarian alam lokasi wisata dan adanya pemberdayaan pengembangan green ticketing.Kata Kunci: Pulau Tiban, Green Ticketing, EkowisataAbstractTiban Island is a tourist attraction managed by Tourism Awareness Group (Pokdarwis) Kartikajaya and only one tourist island in Kendal Regency that is interesting to visit. The problem faced by Pokdarwis in Kartikajaya village is lack awareness of tourists in preserving the natural preservation of tourist sites, lack of managerial ability how to develop tourism by prioritizing the preservation of existing ecosystems, as well as managing simple tourist objects. The aim of service acticities, first is to empower the Tiban Island tourism in Kartikajaya Village, through the development of green ticketing as an effort to empower the community's economy and preserve the ecosystem. The second is make positive contribution to empowering Pokdarwis through the development of green ticketing, so as to provide usefullness not only to environment and economy, but also to the welfare of local communities. The method of implementing community service activities are empowerment and development of green ticketing tours is carried out by training methods that produce skills, lecture methods, discussion, simulation and mentoring. The results are increase the awareness and new knowledge Pokdarwis about tourism management, increase the awareness and the community towards the natural preservation of tourist sites and empower the development of green ticketing.Keywords: Tiban Island, Green Ticketing, Ecotourism
PERKEMBANGAN PENGETAHUANMAKNA DALAM BAHASA MINANGKABAUGUNA MENAMBAHCAKRAWALA BERPIKIR MAHASISWA BAHASA JERMAN BIDANG LINGUISTIK Rina Evianty
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4713

Abstract

Gejala perubahan makna sebagai akibat dari perkembangan makna oleh para pemakai bahasa. Bahasaberkembang sesuai dengan perkembangan pikiran manusia. Sejalan dengan hal tersebut karenamanusia yang menggunakan bahasa maka bahasa akan berkembang dan makna pun ikut berkembang.Faktor-faktor yang mengakibatkan perubahan makna antara lain sebagai akibat perkembangan bahasa.Perubahan makna dapat pula terjadi akibat: faktor kebahasaan, faktor kesejarahan,  sebab sosial, faktorpsikologis (psychological causes) yang berupa: faktor emotif, kata-kata tabu: yaitu  tabu karena takut,tabu karena kehalusan, tabu karena kesopanan, pengaruh bahasa asing dan  karena kebutuhan akankata-kata baru. Bahasa Minangkabau juga mengalami perubahan makna yaitu dengan cara  pergeseranmakna, meluas dan menyempit.Pengetahuan makna ini sangatlah penting sebagai khazanah cakrawalaberpikir bagi mahasiswa bahasa Jerman juga sebagai perbandingan  dalam mempelajari Linguistikbahasa Jerman.
PENCEGAHAN KARIES DENGAN APLIKASI TOPIKAL FLUORIDE PADA ANAK USIA 12-13 TAHUN Prastiwi Setianingtyas; Nita Nurniza; Fathimah Azzahra Attamimmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i2.13177

Abstract

Abstrak Kesehatan gigi dan mulut telah mengalami peningkatan pada beberapa tahun terakhir, tetapi prevalensi terjadinya karies gigi pada anak tetap merupakan masalah klinis yang signifikan. Anak yang berisiko karies tinggi harus segera dilakukan perawatan untuk mengurangi terjadinya karies atau mencegahnya. Upaya pencegahan yang paling efektif salah satunya adalah dengan aplikasi topikal fluoride. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan karies khususnya pada anak usia 12-13 dan mendorong perubahan perilaku dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, sikat gigi bersama dan pengaplikasian topical fluoride. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Februari – Maret 2019. Hasil yang didapatkan adalah setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan tentang karies dan pencegahannya sebesar 48% berdasarkan hasil pre test dan post test. Kata Kunci : pencegahan karies, topikal fluoride Abstract Oral and dental health has increased in recent years, but the prevalence of dental caries in children remains a significant clinical problem. High caries risk children should immediately be treated to reduce or prevent the occurrence of dental caries. One of the most effective prevention efforts is the application of topical fluoride. The purpose of this activity is to increase knowledge about prevention of caries especially in children aged 12-13 and encourage behavioral changes in maintaining dental and oral health. The method used is counseling, toothbrush together and the application of topical fluoride. This activity was conducted in February - March 2019. The results obtained were after counseling there was an increase in knowledge about caries and prevention by 48% based on the pre test and post test. Keywords : caries prevention, topical fluoride
KONVERSI CASHEW NUT SHELL LIQUID (CNSL) DARI KULIT BIJI METE MENJADI FRAKSI BAHAN BAKAR CAIR MELALUI PROSES CATALYTIC HYDROCRACKING Ahmad Nasir Pulungan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 77 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i77.3411

