cover
Contact Name
Husna Parluhutan Tambunan
Contact Email
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpkm.lpm@unimed.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Negeri Medan Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan Estate, Kec.Medan Tembung, Sumatera Utara 20221 Telephone: (061) 6618754 FAX: (061) 6614002 / 6613319
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 08522715     EISSN : 25027220     DOI : 10.24114
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan di JPKM LPPM UNIMED meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPKM LPPM UNIMED maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPKM menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas kedalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan mencakup: Sosial Kependidikan Sains Keolahragaan Bahasa Bisnis dan Ekonomi Teknik dan Kejuruan Kesenian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 883 Documents
Effektivitas Model PembelajaranProblem BasedInstruction(Pbi) Terhadap Hasil Belajar MataKuliah Pertumbuhan Dan Perkembangan Gerak Pada Mahasiswa Prodi Pjs Ika Kusumasari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 20, No 78 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v20i78.4674

Abstract

AbstrakMata kuliah Pertumbuhan dan Perkembangan Gerak memiliki peranan yang sangat penting dalammembekali kompetensi mahasiswa olahraga. Hal ini dikarenakan mata kuliah ini dimaksudkan untukmendidik dan melatih mahasiswa dalam menemukan dan menanamkan kebenaran ilmiah melaluipemahaman, penguasaan tentang pemetaanunsur-unsur proses periodisasi perkembangan berdasarkanumur ditinjau dari perkiraan usia, pertumbuhan fisik, perkembangan gerak, aktivitas yang dibutuhkan danaspek perilaku tiap perodisasi.Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan model pembelajaran berdasarkan masalah atau ProblemBased Instruction (PBI)yang merupakan salah satu model pembelajaran inovatif yang dapat memberikankondisi belajar aktif kepada mahasiswasebagai usaha untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yangbermuara pada peningkatan prestasi belajar mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subyek kegiatan dalampenelitan ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Angkatan 2010 pada tahunajaran 2010/2011 (Semester Ganjil)  yang memprogram Mata Kuliah Pertumbuhan dan PerkembanganGerak sebanyak 38 orang mahasiswa.Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapatmeningkatkan hasil belajar mata kuliah Pertumbuhan dan Perkembangan Gerak. Selain itu modelpembelajaran mendapat respon yang positif dari mahasiswa karena model pembelajaran berdasarkanmasalahdapat memberikan pengalaman yang kaya kepada mahasiswa.
APOTEK PENDIDIKAN TADULAKO: IMPLEMENTASI PHARMACEUTICAL CARE SECARA PROFESSIONAL PADA LINGKUP FARMASI KOMUNITAS Alwiyah Mukaddas; Muhammad Sulaiman Zubair; Yusriadi Yusriadi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v24i4.11984

Abstract

AbstrakApotek merupakan tempat dilakukan praktik kefarmasian oleh Apoteker. Apotek menjadi unit layanan kesehatan (fungsi sosial) dan unit bisnis (profit oriented). Apotek memiliki fungsi pendidikan yaitu sarana pembelajaran bagi calon tenaga teknis kefarmasian dan calon apoteker sebagai tempat praktik lapangan yang ideal menjadi nilai lebih dari Apotek Pendidikan. Selain itu, dapat menjadi tempat melakukan penelitian farmasi komunitas. Pendirian Apotek Pendidikan Tadulako (Apotek PenTa) dengan tagline LET’S TAKE A GOOD CARE OF OUR HEALTH (Caring, Serving, Learning, Educating, Being Healthy) sangat penting karena bertujuan menjadi apotek pioner yang melaksanakan implementasi peraturan pemerintah secara komprehensif dan berkesinambungan. Apotek PenTa menerapkan Branch Image Entrepreneurship yang menjalankan asuhan kefarmasian (pharmaceutical care) secara profesional dengan semboyan “no pharmacist no service”. Seiring dengan itu, terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan layanan kefarmasian yang ideal, komunikasi yang efektif serta membina hubungan melalui monitoring pengobatan akan meningkatkan customer satisfied dan customer loyality sehingga omzet apotek dapat meningkat dan profit juga akan meningkat setiap tahun.Kata kunci: apotek pendidikan, asuhan kefarmasian, farmasisAbstractPharmacy is a place where pharmacy practices are carried out. Pharmacy becomes a health service unit (social function) and business unit (profit oriented). The pharmacy has an educational function that is a learning facility for prospective pharmacy technical candidates and prospective pharmacistsas an ideal field practice place to be more value than the Education Pharmacy (Apotek Pendidikan). In addition, it can be a place to conduct community pharmacy research. The establishment of the Tadulako Education Pharmacy (Apotek PenTa) with the LET 'S TAKE A GOOD CARE OF OUR HEALTH(Caring, Serving, Learning, Educating, Being Healthy) tagline is very important because it aims to be a pioneer pharmacy that implements comprehensive and sustainable government regulation. PenTa Pharmacy implements Branch Image Entrepreneurship that carries out pharmaceutical care professionally with the slogan "no pharmacist no service". Along with this, the fulfillment of thecommunity's need for ideal pharmaceutical services, effective communication and fostering relationships through monitoring treatment will increase customer satisfaction and customer loyalty so that the turnover of pharmacies can increase and profits will also increase every year.Keywords: apotek pendidikan, pharmaceutical care, pharmacist
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) DENGAN MELAKUKAN PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS Erlinawaty Simanjuntak; Sudianto Manullang; Marlina Setia Sinaga
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i3.7474

