cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE
ISSN : 24423106     EISSN : 26155338     DOI : -
Core Subject : Education,
The aim of the Journal of Education Science (JES), p-ISSN 2442-3106, e-ISSN 2615-5338 is to provide an international forum for the sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "vol. 12 no. 1 (2026): april 2026" : 22 Documents clear
PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA PELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV MELALUI KARYA KOLASE SD NEGERI 70 BANDA ACEH Putri Natasya; Aida Fitri; Hasniyati Hasniyati
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5806

Abstract

PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA PELAJARAN SENI BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS IV MELALUI KARYA KOLASE SD NEGERI 70 BANDA ACEH
IMPLEMENTASI SISTEM KEARSIPAN DIGITAL DALAM PENGUATAN LAYANAN ADMINISTRASI PESERTA DIDIK DI MIN 5 KOTA BANDA ACEH Nelliraharti Nelliraharti; Risa Fahira
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem kearsipan digital dalam penguatan layanan administrasi peserta didik di MIN 5 Kota Banda Aceh, serta mengidentifikasi kontribusi dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala madrasah dan staf administrasi kesiswaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem kearsipan digital telah berjalan secara bertahap dan terstruktur melalui pemanfaatan aplikasi EMIS, RDM, PDUM, dan SRIKANDI. Sistem ini mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi peserta didik, terutama dalam aspek efektivitas, efisiensi, akurasi, serta kemudahan akses data. Selain itu, pengelolaan arsip menjadi lebih tertata dan mendukung kecepatan pelayanan administrasi. Namun demikian, implementasi sistem masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, ketidakstabilan jaringan internet, serta perbedaan tingkat literasi digital tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta evaluasi sistem secara berkelanjutan guna mengoptimalkan implementasi kearsipan digital di madrasah. Kata kunci: kearsipan digital, administrasi peserta didik, layanan administrasi, madrasah
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK ANAK MENURUTAL-GHAZALI Murni, Murni; Wardani, Sulis Maulina
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5844

Abstract

Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali yaitu mempersiapkan seseorang menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur. Pendidikan akhlak adalah suatu persoalan penting dan agung nilainya. Al-Ghazali berpendapat bahwa pendidikan akhlak merupakan upaya sungguh-sungguh yang berkelanjutan dalam mendorong jiwa manusia untuk berakhlak mulia.Pendidikan akhlak menurut Al-Ghazali ialah proses pembentukan akhlak seseorang yang sempurna disertai dengan pembinaaan yang sungguh-sungguh sehingga terwujud suatu keseimbangan. Bahwasannya seorang anak yang menginginkan dirinya mempunyai akhlak baik maka ia harus berlatih secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Pendidikan akhlak anak harus dibina sejak dini. Karena sejak usia dini fitrah anak masih tetap suci dan bening sehingga dapat memberikan pengajaran yang paling subur dan bagus serta efektif bagi anak. Serta perkembangannya terbilang emas untuk belajar segala hal karena hatinya masih kosong dari segala hal yang menyibukkan dan beban berat berpikirAl-Ghazali menganjurkan dalam mendidik anak dan membina akhlaknyaa dengan cara latihan dan pembiasaan yang sesuai dengan perkembangan jiwanya. Meskipun yang awalnya dipaksakan, supaya anak terhindar dari keterlanjuran yang menyesatkan. Cara pembiasaan dilakukan secara bertahap, dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan negatif menjadi kebiasaan positif. Pembiasaan yang baik sangat penting bagi pembentukan pribadi anak dan akan terus berpengaruh pada anak sampai hari tuanya. Al-Ghazali menganjurkan supaya orang tua memberikan pembiasaan serta latihan beribadah kepada anak, cara bersuci, shalat, berdoa, berpuasa dan lain sebagainya. Sehingga secara bertahap akan tumbuh rasa gembira melakukan ibadah, dengan sendirinya anak terdorong untuk melakukannya tanpa perintah dari siapapun, tetapi terdorong dari dirinya pribadi dengan penuh kesadaran. Kata Kunci: Implementasi Pendidikan Akhlak Anak, Al-Ghazali
MODEL KOLABORATIF PARENTING ISLAMI DI SEKOLAH DASAR: INTEGRASI PERAN AYAH DAN IBU DALAM PENGASUHAN ANAK Herawati Herawati; Saprina Siregar; Pardi Pardi; Abdul Mukti; Rahmat Alimin
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengasuhan islami berbasis sekolah dasar yang berorientasi pada integrasi peran ayah dan ibu secara kolaboratif dalam mendidik anak. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena melemahnya keterlibatan peran ayah dalam pendidikan anak usia sekolah dasar, khususnya di era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam pengasuhan Islami memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan spiritual, sosial-emosional, dan akademik anak. Model pengasuhan yang dirumuskan menekankan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas berbasis nilai al-Qur’an dan hadits. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan program sekolah ramah ayah. Kata kunci: Pengasuhan Islami, Peran Ayah, Anak Sekolah Dasar, Parenting, Sekolah Ramah Ayah. A COLLABORATIVE ISLAMIC PARENTING MODEL IN ELEMENTARY SCHOOLS: INTEGRATING THE ROLES OF FATHERS AND MOTHERS IN CHILD REARING Abstract This study aims to develop a school-based Islamic parenting model at the elementary level that focuses on the collaborative integration of fathers’ and mothers’ roles in child upbringing. The study is motivated by the phenomenon of declining father involvement in the education of elementary school children, particularly in the digital era. This research employs a qualitative approach with a case study design using interviews, observations, and documentation. The findings indicate that involvement in Islamic parenting has a significant impact on children’s spiritual, socio-emotional, and academic development. The proposed parenting model emphasizes collaboration among families, schools, and communities based on the values of the Qur’an and Hadith. This study is expected to serve as a reference for developing father-friendly school programs. Keywords: Islamic Parenting, Father’s Role, Elementary School Children, Parenting, Father-Friendly Schools.
MANAJEMEN KONFLIK DI SEKOLAH DASAR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW TERHADAP PEMETAAN MASALAH DAN KERANGKA TEORITIK SCHOOL-BASED MEDIATION Abdul Mukti; Herawati Herawati; Rahmat Alimin; Pardi Pardi; Sulasmi Sulasmi; Nurul Adillah; Heri Aprian Harahap; Muhammad Aqil
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan permasalahan konflik sosial di sekolah dasar serta mengkaji kerangka teoritik school-based mediation (SBM) melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Penelitian menggunakan metode PRISMA dengan sumber data dari Scopus, Web of Science, dan Google Scholar pada rentang tahun 2015–2025. Sebanyak 30 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik di sekolah dasar didominasi oleh konflik interpersonal, bullying, dan kesalahpahaman komunikasi yang berdampak pada kesehatan mental siswa. Pendekatan manajemen konflik yang berkembang meliputi pendekatan disipliner, restoratif, dan mediasi. School-based mediation terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial-emosional, empati, dan resolusi konflik secara damai. Namun, sebagian besar penelitian masih berfokus pada konteks Barat dan belum terintegrasi dengan nilai sosial budaya lokal. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan isu konflik sekolah dasar dan sintesis kerangka teoritik SBM sebagai dasar pengembangan model manajemen konflik berbasis konteks. Kata kunci: Manajemen Konflik, Sekolah Dasar, School-Based Mediation, Kesehatan Mental, Systematic Literature Review. CONFLICT MANAGEMENT IN PRIMARY SCHOOLS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW ON PROBLEM MAPPING AND THEORETICAL FRAMEWORK OF SCHOOL-BASED MEDIATION Abstract This study aims to map social conflict issues in primary schools and examine the theoretical framework of school-based mediation (SBM) through a systematic literature review (SLR). The study employs the PRISMA method using data sources from Scopus, Web of Science, and Google Scholar within the 2015–2025 period. A total of 30 articles that met the inclusion criteria were analyzed thematically. The findings indicate that conflicts in primary schools are predominantly characterized by interpersonal conflicts, bullying, and communication misunderstandings, which impact students’ mental health. Conflict management approaches identified in the literature include disciplinary, restorative, and mediation-based approaches. School-based mediation has been shown to be effective in enhancing social-emotional skills, empathy, and peaceful conflict resolution. However, most existing studies are still focused on Western contexts and lack integration with local socio-cultural values. This study contributes by providing a comprehensive mapping of conflict issues in primary schools and a synthesis of the theoretical framework of SBM as a foundation for developing context-based conflict management models. Keywords: Conflict Management, Primary School, School-Based Mediation, Mental Health, Systematic Literature Review.
MODEL LITERASI ANTI-BULLYING BERBASIS BAHASA DAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI SISWA SEKOLAH DASAR Rahmat Alimin; Herawati Herawati; Abdul Mukti; Pardi Pardi; Muhammad Ihsan; Jahara Putri; Muhammad Rizky
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model literasi anti-bullying berbasis bahasa dan kearifan lokal dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar. Permasalahan bullying yang masih marak terjadi di lingkungan sekolah dasar tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis siswa, tetapi juga menghambat perkembangan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial. Pendekatan yang selama ini digunakan cenderung bersifat parsial dan belum terintegrasi dengan pembelajaran Bahasa Indonesia serta nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah bereputasi yang relevan dengan topik bullying, literasi bahasa, dan pendidikan berbasis kearifan lokal. Data dikumpulkan dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan SINTA dengan rentang tahun 2015–2025. Analisis data dilakukan melalui teknik thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan kesenjangan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan bullying yang efektif memerlukan integrasi antara penguatan literasi bahasa, internalisasi nilai-nilai kearifan lokal, dan pendekatan sistem berbasis sekolah. Model literasi anti-bullying yang dihasilkan menekankan pada penggunaan bahasa yang santun, empatik, serta penguatan interaksi sosial melalui media budaya lokal seperti permainan tradisional. Model ini berpotensi meningkatkan keterampilan komunikasi siswa sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif. Kata kunci: Literasi Bahasa, Bullying, Kearifan Lokal, Komunikasi, Sekolah Dasar. A LANGUAGE- AND LOCAL WISDOM-BASED ANTI-BULLYING LITERACY MODEL IN IMPROVING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS’ COMMUNICATION SKILLS Abstract This study aims to examine and formulate a language-based anti-bullying literacy model integrated with local wisdom to improve elementary school students’ communication skills. Bullying remains a significant issue in primary education, affecting not only students’ psychological well-being but also hindering their communication and social interaction development. Existing approaches tend to be partial and lack integration with language learning and local cultural values. This research employed a qualitative approach using a systematic literature review method on relevant scholarly articles related to bullying, language literacy, and local wisdom-based education. Data were collected from Scopus, Web of Science, Google Scholar, and SINTA databases within the 2015–2025 range. The data were analyzed using thematic synthesis to identify patterns, concepts, and research gaps. The findings indicate that effective bullying prevention requires the integration of language literacy, local wisdom values, and a school-based systemic approach. The proposed anti-bullying literacy model emphasizes polite and empathetic language use, as well as strengthening social interaction through local cultural media such as traditional games. This model has the potential to enhance students’ communication skills while fostering a safe and inclusive learning environment. Keywords: Language Literacy, Bullying, Local Wisdom, Communication, Elementry School.
DEVELOPMENT OF A PROJECT-BASED CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MODEL TO IMPROVE ENGLISH WRITING SKILL Murnia Suri; Rafni Fajriati; Fitriliana Fitriliana; Emilia Aini
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5893

Abstract

This study aims to develop and examine the effectiveness of a Contextual Teaching and Learning (CTL) model integrated with Project-Based Learning (PjBL) in improving students’ English writing skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The participants of this study were 69 students from the Public Health Study Program at Universitas Ubudiyah Indonesia. The instruments used in this study included writing tests (pre-test and post-test), observation and questionnaires. The results showed that the mean score of the pre-test was 54.2, which increased to 76.8 in the post-test. The result of the paired sample t-test indicated that the improvement was statistically significant. In addition, the observation results revealed that students were more active and engaged during the learning process, while the questionnaire results showed positive responses toward the implemented learning model. In conclusion, the CTL model integrated with Project-Based Learning is effective in improving students’ English writing skills. It also enhances students’ motivation, participation, and engagement in the learning process, particularly in the context of higher education. Keys words: Contextual Teaching and Learning; Project-Based Learning; Writing Skills; Instructional Model Development
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BISNIS MAHASISWA Horia Siregar; Harianto Harianto; Sari Wulandari; Mariana Mariana
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5895

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut adanya inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global. Salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa adalah kemampuan Bahasa Inggris, yang tidak hanya mencakup penguasaan aspek linguistik, tetapi juga keterampilan komunikasi profesional dan kompetensi. Namun, praktik pembelajaran Bahasa Inggris Bisnis di perguruan tinggi masih sering didominasi pendekatan konvensional yang kurang kontekstual dan belum optimal memanfaatkan media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran digital dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris Bisnis mahasiswa serta mengkaji dampaknya terhadap keterampilan berbahasa, motivasi belajar, dan pengembangan keterampilan saat sekarang ini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan pada mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, studi dokumentasi, dan kuesioner pendukung. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran digital, seperti platform pembelajaran daring, video berbasis konteks bisnis, dan tugas berbasis proyek digital, mampu meningkatkan keterampilan menyimak dan berbicara mahasiswa, memperkuat kepercayaan diri, serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran
MODEL ITS-G DIGITAL: MENGINTEGRASIKAN INSTRUMEN GCI UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER EKOTEOLOGIS DI MADRASAH Zuraida; Faisal; Syarifah Asyura; Rahmad Rizki Fadhli; Mellya Ernita; M. Zakky Dhiya Ulhaq; Hafiz Al Isra; Miftahussyifa; Sofia Rubia
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi, dan mengevaluasi efektivitas Model ITS-G Digital yang terintegrasi dengan instrumen GreenChem Innovator (GCI) untuk mengoptimalkan pembelajaran kimia hijau di Madrasah. GCI dikembangkan sebagai solusi deterministik untuk mengatasi keterbatasan akurasi dan risiko halusinasi data pada AI generatif umum dalam materi saponifikasi minyak jelantah. Metode penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Pengembangan (Developmental Research) dengan uji efektivitas melalui desain One-Group Pretest-Posttest terhadap 40 siswa kelas XII MAN 1 Aceh Barat tahun ajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keterlaksanaan model mencapai rata-rata 91,80% (kategori sangat baik). Secara kuantitatif, instrumen GCI terbukti valid sebagai prediktor kualitas produk dengan nilai Koefisien Korelasi Ganda (Multiple R) sebesar 0,8547 dan signifikansi p < 0,05. Daya penjelas model (Adjusted R2) mencapai 71,06%, yang efektif memandu siswa menghasilkan produk sabun dengan tingkat keamanan 100% sesuai standar SNI. Implementasi model secara signifikan meningkatkan Literasi Digital siswa dengan nilai N-Gain 0,78 (kategori tinggi) dan memperkuat Karakter Ekoteologis (sikap Hubbul Bi'ah) dengan N-Gain 0,83 (kategori tinggi). Hasil uji Paired Sample t-Test mengonfirmasi perbedaan signifikan pada karakter siswa sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa Model ITS-G Digital merupakan inovasi pembelajaran yang valid dan reliabel dalam menyinergikan teknologi kecerdasan buatan dengan nilai teologis untuk membentuk profil "Khalifah Saintis" yang berwawasan lingkungan.
PRAKTIK INVESTASI MANAJEMEN DALAM PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR PENDIDIKAN: SEBUAH STUDI KASUS Pangondian Harahap; Amelia Khairina Ilmi
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol. 12 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v12i1.5911

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik investasi manajemen dalam pengembangan infrastruktur pendidikan pada lembaga pendidikan. Infrastruktur pendidikan merupakan faktor penting yang mendukung kualitas proses pembelajaran serta efektivitas layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam bagaimana praktik investasi manajemen dilakukan dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan lembaga pendidikan, pengelola sarana dan prasarana, serta pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan investasi, dilengkapi dengan observasi dan analisis dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik investasi manajemen dalam pengembangan infrastruktur pendidikan dilakukan melalui beberapa tahapan utama, yaitu perencanaan kebutuhan fasilitas pendidikan, pengelolaan sumber pendanaan, proses pengambilan keputusan investasi, implementasi pembangunan atau pengadaan fasilitas pendidikan, serta evaluasi pemanfaatan infrastruktur. Praktik investasi yang direncanakan secara sistematis dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan terbukti mampu meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi peserta didik. Kata kunci: Investasi Manajemen, Infrastruktur Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Sarana Dan Prasarana Pendidikan, Kualitas Pembelajaran

Page 1 of 3 | Total Record : 22