cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE TEAMS GAMES TOURNAMENT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII SMP N 05 KOTABUMI -, Nasmal Hamda -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.264 KB)

Abstract

Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament merupakan suatu cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang akan disesuaikan dengan materi ajar, sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Adapun penerapan model pembelajaran yang digunakan adalah (1) Teach/Presentasi Kelas (2) Kelompok/ Teams (3) Permainan/Games (4) Pertandingan/Tournament (5) Penghargaan Tim. Hasil belajar merupakan nilai Subsumatif yang diperoleh siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu yang disajikan dalam bentuk nilai atau angka.                   Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan penulis yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah masih masih banyak siswa yang belum tuntas dalam mengikuti pelajaran IPS Terpadu siswa kelas VII Semester Genap SMP Negeri 05 Kotabumi tahun pelajaran 2013/2014. Sehubungan dengan masalah tersebut maka rumusan masalahnya adalah “ Apakah Ada Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Cooperative Learning Type Teams Games Tournament Terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Siswa Kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi Tahun Pelajaran 2013/2014. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran   cooperative learning type teams games tournament terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi tahun pelajaran 2013/2014. Sedangkan Hipotesis yang penulis tulis adalah ada pengaruh yang positif penggunaan model pembelajaran  cooperative learning type teams games tournament terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi tahun pelajaran 2013/2014.                                   Populasi dalam Penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi yang berjumlah 64 siswa. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan yang menjadi sampelnya adalah siswa kelas VIIA sebanyak 32 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi, metode eksperimen, dan metode tes. Sedangkan untuk mengetahui tingkat validitas dan reabilitas test menggunakan rumus K-R 20 menurut Suharsimi Arikunto(2010:230), dengan rumus sebagai berikut:  dan untuk menguji hipotesis digunakan rumus Regresi Linier sederhana  Nilai Ŷ= 35,1693 + 0,6198 yang dilanjutkan dangan rumus thitung  =   = 4,7531. Ttabel  = 1,70. Hal ini ditujukan dengan thitung > ttabel, dan terlihat bahwa pada taraf signifikan 5% yaitu 4,75 > 1,70. Dan pada taraf signifikan 1 % yaitu 4,75 > 2,46, yang dapat dilihat pada daftar G tabel statistik.                                   Dengan demikian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif penggunaan model pembelajaran  cooperative learning type teams games tournament terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi tahun pelajaran 2013/2014.                                   Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperative learning type teams games tournament dalam proses pembelajaran akan meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII SMP Negeri 05 Kotabumi tahun pelajaran 2013/2014.                                   Adapun saran yang diajjukan dalam penelitian ini(1)Dalam meningkatkan hasil belajar siswa diharapkan guru dapat menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diberikan kepada siswa sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang aktif dan kondusif, serta mampu meningkatkan hasil belajar secara maksimal. Alternatif model pembelajaran yang penulis sarankan yaitu model pembelajaran cooperative learning type teams games tournament karena model ini merangsang siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. (2)Diharapkan bagi siswa agar dapat lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dikelas. Kata kunci : Pengaruh, penggunaan model cooperative learning type teams games tournament dan Hasil Belajar. 
PENERAPAN MEDIA MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS KELAS IV SD NEGERI PURWOYOSO 04 KOTA SEMARANG -, Ana Maria Kristiana Candra -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.212 KB)

Abstract

Background of the problem-oriented UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 that the purpose of education has not been achieved due to the activity in learning social studies teacher is still using conventional pattern (explaining, lectures and badness media), low student activity and low impact on learning outcomes.Formulation of this research 1) What is the media Mind Mapping can increase the activity of teachers, 2) whether media Mind Mapping can increase student activity, 3) whether through the Mind Mapping media can enhance student learning outcomes. The purpose of this study are: 1) To increase the activity of teachers, 2) to increase student activity, 3) to improve student learning outcomes.This research was conducted by three cycles, each cycle of action planning, implementation, observation and reflection. Subjects were teachers and students of class IV SD Negeri Purwoyoso 04 totaling 19 students, with 5 male students and 14 female students. Data base student learning activities and teachers in learning activities sheet obtained through observation, student learning outcomes gained through the evaluation of post test.The result are improvement emotional activities, oral activities, draw mind mapping, Listening Activities, visual activityes, Motor activities, Drawing activities dan Emotional activities, Writing activities, motoric activities, motor activities and mental activities.From the analysis of research data with the title Media Mind Mapping in the fourth grade social studies subjects in SD Negeri Purwoyoso 04, to increase the activity of teachers,  student activity, and student achievement. From the research it is suggested to researchers and teachers to use media Mind Mapping in learning and try it on higher. Keywords: Social Studies, Mind Mapping, Learning Achievement. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pembelajaran berbasis komputer model tutorial dengan model latihan dan praktik terhadap hasil belajar siswa di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa ke -, Yuliana FH -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.416 KB)

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pembelajaran berbasis komputer model tutorial dengan model latihan dan praktik terhadap hasil belajar siswa di SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas X  SMA Muhammadiyah 1 Palembang tahun ajaran 2012-2013 yang berjumlah 467 siswa. Selanjutnya dilakukan pemilihan sampel penelitian dengan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas X.4 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan berupa PBK model tutorial, dan kelas X.9 sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan berupa PBK model latihan dan praktik. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design. Data hasil belajar yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan KKM sebesar 71 dan ketuntasan klasikal ≥ 85%. Untuk mengetahui perbedaan pengaruh pembelajaran berbasis komputer model tutorial dan model latihan dan praktik digunakan rumus uji-t dua variabel bebas sehingga diperoleh thitung sebesar 4,9911> t tabel sebesar 3,107. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pembelajaran berbasis komputer model tutorial dan model latihan dan praktik terhadap hasil belajar siswa.Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan tiap sekolah yang memiliki fasilitas komputer yang memadai dapat menerapkan pembelajaran berbasis komputer dalam kegiatan pembelajaran. Kata-kata kunci : Pembelajaran Berbasis Komputer, Model Tutorial, Hasil Belajar
PROFESIONALISME GURU DITINJAU DARI PENDIDIKAN DAN LATIHAN SERTA PENGALAMAN MENGAJAR DI SMP NEGERI SE-KECAMATAN DELANGGU TAHUN 2014 -, Febyana Putri Komalasari -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.071 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan latihan serta pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru di SMP Negeri se-Kecamatan Delanggu tahun 2014. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru yang tersertifikasi di SMP Negeri se-Kecamatan Delanggu yang berjumlah 131 guru, dengan sampel 95 guru yang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan regresi Y=9,759+0,304 X1+0,370 X2 yang artinya profesionalisme guru dipengaruhi oleh pendidikan dan latihan serta pengalaman mengajar. Kesimpulan yang diperoleh: 1) Ada pengaruh pendidikan dan latihan terhadap profesionalisme guru. Berdasarkan hasil uji t diperolehthitung>ttabel, yaitu -2,424> 1,9860 (α=5%) dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,017. 2) Ada pengaruh pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru. Berdasarkan hasil uji t diperolehthitung>ttabel, yaitu 3,123> 1,9860 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,002. 3) Ada pengaruh pendidikan dan latihan serta pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guru. Hal ini berdasarkan hasil uji F diperoleh Fhitung>Ftabel, yaitu 7,002 > 3,10 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,001. 4) variabel pendidikandan latihan memberikan sumbangan efektif sebesar 4,75%, variabel pengalaman mengajar memberikansumbagan efektif sebesar 8,45% total sumbangan efektif adalah sebesar 13,2%, sehingga dapat dikatakan bahwa pengalaman mengajar lebih dominan mempengaruhi profesionalisme guru. 5) Hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0,132 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pendidikan dan latihan serta pengalaman mengajar terhadap profesionalisme guruadalah sebesar 13,2% sedangkan 86,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: pendidikan dan latihan, pengalaman mengajar, profesionalisme guru The study was to determine the effect of education and training as well as teaching experience in the professionalism of teachers in SMP throughout the District Delanggu 2014. This study includes quantitative research associative. The population in this study is a certified teacher in SMP throughout the District Delanggu totaling 131 teachers, 95 teachers with samples obtained by simple random sampling technique. Results of regression analysis regression equation Y = 9.759 + 0.304 +0.370 X 1 X 2, which means that the professionalism of teachers is influenced by education and training as well as teaching experience. Conclusion: 1) There is the influence of education and training in the professionalism of teachers.Based on the test results obtained by t t> t table, ie -2.424> 1.9860 (α = 5%) and a significance value <0.05, namely 0.017. 2) There is an effect of teaching experience in the professionalism of teachers. Based on the test results obtained by t t> t table, namely 3.123> 1.9860 and the significance value <0.05, namely 0.002. 3) There is the influence of education and training as well as teaching experience in the professionalism of teachers. This is based on test results obtained F Fcount> F table, namely 7.002> 3.10 and a significance value <0.05, namely 0.001. 4) education variable and exercise contribute effectively amounted to 4.75%, the variable teaching experience giving sumbagan effectively amounted to 8.45% of the total contribution is 13.2% effective, so that it can be said that the experience of teaching a more dominant effect on the professionalism of teachers. 5) The result of the coefficient of determination (R2) of 0.132 indicates that the influence of education and training as well as teaching experience in the professionalism of teachers was of 13.2%, while 86.8% is influenced by other variables. Keywords: education and training, teaching experience, professionalism of teachers
PENGARUH RELIGIUSITAS DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG -, Abdoel Bakar TS -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi seseorang diakui atau tidak sedikit banyak akan dipengaruhi oleh rasa keberagamaan (religiusitas). Melalui pemahaman terhadap ajaran-ajaran agamanya tersebut, tentu melahirkan kebiasaan-kebiasaan dalam aktifitasnya, salah satunya kebiasaan belajarnya. Kebiasaan belajar ini secara ideal setidaknya akan meningkatkan prestasi belajarnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (a) Mengkaji pengaruh religiusitas dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa pendidikan ekonomi di Universitas Kanjuruhan Malang. (b) Variabel apa yang paling dominan dalam mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi di Universitas Kanjuruhan Malang. Achievement someone recognized or less will not be affected by a sense of religiosity. Through an understanding of the teachings of the religion, of course spawned habits in the activity, one or the other study habits. This study habits ideally at least will improve academic achievement.The aim of this study was to (a) Assessing the influence of religiosity and study habits on student achievement Kanjuruhan economic education at the University of Malang. (b) what is the most dominant variable in influencing student achievement Prodi Economic Education at the University Kanjuruhan Malang.Based on the results, it can be disclosed: (a) Religiosity has a significant influence on learning achievement. (b) learning habits did not significantly influence learning achievement. (c) the ritual dimension of religiosity has a dominant influence and significant impact on learning achievement. (d) Religiosity and Study Habits do not have a significant influence on learning achievement. Kata Kunci: Religiusitas, Kebiasaan Belajar, Prestasi
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PBL TERINTEGRASI PENILAIAN AUTENTIK PADA SISWA KELAS VI SDN 2 BENGLE, WONOSEGORO -, Sri Giarti -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.073 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalahdan hasil belajar Matematika siswa kelas VI SD Negeri 2 Bengle  menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terintegrasi penilaian autentik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian keterampilan proses pemecahan masalah, dan soal tes Matematika materi Debit air. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, hasil siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa model PBL terintegrasi penilaian autentik dapat: a) meningkatkan keterampilan proses pemecahan masalah matematika siswa kelas VI SD Negeri 2 Bengle, Wonosegoro Boyolali. Persentase kenaikan keterampilan pemecahan masalah matematika sebesar 28,54% untuk siklus 1 dan 35,46 % untuk siklus 2. b) Meningkatkan persentase jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar minimal (KKM) berikut: pada kondisi awal, persentase pencapaian KKM sebesar 30,77% (4 siswa), pada siklus 1 persentase meningkat menjadi 53,84% (7 siswa), dan pada siklus 2 persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 84,61% (11 siswa).Kata kunci:  keterampilan proses pemecahan masalah, hasil belajar, model PBL, penilaian autentikThe aims of this research are to improve the skills of problem-solving process and the outcomes of  mathematics of sixth grade students of  SD Negeri 2 Bengle using Problem Based Learning (PBL) model which are integrated authentic assessment. The type of this research is a classroom action research, which consisted of two cycles. Each cycle consisting of the stages of planning, action, observation, and reflection. The data collection instrument using the rubric problem-solving process skills, and Mathematics test about “Debit air”. Data analysis was performed using descriptive comparative analysis, that compares the conditions before action is taken, the results of cycle 1 and cycle 2. The results show that the findings of the PBL model which are integrated authentic assessment can be: a) improved its process of mathematical problem solving skills of the sixth grade students of SD Negeri 2 Bengle, Wonosegoro - Boyolali. The percentage increase in mathematics problem-solving skills are 28.54%  for the cycle 1  and 35.46%  cycle 2. b) Increase the percentage of students who achieve a passing grade of at least (KKM) the following: the conditions before action is taken, the percentage achievement of KKM amounted to 30.77% (4 students), in cycle 1 percentage increased to 53.84% (7 students), and the second cycle of the percentage of students who achieve KKM increased to 84.61% (11 students).Key words: problem-solving process skills, learning outcomes, PBL model, authentic assessment
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN MIND MAPPING PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMA -, Diniyati Marfu’ah -; -, Mintasih Indriayu -; -, Jonet Ariyanto Nugroho -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.566 KB)

Abstract

Tujuan penelitian (1) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran STAD dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Mind Mapping. (2) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang lebih tinggi pada mata pelajaran Ekonomi antara pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran STAD dengan pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Mind Mapping. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental semu, dengan sampel 67 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Penelitian ini disimpulkan: (1) Terdapat perbedaaan hasil belajar siswa antara pembelajaran mengunakan model pembelajaran STAD dengan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Mind Mapping, dari perolehan t hitung nilai postes sebesar -5,001 yang nilai tersebut lebih besar dari 1,997. (2) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran STAD lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran Mind Mapping. Perhitungan menunjukkan bahwa nilai t hitung -2,607 lebih besar dari t tabel 1,997.Kata kunci: hasil belajar, STAD, Mind Mapping The purpose of research (1) to determine differences in student learning outcomes on economic subjects between learning is using models STAD by learning is using model Mind Mapping. (2) To determine differences in student learning outcomes are higher in the subjects of Economics between learning is using models STAD by learning is using model Mind Mapping. This research used quasi-experimental, with a sample of 67 students. Sampling was done by cluster random sampling. Data analysis technique was used t test. The research concluded: (1) there are differences between the learning outcomes of student learning is using model STAD by learning is using model Mind Mapping, from the post-test t value of -5.001 which the value is greater than 1.997. (2) The results of student learning used learning model STAD is higher than the students who used Mind Mapping learning model. It was seen from the calculation of the gain and to test hypotheses, there was a difference. The calculations showed that the value of t -2,607 greater than 1.997 t table. Keywords: learning outcomes, STAD, Mind Mapping
RELEVANSI KOMPETENSI LULUSAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN KEBUTUHAN DUNIA USAHA DAN INDUSTRI (STUDI KASUS DI SMK NEGERI 1 BATANG) -, Arina Hidayati -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.99 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi kompetensi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan dengan Kebutuhan Dunia Usaha dan Industri. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Objek penelitian ini adalah SMK N 1 Batang, dan Perusahaan dengan beberapa macam bentuk usaha di kota Batang-Pekalongan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa hal berikut : Pertama kurikulum SMK Negeri 1 Batang disusun dengan melibatkan pihak di luar sekolah yaitu pemerintah dan perusahaan. Kedua kompetensi keahlian akuntansi dan soft skills yang diajarkan sekolah sudah sesuai dengan kebutuhan DU/DI, hanya saja DU/DI menetapkan standar kompetensi yang tinggi dalam rekrutmen kerja, terutama pada bagian akuntansi dan keuangan. Hal ini menyebabkan siswa lulusan SMK N 1 Batang yang bekerja di perusahaan hanya mendapat jabatan yang rendah. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti mengajukan beberapa saran antara lain : Pertama sekolah untuk memonitoring kebutuhan dudi dan melaksanakan program-program sekolah (kurikulum) dengan menyesuaikan kebutuhan dan permintaan dunia usaha dan industri. Kedua Perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi calon karyawan dari lulusan SMK yang melamar di perusahaan tersebut.Kata Kunci : Kurikulum, Kompetensi Lulusan SMK, Kebutuhan Dunia Usaha dan industri
PERILAKU MENYONTEK DITINJAU DARI ORIENTASI TUJUAN BELAJAR SISWA SMA/MA DI SURAKARTA -, Rahmawati -; -, Trisno Martono -; -, Harini -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.841 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) Memahami dan mengeksplorasi orientasi tujuan belajar siswa, 2) Memahami dan mengeksplorasi hubungan orientasi tujuan belajar dan perilaku menyontek pada siswa, 3) Memahami dan mengeksplorasi perilaku menyontek yang dilakukan siswa,  4) Mengeksplorasi strategi yang dapat dilakukan untuk menangani perilaku menyontek pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di beberapa SMA/MA di Surakarta. Informan penelitian ini adalah siswa SMA/MA di Surakarta yang berjumlah 13 siswa, 3 peserta diskusi kelompok terarah, dan 2 informan kunci. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini purposeful samplingdengan strategi sampling variasi maksimal.Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi partisipasi moderat, wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, dan dokumentasi.Analisis data yang dinggunakan adalah analisis induktif, analisis interaktif, dan analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 dari 13 informan (97%) memiliki orientasi belajar kinerja. Siswa dengan orientasi belajar kinerja lebih rentan menyontek karena siswa yang berorientasi kinerja akan lebih mementingkan hasil (nilai).Beberapa strategi dapat diterapkan untuk menangani perilaku menyontek, salah satu yang terpenting adalah dukungan dari sistem pendidikan yang berlaku.Simpulan dari penelitian ini adalah perilaku menyontek pada siswa merupakan refleksi dari orientasi belajar siswa yang cenderung lebih mengejar nilai daripada kompetensi (orientasi kinerja). Kata kunci: Perilaku menyontek, orientasi belajar, siswa SMA/MA di Surakarta The objective of this research is to 1) Understand and explore the goal orientation of the students, 2) Understand and explore the relationship between the goal orientation and cheating behavior on the students, 3) Explores cheating behavior on the students, 4) Explores strategies that can be undertaken to handling cheating behavior on the students.This research is a qualitative descriptive study.This research was conducted in several high school in Surakarta.The informants are high school students in Surakarta totaling 13 students, 3 participants of focus group discussions and 2 key informants.The sampling technique used in this study was purposeful sampling with a maximum variation sampling strategy.While data collection techniques used were moderate participation observation, in-depth interviews, focus group discussions, and documentation.Data analysis used were inductive analysis, interactive analysis, and SWOT analysis. The results showed that 12 of the 13 informants (97%) had a performance goal. Students with performance goal are more prone to cheat because of student with performance-oriented will be more concerned with the results (grades).Several strategies can be implemented to deal with cheating behavior, one of the most important is the support of the education system in force.Conclusions from this research is cheating behavior on the students is a reflection of student goal orientation are more likely to pursue value rather than competence (performance orientation). Keywords: cheating behavior, goal orientation, high school students in Surakarta
PENGEMBANGAN MODUL EDUKASI LITERASI KEUANGAN ISLAM DAN PRODUK HALAL DENGAN “ADDIE” -, Ikka Nur Wahyuny -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi, Bisnis dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.761 KB)

Abstract

 ABSTRAK Tingkat kepatuhan ketentuan edukasi dan perlindungan konsumen lembaga keuangan masih rendah. Kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan masih terdapat kerancuan antara kegiatan edukasi dengan marketing sehingga tujuan dari financial education kerap tidak tercapai (OJK dalam Wahyuny, 2015:01). Jika dibandingkan dengan negara lain, financial education di Indonesia masih sangatlah rendah, baik dari sektor pendidikan formal maupun informal. Diperlukan adanya edukasi bagi UMKM di bidang pengelolaan keuangan dan juga produk halal agar pangsa pasar halal di Indonesia dapat dikuasai oleh pengusaha Indonesia. Ketiadaan modul sebagai sarana pembelajaran dapat dikembangkan dengan model ADDIE. Gagasan ini dikembangkan karena model ADDIE merupakan model yang mudah diterapkan dimana proses yang digunakan bersifat sistematis dengan kerangka kerja yang jelas menghasilkan produk yang efektif, kreatif, dan efisien (Learning, 2008: 5). model ADDIE merupakan salah satu model desain sistem pembelajaran yang memperlihatkan tahapan-tahapan dasar sistem pembelajaran yang sederhana dan mudah di pelajari, terdiri dari 5 fase yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). kata kunci: modul, edukasi umkm, literasi keuangan islam, literasi produk halal, ADDIE 

Page 7 of 16 | Total Record : 157