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan fraksi bakar cair setaraf bensin dan diesel melalui proses catalytic hydrocracking CNSL dari kulit biji mete. CNSL atau disebut juga minyak laka diperoleh dari limbah kulit biji mete melalui proses pengepresan secara elektrik. Proses perengkahan secara catalytic hydrocracking minyak laka dilakukan dalam reaktor stainless steel sistem fixed-bed menggunakan katalis sintetik zeolit-Y dengan variasi rasio katalis umpan 0.17, 0.25, dan 0.50 (b/b) pada temperatur proses 4500C. Sebagai pembanding proses perengkahan juga dilakukan secara termal.Konversi produk cair yang diperoleh dianalis dengan Kromatografi Gas (GC). Produk yang dihasilkan dari perengkahan katalitik minyak laka berupa cairan, kokas dan gas. Produk cair  terdiri dari fraksi bensin (C5-C12), fraksi diesel (C12-C20) dan fraksi minyak berat (> C20). Konversi produk cair tertinggi dihasilkan pada rasio katalis umpan 0,5 (b/b sebesar 51.28%, dengan selektivitas terhadap fraksi bensin , diesel dan minyak berat masing-masing sebesar 49,77%, 23,35%, dan 27,88%..
Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Pemberian Kompensasi Dengan MotivasiMengajar Guru SMK PAB Deli Serdang. Tuhadi Tuhadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i73.4738

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kepala sekolah dan perberiankompensasi dengan motivasi mengajar guru SMK PAB Deli Serdang. Populasi penelitian ini adalahseluruh guru dari 2 SMK PAB Deli Serdang tahun ajaran 2003/ 2004 yang berjumlah 121 orang. Sampelpenelitian berjumlah 54 orang yang dilakukan dengan menggunakan teknik Stratified ProportionalRandom Sampling. Ada tiga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Pertama, terdapat hubunganyang berbarti antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi mengajar guru SMK PAB DeliSerdang. Kedua, terdapat hubungan yang berarti antara pemberian kompensasi dengan motivasimengajar guru SMK PAB Deli Serdang. Ketiga, terdapat hubungan yang berarti antara gayakepemimpinan kepala sekolah dan pemberian kompensasi secara bersama– sama dengan motivasimengajar guru SMK PAB Deli Serdang. Hasil penelitian ini menemukan bahwa (1) terdapat hubunganyang berarti antara gaya kepemimpinan kepala sekolah (X) dengan motivasi mengajar guru SMK PABDeli Serdang (Y) dengan koefisien korelasi sebesar 0,5167, dan (2) terdapat hubungan berarti antarapemberian kompensasi (X21) dengan motivasi mengajar guru SMK PAB Deli Serdang (Y) dengan koefisienkorelasi sebesar 0,5530, (3) terdapat hubungan berarti antara gaya kepemimpinan kepala sekolahdanpemberian kompensasi secara bersama–sama dengan motivasi mengajar guru SMK PAB Deli Serdangdengan koefisien korelasi sebesar 0,6718. Persamaan regresi ganda adalahŶ=-4,0630 + 0,3804 X+0,6532X. Artinya semakin baik gaya kepemimpinan kepala sekolah maka semakin baik pula motivasimengajar guru SMK PAB Deli Serdang, semakin baik pemberian kompensasi, maka semakin baik pulamotivasi mengajar guru SMK PAB Deli Serdang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagaibahan masukan bagi kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan motivasi mengajarnya. Demikianjuga bagi pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang dan para pembaca guna pengembanganilmu pengetahuan, terutama yang berkaitan dengan motivasi mengajar guru.
PENGUATAN KINERJA PERAWAT DALAM PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI PELATIHAN RONDE KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA MEDAN Roymond H. Simamora; Evicarota Bukit; Jenni Marlindawani Purba; Juwita Siahaan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i2.6880

