cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 878 Documents
Metoda-Metoda Karakterisasi Nanopartikel Perak Khairiza Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4653

Abstract

Nanopartikel perak atau yang dikenal juga dengan Ag-NPs adalah partikel perak dengan ukuran 1 dan 100nm. Nanopartikel perak mempunyai sifat yang unik. Sifat unik nanopartikel perak ini antara lain: mempunyaisifat konduktivitas listrik dan panas yang tinggi, stabilitas kimia, aktivitas katalitik dan perilaku optik nonlinear, aktivitas spketrum bakterisida dan fungisida yang luas, dapat digunakan dalam bentuk cair, sepertikoloid dan solid, juga dapat dimanfaatkan baik dalam industri tekstil dan digunakan dalam membran filtrasisistem pemurnian air. Oleh karena itu belakangan ini Ag-NPs semakin banyak digunakan di dalam berbagaipenelitian.  Karakterisasi nanopartikel perak ini dapat dilakukan dengan beberapa analisis, diantaranyaadalah dengan menggunakan Transmission Electron Microscopy (TEM), Fourier Transform InfraredSpectroscopy (FTIR), UV-visible spectrometer, Scanning electron microscopy (SEM), dan lain sebagainya.Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang proses menggunakan TEM, SEM, FTIR, dan UV-visiblespctrometer dalam pengkarakterisasian nanopartikel perak.
ANALISIS DAYA DUKUNG LINGKUNGAN DAERAH ALIRAN SUNGAI DELI. Nurmala Berutu; W. Lumbantoruan; Anik Juli Dwi Astuti; Rohani Rohani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 79 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i79.4830

Abstract

Daerah penelitian adalah DAS Deli yang meliputi tujuh subDAS dan mempunyai luas 47.302,10 ha. Tujuandari penelitian ini adalah 1) Mengetahui daya dukung air di Daerah Aliran Sungai Deli, 2) Mengetahui dayadukung lahan (permukiman, pertanian, dan fungsi lindung) di Daerah Aliran Sungai Deli. Dalam penelitianini dilakukan survei instansional, dan lapangan. Survei instansional dilakukan untuk mendapatkan datahidrometeorologi (curah hujan, suhu),  data kependudukan dan sosial-budaya. Survei lapangan dilakukanuntuk menguji kebenaran hasil peta yang telah dibuat dan  mengambil data fisik lahan. Analisis sumberdaya air mendasarkan pada neraca air dan analisis sumber daya lahan mendasarkan pada kemampuan lahan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung air di DAS Deli masih tergolong tinggi (1081,77). Hal inidicerminkan dengan nilai ketersediaan air sebesar 292.730.308,41 m3/tahun  dengan kebutuhan airsebesar 62.701.426,56 m3/tahun. Daya dukung lahan untuk permukiman di DAS Deli masih tergolong tinggi(11,56). Hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk pada beberapa subDAS relatif sedikit apabiladibandingkan dengan luas wilayahnya. Berbeda dengan daya dukung lahan untuk pertanian dimanawilayah DAS Deli, mempunyai daya dukung rendah dimana luas lahan pertanian pada daerah tersebutrelatif sempit. Daya dukung lahan untuk fungsi lindung dapat dikategorikan rendah dimana pada sebagianwilayah DAS Deli telah terjadi konversi lahan yang mengesampingkan aspek konservasi.
PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MELALUI PENDIDIKAN, PEMBERDAYAAN EKONOMI, PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA SERTA KESEHATAN DI KOTA GUNUNG SITOLI: IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. PERTAMINA (PERSERO) MARKETING OPERATING REGION (MOR) I – TERMINAL BAHAN BAKAR MINYAK (TBBM) GUNUNG SITOLI Pasca Dwi Putra; Muhammad Nasir; Noni Rozaini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i3.11611

Abstract

AbstrakPeran penting PT Pertamina (Persero) MOR I – TBBM Gunung Sitoli dalam menginplementasikan kegiatan CSR bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Kegiatan ini dilakukan di Desa Humene Kota Gunung Sitoli Kabupaten Nias. Adapun kegiatan dilakukan berupa: 1) revitalisasi sarana pendukung pembelajaran dan bantuan pendidikan, 2) pengembangan produk makanan ringan, 3) pipanisasi saluran air bersih bagi masyarakat, 4) optimalisasi peran posyandu SEHATI. Hasil pengamatan secara kualitatif menunjukkan bahwa adanya peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan dimana revitalisasi meningkatkan minat belajar siswa serta keinginan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi melalui bantuan dana pendidikan. Adanya diversifikasi produk makanan ringan sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Perbaikan pola hidup masyarakat dan peningkatan kesehatan balita melalui program pipanisasi air bersih dan peran posyandu SEHATI. Pada akhirnya, kegiatan ini bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara umum.Kata Kunci: Kesejahteraan Masyarakat, Revitalisasi, Diversifikasi Produk, Pipanisasi, Peran Posyandu, Kota GunungsitoliAbstractThe important role of PT Pertamina (Persero) MOR I - TBBM Gunung Sitoli in implementing CSR activities aims to improve the welfare of the community through various social activities. This activity was carried out in Humene Village of Gunung Sitoli City at the District of Nias. The activities were carried out in the form of: 1) revitalization of supporting facilities for learning and educational assistance, 2) development of snack products, 3) pipeline pipelines for the community, 4) optimization of the role of SEHATI’s integrated service unit (abbreviated in local term as Posyandu). The qualitative observations show that there is an increase in community welfare and health through the implementation of activities where revitalization increases students' learning interest and the desire to continue higher education through education funding. There is a diversification of snack products that have an impact on increasing people's income. Improving the lifestyle of the community and improving the health of children under five through the clean water pipeline program and the role of the SEHATI’s posyandu. In the end, this activity is beneficial for improving the welfare and health of the general public.Keywords: Community Welfareness, Revitalization of Posyandu, Product Diversification, Piping, Gunungsitoli City
MENUMBUHKAN RASA SOSIAL SISWA MELALUIMODEL PEMBELAJARAN GOTONG ROYONG PLUS Rumasi Simaremare Simaremare
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 71 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i71.4706

Abstract

Fakta sejarah menunjukkan bahwa keunggulan suatu bangsa sangat ditentukan oleh faktor sumberdaya manusia. Ketika kegiatan belajar menganajt berlansung, guru harus mampu memahami eksistensisiswa dengan segala konsekuensinya. Semua, kendala yang menghambat proses belajar mengajar, baikyang berasal dari siswa maupun dari luar diri siswa harus dihilangkan. Karena keberhasilan belajarmengajar lebih banyak ditentukan oleh guru. Tujuan model pembelajaran gotong royong plusdiharapkan dapat menumbuhkankembangkan rasa sosial yang tinggi pada diri siswa dimana model inimembantu kelompok yang dapat bertanggung jawab atas anggota kelompok dalam kegiatan yangberfungsi secara efektif dapat melakukan pengawasan terhadap anggota-anggotanya. Pelaksanaanmodel pembelajaran gotong royong plus ini, menekankan pentingnya ciri-ciri kelompok yang sehatterdapat dalam kelas yang didukung adanya hubungan antara pembelajar dengan kelompok kelas itu.Peranan pengajar diutamakan pada upaya mengembangkan dan mempertahankan keeratan hubungananatara pembelajar semangat produktivitas, dan orientasi pada tujuan kelompok bukan tujuan pribadi.Maka dapat disimpulkanbahwa model pembelajaran gotong royong plus diimplementasikan dalamkerja kelompok. Bahwa, siswa dibiasakan hidup bersama, bekerja sama dalam kelompok akan membuatsiswa menyadari bahwa dirinya ada kekurangan dan kelebihan. Persaingan positif dalam siswamembantu mencapai prestasi belajar yabgn optimla. Sehingga, siswa mampu secara aktif, kreatif, danmandiri serta mampu bertanggung jawab serta selalu meningkatkan motivasi dan keprecayaan diri.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PETANI JAGUNG (Zea mays L.) MELALUI PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) MELATI Syam S. Kumaji; Abubakar Sidik Katili
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i1.13937