Abstract

Abstrak Observasi awal yang dilakukan terhadap 74 guru-guru di SMPN 1 Tanjung Morawa dan SMPN 4 Tanjung Morawa menunjukkan bahwa hanya 10 orang yang mengaku mampu melakukan penelitian tindakan kelas (PTK). Dari 10 guru-guru tersebut hanya 4 orang yang mengaku sudah melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dan 6 guru mengaku tidak termotivasi untuk melakukannya. Sementara 64 guru lainnya memberikan alasan tidak memahami prosedur pelaksanaan, PTK bukan pekerjaan seorang guru. Seyogyanya, pelaksanaan PTK tidaklah hanya sebagai disamping tuntutan administrastif, namun guru harus mampu untuk merefleksi pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas pembelajaran membutuhkan penelitian tindakan kelas. Hal inilah yang menjadi dasar peningkatan profesionalisme guru-guru SMP melalui pelatihan penelitian tindakan kelas di kabupaten Deli Serdang. Pelaksanaan Iptek bagi Masyarakat  (IbM) ini adalah untuk membentuk kelompok guru yang mandiri dalam melaksanakan PTK serta mampu menghasilkan laporan serta karya tulis imiah yang dipublikasikan dalam jurnal dengan pendekatan pendampingan yang berkelanjutan. Dosen-dosen yang sudah berpengalaman dalam hal PTK turut membantu sebagai pembimbing guru-guru tersebut. Pelaksanaan IbM ini memberikan kontribusi peningkatan motivasi guru dalam melaksanakan PTK secara signifikan dimana terdapat 13 orang dari 31 orang guru yang dibimbing dapat menuntaskan kewajibannya sampai pada seminar hasil PTK.  Kata Kunci : Jurnal Ilmiah, Penelitian Tindakan Kelas. Abstract Initial observations conducted on 74 teachers at SMPN 1 Tanjung Morawa and SMPN 4 Tanjung Morawa indicated that only 10 of them have the ability to perform classroom action research (PTK). More specifically, 4 out of 10 teachers have engaged with PTK and 6 teachers admitted that they are not motivated to do so. Accordingly, 64 other teachers had lack of understanding in the implementation procedure arguing that, PTK is not a teacher's job. As a matter of fact, the implementation of TOD is not only as a matter of administrative demands, but the teacher must be able to reflect on the classroom learning for the improvement of the quality of learning requires research of class action. This is the basis for improving the professionalism of junior high school teachers through classroom action research training in Deli Serdang district. The implementation of Science and Technology for Society (IbM) is to form a group of independent teachers in implementing PTK and able to produce reports and writings imiah published in the journal with a sustainable approach mentoring. Lecturers who have experience in terms of PTK helped as mentors of these teachers. The implementation of IbM contributed to the improvement of teachers' motivation in implementing PTK significantly where 13 people from 31 guided teachers could complete their obligation until the PTK seminar result. Keywords: Scientific Journal, Classroom Action Research.
KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRISBEKAL UTAMA MASUK DUNIA KERJA Amrizal Amrizal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 72 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i72.4719

Abstract

Bahasa Inggris merupakan salah satu aspek penting yang dimiliki olehmahasiswa. Selain merupakanbahasa Internasional yang akan menunjangkomunikasi dengan orang lain, terlebih saat ini banyakreferensi penunjang perkuliahan yang menggunakan bahasa Inggris. Sehingga mahasiswa perlumeningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. Yang paling penting adalah kemampuan berbahasainggris saat ini menjadi persyaratan mutlak bagi Dunia Usaha dan Dunia Industri. Ketika lulusanperguruan tinggi khususnya unimed tidak memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik, maka akansulit diterima diperusahaan-perusahaan berskala nasional dan international. Oleh karena itukemampuan berbahasa inggris harus menjadi bekal utama bagi lulusan perguruan tinggi memasukidunia kerja.
PUPUK ORGANIK ENCENG GONDOK DARI DANAU TOBA Rita Juliani; Ruth Fika Ronauli Simbolon; Warmi Hartati Sitanggang; Jon Berghauser Aritonang
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i1.6637

Abstract

Abstrak Danau Toba adalah danau terbesar di Asia Tenggara. Bapak Presiden Republik Indonesia menggalangkan Danau Toba menjadi Monaco Asia, namun keindahan Danau Toba berkurang disebabkan pertumbuhan eceng gondok yang tinggi. Tujuan dari PKM – M membantu masyarakat untuk mengolah eceng gondok yang ada di Danau Toba menjadi pupuk organik yang berguna bagi masyarakat. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi sosialisasi, pelatihan serta monitoring dan evaluasi. Pengetahuan masyarakat tentang eceng gondok berubah, sehingga masyarakat tahu cara pembuatan pupuk organik eceng gondok yang dapat membantu pertanian dan membantu perekonomian masyarakat. Hasil training eceng gondok yang telah dilakukan, eceng gondok yang melimpah di Danau Toba dapat dijadikan menjadi pupuk organik yang berguna bagi masyarakat serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat daerah. Sehingga dengan kegiatan berkelanjutan Danau Toba akan kembali bersih dan indah.Kata kunci : Pupuk organik, Enceng gondok, Pelatihan, Danau tobaAbstractLake Toba is the biggest lake in Southeast Asia. The president of the republic Indonesia has a plan to make Lake Toba as Monaco Asia. However, the beauty of Lake Toba has reduced as a result of uncontrolled growth of water hyacinth. The purpose of this PKM-M was to help the society to modify water hyacinth as fertilizer organic so that this parasite could be benefical for them. The methods that had been used were socialization, training, monitoring and evaluation. Community awareness of the water hyacinth has changed, so that they know how to produce organic fertilizers form water hyacinth that can help agriculture and economy. From the training that had been accomplished, the abundant water hyacinth can be modified as organic fertilizers which had benefical effect as well as improving the economy of local communities. So if these activities is still being done continiously, Lake Toba would be regained its beauty and cleanness.Key words: Organic fertilizers, Water hyacinth, Training, Lake toba
PENGEMBANGAN MUTU SEKOLAHDI KABUPATEN DELI SERDANG Mukti Hamjah Harahap
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 19, No 73 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v19i73.4744

Abstract

Dengan diberlakukannya Undang-Undang No. 22 tahun 1999 maka pola pembinaan guru bertumpupada daerah masing-masing. Disamping itu dengan diberlakukannya penilaian kinerja guru pada tahun2013 maka pembinaan guru secara berkesinambungan mutlak dilkukan. Melalui Lembaga PengabdianKepada Masyarakat Universitas Negeri Medan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DeliSerdang dilakukan pembinaan guru untuk pengembangan mutu sekolah. Dalam proses pembinaandugunakan instrument pengukuran berupa angket kepada peserta mengenai poin penilaian yang bakaldihadapi oleh guru. Dari hasil instrument ini dapat disimpulkan bahwa kesiapan guru dalammenghadapi sistem penilaian kinerja guru masih sangat rendah teruma pada empat  hal yaitu,Persiapan bahan ajar, media pembelajaran, PTK dan karya tulis ilmiah.
POSYANDU LANSIA SEBAGAI ALTERNATIF PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN DI PANTI JOMPO DARUSSA’ADAH DAN AN-NUR DI KOTA LHOKSEUMAWE Mulyati Sri Rahayu; Meutia Maulina; Yuziani Yuziani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v23i3.7469

