cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PENGARUH KETERAMPILAN TUTOR SEBAYA DALAM MENGGUNAKAN PROGRAMMIND YOUR OWN BUSSINES(MYOB)TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH KOMPUTER AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN IPS EKONOMI IAIN MATARAM -, Busyairi -; -, Zuhrul Islam -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.273 KB)

Abstract

ABSTRAK Penggunaan keterampilan dalam mengajar sangatlah menentukan mudah dan sulitnya peserta didik dalam menerima materi yang diajarkan.Pembelajaran sebagai proses intraksi antara peserta didik dengan pendidik membutuhkan model pembelajaran yang harus tetap dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan belajar. Untuk itu peneliti tertarik mengadakan penelitian tentang pengaruh keterampilan tutor sebaya dalam menggunakan program Mind Your Own Business (MYOB) terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah komputer akuntasi Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi IAIN Mataram dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan tutor sebaya dalam menggunakan program MYOB terhadaphasil belajar mahasiswa pada mata kuliah komputer akuntansi Jurusan Pendidikan IPS Ekonomi IAIN Mataram. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah komputer akuntansi Jurusan Pendidikan IPS ekonomi yang terdiri dari lima kelas dengan jumlah mahasiswa sebanyak 230 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 34 mahasiswa yang ditentukan dengan teknik Random sampling.Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional sebab akibat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, analisis data menggunakan analisis Regresi Sederhana.Untuk mencari kuatnya pengaruh atau hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen maka dicari dengan rumus korelasi product moment.Dari hasil perhitungan product moment diperoleh rxy sebesar 0,755.Ini artinya hubungan atau pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen kuat. Untuk mengetahuai kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen atau koefisien determinasi (r2) dengan cara mengkuadratkan hasil dari rxy sehingga koefisien determinasi atau pengaruh variavel independen terhadap variabel dependen sebesar 0,570 atau 57% sedangkan sisinya 43% ditentukan oleh faktor lain. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh keterampilan tutor sebaya dalam menggunakan program MYOB terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah komputer akuntansi. Peneliti berharap agar model pembelajaran tutor sebaya ini tetap digunakan pada mata kuliah tertentu sehingga lebih meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Kata Kunci : Keterampilan Mengajar, Tutor Sebaya, Mind Your Own Business (MYOB),  Hasil BelajarABSTRACT The use of skills in teaching easy and difficult it is to determine the students in receiving the material being taught.Learning as intraksi process between educators requires learners with learning model that should still be developed and tailored to the needs of learning.To the researchers interested in conducting research on the influence of skills peer tutors in using the program Mind Your Own Business (MYOB) to the learning outcomes of students in the subject of computer accounting Schools of Social Economy IAIN Mataram and the purpose of this study was to determine the effect of skills peer tutors in using the program MYOB terhadaphasil student learning in the subject of accounting computer IPS Education Department of Economic IAIN Mataram.The study population was all students who follow courses accounting computer IPS Education Programs economy consists of five classes with the number of students as many as 230 people.The sample used in this study amounted to 34 students who are determined by random sampling technique.This type of research is correlational causal.This study uses a quantitative approach, data analysis using simple regression analysis.To find a strong influence or relationship between the independent variable on the dependent variable then searched by product moment correlation formula.From the calculation results obtained r product moment xy of 0.755.This means that the relationship or influence of independent variables on the dependent variable stronger.Mengetahuai contribution to the independent variable on the dependent variable or the coefficient of determination (r2) by squaring the result of r xy so that the coefficient of determination or independent variavel effect on the dependent variable of 0.570 or 57%, while the sides 43% is determined by other factors.This shows that there is influence of peer tutoring skills in using MYOB program to the learning outcomes of students in the subject of accounting computer.Researchers hope that the peer tutoring learning model is still used on certain subjects so that further improve student results. Keywords: Teaching Skills, Peer Tutor, Mind Your Own Business (MYOB), Learning Outcomes 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE AND SATISFACTION) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SISWA AKUNTANSI DI SMK KRISTEN 1 SURAKARTA -, Betanika Nila Nirbita -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.304 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis peningkatan keaktifan , motivasidanhasilbelajarsiswa dalam pembelajaran akuntansi melalui penggunaan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) di SMK Kristen 1 Surakarta.Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi yang berjumlah 28 siswa. Sumber data yang digunakan yaituinforman, tempat atau lokasi, peristiwa, dan dokumen atau arsip. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Kesimpulandaripenelitianiniadalah penerapan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) dapat meningkatkan keaktifan, motivasi, dan hasil belajar siswa pada siswa kelas XI Akuntansi di SMK Kristen 1 Surakarta. (1) Partisipasi siswa dalam mengajukan pertanyaan/ ide dalam diskusi meningkat 57.14% (2) Partisipasisiswadalammenjawabpertanyaandalamdiskusimeningkat 46.43% (3)Interaksiantarsiswadalamkelompokmeningkat50% (4) ketekunan dan keuletan siswa meningkat58.58%. (5) Siswa dapat menerima pelajaran yang disampaikan oleh guru dengan baik meningkat28.58%. (6) Siswa menjadi lebih senang belajar mandiri meningkat60.71%. (7) Senang, rajin dalam belajar dan mengerjakan soal serta penuh semangat meningkat35.72%. (8) Siswa berani mengemukakan pendapat meningkat57.14% . (9) Hasil belajar siswa meningkat71.43%. Kata kunci : Model Pembelajaran ARCS, KeaktifanSiswa, Motivasi Berprestasi, Hasil Belajar Akuntansi  ABSTRACT  The objectives of research were to study and to analyze the improvement of activeness, motivation and learning achievement in accounting learning using ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction)model in SMK Kristen 1 Surakarta. This study was a Classroom Action Research (CAR). The subject was the eleventh accounting graders consisting of 28 students. The data sources were interview with informant, place /location, event, and document /archive. The data collection used observation, interview, test, and documentation technique. Data validation used source and method triangulation. Conclusion of this research was “The application of ARCS (Attention, Relevance, Confidence, and Satisfaction) learning model could improve activeness, motivation and learning achievement of students in the eleventh accounting graders of SMK Kristen 1 Surakarta”. (1) Participation students in asking questions/ideas in the discussion increased 57.14% (2) Participation students in answering a question in the discussion increased 46.43% (3) Interaction between students in Group increased 50% (4) Student persistence and perseverance increased58.58% (5) Students can receive well the lessonby teachers increased 28.58%. (6) Students preferring to learn independently 60.71%. (7) Learning enjoyably, diligently and working on the assignment energetically increased 35.72%. (8) Students can expressing opinion increased 57.14%. (6) The student learning achievement increased 71.43%. Keywords: ARCS learning model, Student Activeness, Achievement Motivation, Accounting Learning Achievement.
THE INTEGRATION OF RAISSOND’ETRE AND SOCIAL LINKAGE (RISOL) PROGRAM AS A FINANCIAL LITERACY EDUCATION MODEL -, Fahmi Ulin Ni’mah -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.199 KB)

Abstract

ABSTRACTFinancial literacy is knowledge and understanding important to posses by an individual. Financial understanding will help an individual manage his/her finance. The importance of financial literacy has been realized in many countries. In Indonesia, Financial Service Authority (thereafter called OJK) has conducted socialization and education intensely about financial literacy to society. The learning at college plays an important role in the process of creating the students’ financial literacy. Diverse and complex economic environment affects decision making concerning finance. Financial literacy education should be developed in college programs to generate the students’ awareness of the importance of finance literacy to support their life in workplace or business realm. Education models that have been designed in foreign countries are Raisson D’etre and social capital programs. This article addressed the financial literacy education model that can be adopted in Indonesia using literature study research method. The financial literacy education model that can be adopted in Indonesia, particularly at college level, is the integration of Raisson D’etre and social linkage (RISOL) program. The education model developed with the program starting from curriculum and assessment by utilizing surrounding environment and cooperation with financial institutions in Indonesia.  Keywords: Financial Literacy, Raisson D’etre, Social Linkage, education model ABSTRAKLiterasi keuangan merupakan pengetahuan dan pemahaman yang penting untuk dimiliki seseorang. Pemahaman akan keuangan akan membantu seseorang dalam mengelola keuangannya. Pentingnya literasi keuangan sudah disadari berbagai negara, di Indonesia Otoritas Jasa Keuangan telah gencar melakukan sosialisasi dan edukasi literasi keuangan pada masyarakat. Pembelajaran di perguruan tinggi memiliki peran penting dalam proses pembentukan literasi keuangan mahasiswa. Lingkungan ekonomi yang beragam dan kompleks memberikan banyak pengaruh pada pengambilan keputusan yang menyangkut keuangan.Pendidikan literasi keuangan perlu dikembangkan dalam program-program di perguruan tinggi untuk menanamkan bahwa pemahaman tentang keuangan penting untuk penunjang kehidupannya setelah terjun ke dunia kerja maupun dunia usaha.Model edukasi yang telah dirancang di luar negeri adalah program Raisson D’etre dan sosial capital.  Artikel ini akan membahas tentang model edukasi literasi keuangan yang dapat diadopsi di  Indonesia dengan metode penelitian studi literatur. Model edukasi literasi keuangan yang dapat diadopsi di Indonesia khususnya untuk tingkat pergururan tinggi adalah program integrasi raisson d’etre dan social linkage (RISOL).Model edukasi yang dikembangkan dengan program mulia dari kurikulum dan penilaian dengan memanfaatkan lingkungan sekitar serta bekerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan di Indonesia.Keywords: Literasi Keuangan, Raisson D’etre, Social Linkage, model edukasi
PENGARUH PENGGUNAAN METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI PESERTA DIDIK KELAS X SEMESTER GENAP SMK NEGERI 1 METRO T.P 2015/2016 -, Noviyana Sari -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.452 KB)

Abstract

ABSTRAK Metode drill merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan dalam membangun ketangkasan atau keterampilan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode drill terhadap hasil belajar akuntansi kelas X semester genap SMK Negeri 1 Metro T.P 2015/2016. Hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak hasil belajar peserta didik yang belum tuntas pada mata pelajaran Akuntansi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Metro yang berjumlah 378 peserta didik. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik  sampling purposive dan yang menjadi sampelnya adalah kelas X P2 sebanyak 31  peserta didik sebagai kelas eksperimen dan kelas X P3 sebanyak 31 peserta didik sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis dapat diterima sebab (thit) = 3 lebih besar daripada (ttab) = 1,70 dan 2,46. Dengan demikian ada pengaruh yang positif dalam penggunaan metode drill terhadap hasil belajar Akuntansi peserta didik kelas X semester genap SMK Negeri 1 Metro T.P 2015/2016. Kata Kunci : Metode Dril dan Hasil Belajar  ABSTRACT Drill method is the good way in teaching to instill habits in building dexterity or skill learners.The purpose of this study was to determine the effect of the drill method to outcomes of Class X Semester Accounting SMK 1 Metro 2015/2016 ". Observation result showed that there was still a lot of learning outcomes of students who have not completed the course in Accounting. The population in this study was all students of class X SMK 1 Metro which amounts to 378 learners. The samples in this study used purposive sampling technique and the sample were class X P2as many as 31 learners as an experimental class and class X P3 as many as 31 learners as the control class. Based on these results the hypothesis was acceptable because (thit) = 3 is greater than (ttab) = 1.70 and 2.46. Thus there was a positive influence in using drill method to the learning outcomes of students of class X Accounting even semester of SMK Negeri 1 Metro 2015/2016. Keywords: Drill Method and Learning Outcomes
LIKTAUSI: FINANCIAL LITERACY EDUCATION MODEL FOR WOMEN ENTREPRENEURS OF UMKM IN CENTRAL JAVA THROUGH SIKAPIUANGMU APPLICATIONS -, Anis Susanti -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.404 KB)

Abstract

ABSTRAK Rendahnya tingkat literasi keuangan pelaku usaha mikro menjadi salah satu penyebab minimnya akses lembaga keuangan terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berperan menyumbang 60% terhadap perekonomian dan 97% terhadap ketersediaan lapangan kerja. Pengembangan bisnis usaha mikro pada umumnya menemui tantangan di masalah pendanaan, tidak terkecuali bagi bisnis yang dijalankan oleh pengusaha wanita di Jawa Tengah. Pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah perlu membangun bisnis yang berkelanjutan dengan memanfaatkan produk dan jasa keuangan. LIKTAUSI: Literasi Keuangan bagi Pengusaha UMKM Wanita melalui aplikasi SikapiUangMu diharapkan dapat membantu pengusaha wanita dalam menyiapkan bisnisnya dengan lebih memahami bagaimana menerapkan manajemen keuangan sehingga dapat memaksimalkan manfaat jasa-jasa keuangan. Model literasi keuangan bagi pengusaha UMKM wanita ini merupakan strategi yang dapat diterapkan dengan cara membangun komunitas LIKTAUSI, sesi diskusi tentang aplikasi SikapiUangMu, pemanfaatan jaringan untuk pengembangan usaha dan membuka kesempatan pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah untuk melakukan mini investasi melalui kemitraan atau kerjasama bisnis. Melalui LIKTAUSI, literasi keuangan bagi pengusaha UMKM wanita di Jawa Tengah dapat menjadi sarana untuk mengembangkan bisnis dan memberi ruang bagi pengusaha wanita untuk berdiskusi dalam memanfaatkan jasa keuangan guna memperbaiki manajemen keuangan UMKM yang dijalankan sehingga mendukung untuk pencapaian tingkat literasi keuangan penduduk Indonesia yang well literate. Kata Kunci: LIKTAUSI, Literasi Keuangan, Pengusaha UMKM Wanita,  SikapiUangMuABSTRACT  Low levels of financial literacy in micro businesses is the cause of minimum access from the financial institutions to UMKM sector that contribute 60% for economics growth and 97% for availability of employment. Micro business development in general, met the challenge in a matter of funding, not least for businesses run by women entrepreneurs in Central Java. Women entrepreneurs in Central Java should build a sustainable business by utilizing financial products and services. LIKTAUSI: Financial Literacy for Women Entrepreneurs through SikapiUangMu application expected to assist entrepreneurs in setting up business with a better understanding of financial management to maximize the financial service benefits. Financial literacy model for women entrepreneurs is a strategy that can be applied in a way to build LIKTAUSI community, SikapiUangMu sharing session, the use of networking for business development and opportunities of women entrepreneurs in Central Java to do a mini investment through a partnership or business cooperation. Through LIKTAUSI, financial literacy for UMKM women entrepreneurs in Central Java can be a means to develop the business and provide a space for women entrepreneurs in discussing the use of financial services to improve financial management of UMKM and support well literate financial literacy level in Indonesia. Keywords: LIKTAUSI, Financial Literacy, Women Entrepreneurs of UMKM, SikapiUangMu
Model Literasi Keuangan Pondok Pesantren Madura -, Aldila Septiana -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.746 KB)

Abstract

ABSTRAK Pentingnya penyusunan skala prioritas kebutuhan tentunya untuk menghindari perilaku konsumsi yang tidak rasional dan juga harus memperhatikan kemampuan keuangan yang dimiliki agar tidak terjadi pengeluaran yang lebih besar dari pada pendapatan. Oleh karena itu, untuk membuat keputusan ekonomi yang tepat dalam berkonsumsi dan terhindar dari gaya hidup tinggi tentunya dibutuhkan pengetahuan tentang literasi keuangan (financial literacy). Menurut Danes dan Hira serta Chen dan Volpe (dalam Sina dan Nggili, 2011: 3) mengartikan literasi keuangan sebagai pengetahuan untuk mengelola keuangan. Salah satu kecerdasan yang harus dimiliki oleh manusia modern adalah kecerdasan keuangan yaitu kecerdasan dalam mengelola aset pribadi, khususnya dalam pengelolaan aset keuangan pribadi. Responden dalam tulisan ini adalah santri di pondok pesantren, dimana santri merupakan peserta didik yang hidup berjauhan dengan orang tua yang dibekali dengan pengetahuan dalam mengatur keuangan dan sejumlah uang saku. Apakah santri tersebut dapat mengkoordinir keuangannya di pondok pesantren?Berdasarkan hasil pembahasan, maka dapat diuraikan sebagai berikut: konsep literasi keuangan (financial literacy) seseorang dapat dilihat dari proses kognitifnya atau pengetahuan yang dia miliki dalam mengelola keuangan, dan dalam sikap terhadap keuangan pribadi yang akan mempengaruhi perilaku keuangannya atau keputusannya dalam mengelola keuangan. Dari teori yang ada, dengan ini disesuaikan berdasarkan pengetahuan dasar serta sikap keuangan untuk anak remaja atau berada dalam usia 13-18 tahun. Model literasi keuangan di pondok pesantren melalui nilai kesederhanaan dan saling berbagi antar sesama mampu mempertahankan kehidupan seorang individu sebagai makhluk sosial yang ada dalam keanekaragaman lingkungan masyarakat. Rasa solidaritas dan kekeluargaan inilah nanti sangat diperlukan untuk membawa santri ke dalam kehidupan yang nyata setelah mereka tidak tinggal lagi di pondok pesantren.Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pondok Pesantren, dan Madura ABSTRACT The importance of the preparation of the priority needs of course to avoid the consumption of irrational behavior and must also consider the financial ability possessed in order to avoid a larger expense than income. Therefore, to make the right economic decisions to consume and to avoid high lifestyle certainly requires knowledge about financial literacy. According to the Danes and Hira and Chen and Volpe (in Sina and Nggili, 2011: 3) defines financial literacy as the knowledge to manage finances. One intelligence to be possessed by modern man is a financial intelligence is intelligence in managing private assets, particularly in the management of personal financial assets. Respondents in this article are students at the pondok pesantren, where students are students who live far apart the parents are equipped with the knowledge of financial management and some pocket money. Are these students can coordinate its finances in pondok pesantren?Based on the results of the discussion, it can be described as follows: the concept of financial literacy a person can be seen from the cognitive processes or the knowledge that he has in managing finances, and in the attitude to personal finance that will affect their financial behavior or decisions in managing finances. From the existing theory, with this adjusted based on the basic knowledge and financial attitudes for older children or are in the age of 13-18 years. Model of financial literacy in pondok pesantren through the value of simplicity and sharing among fellow was able to maintain the life of an individual as social beings that exist in the diversity of the community. Solidarity and kinship is later is needed to bring the students into real life after they no longer live in the pondok pesantren.Keywords: Financial Literacy, Pondok Pesantren, and Madura
PERAN GURU AKUNTANSI DAN BPR SYARI’AH DANA MULIA UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN BUDAYA LITERASI KEUANGAN BERBASIS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH -, Indrastuti Ristiyani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.033 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan : 1) mendiskripsikan dan menjelaskan peran guru akuntansi dan BPR Syari’ah Dana Mulia untuk menumbuhkembangkan budaya literasi keuangan berbasis pembelajaran, 2) mendiskripsikan dan menjelaskan strategi menumbuhkembangkan budaya literasi keuangan berbasis pembelajaran . Data dikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi . Setelah data terkumpul dianaliss dengan teknik interaktif dan disimpulkan dengan tenik deduktif. Hasil dan pembahasan diperoleh bahwa: (1) guru dan BPR Syari’ah Dana Mulia memiliki peran penting untuk menumbuhkembangkan budaya literasi keuangan berbasis pembelajaran, baik di kelas maupun luar kelas, (2) strategi menumbuhkembangkan budaya literasi berbasis pembelajaran dapat dilakukan melalui, (a) mengajak praktik langsung untuk melatih ketrampilan akuntansi dalam pembuatan laporan keuangan pada unit produksi bank mini sekolah, (b) mengajak berlatih mendiskusikan hasil pekerjaan praktik dengan teman yang lain, (c) melatih keterampilan pembuatan laporan keuangan , (d) mengajak para siswa untuk praktik menyusun laporan keuangan,  (e) mengajak para siswa untuk saling memberikan koreksi dan komentar terhadap pekerjaan yang dihasilkan (f) magang di tempat dunia industri sesuai dengan keahliannya, (g) mengikuti lomba kompetensi akuntansi yang diadakan di sekolah maupun tingkat kota, (h) memiliki tabungan simpel  BPR Syariah Dana Mulia, (i) pemberdayaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar dan informasi yang mendukung peningkatan kompetensi hardskill dan softskill. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa guru dan BPR Syari’ah dana mulia memiliki peran penting untuk menumbuhkembangkan budaya literasi keuangan berbasis pembelajaran. Kata kunci: Guru, Literasi Keuangan, Pembelajaran ABTRACT This study aims to: 1) describe and explain the role of accounting teachers and BPR Syari’ah Dana Mulia to foster financial literacy-based culture of learning, 2) describe and explain the strategy to develop the culture of financial literacy-based learning. Data were collected by interview and observation. Once the data is collected dianaliss with interactive techniques and concluded with tenik deductive. Results and discussion showed that: (1) teacher and BPR Syari’ah Dana Mulia has an important role to foster financial literacy-based culture of learning, both in class and outside of class, (2) develop a strategy based literacy learning culture can be done through, (a ) invites direct practice to practice accounting skills in making financial reports on the  production units of banks mini-school, (b) invites practicing discuss the results of the practical work with another friend, (c) practice the skills of financial reporting, (d) invite the students to practice preparing financial statements, (e) invite the students to give each other corrections and comments on the work produced (f) apprenticeship in the industry according to their expertise, (g) the race competencies of accounting, held at the school or city level, (h) has a simple savings BPR Syari’ah Dana Mulia, (i) empowerment of the library as a resource center learning and information that support increased hardskill and soft skill competencies. It can be concluded that teachers and BPR Syari’ah Dana Mulia have an important role to foster financial literacy-based culture of learning. Keywords: Teachers, Financial Literacy, Learning
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH PENGANTAR EKONOMI MIKRO MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN EKONOMI UNIMED -, Achmad Mustofa --
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.994 KB)

Abstract

ABSTRAK Jenis penelitian adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi UNIMED pada mata kuliah ekonomi mikro berjumlah 160 orang. Sampel penelitian menggunakan random sampling dengan mengambil sebagian populasi yaitu 80 orang. Teknik analisis data digunakan adalah regresi linier berganda, menggunakan uji hipotesis secara parsial dan secara simultan serta menggunakan koefisien determinasi. Sebelum dilakukan uji analisis maka dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan kolmogorov smirnov, uji multikolinierutas, uji heterokedastisitas dan uji linieritas.. Hasil penelitian menunjukkan prestasi belajar kategori cukup yaitu 80,125. Regresi linier berganda Y=17,204+0,226X1+0,593X2+e. Pengujian terhadap hipotesis secara parsial dengan taraf signifikan 5%. Untuk motivasi variabel motivasi belajar (X1) menunjukkan nilai  sebesar 3,178 nilai  sebesar 1,664 maka diperoleh >  (3,178>1,664). Untuk variabel disiplin belajar (X2) menunjukkan nilai  sebesar 7,051 nilai  sebesar 1,664 maka diperoleh >  (7,051>1,664). Pengujian hipotesis secara simultan dengan taraf signifikan 5% menunjukkan nilai  sebesar 255,312 dan nilai  sebesar 3,12 maka diperoleh >  (255,312>3,12) dan koefisien (Rsquare) sebesar 0,869/86,9%, menunjukkan bahwa besarnya sumbangan pengaruh yang diberikan variabel motivasi dan disiplin terhadap prestasi belajar adalah 86,9%. Sehingga penelitian ini baik digunakan dalam pengembangan inovasi pembelajaran ekonomi. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Disiplin Belajar, Prestasi Belajar ABSTRACT This type of research is quantitative. The research population was students Economic Education UNIMED on micro economics courses numbered 160 people. The research sample used random sampling by taking part of the population that is 80 people. The data analysis technique used was multiple linear regression, partial use of hypothesis testing and simultaneously then using the coefficient of determination. Before the test the prerequisite test analysis is then performed the analysisThe result in this research showed that the tendency of student learning achievement in category pass with 80,125. Multiple linear regression Y = 17,204 + 0,226X1 + 0,593X2 +e. The hypothesis test partially at significantly rate 5%. For learning motivation (X1) showed the value of taccount as 3,178 > ttable as1,664. For learning discipline (X2) showed the value of taccount as 7,051 > ttable as1,664. Hypothesis test simultaneously at significantly rate 5% showed Faccount as 255,312 > F table 3,12 and R2 as 0,869 or 86,9% which showed the percentage of the influence given by learning motivation variable and learning discipline toward student learning achievement as 86,9%. So this research is well used in the development of learning innovation economy. Key Words: Learning Motivation, Learning Discipline, and Learning Achievement
KINERJA KEUANGAN PERBANKAN SYARIAH (ISLAMIC BANKING FINANCIAL PERFORMANCE) -, Sarah Dina -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.243 KB)

Abstract

 Abstrak Perkembangan lembaga keuangan syariah hari ini tidak hanya terbatas pada sektor perbankan saja, melainkan telah berkembang di sektor lain seperti di sektor riil. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia ditandai dengan peningkatan aset, dana pihak ketiga, dan pembiayaan. Bank Syariah sebagai perantara keuangan diperlukan untuk dapat mendistribusikan dana dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat yang membutuhkan dana. Karena dana yang disediakan seharusnya untuk meningkatkan keuntungan bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana peran pembiayaan untuk kinerja keuangan pada perbankan syariah. Dalam studi ini kinerja keuangan yang diukur dengan laba atas ekuitas (ROE) dan Net Profit Margin (NPM) dan Biaya Operasional/Pendapatan Operasional (BO/PO)  sebagai variable, sementara untuk variabel independen adalah Musyarakah pembiayaan (MUS), Murabahah pembiayaan (MUR), Ijarah pembiayaan (IJR) dan qordul hasan pembiayaan (QORD). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel musyarakah pembiayaan, pembiayaan Murabahah, dan biaya operasional/pendapatan operasional memiliki efek signifikan pada profitabilitas. Sementara variabel mudarabah pembiayaan, Ijarah pembiayaan  dan Qordh tidak berpengaruh signifikan pada kinerja bank. Kata kunci: Return on Equity, Net Profit Margin, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Ijarah, Qordh ABSTRAKABSTRACT Today Islamic financial institutions development are not only limited to banking sector, however has been already developed in the other sectors such as real sector. In Indonesia, Islamic banking development was marked by assets, deposits and financing growth. Islamic Bank as a financial intermediary is required to be able to distribute funds through of financing to communities who need of funds. It’s caused of funds which provided is supposed to increase bank’s profits. The purpose of this study is to see how far the financing role improves Islamic banking financial performance. In this study the financial performance was measured by Return on Equity (ROE) and Net Profit Margin (NPM) and Operating Expenses/Operating Income (BO/PO) as a variable, while for the independent variable is Musharaka financing (MUS), Murabaha financing (MUR ), Ijarah financing (IJR) and Qordul Hasan financing (QORD). This results showed that Musharaka financing (MUS), Murabaha financing (MUR) and Operating Expenses/Operating Income variables  has a significant effect on profitability. While Mudharabah, Ijarah dan Qordh financing variables are not significantly effect on bank performance. Kata kunci: Return on Equity, Net Profit Margin, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Ijarah, Qordh Kata kunci: Return on Equity, Net Profit Margin, Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Ijarah, QordhKeywords: Return on Equity, Net Profit Margin, Mudharabah, Musharaka, Murabaha, Ijarah, Qordh
ANALISIS PERKEMBANGAN USAHA UNIT SIMPAN PINJAM PADA KSU AL-BAROKAH KECAMATAN BINJAI HULU KABUPATEN SINTANG -, Munawar Thoharudin -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.913 KB)

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perkembangan Usaha Unit Simpan Pinjam pada KSU Al-Barokah Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk survey. Data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, sedangkan sumber datanya adalah neraca dan laporan laba rugi KSU Al-Barokah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan pemeriksaan dokumentasi. Alat pengumpul data berupa pedoman wawancara, dan dokumen-dokumen. Sedangkan teknik pengolahan data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan dan analisis gerakan/trend, standar yang digunakan yaitu rasio historis rata-rata (RHR).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat likuiditas terdiri dari cash ratio, current ratio, dan quick ratio. Dengan kesimpulan tingkat likuiditas KSU Al-Barokah kategori sangat baik. Tingkat leverage terdiri dari rasio total debt to total asset dan rasio total debt to equity, dengan kesimpulan tingkat leverage KSU Al-Barokah dikategorikan perkembangan kurang baik. Tingkat profitabilitas terdiri dari rasio return on asset, rasio return on equity dan rasio asset turnover. Dengan kesimpulan tingkat profitabilitas KSU Al-Barokah dikategorikan perkembangan sangat baik. Faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha adalah modal pinjaman, pinjaman semakin meningkat, pendapatan SHU semakin meningkat. Kata Kunci: Perkembangan Usaha, Unit Simpan Pinjam This study aimed to determine the Business Development Unit Savings and Loans at KSU Al-Barokah Binjai Hulu subdistrict, regency of Sintang. The method of research used in this research was descriptive method in form of survey research. The data in this research was quantitative data, while the source of the data was the balance sheet and income statement of KSU Al-Barokah. The data collection technique used was interview and documentation examination. Moreover, the data collection tolls used was interview guidelines, and documents. While data-processing technique used was the analysis of financial ratios and analysis of movement / trend, the standard used is the historical average ratio (RHR) The results of this study indicate that the level of liquidity consist of cash ratio, current ratio and quick ratio. With the conclusion of liquidity level KSU Al-Barokah categorized as “very good”. The level of leverage consists of the ratio of total debt to total assets and the ratio of total debt to equity, with the conclusion of the level of leverage KSU Al-Barokah categorized unfavorable developments. The profitability level consists of the ratio of return on assets, return on equity ratio and turnover ratio asset. With the conclusion of the profitability of KSU Al-Barokah categorized excellent progress. Factor affecting the development of the business is capital loans, loan increases, increasing revenue of SHU. Keywords: Business Development, Savings and Loans Unit

Page 10 of 16 | Total Record : 157