Abstract

Implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jagung melalui kegiatan KKN PPM tahun 2019 dilaksanakan di desa Ilohungayo. Adapun tujuan dari program ini adalah menyerap tenaga kerja, menambah pendapatan masyarakat melalui Usaha Kecil Menengah, meningkatkan kreativitas dan inovasi lokal yang dapat dijadikan produk khas daerah Gorontalo dan meningkatkan nilai jual komoditas Jagung di Desa Ilohungayo, Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo. Solusi yang dapat dilakukan yaitu melalui pengolahan bahan mentah jagung menjadi produk yang lezat, bergizi dan disukai serta bisa menjadi produk khas daerah yang dapat bersaing dengan daerah lain. Adapun metode yang digunakan dalam program ini adalah metode penyuluhan dan pelatihan. Program ini bekerja sama dengan KUBE Melati Desa Ilohungayo sebagai mitra dalam pusat pengolahan jagung menjadi stik jagung dan Plaza Amanda Jaya Gorontalo sebagai mitra dalam proses pemasaran produk cemilan. Alur kegiatan meliputi tahap persiapan berupa observasi ke dinas  instansi terkait dan pembekalan mahasiswa KKN-PPM. Kemudian tahap pelaksanaan, yaitu penyuluhan dan pelatihan pada masyarakat di 4 dusun yakni Dusun Ilito, Ilito Barat, Hungayo, Hungayo Timur, dan Hungayo Selatan  yang berpusat di Desa Ilohungayo. Kata Kunci: Pemberdayaan, Produk, Jagung.  Abstract The Implementation of a community service program through the processing of corn through the community service program 2019 is conducted at Ilohungayo Village. This program aims to absorb labors, add community income through small and medium enterprises, improve creativity and local innovation that can be the typical products from Gorontalo and increase the selling value of corn commodities at Ilohungayo Village, Batudaa Sub-district, Gorontalo District. The solution that can be done is through the processing of the raw corn into the delicious, nutritious and preferredproduct as well as to be the typical local product that can compete with products from other areas. The methods used in this program are counseling and training. This program cooperates with Melati joint venture at Ilohungayo village as a partner in the center of corn processing into corn stick as well as Plaza Amanda Jaya Gorontalo as a partner in the marketing process of the snack products. The flow of activities includes a preparation phase in the form of observation to the related institutions and students’ Community Service Program briefing. The next phase is implementation which is counseling and training to the community at 4 orchards; Ilito Orchard, Ilito Barat, Hungayo, Hungayo Timur, and Hungayo Selatan which centered on Ilohungayo Village. Keywords: Empowerment, Product, Corn.
PENENTUAN PLASTISITAS AWAL DAN PLASTISITAS RETENSI INDEKS KARET Rudi Munzirwan Siregar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 77 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i77.3399

Abstract

Penelitian tentang Penentuan Plastisitas Awal dan Plastisitas Retensi Indeks karet telah dilakukan. Kedalam lateks ditambahkan arang tempurung kelapa (ukuran partikel 80 mesh) sebanyak 42 gram, kemudian lateks digumpalkan dengan asam formiat dengan pH 4,7. Sebagai kontrol digunakan asam formiatuntuk menggumpalkan karet tanpa penambahan tempurung kelapa.Penelitian mutu karet dilakukan dengan mengukurplastisitas awal, dan plastisitas retensi indeks karet.Dari hasil Penelitian ternyata diperoleh bahwa nilai plastisitas awal, dan plastisitas retensi indeks karet dengan penambahan arang ke dalam lateks yaitu 46,5 dan 83, sedangkan nilai plastisitas awal, dan plastisitas retensi indeks karet untuk kontrol (tanpa penambahan arang) yaitu 45,5 dan 75. Hal ini berartinilai plastisitas awal, dan plastisitas retensi indeks karet dengan penambahan arang ke dalam lateks lebih tinggi bila dibandingkan kontrol (tanpa penambahan arang) sehingga mutu karet yang dihasilkan lebih tinggi dan mutunya lebih baik
INDUSTRI RUMAH TANGGA STICK WORTEL DI DELI SERDANG Siti Sutanti; Erli Mutiara
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i2.6873