Abstract

Abstrak Penduduk lansia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga dibutuhkan optimalisasi wahana pelayanan bagi kaum lansia seperti posyandu lansia (poslan). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi permasalahan program pelayanan kesehatan poslandi Panti Jompo Darussa’adah dan Panti Jompo An-Nur yang dinilai belum optimal. Selain program pelayanan poslan yang belum optimal, keterbatasan fasilitas kesehatan yang menunjang program tersebut juga masih menjadi kedala. Metode penyelesaian permasalahan dilakukan dengan membentuk kader poslan,sosialisasi poslan, pelatihan tentang tugas 5 meja (pemeriksaan fisik dan kemandirian lansia, pengisian KMS dan keterampilan laboratorium sederhana), praktek pelaksanaan poslan, penyediaan fasilitas alat kesehatan dan laboratorium sederhana serta melaksanakan kegiatan penunjang kesehatan lansia seperti senam lansia. Hasil kegiatan Iptek Bagi Masyarakat (IbM) yang dilaksanakan pada kedua mitra adalah tersedianya sistem pelayanan kesehatan 5 meja pada kedua poslan dan tersedianya kader lansia terlatih serta tersedianya sarana alat kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan mental emosional, tersedianya laboratorium sederhana sebagai fasilitas yang digunakan untuk deteksi dini penyakit pada lansia. Kesimpulan dari kegiatan IbM  dapat meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia dan terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan lansia.  Kata kunci: Posyandu Lansia, Panti Jompo, Pelayanan Kesehatan Lima Meja Abstract The elderly population continues to increase from year to year, so it is necessary to optimize the health care program for the elderly such as the elderly posyandu (poslan). The purpose of the project community service is to overcome the problem of health care program poslan at Panti Jompo Darussa'adah and Panti Jompo An-Nur which considered not optimal yet. In addition to the poslan service program that has not been optimal, the limited health facilities that support the program is also still a flame. The problem solving method is done by establishing poslan cadres, poslan socialization, training on 5 table tasks (physical examination and elderly independence, KMS completion and simple laboratory skills), simulation of poslan, provision of simple medical and laboratory facilities and carrying out elderly health support activities such as Elderly gymnastics. The results of the project community activities on both partners are the availability of a five-table health care system in both posyandu and the availability of trained elderly cadres as well as the availability of health-care equipment to perform physical and emotional mental health examination, the availability of simple laboratories as facilities used for early detection of disease in the elderly. The conclusion of the project community activities can increase the reach of elderly health service and formed health service in accordance with elderly needs so as to improve elderly health degree. Keywords: Elderly Posyandu, Nursing Home, FiveDesk Health Service.
PENERAPAN TEKNOLOGI PENJERNIHAN AIR DENGAN BANTUAN TENAGA SURYA DAN ANTIMIKROBA KEPADA MASYARAKAT DESA TANJUNG SELAMAT KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG Isnaini Nurwahyuni; Riyanto Sinaga; Rizky Yudha Pratama; Fathurrahman Fathurrahman
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i1.14564

