cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN MENEMUKAN SENDIRI (INKUIRI) KELAS V SDN KALIBEJI KAB. SEMARANG -, Setia Dwi Saputra -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.034 KB)

Abstract

 Latar belakang dalam penelitian ini adalah minat peserta didik dalam proses pembelajaran masih rendah, hasil belajar IPA masih dibawah KKM yang ditetapkan sekolah yaitu 65, proses pembelajaran kurang menarik, dan pendidik masih menggunakan metode konvensional. Untuk memecahkan masalah dalam penelitian ini maka diterapkan model Contextual Teaching and Learning dengan menemukan sendiri (Inkuiri). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan menemukan sendiri (Inkuiri) Kelas V SD Negeri Kalibeji Kab. Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, obeservasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri Kalibeji yang berjumlah 22 peserta didik terdiri dari 8 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Data diperoleh melalui teknik tes (tes evaluasi) dan teknik non tes (angket dan observasi). Instrumen yang dipakai adalah lembar tes, lembar angket dan lembar observasi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan teknik analisis deskriptif dengan menentukan ketuntasan belajar klasikal (100%) peserta didik tuntas  dan data dibandingkan dalam bentuk persentase antara pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Contextual Teaching And Learning (CTL) dengan menemukan sendiri (Inkuiri) dapat meningkatkan minat dan hasil belajar IPA peserta didik. Pada pra siklus frekuensi minat peserta didik yang berada pada kategori tinggi ada 2 peserta didik (9%), siklus I ada 8 peserta didik (36%) dan siklus II meningkat menjadi 16 peserta didik (73%).  Ketuntasan hasil belajar peserta didik  pra siklus terdapat 12 peserta didik (53%) yang tuntas, siklus I ada 18 peserta didik (82%) yang tuntas, dan siklus II  ada 22 peserta didik (100%) yang tuntas. Kata Kunci: CTL, Inkuiri, minat belajar, hasil belajar A background in this research is learners’  interest in learning process still low, the result in science is still below the minimum criteria set in school that is 65, learning process is  less attractive, and educator still use a conventional method. To solve the problem in this research hence applied contextual teaching and learning ( CTL) model with inquiry. The purpose of this research is to increase the learners’  interest and learning outcomes through the application of contextual teaching and learning ( CTL ) model with inquiry to the fifth grade students in  SD N Kalibeji Kab. Semarang. This research using a collaborative action class research in which each cycle consists of 4 stages  namely planning, action implementation, observation, and reflection. The subject of this research is fifth grade students in SD Negeri Kalibeji  consist of 20 students, 8 boys and 12 girls. Data is collected through tests (test evaluation) and non tests (questionnaire and observation). instruments  used are  test  sheets, questionnaire sheets and observation sheets. A quantitative data analysis is done using descriptive analysis by determining classical learning completion (100 %) and then  data is compared in percentage among  pre cycle, cycle I and  cycle II. The results of this research can be concluded that the application of Contextual Teaching And Learning (CTL) model and inquiry can increase the learners’  interest and learning outcomes of Science. Based on the learners’ interest, in pre cycle there are 2 learners (9%) in a high category. In the first cycle, there are 8 students (36%) and the second cycle increased to 16 learners (73%). Based on the learning outcomes, in pre cycle there are 12 students (53%) which has been completed, the first cycle has 18 learners (82%) which has been completed, and the second cycle there are 20 students (100%) which has been completed. Key Words:  CTL, Inquiry, the learners’ interest, the Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI KELAS XI IPS SMA NEGERI 8 MALANG TAHUN AJARAN 2013/2014 -, Novela Nariska Putri -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.729 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran akuntansi kelas XI IPS 1 SMA Negeri 8 Malang dengan metode ceramah, tanya jawab, penugasan. Aktivitas dan hasil belajar yang diperoleh kurang memuaskan, aktivitas siswa pasif, dan hasil belajar kurang dari KKM. Tujuan penelitian adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD), diharapkan bisa meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi kelas XI IPS SMA Negeri 8 Malang tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian penelitian tindakan kelas di SMA Negeri 8 Malang, semester 2 tahun ajaran 2013/2014. Dilaksanakan 2 siklus, materi jurnal penyesuaian dan kertas kerja perusahaan dagang. Subyek 34 siswa kelas XI IPS 1. Pengumpulan data: tes, observasi, dokumentasi, catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat di atas KKM. Saran Bagi Sekolah, memfasilitasi pelatihan,bagi guru, untuk menerapkan dikelas agar dapat mengatasi masalah keaktifan siswa dalam pembelajaran, bagi peneliti, satu kelompok didampingi satu observer. Kata Kunci: metode STAD (Student Teams Achievement Division), aktivitas belajar, hasil belajar. Implementation of accounting learning for the eleventh grade students of Social Studies 1at SMAN 8 Malang is delivered by lecture method, discussion, and assignments. activity and learning outcomes still unsatisfactory, activity of the student stend to be passive and learning outcomes less than the standard passing grade. The purpose of research is the application of Model Student Teams Achievement Division (STAD) expected to increase the activity and student learning outcomes in accounting subject for the eleventh grade students of Social Studies 1at SMAN 8 Malang in 2013/2014 academic year. This research is Classroom Action Research (CAR) held in SMAN 8 Malang in the second semester of 2013/2014 school year. Conducted in two cycles on Adjusting Entries and Trade Working Paper Company material. Subject 34 students of class XI IPS 1. Data collection through test, observation, documentation, and field notes. Results showed activity and student learning outcomes increases above the standard passing grade. Suggestions for Schools, facilitating training for teachers, to implement in the classroom in order to overcome the problem of students activity in learning, for researchers, one group was accompanied by one observer. Keywords: STAD (Student Teams Achievement Division) method, learning activity, learning outcome 
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TSTS DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI SMA N 1 BOBOTSARITAHUN AJARAN 2014/2015 -, Anggraheni Diyah Larasati -; -, Sunarto -; -, Jonet Ariyanto Nugroho -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.651 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas berpikir dan prestasi belajar ekonomi pada  siswa  kelas X-I SMA Negeri 1 Bobotsari tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan model pembelajaran  kooperatif teknik two stay two stray dengan menggunakan pendekatan saintifik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek Penelitian ini adalah siswa X-I SMA N 1 Bobotsari Tahun Ajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu (a) observasi, (b) wawancara, (c) tes, dan (d) dokumentasi. Prosedur penelitian meliputi (1) perencanaan tindakan; (2) pelaksanaan tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray dengan menggunakan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kreativitas berpikir dan prestasi belajar. Sebelum diterapkan medel pembelajaran kooperatif teknik two stay two stray dengan menggunakan pendekatan saintifik nilai rata-rata kelas adalah 69,88 atau dengan presentase ketuntasan 32,36%. Sedangkan kreativitas berpikir siswa pada aspek berpikir lancar2,94%, berpikir luwes 0%, berpikir orisinil2,94%, elaborasi 2,94%, dan  evaluasi0%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas adalah 77 atau dengan presentase ketuntasan 70,59%. Sedangkan kreativitas berpikir siswa pada aspek berpikir lancar 47,05%, berpikir luwes 61,76%, berpikir orisinil 55,88%, elaborasi 52,95%, dan  evaluasi 58,82%. Pada siklus II nilai rata-rata kelas adalah 81 atau dengan presentase ketuntasan 82,35%. Sedangkan kreativitas berpikir siswa pada aspek berpikir lancar 82,35%, berpikir luwes 73,53%, berpikir orisinil 79,41%, elaborasi 85,30%, dan  evaluasi 70,58%. Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, Two Stay Two Stray, Pendekatan Saintifik, Kreativitas Berpikir, Prestasi Belajar. 
PENGARUH PENGGUNAAN METODECOOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA N 6 METRO -, Zaenal Arifin -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.222 KB)

Abstract

Metode Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining merupakan metode pembelajaran dimana terdapat interaksi antar peserta didik yang bekerjasama secara kolompok dan mempresentasikan hasil diskusi secara bergantian. Hasil belajar adalah sesuatu yang dicapai atau diperoleh siswa dengan skor atau prestasi belajar.                Berdasarkan hasil prasurvey yang penulis lakukan, yang menjadi permasalah dalam penelitian ini adalah “Masih banyak siswa yang belum tuntas dalam hasil belajar ekonomi kelas X semester genap SMA Negeri 6Metro tahun pelajaran 2013/2014”. Sehubungan dengan permasalah tersebut maka rumusan masalahnya adalah “Apakah ada pengaruh penggunaan metodeCooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X  semester genap SMA Negeri 6Metro tahun pelajaran 2013/2014 ?”.Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah “Untuk mengetahui pengaruh penggunaan metodeCooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X semester genap SMA Negeri 6Metro tahun pelajaran 2013/2014”. Sedangkan hipotesis yang penulis ajukan adalah “terdapat pengaruh positif  penggunaan metodeCooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X semester genap SMA Negeri 6Metro tahun pelajaran 2013/2014”                Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 6 Metro yang berjumlah 129 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan yang menjadi sampelnya adalah kelas X3 sebanyak 32 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi, eksperimen, dan tes. Sedangkan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas tes menggunakan rumus K-R 20 menurut Suharsimi Arikunto (2010:230), dengan rumus sebagai berikut :r11 =  dan untuk menguji hipotesis digunakan rumus Regresi Linier Sederhana yaitu Ŷ = a + bx Nilai Ŷ = 29,89 + 0,67X yang dilanjutkan dengan rumus thitung yaitu = 6,404. ­ =1,70 (taraf signifikan 5%) dan = 2,46 (taraf signifikan 1%), jadi 6,404 > 1,70 pada taraf signifikan 5% dan pada taraf signifikan 1% yaitu 6,404 > 2,46.Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka hipotesis dapat diterima sebab thit = 6,404 lebih besar daripada ttabel (ttab) = 1,70 dan 2,46. Dengan demikian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif  penggunaan metodeCooperative Learning tipe Student Facilitator and Explaining terhadap hasil belajar ekonomi siswa kelas X semester genap SMA Negeri 6Metro tahun pelajaran 2013/2014.Berdasarkananalisis data yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan metodeCooperative Learning tipe Student Facilitator and Explainingdalam proses pembelajaran akan meningkatkan hasil belajar ekonomi khususnya pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Metro.Adapun saran yang diajukan dalam penelitian ini (1) Dalam rangka meningkatkan hasil belajar, diharapkan guru dapat menggunakan cara atau metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diberikan kepada siswa sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, kondusif dan inovatif, serta mampu meningkatkan hasil belajar secara maksimal. Alternatif metode pembelajaran yang penulis sarankan yaitu MetodeCooperative learning tipe Student Facilitator and Explaing karena metode ini merangsang siswa untuk berfikir secara mandiri dan sebagai subjek belajar dalam proses pembelajaran. (2) Diharapkan bagi siswa agar dapat lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dikelas. Kata kunci: Metode Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining, Hasil Belajar. ABSTRACTCooperative Learning method Type of Student Facilitator and Explaining the method of learning where there is interaction between learners working together kolompok and presented the results of discussions in turn. The learning result is something that is achieved or obtained scores or students with learning achievement.Based on the results prasurvey the author, the problems in this study was "There are many students who have not completed the learning outcomes of economy class X semester SMAN 6 Metro in the academic year 2013/2014". In connection with these problems, the formulation of the problem is "Is there any effect of the use of methods of type Student Cooperative Learning Facilitator and Explaining the results of the economic study semester students of class X SMA Negeri 6 Metro 2013/2014 school year?". The purpose of this research is "To determine the effect of the use of the method of type Student Cooperative Learning Facilitator and Explaining the results of the economic study semester students of class X SMA Negeri 6 Metro in the academic year 2013/2014". While the hypothesis that the authors ask is "there is a positive effect of the use of the method of type Student Cooperative Learning Facilitator and Explaining the results of the economic study semester students of class X SMA Negeri 6 Metro in the academic year 2013/2014"The population in this study were all students of class X SMA 6 Metro totaling 129 students. Sampling using cluster random sampling and the sample was X3 class of 32 students. The research data was collected by using interview data collection, observation, documentation, experimentation, and testing. Whereas to determine the level of validity and reliability of the test using the formula KR 20 according Suharsimi Arikunto (2010: 230), with the following formula:r11 = and to test the hypotheses used Simple Linear Regression formula is y = a + bx Value Y = 29.89 + 0,67X followed by tcount formula is = 6.404. ¬ = 1.70 (significance level of 5%) and = 2.46 (1% significance level), so 6.404> 1.70 at significance level of 5% and the 1% significance level is 6.404> 2.46.Based on these results, the hypothesis is acceptable because thit = 6,404 bigger than t table (ttab) = 1.70 and 2.46. Thus showing that there is a positive effect of the use of the method of type Student Cooperative Learning Facilitator and Explaining the results of the economic study semester students of class X SMA Negeri 6 Metro in the academic year 2013/2014.Based on data analysis that has been done, it can be concluded that the use of methods of type Student Cooperative Learning Facilitator and Explaining the learning process will improve the learning outcomes of economics, especially in class X SMA Negeri 6 Metro.The suggestions put forward in this study (1) In order to improve learning outcomes, teachers are expected to be able to use the method or methods that conform with the material given to the students so as to create an atmosphere of active learning, creative, innovative and conducive to, and able to improve results maximum learning. Alternative methods that the authors suggest that cooperative learning method of type Student Facilitator and explaing because this method stimulates students to think independently and as a subject of study in the learning process. (2) It is expected that for students to be more active in participating in the learning process in class. Kata kunci: Metode Cooperative Learning Tipe Student Facilitator and Explaining, Hasil Belajar. 
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN YANG DIBERIKAN OLEH PEGAWAI ADMINISTRASI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS (FEB) DITINJAU DARI KEPMEN PPAN NO.63 TAHUN 2003 -, I Putu Arya Dharmayasa -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.039 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui harapan dan perasaan mahasiswa di lingkungan FEB Undiksha berkaitan dengan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pegawai administrasi, serta untuk mengetahui kualitas pelayanan yang diberikan oleh pegawai administrasi di lingkungan FEB Undiksha.Penelitian ini dilaksanakan di FEB Undiksha dengan jumlah responden sebanyak 110 orang. Data yang dikumpulkan dengan metode kuesioner, dianalisis dengan menggunakan rumus Servqual yaitu membandingkan setiap dimensi dan secara total yaitu persepsi pelanggan (perceived service) dengan pelayanan yang diharapkan pelanggan (expected service).Hasil penelitian menunjukkan bahwa harapan mahasiswa baik secara total maupun perdimensi berada dalam kategori penting, sedangkan perasaan mahasiswa baik secara total maupun perdimensi berada dalam kategori cukup baik. Kualitas pelayanan secara total berada dalam kategori baik dengan skor 0,70, sedangkan kalau dilihat perdimensi, dimensi kesederhanaan memiliki skor sebesar 0,69 (kategori baik), dimensi kejelasan dan keterbukaan memiliki skor sebesar 0,69 (kategori baik), dimensi ketepatan waktu memiliki skor sebesar 0,62 (kategori cukup baik), dimensi akurasi memiliki skor sebesar 0,67 (kategori baik), dimensi keamanan memiliki skor sebesar 0,71 (kategori baik), dimensi efisien memiliki skor sebesar 0,71 (kategori baik), dimensi efektif memiliki skor sebesar 0,76 (kategori baik), dimensi ekonomis memiliki skor sebesar 0,72 (kategori baik), dan dimensi keadilan memiliki skor sebesar 0,73 (kategori baik). Walaupun kualitas layanan yang dilihat perdimensi dan secara total berada dalam kategori baik, tetapi masih adanya gap/kesenjangan antara harapan dengan apa yang dirasakan oleh mahasiswa. Hal ini mengindikasikan bahwa pelayanan yang diberikan pegawai administrasi FEB Undiksha belum sepenuhnya memenuhi harapan mahasiswa.Oleh karena itu masih diperlukan untuk melakukan beberapa perbaikan-perbaikan terkait dengan layanan administrasi yang diterima oleh mahasiswa. Kata kunci: administrasi,kualitas pelayananThis research aims to determine the expectations and feelings of the students in the FEB Undiksha related to thequality of services providedby the administrative staff, as well asto determine thequality of services providedby the administrative staff at Undiksha FEB. This research was carried out in FEB Undiksha the number of respondents were 110 people. Data were collectedby questionnaire, were analyzed by using a formula that compareseach Servqual dimensions and total customer perceptions (perceived service) with customer service expected (expected service).The results showed that the expectations of students either totally or dimensionsare in aimportal category, while the student feeling totally or dimensionsare in acategory quite well. Quality of servicein totalare in good category with a score of0.70, while judging dimensions, simplicity dimension has a scoreof 0.69 (good categories), the dimensions of clarity and openness has a scoreof 0.69 (good categories), timeliness dimension has a scoreof 0.62 (category quitewell), dimension alaccuracy scores of 0.67(good categories), the security dimension has a score of 0.71 (good categories), efficient dimension has a score of 0.71 (good  categories),the effective dimension has a scoreof 0.76 (good categories), the economic dimension has a score of 0.72 (good categories), and the dimensions of fairness has a score of 0.73 (good categories). Although the quality of service that is seen dimensions and in total are in good category, but there still existsa gap between the expectations with what is perceived by the students. This indicates that the service provided administrative officer FEB Undiksha not fully meet the expectations of students. The refore, it is necessary to carry out some improvements related to administrative services received by students. Keywords: administration, quality of service
PENGARUH AKSES INTERNET DAN MOTIVASI BERKULIAH TERHADAP KESIAPAN MENJADI GURU PROFESIONAL DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UKSW -, Alex Ch. D. Mira Kaho -; -, Indra Lesmana -; -, Susi Hernawati Silalahi -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, seorang guru yang profesional perlu memiliki 4 kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keempat kompetensi tersebut dapat dibangun melalui berbagai cara, salah satunya dengan berkuliah di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur pengaruh akses internet dan motivasi berkuliah terhadap kesiapan menjadi guru profesional dikalangan mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP UKSW. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Data dikumpulkan dengan teknik angket yang dibagi kepada sampel mahasiswa sebanyak 41 orang. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses internet berpengaruh positif terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru profesional. Nilai beta variabel akses internet sebesar 0,085 dengan nilai t 2,193 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,034 (lebih kecil dari 0,05) yang berarti H0 ditolak atau ada pengaruh positif akses internet terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Sedangkan nilai beta variabel motivasi sebesar 0,077, dan nilai t 1,090 yang signifikan pada tingkat kesalahan 0,282 (lebih besar dari 0,05) yang berarti H0 diterima, atau tidak ada pengaruh motivasi terhadap kesiapan menjadi guru profesional. Koefisien determinasi dari akses internet sebesar 0,11 yang berarti akses internet dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 11%. Sedangkan koefisien determinasi dari pengalaman organisasi sebesar 0,03 yang berarti pengalaman organisasi dapat menjelaskan kesiapan menjadi guru profesional sebesar 3%. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada program studi Pendidikan Ekonomi untuk memberikan fasilitas lebih dalam hal akses internet untuk mencetak lulusan sebagai guru yang profesional. Kata kunci: akses internet, motivasi, kesiapan, guru professional
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 POGALAN KABUPATEN TRENGGALEK -, Sri Lestari -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.05 KB)

Abstract

Ketidaktuntasan siswa dalam memahami yang diajarkan oleh guru harus diselesaikan dengan pembelajaran yang kooperatif. Siswa dituntut aktif dalam pembelajaran ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada kelas VIII SMP Negeri 1 Pogalan, (2) peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Snowball Throwing. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, lembar observasi, angket, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi nilai. Hasil penelitian adalah: (1) penerapan model pembelajaran Snowball Throwing pada siswa kelas VIII dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi yang telah dipelajari (2) penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar siswa baik dari ranah kognitif maupun afektif. Kata Kunci: Snowball Throwing, Hasil belajarStudents in understanding taught by teachers must be solved by cooperative learning. Students are actively in the learning economy. The purpose of this study was to determine (1) the application of learning models of Snowball Throwing in class VIII SMP Negeri 1 Pogalan, (2) improving student learning outcomes by using model Throwing Snowball. Data was collected using tests, observation sheets, questionnaires, field notes, interviews and documentation value. Results of the study are: (1) the application of learning models of Snowball Throwing the eighth grade students can enhance students understanding of the material that has been studied (2) the application of Snowball Throwing learning model can improve student learning outcomes both cognitive and affective. Keywords: Snowball Throwing, learning outcomes
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL FACEBOKK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PEMASARAN ONLINE DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA -, Dwi Hendra Kusuma -; -, Sri Wahyuni -; -, Leny Noviani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.63 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran dengan teknologi video tutorial yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemasaran online kelas X PM 1 SMK Negeri 3 Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Riset dan Pengembangan. Perancangan dilakukan dengan melalui prosedur tahap studi pendahuluan dan tahap pengembangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penilaian ahli materi yang menyatakan bahwa media pembelajarannvideo tutorial memenuhi kriteria baik sekali dengan persentase sebesar 91%. Penilaian ahli media terhadap media video tutorial dengan rata-rata sebesar 88% yang memenuhi kriteria baik sekali. Penilaian ahli multimedia terhadap media video tutorial dengan rata-rata sebesar 79% yang memenuhi kriteria baik. Tanggapan pada uji coba terbatas, memperoleh rata-rata sebesar 73% yang memenuhi kriteria baik, kemudian tanggapan dari siswa pada uji coba luas memperoleh rata-rata sebesar 78% yang memenuhi kriteria baik. Hasil post test yang telah dilakukan memperoleh nilai rata-rata yang lebih tinggi sebesar 80 dari nilai sebelumnya sebesar 73, serta memperoleh presentase ketuntasan sebesar 76 %. Kata Kunci: media pembelajaran, video tutorial, pembelajaran pemasaran online, multimedia pembelajaran, facebook.
EDUPRENEUR DALAM MENINGKATKAN MUTU LULUSAN SMK -, Brigitta Putri Atika Tyagita -; -, Kristiana Hesti Padmini -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.862 KB)

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisa mutu lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) di dunia kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif dengan menganalisa data lulusan SMK. SMK adalah suatu pendidikan yang mempersiapkan siswa-siswinya untuk siap terjun dalam dunia kerja sesuai bidang yang dipelajarinya.  Didirikannya SMK bertujuan untuk mempersiapkan lulusan SMK untuk bekerja sesuai keahliannya dan mengembangkan keprofesionalitasan. SMK juga bertujuan untuk menciptakan lulusan yang mampu berdaya saing dan wirausahawan yang produktif, adaptif dan kreatif. Dalam mendukung lulusan SMK yang mampu berwirausaha, maka diberikanlah pendidikan kewirausahaan yang sejalan dengan kurikulum SMK. Pendidikan kewirausahaan ini diterapkan untuk membangun jiwa wirausaha para siswa SMK dan membantu para siswa SMK untuk mampu berwirausaha dan tidak lagi tergantung pada perusahaan tertentu untuk bekerja. Hasil analisis menunjukkan, pendidikan kewirausahaan yang dilaksanakan di sekolah dirasa masih kurang, sehingga banyak lulusan SMK yang belum mampu berwirausaha, atau mereka mampu berwirausaha setelah mereka bekerja beberapa tahun di suatu tempat usaha. Dari hasil analisis ini didapatkan beberapa usulan yaitu, pendidikan kewirausahaan di SMK lebih diperdalam atau diadakannya ekstrakurikuler kewirausahaan yang menunjang pendidikan kewirausahaan yang ada disekolah. Selain itu, diberikan tambahan pendidikan pemasaran, sehingga siswa mampu memasarkan usahanya dengan baik di masyarakat. Selain itu, peran guru juga berpengaruh terhadap kemandirian siswa, sehingga guru juga harus mendorong dan memotivasi siswa untuk dapat mandiri dan berwirausaha. Kata Kunci           : SMK, wirausaha, daya saing, kesempatan kerja
KOMPETENSI DAN KESIAPAN GURU DI KOTA PADANG MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 -, Rino -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.38 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 menuntut kreatifitas, inovasi dan kemadirian guru. Perubahan paradigma guru yang dituntut adalah dari teaching yang teacher oriented menjadi aktifitas instruction yang student oriented dengan memperhatikan keseimbangan pencapaian kognitif, afektif dan psikomotor. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan alternatif model pemecahan masalah untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 pada masing-masing satuan pendidikan menengah SMA, SMK, MA di Sumatera Barat. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa dokumen, observasi, angket, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan analisis wawancara. Hasil penelitian ini guru-guru di kota Padang sudah kompetens dan siap mengimplementasikan kurikulum 2013. Untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan guru untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 adalah dengan mengintensifkan kegiatan diklat dan kegiatan non diklat Kata kunci: kesiapan guru, kompetensi guru, kurikulum 2013Curriculum of 2013 requires creativity, innovation, and independence of the teacher. The changes in teacher’s paradigm required is from teaching with teacher oriented to instruction activity with student oriented, regarding to balance in cognitive, affective, and psychomotor achievement. This research aims to generate alternative model in problem-solving to enhance competency and readiness of teacher in implementing the 2013’s curriculum in each education unit (High School, Vocational High School, and Islamic High School in West Sumatra). This research used descriptive quantitative method, and used instruments such as document, questionnaire, observation, and interview. This research found that teachers in Padang already have competency and readiness to implementing the 2013’s curriculum. To enhance the competency and readiness of the teachers, there are need to held educational training and non educational training activity continuously. Key words: teachers’ readiness, teacher’s competence, curriculum of 2013

Page 3 of 16 | Total Record : 157