Abstract

Abstrak Stick adalah camilan yang disenangi karena rasanya yang gurih. Stik di buat dengan berbagai rasa, salah satunya rasa wortel.  Mitra kegiatan yaitu usaha industri rumahtangga Mekar Mandiri dan usaha industri rumahtangga Merpati Putih di Kecamatan Tanjung Morawa. Tujuan Kegiatan ini pengembangan usaha pengolahan stick wortel. Kegiatan dilaksanakan 8 bulan tahun 2016. Metode Pelaksanaan melalui pendidikan, pelatihan produksi, pelatihan manajemen usaha, penggunaan mesin dan pendampingan. Target luaran yaitu : a) mesin pencetak stick wortel; b) stick wortel. Hasil kegiatan yang diperoleh adalah mitra mampu memproduksi stick wortel. Mitra dapat mengoperasikan mesin pencetak stick wortel dengan baik. Produksi mitra semakin banyak dan omset mitra semakin bertambah. Kata kunci: Stick, Wortel, Industri, Rumahtangga  Abstract Stick is a favorite snack because it tastes savory. Sticks are made with a variety of flavors, one of which is the taste of carrots. Activity Partners are home industry of Mekar Mandiri and Merpati Putih household business in Tanjung Morawa sub district. The purpose of this activity is the development of carrot stick processing business. Activity is implemented 8 months in 2016. Method Implementation through education, production training, business management training, machine use and assistance. Output targets are: a) carrot sticking machine; B) carrot sticks. The results of the activities obtained are the partners are able to produce carrot sticks. Partner can operate the carrot sticking machine well. Partner production is growing and partner turnover is growing. Keywords: Stick, Carrot, Industry, Household Abstrak Stick adalah camilan yang disenangi karena rasanya yang gurih. Stik di buat dengan berbagai rasa, salah satunya rasa wortel. Mitra kegiatan yaituusaha industri rumahtangga Mekar Mandiri dan usaha industri rumahtangga Merpati Putih di Kecamatan Tanjung Morawa. Tujuan Kegiatan ini pengembangan usaha pengolahan stick wortel.Kegiatan dilaksanakan 8 bulan tahun 2016. Metode Pelaksanaan melalui pendidikan, pelatihan produksi, pelatihan manajemen usaha, penggunaan mesin dan pendampingan. Target luaran yaitu : a) mesin pencetak stick wortel; b) stick wortel. Hasil kegiatan yang diperoleh adalahmitra mampu memproduksi stick wortel. Mitra dapat mengoperasikanmesin pencetak stick wortel dengan baik. Produksi mitra semakin banyak dan omset mitra semakin bertambah. Kata kunci:Stick, Wortel, Industri, Rumahtangga  Abstract Stick is a favorite snack because it tastes savory. Sticks are made with a variety of flavors, one of which is the taste of carrots. Activity Partners are home industry of Mekar Mandiri and Merpati Putih household business in Tanjung Morawa sub district. The purpose of this activity is the development of carrot stick processing business. Activity is implemented 8 months in 2016. Method Implementation through education, production training, business management training, machine use and assistance. Output targets are: a) carrot sticking machine; B) carrot sticks. The results of the activities obtained are the partners are able to produce carrot sticks. Partner can operate the carrot sticking machine well. Partner production is growing and partner turnover is growing. Keywords: Stick, Carrot, Industry, Household
REKAYASA BAHAN MAKANAN DARI SINGKONG DALAM MENSEJAHTERAKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Pasca Dwi Putra; Lisyanto Lisyanto; Adek Cerah Kurnia Azis; Andri Zainal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v25i3.15396

Abstract

Singkong merupakan sumber karbohidrat bagi manusia setelah padi. Banyak masyarakat khususnya pedesaan yang memanfaatkan singkong sebagai sumber karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari. Disamping itu, singkong banyak dijadikan olahan berupa keripik dan produk lainnya. Salah satunya di Kabupaten Labuhan Batu Utara Provinsi Sumatera Utara yang merupakan daerah dengan luas wilayah sebagian besar merupakan daerah pertanian dan perkebunan. Adapun produk olahan singkong yang dihasilkan didaerah ini berupa keripik singkong. Terdapat beberapa masalah yang dihadapi mitra berkaitan dengan produk olahan singkong ini seperti pemasaran yang hanya dilakukan didaerah sekitar, variasi produk yang terbatas berupa keripik singkong yang merupakan produk yang sudah banyak dikenal dan dikonsumsi oleh orang banyak serta kemasan dar produk yang masih sederhana dan kurang memiliki nilai jual. Adapun metode dalam menyelesaikan permasalahan ini berupa pendampingan terhadap mitra baik dari segi kewirausahaan, variasi produk, maupun desain kemasan produk. Hasil dari kegiatan ini berupa rekayasa bahan baku dan variasi produk lain selain keripik singkong sehingga menghasilkan produk yang inovasi dan kreatif dibandingkan dengan daerah lain. Selain itu, pemasaran tidak hanya dilakukan didaerah sekitar saja tetapi luar daerah melalui pemasaran lewat market place sehingga produk lebih dikenal secara luas. Kemasan yang lebih menarik membuat produk dari singkong ini lebih memiliki nilai ekonomi yang lebih besar.Kata Kunci: Kewirausahaan; Market Place; Variasi Produk; Rekayasa Bahan Makanan.AbstractCassava is a source of carbohydrates for humans after rice. Many communities, especially rural areas, use cassava as a source of carbohydrates consumed every day. Besides that, cassava is often made into processed in the form of chips and other products. One of them is in Labuhan Batu Utara Regency, North Sumatra Province which is an area with an area of mostly agricultural and plantation areas. The processed cassava products produced in this area are cassava chips. There are several problems faced by partners related to cassava processed products such as marketing which is only done in the surrounding area, limited product variation in the form of cassava chips which is a product that is widely known and consumed by many people and packaging of products that are still simple and have little value selling. The method of solving this problem is in the form of assistance to partners in terms of entrepreneurship, product variation, and product packaging design. The results of this activity are in the form of engineering raw materials and variations of other products besides cassava chips so as to produce innovative and creative products compared to other regions. In addition, marketing is not only done in the surrounding area but outside the region through marketing through market places so that the product is more widely known. More attractive packaging makes cassava products have more economic value.Keywords: Entrepreneurship, Marketplace, Product Variation, Food Engineering. 
MODEL PEMBELAJARAN OPTIMAL UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BENTUK GEOMETRI MOLEKUL Dewi Syafriani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 77 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i77.3429