Abstract

Kebutuhan akan ketersediaan air bersih menjadi tantangan di pedesaan, terutama desa yang belum dijangkau oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Salah satu desa yang mengalami masalah ketersediaan air bersih adalah Desa Tanjung Selamat Selamat, Kabupaten deli Serdang. Masyarakat di desa ini hanya mengandalkan air tanah yang berasal dari sumur bor pribadi. Permasalahan yang dihadapi adalah kekeruhan air relatif tinggi, dan tingkat sterilisasi air juga sangat rendah  karena mengandung mikro organisme penyebab penyakit seperti disentri, tipus diare dan sebagainya. Usaha untuk membersihkan air menggunakan asam sitrat sudah dilakukan tetapi tingkat kekeruhan air masih diatas ambang batas. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan teknologi tepat guna pengolah air  mengahasilkan  air bersih. Tujuan kegiatan ini adalah merancang dan menerapkan teknologi untuk mengolah bahan baku air menjadi air besih untuk konsumsi masyarakat. Pengabdiankepada masyarakat berupa penerapan teknologi  penjernihan air dengan bantuan tenaga surya dan antimikroba dengan bantuan tenaga surya telah dilaksanakan di Perumahan Tanjung Selamat Deli Serdang Tahun 2019. Langkah yang dilakukan adalah survey keberadaan baku air, uji laboratorium mikroba dan uji derajat keasaman. Kualitas baku air sebelum dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat tergolong rendah karena memiliki tingkat kekeruhan tinggi, warna kekuningan, derajat keasaman 6, 23 dan mengandung bakteri coliform E.coli, sehingga membutuhkan pengolahan sebelum digunakan menjadi bahan baku air untuk konsumsi domestik dan air minum. Penerapan teknologi tepat guna penjernih dengan bantuan panel surya mampu mengubah air baku yang  menjadi air yang jernih, memilki derajat keasaman 8,6 dan bebas bakteri E.coli. Air yang dihasilkan juga bersifat alkali sehingga baik untuk konsumsi domestik. Masyarakat pengguna air sangat merasakan manfaat teknologi tepat guna penjernih air yang dikembangkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kata kunci: Air bersih, Alat penjernih air, Bebas kekruhan,  Pengabdian kepada masyarakat, Teknologi tepat guna.     Abstract The need for clean water is a challenge in rural areas, especially villages that have not yet been reached by the Regional Water Company (Perusahaan Daerah Air Minum, PDAM). One of the villages experiencing problems with the availability of clean water is Tanjung Selamat Housing Village, Deli Serdang Regency. The people in this village rely solely on ground water that comes from private bore wells. The problem faced is that the water is relatively high in turbidity, and the level of water sterilization is also very low because it contains micro-organisms that cause disease such as dysentery, typhoid diarrhea and so on. An efforts to clean water using citrate have been made but the level of turbidity of the water is still above the threshold. To overcome this problem, appropriate technology is needed for water treatment to produce clean water. The purpose of this activity is to design and implement a technology to process raw water into clean water for public consumption. A design of antimicrobial water purification set with the help of solar power has been provided in Tanjung Selamat Deli Serdang Housing in 2019. The steps taken are surveying the existence of water standards, microbial laboratory testing and acidity test. Low quality raw water has obtained in the target village where the water is high turbidity level, yellowish color, acidity level 6, 23 and contains coliform E.coli bacteria, so it requires processing before it is used as raw material for domestic purposes and drinking water. The application of purifying technology with the help of solar panels is able to convert raw water into clear water, has an acidity of 8.6 and is free of E. coli bacteria. The water produced is also alkaline so it is good for domestic consumption. Water user communities really feel the benefits of appropriate water purification technology developed in community service activities.   Keywords: Appropriate technology, Clean water, Community service, Turbidit-free, Water purification equipment.
Aplikasi Biomekanika Nomor Lari 100 Meter Cabang Olahraga Atletik Rima Mediyana Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 81 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i81.3446

Abstract

Atletik adalah salah satu cabang olahraga yang berkembang saat ini. Dalam cabang atletik terdapat beberapa nomor perlombaan. Salah satu nomor yang paling bergengsi dalam cabang olahraga atletik adalah lari 100 meter. Suatu analisa struktural prestasi lari 100 meter dan kebutuhan latihan dan pembelajaran untuk memperbaikinya harus dilihat sebagai suatu kombinasi yang kompleks dari proses-proses biomekanika, biomotor, dan energetik yang paling bergengsi untuk cabang atletik adalah lari 100 meter.Lari 100 meter yang lain mengikuti pola dasar yang sama, tetapi panjang dan pentingnya tahapan relatif bervariasi seperti karakteristik/sifat-sifat kecepatan. Teknik ini adalah sangat kritis terhadap prestasi selama suatu lomba lari sprint. Melalui tahapan lomba tuntutan teknik sprint beragam seperti halnya aktivitas pada otot-otot, pola waktu mereka dan aktivitas metabolik para atlet.Konsep biomekanika pada cabang olahraga atletik nomor lari 100 meter meliputi;Gerak Linier dan Gerak Rotasional, Kecepatan dan Percepatan, Momentum, Hukum Newton, Aspek Biomekanika Pada Posisi Start.
Pemberdayaan UPPKS Monalisa Berbasis Pencatatan Keuangan di Kota Medan Armin Rahmansyah Nasution
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 21, No 80 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v21i80.4787

Abstract

Ketepatan dalam mencatat semua transaksi keuangan dalam UPPKS berdampak pada kesiapan kelompokusaha tersebut dalam memiliki informasi/data keuangan yang bermanfaat. Beberapa manfaat yangdidapat dari informasi keuangan antara lain : (1) dapat mencari informasi laba/rugi dalam satu periode, (2)informasi tentang arus kas usaha, (3) membuat keputusan dari informasi keuangan perihal rencanakedepan UPPKS. Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk  Meningkatkan kemampuan kelompok UPPKSdalam membuat catatan keuangan, Meningkatnya kemampuan UPPKS dalam memanajemen usahanya.Mampunya sebuah UPPKS melaksanakan pencatatan keuangan yang baik akan memberi nilai tambahdalam persaingan pasar.Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 4 September 2014 bertempat di Gedung LPM Unimed Medan. Kegiatanini dibuka oleh Kepala BKKBN Kota Medan.  Yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Instrukturdari Unimed Bapak Armin Rahmansyah, Bpk Syahmi Edi dan Bpk Nurman Hsb. Kegiatan ini diikuti oleh 10Orang Anggota Kelompok UPPKS.Hasil akhir kegiatan ini adalah mampunya kelompok UPPKS membuat catatan keuangan dalam satuperiode yang berisi catatan tentang kas, pembelian, penjualan, buku utang dan piutang serta estimasiprofitabilitas (laporan laba/rugi).

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 No. 1 (2026): Januari-Maret Vol. 31 No. 4 (2025): Oktober-Desember Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER Vol. 31 No. 2 (2025): APRIL-JUNI Vol. 31 No. 1 (2025): JANUARI-MARET Vol. 30 No. 4 (2024): OKTOBER-DESEMBER Vol. 30 No. 3 (2024): JULI-SEPTEMBER Vol. 30 No. 2 (2024): APRIL-JUNI Vol 30, No 2 (2024): APRIL-JUNI Vol. 30 No. 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET Vol 29, No 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol. 29 No. 4 (2023): OKTOBER-DESEMBER Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER Vol 29, No 2 (2023): APRIL-JUNI Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER Vol 28, No 3 (2022): JULI-SEPTEMBER Vol 28, No 2 (2022): APRIL-JUNI Vol 28, No 1 (2022): JANUARI-MARET Vol 27, No 4 (2021): OKTOBER-DESEMBER Vol 27, No 3 (2021): JULI-SEPTEMBER Vol 27, No 2 (2021): APRIL-JUNI Vol 27, No 1 (2021): JANUARI-MARET Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER Vol 26, No 2 (2020): APRIL - JUNI Vol 26, No 1 (2020): JANUARI - MARET Vol 25, No 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol. 25 No. 4 (2019): OKTOBER - DESEMBER Vol 25, No 3 (2019): JULI - SEPTEMBER Vol 25, No 2 (2019): APRIL - JUNI Vol 25, No 1 (2019): JANUARI - MARET Vol 24, No 4 (2018): OKTOBER - DESEMBER Vol 24, No 3 (2018): JULI - SEPTEMBER Vol 24, No 2 (2018): APRIL - JUNI Vol 24, No 1 (2018): JANUARI - MARET Vol 23, No 4 (2017): OKTOBER - DESEMBER Vol 23, No 3 (2017): JULI - SEPTEMBER Vol 23, No 2 (2017): APRIL - JUNI Vol 23, No 1 (2017): JANUARI - MARET Vol 22, No 4 (2016): Edisi Khusus SNEHPKM 2016 Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 82 (2015) Vol 21, No 81 (2015) Vol 21, No 80 (2015) Vol 21, No 79 (2015) Vol 20, No 78 (2014) Vol 20, No 77 (2014) Vol 20, No 76 (2014) Vol. 20 No. 76 (2014) Vol 20, No 75 (2014) Vol 19, No 74 (2013) Vol 19, No 73 (2013) Vol 19, No 72 (2013) Vol 19, No 71 (2013) More Issue