Abstract

Abstrak Ronde keperawatan merupakan suatu metode dalam pelayanan keperawatan yang berguna untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien dan memberikan masukan kepada perawat tentang asuhan keperawatan yang dilakukan. Ronde keperawatan mampu meningkatkan kinerja perawat dalam hal kognitif, afektif dan psikomotor. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk  meningkatkan kinerja Perawat melalui  pelatihan ronde keperawatan di rumah sakit Royal Prima Medan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan, dengan Metode Kegiatan yang dilakukan adalah: Kegiatan I. Melakukan  Forum Group Discussion denganPerawat RS Royal Prima Medan. Kegiatan  II Merumuskan masalah dan melkukan pemilihan Design kegiatan yang dilanjutkan dengan penyusunan Materi. Kegiatan III Melakukan Pretest, yang dilanjutkan dengan Pemberian Materi. Kegiatan IV.  Simulasi, Role Play,dan Kegiatan  V Melakukan observasi dan choaching, Post Test dan Penutupan Kegiatan. Peserta Pelatihan berjumlah 32 orang perawat. Hasil dari kegiatan menemukan bahwa deskripsi kategori kinerja perawat sebelum pelatihan mayoritas kinerja rendah (33,75%) dan kinerja perawat sesudah pelatihan mayoritas kinerja tinggi (42,62%). Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa ada perbedaan kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan sebelum dan sesudah pelatihan ronde keperawatan perbedaan nilai mean -31,62 dan nilai signifikansi pvalue=0,00 (p < 0,05).  Kesimpulan ada pengaruh pelatihan ronde keperawatan terhadap kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan di rumah sakit Royal Prima Medan.  Kata kunci:  ronde keperawatan, kinerja perawat, asuhan keperawatan  Abstract             Nursing round is a method of nursing services that aims to improve patients services and nurses understanding about nursing care as well. It’s also improving nurses’ performance in terms of cognitive, affective and psychomotor. The outreach aimed to improve nurses’ performance through nursing round training at Royal Prima hospital, Medan. This activity was carried out for one month. There were three activities in this outreach. The first activity was: 1) conducted group discussion forum with nurses staf at Royal Prima hospital. The second activity including identified the problems and selected activities design which continue to make material of the training. The third activity was conducted pre-test and continue to provide material of the training to each nurse. The last activities were observation, coaching, post-test and terminated the activity. The number of participants were 32. The resulf of the study showed that the nurses’ performance before training was low (33.75%). Meanwhile, the nurses’ performance after training was significantly improved (42.62%).Test statistic indicated that there was significant difference between nurses’ performance in providing nursing care before and after nursing round training (Mean -31,62; SD = ); pvalue=0.00; p< 0.05. It can be concluded that nursing round training was positive effect to improve nurses’ performance in providing nursing care at Royal Prima hospital, Medan.  Keywords: nursing round, nurses’ performance, nursing care
BSG (BAK SAMPAH GAMPONG) STIMULUS ZERO WASTE 3R (REDUSE, REUSE, RECYCLE) DESA LANGUNG KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT Rita Oktavia; Fakhrul Jamal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i1.14669

Abstract

Permasalahan sampah adalah masalah berkelanjutan yang mengharuskan adanya solusi-solusi, baik segi pengelolaan maupun menyikapi sampah itu sendiri. Permasalahan yang ditemukan di desa langung kecamatan Meureubo adalah tidak tersedianya bak TPS untuk menanampung sampah masyarakat yang ada didesa Langung. Selain itu, sangat terbatasnya distribusi container sampah di wilayah desa Langung. Lokasi desa juga berada jauh dari jalur lintas truk sampah, masyarakat desa belum memiliki budaya tertip sampah, dan masyarakat desa belum paham program teknik 3R. Tahapan pemecahan masalah yang dilaksanakan adalah melakukan pendampingan pembangunan dua unit Bak Sampah Gampong (BSG). BSG bersifat permanen yang merupakan TPS milik desa. Selanjutnya adalah mengadakan penyuluhan pemahaman tentang klasifikasi sampah dan teknik 3R. Yaitu pendampingan penyuluhan peningkatan pengetahuan dan pemahaman program Zero waste dengan formulasi 3R. Selanjutnya mengadakan demo pembuatan kompos. Untuk dapat mengukur pemahaman warga maka dilakukan tes menggunakan angket setelah dilakukan penyuluhan. Hasil yang diperoleh yaitu warga antusias mengumpulkan sampah ke TPS BSG, warga memahami cara pembuatan kompos dari sisa sayuran. Selain itu warga memahami konsep Zero waste dan teknik 3R. Diperoleh hasil berdasarkan analisis angket diperoleh 84% responden memiliki pemahamann kategori sangat paham.Kata kunci: Bak Sampah Gampong; Zero Waste; Aplikasi Teknik 3R; Pengelolaan Sampah.AbstractWaste problem is a continuous problem that requires solutions, both in term of management and addressing the waste itself. Thes problem that was found in the Langung village of meureubo sub-district was teh unavailability of a polling station to collect community waste in the Langung village. In addition, the very limited distribution of garbage containers in the Langung village area. The location of the village is also far from the garbage truck lane, the village community does not yet have a culture of trash, and the village community does not understand the 3R engineering program stages of solving the problem carried out is to assist in the construction of two trash bin Gampong (BSG) units. BSG is permanent, which is a village TPS. Next is holding an edication about understanding waste classification and 3R techniques. Namely counseling increasing knowledge and understanding of the zero waste program with the 3R formulation. Next is holding a compost demostration. To be able to measure the understanding of citizens, then the test was done using a questionnaire after counseling. The result obtained are the residents enthusiastic about collecting garbage to TPS BSG. The residents understand how to make compost from the rest of the vegetables. Beside, the residents understand the consept of Zero waste and 3R techniques. The results obtained from the questionnaire analysis analysis showed that 84% of respondents had a very understanding category.Keyword: Trash Bin Gampong; Zero Waste; 3R Engineering Applications; Waste Management.
PERANAN MUSIK KLASIK DAN MUSIK POP DALAM PEMBELAJARAN AMRIZAL AMRIZAL
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 76 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i76.3437

Abstract

Belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi budaya dan selera seseorang. Musik klasik adalah komposisi musik (instrument) tanpa lirik atau – kata yang lahir dari budaya Eropa. Musik pop sering disebut juga dengan musik popular. Musik ini merupakan aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan bersifat komersial. Kata kunci : Peranan Musik Klasik, Musik Pop, Pembelajaran

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue