cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 157 Documents
UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMBUAT JURNAL PENYESUAIAN MELALUI KERTAS KERJA -, Dhany Efita Sari -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.608 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman belajar Akuntansi pada siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Karangpandan, Kabupaten Karanganyar  tahun pelajaran 2012/2013 dengan penerapan pembelajaran Direct Instruction untuk Kompetensi Dasar Membuat Jurnal Penyesuaian melalui media kertas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Direct Insruction pada Kompetensi Dasar Membuat Jurnal Penyesuaian melalui media kertas kerja dapat meningkatkan pemahaman belajar Akuntansi siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Karangpandan, Kabupaten Karanganyar tahun pelajaran 2012/2013. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: (1) Siswa yang aktif selama apersepsi menunjukkan peningkatan dari 72,73% pada siklus I menjadi 79,8% pada siklus II. (2) Siswa yang aktif selama pembelajaran berlangsung menunjukkan peningkatan dari 75,76% pada siklus I menjadi 81,82% pada siklus II. (3) Tingkat pemahaman dan ketepatan penjelasan proses pembuatan jurnal penyesuaian yang diamati selama proses diskusi kelompok dan penyajian hasil diskusi melalui presentasi menunjukkan peningkatan dari 76,77% pada siklus I menjadi 85,86% pada siklus II. (4) Peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari 75,76% pada siklus I menjadi 84,85% pada siklus II.  Kata kunci:Jurnal Penyesuaian, Kertas KerjaThe objective of this research is to improve the Accounting learning understanding of the students in Grade XI of Social Science 2 of State Senior Secondary School of Karangpandan, Karanganyar regency in Academic Year 2012/2013 through the application of the Direct Instruction learning for the Basic Competency of adjustment journal-making through the worksheet media. The research used the classroom action research approach. The result of the research shows that the application of the Direct Instruction learning model on the Basic Competency of Adjustment Journal-Making through the worksheet media can improve the Accounting learning understanding of the students in Grade XI of Social Science 2 of State Senior Secondary School of Karangpandan, Karanganyar regency in Academic Year 2012/2013 as reflected by the following indicators: (1) the percentage of students who are active during the apperception increases from 72.73% in Cycle I to 79.8% in Cycle II; (2) the percentage of students who are active during the learning increases from 75.76% in Cycle I to 81.82% in Cycle II; (3) the percentage of understanding level and the accuracy of the explanation of the adjustment journal-making process observed during the group discussion and the presentation of the result of the discussion increase from 76.77% in Cycle I to 85.86% in Cycle II; and (4) the percentage of the learning result completeness increases from 75.76% in Cycle I to 84.85% in Cycle II. Keyword:Adjusting Entries, Worksheet
BUDAYA ORGANISASI UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SEKOLAH -, Siti Zubaidah -; -, Aih Ervanti Ayuningtyas -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.715 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya organisasi yang dapat meningkatkan profesionalisme guru di sekolah.Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif; Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka.Analisis data dilakukan dengan analisa dalam bentuk kata verbal dan uraian deskriptif.Cara pembahasan yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan menggunakan pola pikir induktif, yaitu berangkat dari fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa yang bersifat empiris kemudian temuan tersebut dipelajari dan dianalisis sehingga bisa dibuat suatu kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik budaya organisasi di sekolah, yaitu (1) observed behavioral regularities; (2) norms; (3)dominant value; (4)philosophy; (5)rules dan(6)organization climate. Karakteristik tersebut sangat menunjang untuk peningkatan profesionalisme guru di sekolah.Budaya organisasi di sekolah berkorelasi dengan peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa serta kepuasan kerja dan profesionalisme guru.Berkaitan dengan kompetensi guru yaitu profesionalisme.Kata kunci: Budaya Organisasi, profesionalismeThe purpose of this study is to know the application of organization culture which can improve teachers professionalism in schools. This study using qualitative descriptive approach; The data collected by using literature review method. Data analysis was performed by analysis in the form of descriptive and verbal description. The way of discussion that is used to analyze the data is using inductive mindset, which departs from empirical facts or events then the finding studied and analyzed so that it can be made for a conclusion. The results showed that the characteristics of the organizational cultures in school,are (1) observed behavioral regularities; (2) norms; (3) the dominant value; (4) philosophy; (5) rules and (6) organization climate. The characteristics really support the improvement of teachers professionalism in schools. Organizational culture in school correlates with increasing of motivation and students achievement and also job satisfaction and professionalism of teachers. Related to the competence of teachers is the professionalism. Keywords: Organizational Culture, professionalism
MENGGUGAH JIWA ENTREPRENEUR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN HUMANISTIK MULTIKULTURAL -, Paulus.R.Hindrarto -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.152 KB)

Abstract

Salah satu masalah klasik yang dihadapi mahasiswa diantara studinya adalah masalah ekonomi keuangan. Pola pinjam meminjam uang sering dilakukan. Ketika lulus, mereka terus mencari-cari pekerjaan. Ada yang langsung mendapatkan, tetapi tidak jarang yang ‘mengganggur’ berkepanjangan. Melalui pendekatan humanistik, mahasiswa digugah eksistensinya sebagai ‘homo economicus’,  yang memiliki potensi entrepreneur bagi pemenuhan kebutuhannya dimasa depan, sebagai insan yang memiliki ‘keunikan dan keunggulan diri’ dalam kehidupan masyarakat yang multikultur. Dengan metode deskriptif kualitatif dan studi kepustakaan selama perkuliahan, mahasiswa diajak berpikir secara konseptual tentang pemberdayaan jiwa entrepreneurnya serta mencoba mengaplikasikannya sesuai dengan talentanya. Oleh karena itu Guru/Dosen dituntut untuk memiliki “frame of refrence and field of experience” yang memadai. Mampu mengadakan pendekatan persuasif-humanistik yang meyakinkan dan mahasiswa memiliki ‘goodwill’ bagi keberhasilan dirinya yang  pada gilirannya akan membawa keberhasilan pada lingkungannya yang lebih luas. Kata Kunci: Entrepreneur, Humanistik, Multikultural. One of the classic problems faced by students in the study is the issue of financial economics. Patterns of borrowing money is often done by students. When passed, they kept looking for a job. There is a direct gain, but not uncommon to have students unemployed prolonged. Through a humanistic approach, students excited existence as homo economicus, which has the potential entrepreneur for the fulfillment of their needs in the future, as individuals who have the uniqueness and superiority in the life of a multicultural society. With a qualitative descriptive methods and literature studies during the lectures, students are invited to think conceptually about empowerment entrepreneurnya skill and try to apply it in accordance with his talents. Therefore Teachers or Lecturers are required to have a "frame of refrence and field of experience" adequate. Able to hold-humanistic approach persuasive convincing and students have goodwill for his success, which in turn will bring success to the wider environment. Keywords: Entrepreneur, Humanistic, Multicultural. 
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS PREZI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN -, Arif Wahyu Wirawan -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.99 KB)

Abstract

Hasil belajar Mata Pelajaran Administrasi Kepegawaian di SMK Negeri 3 Surakarta masih rendah. Sehingga mendasari penelitian ini dalam penerapan media pembelajaran berbasis prezi untuk meningkatkan hasil belajar administrasi kepegawaian. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan peningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran administrasi kepegawaian dengan menggunakan media software prezi kelas XI AP 2 SMK Negeri 3 Surakarta tahun ajaran 2014/2015, (2) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan media pembelajaran berbasis prezi untuk meningkatkan hasil belajar administrasi kepegawaian. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, tes evaluasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu siswa, guru mata pelajaran administrasi kepegawaian, peneliti, teman sejawat dan dokumen. Peneltian ini meliputi empat tahap disetiap siklusnya, yakni: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar mata pelajaran administrasi kepegawaian melalui penerapan pendekatan scientific dengan menggunakan media software prezi. Hal ini dapat dibuktikan persentase ketuntasan hasil belajar mata pelajaran administrasi kepegawaian dengan KKM  > 75 pada siklus I sebesar 79,3% atau 23 siswa dan siklus II 100% atau 29 siswa.  Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Software Prezi
PENERAPAN PEMBELAJARAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS VII SMP NEGERI SAKRA -, KANZUL AINI HADIKATUL ILMI -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.295 KB)

Abstract

Economic Studies in junior leads to learning that emphasizes the development of creativity and knowledge of learners. This means that the learning process has been implemented reflecting multidirectional communication and refers to the active participation of students in learning activities, so that the teachers skills in managing an effective learning are indispensable. For the achievement of these efforts will require learning innovation, one of them by applying realistic learning in the learning process. This study aims to determine the application of realistic learning to improve learning achievement Integrated IPS students of class VII SMP Sakra.This type of research is conducted action research. In this study, the sample of all students in a class is VIIc SMP Sakra school year 2012/2013 the number of students 22 .. Based on the results of research carried out in the second cycle in the first cycle of learning has been quite active with student activity score first meeting obtained by 2 , 25 and to the second meeting at 2.85, while the results of the evaluation study obtained average value of 82.45 and reached 77.27% classical completeness. While in the second cycle, the student activity score in the first meeting at 3.93 and at -2 pertemuanke of 4.2. and student achievement scores increased by an average of 85.27 and at 90.91% classical completeness. Thus, the application of realistic learning can improve student achievement in social studies Integrated. One arternatif to improve student achievement is to apply the learning method that is capable of motivating students.Keywords: Realistic learning and learning achievement Pembelajaran Ekonomi di SMP mengarah pada pembelajaran yang menekankan pada kreatifitas dan pengembangan pengetahuan peserta didik. Hal ini berarti bahwa proses pembelajaran yang telah dilaksanakan mencerminkan komunikasi multi arah dan mengacu pada partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran, sehingga keterampilan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran yang efektif sangat diperlukan. Untuk tercapainya usaha tersebut maka diperlukan inovasi pembelajaran, salah satunya dengan menerapkan pembelajaran realistik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran realistik dalam meningkatkan prestasi belajar IPS Terpadu siswa kelas VII SMPN SAKRA.Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini yang menjadi sempel adalah seluruh siswa kelas VIIc SMPN SAKRA tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 22 orang.. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan dalam II siklus pada siklus I pembelajaran sudah cukup aktif dengan skor aktivitas siswa Pertemuan pertama yang diperoleh sebesar 2,25 dan pertemuan ke 2 sebesar 2,85, sementara dari hasil evaluasi belajar diperoleh nilai rata-rata 82,45 dan ketuntasan klasikal mencapai 77,27 %. Sementara pada siklus II, skor aktivitas siswa pada pertemuan pertama sebesar 3,93 dan pada pertemuanke -2 sebesar 4,2. dan prestasi belajar siswa meningkat dengan skor rata-rata 85,27 dan ketuntasan klasikal sebesar 90,91%..Jadi, penerapan pembelajaran realistik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu. Salah satu arternatif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa adalah dengan menerapkan metode pembelajaran yang mampu membangkitkan motivasi siswa.  Kata kunci : Pembelajaran Realistik dan prestasi belajar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SEMESTER GENAP SMA NEGERI 1 PEKALONGAN -, Aang Kurnia -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.396 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran visual terhadap hasil belajar Ekonomi Siswa Kelas X SMA N 1 Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan desain True Experimental Design dengan bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Berdasarkan analisis data hasil penelitian menggunakan rumus regresi linier sederhana didapat t-hitung = 7,02 sedangkan t-tabel = 1,72 pada taraf signifikan 0,05 atau sebesar 5% dan t-tabel = 2,52 pada taraf signifikan sebesar 0,01 atau sebesar 1% dengan demikian t-hitung > t-tabel. Ini berarti regresi linier sederhana bersifat nyata, atau hipotesis terima, dan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Penggunaan media pembelajaran visual dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 1 pekalongan pada pokok bahasan: pendapatan nasional. Dibuktikan dengan rata-rata nilai pretest pengukuran awal sebelum proses pembelajaran sebesar dan rata-rata nilai posttest setelah diberikan treatment menggunakan variabel X sebesar . Kata Kunci : Pengaruh, Media Pembelajaran Visual, Hasil Belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA KOMPETENSI DASAR JURNAL KHUSUS UNTUK SISWA KELAS XII IPS SEMESTER GASAL DI SMA NEGERI 4 JEMBER -, Tiara -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.096 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media e-learning berbasis moodle pada kompetensi dasar jurnal khusus untuk siswa kelas XII IPS, untuk mengetahui kelayakan, tingkat daya tarik siswa, dan efektifitas produk. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D yang disarankan oleh Thiagarajan et al., namun penelitian ini dibatasi sampai pada tahap pengembangan. Media final dihasilkan setelah melewati tahap validasi oleh para ahli isi/materi dan desain, serta ujicoba produk sebanyak dua kali (terbatas dan lebih luas). Ujicoba terbatas dilakukan pada 10 siswa kelas XII IPS 2 dan lebih luas pada 33 siswa kelas XII IPS 1. Teknik analisis data yang digunakan meliputi validasi ahli, uji tingkat daya tarik, dan  uji tingkat efektifitas media. Rata-rata hasil validasi tahap II oleh para ahli adalah sebesar 97% dengan kriteria interpretasi sangat layak. Pada ujicoba lebih luas diperoleh hasil skoring respon siswa terhadap media sebesar 90,91% (sangat menarik); dan rerata nilai hasil belajar siswa yang meningkat dari 75,45 menjadi 79,42 yang menunjukkan bahwa media ini efektif. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa media e-learning berbasis moodle layak, menarik, dan efektif. Produk final tersebut dapat dimanfaatkan oleh siswa kelas XII IPS sebagai alat bantu dalam mempelajari akuntansi dan dapat dikembangkan pula pada kompetensi dasar lainnya. Kata Kunci: media e-learning berbasis moodle, akuntansi, jurnal khusus The purpose of this research is to produce moodle-based e-learning media on the special journal basic competence for students of class XII IPS, to determine the feasibility, the level of students attractiveness and effectiveness of the product. This development research used 4-D models suggested by Thiagarajan et al., but this study is limited to the development phase. The final media is produced after passing the validation stages by the experts of content/materials and design, as well as product testing twice (limited and wider). Limited test conducted on 10 students of class XII IPS 2 and wider at the 33 students of class XII IPS 1. Data analysis techniques used include expert validation, testing the level of attractiveness, and effectiveness of media. The average results of the validation phase II by the experts is at 97% with a very decent interpretation criteria. On a broader test result scoring student responses to the media amounted to 90.91% (very interesting); and the mean value of learning outcomes of students increased from 75.45 into 79.42 which indicates that this media is effective. Test results show that moodle-based e-learning media feasible, attractive, and effective. The final product can be used by students of class XII IPS as an aiding tool in studying accounting and can be replicated in other basic competences. Keywords: moodle-based e-learning media , accounting, special journals
ANALISIS PENGALAMAN BELAJAR KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA PROGRAM SMK MINI PONDOK PESANTREN -, Endah Andayani -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.476 KB)

Abstract

Learning is not just accumulate knowledge, but learning is a mental process that occurs in a person causing the emergence of behavioral change. The learning process is essentially also a mental activity that can not be seen, where the process changes that occur in a person whose learning can not be seen but can be felt or seen from the symptoms of behavioral changes that appeared, and thus experience learning a necessity very important in learning, especially to anticipate the era of MEA on 1 January 2016. This research is a quantitative, which is designed to analyze the entrepreneurshipl learning experiences for students in the interest entrepreur SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang who has received a grant as vocational Mini boarding school. See the existing problems, this research included in the category of explanatory research to analyze the causal relationship between the two variables. Data captured from a questionnaire distributed to students by the number of respondents as many as 62 people. Based on the results of data analysis with simple linear regression, suggesting that the test variable entrepreneurship learning experience (X) of the interest in entrepreneur  (Y) obtained by value t count = 2.170 while t table = 2.000 or t count> t-table with sig. 0.034 less than 0.05. Results of this study concluded that entrepreneurship learning experiences positive and significant impact on the interest in enterpreneur (Y) at SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang. Keywords: entrepreneurship learning experience,  interest in entrepreneurBelajar bukanlah sekedar mengumpulkan pengetahuan, tetapi belajar merupakan proses mental yang terjadi dalam diri seseorang sehingga menyebabkan munculnya perubahan perilaku. Proses belajar pada hakekatnya juga merupakan kegiatan mental yang tidak dapat dilihat, di mana proses perubahan yang terjadi dalam diri seseorang yang belajar tidak dapat disaksikan tetapi dapat dirasakan atau dilihat dari adanya gejala-gejala perubahan perilaku yang tampak, dengan demikian maka experience learning menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam pembelajaran, khususnya mensiasati era MEA tanggal 1 januari 2016 mendatang.  Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dimana dirancang untuk menganalisis pengalaman belajar kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa pada SMK Nahdlatul Ulama’ Sunan Ampel Poncokusumo Malang yang telah memperoleh hibah sebagai SMK Mini Pondok Pesantren. Melihat permasalahan yang ada, maka penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian eksplanatori untuk menganalisis hubungan sebab-akibat diantara dua variabel. Data dijaring dari angket yang disebar kepada peserta didik dengan jumlah responden sebanyak 62 orang. Berdasarkan hasil analisis data dengan regresi linier sederhana, menunjukkan bahwa pengujian variabel pengalaman belajar kewirausahaan  (X) terhadap minat berwirausaha (Y) diperoleh nilai t-hitung = 2,170 sedangkan t-tabel = 2.000 atau t-hitung > t-tabel dengan nilai sig. 0,034 lebih kecil dari 0,05.  Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman belajar kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha (Y) di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang.  Kata Kunci: Pengalaman Belajar Kewirausahaan, Minat Berwirausaha
IMPLEMENTASI KETRAMPILAN AKAR WANGI (LARASETU) DALAM PEMBELAJARAN MUATAN LIFE SKILL BERBASIS KEWIRAUSAHAAN UNTUK SISWA DI SMP NEGERI 3 BULUKERTO -, Dadang Is Harimbo -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.589 KB)

Abstract

Learning Life Skills (Life Skills) as a learning-oriented capabilities and capital base in order to be able to live independently and survive in its environment. Life skills education and urgently needed to be applied in Indonesia because the curriculum in Indonesia tend to strengthen the ability of the theoretical-academic (academic skills). Learning life skills is one of the alternatives in an effort to prepare students to have an attitude and life skills as a preparation for later life through an active learning activities, creative and fun. SMP Negeri 3 Bulukerto is a school-based creative competence which became one of the schools that apply the skills in plant vetiver (Larasetu) as additional activities (extracurricular) for learners in the context of learning laden Life Skill oriented entrepreneurial activity. Results of skills vetiver products can increase the income of students in helping the elderly. Products - products vetiver skills can be created in a variety of models that serve as ornaments, trinkets, souvenirs and health. Some obstacles encountered in these skills include material shortages, insufficient promotion, small capital and narrow marketing area. This condition is expected in the future with the necessary cooperation with the Ministry of National Education schools and local government to help all matters relating to capital and marketing needs.Vetiver skills as a first step to cultivate entrepreneurship (entrepreneur) for students in an effort to increase revenue and provision of life skills.,Keywords: Skills Roots Wangi (Larasetu), Learning Life Skills, entrepreneurship Pembelajaran Life Skill (kecakapan Hidup) sebagai pembelajaran yang berorientasi  pada  kemampuan dan modal dasar agar dapat hidup mandiri dan survive di lingkungannya. Pendidikan life skill  diperlukan dan mendesak untuk diterapkan di Indonesia karena muatan kurikulum di Indonesia cenderung memperkuat kemampuan teoritis-akademik (academic skills). Pembelajaran life skill merupakan salah satu alternatif sebagai upaya mempersiapkan peserta didik agar memiliki sikap dan kecakapan hidup sebagai bekal bagi kehidupannya kelak melalui sebuah kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan. SMP Negeri 3 Bulukerto merupakan sekolah yang berbasis kompetensi kreatif yang menjadi salah satu sekolah yang menerapkan ketrampilan pada tumbuhan akar wangi (Larasetu) sebagai kegiatan tambahan (ekstrakulikuler ) bagi peserta didik dalam rangka pembelajaran yang bermuatan Life Skill yang berorientasi pada kegiatan kewirausahaan. Hasil produk dari ketrampilan akar wangi dapat menambah pendapatan siswa dalam membantu orang tua.  Produk – produk ketrampilan akar wangi dapat dibuat dalam berbagai model yang yang berfungsi sebagai hiasan, pernak-pernik, cinderamata dan kesehatan. Beberapa kendala yang dihadapi dalam ketrampilan ini diantaranya keterbatasan bahan, promosi yang kurang, modal yang kecil dan daerah pemasaran yang sempit. Dengan kondisi ini diharapkan kedepan diperlukan kerjasama sekolah dengan Depdiknas dan Pemda untuk membantu segala hal yang berkaitan dengan modal, dan pemasarannya yang dibutuhkan. Ketrampilan akar wangi sebagai langkah awal untuk menumbuh kembangkan  jiwa kewirausahaan           ( entrepreneur ) bagi  peserta didik dalam upaya menambah penghasilan dan bekal kecakapan hidup..Kata Kunci : Ketrampilan Akar Wangi (Larasetu), Pembelajaran Life Skill, Kewirusahaan
PENGARUH KOMPETENSI GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 17 MEDAN -, Sahat Renol HS -
Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Vol 1, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Prosiding Seminar Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.769 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah apakah kompetensi guru dan motivasi belajar siswa memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 17 Medan T.A 2013/2014. Populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas XI IPS yang berjumlah 110 siswa, sampel dalam penelitian menggunakan metode random sampling yang berjumlah 86 siswa.Berdasarkan analisis data dengan menggunakan SPSS 20.0, diperoleh persamaan regresi linear berganda Y = 45,386 + 0,360X1 + 0,166X2. Variabel kompetensi guru (X1) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai thitung > ttabel (7,623 > 1,663) dengan sig 0,000, sementara motivasi belajar siswa (X2) memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai thitung > ttabel (2,922 > 1,663) dengan sig 0,004. Secara bersama-sama kompetensi guru dan motivasi belajar siswa memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai Fhitung > Ftabel (34,695>3,107). Nilai determinasi (R2) kontribusi variabel kompetensi guru dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa sebesar 45,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Disimpulkan bahwa kompetensi guru dan motivasi belajar siswa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci: Kompetensi Guru, Motivasi Belajar Siswa, Prestasi Belajar Siswa.The problem in this study is whether the competence of teacher and student motivation have a positive and significant impact on student achievement in class XI IPS SMA Negeri 17 Medan T.A 2013/2014. Population in this study were all students of class XI IPS, amounting to 110 students, while the sampling technique in this research using the cluster random sampling, amounting to 86 student.Based on data analysis using SPSS 20.0, obtained by multiple linear regression equation Y = 45,386 + 0,360X1 + 0,166X2. The variables of teacher competence (X1) has a positive and significant effect partially on student achievement with thitung > ttabel (7,623 > 1,663) with sig 0,000, while the students motivation (X2) has a positive and significant effect partially on student achievement with thitung > ttabel (2,922 > 1,663) with sig 0,004. Taken together competence of teacher and student motivation have a positive and significant effect on student achievement with Fhitung > Ftabel (34,695 > 3,107). Determination (R2) of the influence of teacher competence and student motivation to student achievement by 45,5%. This means that competence of teacher and student motivation student achievement can be explained by 45,5% while the rest is influenced by other variables not included in this research.The conclusion is the competence of teacher and student motivation has a positive and significant impact on student achievement in class XI IPS SMA Negeri 17 Medan T.A 2013/2014. Keywords: Competence of Teacher, Student Motivation and Student Achievement.

Page 6 of 16 | Total Record : 157