cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
KOMPENSASI SAHAM SEBAGAI UPAYA UNTUK MENGATASI MASALAH KEAGENAN PADA KORPORASI (SUATU KAJIAN LITERATUR) -, Maskhur Dwi Saputra -; -, Marini Fitri Rahmawati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.792 KB)

Abstract

 ABSTRAK Kegiatan usaha berbentuk korporasi sering menimbulkan perbedaan kepentingan antara pemegang saham dan manajer. Pemegang saham menginginkan keuntungan dari perusahaan, sedangkan manajer juga menginginkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Hal ini yang menjadi permasalahan keagenan dalam suatu korporasi. Kompensasi saham merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah keagenan. Tujuan dari makalah ini yaitu menjelaskan bagaimana kompensasi saham dapat mengatasi masalah keagenan dalam suatu korporasi. Metode yang digunakan dalam makalah ini yaitu kajian literatur. Hasil dari kajian literatur menunjukkan bahwa kompensasi saham untuk mengatasi masalah keagenan berupa opsi saham eksekutif dan saham bonus. Opsi saham eksekutif dapat dimanfaatkan oleh manajer saat perusahaan menerbitkan opsi saham pada hari pelaksanaan. Opsi saham eksekutif memiliki beberapa kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut perusahaan menggunakan pengindeksan saham menggunakan S&P 500. Pengindeksan tersebut hanya diperuntukkan bagi perusahaan publik. Saham bonus merupakan kompensasi yang sifatnya fleksibel yaitu dapat diperuntukkan bagi perusahaan publik maupun perusahaan non publik. Saham bonus hanya diterbitkan ketika perusahaan mengalami peningkatan keuntungan. Saham bonus dapat diterbitkan perusahaan, apabila manajer dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Kata Kunci: Masalah Keagenan, Kompensasi saham, Opsi saham, Saham bonus. ABSTRACT The effort activity likes company often makesa difference in interest between stock holder and manager. Stock holder wants the profit of company. While the manager wants the profit for itself too. This is a problem that happens in agent of company. Stock compensation is one of solution that used to handle agent problems. The purpose of this paper is to explain how the stock compensation can handle problem in company. The method of this paper is literature view. The result showed that stock compensation can handle the agent problems such as executive stock options and stock bonus. Executive stock options can be used by manager when the company publishes stock options on schedule. Executive stock options have some of weakness, so to handle the weakness, company uses level stock to S & P 500. Level stock is just for public company. The characteristic of performance shares are compensation that has flexible for public company and non - public company. Stock bonus will be published when company has development of profit. Stock bonus can be published if manager can increase the company profit. Keywords: Agent problems, Stock compensation, Stock options, Stock bonus.
PENERAPAN PENDIDIKAN EKONOMI SYARIAH DI SEKOLAH MENENGAH MELALUI KOPERASI SYARIAH -, Galuh Windang Nuraulia -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.7 KB)

Abstract

ABSTRAKPerkembangan pendidikan ekonomi syariah tidak hanya dirasakan oleh negara-negara mayoritas muslim, tetapi juga pada Negara  maju seperti Inggris pun mulai tertarik memelajari ilmu ekonomi syariah. Tidak jarang literatur hingga jurnal-jurnal ekonomi islam disusun oleh ekonom-ekonom dari barat. Kegiatan pertemuan tahunan pun sering dilaksanakan oleh universitas-universitastersebut. Merealisasikan pendidikan ekonomi syariah pada tingkat pra-kuliah atau masa sekolah menengah amatlah perlu dikarenakan proses penyarapan nilai-nilai ekonomi syariah dalam aktivitas hidup akan lebih efektif jika diajarkan lebih dini sebelum masa kuliah. Perintegrasian pendidikan ekonomi syariah dini akan dituangkan dalam suatu kegiatan berupa ekstrakurikuler koperasi berbasis syariah. Output dari pengintegrasian pendidikan ekonomi syariah dengan ekstrakulikuler koperasi siswa tersebut nantinya selain bisa langsung terjun menjadi pelaku di lembaga bisnis syariah dan juga tidak menutup kemungkinan bagi lulusan SMA yang menerapkan hal tersebut untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang Perguruan Tinggi. The development of Islamic economics education is not only felt by the Muslim majority countries, but also in developed countries such as the UK also got interested in studying the science of Islamic economics. Not infrequently literature to Islamic economics journals prepared by economists from the west. The annual meeting activities were often carried out by university-universitastersebut.Realizing the Islamic economic education at the pre-college level or the high school years will be essential because the process penyarapan Islamic economic values in life activity will be more effective if taught early before college. Perintegrasian early Islamic economic education will be set out in a form of extra-curricular activities of sharia-based cooperative. The output of the integration of Islamic economics education with extracurricular student cooperatives are later but can plunge into actors in Islamic finance institutions and also did not rule out the possibility for high school graduates who apply it to continue studies to pursue higher education. Kata Kunci : Ekonomi syariah, Koperasi Syariah, Ekonomi Inovatif.
STUDI FENOMENOLOGI FINANCIAL LITERACY PENGRAJIN LOGAM DI PROPINSI JAWA TIMUR -, Lilia Pasca Riani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.857 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan memetakan kondisi financial literacy pengrajin logam di Propinsi Jawa Timur. Adapun pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan 8 pengrajin logam. Hasil dari penelitian ini adalah peneliti memperoleh 4 dimensi kondisi financial literacy pengrajin logam di Propinsi Jawa Timur, yaitu dimensi pengetahuan tentang istilah keuangan, dimensi manajemen uang, dimensi pencatatan keuanga dan sistem kerjan, serta penjelasan kondisi financial literacy pengrajin logam dari sisi pengetahuan tentang pajak.Kata Kunci : Financial Literacy, pengrajin logam, propinsi Jawa Timur Abstract The purpose of this study is describing condition mapped of metalcrafters financial literacy in the province of East Java. The research uses a qualitative approach by implementing a phenomenological study. Data collection technique used in-depth interviews with eight metalcrafters.The results of this study are researchers obtained a 4-dimensional shape of a metalcrafters financial literacy in East Java, which is the dimension of knowledge about financial terminology, dimension of money management, the dimensions of financial record and system of work, and an explain the condition of financial literacy metalcrafters about knowledge about taxes. Keyword : Financial Literacy, Metal crafters, East Java
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Kuasi Eksperimen Mata Pelajaran Pengantar Ekonomi Bisnis) -, Estu Niana Syamiya -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.518 KB)

Abstract

ABSTRAK Ide penelitian ini adalah upaya mengembangkan kualitas pendidikan dengan adanya perubahan paradigm dari teacher center menuju student center.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang mendapat perlakuan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan metode pembelajaran Discovery pada mata pelajaran ekonomi. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen, dengan bentuk Nonequivalent (Pretest and posttest) Control Group  Design. Teknik analisis data dengan statistic parametric yang meliputi uji beda rata-rata, gain score dan perhitungan effect size dengan menggunakan bantuan SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah perlakuan dengan metode pembelajaran Problem Based Learning dan metode pembelajaran Discovery. Kata kunci : Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, Kemampuan Berpikir Kritis
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA DENGAN MEDIA ILUSTRASI KOMIK UNTUK MATA PELAJARAN EKONOMI DALAM RANGKA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 8 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016 -, Nasmal Hamda -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.693 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas mahasiswa berbasis media lembar kerjailustrasi komik untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas. Penelitian pengembangan lembar kerja siswa menggunakan prosedur Dick, Carey dan Carey yang terdiri dari 9 tahap: 1) identifikasi tujuan pembelajaran / kompetensi umum, 2) menganalisis instruksional, 3) untuk menganalisis siswa dan konteks, 4) merumuskan tujuan khusus / kinerja, 5) mengembangkan instrumen penilaian, 6) mengembangkan strategi pembelajaran, 7) mengembangkan dan memilih materi pembelajaran, 8) untuk merancang dan melaksanakan evaluasi formatif, 9) bahan revisi. Analisis data yang digunakan untuk pengembangan analisis deskriptif, analisis kelayakan lembar kerja siswa berdasarkan skala skor, dan analisis tes prestasi melalui t-test. Pengembangan produk diujicobakan melalui evaluasi formatif yang mencakup beberapa tahap: review ahli media, bahan ekonomi ahli, ahli bahasa, ahli praktisi, pengujian kelompok kecil, dan uji coba lapangan.Hasil uji kelayakan dari tim ahli yang meliputi hasil ahli media diperoleh 98,43%, hasildari materi ekonomi 93,39%, ahli bahasa diperoleh 100% hasil, dan praktisi ahli dari 91,18% tapi hasilnya perlu direvisi. Setelah revisi berdasarkan masukan dari tim ahli kemudian dilakukan kelompok tes kecil memperoleh hasil rata-rata 86,66%. Selanjutnya, pada tahap uji coba lapangan untuk menguji efektivitas media berbasis Lembar Kerja Siswa ilustrasi komik menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai rata-rata 80,85 posttest lebih tinggi dari nilai rata-rata 58,33 prettest dengan tingkat signifikansi 0,05, sedangkan rata-rata nilai posttest untuk kelas kontrol adalah 77,32. Dengan demikian jelas bahwa hasil dari pengembangan siswa lembar kerja dengan ilustrasi komik media yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.ABSTRACTThis research aimed to test the effectiveness of media-based student worksheets comicillustrations in order to improve student learning outcomes on economic subjects in the classroom. The research development of student worksheets using the procedure Dick, Carey and Carey consisting of 9 stages: 1) identification of learning objectives/general competence, 2) analyzing instructional, 3) to analyze student and context, 4) formulate specific goals / performance, 5) developing assessment instruments, 6) develop learning strategies, 7) developing and selecting instructional materials, 8) to design and implement the formative evaluation, 9) revise materials. Analysis of the data used for the development of descriptive analysis, feasibility analysis of student worksheets based on the score scale, and analysis of achievement test through t-test.Product development piloted through formative evaluation that includes several stages: expert review of media, economic materials experts, linguists, expert practitioners, small group testing, and field trials.The results of the feasibility test of a team of experts covering media expert resultsobtained 98.43%, a result of economic matter 93.39%, linguists obtained 100% results, and expert practitioners of 91.18% but the result needs to be revised. After revisions based on feedback from an expert team then performed a small test group gained an average yield of 86.66%. Furthermore, at this stage of field trials to test the effectiveness of media-based Student Worksheet comic illustrations show that there are differences in the average value of 80.85 posttest higher than the average value of 58.33 prettest with a significance level of 0.05, while the average value -rata posttest for the control class is 77.32. Thus it is evident that the result of the development of student worksheets with comic illustrations media is effective for improving student learning outcomes.Keywords:Seminar, Nasional Student Worksheet, comic illustrations media, learning outcomes.
Pengelolaan Keuangan Sekolah Dan Upaya Perbaikan Sistem Manajemen Keuangan di TK Gaya Baru III Jebres. -, Andika Puspita Sar -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.383 KB)

Abstract

 Manajemen keuangan merupakan salah satu substansi manajemen sekolah yang akan turut menentukan berjalannya kegiatan pendidikan disekolah. Sebagaimana yang terjadi di substansi manajemen pendidikan pada umumnya, kegiatan manajemen keuangan dilakukan melalui proses perencnaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan dan pengendalian. Manajemen keuangan sekolah perlu memperhatikan sejumlah prinsip. Undang-undang No 20 Tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa pengelolaan dana pendidikan berdasarkan pada prinsip keadilan, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas publik. Untuk itu tujuan manajemen keuangan adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, akuntabilitas dan tranparansi, dan meminimalkan penyalahgunaan  penggunaan keuangan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan manajemen keuangan di sekolah TK Gaya Baru III Jebres dan upaya perbaikan system manajemen keuangan  dengan membandingkan analisis hubungan antara teori dengan fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah TK Gaya Baru III Jebres pengelola keuangan sekolah dalam merencanakan pengaggaran yang diterapkan di sekolah sudah mengikuti ketentuan yang berlaku yang sesuai dengan peraturan pemerintah dan membuat RAPBS.tetapi untuk pelaksanaan, pengawasan dan pertanggung jawaban masih belum sesuai dan perlu ditingkatkan lagi serta salah satu upaya yang dapat dilakukan sekolah dalam membantu keuangan sekolah adalah dengan berkerjasama dengan pihak lain..Kata Kunci: Manajemen Keuangan ABSTRACK Financial management is one of the substances that the school management will contribute to determine the passage of educational activities in schools. As in the substance of education in general management, financial management activities conducted through perencnaan, organizing, directing, coordinating, monitoring and control. Financial management of the school needs to consider a number of principles. Act No. 20 of 2003 section 48 states that education funds based on the principle of fairness, efficiency, transparency, and public accountability. For the purpose of financial management is to improve the effectiveness and efficiency, accountability and transparency, and minimize abuse of the use of school finance. The purpose of this study was to determine how the management of the financial management in GayaBaru School III Jebres and efforts to improve the financial management system by comparing the analysis of the relationship between theory and facts on the ground. The results of this study indicate that kindergarten New Style III Jebres school financial managers in planning pengaggaran applied in schools already follow the applicable provisions in accordance with government regulations and make RAPBS. but for implementation, oversight and accountability is still not appropriate and need to be improved as well as one of the efforts to be made in the school to help finance the school is to cooperate with other parties .Keywords: Financial Management 
PEMASUKAN MATERI LITERASI KEUANGAN DALAM KURIKULUM PROGRAM KULIAH KERJA NYATA (KKN) SEBAGAI MEDIA EDUKASILITERASI KEUANGAN PELAKU UMKM -, Dwi Nurjanati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.112 KB)

Abstract

ABSTRAK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2013 menyatakan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat di Indonesia relatif rendah dibandingkan dengan negara lain yaitu sebesar 21,8 persen. Tingkat pendidikan masyarakat mempengaruhi perilaku dan pemahaman keuangan masyarakat. Lulusan perguruan tinggi sebesar 56,4%, lulusan Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) sebesar 35,7%, prosentase semakin menurun bagi lulusan Sekolah Dasar (SD) sebesar 24,6% dan yang tidak mengenyam pendidikan sebesar 16,3%. Rendahnya literasi keuangan masyarakat menjadi salah satu penyebab adanya krisis keuangan. Kondisi ini menuntut berbagai pihak untuk mengadakan program edukasi keuangan dan sosialisasi dalam rangka untuk meningkatan literasi keuangan masyarakat khususnya Usaha Mikro Kecill Menengah (UMKM) sebagai bagian masyarakat yang bergerak secara mandiri untuk pembangunan ekonomi. Pihak UMKM sering mengalami kesulitan saat akan mengakses dana karena kurangnya pengetahuan tentang literasi keuangan usaha. Saat ini program literasi keuangan baru dilaksanakan oleh pihak OJK selaku bagian dari pemerintahan serta Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Dibutuhkan peran serta dunia pendidikandalam peningkatan literasi keuangan masyarakat. Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang terdidik memiliki potensi yang besar untuk turut berkontribusi dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat. Melalui pemasukan materi literasi keuangan dalam kurikulum program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa dapat lebih berkontribusi untuk turut meningkatkan literasi keuangan masyarakat tentunya dengan bekal yang diperoleh dari bangku kuliah di perguruan tinggi bekerjasama dengan pihak OJK dan PUJK. Kata kunci : literasi keuangan, KKN, UMKM ABSTRACT Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2013 survey describe that the money literation in Indonesian people is lower compare the other country is 21,8 percent. The educational level in society influence financial literation and behaviour of society. Graduate of university for 56,4%, graduate of high school 35,7%, the percentage is few for graduate of elementary school 24,6%, and no school 16,3%. As low financial literation a cause of financial crisis. This condition sue the other sides to make financial education and sosialization program to increase society financial literation especially the Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) is part of society to economic development. UMKM suffered difficulty to access the funds because the lack of financial literation. Now, the financial literation program was executed by OJK a part of government and Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Required participation of educational to increase the financail literation. The students is the part of society have big participation to increase the financial literation. Through the piece of finansial literation to Kuliah Kerja Nyata (KKN) curriculum, the students can contribute to increase financial literation ofcourse with the provisions science in university collaborated with OJK and PUJK. Keyword: financial literation, KKN, UMKM
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN MATERI BANK, LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK DAN OTORITAS JASA KEUANGAN KELAS X SMA -, Imam Hasan -; -, Alfan Syukran -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.274 KB)

Abstract

 ABSTRAK Media pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang berguna untuk mempertinggi proses interaksi guru dengan siswa. Dalam kurikulum 2013 keberadaan media membatu siswa dalam memahami materi dengan pendekatan scientific namun masih sedikit digunakan. Disisi lain berdasarkan Perpres No. 82/ 2016 pemerintah mendorong pencapaian program literasi dan inklusi keuangan sebesar 75% pada tahun 2019. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan inovasi pembelajaran. Cara yang dapat dilakukan dengan penggunaan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, media yang dikembangkan adalah video pembelajaran pada materi Bank, Lembaga keuangan Bukan Bank (LKBB) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan media video pembelajaran, untuk mengetahui hasil kelayakan media video pembelajaran dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media video pembelajaran. Pengembangan video pembelajaran menggunakan model pengembangan Thiagarajan, Semmel dan Semmel atau model 4-P yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Namum pada penelitian ini hanya sampai tahap develop (pengembangan). Hasil kelayakan media menyebutkan ahli materi dengan prosentase 78, 84% menunjukan kriteria layak, dari ahli media dengan prosentase 88, 13% menunjukan kritera  sangat layak dan hasil respon siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Babat dengan prosentase 81,13% menunjukan kategori sangat baik, sehingga disimpulkan media video pembelajaran layak digunakan sebagai media pembelajaran. Kata kunci: Pengembangan, Video, Pembelajaran, Keuangan. ABSTRACT Media learning is a component learning useful to increase the process interaction teachers with students. In the curriculum of 2013 ever present media petrified students in understanding the matter scientific but still little used. On the other side based on Perpres no. 82 / 2016 the government has urged of achievement of the program financial literacy and financial inclusion of 75 % in 2019. Based on it was necessary innovation learning. Way which may be done by the use of media in accordance with the purpose of learning, media developed was video learning to the matter bank, financial institutions is not bank ( LKBB ) and authority financial services ( OJK ). The purpose of this research is to find development media video learning, to known the result feasibility media video learning and to know response students to media video learning. The development of video learning using model of Thiagarajan, Semmel and Semmel or model 4-D that define, design, develop, and disseminate. But this research it is only until the develop steps. The results of the feasibility media mentions matter experts with a percentage of 78, 84% showed criteria are worthy,  from media experts with a percentage of 88, 13% showed criteria are very worthy and the results of the students responses class X SMA Muhammadiyah 1 Babat with a percentage of 81.13% indicates excellent category, so it concluded instructional video media worthy is used as a medium of learning. So inferred media video learning deserved used as a media of learning. Keywords: Development, Video, Learning, Financial. 
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA -, Riang Nana Sari -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.67 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mojolaban (139 siswa), dan sampel sebanyak 103 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan gabungan dari 2 teknik, yaitu teknik secara acak dan proporsional/ sebanding. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/ kuesioner dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2014/2015; 2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan lingkungan belajar terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2014/2015; 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan interaksi kecerdasan emosional dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Mojolaban Tahun Ajaran 2014/2015. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Lingkungan Belajar, Hasil Belajar  ABSTRACT The objectives of this research are to investigate the effect of emotional intelligence and learning environment on the learning result in Accounting of the students in Grade XI of Social Science Program of State Senior Secondary School 1 of Mojolaban in Academic Year 2014/2015. This research used the quantitative method, with population of 139 studentas, and the samples of 103 students. They were taken by using two combined sampling techniques, random and proportionate. The data were collected through questionnaire and documentation, and analyzed by using the multiple linear regression technique of analysis. The results are: (1) there is a positive and significant  effect of the emotional intelligence on the learning result in Accounting of the students in Grade XI of Social Science Program of State Senior Secondary School 1 of Mojolaban in Academic Year 2014/2015; (2) there is a positive and significant effect of the learning environment on the learning result in Accounting of the students in Grade XI of Social Science Program of State Senior Secondary School 1 of Mojolaban in Academic Year 2014/2015; and (3) there is a positive and significant interaction of effect between the emotional intelligence and the learning environment on the learning result in Accounting of the students in Grade XI of Social Science Program of State Senior Secondary School 1 of Mojolaban in Academic Year 2014/2015. Keywords: Emotional intelligence, learning environment, learning result 
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEGROUP INVESTIGATIONPADA MATA PELAJARAN MENGOPERASIONALKAN PERALATAN KANTOR DI SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2015/2016 -, Mujiono -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.039 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Mengoperasionalkan Peralatan Kantor pada siswa kelas XI Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Sukoharjo.Melalui penerapan model pembelajaran cooperative tipe Group Investigation (GI) diharapakan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Penelitian dilakukan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Administrasi Perkantoran 1 SMK Negeri 1 Sukoharjo yang berjumlah 36 siswa.Sumber data berasal dari siswa, guru, data, dan dokumen.Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, tes, dokumentasi, dan wawancara.Teknik untuk keabsahan data digunakan triangulasi sumber data dan triangulasi metode.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, teknik analisis secara kualitatif dan deskripsi komparatif.Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran cooperative tipe Group Investigation (GI) dapat meningkatkan hasil belajar Mengoperasionalkan Peralatan Kantor Siswa Kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015/2016.Peningkatan terjadi pada siklus I dan Siklus II. Sebelum diterapkan model pembelajaran cooperative tipe Group Investigation (GI) nilai rata-rata kelas adalah 73 dengan presentase ketuntasan 34,8%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 76,44 dengan presentase ketuntasan 78,13% dan pada siklus II nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 86,11 dengan presentase ketuntasan 80,56 %. Keaktifan siswa untuk aspek visual activities mengalami peningkatan yaitu 75,00% pada siklus I dan mencapai 86,11% pada siklus II . Untuk aspek oral activities yaitu 83,00% pada siklus I dan mencapai 83,33% pada siklus II. Selanjutnya untuk aspek listening activities yaitu 69,45% pada siklus I dan mencapai 80,55% pada siklus II. Kemudian untuk aspek writing activities yaitu 80,56% pada siklus I dan mencapai 91,66% pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran cooperative tipeGroup Investigation (GI) dapat meningkatkan keaktifan siswa dan hasil belajar Mengoperasionalkan Peralatan Kantor siswa kelas XI Administrasi Perkantoran SMK Negeri 1 Sukoharjo. Kata kunci: Keaktifan, Prestasi Belajar, Group Investigation (GI)

Page 11 of 16 | Total Record : 157