Abstract

Penelitian inibertujuanuntuk mengembangkan model pembelajaran dalam upaya meningkatkan kecakapan dan hasil belajar siswa. Kecakapan siswa diamati lewat aktivitas belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Kisaran, Kabupaten Asahan. Sampel penelitian sebanyak empat kelas eksperimen. Kelas eksperimen I diberi pembelajaran Cooperative Learning Tipe STADyang diintegrasikan dengan multimedia berbasis komputer. Kelas eksperimen II diberi pembelajaran Cooperative Learning Tipe STADyang diintegrasikan dengan molymod. Kelas eksperimen III diberi pembelajaran Direct Instruction yang diintegrasikan dengan multimedia berbasis komputer. Kelas eksperimen IV diberi pembelajaran Direct Instruction yang diintegrasikan dengan molymod. Hasil belajar siswa diukur dengan instrumen test hasil belajar. Untuk mengukur pembentukan karakter siswa melalui aktivitas belajar siswa digunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan Anova dua jalur pada taraf signifikansi α = 0,05. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan General Linear Model Multivariate dengan program SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1)Terdapat pengaruh yang signifikan dari media pembelajaran terhadapkecakapan, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari strategi pembelajaran terhadap kecakapan, (3)Terdapat pengaruh yang signifikan dari media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa, (4)Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan media pembelajaran terhadap kecakapan, (6) Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dengan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Disamping itu hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam upaya untuk meningkatkan kecakapan dan hasil belajar siswa, model pembelajaran yang paling optimal adalah hasil interaksi antara strategi pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD dengan multimedia berbasis komputer.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS MANAJEMEN DAN MUTU PRODUK PADA KELOMPOK KERAJINAN KARAWO DI DESA BONGO KABUPATEN GORONTALO Ismet Sulila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v22i3.4764

Abstract

Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya dilaksanakan melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Pengabdianmasyarakat melalui KKN PPM ini dilaksanakan dengan tema upaya meningkatkan kapasitas manajemen dan mutuproduk pada kelompok kerajinan karawo di desa Bongo kecamatan Batudaa Pantai kabupaten Gorontalo yang jugaditujukan untuk memenuhi standard mutu pasar moderen di Gorontalo sebagai mitra. Peningkatan kapasitasmanajemen dari berbagai aspek diharapkan membuka peluang untuk dapat melakukan perbaikan kuantitas dankualitas sehingga dapat terus mempertahankan dan mengangkat produk karawo lebih luas sebagai ciri khasGorontalo. Beberapa target spesifik yang dicapai adalah: 1). Mewujudkan pemenuhan standarisasi mutu produksesuai permintaan pasar modern di Gorontalo sebagai mitra, 2) Mewujudkan strategi pemasaran dan perluasanwilayah pemasaran produk karawo di Gorontalo, 3) Mewujudkan kontinuitas hasil produksi karawo sehingga dapatmembuka peluang peningkatan pendapatan anggota kelompok usaha karawo di desa Bongo dan kesejahteraanmasyarakat sekitarnya. Langkah konkrit dalam kegiatan ini adalah melakukan penguatan kapasitas manajemenusaha, meningkatkan suplay bahan baku, hasil produksi dan memenuhi standarisasi produk di pasaran serta strategipemasaran.

Page 3 of 88 | Total Record : 878


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue